Waktu Posting : 26-04-2014 22:27 | Dibaca : 2488x
Tak Semua Obat Medis Cocok Untuk Hipertensi - Kita tahu, penyebab darah tinggi (hipertensi) hampir sebagian besar (95%) lantaran dari sononya (essential hypertension). Hanya sebagian kecil saja yang didapat (acquired hypertention). Hipertensi esensial tidak bisa diapa-apakan karena sudah bakat mewarisi hipertensi. Yang bisa dilakukan oleh mereka yang berbakat darah tinggi hanya menekan, menjinakkan, agar darah tingginya tidak merajalela. Sementara hipertensi yang didapat, dan biasanya baru muncul setelah usia lanjut, bisa disebabkan oleh gangguan ginjal, kelenjar gondok, kelenjar anak gondok, atau kehamilan.
Untuk menjinakkan darah tinggi tentu ada caranya. Pertama-tama tentu jangan gemuk. Batasi konsumsi garam, gerak badan teratur, dan cukup mineral (kalium, kalsium), serta hidup tidak tegang. Kalau dengan cara-cara itu tensi darah masih juga tidak jinak dan setelah digabung dengan mengkonsumsi bahan berkhasiat alami (obat herbal) juga tidak menolong menekannya, obat baru dipilih.
Baca juga : Mengenal, Mencegah, dan Mengobati Penyakit Kanker
Ada sekitar sembilan jenis obat hipertensi. Masing-masing jenis punya alamat kasusnya sendiri. Prinsip pilihan obat kalau bisa dengan satu jenis, tak perlu berjenis-jenis. Jenis obat dimulai dari jenis penguras kencing (diureticum). Dengan membuang cairan darah lebih banyak diharapkan tensi darah mengendur.
Dokter akan memilihkan jenis obat sesuai dengan latar belakang penyakit pasien dan kemungkinan apakah penyebab darah tingginya. Bila tak ada penyakit lain, misalnya, cukup diberikan diurecticum plus golongan betablockers (nama belakang generiknya berakhiran "olol"). Pasien perlu jenis ACE inhibitors (nama belakang generiknya berakhiran "pril") untuk yang sudah mengidap gangguan jantung.
Pada mereka yang ada riwayat nyeri dada (angina pectoris) boleh memilih betablockers atau calcium channel blockers atau disebut juga calcium antaganisi (nama generik belakangnya berakhiran "dipine"). Bila punya penyakit asma, jangan memilih betablockers, sedang yang mengidap kencing manis (diabetes mellitus) dan gout (asam urat tinggi) tidak boleh diberikan diurecticum.
Baca juga : Tips Hidup Sehat Bersama Darah Tinggi (Hipertensi)
Kita tahu semua obat hipertensi berefek samping impotensia pada pria. Namun bila mereka harus minum obat juga, pilihan cenderung pada ACE inhibitors atau alphablockers (nama generik belakangnya berakhiran "zocin")." Sementara ibu hamil hanya diberikan golongan methyldopa, dan mereka yang berusia di atas 65 tahun dipilihkan golongan betablockers dan diurecticum.
Pasien hipertensi akan mengeluh tidak enak atau menjadi lebih tidak enak bila jenis obatnya salah alamat. Asmanya bertambah atau muncul bila diberikan obat golongan betablockers, atau bila mengidap kencing manis begitu juga. Yang asam uratnya tinggi sebaiknya memilih obat yang bikin banyak kencing. Kalau bukan golongan methyldopa, golongan lain membahayakan bagi ibu hamil yang darah tinggi.
03-06-2014 10:32
Mengendarai sepeda motor tanpa perlindungan seperti jaket, helm, dan masker, sama dengan berlari tanpa pakaian di udara terbuka. Dalam keadaan seperti itu, udara yang merupakan campuran debu dan bakteri akan terisap. Hal itu yang dapat mengakibatkan infeksi. Bersepeda motor sangat lekat dengan penyakit yang berhubungan dengan saluran pernapasan karena udara campuran debu dan bakteri tadi akan masuk langsung ke paru-paru. Infeksi paling ringan yang diderita berupa flu dan pilek. Namun, jika dibiarkan, akan memperburuk infeksi. Anda akan merasa sesak. Tidur pun terpaksa miring ke kiri atau ke kanan. Itu disebabkan adanya cairan dalam rongga selaput paru. Kondisi ini berbeda dengan penyakit paru-paru basah. Jika sebelumnya juga mengidap penyakit menahun seperti brokhitis atau tuberkulosis. kondisi akan semakin buruk. Sesak kian terasa. Bisa menekan jantung atau paru-paru, tergantung dimana letak cairan itu berada. Terkadang disertai batuk. Namun, ada juga yang tidak dibarengi batuk. Baca juga : Cara Mudah dan Aman Mengendalikan Diabetes Yang paling parah, cairan akan merendam organ tubuh seperti jantung dan paru-paru. Saat itu, penderita harus segera ditangani oleh ahli medis. Namun, bila Anda rajin berkendara sepeda motor dan merasa sesak napas, segeralah periksakan diri Anda. Untuk mengetahui penyebab sesak, dokter akan menyarankan Anda untuk menjalani rontgen. Jika memang itu disebabkan adanya cairan di rongga selaput paru-paru, pengobatan pertama akan diberikan obat yang biasa meredakan sesak. Akan tetapi, jika kondisi memburuk, dokter akan melakukan tindakan menyedot cairan itu. Tindakan itu dapat mencegah cairan merendam organ dalam Anda. Tentunya hal seperti itu tidak ingin menimpa Anda, bukan? Oleh karena itu, jagalah tubuh Anda lebih dahulu. Bukankah mencegah lebih baik daripada mengobati. Berlari sambil telanjang di jalanan adalah hal yang memalukan. Mari berpikir yang sama saat Anda mengendarai sepeda motor. Tak sulit bagi Anda untuk menyiapkan perlindungan bagi tubuh Anda saat berkendaraan menggunakan sepeda motor. Baca juga : Tiga Ramuan Pendongkrak Kekebalan Tubuh Anda Inilah tips aman dan sehat saat berkendara sepeda motor 1. Masker Selalu gunakan masker saat mengendarai sepeda motor walaupun Anda sebaagi penumpang. Masker dapat mengurangi masuknya udara kotor yang terdiri atas debu dan bakteri masuk ke saluran pernapasan Anda sehingga risiko infeksi bisa dikurangi. 2. Helm Full Face Helm jenis ini dapat melindungi Anda dari tiupan angin kencang. Jika angin kencang terlalu sering mengenai wajah Anda saat mengendarai sepeda motor, risiko terganggunya urat saraf pada wajah cukup besar. Selain itu, helm full face ini juga berfungsi mencegah kerusakan pada kulit wajah Anda karena terpapar debu. 3. Jaket Pemakaian jaket juga terbilang cukup penting. Siang atau malam, angin akan terasa dingin saat Anda mengendarai sepeda motor. Kenakan jaket berbahan kulit atau plastik yang dapat menahan angin ke tubuh Anda. 4. Gunakan Sepatu Meski terkesan sepele, sepatu akan melindungi kaki saat berkendara. Kaki adalah bagian pertama yang akan terkena saat terjadi kecelakaan. Sepatu yang kokoh akan melindungi kaki dari kemungkinan terburuk.
29-02-2016 15:24
Olahraga di musim hujan mungkin sedikit lebih terbatas dibandingkan saat cuaca cerah, akan tetapi bukan berarti Anda tidak bisa berolahraga, karena ada beberapa jenis olahraga yang bisa Anda lakukan meskipun saat musim hujan. Terkadang udara dingin akan cenderung membuat kita malas untuk bergerak dan lebih merasa nyaman berada di tempat tidur, namun tubuh Anda tetap membutuhkan olahraga agar tubuh tetap hangat, aliran darah lancar dan daya tahan tubuh tetap stabil, agar tetap prima saat harus melawan virus-virus penyakit yang lebih banyak berkembang biak di saat musim hujan. Meskipun pada saat musim hujan Anda mungkin kesulitan untuk pergi ke taman atau ke gym untuk berolahraga, namun tidak ada alasan untuk meninggalkan aktivitas olahraga, karena ada banyak manfaat yang bisa diperoleh dengan melakukan olahraga. Jadi tidak ada alasan untuk tidak berolahraga di musim hujan, meskipun harus melawan tubuh yang terkadang malas untuk beranjak dari dalam selimut. Baca juga : Berapa Waktu yang Cukup untuk Tidur dan Apa Manfaatnya? 7 Olahraga di Musim Hujan Berikut ini 7 olahraga di musim hujan, yaitu : 1. Skipping Bila Anda terbiasa melakukan latihan kardio, maka skipping menjadi salah satu jenis olahraga yang bisa Anda lakukan, karena bukan hanya berperan untuk melatih pernapasan, tapi juga melatih koordinasi dan fleksibilitas seluruh anggota tubuh. olah raga ini tergolong mudah dilakukan kapan dan dimanapun, yang Anda perlukan hanyalah seutas tali atau karet panjang. 2. Aerobik Bila Anda terbiasa melakukan aerobik di lapangan atau taman terbuka dan dibimbing oleh seorang instruktur maka saat Anda tidak bisa keluar rumah karena hujan deras, maka cobalah untuk membeli VCD atau DVD aerobik yang bisa Anda ikuti dan lakukan di rumah sendiri. Sebaiknya Anda benar-benar melakukan senam aerobik sesuai tahapan-tahapan yang diberikan agar terhindar dari cidera. 3. Push Up dan Sit Up Gerakannya yang sederhana namun bermanfaat untuk melatih kekuatan lengan, mengecilkan perut, dan membentuk tubuh menjadi lebih ideal membuat latihan push up dan sit up menjadi salah satu olahraga yang sangat baik untuk tetap Anda lakukan meskipun di musim hujan. Selain itu gerakannya yang simple membuatnya bisa dilakukan kapan dan dimana saja. 4. Berenang Berenang dilakukan di dalam kolam yang berisi air, dan hujan juga merupakan air, maka bila Anda memiliki hobby berenang maka air hujan tidak akan banyak berpengaruh pada saat Anda melakukan aktivitas olahraga berenang. Namun sebaiknya pastikan kondisi tubuh dan kesehatan Anda sedang prima saat berenang, karena pada musim hujan udara akan terasa lebih dingin dan angin bertiup lebih kencang. 5. Pilates Sebenarnya olahraga ini hampir mirip dengan yoga, dan bisa juga dilakukan di rumah sendiri. Gerakan-gerakan pilates dapat melatih tubuh menjadi lebih fleksibel, melancarkan peredaran darah, dan melatih pernapasan. Namun pilates memerlukan latihan khusus dan bimbingan khsusu dari para ahli, agar terlatih dan bisa melakukan berbagai gerakan yang terkadang bagi orang umum nampak sangat ekstrim 6. Sepeda statis atau Treadmill Bila Anda sedang berencana untuk membeli peralatan olahraga yang bisa digunakan dirumah agar bisa digunakan baik di musim kemarau maupun musim hujan maka sepeda statis atau treadmill bisa menjadi pilihan Anda. Nge-gym dirumah sendiri dapat terasa menyenangkan karena bisa dilakukan sambil menonton televisi, mendengarkan lagu favorit dan bisa dilakukan kapan saja. 7. Catur Olahraga otak yang satu ini bisa menjadi pilihan Anda di musim hujan, karena Anda tidak perlu khawatir meskipun di luar rumah hujan turun dengan deras, olahraga yang satu ini tetap bisa dimainkan. Anda bisa memainkannya di dalam kamar, ruang tamu, atau diteras. Selain ketujuh olahraga tersebut diatas, ada juga beberapa hal yang bisa Anda lakukan didalam rumah yang bisa berfungsi seperti olahraga seperti naik turun tangga dan melakukan berbagai pekerjaan rumah sehari-hari sendiri tanpa bantuan asisten rumah tangga, 6 Tips Aman Berolahraga di Musim Hujan Bila Anda termasuk orang aktif melakukan olahraga setiap hari, dan merasa tidak nyaman bila tidak berolahraga, maka ada beberapa hal yang sebaiknya Anda perhatian sebelum melakukan aktivitas olahraga agar lebih aman dan terhindar dari cidera. Berikut ini 6 tips aman berolahraga di musim hujan : 1. Konsultasi dengan dokter Bila Anda memiliki riwayat penyakit jantung, asma dan penyakit pernapasan yang lain, maka sebaiknya sebelum melakukan olahraga di musim hujan, berkonsultasilah terlebih dulu dengan dokter sebelum melakukan aktivitas olahraga di luar ruangan pada saat cuaca dingin dan berangin. 2. Cari tahu ramalan cuaca Pada musim hujan, tidak setiap hari terjadi hujan keras, bila Anda bertekad untuk tetap melakukan olahraga di luar ruangan, maka sebaiknya cari tahu ramalan cuaca, apakah akan terjadi hujan lebat, angin kencang atau cuaca ekstrim lainnya. Hal ini penting untuk diketahui agar tidak membahayakan aktivitas olahraga Anda. 3. Pakai atau siapkan pakaian berlapis memakai atau menyiapkan pakaian berlapis berfungsi bila pada saat Anda selesai melakukan aktivitas olahraga dan tubuh menjadi lebih hangat dan berkeringat, maka ada baiknya bila Anda mengganti pakaian yang basah tersebut dengan pakaian yang kering, hal ini akan mencegah Anda mengalami kedinginan. 4. Gunakan pelindungan kaki, tangan dan telinga Pada saat cuaca sedang ekstrem di musim hujan, seperti hujan keras yang disertai dengan angin kencang maka bagi Anda yang gemar melakukan olahgara di luar ruangan sebaiknya menggunakan pelindung kaki, tangan dan telinga agar aliran darah yang mengalir pada saat berolahraga berfosuk pada bagian inti pada tubuh Anda. 5. Gunakan tabir surya Penggunaan tabir surya saat berada diluar ruangan bukan hanya diperlukan pada saat musim kemarau, akan tetapi juga pada saat musim hujan dan cuaca berangin, karena meskipun matahari tidak bersinar terang namun radiasi dari ultraviolet tetap berpotensi membakar kulit Anda. maka dari itu sebaiknya tetap gunakan tabir surya saat keluar ruangan. Baca juga : Bahaya Futsal di Malam Hari 6. Minum lebih banyak air putih Bila dimusim kemarau Anda dianjurkan untuk minum banyak air putih untuk menhindari dehindrasi atau kekurangan cairan karena cuaca yang panas, ternyata hal ini juga harus tetap Anda lakukan pada saat musim hujan, karena ternyata dehidrasi juga bisa terjadi di musim hujan. Keenam tips aman berolah raga di musim hujan tersebut diatas penting untuk Anda ketahui, karena selain untuk menghindari terjadinya cidera pada tubuh, juga untuk menjaga agar kondisi kesehatan tetap stabil meskipun melakukan aktivitas olahraga di musim hujan. Dengan mengatahui kapan dan olahraga mana saja yang dapat dilakukan pada musim hujan, maka Anda kemungkinan besar akan terhindar dari resiko cidera dan penurunan daya tahan tubuh. semoga uraian singkat diatas dapat memberikan tambahan informasi yang bermanfaat tentang berbagai olahraga di musim hujan.
21-06-2018 01:09
Semakin canggih teknologi maka akan semakin memeprmudah manusia dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Komunikasipun akan sangat mudah dapat dengan memanfaatkan vitur video call yang tersedia di hp. Saat malas melanda maka dapat menggunakan aplikasi ojek online yang menyediakan layanan antar makanan dengan mudah. Namun, semakin canggih teknologi ternyata memiliki dampak pada kesehatan.. Apa saja dampaknya pada masalah kesehatan? Berikut ulasannya.. 1. Menyebabkan kecelakaan lalu lintas Banyak pengendara yang melalaikan keselamatan akibat asik bermain ponsel pintar saat sedang berkendara. Padahal seharusnya saat ingin menggunakan ponsel, pengendara menepi dan bukan menggunakannya saat menyetir. Hal ini lah yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas karena kurangnya konsentrasi saat berkendara. 2. Meningkatkan depresi Terus menerus bermain ponsel, mengecek media sosial dan mengirim pesan singkat selama 24 jam maka akan meningkatkan risiko cemas dan depresi. 3. Sakit leher Saat mengalami sakit leher maka bisa jadi penyebabnya yaitu karena terlalu sering melihat ponsel. Kebiasaan menunduk saat melihat ponsel dapat memberikan beban pada tulang leher sehingga meningkatkan risiko cedera tulang dan membuat leher menjadi sakit. 4. Kualitas tidur terganggu Kurangi kebiasaan bermain ponsel karena sinar biru yang dikeluarkan ponsel pintar dapat mengganggu kualitas tidur dan membuat tubuh lelah pada siang hari. Mata juga akan mengalami mata lelah dan nyeri kepala. 5. Menurunkan tingkat kesuburan Jika Anda mendambakan keturunan sebaiknya jangan memangku laptop pada paha saat bekerja karena dapat menurunkan tingkat kesuburan. Radiasi dan panas yang dikeluarkan laptop dapat menyebabkan terjadinya gangguan pada testis dan penurunan kualitas sperma yang dihasilkan.