Waktu Posting : 29-02-2016 15:24 | Dibaca : 4603x
Olahraga di musim hujan mungkin sedikit lebih terbatas dibandingkan saat cuaca cerah, akan tetapi bukan berarti Anda tidak bisa berolahraga, karena ada beberapa jenis olahraga yang bisa Anda lakukan meskipun saat musim hujan. Terkadang udara dingin akan cenderung membuat kita malas untuk bergerak dan lebih merasa nyaman berada di tempat tidur, namun tubuh Anda tetap membutuhkan olahraga agar tubuh tetap hangat, aliran darah lancar dan daya tahan tubuh tetap stabil, agar tetap prima saat harus melawan virus-virus penyakit yang lebih banyak berkembang biak di saat musim hujan.
Meskipun pada saat musim hujan Anda mungkin kesulitan untuk pergi ke taman atau ke gym untuk berolahraga, namun tidak ada alasan untuk meninggalkan aktivitas olahraga, karena ada banyak manfaat yang bisa diperoleh dengan melakukan olahraga. Jadi tidak ada alasan untuk tidak berolahraga di musim hujan, meskipun harus melawan tubuh yang terkadang malas untuk beranjak dari dalam selimut.
Baca juga : Berapa Waktu yang Cukup untuk Tidur dan Apa Manfaatnya?
7 Olahraga di Musim Hujan
Berikut ini 7 olahraga di musim hujan, yaitu :
1. Skipping
Bila Anda terbiasa melakukan latihan kardio, maka skipping menjadi salah satu jenis olahraga yang bisa Anda lakukan, karena bukan hanya berperan untuk melatih pernapasan, tapi juga melatih koordinasi dan fleksibilitas seluruh anggota tubuh. olah raga ini tergolong mudah dilakukan kapan dan dimanapun, yang Anda perlukan hanyalah seutas tali atau karet panjang.
2. Aerobik
Bila Anda terbiasa melakukan aerobik di lapangan atau taman terbuka dan dibimbing oleh seorang instruktur maka saat Anda tidak bisa keluar rumah karena hujan deras, maka cobalah untuk membeli VCD atau DVD aerobik yang bisa Anda ikuti dan lakukan di rumah sendiri. Sebaiknya Anda benar-benar melakukan senam aerobik sesuai tahapan-tahapan yang diberikan agar terhindar dari cidera.
3. Push Up dan Sit Up
Gerakannya yang sederhana namun bermanfaat untuk melatih kekuatan lengan, mengecilkan perut, dan membentuk tubuh menjadi lebih ideal membuat latihan push up dan sit up menjadi salah satu olahraga yang sangat baik untuk tetap Anda lakukan meskipun di musim hujan. Selain itu gerakannya yang simple membuatnya bisa dilakukan kapan dan dimana saja.
4. Berenang
Berenang dilakukan di dalam kolam yang berisi air, dan hujan juga merupakan air, maka bila Anda memiliki hobby berenang maka air hujan tidak akan banyak berpengaruh pada saat Anda melakukan aktivitas olahraga berenang. Namun sebaiknya pastikan kondisi tubuh dan kesehatan Anda sedang prima saat berenang, karena pada musim hujan udara akan terasa lebih dingin dan angin bertiup lebih kencang.
5. Pilates
Sebenarnya olahraga ini hampir mirip dengan yoga, dan bisa juga dilakukan di rumah sendiri. Gerakan-gerakan pilates dapat melatih tubuh menjadi lebih fleksibel, melancarkan peredaran darah, dan melatih pernapasan. Namun pilates memerlukan latihan khusus dan bimbingan khsusu dari para ahli, agar terlatih dan bisa melakukan berbagai gerakan yang terkadang bagi orang umum nampak sangat ekstrim
6. Sepeda statis atau Treadmill
Bila Anda sedang berencana untuk membeli peralatan olahraga yang bisa digunakan dirumah agar bisa digunakan baik di musim kemarau maupun musim hujan maka sepeda statis atau treadmill bisa menjadi pilihan Anda. Nge-gym dirumah sendiri dapat terasa menyenangkan karena bisa dilakukan sambil menonton televisi, mendengarkan lagu favorit dan bisa dilakukan kapan saja.
7. Catur
Olahraga otak yang satu ini bisa menjadi pilihan Anda di musim hujan, karena Anda tidak perlu khawatir meskipun di luar rumah hujan turun dengan deras, olahraga yang satu ini tetap bisa dimainkan. Anda bisa memainkannya di dalam kamar, ruang tamu, atau diteras.
Selain ketujuh olahraga tersebut diatas, ada juga beberapa hal yang bisa Anda lakukan didalam rumah yang bisa berfungsi seperti olahraga seperti naik turun tangga dan melakukan berbagai pekerjaan rumah sehari-hari sendiri tanpa bantuan asisten rumah tangga,
6 Tips Aman Berolahraga di Musim Hujan
Bila Anda termasuk orang aktif melakukan olahraga setiap hari, dan merasa tidak nyaman bila tidak berolahraga, maka ada beberapa hal yang sebaiknya Anda perhatian sebelum melakukan aktivitas olahraga agar lebih aman dan terhindar dari cidera.
Berikut ini 6 tips aman berolahraga di musim hujan :
1. Konsultasi dengan dokter
Bila Anda memiliki riwayat penyakit jantung, asma dan penyakit pernapasan yang lain, maka sebaiknya sebelum melakukan olahraga di musim hujan, berkonsultasilah terlebih dulu dengan dokter sebelum melakukan aktivitas olahraga di luar ruangan pada saat cuaca dingin dan berangin.
2. Cari tahu ramalan cuaca
Pada musim hujan, tidak setiap hari terjadi hujan keras, bila Anda bertekad untuk tetap melakukan olahraga di luar ruangan, maka sebaiknya cari tahu ramalan cuaca, apakah akan terjadi hujan lebat, angin kencang atau cuaca ekstrim lainnya. Hal ini penting untuk diketahui agar tidak membahayakan aktivitas olahraga Anda.
3. Pakai atau siapkan pakaian berlapis
memakai atau menyiapkan pakaian berlapis berfungsi bila pada saat Anda selesai melakukan aktivitas olahraga dan tubuh menjadi lebih hangat dan berkeringat, maka ada baiknya bila Anda mengganti pakaian yang basah tersebut dengan pakaian yang kering, hal ini akan mencegah Anda mengalami kedinginan.
4. Gunakan pelindungan kaki, tangan dan telinga
Pada saat cuaca sedang ekstrem di musim hujan, seperti hujan keras yang disertai dengan angin kencang maka bagi Anda yang gemar melakukan olahgara di luar ruangan sebaiknya menggunakan pelindung kaki, tangan dan telinga agar aliran darah yang mengalir pada saat berolahraga berfosuk pada bagian inti pada tubuh Anda.
5. Gunakan tabir surya
Penggunaan tabir surya saat berada diluar ruangan bukan hanya diperlukan pada saat musim kemarau, akan tetapi juga pada saat musim hujan dan cuaca berangin, karena meskipun matahari tidak bersinar terang namun radiasi dari ultraviolet tetap berpotensi membakar kulit Anda. maka dari itu sebaiknya tetap gunakan tabir surya saat keluar ruangan.
Baca juga : Bahaya Futsal di Malam Hari
6. Minum lebih banyak air putih
Bila dimusim kemarau Anda dianjurkan untuk minum banyak air putih untuk menhindari dehindrasi atau kekurangan cairan karena cuaca yang panas, ternyata hal ini juga harus tetap Anda lakukan pada saat musim hujan, karena ternyata dehidrasi juga bisa terjadi di musim hujan.
Keenam tips aman berolah raga di musim hujan tersebut diatas penting untuk Anda ketahui, karena selain untuk menghindari terjadinya cidera pada tubuh, juga untuk menjaga agar kondisi kesehatan tetap stabil meskipun melakukan aktivitas olahraga di musim hujan.
Dengan mengatahui kapan dan olahraga mana saja yang dapat dilakukan pada musim hujan, maka Anda kemungkinan besar akan terhindar dari resiko cidera dan penurunan daya tahan tubuh. semoga uraian singkat diatas dapat memberikan tambahan informasi yang bermanfaat tentang berbagai olahraga di musim hujan.
06-06-2014 15:21
Mempunyai tubuh sehat itu tidak sulit. Anda cukup melakukan beberapa hal simpel dan mudah di bawah ini. 1. Makan satu apel sehari Kata peribahasa satu apel satu hari, menghindari kita dari penyakit. Mengapa? Kata peneliti dari University of Nottingham Inggris, orang yang makan apel lima hari satu minggu, mempunyai guna paru-paru yang tambah baik serta lebih rendah risikonya terkena penyakit asma. Rahasia sehatnya ada pada kandungan antioksidan dalam apel terutama quecertin yang bisa menurunkan risiko terkena kanker paru-paru. 2. Janganlah lupakan seledri Seledri dipakai oleh penyembuhan tradisional Cina untuk menangani hipertensi. Studi dari Kampus Chicago, AS menjumpai bahwasanya tikus yang di beri ekstrak kimia dari seledri turun tensi darahnya sampai 12 %. Ialah zat bernama phthalide yang tidak cuma merilekskan otot pembuluh darah yang mengatur tensi darah namun juga menurunkan produksi hormon stres. Baca juga : Menurunkan Kolesterol 3. Terkena cahaya matahari Namun yakinkan terkena cahaya matahari sebelum waktu menunjukkan jam 8 pagi. Kata riset dari National Cancer Institute AS, orang yang tiap-tiap hari terkena cahaya matahari, lebih terlindungi dari ancaman kanker payudara serta usus. Itu lantaran vitamin D yang dihasilkan tubuh saat terkena cahaya matahari. 4. Makan ikan Terlebih ikan yang memiliki kandungan asam lemak omega 3. Lantaran kandungan omega 3 ini baik untuk turunkan kandungan kolesterol jahat juga menyebabkan kita jadi orang yang lebih bahagia. Kok? Studi dari University of Kuopio, Findlandia mendapatkan bahwasanya pemakan ikan berisiko lebih rendah terkena depresi. Studi dari Jepang juga memperoleh bahwasanya orang yang tiap-tiap hari makan ikan condong lebih bahagia. Kenapa begitu? Itu lantaran zat bernama DHA, asam lemak yang ditemukan di otak. 5. Makan bawang putih Daging yang dibakar, dipanggang, digoreng dengan temperatur tinggi kerap dikatakan menghasilkan karsinogen, yakni zat pemicu kanker. Untuk mengusir zat karsinogen, konsumsilah bawang putih berbarengan daging. Studi yang dipresentasikan oleh American Association for Cancer Research mendapatkan bahwasanya diallyl sulphid (DAS), yakni fitokimia yang menghasilkan bau tidak enak pada bawang putih barangkali menghalangi dampak karsinogen yang di produksi saat makanan kaya protein dimasak dalam temperatur tinggi. Baca juga : Hilangkan Lelah dan Stres dengan Aroma Terapi 6. Makan oat saat sarapan Kenapa? Lantaran oat kaya dengan sumber fitokimia, antioksidan yang menolong turunkan kolesterol jahat serta mencegah penyakit jantung. Menurut beberapa peneliti dari Tufts University Boston AS, oat kaya avenanthramides, grup fitokimia yang kurangi jumlah plak serta molekul lemak yang melekat di dinding pembuluh arteri hingga kurangi aliran darah ke jantung. 7. Perkaya otak dengan kata-kata Ini untuk memperkuat otak Anda. Tekuni kalimat baru serta pakai kata atau kalimat baru dalam pembicaraan harian Anda. Kenapa? Menurut riset dari University of Kentucky Medical Center, itu adalah langkah gampang untuk mencegah penyakit Alzheimer’s. Riset itu melibatkan sekumpulan biarawati. Peneliti temukan bahwasanya beberapa biarawati yang terus aktif di umur tua condong memakai kalimat tidak umum serta melebihi dua suku kata. Perbandingannya, beberapa biarawati yang terkena Alzheimer’s terus melindungi kalimat mereka bersahaja. Diprediksikan mereka yang terus aktif dengan cara kognitif barangkali mendirikan “cadangan” otak yang memperkecil beberapa gejala penyakit Alzheimer’s
02-06-2014 03:29
Gaya hidup mengonsumsi makanan sehat kian digandrungi. Tren mengunggah gambar dan cerita di media sosial juga dipercaya memiliki andil besar dalam menyebarluaskan gerakan ini. Mengunggah foto makanan sehat yang dihias atau dibnetuk khusus agar eye catchy menjelma sebagai keasyikan tersendiri. Salah satu metode yang semakin diakrabi, yaitu mengonsumsi makanan mentah (raw food). Diet raw food adalah penatalaksanaan cara makan dengan cara cuma mengkonsumsi makanan mentah. Biasanya makanan ini dimasak dengan menggunakan panas yang rendah. Diet ini sangat baik bagi kesehatan tubuh manusia karena dipercayai para pelaku diet bisa mencegah penuaan dini, menangkal penyakit degeneratif seperti kanker, menurunkan berat badan, dan lain-lain. Beberapa selebritis Hollywood berhasil melakukannya. Sebut saja Cher, Uma Thurman, Lisa Bonet, Natalie Portman, Sting, Jason Mraz, sampai Alicia Silverstone. Selebriti tanah air pun tak kalah gencar. Ada Sophie Navita yang kini bergelut dengan kampanye #indonesiamakansayur, juga penyanyi Andien dan Titi DJ yang terlihat gemar mengunggah foto gaya hidup sehatnya di Instagram. Beberapa tag familiar seperti #rawfood, #eatclean, dan #youarewhatyoueat juga tampak berseliweran di media sosial seperti Instagram, Twitter, dan Path. Baca juga : Apakah Minum Susu Bikin Tubuh Gemuk? Beberapa dekade lalu, Artturi Virtanen, seorang ahli biokimia asal Finlandia, menciptakan teori diet raw food. Teori itu juga menyebutkan, dalam pemanasan makanan secara berlebihan akan terbentuk beragam senyawa asing pada makanan yang tak dapat dicerna dengan baik. Selain merangsang terbentuknya zat kimia yang berpotensi menimbulkan kanker, pengolahan makanan modern juga bisa melenyapkan agen-agen antikanker. Pengikut raw food diet (raw foodist) memiliki anggapan bahwa memasak makanan akan menghancurkan nilai atau daya kehidupan yang dimiliki makanan itu. Untuk itu, pengikut diet ini tidak akan makan buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian yang dipanaskan lebih dari 46 derajat Celcius. Untuk memulainya secara konsisten, tentu tak sembarangan. Seseorang harus membekali diri dari pengetahuan tentang cara mengolah dengan benar berbagai bahan mentah yang akan dikonsums. Sebab jika tidak, malah akan berakibat buruk bagi kesehatan. Pakar Gizi Klinik dari Universitas Padjadjaran Bandung, Gaga Irawan Nugraha, menyebutkan ada plus minus yang didapatkan saat seseorang menerapkan gaya hidup diet raw food. Beberapa syaratnya adalah makanan mentah itu bebas dari bahan kimia dan bersih. Selain itu, seseorang yang menerapkan metode ini harus tahu benar kebutuhannya terhadap komposisi gizi. Baca juga : Mandi Garam Bisa Hilangkan Letih dan Kurangi Lemak Keputusan untuk memasak sayur-sayuran atau membiarkannya tetap mentah saat dikonsumsi, bersipat personal. Itu sangat bergantung pada kandungan apa yang ingin tetap dijaga. Namun, secara umum, mengolah sayur sebenarnya tak akan merusak kandungan mineral dan seng. Saat mengonsumsi sayur, seseorang biasanya mencari mineral dan serat. Vitamin yang terkandung dalam sayuran bisa diganti dari buah-buahan dan jenis makanan lain. Jadi sah-sah saja jika sayur diolah terlebih dahulu sebelum dikonsumsi jika yang diinginkan adalah mineral dan serat. Sementara itu, saat mengkonsumsi kacang-kacangan, kandungan yang bisa didapatkan adalah vitamin, mineral, lemak, dan protein. Namun, seluruh zat gizi dalam kacang-kacangan diliputi oleh dinding sel sehingga takmudah dicerna tubuh. Agar dinding sel mudah pecah, cara termudah yaitu memasaknya. Namun, ada cara lain untuk mengonsumsi kacang-kacangan ini secara mentah, yaitu direndam selama beberapa waktu sebelum dikonsumsi. Secara umum, definisi pola makan yang sehat adalah mengonsumsi makanan yang mengandung zat gizi cukup yang diperlukan tubuh. Konsumsi makanan mentah hanya satu dari beberapa metode yang bisa dilakukan seseorang untuk melakukan diet, menjaga kesehatan, sekaligus bentuk kepedulian linkungan. Intinya bukan mentah atau tidaknya makanan, tapi komposisi makanan utama dan camilan yang dikonsumsi seseorang, serta kebersihan makanan itu sendiri.
25-04-2014 03:15
Terlalu Dini Minum Obat Medis Hipertensi Bisa Picu Stroke - Seakan sudah dilumrahkan awam kalau setiap tekanan darah atas atau sistolik di atas 120 dan tekanan bawah distolik di atas 80 serta merta dianggap sudah darah tinggi (hipertensi). Tak soal kapan diukur, bagaimana mengukurnya, dan dalam kondisi apa orang diukur. Kita tahu tekanan darah berfluktuasi dari waktu ke waktu, bahkan dari jam ke jam. Emosi, kondisi bergiat, efek hormonal dan faktor stres ikut mempengaruhi tekanan darah. Vonis bahwa seseorang hipertensi tidak dihasilkan oleh keputusan selewat sambil lalu. Sekali seseorang divonis hipertensi, mungkin harus berurusan dengan terus minum obat. Sikap seperti itu tidaklah bijak. Karena bila keputusan itu ternyata tidak tepat, orang merugi karena harus minum obat untuk sesuatu yang belum perlu. Baca juga : Obat Hipertensi dari Jus Buah-buahan Sejatinya, tekanan darah diukur pada saat baru bangun tidur pagi hari. Belum melakukan apa-apa, misal belum mengomel pada pembantu, belum merasa jengkel, dan belum juga bergiat fisik, di saat itulah tekanan darah langsung diukur. Tekanan darah saat itu mencerminkan kondisi semurninya tekanan darah. Tentu akan menjadi berbeda hasilnya bila diukur sudah melakukan aktivitas. Seseorang baru dipastikan hipertensi bila diukur tiga kali berturut-turut selang waktu beberapa hari dengan alat yang sama memberikan hasil yang sama-sama lebih tinggi dari normal. Hanya dari pemeriksaan tensi satu kali saja, dan hanya karena melihat lebih tinggi dari 120/80 mmHg, lalu langsung memastikan kalau itu hipertensi, bisa jadi belum tentu diagnosis yang betul. Optimalnya tekanan darah itu kurang atau sama dengan 120/80 mmHg. Menurut WHO International Society of Hypertension, tensi 130/85 mmHg masih tergolong normal dan 139/89 mmHg tergolong normal atas (high normal). Seseorang baru dikategorikan hipertensi (ringan) setelah tensinya 140/90 mmHg. Tentu dengan catatan, pengukuran dilakukan dengan kondisi seperti sudah disebut di atas dan alat tensimeternya sudah ditera normal. Baca juga : Tips Hidup Sehat Bersama Darah Tinggi Jadi kalau kondisi pengukuran tidak menghasilkan nilai tensi yang sesungguhnya dan tensinya belum berkategori hipertensi, tak bijak kalau terlalu cepat langsung diintervensi dengan obat. Mengapa? Bila tensi ternyata bukan yang sesungguhnya langsung diberi obat, bisa jadi tensi darah malah jadi anjlok. Kita tahu, tubuh punya mekanisme otoregulasi tekanan darah. Waspadai bila tak ada riwayat darah tidak pernah tinggi mendadak jadi tinggi. Perlu lebih kritis untuk bertanya ulang kalau dokter masih memberi resep, apa obat memang sudah diperlukan. Bila suatu saat tensi meninggi, ada sistem tubuh yang mengatur untuk menurunkannya. Sebaliknya, kalau tensi menurun, tubuh akan menaikkannya. Biarkan dulu mekanisme itu berjalan tanpa perlu diintervensi dengan obat. Kelewat cepat memberi obat, berarti mengacaukan mekanisme otomatisasi tubuh melakukan keseimbangan tekanan darah (homeostasis). Bisa jadi, malah bisa anjlok akibatnya. Kejadian anjloknya tensi darah akibat kelewat cepat atau mungkin kelewat tinggi pemberian dosis obat darah tinggi, bukan peristiwa yang jarang. Acap oleh ulah pasien sendiri yang memutuskan minum obat begitu merasa tekanan darah yang diukurnya sendiri di rumah meningkat, bisa-bisa fatal akibatnya. Baca juga : Tak Semua Obat Medis Cocok Untuk Hipertensi Tekanan darah yang mendadak anjlok buruk akibatnya pada otak dan jantung, selain ginjal. Pasokan darah ke organ-organ tubuh penting itu mendadak berkurang. Kita tahu otak paling rentan terhadap kekurangan pasokan oksigen yang dibawa oleh darah. Kasus stroke berisiko terjadi kalau tensi darah mendadak anjlok. Stroke bisa terjadi lantaran tensi darah kelewat tinggi, bisa juga bila kelewat rendah.