Waktu Posting : 22-09-2017 09:19 | Dibaca : 2987x
16-07-2021 22:35
Rayap bisa menjadi masalah bagi para penghuni perumahan karena bisa membuat kayu menjadi keropos. Dan bahkan jika tidak segera diantisipasi sekelompok rayap bisa merubuhkan rumah. Biasanya rayap ditemukan pada bagian atap rumah yang masih terbuat dari bahan kayu. Lalu bagaimana cara untuk mencegah rayap menyerang rumah Anda? Berikut adalah beberapa tipsnya : Bersihkan saluran air dan selokan Rayap sangat menyukai lingkungan yang lembap dan menyerap banyak air. Oleh karena itu segera bersihkan saluran air di lingkungan rumah anda secara teratur. Di samping itu perhatikan selokan di depan atau samping rumah anda. Jangan sampai tersumbat oleh sampah-sampah yang akhirnya membuat aliran airnya tidak lancar. Apabila kondisinya tidak dapat diantisipasi maka sangat mungkin menjadi sarang hewan nantinya akan mengganggu serta merusak rumah seperti halnya hewan rayap. Perbaiki pipa serta kran air yang bocor Lakukan antisipasi area rumah yang lembab karena rembesan air tersebut. Apabila kelembapan tinggi terjadi bukan tidak mungkin rayap akan berkembang biak di tempat tersebut dan bisa memakan perabot rumah yang terbuat dari kayu. Oleh karena itulah segera perbaiki kran air yang bocor atau sudah rusak. Jika diperlukan anda harus menggantinya karena sudah rusak. Jangan sampai menunggu lebih lama lagi hingga rayap menyerang rumah hanya gara-gara masalah sepele yang dibiarkan berlarut-larut hingga menyebabkan kerusakan parah di kemudian hari. Hewan rayap memang sangat menyukai elemen kayu yang berasal dari pepohonan. Namun demikian, tidak semua kayu bisa dimakan dan digerogoti oleh hewan rayap. Pasalnya karena kayu yang sangat keras serta padat pasti tidak bisa dimakan oleh rayap. Kecuali jika kayu tersebut sudah lembab dan lapuk sehingga lebih lunak kondisi fisiknya. Jika kondisi seperti itu akan membuat pasukan rayap siap menyerang serta menggerogoti kayu tersebut. Kurangi penggunaan elemen kayu Anda sebagai pemilik hunian rumah sebaiknya mengurangi penggunaan barang yang terbuat dari kayu di rumah. Sebagai contoh yang mudah yaitu bagian atap rumah yang biasanya banyak terbuat dari kayu. Bagian atap yang terkena guyuran hujan tiap hari ketika musim penghujan akan membuat bagian tersebut menjadi cukup lembab sehingga membuat pasukan rayap menyerang. Agar dapat mengantisipasi hal tesrsebut maka anda perlu menyemprotkan obat anti rayap pada kayu-kayu di atap rumah tersebut. Sedangkan cara lain yang dapat digunakan yaitu dengan mengganti atap rumah dari kayu menjadi bahan baja ringan yang kini banyak rumah sudah memakainya. Beri jarak furnitur dengan tembok Biasanya rayap akan masuk ke dalam rumah melalui celah-celah tembok. Kemudian rayap tersebut mulai menyerang elemen kayu pada furnitur rumah anda. Untuk mengantisipasinya dapat dilakukan dengan memberikan jarak antara tembok atau dinding rumah dan perabot furnitur. Dengan begitu kawanan rayap tidak akan menyerang dan selain itu segera tambal celah-celah tembok di rumah agar rayap tidak bisa masuk. Itulah tips yang dapat dilakukan agar hewan rayap tidak menyerang rumah serta perabot anda di rumah. Tetapi jika ingin lebih efektif anda bisa menggunakan jasa anti rayap dan pest control FUMIDA. Kami adalah perusahaan yang memiliki izin operasional perusahaan pest control atau pengendali hama yang merupakan salah satu anggota dari Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia (ASPPHAMI). Percayakan pengendalian hama rayap kepada FUMIDA sebagai ahlinya baik di rumah maupun di tempat bisnis anda. Teknisi FUMIDA siap membantu anda untuk menyelesaikan permasalahan hama di rumah maupun di tempat bisnis anda.
31-10-2017 13:37
Gemar Cat rambut? Waspada Terkena Kanker Payudara - Berdasarkan penelitian terbaru yang dilakukan oleh London Princess Grance Hospital menyatakan bahwa pada 14 persen wanita yang mewarnai rambutnya beresiko terkena kanker payudara . Menurut Profesor Kefah Mokbel yang merupakan ahli bedah payudara menasehati wanita agar mengurangi paparan pewarna rambut sintetis hingga dua sampai enam kali dalam setahun. Atau menggantinya dengan produk yang terbuat dari bahan herbal alami. Seperti tulisannya dalam akun twiternya "Akan lebih baik untuk memilih pewarna rambut yang mengandung konsentrasi minimum amina aromatik seperti PPD atau para-fenilendiamina (kurang dari dua persen)." Profesor Kefah Mokbel bukanlah orang yang pertama kali yang menemukan hubungan antara pewarna rambut dan kanker payudara karena sebuah studi Finlandia pun menemukan hal yang sama bahwa wanita yang menggunakan pewarna rambut lebih mungkin dapat terkena kanker payudara . Meskipun demikian, studi ini masih belum dapat menentukan produk pewarna rambutlah yang menyebabkan terkena kanker payudara, terdapat faktor lainnya. Dikatakan demikian karena kemungkinan pada wanita yang menggunakan pewarna rambut juga menggunakan banyak produk kosmetik bila dibandingkan dengan wanita yang tidak menggunakan pewarna rambut. Walaupun demikian, cara yang terbaik yang dapat dilakukan adalah dengan melindungi diri dari kanker payudara serta rutin untuk melakukan pemeriksaan mammogram serta Periksa Payudara Sendiri(SADARI).
05-05-2014 00:01
Pentingnya Memahami Kulit Dan Fungsinya - Kulit adalah bagian terluar dari tubuh manusia yang memiliki fungsi untuk melindungi organ-organ tubuh bagian dalam, mengatur suhu tubuh (thermoregulator), sebagai indra peraba, dan sebagainya. Selain itu, kulit memberikan pengaruh besar terhadap kecantikan. Demikian pentingnya fungsi kulit hingga perlu diberikan perhatian khusus agar terhindar dari kerusakan. Selain akibat benda tajam dan benturan, kulit juga dapat rusak akibat lingkungan alam seperti sinar matahari. Selain sebagai selimut tubuh dan sebagai pelindung alat-alat tubuh yang ada di bawahnya, kulit juga memiliki fungsi-fungsi penting yang lain, mencegah badan menjadi kering, menyaring bahan-bahan yang tak diperlukan badan, mengatur panas badan, melindungi badan dari ancaman luar, dan memberi peringatan awal pada sistem saraf akan adanya bahaya-bahaya dari luar. Dalam pemilihan dan penggunaan kosmetik ada faktor-faktor penting yang perlu diperhatikan agar kulit tampil cantik, sehat, dan aman. Faktor-faktor tersebut adalah lingkungan alam, manusianya, dan kosmetiknya. 1. Faktor Lingkungan Alam Lingkungan tropis yang bermatahari terik dan udara panas serta lembab memiliki pengaruh yang berbeda dengan lingkungan subtropis yang kurang sinar mataharinya dan berhawa dingin (4 musim) serta kering, misalnya Amerika, Eropa, baik terhadap kulit maupun terhadap kosmetiknya. Baca juga : Menghindari Sakit Jantung di Waktu Tua Di daerah tropis seperti Indonesia, kulit banyak berminyak dan berkeringat sehingga kosmetik yang kandungan minyaknya tinggi dan lengket mudah menyebabkan timbulnya jerawat. Sebaliknya, di lingkungan subtropis yang dingin dan kering, kulit lebih kering sehingga banyak membutuhkan kosmetik yang kandungan minyaknya tinggi. Sinar matahari dalam jumlah sedikit diperlukan untuk kehidupan manusia, tetapi dalam jangka waktu yang panjang sinar matahari sangat berbahaya dan dapat menginduksi efek buruk antara lain kanker, katarak mata, penuaan dini, kerusakan-kerusakan kulit lain. Hal ini terjadi karena reaksi peroksidan lemak pada permukaan kulit dengan sinar UV (ultra violet) dan oksigen udara yang menghasilkan radikal-radikal oksigen yang bebas dan akan masuk ke dalam kulit serta merusak sel-sel kulit dan menimbulkan rantai-rantai radikal di tubuh dan kerusakan-kerusakan sel yang lain. Oleh karena itu diperlukan perlindungan kulit terhadap sinar matahari. Perlindungan untuk kulit orang Indonesia akan berbeda dengan perlindungan kulit untuk orang Eropa dan Amerika. Udara yang panas dan matahari yang terik juga dapat merusak kosmetik sehingga ketika dipakai dapat menimbulkan berbagai kelainan pada kulit. 2. Faktor Manusia Perbedaan ras kulit, tipe kulit, kepekaan kulit dan pandangan hidup tentang kulit yang dianggap cantik (esthetic behavior) serta pengetahuan akan seluk-beluk kosmetik dan cara pemakaiannya yang benar sangat berpengaruh terhadap hasil pemakaian kosmetik pada kulit. Kulit ras Kaukasia (Eropa) yang putih mengandug sedikit pigmen melanin, kecil-kecil, dan mudah pecah (pheomelanin) menyebabkan kulitnya sulit menjadi cokelat (tanning). Sementara kulit rasa Asia dan Negro yang banyakmengandung pigmen melanin, ukurannya besar-besar dan sulit pecah (eumelanin) sehingga kulit yang sudah coklet ini mudah menjadi lebih cokelat. Baca juga : Mengolah Bahan Alam untuk Menyembuhkan Asam Urat Perbedaan tipe kulit membutuhkan kosmeik yang juga berbeda. Kulit orang Eropa yang kering membutuhkan banyak pelembab, sedangkan kulit orang Asia/Indonesia yang berminyak di iklim tropis yang lembab panas tidak membutuhkan kosmetik yang lengket berminyak karena dapat memicu terjadinya jerawat. 3. Faktor Kosmetik Kosmetik secara universal harus aman, tidak merusak kulit dan tubuh karena kosmetik dipergunakan berulang-ulang dalam jangka panjang dipergunakan oleh semua umur dari bayi hingga usia lanjut dan dipergunakan di seluruh tubuh setiap hari. Salah memakai kosmetik atau memakai kosmetik yang tidak tepat guna dan secara berlebih-lebihan dapat menimbulkan kerusakan kulit. Saat ini ribuan macam kosmetik ditawarkan di pasaran dengan berbagai cara sehingga menimbulkan keinginan orang untuk memakainya. Akan tetapi, tidak jarang berlawanan dengan maksud semula memakai kosmetik untuk mempercantik diri, yang didapat malah sebaliknya, kulit menjadi rusak seperti noda hitam, kulit merah seperti udang rebus dan lain-lain karena kosmetik itu.