Tips Untuk Mencegah Serangan Kawanan Rayap Di Rumah

Additional Image

Waktu Posting : 16-07-2021 22:35 | Dibaca : 12668x

Rayap bisa menjadi masalah bagi para penghuni perumahan karena bisa membuat kayu menjadi keropos.  Dan bahkan jika tidak segera diantisipasi sekelompok rayap bisa merubuhkan rumah. Biasanya rayap ditemukan pada bagian atap rumah yang masih terbuat dari bahan kayu.

Lalu bagaimana cara untuk mencegah rayap menyerang rumah Anda? Berikut adalah beberapa tipsnya :

 

  •   Bersihkan saluran air dan selokan

 

Rayap sangat menyukai lingkungan yang lembap dan menyerap banyak air. Oleh karena itu segera bersihkan saluran air di lingkungan rumah anda secara teratur. Di samping itu perhatikan selokan di depan atau samping rumah anda. Jangan sampai tersumbat oleh sampah-sampah yang akhirnya membuat aliran airnya tidak lancar. Apabila kondisinya tidak dapat diantisipasi maka sangat mungkin menjadi sarang hewan nantinya akan mengganggu serta merusak rumah seperti halnya hewan rayap.

 

  •   Perbaiki pipa serta kran air yang bocor

 

Lakukan antisipasi area rumah yang lembab karena rembesan air tersebut. Apabila kelembapan tinggi terjadi bukan tidak mungkin rayap akan berkembang biak di tempat tersebut dan bisa memakan perabot rumah yang terbuat dari kayu. Oleh karena itulah segera perbaiki kran air yang bocor atau sudah rusak. Jika diperlukan anda harus menggantinya karena sudah rusak. Jangan sampai menunggu lebih lama lagi hingga rayap menyerang rumah hanya gara-gara masalah sepele yang dibiarkan berlarut-larut hingga menyebabkan kerusakan parah di kemudian hari.

Hewan rayap memang sangat menyukai elemen kayu yang berasal dari pepohonan. Namun demikian, tidak semua kayu bisa dimakan dan digerogoti oleh hewan rayap. Pasalnya karena kayu yang sangat keras serta padat pasti tidak bisa dimakan oleh rayap. Kecuali jika kayu tersebut sudah lembab dan lapuk sehingga lebih lunak kondisi fisiknya. Jika kondisi seperti itu akan membuat pasukan rayap siap menyerang serta menggerogoti kayu tersebut.

 

  •   Kurangi penggunaan elemen kayu

 

Anda sebagai pemilik hunian rumah sebaiknya mengurangi penggunaan barang yang terbuat dari kayu di rumah. Sebagai contoh yang mudah yaitu bagian atap rumah yang biasanya banyak terbuat dari kayu. Bagian atap yang terkena guyuran hujan tiap hari ketika musim penghujan akan membuat bagian tersebut menjadi cukup lembab sehingga membuat pasukan rayap menyerang. Agar dapat mengantisipasi hal tesrsebut maka anda perlu menyemprotkan obat anti rayap pada kayu-kayu di atap rumah tersebut. Sedangkan cara lain yang dapat digunakan yaitu dengan mengganti atap rumah dari kayu menjadi bahan baja ringan yang kini banyak rumah sudah memakainya.

 

  •     Beri jarak furnitur dengan tembok 

 

 

Biasanya rayap akan masuk ke dalam rumah melalui celah-celah tembok. Kemudian rayap tersebut mulai menyerang elemen kayu pada furnitur rumah anda. Untuk mengantisipasinya dapat dilakukan dengan memberikan jarak antara tembok atau dinding rumah dan perabot furnitur. Dengan begitu kawanan rayap tidak akan menyerang dan selain itu segera tambal celah-celah tembok di rumah agar rayap tidak bisa masuk.

 

Itulah tips yang dapat dilakukan agar hewan rayap tidak menyerang rumah serta perabot anda di rumah. Tetapi jika ingin lebih efektif anda bisa menggunakan jasa anti rayap  dan pest control FUMIDA. Kami adalah perusahaan yang memiliki izin operasional perusahaan pest control atau pengendali hama yang merupakan salah satu anggota dari Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia (ASPPHAMI). Percayakan pengendalian hama rayap kepada FUMIDA sebagai ahlinya baik di rumah maupun di tempat bisnis anda. Teknisi FUMIDA siap membantu anda untuk menyelesaikan permasalahan hama di rumah maupun di tempat bisnis anda.  

 


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Pikir Dulu Sebelum Pasang Tato

16-07-2016 22:15

Saat ini tato merupakan hal yang lumrah dijumpai dan banyak digunakan orang. Akan tetapi ternyata tato menyimpan dan berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan.     1. Infeksi Infeksi tato ini dapat muncul dari berbagai macam sumber seperti dari tinta, jarum, dan lain sebagainya. Infeksi yang banyak terjadi adalah infeksi yang berasal dari bakteri. Bakteri mycobacterium chelonae ini biasanya berasal dari rinta dan dapat menimbulkan ruam yang menyakitkan dan bertahan lama. Selain bakteri, mungkin juga terjadi infeksi yang berupa jamur, virus, dan mungkin juga menimbulkan kutil.   Baca juga : Jangan Terlalu Sering Pegang Payudara dan Vagina Pacar       2. Alergi Tato dapat menyebabkan alergi dalam kulit. Seseorang dengan kulit yang tipi cenderung rentan untuk mengalami alergi ini. Hanya saja alergi ini juga tidak dapat ditebak. Bisa saja ketika membuat tato pertama seseorang tidak mengalami alergi namun baru timbul ketika membuat tato kedua atau ketiga. Masalah inipun juga sulit untuk diatasi. Beberapa dapat diselesaikan dengan menyuntikkan steroid, namun banyak juga yang sampai membutuhkan operasi untuk mengangkat kulit yang bermasalah.     3. Paparan matahari Walaupun terlihat tertutup, tetapi tato ternyata dapat meningkatkan risiko kulit terbakar sinar matahari. Bagi sebagian orang, paparan sinar matahari ini dapat membuat tato mereka menjadi gatal. Warna yang paling rentan menyebabkan kulit terbakar pada tato adalah warna kuning, hitam, merah dan biru.     4. Tertutupinya kulit Memiliki tato dapat menutup masalah-masalah kulit yang terjadi. Tato disebut dapat menutupi dan membuat beberapa kasus kanker kulit. Tato dapat membuat dermatologis kesulitan untuk melakukan pengawasan terhadap kulit dan mencari bibit-bibit kanker kulit.   Baca juga : Keuntungan dan Kerugian Menggunakan Softlens       5. Rentan terbakar MRI Orang yang memiliki tato akan bermasalah ketika mereka melakukan pemeriksaan MRI. Ketika melakukan MRI ada kemungkinan terjadi sengatan dari mesin terhadap bagian-bagian tato yang ada di tubuh. Sengatan ini membuat kulit bagaikan terbakar. Kasus ini potensial terjadi pada tato dengan warna merah dan hitam. Tinta yang digunakan untuk kedua tato ini banyak menggunakan unsur-unsur besi.   Tato memang dapat membuat tampilan Anda jadi lebih menarik dibanding sebelumnya. Tetapi dengan melihat dampak negatifnya terhadap kesehatan, sebaiknya Anda berpikir ulang sebelum memilikinya. 

Featured Image
Merokok Dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Gigi & Mulut

30-06-2014 13:04

Merokok membunuhmu. Memang benar adanya. Selain berpengaruh langsung pada kesehatan paru-paru, merokok mengakibatkan persoalan pada gigi, diantaranya : Bau mulut. Pergantian warna gigi. Peradangan bukaan kelenjar ludah di langit-langit mulut. Meningkatnya timbunan plak serta tartar pada gigi. Hilangnya tulang dalam rahang meningkat. Resiko leukoplakia meningkat, yakni bercak putih didalam mulut. Resiko penyakit gusi meningkat, yang disebut pemicu utama hilangnya gigi. Sistem pengobatan sesudah pencabutan gigi, perawatan periodontal, atau bedah mulut jadi tambah lama. Prosedur implan gigi mempunyai tingkat kesuksesan yang lebih rendah. Resiko kanker mulut meningkat. Bagaimana Merokok Mengakibatkan Penyakit Gusi? Rokok serta hasil olehan tembakau yang lain bisa mengakibatkan penyakit gusi lantaran memengaruhi lekatan tulang serta jaringan lunak pada gigi Anda. Dengan cara lebih khusus, merokok nampaknya mengganggu manfaat normal dari beberapa sel jaringan gusi. Masalah itu bikin perokok lebih rawan pada infeksi, seperti penyakit periodontal, serta nampaknya pula mengganggu aliran darah ke gusi, yang bisa memengaruhi pengobatan luka.   Baca juga : Beberapa Fakta Kegiatan Seks terhadap Kesehatan Apakah Pipa Rokok serta Cerutu Mengakibatkan Persoalan Gigi? Ya bisa. Sama halnya rokok, cerutu serta pipa rokok bisa mengakibatkan persoalan kesehatan mulut. Menurut hasil riset yang diterbitkan dalam Journal of American Dental Association, perokok cerutu alami gigi keropos serta tulang alveolar keropos (yakni keroposnya sisi tulang rahang sebagai jangkar gigi) dengan kecepatan yang setara dengan perokok. Perokok pipa pula mempunyai resiko gigi keropos yang sama juga dengan perokok. Diluar resiko ini, perokok pipa serta cerutu tetap memiliki resiko terkena kanker oral serta faring (tenggorokan), meskipun bila mereka tak hirup rokok serta konsekwensi yang lain seperti bau mulut, gigi bernoda, serta penambahan resiko penyakit periodontal (gusi). Apakah Hasil Olahan Tembakau Yang Tidak Berasap Aman? Sama halnya dengan cerutu serta rokok, hasil olahan tembakau tidak berasap (umpamanya tembakau yang dihirup serta dikunyah) memiliki kandungan sekurang-kurangnya 28 bahan kimia yang sudah dapat dibuktikan menambah resiko kanker mulut dan kanker tenggorokan serta kerongkongan. Juga, mengunyah tembakau memiliki kandungan kandungan nikotin semakin banyak dari rokok, hingga mengakibatkan pemakainya lebih susah untuk berhenti. Demikian pula dengan satu kaleng tembakau yang dihirup, bisa menyajikan semakin banyak nikotin kian lebih 60 rokok. Tembakau tiada asap bisa merangsang jaringan gusi Anda, mengakibatkan gusi berkurang dari gigi Anda. Sesudah jaringan gusi berkurang, akar gigi jadi terbuka, hingga bisa menambah resiko gigi membusuk (tooth decay). Akar gigi yang terbuka pula lebih peka pada iritasi panas serta dingin atau yang lain, hingga bikin makan serta minum jadi tak nyaman. Kecuali itu, bahan gula yang kerap ditambahkan untuk menambah rasa tembakau tiada asap bisa menambah resiko gigi membusuk. Suatu riset yang diterbitkan dalam Journal of American Dental Association memperlihatkan bahwasanya pemakai tembakau kunyah empat kali memungkinkan meningkatkan gigi membusuk dibanding yang tak memakainya. Tembakau tiada asap pula umumnya memiliki kandungan pasir serta kerikil halus, yang bisa bikin gigi Anda aus. Menghilangkan Rutinitas Tembakau Tiada memperhatikan berapakah lama Anda sudah memakai produk tembakau, bila Anda berhenti memakainya saat ini, maka resiko serius untuk kesehatan Anda bakal menyusut. Sebelas tahunan sesudah berhenti merokok, kemungkinan bekas perokok terkena penyakit periodontal (gusi) tak jauh tidak sama dibanding beberapa orang yang tak sempat merokok. Juga, dengan menurunkan frekuensi Anda merokok bisa menolong mengurangi resiko terkena penyakit gusi. Satu riset mendapatkan bahwasanya perokok yang menurunkan rutinitas merokok mereka jadi kurang dari 1/2 bungkus satu hari cuma mempunyai resiko meningkatkan penyakit gusi tiga kali semakin besar dari non perokok. Angka ini memberi arti lebih rendah dibanding resiko orang yang merokok melebihi satu 1/2 pak /hari yakni enam kali lebih tinggi dari non perokok. Riset lain yang dipublikasikan dalam Journal of the Association American Dental mendapatkan bahwasanya penyakit mulut lesi leukoplakia bisa seutuhnya pulih dalam kurun waktu 6 minggu dari 97.5% pasien pemakai olahan tembakau tiada asap berhenti memakai buatan itu. Berbagai statistik dari American Cancer Society tunjukkan berbagai argumen serius lain untuk berhenti merokok. Mereka menyebutkan bahwasanya : Kira-kira 90% dari pasien kanker mulut, bibir, lidah, serta tenggorokan memakai tembakau, serta resiko terkena kanker ini meningkat bersamaan meningkatnya frekuensi merokok atau mengunyah tembakau serta lamanya merokok. Perokok mempunyai kemungkinan enam kali semakin besar dibanding non perokok untuk meningkatkan kanker ini. Seputar 37% dari pasien yang terus merokok sesudah kanker mereka membaik, bakal meningkatkan kanker ke-2 kalinya dari kanker mulut, bibir, lidah, serta tenggorokan. Jumlah ini semakin besar dibanding dengan mereka yang berhenti merokok yakni 6%.   Baca juga : Kenali Faktor Risiko Akibat Kolesterol Tinggi Bagaimana Saya Bisa Berhenti Memakai Tembakau? Untuk berhenti memakai tembakau, dokter gigi atau dokter barangkali bisa menolong meredakan ketagihan nikotin Anda dengan obat-obatan, seperti permen karet serta patch nikotin. Sebagian dari buatan ini adalah obat OTC, sedang sebagian yang lain membutuhkan resep dokter. Obat lain (seperti Zyban) membutuhkan resep dokter. Kelas berhenti merokok serta grup pendukung kerap dipakai berbarengan dengan terapi obat. Program ini di tawarkan lewat rumah sakit lokal di masyarakat Anda serta terkadang lewat pemberi kerja atau perusahaan asuransi kesehatan Anda. Tanyakan pada dokter atau dokter gigi untuk info tentang program-program sejenis yang barangkali mereka ketahui. Obat herbal serta pula hipnosis serta akupunktur adalah pengobatan lain yang barangkali bisa menolong Anda menghentikan rutinitas menggunakan tembakau.

Featured Image
Gejala dan Penyebab Penyakit Diabetes

25-07-2014 00:14

Diabetes terjadi karena kadar gula di dalam tubuh sangat tinggi. Sehingga fungsi insulin tidak bisa bekerja dengan optimal. Gula darah akan diubah menjadi energi tubuh oleh insulin, tapi bila volumenya berlebihan membuat insulin kewalahan dalam mengatasinya. Kondisi ini semakin parah kala pankreas tidak mampu lagi menghasilkan hormon insulin yang sangat dibutuhkan ini. Bila beragam gejala telah anda rasakan, segera periksakan diri untuk memastikan kadar gula darah masih normal. Bila kadar gula darah anda melebihi angka 70-110 mg/liter, maka anda harus waspada. Karena anda berpotensi menderita diabetes. Secara medis belum ditemukan obat yang ampuh menyembuhkan penyakit ini. Tapi anda bisa mengandalkan obat penyakit diabetes herbal untuk penyembuhan secara tuntas. Baca juga : Tanaman Obat Keluarga  Berbagai penyebab bisa memicu serangan penyakit diabetes. Kenali dengan baik sehingga bisa mencegah serangan penyakit mematikan ini. Penyebab penyakit kencing manis ini, diantaranya adalah malas melakukan olahraga dengan teratur, konsumsi karbohidrat sederhana terlalu banyak seperti nasi, pola istirahat yang tidak mencukupi, kecanduan rokok, terlalu banyak meminum teh  manis, gemar makan gorengan secara berlebihan, gemar ngemil, sering mengalami stres, penggunaan pil kontrasepsi dan sebagainya. Sedangkan gejala yang kerap timbul sebagai pertanda serangan diabetes adalah kerap buang air kecil, terasa mudah haus padahal barusan minum, berat badan menurun drastis, gampang terasa lelah, kerap menderita kesemutan dan menderita luka yang sulit disembuhkan. Baca juga : Penyebab dan Gejala Tumor Otak 

...