Waktu Posting : 20-05-2016 10:24 | Dibaca : 2487x
12-09-2022 11:58
 Inkontinensia urine adalah  suatu kondisi yang sering dialami oleh para geriatri (lansia). Penuaan merupakan proses yang tidak dapat dihindari. Menjaga kesehatan tubuh merupakan hal yang harus kita perhatikan sedini mungkin, sebelum mencapai umur lanjut yang cenderung lebih rentan terhadap penyakit, seperti terkena penyakit inkontinensia urine.  Inkontinensia Urine Inkontinensia urine merupakan kondisi ketidakmampuan seseorang dalam menampung banyak urine. Urine dapat keluar melalui saluran kemih tanpa dikendalikan secara sadar atau justru mengalami kesulitan saat mengeluarkan urine. Banyak lansia menganggap bahwa inkontinensia urine merupakan bagian dari proses penuaan alami, sehingga sebagian besar dari mereka tidak mengunjungi rumah sakit. Sesungguhnya, terdapat beberapa kondisi dimana inkontinensia urine bukan disebabkan oleh proses penuaan, yakni disebabkan oleh penyakit tertentu. Obesitas, diabetes, infeksi, maupun kelainan mental tertentu dapat menyebabkan terjadinya gangguan tersebut. Diperlukan pemeriksaan ke dokter untuk mengetahui dengan pasti penyebab dari terjadinya inkontinensia urine. Berikut ini adalah 4 jenis inkontinensia urine yang umum ditemukan yaitu : 1. Stress Incontinence – Mengompol ketika sudah penuh Kandung kemih berfungsi untuk menampung urine hingga penuh. Penderita stress incontinencre memiliki otot pengatur proses berkemih yang lemah. Sehingga ketika sudah terisi penuh dan memberikan tekanan pada otot tersebut, urine dapat keluar. Proses ini dapat terjadi saat batuk, bersin, tertawa, maupun mengangkat beban berat. Kelainan ini dapat disebabkan oleh penuaan, kehamila, dan operasi. 2. Urge Incontinence – Ingin berkemih secara berkala Sering memiliki keinginan untuk bekemih secara tiba-tba dan terjadi pada interval yang singkat (kurang dari 30 menit). Kandung kemih belum terisi penuh, namun penderita urge incontinence ingin segera ke toilet. Hal ini terjadi karena adanya kontraksi dinding pembuluh darah yang tidak teratur sehingga menekan urine yang ditampung. Kemudian penderita merasakan keinginan untuk berkemih secara tibat-tiba dan mengeluarkan volume urine yang sedikit. Kelainan ini dapat disebabkan oleh infeksi, ketidakstabilan otot dinding pembuluh darah, dan tumor. 3. Overflow Incontinence – Mengeluarkan urine sedikit dan tiba-tiba Penderita overflow incontinence justru memiliki hambatan dalam mengeluarkan urine. Urine pada kandung kemih akan menumpuk dan hanya dapat keluar saat tekenannya sangat tinggi. Urine yang dapat keluar pun hanya sedikit, namun terjadi secara tiba-tiba. Jenis ini lebih banyak terjadi pada laki-laki dibandingkan perempuan. Kelainan ini dapat disebabkan oleh batu kandung kemih, perbesaran prostat, tumor, atau kerusakan saraf. 4. Mixed incontinence – Lebih dari satu jenis inkontinensia urine Penderita mengalami lebih dari satu jenis inkontinensia urin, seperti adanya stress incontinence dan urge incontinence secara bersamaan. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai jenis faktor, salah satunya penderita mengalami kandung kemih yang overaktif ditambah dengan adanya kelainan saat penutupan saluran kandung kemih. Penyebab Inkontinensia Urine  di antaranya adalah : ·         Usia (kelemahan otot dasar panggul) ·         Kehamilan dan persalinan ·         Kegemukan (obesitas) ·         Hormon, Menopause ·         Diabetes Melitus (DM), Stroke ·         Operasi pengangkatan rahim ·         Infeksi saluran kemih (ISK) ·         Penyakit paru-paru / Batuk kronik Tidak selalu mudah untuk mencegah inkontinensia urine, namun ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi kemungkinan terjadinya inkontinensia. Inilah pola hidup sehat yang harus dijalankan:  Dapatkan Berat Badan yang Sehat   Obesitas bisa meningkatkan risiko inkontinensia urine. Kamu bisa menurunkan risikonya dengan menjaga berat badan yang sehat melalui olahraga teratur dan makan sehat. Gunakan kalkulator berat badan sehat untuk melihat apakah berat badan sesuai dengan tinggi badan kamu.  Perhatikan Kebiasaan Minum       Tergantung pada masalah kandung kemih yang kamu alami, dokter biasanya memberikan saran tentang jumlah cairan yang harus diminum. Jika kamu mengalami inkontinensia urine, kurangi alkohol dan minuman yang mengandung kafein, seperti teh, kopi, dan minuman bersoda. Minuman ini bisa menyebabkan ginjal menghasilkan lebih banyak urine dan mengiritasi kandung kemih.  Jika kamu harus sering buang air kecil di malam hari (nokturia), cobalah minum lebih sedikit pada jam-jam sebelum tidur. Namun, pastikan tetap cukup minum di siang hari.  Setiap orang disarankan minum 6 hingga 8 gelas cairan sehari (tidak lebih), kecuali jika dokter menyarankan lebih. Banyak orang dengan inkontinensia urine menghindari minum cairan, karena mereka merasa hal itu menyebabkan masalah. Namun, membatasi asupan cairan membuat inkontinensia urine menjadi lebih buruk, karena mengurangi kapasitas kandung kemih.  Rutin Latihan Dasar Panggul     Hamil dan melahirkan bisa melemahkan otot-otot yang mengontrol aliran urine dari kandung kemih. Jika kamu hamil, memperkuat otot dasar panggul bisa mencegah inkontinensia urine.   Berhenti Merokok     Jika kamu merokok, maka risiko inkontinensia urine lebih tinggi. Hal ini karena batuk membuat otot dasar panggul jadi tegang. Jadi, menghentikan kebiasaan merokok dapat menjadi cara mencegah inkontinensia urine.  Lakukan Olahraga yang Tepat   Olahraga sit-up berdampak tinggi memberikan tekanan pada otot dasar panggul dan bisa meningkatkan kebocoran urine. Untuk memperkuat dasar panggul dan meredakan gejala, gantilah olahraga berdampak tinggi, seperti jogging dan aerobik, dengan latihan kekuatan seperti pilates. Olahraga pilates juga mampu memperkuat otot inti, yang bermanfaat untuk mencegah inkontinensia urine.  Hindari Mengangkat Beban   Mengangkat beban membuat otot dasar panggul tegang, jadi hindari kapanpun kamu bisa. Saat memang harus mengangkat sesuatu, seperti menggendong anak atau membawa tas belanjaan, kencangkan otot dasar panggul sebelum dan selama mengangkat.  Konsumsi Makanan yang Tepat     Hindari makanan pedas dan asam, seperti kari dan buah jeruk, karena dapat mengiritasi kandung kemih dan memperburuk kebocoran dan gejala inkontinensia lainnya.   Itulah yang perlu kamu ketahui mengenai pola hidup sehat yang bisa mencegah inkontinensia urine. Jika kamu mengalami inkontinensia urine yang tidak bisa ditangani sendiri, segera bicarakan pada dokter. Â
31-05-2014 19:45
Meski tampaknya tidak serius, kram atau nyeri otot selalu tidak menyenangkan penderitanya. Biasanya muncul akibat berlebihnya aktivitas fisik saat berolahraga. Gejala Adapun gejala kram dan nyeri otot bisa ditengarai dengan timbulnya hal-hal berikut : Otot mengejang tiba-tiba saat aktivitas berlangsung. Nyeri dan kaku otot setelah aktivitas. Kejang otot di malam hari, terutama di betis. Saat disentuh otot terasa sakit. Apa Itu Kram Dan Nyeri Otot? Ada dua tipe nyeri otot. Pertama, nyeri dan kaku akan makin parah saat beraktivitas (lari, jalan, menggali, membawa beban). Dokter menyebutnya delayed onset muscle soreness (DOMS). Tipikalnya, dimulai sehari atau dua hari setelah aktivitas, bahkan hingga seminggu. Baca juga : Jangan Sepelekan Influenza Bila otot tiba-tiba berkontraksi dan tidak dapat rileks, inilah nyeri tipe kedua, disebut kram. Biasanya mengenai paha, betis, telapak. Dapat terjadi setiap waktu, bahkan saat tidur sekalipun. Penyebabnya Meski kondisi tubuh oke, aktivitas baru bisa menyebabkan nyeri otot. Contohnya, Anda seorang pelari. Ketika menolong teman menggeser meja yang berat, nyeri pada lengan dan bahu bisa muncul. Para ahli bilang, nyeri merupakan gejala robekan mikroskopik (sangat kecil) pada otot, yang akan membaik selama beberapa hari. Aktivitas yang menuntut otot meregang agak kuat seperti berlari menuruni bukit kerap menyebabkan terjadinya cedera. Sebaliknya, kram otot bukanlah hasil dari cedera, meski tidak ada yang tahu tepatnya kenapa hal ini terjadi. Barangkali akibat tidak seimbangnya mineral-mineral (kalsium, megnesium, potasium, sodium) yang mengatur kontraksi dan rileksasi otot atau karena kurang air. Latihan fisik yang terlalu berat sepanjang hari bisa jadi memunculkan kram pada bertis yang menimbulkan nyeri cukup menyakitkan saat Anda tidur nyenyak di malam hari, seperti juga bila Anda memakai sepatu bersol tinggi atau terlalu sempit. Penanganan Agar kebutuhan mineral menyokong kontraksi otot, asuplah kalsium dan magnesium secara rutin. Kebanyakan orang mendapatkan cukup potasium dan sodium atau natrium dari bahan makanan yang ada. Konsumsi juga vitamin E setiap hari jika Anda cenderung mudah mengalami kram saat berolahraga. Baca juga : Jaga Kesehatan Mulut Untuk Redam Penyakit Para binaragawan acapkali menggunakan suplemen kreatin untuk meningkatkan massa otot. Bahan ini terbukti menolong mengembalikan robekan mikroskopik saat latihan berat atau cedera terjadi. Apalagi yang bisa dilakukan? Banyak minum air sebelum, selama dan setelah olahraga. Lakukan pemanasan dan peregangan sebelum olahraga dan pendinginan setelahnya. Gunakan es bila nyeri makin parah untuk redakan peradangan. Minyak herbal bisa digunakan untuk meringankan nyeri. Campurkan setengah ons minyak netral seperti minyak almon dengan beberapa tetes minyak dari bahan tanaman jahe, lavender, peppermint, dan eucalyptus (minyak kayu putih). Dengan lembut, balurkan ke otot yang nyeri sambil dipijat. Untuk meredakan nyeri di otot betis, tekuk kaki, pegang ujung-ujung jari kaki dan jempol kaki dengan tangan dan dengan lembut tarik ke arah lutut saat Anda duduk dengan kaki selonjor. Pijatlah betis pada saat yang sama untuk merilekskan otot. Meregangkan otot dapat mengurangi risiko nyeri otot. Berdirilah selangkah menghadap dinding. Majukan kaki kanan. Kaki kiri masih dalam posisi luruh. Kedua tangan lurus menahan dinding, lalu tempelkan muka ke dinding. Diam dalam posisi ini selama 15 sampai 20 detik. Ulangi dan ganti kaki kiri yang maju. Atasi dengan herbal ·Herbal seperti bromelain dan kulit kayu pohon wilow putih bisa digunakan. Bila sulit mendapatkannya, Anda bisa memilih obat bebas seperti aspirin atau ibuprofen. Bromelain (sebuah enzim dari buah nanas) memiliki efek antiperadangan bagi otot dan membantu mengurangi mengeringnya cairan otot saat cedera. Biasanya disebut aspirin alami. Kulit kayu wilow putih diperoleh dari kulit kayu bagian dalam pohon wilow putih. Sangat efektif untuk meredakan nyeri. Herbal valerian merupakan obat tidur alami yang berguna bila rasa sakit ini muncul saat tidur. Konsumsi suplemen ini dengan kombinasi yang cocok agar nyeri lenyap. Selain kulit kayu wilow bisa juga dikombinasikan dengan obat bebas.
18-06-2014 23:57
Tubuh ideal tidak cuma didapat dari diet ketat. Ada tiga hal mudah yang dapat Anda cermati untuk bergaya hidup sehat hingga dapat memperoleh tubuh yang ideal. Tersebut dibawah ini ialah penjelasan dari ketiga pilar hidup sehat itu : Makanan sehat Terbagi dalam protein, lemak, karbohidrat, serat, mineral, vitamin. Ambillah karbohidrat kompleks seperti umbi-umbian, buah-buahan, gandum. Kegemukan berlangsung bukan hanya sebab bahan makanannya, namun seringkali lantaran langkah pemrosesan juga bumbunya. Di bawah ini ialah panduan serta fakta sekitar kandungan makanan yang perlu Anda di ketahui : Kandungan gula yang tinggi lebih beresiko dari kolesterol, lantaran mengakibatkan pembuluh darah terhalang. Kurangi konsumsi makanan yang banyak memiliki kandungan gula, juga buah-buahan berkadar gula tinggi. Bila badan memerlukan konsumsi gula untuk daya, biarlah sel badan memecah lemak serta membuatnya semacam sumber daya. Disitulah manfaat paling baik dari lemak yang ada pada badan kita. Baca juga : Tips Atasi Perut Kembung Jangan telat makan meskipun 15 menit saja. Konsumsilah teratur tiga kali satu hari, buang komponen karbohidratnya. Menaikkan protein tambah baik, sayuran yang terlampau banyak dapat bikin Anda kembung. Kadang kita menentukan susu rendah lemak, walau sebenarnya bila kita konsumsi susu yang kita perlukan ialah lemak yang terdapat didalamnya. Janganlah takut dengan lemak lantaran diperlukan badan, kekurangan lemak nyatanya dapat menyebabkan depresi. Kurangi konsumsi daging impor, lantaran banyak memiliki kandungan omega 6. Daging lokal memanglah kadang-kadang jadi agak keras, namun itu lantaran kandungan lemaknya rendah. Tentukan daging merah lantaran benar-benar baik untuk menyingkirkan glikasi atau penebalan di pembuluh darah. Baca juga : Obesitas Bisa Merusak Kesehatan dan Penampilan Untuk yang tak konsumsi daging, atur makanan supaya lebih seimbang. Umumnya kacang-kacangan juga kurang baik lantaran bisa menyebabkan asam yang lama kelamaan bisa menyebabkan osteoporosis. Lebih konsumsi beet juga bayam merah serta sejenisnya. Olahraga Dalam olahraga, yang utama diperlukan badan ialah peregangan otot atau stretching. Kerjakan tiap-tiap habis bangun tidur. Lalu cardio, dengan tipe low impact tetapi dikerjakan dalam durasi yang panjang. Umpamanya treadmill, jalan cepat, bersepeda. Serta yang paling akhir, pembentukan otot. Sebagai upaya untuk pencegahan osteoporosis, maka pembentukan otot terasa penting sekali. Tidur berkualitas Sekitar jama 21.00 - 03.30 WIB adalah saat yang paling baik untuk tidur. Pada saat ini tubuh kita akan menghasilkan hormon dan berlangsung perbaikan beberapa sel tubuh yang rusak. Waktu tidur ada hormon leptin yang di produksi, hormon ini menghindari kita dari rasa hendak makan yang manis-manis. Produksi hormon itu bakal menyusut waktu kita kurang tidur, hingga waktu bangun esok harinya badan inginkan makanan dengan rasa manis itu. Tidur yang kurang juga memengaruhi stabilitas emosi. Maka, tidur yang berkwalitas bakal menolong badan Anda melakukan perbaikan beberapa sel badan yang rusak serta menghasilkan hormon yang baik untuk menolong Anda terlepas dari kehendak mengkonsumsi makanan manis yang mengakibatkan rusaknya kesehatan.