Cara Mengatasi Inkontenesia Urine dan Jenisnya

Additional Image

Waktu Posting : 12-09-2022 11:58 | Dibaca : 630x

 

Inkontinensia urine adalah  suatu kondisi yang sering dialami oleh para geriatri (lansia). Penuaan merupakan proses yang tidak dapat dihindari. Menjaga kesehatan tubuh merupakan hal yang harus kita perhatikan sedini mungkin, sebelum mencapai umur lanjut yang cenderung lebih rentan terhadap penyakit, seperti terkena penyakit inkontinensia urine.

 

Inkontinensia Urine

Inkontinensia urine merupakan kondisi ketidakmampuan seseorang dalam menampung banyak urine. Urine dapat keluar melalui saluran kemih tanpa dikendalikan secara sadar atau justru mengalami kesulitan saat mengeluarkan urine.

Banyak lansia menganggap bahwa inkontinensia urine merupakan bagian dari proses penuaan alami, sehingga sebagian besar dari mereka tidak mengunjungi rumah sakit. Sesungguhnya, terdapat beberapa kondisi dimana inkontinensia urine bukan disebabkan oleh proses penuaan, yakni disebabkan oleh penyakit tertentu.

Obesitas, diabetes, infeksi, maupun kelainan mental tertentu dapat menyebabkan terjadinya gangguan tersebut. Diperlukan pemeriksaan ke dokter untuk mengetahui dengan pasti penyebab dari terjadinya inkontinensia urine.

Berikut ini adalah 4 jenis inkontinensia urine yang umum ditemukan yaitu :

1. Stress Incontinence – Mengompol ketika sudah penuh

Kandung kemih berfungsi untuk menampung urine hingga penuh. Penderita stress incontinencre memiliki otot pengatur proses berkemih yang lemah. Sehingga ketika sudah terisi penuh dan memberikan tekanan pada otot tersebut, urine dapat keluar. Proses ini dapat terjadi saat batuk, bersin, tertawa, maupun mengangkat beban berat. Kelainan ini dapat disebabkan oleh penuaan, kehamila, dan operasi.

2. Urge Incontinence – Ingin berkemih secara berkala

Sering memiliki keinginan untuk bekemih secara tiba-tba dan terjadi pada interval yang singkat (kurang dari 30 menit). Kandung kemih belum terisi penuh, namun penderita urge incontinence ingin segera ke toilet. Hal ini terjadi karena adanya kontraksi dinding pembuluh darah yang tidak teratur sehingga menekan urine yang ditampung.

Kemudian penderita merasakan keinginan untuk berkemih secara tibat-tiba dan mengeluarkan volume urine yang sedikit. Kelainan ini dapat disebabkan oleh infeksi, ketidakstabilan otot dinding pembuluh darah, dan tumor.

3. Overflow Incontinence – Mengeluarkan urine sedikit dan tiba-tiba

Penderita overflow incontinence justru memiliki hambatan dalam mengeluarkan urine. Urine pada kandung kemih akan menumpuk dan hanya dapat keluar saat tekenannya sangat tinggi. Urine yang dapat keluar pun hanya sedikit, namun terjadi secara tiba-tiba. Jenis ini lebih banyak terjadi pada laki-laki dibandingkan perempuan. Kelainan ini dapat disebabkan oleh batu kandung kemih, perbesaran prostat, tumor, atau kerusakan saraf.

4. Mixed incontinence – Lebih dari satu jenis inkontinensia urine

Penderita mengalami lebih dari satu jenis inkontinensia urin, seperti adanya stress incontinence dan urge incontinence secara bersamaan. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai jenis faktor, salah satunya penderita mengalami kandung kemih yang overaktif ditambah dengan adanya kelainan saat penutupan saluran kandung kemih.

Penyebab Inkontinensia Urine  di antaranya adalah :

·         Usia (kelemahan otot dasar panggul)

·         Kehamilan dan persalinan

·         Kegemukan (obesitas)

·         Hormon, Menopause

·         Diabetes Melitus (DM), Stroke

·         Operasi pengangkatan rahim

·         Infeksi saluran kemih (ISK)

·         Penyakit paru-paru / Batuk kronik

Tidak selalu mudah untuk mencegah inkontinensia urine, namun ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi kemungkinan terjadinya inkontinensia. Inilah pola hidup sehat yang harus dijalankan:

 

Dapatkan Berat Badan yang Sehat

    Obesitas bisa meningkatkan risiko inkontinensia urine. Kamu bisa menurunkan risikonya dengan menjaga berat badan yang sehat melalui olahraga teratur dan makan sehat. Gunakan kalkulator berat badan sehat untuk melihat apakah berat badan sesuai dengan tinggi badan kamu.

 

Perhatikan Kebiasaan Minum

       Tergantung pada masalah kandung kemih yang kamu alami, dokter biasanya memberikan saran tentang jumlah cairan yang harus diminum. Jika kamu mengalami inkontinensia urine, kurangi alkohol dan minuman yang mengandung kafein, seperti teh, kopi, dan minuman bersoda. Minuman ini bisa menyebabkan ginjal menghasilkan lebih banyak urine dan mengiritasi kandung kemih.

 

Jika kamu harus sering buang air kecil di malam hari (nokturia), cobalah minum lebih sedikit pada jam-jam sebelum tidur. Namun, pastikan tetap cukup minum di siang hari.  Setiap orang disarankan minum 6 hingga 8 gelas cairan sehari (tidak lebih), kecuali jika dokter menyarankan lebih. Banyak orang dengan inkontinensia urine menghindari minum cairan, karena mereka merasa hal itu menyebabkan masalah. Namun, membatasi asupan cairan membuat inkontinensia urine menjadi lebih buruk, karena mengurangi kapasitas kandung kemih.

 

Rutin Latihan Dasar Panggul

    Hamil dan melahirkan bisa melemahkan otot-otot yang mengontrol aliran urine dari kandung kemih. Jika kamu hamil, memperkuat otot dasar panggul bisa mencegah inkontinensia urine.

 

 

Berhenti Merokok

    Jika kamu merokok, maka risiko inkontinensia urine lebih tinggi. Hal ini karena batuk membuat otot dasar panggul jadi tegang. Jadi, menghentikan kebiasaan merokok dapat menjadi cara mencegah inkontinensia urine.

 

Lakukan Olahraga yang Tepat

   Olahraga sit-up berdampak tinggi memberikan tekanan pada otot dasar panggul dan bisa meningkatkan kebocoran urine. Untuk memperkuat dasar panggul dan meredakan gejala, gantilah olahraga berdampak tinggi, seperti jogging dan aerobik, dengan latihan kekuatan seperti pilates. Olahraga pilates juga mampu memperkuat otot inti, yang bermanfaat untuk mencegah inkontinensia urine.

 

Hindari Mengangkat Beban

    Mengangkat beban membuat otot dasar panggul tegang, jadi hindari kapanpun kamu bisa. Saat memang harus mengangkat sesuatu, seperti menggendong anak atau membawa tas belanjaan, kencangkan otot dasar panggul sebelum dan selama mengangkat.

 

Konsumsi Makanan yang Tepat

    Hindari makanan pedas dan asam, seperti kari dan buah jeruk, karena dapat mengiritasi kandung kemih dan memperburuk kebocoran dan gejala inkontinensia lainnya.

 

  Itulah yang perlu kamu ketahui mengenai pola hidup sehat yang bisa mencegah inkontinensia urine. Jika kamu mengalami inkontinensia urine yang tidak bisa ditangani sendiri, segera bicarakan pada dokter.

 


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Tips Atasi Nyeri Otot Setelah Berolahraga

22-06-2014 10:56

Sempatkah Anda menderita nyeri di bagian badan sesudah coba jenis olahraga baru atau sesudah memaksakan diri untuk olahraga lebih berat dibanding umumnya? Nyeri otot yang nampak 1 sampai 2 hari sesudah olahraga bisa dihadapi oleh seluruh orang. Janganlah cemas! Nyeri atau kekakuan otot ini adalah normal, umumnya tak berjalan lama sekalian mengisyaratkan bahwasanya olahraga Anda telah benar. Bagaimana cara mencegah nyeri pada otot sesudah olahraga. 1. Mengapa otot saya nyeri sesudah olahraga? Nyeri otot sesudah kegiatan otot di kenal semacam Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS), momen ini kerap berlangsung apabila kita mengawali jenis olahraga baru, mengubah style olahraga kita atau menaikkan durasi serta intentistas olahraga. Waktu otot bekerja lebih berat dibanding umumnya, terjadinya rusaknya mikroskopis pada serat otot, yang menyebabkan rasa nyeri serta kaku. 2. Apakah DOMS bisa berlangsung pada tiap-tiap orang? DOMS bisa berlangsung pada tiap-tiap orang yang olahraga, juga atlit pun bisa alami tanda-tanda ini. Tetapi, tenang saja karena nyeri DOMS bisa hilang waktu otot telah mulai punya kebiasaan dengan beban yang didapatkan pada mereka. Nyeri adalah sistem penyesuaian yang bisa menyebabkan stamina serta kemampuan pada otot waktu pulih.   Baca juga : Faedah Kesehatan Jinten Bagi Tubuh 3. Kesibukan fisik apa yang bisa menyebabkan DOMS? Seluruh wujud gerakan yang tak umum anda kerjakan bisa menyebabkan DOMS, terlebih gerakan di mana berlangsung kontraksi otot waktu otot memanjang (eccentric muscle contraction). Misal kesibukan fisik nya ialah naik turun tangga, jogging atau lari ke bawah, sistem penurunan beban, push up atau squat. 4. Berapakah lama DOMS bisa berjalan? DOMS bisa berjalan pada 3 sampai 5 hari. Intensitas nyeri bisa tengah atau berat, umumnya nampak 1 atau 2 hari sesudah olahraga. Nyeri otot ini janganlah sempat disamakan dengan nyeri mendadak, menusuk, serta berat yang dikarenakan oleh terkilirnya otot.   Baca juga : Tiga Macam Olahraga Penambah Mesra Pasangan 5. Bagaimana jalan menyembuhkan DOMS? Tiada jalan gampang untuk menyembuhkan DOMS. Tiada yang dibuktikan 100% efisien. Penyembuhan seperti kompres dingin, pijat, obat-obatan untuk peradangan seperti aspirin atau ibuprofen, bisa menolong menyingkirkan tanda-tanda, Pada wajarnya DOMS tak memerlukan penyembuhan tetapi apabila nyeri makin kronis, atau bengkak atau urin jadi gelap harapa selekasnya membawa diri ke dokter. Tetapi sebisa-bisanya jauhi meminum memaksakan diri untuk olahraga dengan meminum pereda nyeri sebelum saat olahraga. 6. Bagaimana menghindar DOMS? Satu diantara jalan paling baik untuk menghindar DOMS ialah dengan mengawali gerakan olahraga baru dengan cara perlahan. Hal semacam ini bakal menyajikan saat untuk otot menyesuaikan pada gerakan baru. Lakukan pemanasan sebelum saat olahraga pula bisa menolong kurangi DOMS, walaupun belum dapat dibuktikan. 7. Apakah saya bisa meneruskan olahraga dengan DOMS? Anda bisa olahraga dengan DOMS walaupun bisa rasakan perasaan kurang nyaman. Anda bisa rasakan nyeri hilang waktu mulai melakukan aktivitas tetapi bisa nampak kembali waktu beristirahat. Apabila nyeri bikin susah untuk olahraga, janganlah dipaksakan, coba gerakan lain yang memakai otot lain. 8. Apakah DOMS bisa nampak lagi? DOMS adalah sistem di mana otot menyesuaikan, jadi apabila Anda beraktivitas dengan intensitas yang sama maka rusaknya otot bakal sedikit, serta pengobatan bakal lebih cepat.

Featured Image
Katarak Penyakit Mata yang Dapat Disembuhkan dengan Operasi Katarak

19-10-2025 14:48

Katarak adalah salah satu penyakit mata yang paling sering menyerang masyarakat, terutama kelompok usia lanjut. Penyakit ini ditandai dengan kekeruhan pada lensa mata yang secara perlahan menyebabkan penglihatan menjadi buram. Banyak orang menganggap katarak sebagai penyakit tua yang tidak bisa diobati, padahal faktanya katarak dapat disembuhkan secara efektif melalui operasi katarak.Katarak bukan hanya masalah kesehatan mata biasa. Jika dibiarkan tanpa pengobatan, katarak bisa menyebabkan kebutaan permanen. Namun, kabar baiknya, teknologi medis modern saat ini memungkinkan penderita katarak untuk mendapatkan penglihatan yang jernih kembali hanya dalam waktu singkat.Apa Itu Katarak?Katarak adalah kondisi ketika lensa mata yang normalnya bening berubah menjadi keruh. Lensa mata berfungsi memfokuskan cahaya ke retina, sehingga kita dapat melihat dengan jelas. Ketika lensa menjadi keruh, cahaya tidak dapat masuk secara optimal, membuat penglihatan menjadi kabur, seperti melihat melalui jendela berkabut.Penyebab katarak bisa beragam, tetapi faktor usia merupakan penyebab paling umum. Seiring bertambahnya usia, struktur protein pada lensa mata mengalami perubahan, sehingga lensa kehilangan kejernihannya. Selain faktor usia, paparan sinar ultraviolet berlebihan, diabetes, cedera mata, merokok, dan penggunaan obat-obatan tertentu dalam jangka panjang juga dapat mempercepat timbulnya katarak.Gejala Katarak yang Perlu DiwaspadaiKatarak biasanya berkembang secara perlahan, sehingga banyak orang tidak langsung menyadari bahwa penglihatannya mulai menurun. Beberapa gejala umum katarak antara lain :Penglihatan menjadi buram atau berkabut.Sensitif terhadap cahaya terang atau silau.Warna terlihat pudar atau kekuningan.Sering mengganti kacamata atau lensa kontak karena penglihatan terus berubah.Penglihatan ganda pada satu mata.Kesulitan melihat di malam hari.Jika Anda mengalami gejala-gejala di atas, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter spesialis mata. Semakin cepat katarak terdeteksi, semakin baik hasil pengobatannya.Faktor Risiko KatarakBeberapa faktor dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami katarak, antara lain:Usia lanjut (di atas 50 tahun)Paparan sinar matahari UV berlebihan tanpa pelindung mataMerokok dan konsumsi alkoholRiwayat diabetesPenyakit mata lainnya atau cedera mataRiwayat keluarga dengan katarakPenggunaan kortikosteroid jangka panjangPencegahan katarak tidak dapat sepenuhnya dilakukan, tetapi menghindari faktor risiko di atas dapat memperlambat proses kekeruhan lensa mata.Mengapa Operasi Katarak Menjadi Solusi EfektifSatu-satunya cara untuk menyembuhkan katarak adalah dengan operasi katarak. Obat tetes atau kacamata tidak dapat menghilangkan kekeruhan lensa mata. Operasi katarak adalah prosedur medis untuk mengangkat lensa mata yang keruh dan menggantinya dengan lensa buatan (IOL intraocular lens) yang jernih.Operasi katarak saat ini tergolong prosedur cepat, aman, dan minim rasa sakit. Dalam banyak kasus, pasien tidak perlu rawat inap dan dapat pulang pada hari yang sama. Prosedur operasi biasanya memakan waktu sekitar 1530 menit, tergantung kondisi pasien.Teknik operasi yang umum digunakan antara lain:Phacoemulsifikasi teknik modern dengan sayatan kecil. Lensa yang keruh dihancurkan menggunakan gelombang ultrasonik, lalu diangkat dan diganti dengan lensa buatan.ECCE (Extracapsular Cataract Extraction) teknik dengan sayatan lebih besar, biasanya untuk katarak stadium lanjut.Proses dan Tahapan Operasi KatarakPemeriksaan pra-operasi dokter akan melakukan tes ketajaman penglihatan, mengukur tekanan bola mata, dan menentukan jenis lensa buatan yang akan dipasang.Anestesi lokal area mata akan dibius ringan, sehingga pasien tidak merasa sakit selama operasi.Pengangkatan lensa keruh dokter membuat sayatan kecil, lalu mengangkat lensa yang mengalami katarak.Pemasangan lensa buatan lensa buatan dipasang untuk menggantikan fungsi lensa alami.Pemulihan setelah operasi katarak, pasien akan diberikan pelindung mata dan obat tetes untuk mencegah infeksi.Pemulihan Setelah Operasi KatarakPemulihan pasca operasi katarak biasanya berlangsung cepat. Banyak pasien melaporkan penglihatan membaik dalam 2448 jam setelah operasi. Namun, beberapa hal perlu diperhatikan:Hindari mengucek atau menekan mata.Gunakan obat tetes sesuai anjuran dokter.Kenakan pelindung mata saat tidur dalam beberapa hari pertama.Hindari aktivitas berat dan berenang selama masa pemulihan.Lakukan kontrol sesuai jadwal dokter.Dengan mengikuti petunjuk pasca operasi, kemungkinan keberhasilan operasi katarak sangat tinggi. Tingkat keberhasilan operasi katarak modern mencapai lebih dari 95%, dan komplikasi sangat jarang terjadi.Pencegahan dan Perawatan Mata Sehari-hariMeskipun katarak tidak selalu bisa dicegah sepenuhnya, ada beberapa langkah yang dapat membantu menjaga kesehatan mata:Gunakan kacamata hitam saat berada di bawah sinar matahari langsung.Konsumsi makanan kaya antioksidan, seperti wortel, bayam, brokoli, dan ikan berlemak.Hindari merokok dan konsumsi alkohol berlebihan.Kontrol kadar gula darah, terutama bagi penderita diabetes.Periksa mata secara rutin, terutama setelah usia 40 tahun.Dengan gaya hidup sehat dan pemeriksaan mata berkala, katarak dapat dideteksi lebih awal dan ditangani sebelum mengganggu kualitas hidup.Katarak adalah penyebab utama gangguan penglihatan di dunia, terutama pada orang berusia lanjut. Meski terdengar menakutkan, katarak bukanlah akhir dari penglihatan yang jernih. Operasi katarak terbukti menjadi solusi efektif untuk mengembalikan penglihatan dan kualitas hidup penderita. Prosedurnya cepat, aman, dan memiliki tingkat keberhasilan tinggi.Jadi, jika Anda atau orang terdekat mulai merasakan gejala katarak  seperti penglihatan buram atau kesulitan melihat di malam hari, jangan tunda untuk konsultasi ke dokter spesialis mata. Semakin cepat katarak ditangani, semakin besar peluang untuk mendapatkan kembali penglihatan yang optimal.

Featured Image
Kiat Sukses Dalam Menjalani Diet

11-09-2014 10:44

Diet adalah upaya spesial yang dikerjakan beberapa orang supaya terlihat lebih kurus, terlihat lebih langsing, nampak lebih porposional, terlihat lebih cantik, terlihat lebih ganteng serta sejuta dalih untuk melaksanakan diet dengan maksud mengurangi berat tubuh. Namun, kadang-kadang banyak yang mengaplikasikan langkah yang salah dalam menjalani diet, sampai membuat diet yang menyiksa tubuh, seperti tak makan berhari-hari. Stop diet dengan cara menyiksa diri Anda, di bawah ini panduan diet tanpa ada terasa tersiksayang aman untuk kesehatan anda. Dengan beberapa langkah panduan diet tanpa ada menyiksa tubuh praktis tersebut, Anda bisa menggerakkan program diet Anda tanpa ada terasa tersiksa. Apa sajakah trick diet sehat yang tak bikin Anda tersiksa?   Baca juga : Cara Menjaga Keindahan Mata Dengan Mudah Minum air putih Minum air bisa kurangi perasaan lapar, Anda bisa coba meminum satu gelas air putih saat sebelum tergoda hasrat untuk mengemil. Rasa lapar bisa menyusut dengan mengkonsumsi air putih, akhirnya jumlah makan juga menyusut. Kecuali itu, air putih bisa melarutkan lemak yang ada pada tubuh hingga mengonsumsinya amat baik untuk kesehatan. Pajang makanan sehat Anda Letakkan makanan sehat seperti buah atau sayuran ditempat yang gampang tampak bakal mempermudah Anda untuk menjangkaunya. Umpamanya dengan meletakkannya dibagian tengah kulkas, demikian sebaliknya posisi keju, biscuit, minuman soda atau makanan lain yang kaya kalori bisa ditempatkan ditempat yang kurang tampak. Lebih makanan sehat dalam piring Cobalah imbuhkan sayuran pada piring Anda. Bisa saja sesekali merasakan makanan di restoran kesayangan Anda, namun janganlah lupa pesan seporsi salad semacam pelengkap. Sayuran kaya bakal serat yang dapat bikin Anda terus terasa kenyang hingga perut tak menagih untuk selalu di isi. Nikmati makanan Mereka yang sukai makan cepat condong lebih cepat gemuk. Hal semacam ini karena sebab bila manusia makan dengan cara perlahan-lahan serta merasakan makanannya, jadi bakal menyajikan cukup banyak saat supaya tubuh bisa berikan tanda kenyang pada otak hingga jumlah makanan yang dikonsumsi lebih sedikit. Jauhi pula makan sembari mengobrol atau melihat tv. Rutinitas seperti ini bakal bikin Anda makan dalam jumlah semakin banyak.   Baca juga : Rutinlah Olahraga Jika Mau Hidup Sehat Buat catatanan makanan Mencatat makanan apa sajakah yang sudah Anda santap bisa menolong Anda lebih waspada untuk tiap-tiap makanan yang bakal disantap lagi. Ini pula bakal menolong supaya tak kecolongan dengan makanan yang tinggi kalori yang masuk pada badan. Catatan sebaiknya di buat dengan cara akurat serta komplit. Tulis seluruhnya yang Anda santap termasuk juga dalam jumlah yang kecil seperti 2 keping biskuit pula seluruhnya topping dari makanan yang disantap. Umpamanya, waktu makan roti, tulis topping apa yang digunakan. Tulis pula seberapa banyak jumlah yang Anda makan. Karenanya ada catatan, bisa dianalisa apa yang kurang lebih sudah bikin berat tubuh Anda jadi tambah. Yang perlu diingat dalam lakukan diet ialah pentingnya berlaku realistis, janganlah mengharapkan untuk turun terlampau banyak dalam periode waktu singkat. Dengan pikiran yang tenang serta mengaplikasikan trick praktis ini bisa bikin Anda tak takut waktu bakal lakukan program diet.

...