Waktu Posting : 05-06-2014 12:00 | Dibaca : 2761x
02-06-2014 06:11
Evolusi membuat beberapa fungsi organ-organ menjadi tidak terlihat, padahal mungkin organ-organ tersebut dulunya sangat bermanfaat bagi nenek moyang manusia. Berikut ini penjelasan fungsi dari organ-organ yang terlihat kurang berguna tersebut. 1. Puting susu pada pria Puting susu pada wanita berguna untuk menyusui keturunannya yang masih bayi, namun pada pria, fungsi organ ini seperti tidak ada. Puting susu pada pria sebenarnya ada karena semua makluk hidup saat diciptakan awalnya adalah wanita. Sehingga kedua jenis kelamin sama-sama memiliki puting susu, namun tanpa estrogen (hormon kewanitaan), organ tersebut hanyalah ornamen semata. Baca juga : Ketahui 4 Asupan Pencegah Migrain 2. Rambut ketiak Profesor evolusi biologi manusia di Harvard University, Daniel Lieberman, menjelaskan, ada dua tipe kelenjar keringat di tubuh, ekrin dan apokrin yang banyak terdapat pada ketiak. Kelenjar apokrin penting untuk mengeluarkan sinyal seksual. Sehingga dengan adanya rambut, bau yang dihasilkan dari kelenjar tersebut bertahan lebih lama. 3. Alis Para peneliti percaya, alis dapat melindungi mata dari keringat dan air hujan, sehingga membantu nenek moyang untuk berburu. Namun menurut Lieberman, alis juga berfungsi untuk menunjukkan emosi sehingga membantu dalam berkomunikasi. 4. Usus buntu Usus buntu merupakan organ vestigial, yang artinya kehilangan banyak fungsi awalnnya karena proses evolusi. Awalnya, kata Lieberman, organ ini berfungsi sebagai wadah fermentasi pada usus. Namun karena manusia tidak lagi makan makanan berkualitas rendah seperti rumput, maka organ ini tidak lagi berfungsi. Namun penelitian menunjukkan, organ ini mungkin penting sebagai tempat tumbuhnya banyak bakteri "baik". Baca juga : Apakah Minum Susu Bikin Tubuh Gemuk? 5. Amandel Amandel merupakan organ yang penting untuk sistem imun. Melalui mulut, bakteri banyak masuk ke dalam tubuh. Nah, untuk mencegah infeksi, maka sel imun di tenggorokan melancarkan aksi melawan bakteri tersebut . 6. Gigi bungsu Gigi merupakan organ yang sudah tumbuh meski belum digunakan. Artinya meskipun gigi bungsu baru terlihat setelah dewasa, namun sejatinya organ ini sudah tumbuh jauh sebelumnya. Dulu manusia membutuhkan gigi bungsu untuk mendukung tulang rahang supaya tumbuh dengan baik. Namun karena manusia makan makanan yang tergolong lunak dan masak, maka tulang rahang pun tidak tumbuh dengan kapasitas penuh. Sehingga tidak ada tempat bagi gigi bungsu untuk tumbuh.
14-06-2014 16:57
Tips Kesehatan - Migrain ialah sakit kepala berat yang menyerang sebelah kepala, kiri atau kanan saja. Tidak hanya kepala yang di buat nyut-nyutan, namun juga melibatkan sensorik, maka dari itu pasien sering terasa lebih peka pada sinar serta nada, mual, muntah, kaki serta tangan kesemutan atau kebas. Satu dari empat wanita diprediksikan menanggung derita nyeri kepala samping ini. Menurut banyak studi, migrain tiga kali lipat semakin banyak berlangsung pada wanita dibanding pria. Migrain sebagai kejadian neuropsikologi yang spektakuler, melibatkan ledakan aktivitas listrik yang bermula di pusat penglihatan di otak. Itu sebabnya sakit kepala migrain juga meliputi aura visual, misalnya terjadi bintik-bintik kebutaan (blind spots) yang terjadi pada 20-30 persen pasien migran. Baca juga : Berkelit dari Serangan Vertigo Aktivitas listrik itu lalu menyerbu seperti gelombang ke area otak yang mengontrol sensasi. Tak heran jika pasien juga merasakan kesemutan atau kebas, seperti ditusuk jarum. Gelombang itu lalu menghantam area yang mengontrol bahasa. Saat itu terjadi, pasien mendadak sulit menemukan kata-kata atau gagap. Ahli lain menyatakan migran berlangsung lantaran ada pembesaran pembuluh darah serta dikeluarkannya zat kimia dari serat saraf yang melilit pembuluh darah. Akhirnya setelah itu, berlangsung peradangan, timbul nyeri, serta pembesaran arteri. Nyeri migrain dapat berjalan sepanjang sekian hari. Sakit kepala ini mengakibatkan system saraf simpatik merespon, maka nampak rasa mual, diare, serta muntah. Tanggapan ini dapat tunda pengosongan lambung ke usus kecik, hingga memengaruhi penyerapan makanan, kurangi aliran darah. Alhasil tangan serta kaki jadi dingin, lalu meningkatlah kepekaan pada sinar serta nada. Baca juga : Deteksi Dini Keberadaan Kanker Kolon (Usus Besar) Diperkirakan pemicu migrain terkait dengan bau, cahaya, gerakan, dan suara, walau pun masih sulit ditemukan. Diduga faktor gen pun ikut berperan di sini. Ketidakseimbangan hormon, terutama estrogen, menjadi hal yang sering memicu terjadinya migrain sehingga wajar jika perempuan banyak yang terkena penyakit ini. Memang, tidak enak rasanya ketika migrain sedang berkuasa. Pekerjaan yang harus diselesaikan bakal tertunda gara-gara serangan migrain. Tidak ada jalan, kecuali segera mengistirahatkan diri guna meredakan nyeri kepala sebelah itu. Melakukan teknik rileksasi, pijatan, atau bahkan akupuntur dapat membantu mengurangi nyeri. Akan lebih baik bila Anda memiliki catatan harian tentang migrain agar tahu pemicu dan cara mengelolanya bila mengalami serangan lagi di kemudian hari.
29-05-2014 17:04
Bronkitis adalah persoalan infeksi pada pernapasan sisi atas yang berlangsung pada anak-anak. Masalah ini memanglah umum berlangsung pada anak-anak, dan kerapkali mencemaskan orang tua. Tanda-tanda bronkhitis pada anak tampak sangat umum, yakni seperti penyakit biasanya, atau lebih mirip tanda-tanda flu. Bronkhitis pada balita yang tak memperoleh penanganan yang jitu dapat juga jadi kritis. Flu dilangsir jadi pemicu yang paling kerap dari bronkhitis pada balita. Kecuali flu, batuk yang berkelanjutan, juga melebihi 1 bln. lamanya dapat disangka semacam pemicu bronkhitis. Penumpukan lendir pada saluran pernapasan ialah pemicu dari bronkhitis pada balita. Karena itu, bronkhitis ini bakal mereda bila lendir itu sukses dilenyapkan. Baca juga : Tips Praktis Atasi Sariawan di Mulut Orang tua kerap cemas, seperti apakah batuk yang mengidentifikasikan bronkhitis atau radang pada bronkus ini, lantaran nyaris seluruh balita sempat merasakan batuk serta pilek dalam hidupnya. Tanda-tanda umum yang kerap terlihat di bronkhitis pada balita ialah : Flu serta pilek. Tanda-tanda ini umumnya memulai terjadinya bronkhitis pada balita. Batuk-batuk yang mulannya cuma berlangsung pada malam hari jadi beralih selama hari dengan produksi lendir yang banyak. Lendir yang banyak mengakibatkan anak kerap kesusahan waktu bernapas Kadang-kadang muka anak beralih jadi biru bila kesusahan bernapas makin serius Anak kerap demam serta terlihat lesu Muntah lantaran produksi lender yang banyak Pada bronchitis mudah, penanganan yang paling baik ialah dengan memberikan banyak cairan ke dalam badan anak, Bila anak tetap minum ASI, upayakan berikanlah sesering barangkali. Pengeluaran lendir pada bronkitis pada balita bisa pula dikerjakan dengan menjemur anak dibawah panas matahari pagi. Pemberian obat memanglah belum dianjurkan pada bronkitis mudah, lantaran umumnya bakal pulih dengan sendirinya. Anak cuma butuh konsumsi cairan serta amakan yang bergizi untuk ketahanan badannya. Upayakan juga anak tak terlampau capek serta tak terus-terusan ada ditempat yang banyak angina, terlebih malam hari. Baca juga : Arti Penting Mengetahui Penggunaan Insulin Bagi Diabetesi Lingkungan tempat anak tinggal, selalu dihindarkan dari asap rokok maupun dari situasi yang terlampau kering. Karena itu bila ada bronktis pada balita dirumah Anda, baiknya AC yang dipakai tak terlampau dingin serta jauhi juga debu yang menyebabkan alergi. Alergi ini dapat juga beresiko serus pada bronchitis. Bila anak makin susah bernapas, apalahi hingga menahan napas serta membiru, maka hubungi selekasnya dokter. Hal semacam ini dapat mengisyaratkan anak kekurangan oksigen, hingga memerlukan pertolongan kelanjutan. Bronkitis pada balita kala ini kerap berlangsung. Ibu tak butuh cemas lantaran dengan memposisikan anak pada lingkungan yang kondusifdan meperbanyak istirahat, umumnya bronkitis bakal pulih dengan sendirinya.