Waktu Posting : 05-06-2014 12:00 | Dibaca : 2793x
28-04-2014 21:50
Pencegahan dan Pengobatan HIV/AIDS - Respon internasional terhadap penyakit HIV/AIDS ini cukup besar yang dibuktikan dengan program penurunan penyakit seksual ini dalam bentuk program kesehatan WHO yaitu MDG’S 2015 (Millenium Development Government’s 2015). Program ini secara langsung ditujukan untuk mengurangi kesakitan serta kematian akibat penyakit HIV/AIDS. Selain itu, juga diberikan pengarahan terhadap orang – orang disekitar penderita untuk tidak menjauhi serta mengucilkan penderita penyakit HIV/AIDS karena penyakit ini tidak mampu menular hanya dengan sentuhan fisik biasa. Pengarahan yang dilakukan ini tentunya menjadi poin penting para petugas kesehatan untuk mampu memberitahukan kepada masyarakat tentang penyebab penyakit HIV/AIDS, cara penularan penyakit HIV/AIDS, pencegahan penyakit HIV/AIDS serta melakukan pengobatan penyakit HIV/AIDS. Selengkapnya mengenai penyakit HIV/AIDS ini mungkin dapat anda lihat dalam ulasan berikut ini, yaitu : Baca juga : Rahasia Sembuhkan Marasmus Anak Apa itu penyakit HIV/AIDS? Penyakit HIV/AIDS merupakan penyakit yang terjadi akibat hubungan seksual yang tidak sehat. HIV merupakan jenis virus yang menyebabkan penyakit seksual satu ini. Sedangkan untuk penyakit yang diderita oleh kalangan ODHA( orang dengan HIV/AIDS) ini dinamakan dengan AIDS ( Acquired Immune deficiency Syndrome). Dengan kata lain dapat disimpulkan bahwa HIV merupakan jenis virusnya sedangkan penyakit seksual ini dinamakan dengan AIDS. Mungkin kedua pengertian ini banyak disalah artikan oleh masyarakat sehingga dengan artikel ini anda dapat memahami dengan mudah mengenai kedua kata ini yang sebenarnya memiliki definisi yang berbeda. Apa penyebab penyakit seksual ini? Penyakit seksual yang mematikan serta tidak dapat disembuhkan ini disebabkan oleh beberapa perilaku yang tidak sehat. Diantara beberapa perilaku yang tidak sehat ini diantaranya yaitu sebagai berikut ini : 1. Melakukan hubungan seksual yang berganti – ganti pasangan tanpa menggunakan alat pengaman seperti kondom. 2. Melakukan hubungan seksual yang menyimpang melalui oral maupun anus. 3. Melakukan injeksi jarum suntik secara bergantian. Hal ini sebenarnya banyak dialami para ODHA ( Orang Dengan HIV/AIDS ) yang melakukan konsumsi narkoba suntik. Oleh sebab itu, anda perlu berhati – hati terhadap penggunaan jarum suntik dengan memastikan terlebih dahulu sterilitas jarum suntik. Bagaimana cara penularan penyakit ini? Penyakit HIV/AIDS merupakan penyakit yang biasa dikenal dengan penyakit menular seksual yang memiliki masa inkubasi paling lama. Masa inkubasi dalam rentang yang lama ini dikaitkan dengan sistem kerja virus yang memang menyerang sel CD4 yang berperan penting dalam ketahanan atau kekebalam tubuh individu, sehingga apabila virus ini sudah masuk dalam tubuh anda maka anda akan mudah terserang beberapa bibit penyakit lainnya. Untuk itu, anda perlu melakukan pencegahan penularan virus ini. Sebelum melakukan pencegahan penyakit HIV/AIDS maka anda perlu mengetahui terlebih dahulu cara penularan virus ini. HIV bisa menular melalui : Baca juga : Tips Mengatasi Asam Urat dengan Aman dan Nyaman a. Cairan seksual Dalam berhubungan intim sebaiknya anda tidak melakukannya dengan banyak orang karena kesehatan organ reproduksi seseorang itu tidak bisa dipastikan secara langsung. Jika anda melakukan hubungan seksual dengan ODHA tanpa alat pengaman maka secara langsung cairan seksual tersebut menular pada anda. b. Injeksi narkoba suntikan Cairan suntikan yang digunakan secara bergantian ini dapat menyebabkan terjadinya penyakit HIV/AIDS dikarenakan HIV bisa menular melalui darah sehingga ketika anda melakukan injeksi secara langsung dan bergantian maka tentunya anda akan berisiko untuk tertular penyakit satu ini. c. Melalui cairan darah Cairan darah ODHA merupakan perantara yang pasti menyebabkan terjadi penyakit HIV/AIDS. Untuk itu, anda yang sedang ingin melakukan transfuse darah perlu berhati – hati dalam menggunakan darah orang lain tersebut. Bagaimanakah cara pencegahan penyakit HIV/AIDS? Untuk mencegah terjadinya angka kesakitan penyakit HIV/AIDS yang meningkat maka anda perlu melakukan beberapa langkah pencegahan diantaranya yaitu 1. Pastikan anda dan pasangan anda hanya melakukan hubungan seksual dengan satu orang saja atau tidak berganti – ganti pasangan. 2. Melakukan hubungan seksual yang wajar dengan menghindari seksual melalui oral maupun anus. 3. Melakukan injeksi suntikan yang steril dan tidak berganti – ganti. 4. Mendekatkan diri kepada sang khalik untuk mempertebal iman. 5. Melakukan transfuse darah yang memang sudah di screening dari HIV. Bagaimana cara pengobatan penyakit HIV/AIDS? 1. Dengan melakukan VCT atau tes HIV/AIDS secara dini 2. Melakukan konsumsi ARV untuk mengembalikan efektivitas trombosit anda 3. Melakukan hubungan seksual yang aman dengan memakai kondom 4. Tidak melakukan injeksi suntikan secara bergantian dengan orang lain 5. Melakukan pengobatan serta konsultasi tentang penyakit HIV/AIDS yang teratur dengan petugas kesehatan
14-06-2014 20:30
Di bagian bawah kelopak mata ada satu jaringan yang longgar, disaat seorang alami penuaan, kulitnya bakal mengendur serta lemak berlebih memenuhi jaringan kulit itu hingga terbentuklah kantung mata. Walau berlangsung pergantian pada fisik, kantung mata bukanlah merupakan satu penyakit serta tak beresiko. Tak cuma dapat berlangsung pada orang lansia, kantung mata dapat juga menimpa golongan muda, terlebih untuk mereka yang anggota keluarganya rata-rata berkantung mata. Tidak sama dengan kantung mata disebabkan Anda terlampau capek maupun kurang tidur, yang cuma berbentuk sesaat, lemak didalam kantung mata tak dapat hilang dengan gampang. Bila kantung mata disebabkan capek dapat diatasi dengan dikompres air dingin, lemak pada kantung mata yang sesungguhnya cuma dapat di hilangkan lewat tehnik pembedahan. Baca juga : Cara Merekonstruksi Selaput Dara dengan Hymenoplasty Terjadinya kantung mata susah untuk dihindari lantaran tiap-tiap orang tentunya bakal alami penuaan. Kecuali dengan argumen estetika, sebenarnya kantung mata tak harus untuk di hilangkan. Tetapi bila kantung mata Anda telah melebar sampai ke sisi atas tulang pipi, tehnik pembedahan yang dikerjakan pastinya bakal makin rumit. Adapun sebagian langkah prosedurnya, pertama adalah persiapan sebelum saat lakukan operasi, pasien mesti dalam situasi bugar, bila menanggung derita sebagian penyakit seperti tekanan darah tinggi, diabetes, pasien mesti melakukan penyembuhan terlebih dulu, terlebih bila telah berumur empat puluh th. keatas. Pasien mesti menghentikan penggunaan obat-obatan serta vitamin khusus, seperti obat pengencer darah, ginkogiloba, atau vitamin E serta mesti menghentikan rutinitas merokok sekurang-kurangnya dua minggu sebelum saat operasi. Hal semacam ini untuk kurangi kemungkinan seperti pendarahan atau pasien lambat sehat. Pada waktu operasi, sisi bawah kelopak mata bakal ‘dibuka’ untuk dikerjakan pembersihan lemak, lalu bekas kulit yang berlebihan itu bakal turut dibuang serta dijahit kembali. Operasi cukup hanya bius lokal serta jalan seputar satu sampai satu 1/2 jam. Baca juga : Makanan dan Minuman Sehat untuk Begadang Saat pemulihan bakal tidak sama pada setiap pasien, kurang lebih mengonsumsi saat seputar 1 minggu sampai sepuluh hari. Kecuali pembengkakan, sebagian orang juga alami memar di sekitar mata serta tulang pipi. Untuk menolong menangani bengkak itu, dapat lakukan kompres dengan air hangat maupun air dingin. Memakai make-up dapat kembali dikerjakan dua minggu sesudah operasi dikerjakan, untuk menanti luka Anda betul-betul pulih. Pasien dianjurkan minum vitamin C serta terus tak bisa konsumsi vitamin serta obat-obatan seperti yang dilarang sebelum operasi, juga sepanjang dua minggu sesudah operasi. Meskipun telah dikerjakan operasi, kantung mata tetap dapat timbul lagi tetapi dalam periode waktu yang lama, yakni kira-kira 10 sampai 15 tahun. Cream anti penuaan bisa jadi menolong menghindar munculnya kantung mata namun cuma berbentuk sesaat, saat cream tak lagi dipakai, kantung mata bakal timbul kembali. Hidup sehat, istirahat cukup, makan makanan sehat, olahraga dapat juga melindungi kesehatan serta tampilan Anda.
26-06-2014 05:51
Bila Anda didiagnosis kanker otak, maka dengan mencari info sebanyak-banyaknya perihal kanker otak dapat menolong Anda mengambil keputusan penyembuhan paling baik untuk Anda. Artikel ini dapat menolong Anda mengerti knowledge base dari tipe kanker otak serta bagaimana perawatan yang dilaksanakan. Bagaimana Kanker Otak Diawali serta Penyebarannya? Tumor otak ialah massa dari beberapa sel di otak Anda yang tak normal. Ada dua golongan umum tumor otak yakni : Tumor otak primer mulai di jaringan otak serta condong menetap di jaringan itu. Tumor otak sekunder adalah tumor yang lebih umum. Kanker ini diawali dibagian tubuh lain serta menyebar ke otak. Kanker paru, payudara, ginjal, usus, serta kulit adalah satu diantara kanker paling umum yang bisa menyebar ke otak. Baca juga : Cara Memilih Makanan Agar Gigi Tetap Putih dan Sehat Sebagian tumor otak memiliki kandungan kanker serta sebagian yang lain tidak, diantaranya : Tumor otak jinak tak mempunyai beberapa sel kanker. Tumor ini tumbuh perlahan, biasanya dapat diangkat, serta tidak sering menyebar ke jaringan otak di sekelilingnya. Tetapi, tumor ini dapat mengakibatkan persoalan bila tumor menghimpit daerah spesifik dari otak. Kecuali itu, bergantung letak tumor di otak, tumor ini dapat pula meneror jiwa. Tumor otak ganas mempunyai sel kanker. Tingkat perkembangan beragam, namun beberapa sel kanker dapat menyerang jaringan otak yang sehat di dekatnya. Tumor ganas tidak sering menyebar diluar otak atau sumsum tulang belakang. Tingkatan Tumor Otak Tingkatan tumor ditetapkan dari seberapa normal atau abnormal sel-selnya. Dokter bakal memakai pengukuran di bawah ini untuk menolong berencana perawatan Anda. Tingkatan ini pula menyajikan Anda deskripsi tentang seberapa cepat tumor dapat tumbuh serta menyebar. Kelas 1. Sel tampak nyaris normal serta tumbuh perlahan. Pasien barangkali untuk hidup panjang. Kelas 2. Beberapa sel tampak sedikit abnormal serta tumbuh perlahan. Tumor dapat menyebar ke jaringan sekitarnya serta dapat nampak lagi di saat yang akan datang, serta barangkali dengan kelas yang lebih meneror jiwa. Kelas 3. Beberapa sel tampak abnormal serta dengan cara aktif tumbuh ke jaringan otak di sekelilingnya. Tumor ini condong berulang. Kelas 4. Beberapa sel tampak paling abnormal dan tumbuh serta menyebar dengan cepat. Berbagai tumor dapat beralih, contoh dari tumor jinak beralih jadi ganas, serta tumor tingkat rendah dapat nampak kembali dengan kelas yang lebih tinggi. Baca juga : Mengenal Jenis-jenis Penyakit Kulit Tipe Tumor Otak Pada orang dewasa, tipe kanker otak yang paling umum diantaranya : Astrocytomas. Tipe ini umumnya nampak dibagian paling besar dari otak yakni otak besar. Tingkatan tumor ini dapat dari kelas 1 hingga kelas 4. Tumor ini kerap mengakibatkan kejang atau perubahan tingkah laku. Meningioma. Tipe ini ialah tumor otak primer yang paling umum pada orang dewasa. Tumor ini paling barangkali berlangsung pada umur 70-an atau 80-an serta nampak di meninges, yakni selaput otak. Tumor tipe ini dapat dari kelas 1, 2, atau 3 dan umumnya jinak serta tumbuh lambat. Oligodendrogliomas. Tipe ini nampak di beberapa sel yang membuat perlindungan saraf. Tumor ini umumnya kelas 1, 2, atau 3. Tipe ini bisasanya tumbuh lambat serta tak menyebar ke jaringan di sekelilingnya. Bagaimana Perawatan Kanker Otak? Perawatan yang dilaksanakan bergantung pada tipe serta kelas dari kanker, dimana letak kanker, ukuran, usia serta kesehatan Anda. Operasi umumnya aksi perawatan pertama. Untuk tumor kelas 1, aksi ini barangkali cukup. Ada kemungkinan bahwasanya seluruhnya kanker dapat diangkat. Meskipun tak dapat diangkat semuanya, aksi operasi dapat kurangi ukuran tumor serta meredakan tanda-tanda. Terapi radiasi dipakai sesudah operasi untuk membunuh beberapa sel tumor yang tersisa di lokasi tumor. Bila operasi tidka dapat dikerjakan, maka Anda barangkali mesti terapi radiasi saja. Kemoterapi terkadang dipakai untuk membunuh beberapa sel kanker otak. Aksi ini diberikan lewat mulut, IV, atau, yang lebih tidak sering wafer yang dokter bedah letakkan di otak. Dokter Anda barangkali pula mereferensikan terapi paduan. Bila Anda mempunyai kanker, amat perlu untuk menuruti rancangan perawatan Anda, hubungan kerja dengan dokter Anda, serta melaksanakan kontrol dengan cara teratur.