Waktu Posting : 26-06-2014 05:51 | Dibaca : 2338x
07-09-2014 23:46
Kanker serviks, atau yang dikenal juga dengan kanker mulut atau leher rahim, adalah jenis kanker yang paling umum terjadi pada wanita di dunia, termasuk di Indonesia. WHO pun mencatat bahwa kanker serviks merupakan jenis kanker penyebab kematian teratas pada wanita. Kanker serviks terjadi ketika sel-sel abnormal pada leher rahim tumbuh dan menyebar tanpa terkontrol. Serviks adalah bagian bawah rahim (leher rahim) yang membuka dan terhubung ke kemaluan wanita. Penyebab Kanker Serviks Umumnya–lebih dari 99,5%–kanker serviks disebabkan oleh human papilloma virus atau HPV. Virus ini sangat mudah menyebar, baik melalui sentuhan, perpindahan cairan, atau menyentuh tempat yang telah terjangkit dengan virus ini. Namun yang paling umum adalah ketika seorang wanita melakukan hubungan seksual dengan orang yang memiliki virus HPV. Ada banyak jenis virus HPV, dan tidak semuanya menyebabkan kanker serviks. Kebanyakan orang dewasa telah atau pernah terinfeksi virus HPV, namun infeksi virus ini bisa hilang dengan sendirinya. Tetapi terkadang infeksi virus ini bisa menyebabkan kutil pada daerah kelamin atau menyebabkan terjadinya ke kanker serviks. Baca juga : Kantung Mata, Penyebab dan Cara Mengatasinya Human papilloma virus (HPV) 16 dan 18 merupakan penyebab utama pada 70% kasus kanker serviks di dunia. Perjalanan dari infeksi HPV hingga menjadi kanker serviks memakan waktu yang cukup lama, yaitu sekitar 10 hingga 20 tahun. Namun proses penginfeksian ini sering tidak disadari oleh para penderita, karena proses HPV kemudian menjadi pra-kanker umumnya tidak menunjukkan gejala apapun. Itulah mengapa sangat penting bagi wanita melakukan tes PAP smear secara reguler untuk mendeteksi ketidaknormalan pada leher rahim sebelum mereka berubah menjadi kanker. Pada tes ini berlangsung, dokter akan mengorek sampel kecil dari sel-sel di permukaan leher rahim untuk melihat perubahan sel. Jika tes PAP menunjukkan perubahan yang abnormal, dokter akan melakukan tes lanjutan untuk mengetahui apakah perubahan tersebut berupa kanker atau dapat menyebabkan kanker di leher rahim. Gejala Kanker Serviks Perubahan abnormal pada sel serviks jarang menimbulkan gejala. Jika perubahan tersebut berkembang menjadi kanker, gejala yang timbul bisa berupa: Pendarahan tak normal pada vagina, misalnya di antara periode menstruasi, setelah berhubungan intim, atau setelah menopause. Merasa sakit ketika berhubungan intim atau ketika buang air kecil. Nyeri di perut bagian bawah atau panggul. Keputihan yang tidak normal, misalnya berlebih atau bercampur darah. Perubahan signifikan yang tak dapat dijelaskan pada siklus menstruasi. Pada tahapan yang lebih lanjut, gejala yang mungkin timbul antara lain: Anemia karena pendarahan berlebih pada kemaluan. Sakit berkelanjutan pada panggul, punggung dan juga kaki. Masalah urinasi/buang air kecil. Berat badan turun drastis. Baca juga : 10 Kebiasaan Yang Bisa Turunkan Berat Badan Melakukan screening dan tes sejak dini sangat berperan untuk mencegah kanker serviks. Di negara berkembang, penggunaan secara luas program pengamatan leher rahim mengurangi kasus kanker serviks yang invasif, yaitu sebesar 50% atau lebih. Penanganan Kanker Serviks Perawatan dan penanganan kanker serviks meliputi operasi pada kanker serviks stadium awal, dan kemoterapi serta radioterapi pada stadium yang lebih lanjut. Tergantung pada seberapa jauh kanker telah berkembang, penderita mungkin akan satu atau lebih penanganan (kombinasi). Jika dilakukan hysterectomy (operasi pengangkatan rahim) pada penderita, maka penderita tak bisa lagi memiliki anak. Namun hysterectomy tidak selalu dibutuhkan, khususnya jika kanker ditemukan masih pada tahap sangat awal.
30-05-2014 11:13
Bagi sebagian besar wanita, tampil cantik merupakan hal yang harus dilakukan. Tidak hanya untuk menarik perhatian orang lain atau lawan jenis, tetapi juga untuk memberikan kesan yang baik mengenai dirinya. Begitupun para pria, banyak dari mereka yang mengincar wanita-wanita dengan penampilan yang menarik. Akan tetapi, menarik seperti apakah yang diinginkan pria? Banyak anggapan bahwa para lelaki hanya mencari pasangan atau tertarik kepada waita berdasarkan penampilan luarnya saja atau out look nya. Aka tetapi, sebenarnya pria tidak menjadikan rupa sebagai patokan. Beberapa sifat positif wanita lah yang akan menarik hati para kaum adam. Berikut beberapa penampilan wanita yang dapat menarik perhatian pria, tanpa harus mengandalkan wajah yang cantik. Baca juga : Membuat Produk Perawatan Kulit Alami Cantik dalam pikiran Wanita pintar akan terlihat lebih menarik dimata pria. Pintar yang dimaksudkan disini tidak hanya pintar dalam hal akademis, akan tetapi juga pintar dalam hal-hal disekitarnya. Salah satu nya adalah pintar dalam bersikap, dalam bertutur kata dan juga pintar dalam bertindak dan mengambil keputusan. Kepintaran wanita ini dapat diperlihatkan melalui cara mereka berbicara, cara mereka menanggapi apapun yag mereka terima, dan juga dari cara mereka menyikapi sesuatu. Disinilah dapat dilihat kualitas wanita yang sebenarnya. Cantik dalam penampilan Penampilan pasti menjadi tolak ukur dalam penilaian. Penampilan yang menarik pastilah menjadi nilai plus yang dapat membuat siapa saja menjadi penasaran dan ingin lebih dekat dengan wanita tersebut. Akan tetapi, penampilan menarik tidak harus menggunakan pakaian yang mahal atau pakaian sexy maupun trendi. Penampilan menarik seorang wanita adalah penampilan yang dapat dihormati setiap orang, tidak murahan dan sesuai dengan tempat serta kondisi. Penampilan seorang wanita juga dapat menunjukan sedikit personality nya. Baca juga : Misteri Kehebatan Tubuh Wanita Cantik dalam kepribadian Zaman sekarang kecantikan fisik sudah menjadi hal yang pasaran. Para kaum pria sekarang ini cenderung mencari wanita yang memiliki inner beauty atau kecantikan natural dari dalam diri, karena kecantikan hati ini tidak akan hilang dimakan waktu seperti kecantikan luar. Lelaki akan mudah jatuh cinta pada wanita yang perhatian kepada dirinya ataupun orang di sekitarnya. Hati lelaki juga biasanya akan tergerak dengan ketulusan wanita. Maka dari itu, kualitas wanita sebenarnya terdapat pada kecantikan hatinya. Cantik dalam kepercayaan diri Percaya diri merupakan jurus ampuh dalam menarik hati pria. Sebagian pria beranggapan bahwa wanita yang memiliki rasa percaya diri adalah wanita yang menarik. Selain itu, wanita yang percaya diri biasanya lebih bisa membawa kegembiraan dan suasana yang atraktif. Tapi ingat, yang membuat pria tertarik adalah kepercayaan diri, bukan kesombongan dan rasa congak. Kepercayaan diri dapat ditunjukan dengan cara bersosialisasi dan juga cara berbicara yang baik.
30-07-2014 02:56
Penyakit rematik bisa menyerang pria dan wanita yang umumnya telah berusia senja. Tapi tidak menutup kemungkinan rematik diderita orang yang masih muda. Serangan rematik biasanya dibarengi dengan gejala berupa rasa kaku, pegal linu atau rasa sakit. Gejala ini juga seringkali disertai dengan lemah otot, gangguan gerak tubuh dan mengalami pembengkakan persendian. Bila anda telah terdeteksi mengidap rematik, segera terapkan obat herbal yang tepat. Sehingga serangan penyakit ini bisa diatasi dengan tuntas. Tapi pastikan anda membeli produk herbal tersebut pada toko terpercaya yang jual obat herbal rematik. Agar khasiatnya sangat terasa anda rasakan dan aman tanpa efek samping negatif. Baca juga : Cara Mencegah Serangan Stroke Keluhan rematik yang kronis atau menahun dapat mencetus cacar pada permukaan tubuh yang mengalami penyakit rematik. Pengobatan kimiawi biasanya hanya berfungsi untuk mengurangi gejala sakitnya saja. Sehingga sumber penyakit sebenarnya tidak bisa diatasi dengan optimal. Maka bila serangan rematik mendera maka anda akan langsung mengonsumsi obat kimia tersebut. Memang derita sakit saat itu menghilang, tapi suatu saat rasa sakitnya kembali anda rasakan. Bila pemakaian obat kimia ini berlangsung dalam waktu yang lama, maka bisa menimbulkan ketergantungan dan merusak lambung. Pada umumnya proses penyembuhan serangan rematik bisa berlangsung sangat lama. Solusi terbaik untuk mengatasi rematik adalah dengan obat herbal berkhasiat tanpa efek samping. Baca juga : Gejala Kolesterol yang Harus Diwaspadai