Waktu Posting : 28-04-2014 21:50 | Dibaca : 6073x
Pencegahan dan Pengobatan HIV/AIDS - Respon internasional terhadap penyakit HIV/AIDS ini cukup besar yang dibuktikan dengan program penurunan penyakit seksual ini dalam bentuk program kesehatan WHO yaitu MDG’S 2015 (Millenium Development Government’s 2015). Program ini secara langsung ditujukan untuk mengurangi kesakitan serta kematian akibat penyakit HIV/AIDS. Selain itu, juga diberikan pengarahan terhadap orang – orang disekitar penderita untuk tidak menjauhi serta mengucilkan penderita penyakit HIV/AIDS karena penyakit ini tidak mampu menular hanya dengan sentuhan fisik biasa. Pengarahan yang dilakukan ini tentunya menjadi poin penting para petugas kesehatan untuk mampu memberitahukan kepada masyarakat tentang penyebab penyakit HIV/AIDS, cara penularan penyakit HIV/AIDS, pencegahan penyakit HIV/AIDS serta melakukan pengobatan penyakit HIV/AIDS. Selengkapnya mengenai penyakit HIV/AIDS ini mungkin dapat anda lihat dalam ulasan berikut ini, yaitu :
Baca juga : Rahasia Sembuhkan Marasmus Anak
Apa itu penyakit HIV/AIDS?
Penyakit HIV/AIDS merupakan penyakit yang terjadi akibat hubungan seksual yang tidak sehat. HIV merupakan jenis virus yang menyebabkan penyakit seksual satu ini. Sedangkan untuk penyakit yang diderita oleh kalangan ODHA( orang dengan HIV/AIDS) ini dinamakan dengan AIDS ( Acquired Immune deficiency Syndrome). Dengan kata lain dapat disimpulkan bahwa HIV merupakan jenis virusnya sedangkan penyakit seksual ini dinamakan dengan AIDS. Mungkin kedua pengertian ini banyak disalah artikan oleh masyarakat sehingga dengan artikel ini anda dapat memahami dengan mudah mengenai kedua kata ini yang sebenarnya memiliki definisi yang berbeda.
Apa penyebab penyakit seksual ini?
Penyakit seksual yang mematikan serta tidak dapat disembuhkan ini disebabkan oleh beberapa perilaku yang tidak sehat. Diantara beberapa perilaku yang tidak sehat ini diantaranya yaitu sebagai berikut ini :
1. Melakukan hubungan seksual yang berganti – ganti pasangan tanpa menggunakan alat pengaman seperti kondom.
2. Melakukan hubungan seksual yang menyimpang melalui oral maupun anus.
3. Melakukan injeksi jarum suntik secara bergantian. Hal ini sebenarnya banyak dialami para ODHA ( Orang Dengan HIV/AIDS ) yang melakukan konsumsi narkoba suntik. Oleh sebab itu, anda perlu berhati – hati terhadap penggunaan jarum suntik dengan memastikan terlebih dahulu sterilitas jarum suntik.
Bagaimana cara penularan penyakit ini?
Penyakit HIV/AIDS merupakan penyakit yang biasa dikenal dengan penyakit menular seksual yang memiliki masa inkubasi paling lama. Masa inkubasi dalam rentang yang lama ini dikaitkan dengan sistem kerja virus yang memang menyerang sel CD4 yang berperan penting dalam ketahanan atau kekebalam tubuh individu, sehingga apabila virus ini sudah masuk dalam tubuh anda maka anda akan mudah terserang beberapa bibit penyakit lainnya. Untuk itu, anda perlu melakukan pencegahan penularan virus ini. Sebelum melakukan pencegahan penyakit HIV/AIDS maka anda perlu mengetahui terlebih dahulu cara penularan virus ini. HIV bisa menular melalui :
Baca juga : Tips Mengatasi Asam Urat dengan Aman dan Nyaman
a. Cairan seksual
Dalam berhubungan intim sebaiknya anda tidak melakukannya dengan banyak orang karena kesehatan organ reproduksi seseorang itu tidak bisa dipastikan secara langsung. Jika anda melakukan hubungan seksual dengan ODHA tanpa alat pengaman maka secara langsung cairan seksual tersebut menular pada anda.
b. Injeksi narkoba suntikan
Cairan suntikan yang digunakan secara bergantian ini dapat menyebabkan terjadinya penyakit HIV/AIDS dikarenakan HIV bisa menular melalui darah sehingga ketika anda melakukan injeksi secara langsung dan bergantian maka tentunya anda akan berisiko untuk tertular penyakit satu ini.
c. Melalui cairan darah
Cairan darah ODHA merupakan perantara yang pasti menyebabkan terjadi penyakit HIV/AIDS. Untuk itu, anda yang sedang ingin melakukan transfuse darah perlu berhati – hati dalam menggunakan darah orang lain tersebut.
Bagaimanakah cara pencegahan penyakit HIV/AIDS?
Untuk mencegah terjadinya angka kesakitan penyakit HIV/AIDS yang meningkat maka anda perlu melakukan beberapa langkah pencegahan diantaranya yaitu
1. Pastikan anda dan pasangan anda hanya melakukan hubungan seksual dengan satu orang saja atau tidak berganti – ganti pasangan.
2. Melakukan hubungan seksual yang wajar dengan menghindari seksual melalui oral maupun anus.
3. Melakukan injeksi suntikan yang steril dan tidak berganti – ganti.
4. Mendekatkan diri kepada sang khalik untuk mempertebal iman.
5. Melakukan transfuse darah yang memang sudah di screening dari HIV.
Bagaimana cara pengobatan penyakit HIV/AIDS?
1. Dengan melakukan VCT atau tes HIV/AIDS secara dini
2. Melakukan konsumsi ARV untuk mengembalikan efektivitas trombosit anda
3. Melakukan hubungan seksual yang aman dengan memakai kondom
4. Tidak melakukan injeksi suntikan secara bergantian dengan orang lain
5. Melakukan pengobatan serta konsultasi tentang penyakit HIV/AIDS yang teratur dengan petugas kesehatan
04-09-2014 22:13
Gusi bengkak umumnya berlangsung disebabkan ada pembusukan pada gigi. Gusi bengkak atau yang dalam istilah medis disebut parulus dapat menandakan bengkak kecil ataupun bengkak mengandung nanah yang terletak pada jaringan lunak gigi atau gusi, lantaran terjadinya peradangan (infeksi). Akumulasi plak pada gusi jadi pemicu paling utama gusi yang membengkak. Bila muncul rasa nyeri jadi ini mengisyaratkan tanda-tanda penyakit gusi telah lebih kronis semacam akibatnya karena hilangnya tulang di seputar gigi serta mengarah pada pembentukan kantong gusi dalam. Bakteri dalam kantong mengakibatkan infeksi gusi, bengkak, nyeri, serta rusaknya tulang selanjutnya. Gusi bengkak, termasuk juga penyakit-penyakit gusi yang lain, dapat dikarenakan oleh berbagai aspek, seperti seperti kebersihan mulut yang jelek, kisah keluarga penyakit gusi, merokok, serta histori keluarga diabetes. Baca juga : Cara Menangkis Serangan Asma Jalan Menangani serta Menyembuhkan Gusi Bengkak gusi bengkakSebagai langkah awal, kurangi tingkat infeksi serta peradangan pada gusi, sekalian sedikit meredakan rasa sakitnya. Ini dapat dikerjakan dengan berbagai langkah simpel, yakni : Air larutan garam Larutkan satu sendok garam pada satu gelas air hangat, lantas manfaatkanlah larutan itu untuk berkumur. Langkah ini bisa kurangi pembengkakan pada gusi. Kerjakan proses itu sepanjang berbagai kali dalam satu hari. Teh celup atau kantong teh Dengan letakkan kantong teh celup yang kering (baiknya teh hitam) pada gusi yang membengkak bisa kurangi infeksi, bahkan juga keluarkan nanah yang ada di gusi. Letakkan kantong teh diantara dinding pipi sisi dalam serta gusi bengkak sepanjang berbagai jam, atau bila dapat biarlah selama malam. Jalan ini semestinya dapat kurangi bengkak serta rasa sakit yang dihadapi. Mengkonsumsi vitamin C Tingkatkan mengkonsumsi vitamin C 1000 mg, sampai 3 kali satu hari. Vitamin itu nanti bakal berperan dengan cara alami semacam antibiotik untuk melawan infeksi pada gusi. Ketiga jalan diatas hanya cara penyembuhan rumahan (home remedy) untuk kurangi bengkak pada gusi serta meredakan rasa sakitnya. Baca juga : Mengenal Manfaat dan Efek Samping Antibiotik Untuk menyembuhkan penyakit gusi bengkak tersebut secara detail, tiada jalan lain kecuali berkunjung ke dokter gigi. Gusi yang bengkak memerlukan perawatan medis supaya kondisinya kembali normal. Kecuali itu, dokter mungkin saja bakal bertindak penyembuhan lanjut untuk menyembuhkan serta menghindar gusi bengkak di saat yang bakal datang. Anda dapat meminta untuk dikerjakan X-ray pada mulut. Tiada jalan tambah baik untuk mendiagnosa gusi bengkak dengan cara akurat kecuali dengan lakukan X-raypada daerah yang terdampak. Akhirnya kelak bakal mempermudah dokter anda lakukan diagnosis dengan tambah baik. Janganlah terperanjat bila dokter merekomendasikan supaya gigi anda dicabut, lantaran proses itu bakal bikin gusi mengempis serta menolong proses pengobatan dengan cara prima. Tanyakan pula dengan dokter anda jalan paling baik untuk menjaga kebersihan gigi serta gusi, dan melindungi kesehatan mulut keseluruhannya. Dengan senantiasa memerhatikan kebersihan serta kesehatan mulut, anda bisa kurangi kemungkinan terjadinya gusi bengkak di masa datang.
20-08-2018 15:26
Buah apel merupakan salah satu buah favorit banyak orang. Buah apel dapat dengan mudah kita temukan kapan pun kita inginkan. Kita bisa membeli buah apel di pasar ataupun supermarket terdekat. Selama ini, saat mengonsumsi apel, biasanya kita mengupas kulit apel karena khawatir pestisida atau lapisan lilin yang menempel pada kulit apel. Padahal buah apel memiliki banyak kandungan vitamin dan mineral seperti vitamin C, serat, kalium, karbohidrat dan kandungan lain seperti katekin serta quercetin. Apel juga tinggi antioksidan dan kaya akan polifenol. Jika dicuci dengan bersih maka tidak akan menimbulkan beragam masalah kesehatan saat mengonsumsi apel dengan kulitnya. Ada banyak manfaat kulit apel untuk kesehatan tubuh, antara lain : Mengobati masalah pernapasan Quercetin merupakan jenis flavonoid yang terkandung pada kulit apel yang berfungsi menjaga kesehatan paru-paru sehingga terhindar dari penyakit asma. Selain itu, quercetin juga dapat membantu mencegah kerusakan otak seperti alzheimer dan penyakit degeneratif lainnya. Memproduksi sel darah merah Kulit apel mengandung kalsium, zat besi, folat dan kalium yang berfungsi menjaga kesehatan tulang, pertumbuhan sel dan produksi sel darah merah Cegah konstipasi Kulit apel mengandung serat yang tinggi yang mampu mencegah konstipasi. Serat berfungsi menahan lapar serta mengoptimalkan penyerapan nutrisi dan menurunkan kolesterol. Membantu diet Kuliet apel mengandung asam ursolat yang berfungsi mencegah obesitas serta meningkatkan lemak otot yang dapat membakar kalori. Cegah kanker Kandungan triterpenoid pada kulit apel mampu membuh sel kanker terutama pada hati, payudara dan usus. Buah apel merupakan sumber antioksidan yang baik untuk menurunkan risiko kanker paru-paru.
06-05-2014 18:34
Mengenal Arterosklerosis Dan Permasalahannya - Kolesterol adalah kata yang menakutkan bagi penderita penyakit jantung. Seperti diketahui, pembetukan plak arterosklerosis dipengaruhi oleh kandungan serum tinggi kolesterol yang terjadi pada arteri di sekujur tubuh. Fungsi jantung menjadi fatal, bahkan dapat merenggut nyawa jika arteri tersumbat oleh adanya timbunan plak arterosklerosis. Itu sebabnya penderita penyakit jantung umumnya melakukan diet ketat kolesterol agar konsentrasinya dalam plasma darah berada dalam kisaran aman, yaitu di bawah 200 mg/dl. Kolesterol adalah molekul yang sangat sukar karut. Dia terakumulasi dalam sel-sel darah putih yang akan tertumpuk di luka atau kerusakan dinding arteri dalam. Pembuluh darah tersumbat akibat plak yang terbentuk dari mengerasnya tumpukan lemak menutupi permukaan pembuluh darah dalam plasma darah di saat tingginya kandungan kolesterol. Pada keadaan normal, homeostatis kolesterol dalam plasma dikendalikan lipoprotein kerapatan rendah (low density lipoprotein/LDL) dan lipoprotein kerapatan tinggi (high density lipoprotein/HDL). LDL berperan untuk mengangkut kolesterol dari jaringan tepi ke dalam plasma melalui proses endositosis. Itu sebabnya, LDL disebut juga sebagai kolesterol jahat. Sementara itu, pembersih kolesterol adalah lipoprotein kerapatan tinggi (HDL) yang memindahkan kolesterol plasma dari sel-sel mati atau membran yang hancur. Orang sehat memiliki nisbah LDL/HDL senilai 3,5. Baca juga : Obat Herbal Trigliserida Sangat Mudah Ditemukan Menurut hasil sebuah riset, kadar kolesterol bukan satu-satunya faktor penyebab penyumbatan arteri pada penyakit jantung. Pengehentian kolesterol dari diet seseorang ternyata tidak selalu mencegah masalah kardiovaskular. Banyak orang menderita penyakit jantung walau mereka telah melakukan tindakan pencegahan misalnya dengan menghindari makanan berkolesterol tinggi. Orang biasa dapat mengalami serangan jantung meski memiliki kadar kolesterol normal. Orang-orang yang makan sehat pun dapat juga terkena serangan jantung. Penyumbatan arteri dapat terjadi akibat adanya kebocoran mesin penghasil energi (mitokondria) yang terdapat di dalam sel-sel dinding pembuluh darah yang menua. Akibat kebocoran mitokondria ini adalah terjadi pelepasan molekul-molekul reaktif ke dalam pembuluh darah dan kemudian memicu rantai reaksi pembentukan plak yang akhirnya menyumbat arteri dan meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung. Seperti diketahui, tiap sel mengandung kompartemen halus yang disebut mitokondria. Dalam kompartemen ini molekul bahan bakar dari makanan diubah menjadi energi yang disimpan dalam bentuk ikatan kimia (adenosin trifosfat/ATP) yang kemudian digunakan untuk menggerakan metabolisme sel/tubuh. Pada proses produksi energi ini perlu oksigen. Baca juga : Cari Obat Darah Tinggi Tanpa Efek Samping? Dengan berjalannya umur, mesin generator energi (mitokondria) menjadi aus (kurang efisien) dan bocor. Kebocoran mitokondria melepaskan kompleks sitokrom c yang mengatalisis reaksi oksigen dalam bentuk reaktif ke dalam sel. Tim Semenkovich membuat model tikus transgenik yang telah direkayasa gennya sehingga mitokondrianya bocor ke sel. Pada dinding sel arteri tikus transgenik ini juga memiliki gen uncompling protein –I (UCPI) yang dapat diinduksi doksisiklin. Protein UCP1 adalah protein yang memutuskan rantai pembentukan energi di kompleks ATP sintase dengan cara memotong jalur pompa protein agar tidak lewat kompleks ATP sintase. Percobaan pada tikus normal dan tikus transgenik, keduanya diberi makanan diet rendah lemak (diet rendah kolesterol). Hasilnya pada tikus normal sangat jarang ditemui kasus arterosklerosis. Namun, pada semua tikus transgenik dijumpai kasus penyakit arterosklerosis. Peneliti berpikir, kebocoran mitokondria memicu akumulasi fatal plak-plak yang menyumbat arteri dalam arterosklerosis. Peningkatan kadar superoksida akibat kebocoran mitokondria akan mengaktifkan UCP1 untuk mulai mengalirkan listrik menembus membran sehingga sel-sel dinding pembuluh darah tidak mampu memproduksi energi dan akhirnya mati. Hasil riset di atas menyadarkan kita, kolesterol bukan satu-satunya faktor penyebab penyumbatan arteri. Pada intinya, agar terhindar dari suatu penyakit kita harus selalu menerapkan pola hidup sehat dan pola makan sehat yang akan menjauhkan kita dari serangan penyakit. Sebagian besar penyakit masuk ke tubuh kita melalui makanan, untuk itulah perlunya pola makan sehat, yakni makanan rendah lemak, namun tinggi serat. Dan itu bisa Anda dapatkan melalui bahan-bahan alami semisal sayur dan buah-buahan. Untuk buah-buahan, saat ini telah tersedia dalam bentuk jus herbal.