Waktu Posting : 29-08-2014 10:47 | Dibaca : 3533x
14-06-2014 18:10
Batu kandung empedu (kalkuli bilier) adalah zat kecil seperti kerikil yang terbentuk di dalam kandung empedu. Kandung empedu ialah kantung berupa seperti buah pir yang terdapat di bawah hati. Empedu terdapat didalam hati serta disimpan didalam kandung empedu hingga badan Anda membutuhkannya. Kehadiran makanan berlemak bisa menyebabkan kandung empedu untuk mendorong empedu masuk ke usus halus. Empedu bisa menolong pencernaan serta memecah makanan berlemak. Empedu memiliki kandungan air, kolesterol, lemak, garam empedu, protein serta bilirubin. Apabila empedu memiliki kandungan terlampau banyak kolesterol, garam empedu, atau bilirubin maka resiko terjadinya pengerasan batu empedu makin tinggi. Baca juga : Cara Pahami Angka dan Istilah Pada Label Makanan Batu empedu bisa menghambat aliran normal dari empedu, apabila mereka mesti dikeluarkan dari kandung empedu serta masuk ke dalam saluran serta membawa masuk empedu dari hati ke usus dua belas jari. Duktus itu terbagi dalam : • Duktus hepatitis, berlangsung saat empedu dikeluarkan dari hati. • Duktus sistikus, berlangsung saat empedu dikeluarkan serta dimasukkan ke kandung empedu. • Duktus koledokus, berlangsung saat empedu dikeluarkan dari duktus sistikus serta duktus hepatitis masuk ke dalam usus dua belas jari. Tidak ada pemicu tunggal dari terjadinya batu kandung empedu. Biasanya batu kandung empedu bisa memiliki ukuran kecil seperti pasir atau besar seperti bola golf. Didalam kandung empedu bisa terbentuk satu buah batu yang besar atau beberapa ratus batu kecil, atau gabungan dari keduanya. Ada tiga jenis dari batu kandung empedu yakni batu kolesterol, batu pigmen, serta batu kombinasi. Baca juga : Sehat dengan Diet Sehari Untuk tahu ada batu kandung empedu dalam badan Anda, Anda bisa lakukan kontrol USG, CT Scan serta Kolesistografi. Batu pada kandung empedu bisa menyebabkan terjadinya persoalan yang lain yang serius, oleh karena itu aksi pengeluaran atau pengangkatan batu kandung empedu (kolesistektomi) mesti selekasnya dikerjakan. Pengeluaran serta pengangkatan batu kandung empedu bisa dikerjakan lewat pembedahan perut maupun lewat satu prosedur medis yang dimaksud Endoscopic Retrograde Cholangiopancreatography (ERCP). Untuk lakukan pencegahan terjadinya batu kandung empedu pada diri Anda, sebaiknya sejak saat ini Anda mengawali untuk kurangi serta hindari makanan yang mempunyai kandungan kolesterol yang tinggi, lantaran pemicu utama terjadinya batu kandung empedu ialah kolesterol.
13-03-2016 10:52
Kurangi Kafein Mulai Sekarang Jika Tidak Ingin Cepat Lelah - Sempatkah Anda alami kelelahan saat Anda lakukan kegiatan tiap hari? Ada berbagai hal yang dapat mengakibatkan terjadinya kelelahan pada diri Anda, yaitu apa yang Anda makan serta bagaimana kualitas tidur Anda.  Ke-2 hal itu ialah hal yang amat terkait keduanya. Dengan kata lain, makanan yang Anda makan bisa memengaruhi kualitas istirahat Anda hingga dengan cara tak langsung menyebabkan terjadinya kelelahan.  Banyak dari kita yang kerap mengkonsumsi kopi dengan harapan bisa menyingkirkan rasa capek serta dapat memperoleh tenaga/energi melebihi cafein yang terdapat didalam kopi yang kita minum. Namun nyatanya, cafein malah dapat memiliki dampak lain yang merugikan.  Baca juga : 4 Jenis Olah Raga Ini Ampuh Bakar Kalori Dalam Tubuh  Didalam satu artikel yang dipublikasikan dalam US Pharmacist, dijelaskan kalau cafein memanglah adalah zat stimulan, namun jika dikonsumsi terlalu berlebih, cafein malah memiliki dampak demikian sebaliknya.  Pada sebagian orang, sangat banyak mengkonsumsi cafein nyatanya bahkan bakal mengakibatkan kelelahan. Tetapi, sebagian orang yang bahkan memberi dosis kafeinnya saat alami kelelahan serta mengakibatkan kelelahannya makin berat.  Lantas, apa jalan keluar untuk hal itu? Pemecahannya ialah kurangi cafein yang dikonsumsi. Kurangi konsumsi cafein tak cuma dengan menjauhi untuk mengkonsumsi kopi, namun pula kurangi untuk mengkonsumsi makanan lain yang memiliki kandungan cafein, seperti cokelat, teh, minuman bersoda, serta obat-obatan yang memiliki kandungan cafein.  Mengkonsumsi cafein yang normal ialah kira-kira 200-300 mg cafein, atau sejumlah 2-3 gelas kopi. Mengkonsumsi cafein dalam dosis yang normal bisa bikin Anda tambah energi serta lebih berkonsentrasi. Tetapi, jika dikonsumsi melebihi jumlah yang dianjurkan, atau dikonsumsi ketika siang atau sore hari, jadi hal itu dapat mengganggu kualitas tidur Anda saat malam harinya serta mengakibatkan Anda kelelahan pada esok harinya.  Oleh karenanya, amat utama untuk Anda untuk memerhatikan jumlah cafein yang Anda asup/konsumsi pada siang maupun sore hari. Karena itu, kurangilah mengkonsumsi cafein atau sekurang-kurangnya pastikan kopi yang memiliki kandungan cafein rendah (decaffeinated).  Seseorang pakar di Institute of Food Technologists mengatakan kalau stimulan, seperti cafein, bakal menaikkan dampak hormon pemacu, seperti adrenalin. Hal itu bakal mengakibatkan jantung bekerja dengan lebih keras, bernapas lebih cepat, serta menyajikan perasaan tambah energi. Namun, hal itu cuma bakal bertahan sepanjang lebih kurang 2 jam.  Baca juga : Sering Galau Bisa Bikin Sakit Jantung   Demikian pula dengan gabungan pada cafein dengan gula yang bisa menambahkan konsentrasi serta performa. Hal itu pula bakal hilang dampaknya sesudah berjam-jam serta Anda bakal rasakan kelelahan sesudahnya.  Semacam rangkuman, mengkonsumsi semua hal, termasuk juga cafein, terlalu berlebih bakal mengakibatkan suatu hal yang jelek untuk kesehatan. Oleh karenanya, hal yang dapat dikerjakan ialah konsumsi minuman berkafein sesuai dosis yang disarankan, yaitu tak melebihi 2-3 gelas kopi /hari. Kecuali itu, cermati pula saat Anda mengkonsumsi cafein itu. Jauhi untuk konsumsi cafein sesudah jam 3 sore lantaran bakal mengganggu tidur malam Anda nanti. Atau, jika Anda hendak mengopi sesudah jam 3 sore, minumlah kopi yang rendah supaya tak mengganggu tidur malam Anda.  Selain itu, alangkah bijaknya jika mengganti rutinitas minum kopi yang berlebih itu dengan meminum minuman kesehatan seperti Ultra Noni, DragonNoni dan Ultra Mangosteen. Ketiga minuman herbal ini sangat baik diminum untuk menjaga stamina dan kesehatan tubuh Anda supaya tetap fit.Â
30-01-2020 12:43
Pasti merasa sangat senang ketika setelah menikah dan cek urine mendapati dua garis pada alat test pack kehamilan. Ini berarti bahwa anda akan segera memiliki bayi. Masa-masa kehamilan terlebih merupakan kehamilan yang pertama merupakan masa yang paling membahagiakan. Menjadi ibu hamil merupakan sebuah anugrah yang luar biasa karena tidak semua orang dapat memperoleh anugrah tersebut. Dengan menjadi ibu hamil tentunya banyak hal yang harus dipersiapkan dan tentunya semua orangtua mengharapkan akan dapat melahirkan anak yang sehat dan lengkap. Oleh karena itulah ada baiknya bila sebagai ibu hamil memeriksakan kesehatan terlebih dahulu sebelum janin yang dikandung semakin besar. Tujuan dari pemeriksaan ini yaitu agar dapat meminimalisir berbagai gangguan kehamilan yang dapat menggangu serta membahayakan kesehatan ibu dan janin. Dalam proses kehamilan ada beberapa penyakit yang dapat dideteksi secara dini melalui pemeriksaan tes laboraturium seperti : Ketahui golongan darah Hal ini sangat penting karena informasi mengenai golongan darah akan sangat berguna ketika anda mengalami pendarahan hebat baik pada saat kehamilan maupun pada saat melahirkan. Melakukan pemeriksaan darah lengkap (CBC) Tujuan dari pemeriksaan ini yaitu mengukur angka sel darah merah dan juga sel darah serta hemaglobin di dalam tubuh. Bahkan menurut The American College of Obstetricins and Gynecologist bahwa melalui test cbc ini dapat terungkap bila anda memiliki jenis anemia tertentu. Begitu juga bila terdapat infeksi virus HIV serta kanker darah dapat terdeteksi. Urinalisis Analisa urine dapat digunakan untuk mengetahui apakah anda memiliki penyakit saluran kemih atau tidak, dan untu mengukur kadar glukosa. Karena kadar glukosa yang tinggi dapat menyebabkan penyakit diebetes melitus. Bayi yang dilahirkan oleh ibu yang menderita diabetes akan beresiko menjadi gemuk dan menderita penyakit diebetes di usia muda. Tes Hepatitis B dan C Bila ibu hamil terinfeksi virus hepatitis B dan hepatitis C yang menginfeksi hati maka hal ini dapat menyebabkan virus menular pada janin. Sehingga ibu hamil sebaiknya melakukan tes ini agar dapat terdeteksi lebih awal bila terjangkit virus hepatitis B maupun hepatitis C ini. Tes Infeksi Menular Seksual (IMS) Dilakukannya tes ini untuk memastikan apakah ibu hamil terinfeksi sifilis dan klamidia pada awal kehamilan atau tidak. Karena bila terkena sifilis dan klamidia maka dapat menyebabkan terjadinya komplikasi pada ibu hamil. Dan apabila ibu hamil memiliki salah satu dari IMS tersebut maka ibu hamil akan dirawat selama kehamilan dan diuji kembali agar mengetahui apakah perawatan tersebut berhasil atau tidak. Serangkaian tes yang tersebut di atas bertujuan agar dapat meminimalisir terjadinya gangguan kehamilan baik di masa depan maupun sesudah bayi lahir. Namun seandainya setelah melalui pemeriksaan awal kehamilan terdapat kemungkinan yang membuat harus melakukan tindakan kuretase maka sebaiknya dilakukan pada klinik aborsi yang benar-benar terpercaya. Di mana tindakan tersebut dilakukan akibat adanya indikasi ataupun kondisi yang riskan dari janin tersebut. Atau hal yang membuat ibu hamil tidak memungkinkan untuk meneruskan kehamilan tersebut. Klinik Raden Saleh adalah salah satu klinik aborsi Jakarta yang memberikan pelayanan kebidanan dan kandungan dengan memberikan proses yang aman tanpa efek samping sesuai dengan prosedur medis. Ditangani oleh dokter obgyn yang telah berpengalaman dan profesional. Menggunakan alat medis steril yang selalu tersimpan dalam lemari sterilisator. Didukung dengan fasilitas bangunan klinik yang modern, memiliki 4 dokter spesialis obgyn berpengalaman, USG 3 dimensi, ruang tindakan, ruang farmasi dan lain-lain. Itulah rangkai tes yang semestinya dilakukan oleh ibu hamil pada awal kehamilannya. Konsultasikan terlebih dahulu baik dengan dokter maupun bidan mengenai tes ini. Dokter akan memberikan informasi lengkap mengenai tes laboratorium yang akan anda jalani.