Serangkaian Tes yang Harus Dilakukan pada Awal Kehamilan

Additional Image

Waktu Posting : 30-01-2020 12:43 | Dibaca : 1297x

Pasti merasa sangat senang ketika setelah menikah dan cek urine mendapati dua garis pada alat test pack  kehamilan. Ini berarti bahwa anda akan segera memiliki bayi. Masa-masa kehamilan terlebih merupakan kehamilan yang pertama merupakan masa yang paling membahagiakan. Menjadi ibu hamil merupakan sebuah anugrah yang luar biasa karena tidak semua orang dapat memperoleh anugrah tersebut. Dengan menjadi ibu hamil tentunya banyak hal yang harus dipersiapkan dan tentunya semua orangtua mengharapkan akan dapat melahirkan anak yang sehat dan lengkap. Oleh karena itulah ada baiknya bila sebagai ibu hamil memeriksakan kesehatan terlebih dahulu sebelum janin yang dikandung semakin besar. Tujuan dari pemeriksaan ini yaitu agar dapat meminimalisir berbagai gangguan kehamilan yang dapat menggangu serta membahayakan kesehatan ibu dan janin.
 
Dalam proses kehamilan ada beberapa penyakit yang dapat dideteksi secara dini melalui pemeriksaan tes laboraturium seperti :
  • Ketahui golongan darah
Hal ini sangat penting karena informasi mengenai golongan darah akan sangat berguna ketika anda mengalami pendarahan hebat baik pada saat kehamilan maupun pada saat melahirkan.
  • Melakukan pemeriksaan darah lengkap (CBC)
Tujuan dari pemeriksaan ini yaitu mengukur angka sel darah merah dan juga sel darah serta hemaglobin di dalam tubuh. Bahkan menurut The American College of Obstetricins and Gynecologist bahwa melalui test cbc ini dapat  terungkap bila anda memiliki jenis anemia tertentu. Begitu juga bila terdapat infeksi virus HIV serta kanker darah dapat terdeteksi.
  • Urinalisis
Analisa urine dapat digunakan untuk mengetahui apakah anda memiliki penyakit saluran kemih atau tidak, dan untu mengukur kadar glukosa. Karena kadar glukosa yang tinggi dapat menyebabkan penyakit diebetes melitus. Bayi yang dilahirkan oleh ibu yang menderita diabetes akan beresiko menjadi gemuk dan menderita penyakit diebetes di usia muda. 
  • Tes Hepatitis B dan C
Bila ibu hamil terinfeksi virus hepatitis B dan hepatitis C yang menginfeksi hati maka hal ini dapat menyebabkan virus menular pada janin. Sehingga ibu hamil sebaiknya melakukan tes ini agar dapat terdeteksi lebih awal bila terjangkit virus hepatitis B maupun hepatitis C ini.
  • Tes Infeksi Menular Seksual (IMS)
Dilakukannya tes ini untuk memastikan apakah ibu hamil terinfeksi sifilis dan klamidia pada awal kehamilan atau tidak. Karena bila terkena sifilis dan klamidia maka dapat menyebabkan terjadinya komplikasi pada ibu hamil. Dan apabila ibu hamil memiliki salah satu dari IMS tersebut maka ibu hamil akan dirawat selama kehamilan  dan diuji kembali agar mengetahui apakah perawatan tersebut berhasil atau tidak.
 
Serangkaian tes yang tersebut di atas bertujuan agar dapat meminimalisir terjadinya gangguan kehamilan baik di masa depan maupun sesudah bayi lahir.  Namun seandainya setelah melalui pemeriksaan awal kehamilan terdapat kemungkinan yang membuat harus melakukan tindakan kuretase maka sebaiknya dilakukan pada klinik aborsi  yang benar-benar terpercaya. Di mana tindakan tersebut dilakukan akibat adanya indikasi ataupun kondisi yang riskan dari janin tersebut. Atau hal yang membuat ibu hamil tidak memungkinkan untuk meneruskan kehamilan tersebut.
Klinik Raden Saleh adalah salah satu klinik aborsi Jakarta  yang memberikan pelayanan kebidanan dan kandungan dengan memberikan proses yang aman tanpa efek samping sesuai dengan prosedur medis. Ditangani oleh dokter obgyn yang telah berpengalaman dan profesional. Menggunakan alat medis steril yang selalu tersimpan dalam lemari sterilisator. Didukung dengan fasilitas bangunan klinik yang modern, memiliki 4 dokter spesialis obgyn berpengalaman, USG 3 dimensi, ruang tindakan, ruang farmasi dan lain-lain. 
Itulah rangkai tes yang semestinya dilakukan oleh ibu hamil pada awal kehamilannya. Konsultasikan terlebih dahulu baik dengan dokter maupun bidan mengenai tes ini. Dokter akan memberikan informasi lengkap mengenai tes laboratorium yang akan anda jalani.
  
 
 
 

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Cara Mudah Jaga Kebersihan Pori-Pori Wajah agar Terhindar dari Komedo

29-08-2022 04:09

Komedo memang masalah kulit yang cukup menyebalkan. Komedo ini membuat tampilan kulit wajah tampak kasar dan membuat pori-pori wajah semakin terlihat besar. Buat sahabat fimela yang sedang struggle dengan masalah kulit wajah yang satu ini dan bertanya-tanya bagaimana cara mengatasinya, jawabanya simpel, yaitu dengan cara menjaga kebersihan pori-pori wajahmu. Menjaga kebersihan pori-pori wajah sama dengan mencegah munculnya komedo di wajah. Komedo muncul karena kotoran bercampur dengan minyak, keringat, dan juga sel-sel kulit mati di wajah yang menumpuk menjadi satu dan menyumbat pori-pori. Maka dari itu menjaga kebersihan pori-pori wajah merupakan cara efektif untuk mengatasi dan juga mencegah timbulnya komedo. Nah, bagaimana sih cara untuk menjaga kebersihan pori-pori wajah agar terhindar dari komedo? Yuk cari jawabannya di bawah ini 1. Jangan terlalu sering menyentuh wajahmu Kebiasaan sering menyentuh kulit wajah dengan tangan dapat menyebabkan munculnya komedo. Hal ini dikarenakan tangan yang kotor yang terdapat banyak kuman dan bakteri akan bercampur dengan minyak dan keringat yang ada di wajah akan menumpuk dan menyumbat pori-pori. Maka dari itu sebisa mungkin untuk tidak sering-sering menyentuh wajah ketika tangan kotor. 2. Double cleansing setiap hari. Untuk menjaga kebersihan pori-pori wajah, double cleansing wajib banget kamu lakukan setiap hari. Double cleansing adalah metode membersihkan wajah sebanyak dua kali. Sebelum kamu menggunakan facial wash kamu bisa menggunakan cleansing oil, cleansing balm, milk cleanser, ataupun micellar water untuk membersihkan wajahmu. Metode ini dilakukan agar debu, sisa makeup, minyak, dan keringat yang menempel di wajahmu dapat dibersihkan secara menyeluruh. Cara ini untuk mencegah agar debu, sisa makeup, minyak, dan keringat yang menempel di wajah tidak menyumbat pori-pori wajahmu dan menyebabkan timbulnya komedo. 3. Memakai Chemical Exfoliation Kamu bisa memasukkan chemical exfoliation ke dalam rangkaian skincaremu. Kamu bisa menggunakan exfoliating toner atau exfoliating serum. Chemichal exfoliation ini biasanya mengandung AHA, BHA, atau PHA untuk mengangkat sel kulit mati yang menumpuk di kulit wajah yang dapat menyebabkan pori-pori wajahmu tersumbat. Pemakaian chemical exfoliation ini dilakukan tergantung pada jenis eksfoliator yang terkandung di dalamnya. Beberapa jenis eksfoliator jauh lebih keras dibanding jenis eksfoliator lainnya sehingga perlu menyesuaikan juga dengan kesensitifan dan kebutuhan kulitmu. 4. Melakukan deep cleansing dengan memakai clay mask Agar pori-porimu tetap bersih kamu bisa melakukan deep cleansing dengan memakai clay mask. Deep cleansing dengan menggunakan clay mask ini dapat menyerap kotoran dan minyak yang ada diwajah hingga ke dalam pori-porimu yang menyebabkan munculnya komedo. Kamu bisa memakai clay mask sebanyak 1-2 kali seminggu tergantung kebutuhan kulitmu Demkian empat cara menjaga kebersihan pori-pori wajahmu. Jangan malas untuk menjaga kebersihan pori-pori wajahmu agar wajahmu bebas komedo.

Featured Image
Tips Hindari Cedera Saat Futsal

19-06-2014 11:27

Futsal tak lagi hanya sebagai olah raga. Keinginan orang untuk menjalani olah raga ini semakin tinggi karena sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat muda. Namun sayangnya, banyak yang kurang peduli mengenai hal-hal yang bisa menyebabkan cedera, terutama cedera sendi atau pergelangan kaki. Memang benar. meskipun cedera, aktivitas bisa tetap berjalan. Akan tetapi dalam gerakan-gerakan tertentu, aktivitas itu akan terganggu. Keluhan atau cedera saat main futsal muncul karena kebanyakan orang menganggap futsal adalah olah raga rekreasional sehingga banyak yang melaksanakannya di saat akhir pekan. Justru ketika badan lelah setelah sepekan bekerja. Padahal futsal merupakan olah raga yang mengandalkan badan yang sudah terlatih. Badan harus fit saat futsal. Sebaiknya didukung pula oleh olah raga lainnya yang teratur seperti bersepeda dan jogging. Baca juga : Begadang Pengaruhi Sistem Endokrin dan Kardiovaskular   Perlu ditekankan bahwa tubuh manusia bukanlah mesin atau lampu yang bisa dengan mudah dinyalakan dan dimatikan dengan menggunakan sakelar. Badan yang kurang terlatih malah akan memperburuk kondisi tubuh dengan bermain futsal. Saat berolah raga, termasuk orang yang tubuhnya kurang fit, aliran darah akan terfokus pada tangan dan kaki sehingga kemampuan daya pompa jantung kian berkurang. Tak heran bila ditemukan kejadian  gagal jantung pada orang yang tengah bermain futsal. Kembali ke masalah cedera pergelangan kaki dan lutut, ada beberapa jenis cedera yang terjadi. Pertama, putusnya jaringan ikat (ligamen). Kondisi ini terjadi ketika dalam kondisi berlari lalu  berhenti mendadak dan berputar arah sehingga menyebabkan lutut terpelintir (terpuntir). Atau melompat dan merdarat dengan posisi lutut terpental. Cedera kedua, rusaknya bantalan sendi lutut yang berbentuk seperti cincin dan berfungsi sebagai penahan benturan. Kerusakan seperti ini sering dianggap keseleo atau terkilir. Ketiga, rusaknya tulang rawan yang bertindak sebagai struktur penyerap guncangan dan menyediakan permukaan mulus pada sendi lutut. Cedera-cedera itu bisa dikurangi dengan pemanasan sebelum olah raga. Selain itu, dibiasakan pula berolah raga lain seperti jogging, bersepeda, dan berenang untuk melatih otot. Tentu saja semua itu untuk menghindari redupnya keceriaan saat bermain fulsal. Bermain futsal untuk kebugaran tubuh, bukan untuk berkahir  di meja operasi kan? Baca juga : Mengenal Manfaat Putih Telur Bagi Kesehatan   Pertolongan Pertama Cedera Saat Futsal Tak sedikit orang yang bertindak gegabah ketika terjadi cedera akibat olah raga futsal. Padahal, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meredakan sakit dan mencegah cedera berkelanjutan. Beberapa hal yang bisa Anda lakukan sebelum mengunjungi dokter seperti tips berikut ini : REST. Istirahatkan badan Anda. Jangan memaksakan diri kembali berolah raga karena badan sudah merasa lebih enak. Kesemberonoan Anda malah akan membuat cedera semakin semakin parah. ICE. Langsung kompres dengan es pada bagian yang cedera. Jangan pernah memberikan sesuatu yang memanisanya. Kompresan es dapat mengurangi kondisi bengkak. COMPRESS. Cedera tersebut harus dibebat agar tidak bergerak. Anda bisa menggunakan kain yang elastis agar menekan bagian yang cedera. ELEVATION. Ketika duduk atau tidur, posisi kaki harus lebih tinggi dari kepala. Jangan sekali-kali menaruh kaki dengan kondisi di bawah karena nanti bertambah bengkak.  

Featured Image
Penuaan Kulit, Kenali Tanda-tandanya

23-10-2014 23:49

Pembicaraan sekitar awet muda terasa bakal senantiasa ramai dimana berbagai wanita tengah berkumpul. Terlebih bila diantara anggota peer grup itu, ada satu atau dua orang yang tampak awet muda dibanding rekan-rekan seusianya. Manusia itu tak terlepas dari proses penuaan. Ada dua pemicu kenapa penuaan pada kulit dapat berlangsung yakni penuaan dari dalam serta penuaan dari luar. Penuaan dari dalam ialah penuaan kulit yang sesuai sama berjalannya saat atau umur. Sedang penuaan dari luar ialah penuaan yang bisa tampak di daerah yang kerap terpapar oleh sinar matahari, umpamanya daerah muka, leher serta lengan bawah.   Baca juga : 5 Cara Dapatkan Jantung Sehat Untuk penuaan dari luar, dampak terbesarnya dari paparan sinar matahari. Paparan sinar matahari jadi pemicu paling utama penuaan kulit, aekitar 60-80 %. Kerap terpapar sinar matahari segera bakal bikin seorang cepat keriput lantaran ada perusakan yang lebih cepat pada susunan penunjang kulit, yakni kolagen serta elastin. Kolagen rusak lantaran terdegradasi hingga susunan kulitnya tak bagus lagi. Sesaat elastin bila terserang sinar matahari bakal menebal hingga komponen kulit jadi tak elastic lagi hingga tampak kendur serta muncul kerutan. Kecuali itu, kerap terpapar sinar matahari mengakibatkan munculnya vlek hitam. Sinyal Penuaan. Umumnya penuaan mulai terlihat tampak pada umur 30 tahunan. Pada umur itu pemebentukan jaringan elastin serta kolagen mulai tak seimbang. Tetapi, sesungguhnya sinyal tanda penuaan tak cuma dihadapi oleh mereka yang berumur diatas kepala tiga. Mereka yang berumur 20 tahunan juga rawan alami penuaan awal bila tak lakukan perawatan serta lakukan pola hidup tak benar. Bila kulit tak dirawat, jadi kulit bakal tampak cepat tua walau umur masih tetap muda. Pasalnya, tiap-tiap 28 hari sekali, beberapa sel kulit alami pergantian atau peremajaan diri. Beberapa sel kulit yang awal mulanya berupa bulat bakal naik ke permukaan serta beralih bentuk jadi gepeng, saat sebelum pada akhirnya mati serta jadi sisi dari susunan kulit ari.   Baca juga : Lindungi Kulit Dari Pengaruh Buruknya Cuaca Dengan 6 Cara Ini Dengan cara umum, tersebut sinyal tanda penuaan kulit yang kerap dihadapi : 1. Kulit kering. Kulit kering berlangsung disebabkan menyusutnya jumlah, manfaat serta kegiatan kelenjar keringat. 2. Kulit lebih kasar serta bersisik. Kulit jadi kasar serta bersisik lantaran susunan minyak yang ada di kulit jadi menyusut dari mulanya. 3. Kulit berkerut. Munculnya kerutan ini berlangsung lantaran menyusutnya serat kolagen dalam kulit, dan menyusutnya jaringan lemak di susunan bawah kulit. Biasanya kerutan muncul pada daerah ekspresi seperti daerah pojok bibir, pojok mata serta dahi. 4. Munculnya bercak-bercak pigmen yang tak rata pada ruang kulit. Pemicunya lantaran terjadinya pengurangan jumlah sel pembuat pigmen (melanosit) yang menyebabkan manfaat sel itu alami penurunan, hingga berlangsung penumpukan pigmen melanin yang tak teratur di susunan kulit. Sinyal tanda ini bakal makin kentara demikian umur diatas 40 th., kulit makin kendur serta berkerut. Makin tua, sinyal tanda penuaan makin terlihat, seperti kerutan halus, keriput, kulit kusam serta hiperpigmentasi (vlek) yang tak dapat dihindari.

...