Waktu Posting : 14-07-2014 17:49 | Dibaca : 2815x
22-11-2021 09:50
Buah-buahan merupakan jenis makanan yang kaya vitamin dan mineral. Makanan untuk penderita asam lambung seperti buah yang asam justru bisa memperburuk kondisi tersebut. Akan tetapi, ada beberapa jenis buah yang aman Anda konsumsi meskipun asam lambung naik. Gangguan asam lambung yang paling umum adalah GERD dan gastritis penyebab maag. Oleh karena itu, hati-hati dalam konsumsi buah ketika mengalami gangguan asam lambung. Pasalnya konsumsi buah dapat mencegah atau justru menimbulkan gejala sakit maag. Berikut Daftar Buah, Makanan untuk penderita Asam Lambung yang Aman dan Berbahaya Dikonsumsi Penyakit asam lambung terjadi akibat asam lambung mulai naik ke kerongkongan dan ketika melewati dada menimbulkan sensasi terbakar. Penyebab asam lambung karena lower esophageal sphincter (LES) atau melemahnya otot bawah kerongkongan. Dimana otot bawah kerongkongan berfungsi untuk membuka dan menutup saluran kerongkongan secara otomatis. Bila Anda merasakan gejala asam lambung, maka tidak boleh makan asal-asalan. Pasalnya terdapat beberapa makanan yang memicu asam lambung kambuh, bahkan memperburuk keadaan. Nah, perhatikan makanan untuk penderita asam lambung yang aman. Lalu hindari buah-buahan yang asam seperti jeruk dan tomat. Perlu Anda ketahui, penderita asam lambung dapat mengkonsumsi buah-buahan. Biar bagaimanapun juga, banyak nutrisi terkandung dalam buah yang baik untuk kesehatan tubuh. Nah, berikut ini kami sampaikan daftar makanan untuk penderita asam lambung berupa buah yang aman dan berbahaya untuk dikonsumsi. 1. Pisang Mengutip Hallosehat.com, pisang mempunyai kadar pH sekitar 4,5-5,2. Karena tingkat keasamannya lemah, mengkonsumsi buah ini bisa menetralisir dan mengatasi asam lambung naik. 2. Apel Merah Apel kaya akan serat, kalsium, kalium, dan magnesium. Zat-zat gizi tersebut mampu meredakan gejala maag. Namun tidak semua jenis apel baik untuk penderita asam lambung. Opsi terbaik penderita asam lambung adalah apel merah yang benar-benar sudah matang. 3. Melon Sifat basa yang cukup tinggi pada melon karena kandungan mineral magnesium. Buah ini menjadi salah satu makanan untuk penderita asam lambung yang aman. Kemudian kandungan utama dari buah berupa magnesium menjadi obat antasida untuk meredakan gejala maag. 4. Pepaya Pepaya kaya akan air dan vitamin C. Selain itu, pepaya mengandung vitamin K, kalsium, serta beta-karoten. Karena tingkat keasamannya yang rendah, pepaya aman dikonsumsi bagi Anda yang bermasalah dengan asam lambung. 5. Kelapa Cara mengatasi asam lambung naik bisa dengan meminum air dari buah kelapa. Ya, kandungan mineral kalium dan bermacam-macam senyawa di dalamnya bisa menenangkan sistem pencernaan. Manfaat air kelapa dapat menjaga suhu tubuh tetap normal. Kemudian peradangan di lambung dapat diperlambat. Jika rutin mengkonsumsi satu buah kelapa setiap hari, maka Anda akan merasakan manfaatnya. Lakukan hal ini selama dua pekan berturut-turut. 6. Semangka Selain mengurangi gejala asam lambung, semangka juga diyakini dapat menetralkan kondisi tersebut. Buah yang manis ini mempunyai kandungan air tinggi. Bahkan kaya akan vitamin C, vitamin A, asam amino, dan antioksidan yang membantu melancarkan pencernaan tubuh. Makanan untuk penderita asam lambung wajib Anda ketahui untuk membantu mengurangi atau menetralkan kondisi tersebut. Namun perlu Anda cermati, terdapat beberapa buah yang berbahaya jika Anda konsumsi ketika asam lambung sedang naik. 7. Tomat Asam lambung bisa naik akibat mengkonsumsi tomat segar atau saos tomat. Hal ini disebabkan kandungan asam sitrat dan asam malat dalam tomat. Zat-zat tersebut dapat memicu kenaikan asam lambung. 8. Alpukat Buah alpukat memang terkenal kaya akan lemak yang menyehatkan. Sayangnya kandungan lemak dalam buah ini kurang baik bagi penderita asam lambung. Karena lemak menjadi makanan untuk penderita asam lambung yang memicu produksi hormon kolesistokinin. Produksi asam lambung akan naik apabila otot-otot sfingter kardia menjadi rileks akibat hormon kolesistokinin. 9. Jeruk Salah satu buah yang harus dihindari oleh penderita asam lambung adalah jeruk. Buah seperti jeruk ini sangat berbahaya jika dikonsumsi penderita asam lambung. Jeruk yang dimaksud meliputi semua jenis, mulai jeruk nipis, jeruk lemon, jeruk bali, dan yang lainnya. 10. Nanas Makanan untuk penderita asam lambung selanjutnya yang harus dihindari adalah nanas. Karena buah yang satu ini mempunyai tingkat keasaman yang tinggi. Jadi, bagi penderita asam lambung sangat berbahaya mengkonsumsinya. Akan tetapi jika sekiranya tetap ingin memakannya, sebaiknya pilih buah nanas segar daripada mengkonsumsi dalam keadaan sudah dibuat jus. Pasalnya kondisi asam lambung akan semakin diperburuk dengan minum jus nanas. Bahkan dapat menyebabkan GERD. Oriflakes Gastro menjadi obat asam lambung alami berbahan dasar umbi garut, gula kelapa, dan susu kambing etawa. Oriflakes untuk asam lambung menjadi solusi mengatasi dan mencegah asam lambung. Makanan untuk penderita asam lambung ini baik untuk kesehatan pencernaan dan tidak menimbulkan efek samping untuk kesehatan. Terdapat buah yang bisa meningkatkan produksi asam lambung, namun ada pula yang membantu menetralkan kondisi lambung lebih baik. Oleh sebab itu, telitilah dalam memilih makanan untuk penderita asam lambung dengan seksama. Buah-buahan secara umum memang menyehatkan, akan tetapi bagi penderita asam lambung, buah tertentu bisa memperburuk keadaan.
19-06-2015 11:03
Manfaat jus buah dan sayuran Siapa yang tidak ingin memiliki tubuh yang sehat? Tentunya semua orang ingin memiliki tubuh yang sehat dan terhindar dari berbagai macam penyakit. Sayangnya, tak semua orang bisa mendapatkan hal tersebut, dikarenakan gaya hidup serta pola makan yang tidak sehat. Alhasil, mereka pun seringkali mengeluhkan berbagai macam penyakit di dalam tubuh. Oleh karena itu, ada baiknya memang Anda mengkonsumsi aneka resep jus sehat. Jus tak hanya nikmat diminum, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kesehatan. Beberapa buah dan sayuran yang dijus pun ternyata mampu menangkal kanker, serangan jantung hingga menambah stamina tubuh. Bisa dibilang jus buah dan sayuran adalah obat herbal untuk menjaga kesehatan tubuh Anda. Selain harganya yang terjangkau, jus juga tidak memberikan efek samping layaknya obat kimia yang sering Anda jumpai di pasaran. Baca juga : Obat Herbal untuk Penyakit Kolesterol Hal yang harus dihindari Manfaat jus buah dan sayuran memang sudah melegenda, tetapi masih ada kesalahan fatal yang dilakukan saat mengolahnya. Lalu, apa sajakah kesalahan yang terjadi saat mengolah aneka resep jus sehat? Dibawah ini beberapa hal yang harus dihindari saat membuat jus. 1. Kombinasi bahan yang sama Anda tentunya bosan bukan dengan resep yang sama setiap harinya? Selain membosankan, bahan-bahan tersebut ternyata berpotensi menimbun lemak di dalam tubuh. Percaya atau tidak, masih banyak petani Indonesia yang menggunakan pestisida dalam proses pertanian. Oleh karena itu, ada baiknya Anda membuat kombinasi buah dan sayuran yang berbeda. Dengan begini, Anda terhindar dari kebosanan sekaligus merasakan ribuan manfaat dari kombinasi bahan tersebut. Baca juga : Tahitian Noni untuk Diabetes 2. Meminum jus saat perut sudah terisi Untuk mendapatkan manfaat dari aneka resep jus sehat, Anda sepatutnya mengkonsumsi jus saat perut kosong. Usahakan ½ jam sebelum Anda sarapan telah mengkonsumsi jus buah atau sayuran yang diolah. Tubuh tentunya akan menyerap lebih banyak nutrisi yang berasal dari jus sehat tersebut. Selain itu, tubuh pun hanya memanfaatkan energi dalam jumlah kecil untuk proses penyerapan serta pencernaan di dalam tubuh. 3. Menunda untuk meminum jus setelah diproses Jangan pernah menunda minum jus yang telah Anda proses sebelumnya. Seperti yang dikutip dari kesehatan.tips, jus yang dibiarkan pada tempat terbuka akan terkontaminasi proses oksidasi. Hal tersebut nyatanya bisa mengurangi kandungan nutrisi yang terdapat di dalamnya. Jika memang Anda tak bisa langsung mengkonsumsinya, tempatkanlah aneka resep jus sehat tersebut pada wadah yang kedap udara dan simpan di dalam lemari es.
19-03-2015 23:02
Obat untuk diabetes kini kian beragam macamnya, dan tidak hanya mengandalkan obat saja, Anda sebagai penderita diabetes juga harus mengerti bagaimana cara jerawat kondisi tubuh ketika terserang penyakit ini. Namun yang paling penting adalah bagaimana cara Anda menjaga pola hidup Anda. Berlawanan dengan persepsi populer, tidak ada diet diabetes tertentu. Namun sangat penting untuk memfokuskan pola makan Anda pada hal yang mengandung serat tinggi dan rendah lemak, seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian. Baca juga : Obat Diabetes Melitus yang Disesuaikan dengan Jenisnya Anda juga harus mengurangi porsi makanan dari produk hewani, karbohidrat olahan, dan juga bahan makanan yang manis. Makanan dengan indeks glikemik rendah juga dapat membantu. Indeks glikemik merupakan ukuran seberapa cepat makanan menyebabkan peningkatan gula darah dalam tubuh Anda. Makanan dengan indeks glikemik tinggi meningkatkan gula darah Anda dengan cepat. Makanan glikemik rendah dapat membantu Anda mencapai gula darah yang lebih stabil. Makanan dengan indeks glikemik rendah biasanya adalah makanan yang kaya akan serat. Dengan mengetahui ini, maka Anda tidak lagi tergantung berlebihan terhadap obat untuk diabetes. Selain memperhatikan pola makan, ada baiknya Anda juga berolahraga. Setiap orang membutuhkan latihan aerobik secara teratur, dan orang-orang yang memiliki diabetes tipe 2 tidak terkecuali. Latihan ringan seperti berjalan kaki, berenang dan bersepeda sangat membantu Anda untuk menjaga kondisi fisik terutama untuk melawan penyakit ini. Apa yang paling penting adalah membuat aktivitas fisik ini menjadi bagian dari rutinitas harian Anda. Baca juga : Kegunaan Jamsi Obat Diabetes Untuk konsumsi obatnya sendiri, pastikan Anda memperhatikan bahan-bahan yang dibawanya. Dua bahan penting yang harus terdapat pada obat yang Anda pilih antara lain adalah: Metformin: Umumnya, metformin merupakan obat pertama diresepkan untuk diabetes tipe 2. Obat ini bekerja untuk merangsang insulin sehingga tubuh Anda menggunakan insulin lebih efektif. Sulfonylureas: Obat ini membantu tubuh Anda mengeluarkan lebih banyak insulin. Kemungkinan efek samping yang dihasilkan oleh obat ini adalah termasuk gula darah rendah dan kenaikan berat badan. Jika Anda menemukan salah satu dari dua bahan penting tersebut, maka Anda telah menemukan obat untuk diabetes.