Waktu Posting : 13-11-2018 17:05 | Dibaca : 1684x
Melakukan pernikahan sekali seumur hidup adalah keinginan semua orang. Pernikahan akan membuat kita terhindar dari hal-hal buruk yang dapat berdampak negative dalam kehidupan sehari-hari. Saat memutuskan untuk menikah, ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan agar pernikahan dapat berjalan dengan lancer sesuai keinginan.
Banyak hal yang perlu dipersiapkan dan salah satunya adalah masalah kesehatan. Usia pernikahan telah diatur oleh undang-undang Nomor 1 tahun 1974. Undang-undang tersebut menyebutkan jika batas minimal usia pernikahan untuk laki-laki 19 tahun sedangkan untuk perempuan 16 tahun. Namun walaupun sudah diatur oleh undang-undang tetap saja masih sering terjadi pernikahan di bawah umur.
Mereka yang melakukan pernikahan di bawah umur memiliki banyak alas an seperti pendidikan rendah, kemiskinan, hokum adat, norma sosial maupun hokum yang kurang tegas. Padahal banyak sekali risiko kesehatan yang dapat mengancam bagi mereka yang melakukan pernikahan dini.
Berikut ini beberapa risiko kesehatan yang dapat terjadi saat melakukan pernikahan dini :
1. Saat hamil di usia muda maka berisiko terserang tekanan darah tinggi. Perlu dilakukan pengobatan agar tidak terjadi komplikasi dan tekanan darah tinggi sangat berbahaya bagi pertumbuhan calon bayi.
2. Bayi berisiko lahir premature. Hal ini karena berat badan bayi rendah dan belum siap untuk dilahirkan. Kelahiran premature dapat mengalami gangguan pencernaan, pernapasan, penglihatan dan lainnya.
3. Berisiko besar ibu meninggal saat melahirkan. Hal ini terjadi karena perempuan di bawah 18 tahun belum siap fisiknya untuk hamil dan melahirkan seperti panggul yang masih kecil sehingga bayi akan mengalami kesulitan untuk keluar.
4. Berisiko besar mengalami keguguran. Hal ini terjadi karena menikah di usia belia belum siap secara fisik dan mental. Organ tubuh yang belum matang akan berakibat pada pertumbuhan bayi yang juga tidak akan bisa berkembang dengan maksimal.
5. Sering mengalami bentrok dan kekerasan rumah tangga. Secara psikologis mental pasangan belum dewasa sehingga lebih rentan terjadi kekerasan rumah tangga.
20-06-2018 02:17
Penyakit maag sering muncul secara tiba-tiba sehingga membuat penderitanya tidak bisa memprediksi. Akan tetapi penderitanya mampu menangkal penyakit maag agar tidak kambuh secara tiba-tiba. Sehingga penyakit tidak akan kambuh. Untuk itu yang perlu dilakukan oleh penderita adalah mengkonsumsi makanan dan minuman yang bisa mencegah penyakit maag kambuh atau datang secara tiba-tiba. Nah, berikut ini ada beberapa makanan dan minuman yang bisa menghalau penyakit maag agar tidak kambuh secara tiba-tiba. · Kentang Kentang adalah makanan yang kaya akan karbohidrat. Tidak hanya itu, kentang juga memiliki kolesterol yang rendah sehingga tidak akan membuat kolesterol bertamabah tinggi. Selain itu kentang juga mampu menghalau maag. Sehingga jika maag mulai menyerang, penderitanya bisa mengkonsumsi kentang rebus. · Jahe Jahe sudah terkenal memiliki banyak gizi dan manfaat yang cukup banyak untuk tubuh. Jahe mengandung zat yang mampu membuat pencernaan menjadi lebih nyaman. Tidak hanya itu jahe juga bisa melangsingkan tubuh. Nah, selain itu jahe ini juga berguna, karena meredakan mual saat sedang maag. Jahe bisa direbus dan dicampur dengan susu agar tidak terlalu pedas saat dimakan. · Lidah buaya Lidah buaya juga salah satu makanan yang bisa meredakan sakit maag. Lidah buaya memiliki zat yang berfungsi untuk meredakan luka dengan cepat. Untuk itu ketika lambung terasa perih, lidah buaya cukup baik untuk dikonsumsi. Lidah buaya sendiri bisa dikonsumsi dengan cara meminum dengan di blender terlbih dahulu. Akan tetapi perlu berhati-hati karena lidah buaya memiliki getah yang gatal. · Pisang Pisang juga salah satu makanan yang bisa meredakan penyakit maag. Pisang ini memiliki banyak vitamin seperti vitamin A dan E . Selain itu pisang juga cukup mengenyangkan dan terproses cukup lama di perut sehingga cukup mengenyangkan dan bisa meredakan maag saat melanda. · Seledri Seledri juga menjadi salah satu makanan yang bisa meredakan maag. Seledri hampir tidak punya kalori selain itu, seldri juga memiliki serat yang banyak sehingga bisa meredakan maag. Nah itu tadi beberapa makanan pereda maag.
04-07-2014 06:19
Sepanjang kita menunaikan beribadah puasa, kerapkali kita jadi tak nyaman serta terganggu dengan keluhan seperti bau mulut yang tak enak. Hal semacam ini lumrah berlangsung serta dapat dihindari dengan tahu apa pemicunya. Saat berpuasa, pastinya seorang bakal lebih rawan merasakan bau mulut yang tak enak. Dengan cara fisiologis keadaan ini mengakibatkan berkurangnya produksi air liur yang bisa bikin mulut jadi kering (xerostomia), manfaat air liur ialah semacam self-cleansing didalam rongga mulut. Didalam rongga mulut ada kian lebih 300 mikroorganisme normal, dalam kondisi berpuasa di mana tiada kegiatan mengunyah serta berlangsung penurunan produksi air liur, mengakibatkan jumlah oksigen didalam mulut bakal menyusut. Bakteri anaerob dapat berkembang biak didalam mulut tiada oksigen yang merubah bekas makanan yang tersisa disela-sela gigi serta memecah asam amino hingga membuahkan gas sulfur yang bikin mulut jadi baunya atau halitosis. Â Baca juga :Â Tips Berpuasa Bagi Penderita Asma Kecuali itu, mulut yang kering umumnya bakal kerap timbul sariawan pada mukosa rongga mulut, hal semacam ini dikarenakan pula lantaran berkurangnya produksi air liur yang berperan semacam moisturizer atau pelembab pada rongga mulut. Di bawah ini berbagai langkah untuk mengatasinya : Menyikat gigi dengan cara teratur sesudah saat sahur dengan tehnik menyikat yang baik serta benar, sekurang-kurangnya seputar 3-5 menit. Sikat juga lidah Anda, terlebih sisi belakang lidah, di mana di bagian ini ialah tempat berkembang biaknya mikroorganisme. Walaupun awalannya barangkali bakal jadi mual waktu menyikat lidah, namun bila dikerjakan dengan cara teratur, Anda bakal punya kebiasaan. Pakai benang gigi di bagian depan serta belakang, sesudah menyikat gigi untuk mengoptimalkan pembersihan sela-sela gigi. Gunakanlah obat kumur. Pastikan yang tak memiliki kandungan alkohol. Berbagai merk khusus yang beredar di market juga memiliki kandungan 26% alkohol. Konsultasi dengan dokter gigi pun terhitung porsi paling penting, untuk tahu apakah gigi geligi kita dalam keadaan sehat, serta janganlah lupa tanyakan bagaimana tehnik menyikat gigi yang baik serta benar. Inilah sajian beberapa tip mencegah bau mulut selama berpuasa di bulan Ramadhan: Â Baca juga :Â Waspadai Dehidrasi Ringan Mengancam Produktivitas Hindari makanan serta minuman yang umumnya bikin mulut bau, seperti bawang putih, petai, jengkol, durian. Konsumsilah makanan yang banyak memiliki kandungan serat seperti sayur serta buah. Banyak konsumsi air putih waktu sahur. Minum air putih 8-10 gelas saat sahur serta berbuka, dapat menolong tangkal bau mulut disiang hari. Lantaran air putih bakal menambah produksi saliva (air liur), hingga mulut terjaga kebersihan serta kelembabannya. Minum teh hijau tiada gula waktu sahur serta berbuka bakal mencegah bau mulut. Teh hijau mempunyai zat polyphenol yang bermanfaat untuk bersihkan bakteri pada mulut serta saluran pernafasan. Konsumsi vitamin c sesuai sama dosis supaya terlepas dari munculnya sariawan. Bila sangat mungkin, dapat diimbuhkan mengunyah tumbuhan seperti tarragon, ekaliptus, atau daun ketumbar. Waktu sahur kurangi merokok. Pengurangan bau mulut pada siang hari bulan puasa merupakan kontribusi besar dikarenakan tidak merokok saat sahur. Mengkonsumsi makanan yang lengket serta manis seperti karanel, cokelat, biskuit, es cream, dodol serta kue basah yang lainnya, coba jauhilah.. Makanan lengket ini bakal lebih susah untuk dibikin bersih, ditambah bakal melekat pada gigi kurun waktu lama hingga mengakibatkan bau mulut. Kerjakan olahraga mudah dengan cara teratur mendekati atau setelah berbuka puasa pula berguna. Olahraga dapat melepas zat-zat beracun dalam tubuh terhitung pemicu bau pada mulut. Jauhi tidur yang terlampau lama lantaran hal semacam ini bakal menyebabkan bau mulut yang tak enak. Apabila anda sudah lakukan beberapa cara di atas bau mulut Anda tetap pula belum menyusut, selekasnya tanyakan ke dokter lantaran bau mulut pula dapat berlangsung lantaran aspek dari dalam tubuh (maag), masalah pernapasan, diabetes atau penyakit dalam yang lain.
02-07-2014 10:47
Bukan hanya pakaian saja lho yang bisa warna warni, rambut juga saat ini semakin bermacam warnanya. Pewarna rambut saat ini makin akrab serta jadi sisi dari tren fashion terbaru. Tetapi konon kabarnya pemakaian pewarna rambut bisa menyebabkan kanker . Apakah benar? Seluk Beluk Pewarna Rambut Tiap-tiap tahun, mode senantiasa berubah-ubah. Lebih tepaynya lagi berganti. Tidak cuma mode baju, style serta potongan rambut juga turut berganti. Juga bukan hanya potongan rambut saja yang utama, sekarang ini warna rambut juga sering dihubungkan dengan tren saat ini. Walau sebenarnya mulanya, pewarnaan rambut ditujukan untuk menutupi uban yang telah bermunculan di kepala. Dulu saat, pada tahun 1938, FDA (Food & Drug Administration, Badan POM-nya Amerika Serikat) sudah temukan bahwasanya pewarna rambut yang di produksi pada waktu itu, dengan bahan aktif utama coal-tar, dapat dibuktikan mengakibatkan reaksi alergi pada berbagai pemakainya. Tetapi FDA tak melakukan larangan, cuma mensyaratkan ada peringatan alergi pada label. Pada tahun 1978, FDA kembali mensyaratkan ada peringatan pada label pewarna rambut yang memiliki kandungan 4-methoxy-m-phenylenediamine (4MPPD) atau 4-methoxy-m-phenylenediamine sulfate (4MPPD sulfate), yakni dua bahan aktif pewarna rambut yang terhitung kelompok coal-tar. Kriteria peringatan ini semacam tindak lanjut temuan kaum peneliti di National Cancer Institute di Rumah Sakit Bethesda, MD., perihal munculnya kanker pada tikus percobaan yang pakannya digabung dengan ke-2 zat itu. Kaum peneliti itu memanglah berniat mempelajari dampak zat tersebut di pakan tikus serta bukan hanya menerapkannya di kulit, lantaran mereka hendak mempelajari efek zat aktif itu dalam badan (menurut riset, ada beberapa kecil zat aktif yang diterapkan pada rambut dapat terserap ke dalam darah lewat kulit kepala). Tetapi hasil riset ini diragukan oleh peneliti lain yang menyampaikan bahwasanya hasil uji ini tak dapat dengan cara akurat tunjukkan ada jalinan pada zat aktif pewarna rambut itu dengan kemungkinan kanker, lantaran jumlah yang dapat terabsorbsi melalui kulit kepala kecil kemungkinan sekali. Terlebih pada komponen pewarna rambut, tetap ada beragam zat kimia lain yang pula ditambahkan untuk memperoleh 'adonan' pewarna rambut yang di idamkan, serta bukan hanya terbagi dalam zat tunggal semata. Sesudah FDA menyebutkan peringatan pada 4MPPD serta 4MPPD sulfat, kaum produsen pewarna rambut menghentikan pemakaian zat-zat kimia itu dalam formula pewarna rambutnya. Semacam penambahan, industri pewarna rambut juga menghentikan pemakaian berbagai zat penambahan lain yang menurut riset menyebabkan kanker pada hewan percobaan. Tetapi berbagai peneliti terus terasa bahwasanya selama zat pengganti untuk zat penambahan itu mempunyai susunan kimia yang serupa, maka potensi pemicu kankernya bakal sama juga dengan zat yang digantikan. Baca juga : Cara Mudah Untuk Hidup Sehat dan Lebih Lama Apakah benar Timbul Kanker? Pada tahun 2004, peneliti dari Yale, Thongzhang Zheng, ScD temukan ada jalinan pada pewarna rambut permanen, terlebih yang berwarna gelap, dengan kanker kandung kemih serta non-Hodgkin's lymphoma. Riset itu menyimpulkan bahwasanya wanita yang memakai pewarna rambut dalam periode panjang sebelum saat tahun 1980 alami penambahan kemungkinan terkena non-Hodgkin's lymphoma dibanding yang tak memberi warna rambutnya atau yang memakai pewarna rambut semi permanen. Mereka yang memberi warna rambut dengan pewarna rambut permanen berwarna gelap lebih dari 25 tahun, juga resikonya meningkat 2 kali lipat. Riset Zheng ini dilaporkan dalam American Journal of Epidemiology edisi 15 Januari 2004. . Tetapi Cosmetic, Toiletry and Fragrance Association di Amerika Serikat mengacu 2000 hasil riset ilmiah perihal jalinan pewarna rambut serta kanker yang dikerjakan oleh kaum peniliti Johns Hopkins. Hasil-hasil riset itu tunjukkan bahwasanya susah untuk menyimpulkan ada jalinan yang pasti, serta perlu riset selanjutnya untuk dapat menunjukkan bahwasanya pewarna rambut dapat mengakibatkan kanker. Lantaran hasil riset yang amat bermacam, Direktur program Pewarna serta Kosmetik FDA, John Bailey, Ph. D menyampaikan bahwasanya FDA tak mempunyai basic yang kuat untuk menyebutkan bahwasanya apakah pewarna rambut memanglah menyebabkan kemungkinan kanker. Pemakai diinginkan mempunyai pertimbangan-pertimbangan yang masak dalam menentukan pewarna rambut, umpamanya dengan menerapkannya dengan cara benar serta sesuai sama panduan yang tercantum pada paket. Kurangi frekuensi pewarnaan (umpamanya, janganlah memberi warna rambut satu minggu sekali) dapat dikerjakan untuk hindari ada kemungkinan kanker disebabkan pewarnaan rambut. Baca juga : Kesemutan, Jangan Anda Anggap sepele Yang 'Alami' Belum Pasti Aman Bila pemakaian pewarna rambut memiliki bahan basic kimia menyajikan keragu-raguan dari segi keamanannya, mengapa tak coba memakai henna? Henna ialah pewarna rambut yang datang dari alam, Lawsonia inermis. Tetapi warna alami henna yang dipakai untuk pewarna rambut ialah merah-jingga, yang bila diterapkan ke rambut warnanya jadi lebih 'transaparan', cuma membuahkan warna rambut asli bersemu merah. Henna yang berwarna-warni seperti blonde, cokelat, mahogany, kemungkinan ada menambahkan garam logam atau juga barangkali ditambah pewarna rambut sintetis. Henna yang mengklaim dapat menyebabkan warna hitam (black henna) besar kemungkinan ialah pencampuran henna dengan para-phenylenediamine (PPD). Henna dengan menambahkan PPD sudah diklaim beresiko di beberapa negara, lantaran senyawa PPD dilaporkan menyebabkan beragam masalah dimulai dari hipersensitivitas hingga kanker. Henna asli tak sempat menyebabkan warna hitam, sedang henna hitam (black henna) yang kerap dipakai untuk rajah atau tato ialah Indigofera tinctoria yang menyebabkan warna indigo (biru tua), serta bukan hanya hitam. Yang Utama : Hati-hati Selanjutnya, apa pun pewarna rambut yang Anda pakai, yakinkan Anda senantiasa waspada dalam pemakaiannya. Selama Anda memakainya sesuai sama panduan, sejauh itu juga pewarna rambut cukup aman untuk Anda pakai. Yang perlu diingat waktu memakai pewarna rambut sintetik ialah : 1. Saat menerapkan pewarna rambut, janganlah membiarkannya ada di rambut anda lebih lama dari saat yang diputuskan dalam paket. 2. Bersihkan rambut hingga kulit kepala Anda dengan air hingga bersih. 3. Gunakan sarung tangan waktu menerapkan pewarna rambut. 4. Ikuti panduan penggunaan yang tercantum dalam paket dengan jeli. 5. Jangan sempat mencampuradukkan buatan pewarna rambut dengan merk atau tipe buatan yang tidak sama, lantaran dapat menambah kemungkinan terjadinya reaksi kimia yang tak di idamkan. 6. Usahakan tak terus-terusan ganti warna rambut, lantaran makin tidak sering Anda memberi warna rambut Anda, makin kecil juga kemungkinan kanker - atau masalah lain yang terkait dengan pewarnaan rambut - menghantui Anda. 7. Sangat dianjurkan, sebelum saat menerapkannya ke rambut Anda, coba untuk melakukan tes alergi terlebih dulu. Langkahnya dengan tempelkan sedikit saja adonan cat rambut ke daerah belakang telinga Anda, serta janganlah dicuci dahulu hingga 2 hari. Bila tiada rasa gatal, sensasi terbakar, kemerahan atau reaksi-reaksi alergi yang lain, barulah Anda dapat menerapkannya ke rambut Anda.