Penyakit Yang di Anggap Ringan, Padahal Mematikan !

Additional Image

Waktu Posting : 04-05-2014 22:00 | Dibaca : 5152x

Penyakit Yang di Anggap Ringan, Padahal Mematikan!  - Seringkali kita menganggap remeh penyakit yang ada di sekitar kita. Tanpa kita sadari penyakit tersebut dapat merenggut nyawa orang-orang disekitar kita, atau bahkan kita sendiri. Apa saja penyakit itu ? berikut beberapa penyakit sederhana yang dapat menyebabkan kematian.

Mendengkur (Ngorok)

Kebiasaan tidur mendengkur yang dianggap biasa oleh semua orang itu ternyata dapat menyebabkan resiko kematian. Menurut Dokter Andreas A.Prasadja dari Sleep Disorder Clinic – RS. Mitra Kemayoran, resiko itu bermula dari masalah gangguan tidur yang bernama Obstructive Sleep Apnea (OSA). Andreas menyebutkan gangguan OSA ini terjadinya penyempitan saluran pernafasa atas saat tidur. Penyempitan ini menyebabkan tidak efektifnya pertukaran antara oksigen dengan karbondioksida pada saat tidur. Akibatnya di pagi hari si penderita merasa tidak segar dan masih kurang istirahat. Tidak jarang ia juga mengeluhkan sakit kepala di pagi hari. Sedangkan pada siang hari karena banyaknya aktifitas mungkin ia tidak merasakan kantuk, tetapi di saat meeting atau sedang mengendarai rasa kantuk yang tak tertahankan bisa menyerang setiap saat. Akibatnya, Kemampuan konsentrasi dan daya ingat menurun, dan nyawa pun banyak yang melayang karena kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan oleh rasa kantuk dan berkurangnya reflex untuk menghindar.

Gigi Berlubang

Sakit gigi sering dianggap sebagai penyakit yang sepele, terutama bagi orang yang belum pernah mengalaminya. Namun akibat yang ditimbulkan sakit gigi dapat mengganggu aktifitas sehari-hari dan bahkan sangat berbahaya karena bisa menyebabkan kematian. Pasalnya apabila gigi tersebut tidak dirawat Maka gigi yang berlubang dapat menjadi jalan yang cukup besar bagi bakteri untuk dapat masuk ke dalam tubuh. Masalah utama yang  menyebabkan sakit gigi adalah lubang pada gigi yang dimasuki oleh bakteri. Infeksi yang terjadi pada gusi dan akar gigi dapat menjalar ke berbagai organ vital, dan bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan.

Baca juga : Jangan Anggap Remeh Flu  

Apabila daya tahan tubuh kita sedang lemah, maka infeksi bakteri akan semakin hebat. Bila tidak segera diobati, infeksi akan menyebar ke daerah di sekitar mulut seperti leher dan pipi. Kondisi ini bisa di katakan cukup serius, dan mengharuskan si penderita untuk melakukan operasi pada daerah yang terinfeksi untuk mengeluarkan nanahnya. Bila kondisinya cukup parah, ada resiko terjadinya kematian jika kondisi pasien sangat lemah, disertai komplikasi penyakit lain ataupun perawatan yang kurang intensif.

Maag

Penyakit yang sering dianggap sepele oleh sebagian penderitanya, namun sangat berbahaya. jika penyakit ini sudah terlalu parah, bisa menyebabkan Penyakit baru, yaitu gejala Thypus. Bahkan kematian ! Penyebab dari penyakit maag yaitu, pola makan yang tidak teratur atau sering terlambat makan sehingga menimbulkan luka pada lambung yang diakibatkan oleh aktifitas lambung pada saat perut sedang kosong. Kebiasaan buruk ini sering dilakukan oleh banyak orang dengan alasan sibuk dan lain-lain. Penyebab lainnya dari penyakit maag, yaitu stress dan kurang istirahat, kurangnya istirahat bisa menyebabkan turunnya nafsu makan dan dapat menimbulkan maag.

Gejala-gejala dari penyakit maag yaitu: perut kembung, perut akan terasa penuh walaupun perut penderita sedang kosong. mual dan rasa ingin muntah pada saat makan, rasa perih pada perut dan ulu hati, merasa lapar namun tidak nafsu makan, sering bersendawa, sendawa tersebut disebabkan karna asam lambung yg tinggi.

Baca juga : Menghindari Sakit Jantung di Waktu Tua

Cara mengatasi maag dengan cepat saat sedang kambuh, yaitu dengan meminum obat yang mengandung Hydrotalcite, Magnesium hidroksia, dan Simethicone yg biasa dijual di apotik dan toko obat. Dan bagi anda yg tidak biasa meminum obat generik, terdapat juga obat tradisional/alami untuk mencegah dan mengobati maag yaitu dengan memakan Singkong Madu mentah 1 potong setiap hari sebelum makan. Selain obat-obat di atas, kita juga bisa mencegah kambuhnya penyakit maag dengan menghindari makanan pedas, asam, makanan yg mengandung santan, serta makanan yg susah di cerna oleh lambung karena membuat luka di lambung semakin parah. Dan juga menghindari minuman yg menyebabkan asam lambung naik, seperti kopi dan minuman soda.

Sariawan

Jangan pernah sepelekan sariawan. Apalagi, jika sariawan itu selalu muncul dalam jangka waktu 6 bulan hingga 1 tahun. sering menderita sariawan ternyata merupakan indikasi utama terjadinya penyakit pemfigus vulgaris. penyakit ini tidak bisa disembuhkan, dan akan diidap penderita hingga akhir hayatnya. Bahkan, 50 persen penderita akan meninggal dalam waktu 12 bulan jika tidak segera diberikan pertolongan. Penyakit ini tidak menular, mereka yang beresiko terkena penyakit pemfigus vulgaris rata-rata berusia antara 50 sampai 60 tahun. Dan merupakan keturunan dari bangsa Yahudi, Indian atau Mediteranian.

Demam

Demam merupakan penyakit yang sering dialami setiap orang dan biasanya demam terjadi akibat adanya infeksi pada tubuh manusia, penyakit demam yang bisa menyebabkan kematian adalah demam berdarah, yaitu demam yang disebabkan oleh virus dengue. Virus dengue dapat masuk ke dalam tubuh melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Gejala yang akan timbul biasanya demam tinggi mencapai 39-40 derajat celcius dan timbul secara mendadak, disertai keringat yang cukup banyak dan tubuh tampak loyo, nyeri di seluruh tubuh, pendarahan yang tampak dari luar maupun dari dalam. Bila sudah terlihat tanda-tanda seperti di atas, ada baiknya si penderita langsung dibawa ke rumah sakit. Kalau tidak maka akan menyebabkan kematian.

Keracunan makanan

Saat ini kita sering mendengar banyak anak-anak atau bahkan orang dewasa yang keracunan makanan. Hal ini bisa terjadi karena pengolahan makanan yang tidak sempurna, adanya zat beracun yang terkandung di dalam makanan namun kita tidak mengetahuinya. Hal ini disebabkan adanya persaingan yang tidak sehat diantara para penjual makanan dengan tujuan untuk menghancurkan usaha si lawan agar tidak laku. Atau hanya sedekar mencari keuntungan yang lebih banyak dengan cara jalan pintas. tanda-tanda keracunan makanan adalan perut akan terasa mual dan diare biasanya ini akan sembuh sendiri. Namun banyak juga akibat keracunan makanan yang berujung maut, karena penanganan yang buruk.

Baca juga : Pentingnya Memahami Kulit dan Fungsinya

Influenza

Influenza atau yang lebih dikenal dengan sebutan flu, merupakan penyakit yang bisa menular yang di sebabkan oleh Virus RNA dari familia Orthomyxoviriade (virus influenza). Gejala yang di timbulkan dari penyakit ini adalah badan menggigil, sakit di bagian kepala, sakit tenggorokan, nyeri otot, batuk, demam dan rasa tidak nyaman di sekujur tubuh. Influenza biasanya ditularkan melalui udara lewat batuk dan bersin, yang akan menimbulkan aerosol yang mengandung virus. Akhir-akhir ini banyak orang yang meninggal akibat penyakit influenza, flu yang sedang marak tersebar di seluruh dunia ialah flu babi (H1N1) dan flu Burung (H5N1). Bila anda sudah terjangkit segera periksakan diri ke dokter. Karena penyakit ini sangat berbahaya dan bisa merenggut nyawa anda.

Diabetes

Penyakit diabetes atau yang sering kita sebut penyakit kencing manis. biasanya disebabkan karena terlalu banyak mengkonsumsi gula. Banyak orang menganggap remeh penyakit ini. Padahal diabetes merupakan salah satu penyakit yang berbahaya karena bisa menyebabkan kematian. Pada tahun 2013 indonesia memiliki sekitar 8.5 juta penderita diabetes yang merupakan jumlah ke-4 terbanyak di Asia dan nomor 7 di dunia. Faktor yang menyebabkan diabetes antara lain: orang dewasa yang umurnya diatas 45 tahun, berat badan yang terlalu gemuk (obesitas), tekanan darah tinggi (140/90 mmHg) dan faktor keturunan.


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Waspadai 5 Penyakit Mata Penyebab Kebutaan

03-05-2014 14:19

Waspadai 5 Penyakit Mata Penyebab Kebutaan  - Ada lima jenis penyakit mata yang paling sering diderita orang berusia di atas 40 tahun dan dapat mengakibatkan kebutaan. Berikut ini penjelasannya. 1. Miopia Jenis gangguan ini paling banyak terjadi. Tanda-tandanya, sulit melihat jauh dan harus menggunakan kaca mata minus. Yang perlu diwaspadai adalah Miopis Patologis, yaitu jenis miopia yang paling berbahaya dan berpotensi membutakan. Pada beberapa individu, miopia jenis ini dibarengi kerapuhan retina akibat penipisan selaput jala dari waktu ke waktu. Penyembuhan bisa dilakukan melalui operasi, tetapi tingkat keberhasilan pemulihan penglihatan sangat tergantung dari kecepatan penanggulangannya. Satu hari tertundanya pelaksanaan pembedahan sudah mampu mengurangi presentase keberhasilan dalam derajat cukup banyak. 2. Katarak Katarak merupakan gangguan mata yang paling banyak terjadi pada orang dewasa, sebab berkaitan erat dengan faktor usia. Katarak tidak bisa dihindari, tapi bisa diobati lewat operasi. Penyakit ini menyerang orang berusia 30 tahun ke atas. Gejalanya diawali dengan penglihatan ganda, peka terhadap cahaya dan kesilauan sehingga menyebabkan penglihatan di malam hari lebih nyaman dibanding siang hari.   Baca juga : Cara Merawat Kulit Wajah Secara Alami Tanpa Efek Samping Gejala katarak pada stadium lanjut biasanya disertai selaput berwarna putih susu di pupil mata. Lensa mata penderita menjadi keruh dan menghalangi cahaya yang masuk sehingga tidak sampai ke retina mata bagian belakang. Selain karena faktor usia, katarak juga terjadi karena kecelakaan mata, diabetes, kelenjar paratiroid kurang aktif, radang kulit yang disebut dermatitis atopik, dan gangguan ginjal. Katarak juga bisa disebabkan alergi terhadap obat tertentu, terpaan sinar X, bahkan radang bisa disebabkan karena keturunan. 3. Glaukoma Di Indonesia glaukoma menempati urutan kedua penyakit mata yang banyak diderita golongan usia 40 tahun ke atas. Glaukoma adalah kondisi dimana cairan yang biasanya mengalir masuk dan keluar mata tiba-toba tersumbat. Sumbatan menyebabkan nyeri hebat dan hilang penglihatan. Gejala glaukoma antara lain sakit kepala hebat, mata merah, penglihatan kabur atau tampak cincin bercahaya, muntah-muntah, bola mata mengeras dan nyeri, pupil mata melebar, dan kelopak mata bagian atas membengkak. Glaukoma bisa menyerang siapa saja, tapi yang tergolong risiko tinggi adalah penderita diabetes atau penyumbatan pembuluh darah. Lebih-lebih jika sudah berusia lebih dari 60 tahun, mengalami stres emosional dan perokok, risiko glaukoma semakin besar.   Baca juga : Yang Sebaiknya Anda Ketahui Mengenai Penyakit Batu Ginjal Sekali terkena glaukoma, meskipun operasi berhasil, penglihatan tidak bisa pulih penuh. Ini karena penderita glaukoma mengalami kerusakan saraf otpik permanen. 4. Degenerasi Makula (Atrofi) Degenerasi makula atau atrofi adalah penyakit mata yang menyerang daerah dekat pusat retina. Pada usia lanjut, jenis penyakit mata ini merupakan salah satu penyebab kebutaan. Ada dua bentuk degenerasi makula. Pertama, bentuk kering yang ditandai perubahan atrofi pigmen epitel dan menyebabkan kehilangan penglihatan secara perlahan. Kedua, bentuk basah yang menyebabkan kehilangan daya lihat secara cepat. Penyebab penyakit ini adalah penyempitan dan penyumbatan arteri retina karena kemunduran pada refleksi normal. Gejalanya ditandai dengan adanya perubahan pada pusat penglihatan, semacam bintik putih di tengah-tengah halaman ketika sedang membaca. 5. Retinopati Diabetika Penyakit ini merupakan komplikasi dari penyakit kencing manis yang mengganggu mata. Sekitar 60% pengidap diabetes selama 15 tahun mengalami kerusakan pembuluh darah pada mataya. Retinopati sangat berpotensi menjadi penyebab kebutaan pada penderita diabetes.   Ada dua jenis retinopati diabetika. Pertama retinopati awal. Pada tahap ini, pembuluh darah di retina mata mulai berubah. Ada pembuluh yang  menyempit, ada yang membesar dan membentuk kantong-kantong yang bisa menghambat jalan darah. Pada tahap ini, retinopati diabetika tidak menimbulkan gangguan serius. Tapi jika tidak segera ditangani, retinopati awal berkembang ke tahap serius dan membahayakan penglihatan. Kedua, retinopati proliferatif, yang terjadi jika retinopati awal tidak ditangani serius dan muncul pembuluh darah baru pada permukaan retina atau pada saraf optik dan kemudian mengalami kebocoran. Dari sini bisa terjadi pelepasan retina mata, glaukoma, atau cacat penglihatan berat dan kebutaan. Jika sudah mengalami retinopati. lakukan diet dan menjaga kadar gula. Kurangi pekerjaan fisik yang berat untuk menghindari pendarahan pada retina karena adanya tekanan darah yang meningkat. Hindari juga olahraga yang berat.

Featured Image
Pola Hidup Menyantap Makanan Cepat Saji dan Hubunganya Dengan Kesehatan

24-04-2014 02:38

Pertumbuhan teknologi saat ini yang sangat pesat dan berubahnya pola hidup  masyarakat ke arah kehidupan yang segalanya menjadi praktis, banyak menimbulkan kasus-kasus baru dalam ilmu kesehatan. Dimana pola hidup praktis saat ini sudah semakin meluas ke hamper sisi kehidupan masyarakat, dan yang paling dominan adalah pola hidup praktis yang berhubungan dengan gaya hidup yaitu seperti Konsumsi Makanan.  Banyak kita dapatkan saat ini berbagai macam olahan makanan yang beredar luas di masyarakat yang dikemas secara praktis sehingga mudah dan cepat untuk disajikan, bukan hanya itu kini bumbu bumbu penunjang untuk membuat makanan olahan pun banyak tersedia dalam bentuk yang mudah disajikan sebaga ibahan pendukung dalam membuat makanan. Olahan-olahan makanan cepat saji yang sudah ada saat ini, bagi sebagian pihak yang kurang memperhatikan kesehatan justru sangat membantu mereka, yaitu Gaya Hidup. Gaya hidup yang diartikan oleh sebagian orang modern inilah yang menyebabkan banyak dari sebagian masyarakat lebih tertarik mengkonsumsi makanan ataupun olahan makanan yang cepat saji, karena yang menjadi dasar mereka mengkonsumsi makanan cepat saji adalah karena mereka nilai lebih cepat dan praktis dalam menghidangkan serta mengkonsumsinya. Seperti yang kita ketahui bersama olahan makanan siap saji adalah semua jenis makanan / olahan yang disimpan atau disediakan dalam bentuk makanan atau olahan yang dikemas sedemikian rupa dan praktis, sangat mudah disajikan dan dihidangkan, serta dalam proses penyajianya menggunakan cara ataupun proses yang lebih sederhana tidak membutuhkan alat bantu tertentu dalam membuatnya serta tidak memakan waktu yang lama. Baca juga :  Berbagai Hal yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Obat Herbal Tentunya dengan semakin beredarnya olahan makanan cepat saji berserta beragam bentuk kemudahan dalam menyajikannya, banyak ditemukan pula dampak-dampak negatif yang semakin bermunculan terkait dengan bahaya yang ditemukan karena mengkonsumsi makanan cepat saji. Banyak ilmuwan dibidang penelitian kesehatan yang telah membuktikan bahwa berbahayanya banyak mengkonsumsi makanan dan olahan pangan cepat saji. Karena berdasarkan riset yang mereka lakukan, telah banyak menghasilkan fakta dan bukti yang otentik bahwa olahan ataupun makanan cepat saji sangat berperan sebagai pemicu munculnya berbagai macam penyakit di tubuh orang yang mengkonsumsinya. Bukanhal yang aneh, segala sesuatu yang praktis tentunya akan mempunyai resiko tinggi dibandingkan dengan yang alami. Jika kita kembali kemasa lalu, dimana pada saat ingin membuat makanan hanya bisa di dapat tentu dengan bersusah payah baik di mulai dari mengumpulkan terlebih dahulu bahan baku, membutuhkan waktu yang lama dalam proses pengolahanya namun di sisi lain tidak ada efek negatifnya dan sangat minim sekali menyebabkan timbulnya penyakit. Seiring dengan semakin berkembangnya hal ini, telah banyak dilakukan penelitian terkait dengan dampak dari mengkonsumsi makanan cepat saji. Berdasarkan banyaknya informasiakan hal tersebut, berikut beberapa kasus yang disebabkan efek dari mengkonsumsi makanan cepat saji yang sudah banyak diteliti oleh para ilmuwan di dunia diantaranya sebagai berikut: “ Di tahun 2011 ada sebuah riset yang telah dipublikasikan dan dicetak dalam Nutrition Research and Practice (NRP), yang berisi tentang hubungan antara olahan pangan dengan penyakit. Dalam hasi lriset tersebut di simpulkan, ternyata adanya zat aditif dalam olahan makanan cepat saji yang dapat memacu terjadinya alergi terhadap beberapa anak dengan kondisi tertentu, selain itu juga selain adanya kandungan zat aditif, kandungan lemak yang dalam olahan makanan cepat saji juga menjadi factor utama yang menyebabkan seseorang mengidap penyakit asma ” Baca juga : Khasiat dan Manfaat Sirsak “ Di Amerika Serikat berdasarkan data yang ada saat ini, juga telah dinyatakan dan diakui bersama oleh para penduduknya bahwa banyaknya kasus-kasus obesitas (kelebihan berat badan) yang melanda Negeri Paman Sam tersebut adalah mayoritas di sebabkan oleh konsumsi masyarakat Amerika yang cukup besar terhadap olahan makanan cepat saji. Dan selain itu juga berdasarkan data hasil riset terbaru yang dilakukan di Amerika Serikat akhir-akhir ini seperti yang telah di kutip dalam salah satu jurnal kesehatan di Amerika Serikat yaitu Thorak,  disimpulkan bahwa salah satu pemicu sering terjadinya kasus penyakit eksim dan asma di masyarakat Amerika Serikat adalah tidak lain disebabkan oleh tingginya tingkat konsumsi penduduk Amerika Serikat terhadap makanan olahan cepat saji, data dan kesimpulan ini didapatkan berdasarkan riset yang dilakukan dengan cara memberikan kuesioner kepada koresponden yang dipilih secara random (acak) terhadap 15 jenis olahan makanan yang sering dan gemar di konsumsi oleh masyarakat Amerika Serikat, dimana dari data yang didapat bahwa makin banyak dan berkembangnya kasus-kasus penyakit asam dan eksim yang dipilih dari 2  golongan usia masyarakat Amerika Serikat yaitu kelompok usia dewasa dan anak-anak remaja ialah di sebabkan karena banyak mengkonsumsi cepat saji. Dalam riset yang dilakukan dalam studi tersebut didapatkan kesimpulan dan juga fakta bahwa konsumsi olahan makanan cepat saji yang dikonsumsi dalam waktu satu minggu, di dapatkan hasil bahwa dalam waktu satu minggu tersebut olahan makanan cepat saji mampu menjadi penyebab gejala asma hingga 39% dari warga Amerika Serikat, dan berdasarkan data yang didapat juga bahwa 27% dari jumlah warga di Amerika Serikat dengan categori level anak-anak remaja jumlah korban yang terkena penyakit asma cukup meningkat di level anak-anak “ “ Dalam sebuah media berita yang dirilis pada rubric bidang kesehatan berdasarkan data ilmiah yang hasilkan oleh seorang peneliti dari University of Minnesota School of Public Health, Minneapolis dr Andrew Odegaard, beliau menyatakan bahwa semua orang yang mengkonsumsi olahan dan makanan siap saji yang kebarat-baratan berpotensi terserang penyakit diabetes golongan kedua. Hal ini disebabkan ialah karena tidak adanya aturan-aturan yang berlaku terhadap penggunaan trans-fatty acid yaitu zat aktif yang tidak pernah diatur dalam undang-undang di negara-negara Asia. Disana disebutkan bahwa komposisi lemak yang ada dalam makanan cepat saji sangat berpotensi terhadap timbulnya penyakit diabetes bagi kalangan remaja “ Itulah beberapa contoh kasus dan juga fakta yang di dapat terkait dengan dampak dari mengkonsumsi makanan cepat saji, meskipun demikian dengan banyaknya data-data hasil riset yang ditemukan terhadap dampak negative dari mengkonsumsi makanan cepat saji di lain sisi masih banyak juga kita temukan sebagian masyarakat di negeri kita ini yang meremehkan tuntunan pola hidup sehat, menurut mereka hal itu harus di lakukan agar bisa di katakana mempunyai pola hidup modern. Tentu, pola pandang yang sempit jika kita harus mengakuinya. Karena di jaman yang serba teknologi dan berkembang ini menjaga pola hidup sehat perlu di lakukan untuk mengimbangi kegiatan dan aktifitas sehari-hari, di mana dengan semakin berkembangnya pola hidup yang semakin modern dan juga teknologi yang semakin canggih tentunya akan juga memberikan dampak negative terhadap keberlangsungan hidup. Di mana akan banyak penyakit yang mungkin muncul karena tidak menjaga dengan baik pola hidup sehat sebagai dampak dari perkembangan jaman dan teknologi saat ini. Jadi jika kita ingin hidup sehat marilah kita jaga pola hidup, semaksimal mungkin hindari olahan makanan yang tersedia praktis (cepat saji) agar bisa hidup sehat.

Featured Image
Penyebab dan Cara Mengobati Diabetes dengan Tanaman Obat

22-09-2017 00:50

Diabetes adalah salah satu jenis penyakit mematikan yang sulit untuk disembuhkan. Diabetes dapat terjadi ketika kadar gula darah dalam tubuh sangat tinggi. Penyebab diabetes ini yaitu karena pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin yang sangat bermanfaat untuk mengendalikan kadar gula dalam darah sehingga kadar gula tersebut semakin menumpuk. Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin, yaitu : Pola makan yang salah dan tidak sehat Pola makan tidak sehat merupakan penyebab diabetes paling umum. Mengkonsumsi makanan yang manis, berlemak dan berminyak sangat berpotensi menyebabkan obesitas karena lemak menumpuk dalam tubuh. Penumpukan lemak ini akan membuat metabolisme tubuh tidak bekerja dengan benar termasuk mengganggu kinerja pankreas dalam memproduksi hormon insulin. Faktor genetik Diabetes juga bisa saja merupakan penyakit turunan dimana orang tersebut memiliki keluarga yang terkena diabetes. Selain itu menurut penelitian mengatakan jika orang ras Asia lebih rentan terkena diabetes dibanding dengan ras lainnya. Faktor usia Diabetes akan lebih rentan terjadi pada seseorang yang sudah beranjak tua. Hal ini terjadi akibat frekuensi aktivitas fisik orang tersbeut sudah mulai berkurang serta olah raga pun semakin jarang. Hal ini akan menyebabkan obesitas dan mengganggu sistem kinerja pankreas.   Obat Herbal Diabetes yang ampuh yaitu : Daun Mangga Daun mangga mengandung senyawa tanin yang mampu mengobati diabetes dalam fase awal. Daun mangga juga mengandung senyawa tarakserol -3 beta dan etil asetat yang mampu mempertahankan jumlah produksi hormon insulin sehingga kadar gula dalam darah akan terkontrol. Kumis Kucing Kumis kucing mengandung senyawa minyak atsiri, myoinotisol serta saponin yang mampu mengaktifkan sel beta pankreas sehingga mampu membuat pankreas tetap sehat dan memproduksi insulin. Senyawa sapofonin, kalium dan sinensetin dalam kumis kucing juga mampu berperan sebagi anti-inflamasi untuk proses penyembuhan luka dan peradangan yang tidak kunjung sembuh. Daun Sirsak  Obat herbal diabetes  lainnya yaitu dengan menggunakan daun sirsak karena mengandung fruktosa, Vitamin A, kalsium dan protein yang semuanya mengandung nutrisi untuk menurunkan kadar gula dalam darah. Mengkudu Mengkudu sangat ampuh digunakan sebagai obat herbal diabetes. Walaupun rasanya yang kurangenak dan aromanya yang menyengat namun buah mengkudu memiliki manfaat yang luar biasa untuk menyembuhkan diabetes. Kandungan proxeroni dalam buah mengkudu mampu menurunkan kadar gula dalam darah.

...