Waktu Posting : 26-05-2014 18:30 | Dibaca : 2702x
18-05-2023 21:58
Siapa yang tidak suka es kelapa muda? Air kelapa yang ditambahkan dengan es dan gula, semakin membuatnya terasa menyegarkan. Air kelapa adalah salah satu minuman yang menjadi suatu keharusan ketika sedang makan di restoran ataupun di rumah makan. Rasanya yang manis bisa mengatasi rasa dahaga berlebih di tenggorokan. Ternyata, air kelapa selain memiliki rasa yang enak dan segar, juga menyehatkan tubuh dan kulit wajah. Berbagai nutrisi dan mineral penting berkumpul di dalam air kelapa. Air kelapa bisa dimasukkan kedalam diet kamu karena mampu menjaga tubuh tetap terhidrasi sekaligus kalori nya yang rendah tidak akan membuatmu bertambah berat badan. Tak hanya itu, air kelapa juga minim akan lemak sehingga mampu mengurangi kolesterol tinggi. Simak beberapa manfaat air kelapa lainnya dibawah ini. 1. Melawan radikal bebas Air kelapa murni terutama kelapa yang masih hijau tanpa tambahan pemanis buatan memiliki sumber nutrisi yang baik yang menyehatkan tubuh. Dikutip dari Healthline, air kelapa mengandung 94% air dan lemak yang sangat sedikit. Ketika terlalu banyak radikal bebas yang masuk, ini akan merusak jaringan sel dan meningkatkan risiko penyakit. Antioksidan pada air kelapa disini dengan cepat membantu menangkal radikal bebas tersebut agar tidak langsung memengaruhi tubuh. 2. Dapat membantu menurunkan gula darah bagi penderita diabetes Selain membantu melawan radikal bebas, air kelapa juga dapat membantu menurunkan kadar gula darah bagi para penderita diabetes serta menjaganya agar tetap stabil. Seseorang yang mengidap penyakit diabetes tipe 2 cenderung memiliki magnesium yang rendah, air kelapa adalah sumber magnesium baik yang mampu meningkatkan sensitivitas insulin. Magnesium juga mampu untuk menambah performa serta tenaga ketika olahraga. 3. Mengurangi risiko batu ginjal Minum air yang cukup adalah kunci untuk mencegah penyakit batu ginjal. Batu ginjal adalah kondisi penyakit dimana muncul objek padat yang terbentuk dari mineral dan garam, yang menyerupai seperti batu. Penelitian mengatakan bahwa kandungan potasium, klorida, dan sitrat pada air kelapa mampu untuk mencegah terjadinya batu ginjal dengan menunda pembentukan kristal dan batu. Namun, perlu diingat juga bahwa penyakit ini tidak bisa hilang hanya dengan mengonsumsi air kelapa saja, perlu ditangani oleh pihak medis untuk perawatan selanjutnya. 4. Pilihan sumber hidrasi yang menyegarkan Air putih memang satu-satunya cairan yang paling sehat untuk menghidrasi tubuh. Namun, air kelapa juga bisa menjadi opsi yang tepat jika sedang haus dan ingin minum minuman yang segar. Dikutip dari Medical News Todays, satu cangkir kelapa mengandung sekitar 45 kalori. Selain itu, air kelapa memiliki rasa manis alami dan minim akan lemak, ini yang menjadikan alasan mengapa air kelapa menjadi pengganti air putih yang baik dibandingkan beberapa minuman manis lainnya yang cenderung tinggi akan kalori, gula, dan karbohidrat. 5. Menghasilkan kulit yang sehat Selain bisa meningkatkan sistem kebebalan tubuh, air kelapa ternyata juga membuat kulit terlihat sehat. Permasalahan wajah kulit yang kerap banyak dirasakan oleh perempuan adalah kulit kering, kusam, dan muncul kerutan. Hal ini terjadi karena beberapa faktor berbeda, bisa karena iklim, usia, lingkungan, kondisi sejak lahir, ataupun penyakit tertentu. Elektrolit dan mineral pada air kelapa berfungsi untuk memberikan hidrasi dan memperbaiki kelembapan kulit. Maka dari itu, dengan meminum air kelapa bisa membantu mengatasi beberapa permasalahan tersebut dari dalam. Sifat antioksidan pada air kelapa juga secara alami merangsang produksi kolagen, ini dapat membantu mengencangkan kulit agar tetap tampak awet muda. 6. Menambah elektrolit setelah berolahraga Meminum segelas air kelapa dingin ketika sedang merasa dehidrasi di tengah teriknya panas matahari adalah keputusan yang tepat. Saat berolahraga, tubuh cenderung akan kekurangan cairan dan tenaga serasa sangat terkuras. Rasa air kelapa yang manis menjadi minuman yang sempurna untuk mengembalikan hidrasi dan mengisi kembali elektrolit yang hilang selama berolahraga. Elektrolit sendiri adalah mineral yang berguna untuk menyeimbangkan cairan yang masuk dalam tubuh. Maka dari itu, ini yang menjadikan mengapa air kelapa cocok untuk menjadi minuman pasca olahraga.
28-05-2014 02:17
Kanker, kita telah kerap mendengar penyakit itu dikatakan semacam satu diantara penyakit berat yang ‘mematikan’. Pasti, yang kita maksudkan disini bukan hanya kanker yang kerap diplesetkan jadi ‘kantong kering’. Bila itu sih, obatnya dapat di cari dengan memeras keringat. Sesungguhnya apa sih kanker itu? Kanker ialah penyakit yang disebabkan perkembangan beberapa sel jaringan tubuh dengan cara tak normal, hingga beralih jadi sel kanker. Setelah itu, sel kanker ini bisa berkembang/menyebar ke sisi tubuh lain, hingga apabila telah kronis bisa mengakibatkan kematian. Beberapa orang-orang berasumsi kanker sama juga dengan tumor. Walau sebenarnya tumor ialah semua tonjolan tak normal atau abnormal pada tubuh yang bukan hanya radang. Sedang kanker ialah tumor yang berbentuk ganas. Penyakit berat ini bisa menimpa manusia pada semua kelompok usia, pria ataupun wanita. Kanker dapat juga berlangsung di tiap-tiap sisi tubuh. Di Indonesia, sebagian tipe kanker yang sempat ditemukan ialah pada leher rahim, payudara, hati, paru-paru, kulit, nasoparing, kelenjar getah bening, kanker darah, pada usus besar, dan sebagainya. Untuk kanker leher rahim serta payudara, banyak terkena oleh kaum hawa. Baca juga : Cara Atasi Disfungsi Ereksi Umumnya, apabila kanker belum meluas serta mengakibatkan kerusakan jaringan di sekelilingnya, pasien tak rasakan tanda-tanda maupun keluhan. Oleh oleh karena itu, beberapa orang yang telah terkena kanker, namun tak mengerti. Mereka baru sadar bila terkena penyakit itu, apabila telah ada tanda-tanda serta keluhan, atau apabila penyakit telah mulai tumbuh. Tidak sedikit juga pasien yang memeriksakan ke rumah sakit sesudah penyakit cukup kronis. Dua pertiga kanker di penjuru dunia ini ada di negara-negara berkembang. Di Indonesia sendiri, angka kematian disebabkan penyakit ini condong meningkat. Menurut data tiap-tiap tahunnya, dari 100 ribu masyarakat, ditemukan 100 pasien kanker baru. WHO juga menyebutkan bahwasanya sepertiga hingga 1/2 dari tipe kanker dapat dihindari. Sepertiga lagi bisa sembuh apabila diketahui serta diobati dari step awal/stadium dini. Bekasnya cuma bisa diringankan kesusahannya. Oleh karena itu, usaha pencegahan kanker serta menemukannya pada stadium dini ialah benar-benar utama. Usaha pencegahan bisa membebaskan orang-orang dari penyakit kanker. Sedang tahu penyakit itu dalam step awal bakal memudahkan cost penyembuhan yang relatif mahal. Kenapa Kanker Meningkat Pola hidup orang-orang modern yang condong konsumtif, benar-benar erat hubungannya dengan munculnya beragam jenis penyakit yang tak dikarenakan infeksi. Yakni penyakit yang dikarenakan kemunduran perkembangan sel (penyakit degeneratif), umpamanya penyakit jantung serta kanker. Beberapa orang-orang modern waktu ini banyak yang sukai konsumsi makanan yang tinggi kandungan lemaknya, serta kurang konsumsi serat alami. Hal semacam ini bisa dibuktikan dengan marak serta larisnya beragam restoran yang menghidangkan hidangan fast food ala luar negeri. Rutinitas konsumsi makanan yang diawetkan dapat juga menyebabkan kanker. Sekian juga rutinitas minum alcohol serta merokok. Bagaimana Menghindar Kanker Bagaimanapun juga, menghindar itu tambah baik dari pada mengobati. Menghindar kanker bisa dikerjakan dengan kurangi konsumsi makanan berlemak/berkolesterol tinggi, dan memperbanyak konsumsi makanan memiliki serat serta sayuran berwarna. Selai itu juga jauhilah rokok serta alcohol. Jauhilah zina/ bertukar-ganti pasangan, supaya tak tertular penyakit seksual. Kecuali tak baik untuk kesehatan, tiga hal itu juga suatu hal yang perlu dijauhi menurut ajaran Islam. Kecuali itu, usahakan hidup seimbang, teratur serta hindarilah stress. Bisa berusaha keras namun istirahat juga mesti cukup. Bila butuh periksalah kesehatan Anda dengan cara berkala serta teratur. Baca juga : Kenali Penyebab Anak Kurang Darah Mewaspadai Tanda-tanda Kanker Apabila dalam tubuh anda ada tonjolan atau kelainan, itu butuh diwaspadai semacam kanker, meskipun tak jadi mengganggu. Anda juga butuh waspada bila ada pergantian atau masalah dalam rutinitas buang air besar atau kecil. Sekian juga apabila alat pencernaan terganggu serta sulit menelan, serta nada serak serta batuk tak pulih-sembuh. Tahi lalat/andeng-andeng yang beralih sifatnya, jadi semakin besar serta beralih warnanya, juga butuh diwaspadai. Sekian juga apabila ada darah atau lender yang abnormal keluar dari tubuh, dan borok/koreng lama tidak pulih. Banyak hal itu ialah tanda-tanda dini penyakit kanker. Apabila anda merasakannya baiknya anda periksakan ke dokter untuk meyakinkan itu kanker atau bukan hanya. Untuk kanker hati, anda butuh waspada bila tiba-tiba muka jadi kuning pucat, perut jadi mulas, ulu hati jadi sesak, serta air kencing juga berwarna kuning. Pada tingkat setelah itu nafsu makan menyusut, serta tidur jadi tak enak. Mengobati Kanker Penyakit kanker kerap menyebabkan beban bio-psiko-sosio-spiritual untuk pasien. Hal semacam ini lantaran cost penyembuhan yang benar-benar tinggi, lama saat penyembuhan, rasa vemas serta penderitaan fisik yang cukup berat. Untuk menyembuhkan penyakitnya, pasien kanker bisa menentukan langkah penyembuhan dengan cara medis-konvensional ataupun alternatif (bukan hanya sihir/dukun). Menurut Dr. Koosnadi Saputra dr. Sp. R dari Pulitbang Yantekkes Depkes RI, penyembuhan konvensional mengusahakan untukmembuang tumor dengan pembedahan untuk membunuh sel kanker dengan kemoterapi, atau menggunakan radioterapi untuk mengakibatkan kerusakan sel kanker. Sesaat penyembuhan alternative yang berdasar pada paradigma penyembuhan timur, mempunyai maksud dengan cara umum untuk penambahan ketahanan tubuh, menghalangi perkembangan kanker, kurangi nyeri, serta melakukan perbaikan manfaat utama tubuh. Tetap menurut Koosnadi, penyembuhan alternative yang aman, berguna, logis dengan cara pemikiran kedokteran, gampang dalam proses serta didasari riset yang mendalam, dimaksud terapi biologi untuk kanker.
03-05-2014 14:19
Waspadai 5 Penyakit Mata Penyebab Kebutaan - Ada lima jenis penyakit mata yang paling sering diderita orang berusia di atas 40 tahun dan dapat mengakibatkan kebutaan. Berikut ini penjelasannya. 1. Miopia Jenis gangguan ini paling banyak terjadi. Tanda-tandanya, sulit melihat jauh dan harus menggunakan kaca mata minus. Yang perlu diwaspadai adalah Miopis Patologis, yaitu jenis miopia yang paling berbahaya dan berpotensi membutakan. Pada beberapa individu, miopia jenis ini dibarengi kerapuhan retina akibat penipisan selaput jala dari waktu ke waktu. Penyembuhan bisa dilakukan melalui operasi, tetapi tingkat keberhasilan pemulihan penglihatan sangat tergantung dari kecepatan penanggulangannya. Satu hari tertundanya pelaksanaan pembedahan sudah mampu mengurangi presentase keberhasilan dalam derajat cukup banyak. 2. Katarak Katarak merupakan gangguan mata yang paling banyak terjadi pada orang dewasa, sebab berkaitan erat dengan faktor usia. Katarak tidak bisa dihindari, tapi bisa diobati lewat operasi. Penyakit ini menyerang orang berusia 30 tahun ke atas. Gejalanya diawali dengan penglihatan ganda, peka terhadap cahaya dan kesilauan sehingga menyebabkan penglihatan di malam hari lebih nyaman dibanding siang hari. Baca juga : Cara Merawat Kulit Wajah Secara Alami Tanpa Efek Samping Gejala katarak pada stadium lanjut biasanya disertai selaput berwarna putih susu di pupil mata. Lensa mata penderita menjadi keruh dan menghalangi cahaya yang masuk sehingga tidak sampai ke retina mata bagian belakang. Selain karena faktor usia, katarak juga terjadi karena kecelakaan mata, diabetes, kelenjar paratiroid kurang aktif, radang kulit yang disebut dermatitis atopik, dan gangguan ginjal. Katarak juga bisa disebabkan alergi terhadap obat tertentu, terpaan sinar X, bahkan radang bisa disebabkan karena keturunan. 3. Glaukoma Di Indonesia glaukoma menempati urutan kedua penyakit mata yang banyak diderita golongan usia 40 tahun ke atas. Glaukoma adalah kondisi dimana cairan yang biasanya mengalir masuk dan keluar mata tiba-toba tersumbat. Sumbatan menyebabkan nyeri hebat dan hilang penglihatan. Gejala glaukoma antara lain sakit kepala hebat, mata merah, penglihatan kabur atau tampak cincin bercahaya, muntah-muntah, bola mata mengeras dan nyeri, pupil mata melebar, dan kelopak mata bagian atas membengkak. Glaukoma bisa menyerang siapa saja, tapi yang tergolong risiko tinggi adalah penderita diabetes atau penyumbatan pembuluh darah. Lebih-lebih jika sudah berusia lebih dari 60 tahun, mengalami stres emosional dan perokok, risiko glaukoma semakin besar. Baca juga : Yang Sebaiknya Anda Ketahui Mengenai Penyakit Batu Ginjal Sekali terkena glaukoma, meskipun operasi berhasil, penglihatan tidak bisa pulih penuh. Ini karena penderita glaukoma mengalami kerusakan saraf otpik permanen. 4. Degenerasi Makula (Atrofi) Degenerasi makula atau atrofi adalah penyakit mata yang menyerang daerah dekat pusat retina. Pada usia lanjut, jenis penyakit mata ini merupakan salah satu penyebab kebutaan. Ada dua bentuk degenerasi makula. Pertama, bentuk kering yang ditandai perubahan atrofi pigmen epitel dan menyebabkan kehilangan penglihatan secara perlahan. Kedua, bentuk basah yang menyebabkan kehilangan daya lihat secara cepat. Penyebab penyakit ini adalah penyempitan dan penyumbatan arteri retina karena kemunduran pada refleksi normal. Gejalanya ditandai dengan adanya perubahan pada pusat penglihatan, semacam bintik putih di tengah-tengah halaman ketika sedang membaca. 5. Retinopati Diabetika Penyakit ini merupakan komplikasi dari penyakit kencing manis yang mengganggu mata. Sekitar 60% pengidap diabetes selama 15 tahun mengalami kerusakan pembuluh darah pada mataya. Retinopati sangat berpotensi menjadi penyebab kebutaan pada penderita diabetes. Ada dua jenis retinopati diabetika. Pertama retinopati awal. Pada tahap ini, pembuluh darah di retina mata mulai berubah. Ada pembuluh yang menyempit, ada yang membesar dan membentuk kantong-kantong yang bisa menghambat jalan darah. Pada tahap ini, retinopati diabetika tidak menimbulkan gangguan serius. Tapi jika tidak segera ditangani, retinopati awal berkembang ke tahap serius dan membahayakan penglihatan. Kedua, retinopati proliferatif, yang terjadi jika retinopati awal tidak ditangani serius dan muncul pembuluh darah baru pada permukaan retina atau pada saraf optik dan kemudian mengalami kebocoran. Dari sini bisa terjadi pelepasan retina mata, glaukoma, atau cacat penglihatan berat dan kebutaan. Jika sudah mengalami retinopati. lakukan diet dan menjaga kadar gula. Kurangi pekerjaan fisik yang berat untuk menghindari pendarahan pada retina karena adanya tekanan darah yang meningkat. Hindari juga olahraga yang berat.