Waktu Posting : 28-04-2014 01:43 | Dibaca : 2555x
29-05-2014 03:43
Nanang sudah setahun ini mengidap amandel. Hampir setiap bulan amandelnya kumat. Menurut dokternya, sudah derajat tiga dan belum perlu dioperasi. Namun setiap kali serangan amandelnya datang, Nanang mesti minum antibiotika. Kalau tidak, amandelnya meradang hebat, bernanah dan tak sembuh-sembuh. Linggar juga begitu. Bahkan ia sudah sering sekali sampai tak bisa bernapas kalau sedang serangan. Tapi Linggar tak mau dioperasi. Ia takut, dan lebih suka memilih minum kapsul antibiotika saja. Nanang dan Linggar memang sudah sejak kecil minum obat antibiotika, obat untuk memusnahkan kuman penyakit. Namun menurut pengakuan ibunya, obat antibiotikanya sering tidak pernah dihabiskan. Selain minumnya kurang teratur, begitu terasa membaik, ia langsung menyetop sendiri minum antibiotikanya. Padahal dokternya memberinya sampai 5 hari. Ia minum cuma 2 sampai 3 hari saja. Tapi apakah karena minum antibiotika yang tak habis, dapat menimbulkan amandel? Oh, tidak. Bukan karena antibiotika yang tak dihabiskan amandel muncul, tapi karena kelenjar pertahanan tubuh di rongga mulut itu yang kalah perang melawan bibit penyakit. Dan kebiasaan minum antibiotika yang setengah-setengah itu dapat membuat kuman penyebabnya menjadi kebal (resisten) terhadap antibiotika tersebut. Dan kalau kumannya sudah kebal begitu, ia akan menyerang ulang penderita, dengan demikian penyakit akan menahun. Amandelnya sering terserang, dan tak sembuh jika diberikan jenis antibiotika yang sama. Perlu dicari jenis antibiotika yang lain. Baca juga : Inilah Herbal Penangkal Bau Mulut Terlalu Bebas Berantibiotika Obat antibiotika tergolong obat daftar G. Artinya hanya dapat dibeli dengan resep dokter. Namun di kota-kota besar, toko-toko obat menjualnya tanpa resep dokter, dan digunakan secara bebas, bahkan tanpa aturan yang benar. Mudah dipahami, akibat dari pemakaian antibiotika yang tidak tertib ini, maka populasi berjenis-jenis kuman menjadi bertambah merajalela. Ia bukan saja menurunkan generasi yang kebal terhadap beberapa jenis antibiotika yang digunasalahkan, tapi juga semakin sukar menciptakan jenis antibiotika baru untuk memusnahkan generasi kuman yang baru. Banyak kuman sudah resisten sehingga pemakaian antibiotika semakin terbatas untuknya. Kita perlu melakukan uji kebal (resistensi tes) untuk memilih jenis antibiotika mana yang cocok untuk kuman yang sedang diidap seorang penderita penyakit infeksi. Dengan demikian tembakan kita lebih terarah. Sekarang sedikit-sedikit orang membeli kapsul sendiri, lalu meminumnya dengan aturan sendiri, dan tak tahu kapan obat harus dihentikan. Pemakaian antibiotika yang berkepanjangan juga bukan tanpa efek sampingan. Organ hati, ginjal dan darah adalah bagian dari tubuh kita yang paling sering dipengaruhinya. Sejak penisilin ditemukan, generasi kuman sudah semakin beraneka dan antibiotika pun kian bermunculan untuk membasminya. Masing-masing mempunyai peluru sendiri untuk menembak bagian kuman yang mana, dan tidak setiap antibiotika mampu membunuh semua kuman yang pernah kita kenal. Ada jenis yang bisa menyeluruh, ada yang hanya untuk beberapa jenis saja. Tetrasiklin tidak untuk anak kurang dari 10 tahun Sekarang terdapat banyak anak-anak yang mengeluh karena gigi-geliginya berwarna tidak seperti mutiara. Kuning keruh keabuan, bukan karena malas menggosok gigi, tapi karena memang mutu giginya yang buruk akibat pemakaian antibiotika dari golongan tetrasiklin (tetracycline). Jenis antibiotika ini berpengaruh terhadap pembentukan gigi-geligi sejak janin. Jadi memang tidak boleh diberikan bagi anak-anak, sekurang-kurangnya sampai anak mencapai usia 8 tahun. Baca juga : Atasi Jerawat Membandel Dengan Bahan Alami Celakanya, karena setelah gigi (benihnya) terbentuk buruk, tidak ada cara untuk memutihkannya, dengan mengasah atau mengikisnya sekalipun, kecuali melapisinya dengan mantel gigi pada seluruh permukaan gigi, terutama yang tampak dari luar. Obat jenis ini pun paling sering digunakan karena amat umum dan cukup tua selain golongan kloramfenikol (chloramphenicol). Di puskesmas, poliklinik, di balai pengobatan, tetrasiklin banyak digunakan, dan kini saatnya kita perlu pandai memilih jenis antibiotika mana yang boleh dan mana yang tidak. Bisa Suntikan Untuk jenis tertentu, antibiotika hanya dapat diberikan melalui suntikan. Antibiotika streptomisin (streptomycine) untuk penderita penyakit TBC atau Lepra, diberikan hanya lewat suntikan. Biasanya, penderita lebih tertib karena harus mengunjungi dokternya, dibanding yang harus diminum sendiri. Jika ada satu orang yang tidak tertib menggunakan antibiotika, berarti akan tumbuh jutaan kuman yang sedang dibasmi yang mewariskan generasi baru yang kebal terhadap antibiotika tersebut. Dapat dihitung, berapa banyak jenis kuman yang melahirkan generasi baru yang kian kebal terhadap antibiotika yang ada, harus menjadikan kita semakin takut. Iya, kan?!
10-06-2014 10:42
Potensi keracunan makanan dapat berlangsung bila kita kurang betul menaruh makanan serta minuman di kulkas. Lho, kok bisa ya? Selanjutnya kita simak saja segera beberapa strategi sehat menaruh makanan serta minuman yang baik serta sehat di bawah ini: Penataan Suhu Atur suhu kulkas (non-freezer) di antara 3°C sampai 5°C. Terlalu dingin atau terlalu hangat juga tak baik untuk makanan yang lain serta sangat mungkin bakteri jadi tumbuh lebih gampang. Penyimpanan Daging, Ikan, Ayam/Unggas Bila Anda menaruh ikan, ayam atau unggas-unggasan seger yang lain di area non-freezer upayakan janganlah melebihi 2 hari. Untuk daging seger, janganlah melebihi 3 terlebih 5 hari. Secepatnya masak atau bila akan menyimpannya lebih lama, maka bekukanlah dengan menyimpannya didalam area freezer. Baca juga : Mengenal Efek Ganja Bagi Kesehatan Duren atau Makanan Aroma Menyengat Bila Anda merencanakan menaruh beberapa makanan yang beraroma, maka yakinkan Anda mempunyai tempat yang mempunyai wadah yang bertutup rapat. Hal semacam ini untuk mencegah rusaknya makanan lain lantaran aroma makanan yang menyengat itu. Taruh makanan yang beraroma menyengat di wadah tertutup serta tak bocor hawa. Jauhi Meletakkan Penuh-Sesak Janganlah bikin kulkas Anda padat, penuh, sesak dengan makanan atau minuman. Upayakan selalu ada jeda supaya aliran hawa bisa terjaga. Baca juga : Hal yang Harus Dihindari Ketika Sikat Gigi Wadah Makanan Upayakan Anda mempunyai wadah tertutup rapat untuk seluruh makanan. Hal semacam ini untuk menjauhkan diri dari kerancuan aroma, resiko tetesan dari makanan lain serta lebih gampang melindungi kesegaran makanan Anda didalam kulkas. Makanan Kaleng Bila Anda menaruh makanan berkemasan kaleng, cermati tiada sisa karat atau penyok ataupun lubang pada paket. Di bawah ini ialah tabel beberapa makanan serta ketahanannya seberapa lama bisa disimpan didalam kulkas:
20-05-2016 10:24
Mata kering ialah keadaan saat mata tak dapat berikan kelembapan yang cukup untuk melindungi mata selalu terproteksi. Air mata tak mencukupi lantaran beragam penyebab, diantaranya lantaran mata tak membuahkan cukup air mata atau air mata berkwalitas rendah. Mata yang sehat selalu ditutupi oleh susunan cairan. Susunan terluar (lipid) ialah asam lemak yang melembutkan permukaan air mata serta memperlambat penguapan dari susunan tengah (lacrimal) yang tidak tipis yang kebanyakan adalah air. Lendir membuat susunan terdalam (mucin) yang memberi kemungkinan air mata menyebar rata di permukaan mata. Mata kering berlangsung saat satu diantara dari ketiga komponen itu tak seimbang. Gejala mata kering yang umumnya memengaruhi ke dua mata diantaranya sensasi terbakar atau gatal menyengat mata, berserabut lendir didalam atau di sekitaran mata, penambahan iritasi mata lantaran asap atau angin, mata lelah sesudah membaca sebentar saja, kepekaan pada sinar, kesusahan menggunakan lensa kontak, air mata membanjir mendadak yang menandakan mata berupaya untuk menyeimbangi kurangnya produksi air mata, pandangan kabur serta kerap memburuk pada sore atau malam hari atau sesudah konsentrasi dalam kurun waktu lama. Baca juga : 10 Pola Hidup Sehat Agar Awet Muda Mata kering bisa dikarenakan oleh berbagai aspek termasuk yang terkait dengan air mata kurang serta kelembapan kurang dalam mata. Penyebab lain ialah penuaan. Makin berusia, produksi air mata makin kurang produktif yang bermakna kelembapan kurang untuk mata. Air mata mungkin saja juga menguap dengan cepat. Wanita mendekati menopause besar kemungkinan pula hadapi mata kering lantaran penambahan hormon. Aspek lain ialah penyumbatan saluran air mata atau lantaran obat yang mengakibatkan kurangnya produksi air mata. Berbagai tipe obat yang mengakibatkan mata kering diantaranya obat tekanan darah tinggi, antihistamin serta dekongestan, pil KB, berbagai antidepresan, pembasmi nyeri seperti ibuprofen serta naproxen, serta isotretinon untuk penyembuhan jerawat. Aspek lingkungan pun bisa mengakibatkan mata jadi kering. Misalnya udara berdebu, cuaca kering atau berangin, atau asap seperti asap rokok yang dapat menguapkan air mata tambah lebih cepat atau menghalangi efektivitas produksi air mata. Hal semacam ini terlebih berlangsung pada penggunaan lensa kontak lantaran lensa menyerap pelumasan dari air mata, melihat TV, memakai laptop, atau menjahit untuk durasi yang lama bisa mengakibatkan mata kering. Baca juga : Cara Mencegah Cedera Gigi dan Mulut Untuk menangani mata kering, di bawah ini terdapat panduan praktis langkah menyembuhkan dan menghindari mata kering yang dapat Anda kerjakan sendiri dirumah : Untuk masalah mata kering ringan bisa di hilangkan dengan obat tetes mata yang di jual bebas yang tak mengandung bahan untuk menangani mata merah lantaran akan jadi parah gejala. Baiknya tanyakan dahulu ke dokter obat yang pas untuk Anda. Mengkonsumsi makanan yang kaya dengan asam lemak omega-3, yang dapat diketemukan dalam minyak ikan serta sayur seprti minayk canola, minyak kedelai, minayk biji rami, kenari, ikan salmon, tuna, ikan kembung, sarden atau telur ayam. Jauhi udara bertiup di mata. Janganlah langsung mengarahkan mata ke pengering rambut, pemanas mobil, AC atau kipas angin. Menggunakan kacamata pelindung ketika keadaan berangin serta waktu berenang. Sering-sering menyempatkan diri untuk mengistirahatkan mata sesaat di tengah-tengah aktivitas padat. Bila Anda membaca atau lakukan pekerjaan lain yang membutuhkan konsentrasi visual, lakukanlah istirahat mata dengan tutup mata sekitar beberapa menit, atau berkedip berkali-kali sekitar beberapa detik untuk menolong menebarkan air mata dengan cara rata diatas mata. Posisikan monitor computer dibawah tingkat mata supaya Anda tak usah buka mata lebih lebar hingga memperlambat penguapan air mata. Berhenti merokok serta jauhi asap. Asap bisa jadi memperburuk gejala kering mata. Janganlah terus-terusan menggosok-gosok mata. Sesekali berkediplah untuk meratakan air mata diatas mata. Jumpai dokter bila Anda alami gejala mata kering yang berkelanjutan, termasuk juga mata merah, iritasi mata, capek atau sakit.