Waktu Posting : 03-05-2014 03:28 | Dibaca : 2417x
Mengenal Gejala serta Penyebab Penyakit Maag - Ada berbagai masalah kesehatan yang bisa Anda alami bila Anda tidak menjaga kesehatan Anda secara baik. Salah satu masalah kesehatan yang cukup umum ditemui saat ini adalah penyakit maag. Secara umum, penyakit maag dapat dijelaskan sebagai suatu kondisi yang terjadi akibat adanya gangguan pada lambung yang diakibatkan oleh kadar asam lambung yang meningkat secara drastis. Salah satu hal penting yang perlu Anda ketahui mengenai penyakit maag adalah gejala yang muncul akibat dari penyakit ini. Adapun gejala penyakit maag antara lain berupa munculnya rasa sakit pada daerah lambung serta ulu hati, perut terasa kembung apabila telat makan, serta rasa sakit yang muncul di daerah perut sehabis makan. Selain itu, gejala penyakit maag lainnya adalah rasa mual, muntah-muntah, sendawa meskipun dalam keadaan lapar, turunnya nafsu makan, pucat, keringat dingin, serta pusing. Gejala penyakit maag dapat bervariasi dan berbeda-beda tergantung dari parah atau tidaknya penyakit maag yang diderita oleh seseorang.
Baca juga : Yang Sebaiknya Anda Ketahui Mengenai Penyakit Batu Ginjal
Selain mengetahui gejala penyakit maag, hal penting lain yang sebaiknya Anda ketahui mengenai penyakit maag adalah penyebab penyakit ini. Seperti yang disebutkan di atas, penyakit maag muncul akibat kadar asam lambung yang meningkat secara drastis. Kondisi ini dapat terjadi karena berbagai faktor. Penyebab kadar asam lambung yang meningkat antara lain adalah gaya hidup yang kurang sehat, ketidakteraturan pola makan, mengkonsumsi makanan yang mengandung kadar lemak tinggi secara terus-menerus, kebiasaan merokok, mengkonsumsi kopi secara berlebihan, mengkonsumsi minuman yang mengandung alkohol, mengkonsumsi jenis obat-obatan tertentu dalam jangka waktu yang cukup lama, serta mikroorganisme yang merugikan yang hidup dalam lambung. Selain itu, stress, tubuh terlalu lelah, tekanan emosi, serta kurang tidur juga dapat dianggap sebagai pemicu terjadinya penyakit maag. Dengan mengetahui penyebab penyakit maag, Anda akan bisa mengenali penyakit ini sedini mungkin serta melakukan pencegahan atau pengobatan secara lebih efektif.
Salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan oleh penderita maag adalah pola makan serta jenis-jenis makanan yang dikonsumsi. Secara umum, penderita penyakit maag dianjurkan untuk menghindari beberapa jenis makanan. Di lain pihak, ada juga jenis-jenis makanan yang justru dianjurkan bagi penderita maag. Jenis-jenis makanan yang dianjurkan bagi penderita penyakit maag cukup beragam. Jenis makanan pertama yang dianjurkan bagi penderita penyakit maag adalah makanan yang menjadi sumber karbohidrat seperti bubur, biskuit, kentang, serta makanan yang terbuat dari tepung. Jenis makanan lain yang dianjurkan bagi penderita penyakit maag adalah sayur-sayuran yang tidak menghasilkan gas bila dicerna dan tidak berserat. Adapun jenis sayur-sayuran yang bisa dikonsumsi oleh penderita penyakit maag antara lain berupa brokoli, labu kuning, wortel, dan labu siam. Beberapa jenis buah-buahan juga merupakan jenis makanan yang dianjurkan bagi penderita penyakit maag. Adapun jenis buah-buahan yang dianjurkan bagi penderita penyakit maag adalah jenis buah-buahan yang tidak bersifat asam dan tidak mengandung alkohol seperti tomat, pepaya, dan pisang.
Sementara itu, jenis-jenis makanan serta minuman yang sebaiknya dihindari oleh penderita penyakit maag antara lain berupa makanan yang dapat merusak dinding lambung secara langsung seperti jagung dan nasi keras, makanan sumber protein hewani seperti ikan dan daging yang berlemak, makanan serta minuman dengan kadar serat serta gas yang tinggi seperti kedondong dan buah kering, minuman yang mengandung alkohol dan soda seperti susu dan anggur putih, makanan yang mengandung cuka, makanan yang bersifat pedas, obat-obatan atau suplemen yang bersifat asam seperti suplemen vitamin C dan obat-obatan yang mengandung asam salisilat, makanan yang susah dicerna, makanan dengan kadar lemak tinggi, makanan dengan kadar santan tinggi, coklat, keju, sayuran tertentu seperti sawi, kol dan buah-buahan tertentu seperti nangka dan durian, serta goreng-gorengan. Makanan-makanan tersebut sebaiknya dihindari untuk mencegah timbulnya resiko penyakit maag.
Baca juga : Obat Herbal Dan Makanan Untuk Menstabilkan Kadar Kolesterol
Berbicara mengenai pencegahan penyakit maag, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah timbulnya penyakit ini. Hal pertama yang bisa Anda lakukan untuk mencegah penyakit maag adalah dengan mengatur pola makan. Makan secara teratur merupakan cara yang paling efektif untuk mencegah terjadinya penyakit maag. Cara lain yang bisa Anda lakukan untuk mencegah terjadinya penyakit maag adalah dengan menghindari berbagai jenis minuman yang bisa memicu peningkatan kadar asam lambung seperti minuman beralkohol, minuman bersoda, serta kopi. Memilih jenis makanan yang dapat dicerna dengan mudah juga merupakan salah satu langkah efektif dalam mencegah terjadinya penyakit maag. Selain itu, Anda juga bisa mencegah terjadinya penyakit maag dengan cara beristirahat yang cukup. Pola tidur teratur terbukti dapat mencegah terjadinya penyakit maag secara lebih efektif. Cara lain yang bisa Anda lakukan untuk mencegah terjadinya penyakit maag adalah dengan menghindari stress. Stress merupakan salah satu penyebab utama meningkatnya produksi asam lambung. Dengan menghindari stress, Anda akan bisa mencegah terjadinya penyakit maag secara lebih efektif.
Saat ini ada cukup banyak obat-obatan yang dijual di pasaran yang bisa digunakan untuk mengobati penyakit maag. Selain obat-obatan generik, Anda juga bisa menemukan berbagai jenis obat-obatan herbal untuk penyakit maag. Obat-obatan herbal biasanya lebih disukai karena jenis obat-obatan ini terbuat dari bahan alami yang lebih aman digunakan. Selain itu, harga obat-obatan herbal juga lebih terjangkau dan biasanya memiliki khasiat yang lebih baik dibandingkan obat-obatan generik. Bila Anda ingin membeli obat herbal untuk penyakit maag, ada beberapa hal yang sebaiknya Anda perhatikan seperti bahan baku, cara kerja obat, petunjuk penggunaan, serta harga obat herbal tersebut. Jangan lupa untuk memeriksa tanggal produksi serta tanggal kadaluarsa obat herbal untuk maag yang akan Anda beli sehingga Anda bisa mendapatkan manfaat optimal dari obat herbal tersebut.
05-05-2014 08:24
Menghindari Sakit Jantung di Waktu Tua - Saat ini banyak sekali usia muda yang meninggal pada umur 30-an. Dikarena serangan jantung, hanya kena 1x serangan, langsung meninggal. Keadaan ini sebenarnya bisa dihindari, asalkan dilakukan sejak muda. Beberapa tips pending di masa muda, untuk menjaga kesehatan di masa depan: 1. Olahraga Teratur Olahraga teratur minimal 3x seminggu, durasi 1 jam. Atau 30 menit tiap hari, itu juga bisa menjaga peredaran darah kita selalu lancar. Melatih jantung kita supaya rajin memompa darah. Darah yang dihasilkan dari peredaran darah yang lancar, akan lebih encer tidak kental. Karena ciri-ciri kena penyempitan pembuluh darah yaitu memiliki darah kental, sehingga memiliki kadar kolesterol tinggi. 2. Menghindari Makan Junk Food Biasanya anak muda suka sekali dengan junk food seperti: hamburger, pizza, fried chicken, hot dog, hal itu yang membuat kolesterol tinggi di darah, dan lama-kelamaan terjadi penyempitan pembuluh darah. Walaupun masih muda, tetapi jika tiap hari makan junk food, maka siapapun akan bisa terkena penyempitan pembuluh darah, dan umur 30-an bisa kena sakit jantung. Ganti pola makannya dengan makan tanpa gorengan, sayur-sayuran dan buah-buahan bisa dijadikan alternatif yang baik. Baca juga : Penyakit yang di Anggap Ringan, Tapi Mematikan 3. Rajin Puasa Minimal seminggu 1 hari untuk puasa, ini dimaksudkan agar organ-organ tubuh kita kembali normal. Karena kenyataannya jika pada saat bulan puasa, seluruh kadar dalam darah semuanya membaik, dikarenakan asupannya secukupnya dan tidak berlebihan. Cukup 1 hari dalam seminggu untuk puasa dari subuh sampai magrib. Jika agak malas berpuasa, bisa dengan cara yaitu, makan pada saat lapar sekali, dan berhenti makan pada saat belum kenyang, ini juga membantu mengurangi asupan makanan yang berlebihan ke tubuh kita. 4. Kontrol Darah Kontrol darah untuk menjaga dari hal-hal yang melebihi batas normal. Jika kolesterol yang diatas normal, segera kurangi makanan goreng-gorengan dan junk food. Jika asam uratnya yang tinggi, kurangi sayuran yang berwarna hijau dan jeroan-jeroan. Jika trigliseridanya naik, kurangi makan karbohidrat, seperti nasi. Jika gula darah yang naik, kurangi makanan yang manis-manis. Setelah cek di laboratorium, hasilnya dijadikan patokan untuk merubah pola makan dan pola hidup, agar hasilnya semua kembali dalam batas normal. 5. Hindari Stress Stress adalah akibat dari keinginan yang tidak sesuai dengan kenyataan. Coba hindari stress dengan cara ikhlas. Lepaskan segala permasalahan kantor atau kerjaan jika berada di rumah. Tidak perlu membahas pekerjaan jika ada di rumah. Istirahatkan pikiran jika memang harus istirahat. Tidur jangan terlalu malam, dan bangun juga jangan terlalu siang. Jika stress, bisa membuat metabolisme melambat, tidak terjadinya keseimbangan tubuh, bisa jadi pusing, maag, pegal-pegal, tidak bisa tidur dan banyak lagi. Dan yang pasti bisa langsung mendapatkan serangan jantung. Akhirnya sakit jantung berkepanjangan. Dan selalu minum obat medis, padahal obat medis itu memiliki 2 mata pisau, yang satu untuk menyembuhkan penyakitnya dan satunya akan menimbulkan penyakit baru. Stress adalah sumber dari banyak penyakit, jadi hindari stress, ikhlas dan serahkan masalah pada akhirnya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Baca juga : Pentingnya Memahami Kulit dan Fungsinya 6. Gunakan Obat Herbal sebagai Pendamping Obat Medis Obat herbal harus sebagai pendamping obat medis, tidak jadi yang utama tapi juga jangan sampai dilupakan, karena obat medis awalnya juga berasal dari penelitian obat-obat herbal. Semuanya yang serba alami pasti lebih baik, karena ciptaan Allah selalu lebih sempurna daripada ciptaan manusia. Obat herbal yang paling aman adalah berbentur cairan, karena lebih cepat diserap tubuh dan tanpa efek samping ke ginjal, karena berbentuk cairan bukan ekstrak yang harus dilarutkan dahulu. Demikian penjelasan dari saya, sesuai dengan pengamatan dan pengalaman saya selama ini. Semoga bermanfaat bagi pembaca. (TTR)
19-06-2020 01:24
Pada masa kehamilan, sangat penting dalam menjaga asupan makanan. Dan tentunya wanita hamil wajib mengkonsumsi makanan sehat agar kesehatan ibu maupun bagi perkembangan janin. Tidak hanya sekedar mengkonsumsi makanan yang banyak selama masa kehamilan tetapi juga harus memperhatikan akan kebutuhan kalori serta gizi selama kehamilan. Di masa kehamilan seringkali ibu merasakan gangguan seperti mual, muntah dan bahkan diare yang dapat terjadi karena perut kembung dan bergas hingga merasa kegerahan sehingga lebih mudah berkeringat dibanding dari yang biasanya. Hal-hal tresebut di atas merupakan hal yang sangat umum terjadi, namun ternyata hal tersebut dapat membuat ibu hamil kekurangan cairan atau mengalami dehidrasi. Hal ini tidak diboleh dianggap sebagai sesuatu yang sepele dan diabaikan. Karena situasi seperti ini bisa membahayakan keadaan ibu dan juga janin yang berada di dalam kandungan. Situasi yang demikian dapat membuat air ketuban berkurang dan produksi ASI sedikit, kelahiran preamtur dan bahkan menyebabkan kematian baik ibu maupun janin yang dikandung. Kenali tanda-tanda dari dehidrasi yang dapat memberikan dampak yang berbahaya. Sering merasa pusing atau sakit kepala Tanda yang paling sering ditemui sebagai tanda dehidrasi yaitu merasa serimg pusing atau sakit kepala. Ini terjadi karena pada saat hamil, volume darah ibu hamil akan meningkat hampir dua kali lipat dari jumlah yang biasanya. Dan bila terjadi kondisi dehidrasi maka aliran darah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh akan berkurang sehingga menimbulkan kepala mudah pusing atau terasa sakit. Mulut terasa kering dan sering merasa haus Ketika cuaca dalam keadaan panas seringkali lebih memilih untuk meminum air dingin dan manis. Misalnya saja seperti soda, teh atau es kopi, namun yang sebenarnya justru dengan mengkonsumsi minuman yang manis dapat membuat kita merasa semakin haus. Dan bila ibu hamil merasa haus serta mulut yang terasa kering, sebaiknya perbanyak untuk mengkonsumsi air putih dibandingkan dengan minuman manis lainnya serta kurangi kafeimn maupun minuman kemasan yang tidak memiliki manfaat bagi tubuh. Merasa kontraksi palsu Ibu hamil yang mengalami dehidrasi secara umum akan merasakan kontraksi. Dan bila ibu hamil mengeluh tentang kontraksi palsu maka biasanya dokter atau bidan akan menyaran agar ibu hamil tersebut minum air segera. Biasanya dokter akan menyuruh ibu hamil untuk duduk dan beristirahat kemudian meminum dua gelas besar air putih. Air seni keruh atau kuning Pada situasi yang normal maka air seni berwarna bening dan tidak berbau. Nah, bila air seni berwarna keruh atau kuning serta berbau tajam maka hal ini menandakan bila ibu hamil sedang mengalami dehidrasi. Tetapi ada kalanya vitamin yang dikonsumsi oleh ibu hamil menyebabkan air seni menjadi kuning, jadi sebaiknya tanyakan kepada dokter. Bibir pecah-pecah dan lidah mengalami pembengkakan Tanda yang lainnya yang merupakan suatu kondisi ibu hamil mengalami dehidrasi yaitu bibir yang pecah-pecah dan lidah yang seperti bengkak. Cobalah untuk mengoleskan pelembap bibir dan bila belum membaik cobalah untuk mengkonsumsi air dan periksakan ke dokter bila semakin parah. Menurut seorang ahli ginekologi, kebidanan dan ilmu reroduksi di Fakultas Kedokteran Icahn di Gunung Sinai yaitu Fahimeh Sasan mengatakan bahwa ibu hamil harus mengkonsumsi paling tidak 10 gelas cairan per hari. Dan cairan tersebut dapat berupa air, jus, teh, kopi yang pada dasarnya merupakan cairan yang dapat diminum ibu hamil. Namun bila berada di tempat dengan cuaca yang memiliki suhu panas maka membutuhkan asupan air yang lebih dari itu agar terhindar dari dehidrasi selama kehamilan. Akan lebih baik lagi bila ibu hamil meminum air putih yang hangat dibandingkan dengan minuman jenis lainnya. Itulah ulasan mengenai tanda-tanda dari dehidrasi yang dapat dialami oleh ibu hamil. Lalu bagaimana bila terjadi hal yang mengharuskan ibu hamil terpaksa kehilangan janin, seperti keguguran. Tentunya bila hal tersebut terjadi maka tindakan yang harus dilakukan adalah tindakan kuretase. Di mana tindakan ini bertujuan untuk mengangkat jaringan yang ada di dalam rahim karena dapat menimbulkan berbagai komplikasi bila tidak dibersihkan. Untuk melakukan tindakan kuretase tersebut pastinya sesudah melalui prosedur dan atas saran dokter serta dilakukan di klinik kuret yang resmi. Dalam hal ini tentunya klinik aborsi yang telah berpengalaman serta ditangani oleh dokter ahlinya yang berkompeten. Salah satunya adalah klinik kuretase yang melakukan berbagai tindakan medis seperti persalinan, tindakan pembedahan dan penanganan dalam mengatasi berbagai gangguan pada sistem reproduksi wanita.
30-06-2024 00:19
Penyakit jantung menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Perlu diingat, penyakit ini tak hanya menyerang lanjut usia saja, namun anak muda juga berpotensi terserang penyakit jantung. Masih banyak anak muda yang menganggap remeh soal penyakit jantung. Terlebih, ada beberapa gejala dari penyakit ini yang disepelekan. Padahal, ciri-ciri penyakit jantung dapat muncul bahkan dari usia muda, lho. Apabila tidak terdeteksi dan segera mendapat tindakan, gejala tersebut bisa bertambah parah. Oleh sebab itu, dianjurkan untuk rutin berolahraga dan menjaga pola makan. Selain hidup lebih sehat, cara ini turut meminimalisir terserang penyakit jantung di usia muda. Lantas, apa saja ciri-ciri penyakit jantung di usia muda? Simak pembahasannya dalam artikel ini. Meski baru menginjak usia muda, bukan berarti detikers tak dapat terserang penyakit jantung. Gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok, minum-minuman alkohol, kurang tidur, dan ditambah jarang olahraga bisa membuatmu rentan terkena penyakit jantung. https://pafitarempakota.org/ Untuk lebih jelasnya, berikut sejumlah ciri-ciri penyakit jantung di usia muda : 1. Mengalami Nyeri Dada Ciri yang pertama adalah kerap mengalami nyeri dada. Hal ini bisa disebabkan oleh penyumbatan pada pembuluh arteri. Biasanya, rasa nyeri di dada akan berlangsung selama beberapa menit. Nyeri dada bisa terjadi kapan saja, baik saat beraktivitas maupun sedang istirahat. 2. Mudah Lelah Apakah detikers gampang lelah setelah melakukan aktivitas ringan hingga sedang? Jika iya, hal ini harus diwaspadai karena bisa menjadi ciri-ciri penyakit jantung di usia muda. Rasa lelah dapat disebabkan oleh berkurangnya pasokan oksigen dan darah ke otak serta otot. Jantung tidak bisa memompa cukup darah untuk memenuhi kebutuhan jaringan tubuh. Alhasil, darah yang seharusnya dialirkan ke organ seperti otot-otot pada tangan atau kaki malah dialirkan ke jantung dan otak. Selain itu, rasa lelah yang muncul ketika bangun di pagi hari juga bisa menjadi indikasi masalah pada jantung. Apabila hal itu terjadi selama beberapa hari, sebaiknya segera pergi ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan. 3. Tidur Mendengkur Banyak orang yang tidur sampai mendengkur atau ngorok. Namun, jika suara mendengkur begitu keras dan terdengar seperti terengah-engah, itu bisa menjadi pertanda Obstructive Sleep Apnea (OSA). OSA merupakan kondisi ketika dengkuran mengakibatkan terputusnya napas saat tidur. Kondisi itu dapat menurunkan kadar oksigen dalam darah dan menimbulkan tumpukan karbon dioksida. Nah, OSA juga membuat jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah yang nantinya dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. 4. Muncul Rasa Sakit di Tubuh Bagian Kiri Dalam beberapa kasus, seseorang mengalami rasa sakit atau nyeri pada anggota tubuh bagian kiri. Rasa sakit itu umumnya muncul pertama kali di dada, lalu menyebar ke bagian luar dada seperti pundak atau lengan. Rasa nyeri tersebut dapat menjadi indikasi adanya penyumbatan pembuluh darah atau otot jantung yang melemah. Gejala yang satu ini perlu diwaspadai sebab dapat menjadi pertanda seseorang mengalami gagal jantung, penyakit jantung koroner, hingga perikarditis. 5. Sesak Napas Ciri-ciri berikutnya adalah mengalami sesak napas. Banyak orang yang mengira sesak napas adalah indikasi gangguan di sistem pernapasan. Padahal, dalam kondisi tertentu sesak napas bisa menandakan seseorang mengalami masalah pada jantungnya. Soalnya, penyakit jantung dapat membuat aliran darah dari jantung ke organ tubuh menjadi tidak lancar. Hal tersebut yang kemudian dapat menimbulkan sesak napas. Sesak napas umumnya muncul ketika sedang menjalani aktivitas. Namun, dalam beberapa kasus sesak napas bisa muncul saat tengah beristirahat atau berbaring. Kondisi tersebut umumnya merupakan indikasi gagal jantung. 6. Batuk Kronis Batuk yang terjadi secara terus menerus perlu jadi perhatian lebih. Soalnya, kondisi itu bisa menjadi salah satu gejala gagal jantung. Ketika terjadi gagal jantung, kontraksi jantung menjadi lebih lemah. Kondisi tersebut menyebabkan cairan masuk ke dalam paru-paru sehingga memicu tubuh untuk menghilangkan kelebihan cairan itu dengan cara batuk. Umumnya, batuk pada penyakit gagal jantung akan mengeluarkan dahak kental berwarna putih. Dalam sejumlah kasus, batuk juga disertai bercak darah. Ada sejumlah faktor yang menyebabkan seseorang di usia muda bisa terserang penyakit jantung. Mengutip laman Cardio Metabolic Institute, berikut sejumlah penyebabnya : 1. Kelebihan Berat Badan Kelebihan berat badan punya pengaruh besar terhadap risiko terkena serangan jantung. Meski begitu, seseorang yang mengalami berat badan berlebih juga memiliki masalah kesehatan lain, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, hingga kolesterol tinggi. 2. Tekanan Darah Tinggi Ada banyak kasus seseorang mengalami tekanan darah tinggi atau hipertensi di usia muda hingga dewasa. Kondisi tersebut dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular, yakni suatu penyakit yang disebabkan adanya gangguan pada jantung dan pembuluh darah. Hipertensi dapat disebabkan oleh sejumlah faktor, salah satunya merokok dan stres berat. Selain itu, jarang berolahraga juga dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. 3. Merokok dan Vape Penyebab utama anak muda mengalami penyakit jantung karena kebiasaan merokok dan vaping. Menurut berbagai penelitian, seseorang yang merokok satu bungkus dalam sehari berisiko meningkatkan serangan jantung dua kali lipat dibandingkan dengan bukan perokok. Meskipun rokok memiliki kemungkinan lebih besar yang menyebabkan serangan jantung daripada vape, namun bukan berarti vape aman untuk dipakai. Rokok elektrik tersebut mengandung nikotin dan senyawa beracun yang mempercepat detak jantung serta meningkatkan tekanan darah. Sebuah studi yang dilakukan baru-baru ini mengungkapkan, vape membuat seseorang 34% lebih mungkin terkena serangan jantung dibandingkan dengan orang yang tidak vape. Itu dia enam ciri-ciri penyakit jantung yang menyerang usia muda. So, jaga kesehatan dari sekarang.