Waktu Posting : 08-07-2016 01:32 | Dibaca : 2174x
28-12-2019 13:51
Bagi kaum hawa adalah hal yang menyedihkan manakala terjadi keguguran. Terlebih lagi ketika harus melalui suatu proses kuretase pasca keguguran. Proses kuretase itu sendiri dilakukan agar dapat membersihkan rahim dari sisa jaringan janin dan ini merupakan prosedur di mana leher rahim akan dibuka kemudian rahin akan dibersihkan dengan menggunakan alat. Sehingga setelah proses kuretase tersebut dilakukan akan membuat anda merasakan sedikit ketidaknyamanan. Sesudah prosedur kuret selesai dilakukan maka anda akan menjalankan masa pemulihan di mana masa pemulihan tersebut akan memakan waktu beberapa hari yang tergantung pada kondisi anda sendiri. Dalam hal ini, dokter pun akan melakukan pemantauan pasca proses kuretase tersebut. Karena terkadang kuret dapat memunculkan adanya suatu komplikasi yang gejalanya seperti adanya pendarahan yang berat, nyeri pada perut serta demam, keputihan yang berbau busuk. Apabila mengalami gejala-gejala tersebut maka diperlukan adanya perawatan khusus selama beberapa hari. Tetapi bila setelah menjalani proses kuret tidak menimbulkan komplikasi maka anda sudah dapat menjalankan aktivitas seperti biasanya dan pada umumnya adalah dua hari pasca kuret. Pemulihan setelah proses kuret biasanya tidak memerlukan waktu yang lama. Pada umumnya akan merasa kram perut yang biasanya berlangsung tidak lebih dari satu hari dan selain itu juga ada pendarahan ringan selama beberapa hari. Anda cukup menggunakan pembalut biasa untuk menangani pendarahan ringan tersebut layaknya seorang yang sedang mengalami masa menstruasi. Selain itu juga ada beberapa obat yang dikonsumsi untuk meringankan rasa sakit seperti paracetamol atau ibuprofen. Sebaiknya lakukan aktivitas yang ringan-ringan dahulu pada masa pemulihan ini. Karena hal ini dapat membuat otot tetap kuat serta membantu adanya pencegahan terjadinya penggumpalan darah di kaki. Untuk mencegah timbulnya komplikasi, proses kuretase harus dilakukan pada klinik aborsi yang memiliki izin resmi dari Kementrian Kesehatan. Dan juga klinik yang didukung dengan peralatan yang modern serta ditangani oleh dokter ahli yang direkomendasikan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Untuk melakukan tindakan kuretase ini membutuhkan prosedur mulai dari pendaftaran pasien, pemeriksaan kandungan, penentuan biaya aborsi , pelaksanaan tindakan kuret hingga pasien dibawa ke ruang istirahat pasca tindakan kuret. Pasca tindakan kuret, pasien akan diberi informasi mengenai hal-hal yang tidak boleh dilakukan agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Adapun hal-hal yang dilarang untuk dilakukan setelah proses kuret adalah : Tidak melakukan hubungan intim sampai beberapa minggu setelah kuret sampai dengan dokter memperbolehkannya. Hal ini agar mencegah masuknya bakteri ke dalam rahim sehingga dapat menimbulkan infeksi. Dilarang memasukkan apapun ke dalam organ intim anda dan juga tidak boleh membersihkan vagina dengan cairan pembersih vagina dalam beberapa minggu agar terhindar dari infeksi. Mungkin anda juga dilarang mandi selama kurang lebih 3 hari. Hindari mengangkat benda berat selama beberapa hari. Setelah proses kuret, tentunya membutuhkan dukungan emosional serta makanan yang sehat untuk memulihkan kesehatan pasca keguguran. Karena peristiwa keguguran dapat membuat tubuh lebih rapuh sehingga asupan makananpun dibutuhkan. Beberapa makanan yang dibutuhkan oleh anda pasca keguguran yaitu : Sayuran hijau Setelah menjalani proses kuret akan membuat pendarahan sehingga kekurangan zat besi dan oleh karena itulah membutuhkan banyak sayuran hijau. Di dalam sayuran hijau banyak mengandung zat besi, mineral serta vitamin A seperti bayam salah satunya. Bayam memiliki zat antioksidan yang sangat baik bagi pasien pasca tindakan kuret. Ikan salmon Ikan salmon adalah sumber makanan yang mengandung kalsium tinggi sehingga dapat mengutakna tulang serta otot bagi wanita setelah dikuret. Selain itu juga dalam ikan salmon terdapat mineral dan vitamib dan kaya akan asam lemak omega-3 yang memiliki peran bagi sistem imun tubuh serta membantu proses penyembuhan. Kacang-kacangan Kacang-kacangan dapat menambah zat besi dan juga magnesium agar dapat mengurangi resiko anemia karena mengalami pendarahan yang lebih dari biasanya. Buah pepaya Pepaya merupakan buah yang kaya akan vitamin C sehingga dapat membantu kekebalan tubuh. Dan selain itu juga bauh pepaya ini mengandung banyak sekali nutrisi dan bahkan mengandung 235 mg vitamin C atau setara dengan 2-3 jumlah vitamin yang disarankan setiap hari. Stroberi Kaya akan zat besi dan vitamin C sehingga sangat baik untuk dikonsumsi pasca keguguran. Buah yang berwarna merah ini merupakan sumber anti oksidan tinggi, dapat menambah daya tahan tubuh serta mempercepat proses pemulihan. Itulah pembahasan mengenai hal yang dilarang setelah pasca proses kuret serta tindakan yang perlu dilakukan agar masa pemulihan lebih cepat dengan mengkonsumsi makanan yang sehat. Terjadinya keguguranmemang bukanlah hal yang diinginkan namun bila ingin hamil lagi setelah kuret maka hal terpenting untuk menjaga kesehatan dengan baik pada masa pemulihan.
22-07-2016 09:33
Berikut adalah beberapa hal kebiasaan hidup sehari-hari yang bisa menjadi penyebab diabetes: 1. Teh manis Penjelasannya sederhana. Tingginya asupan gula menyebabkan kadar gula darah melonjak tinggi. Belum risiko kelebihan kalori. Segelas teh manis kira-kira mengandung 250-300 kalori (tergantung kepekatan). Kebutuhan kalori wanita dewasa rata-rata adalah 1.900 kalori per hari (tergantung aktivitas). Dari teh manis saja kita sudah dapat 1.000-1.200 kalori. Belum ditambah tiga kali makan nasi beserta lauk pauk. Patut diduga kalau setiap hari kita kelebihan kalori. Ujungnya: obesitas dan diabetes. Pengganti: Air putih, teh tanpa gula, atau batasi konsumsi gula tidak lebih dari dua sendok teh sehari. 2. Gorengan Karena bentuknya kecil, satu gorengan tidak cukup buat kita. Padahal gorengan adalah salah satu faktor risiko tinggi pemicu penyakit degeneratif, seperti kardiovaskular, diabetes melitus, dan stroke. Penyebab utama penyakit kardiovaskular (PKV) adalah adanya penyumbatan pembuluh darah koroner, dengan salah satu faktor risiko utamanya adalah dislipidemia. Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida, serta penurunan kadar HDL (kolesterol baik) dalam darah. Meningkatnya proporsi dislipidemia di masyarakat disebabkan kebiasaan mengonsumsi berbagai makanan rendah serat dan tinggi lemak, termasuk gorengan. Pengganti: Kacang Jepang, atau pie buah. Baca juga : Akhlaq Suami Terhadap Istri 3. Suka ngemil Kita mengira dengan membatasi makan siang atau malam bisa menghindarkan diri dari obesitas dan diabetes. Karena belum kenyang, perut diisi dengan sepotong atau dua potong camilan seperti biskuit dan keripik kentang. Padahal, biskuit, keripik kentang, dan kue-kue manis lainnya mengandung hidrat arang tinggi tanpa kandungan serta pangan yang memadai. Semua makanan itu digolongkan dalam makanan dengan glikemik indeks tinggi. Sementara itu, gula dan tepung yang terkandung di dalamnya mempunyai peranan dalam menaikkan kadar gula dalam darah. Pengganti: Buah potong segar. 4. Kurang tidur. Jika kualitas tidur tidak didapat, metabolisme jadi terganggu. Hasil riset para ahli dari University of Chicago mengungkapkan, kurang tidur selama 3 hari mengakibatkan kemampuan tubuh memproses glukosa menurun drastis. Artinya, risiko diabetes meningkat. Kurang tidur juga dapat merangsang sejenis hormon dalam darah yang memicu nafsu makan. Didorong rasa lapar, penderita gangguan tidur terpicu menyantap makanan berkalori tinggi yang membuat kadar gula darah naik. Solusi: Tidur tidak kurang dari 6 jam sehari, atau sebaiknya 8 jam sehari. 5. Malas beraktivitas fisik Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, kasus diabetes di negara-negara Asia akan naik hingga 90 persen dalam 20 tahun ke depan. “Dalam 10 tahun belakangan, jumlah penderita diabetes di Hanoi, Vietnam, berlipat ganda. Sebabnya? Di kota ini, masyarakatnya lebih memilih naik motor dibanding bersepeda,” kata Dr Gauden Galea, Penasihat WHO untuk Penyakit Tidak Menular di Kawasan Pasifik Barat. Kesimpulannya, mereka yang sedikit aktivitas fisik memiliki risiko obesitas lebih tinggi dibanding mereka yang rajin bersepeda, jalan kaki, atau aktivitas lainnya. Baca Juga: 5 Obat Efektif Untuk Osteoarthritis Solusi: Bersepeda ke kantor. 6. Sering stres Stres sama seperti banjir, harus dialirkan agar tidak terjadi banjir besar. Saat stres datang, tubuh akan meningkatkan produksi hormon epinephrine dan kortisol supaya gula darah naik dan ada cadangan energi untuk beraktivitas. Tubuh kita memang dirancang sedemikian rupa untuk maksud yang baik. Namun, kalau gula darah terus dipicu tinggi karena stres berkepanjangan tanpa jalan keluar, sama saja dengan bunuh diri pelan-pelan. Solusi: Bicaralah pada orang yang dianggap bermasalah, atau ceritakan pada sahabat terdekat. 7. Kecanduan rokok Sebuah penelitian di Amerika yang melibatkan 4.572 relawan pria dan wanita menemukan bahwa risiko perokok aktif terhadap diabetes naik sebesar 22 persen. Disebutkan pula bahwa naiknya risiko tidak cuma disebabkan oleh rokok, tetapi kombinasi berbagai gaya hidup tidak sehat, seperti pola makan dan olahraga. Pengganti: Permen bebas gula. Cara yang lebih progresif adalah mengikuti hipnoterapi. Pilihlah ahli hipnoterapi yang sudah berpengalaman dan bersertifikat resmi. 8. Menggunakan pil kontrasepsi Kebanyakan pil kontrasepsi terbuat dari kombinasi hormon estrogen dan progestin, atau progestin saja. Pil kombinasi sering menyebabkan perubahan kadar gula darah. Menurut dr Dyah Purnamasari S, Sp PD, dari Divisi Metabolik Endokrinologi RSCM, kerja hormon pil kontrasepsi berlawanan dengan kerja insulin. Karena kerja insulin dilawan, pankreas dipaksa bekerja lebih keras untuk memproduksi insulin. Jika terlalu lama dibiarkan, pankreas menjadi letih dan tidak berfungsi dengan baik. Solusi: Batasi waktu penggunaan pil-pil hormonal, jangan lebih dari 5 tahun. Baca juga : Cara Tahan Lama Tanpa Obat Kuat (Ejakulasi Dini) 9. Takut kulit jadi hitam Menurut jurnal Diabetes Care, wanita dengan asupan tinggi vitamin D dan kalsium berisiko paling rendah terkena diabetes tipe 2. Selain dari makanan, sumber vitamin D terbaik ada di sinar matahari. Dua puluh menit paparan sinar matahari pagi sudah mencukupi kebutuhan vitamin D selama tiga hari. Beberapa penelitian terbaru, di antaranya yang diterbitkan oleh American Journal of Epidemiology, menyebutkan bahwa vitamin D juga membantu keteraturan metabolisme tubuh, termasuk gula darah. Solusi: Gunakan krim tabir surya sebelum “berjemur” di bawah sinar matahari pagi selama 10-15 menit. 10. Keranjingan soda Dari penelitian yang dilakukan oleh The Nurses’ Health Study II terhadap 51.603 wanita usia 22-44 tahun, ditemukan bahwa peningkatan konsumsi minuman bersoda membuat berat badan dan risiko diabetes melambung tinggi. Para peneliti mengatakan, kenaikan risiko itu terjadi karena kandungan pemanis yang ada dalam minuman bersoda. Selain itu, asupan kalori cair tidak membuat kita kenyang sehingga terdorong untuk minum lebih banyak. Pengganti: Jus dingin tanpa gula
28-08-2015 19:58
Asam urat meradang Obat herbal utk asam urat masih banyak dicari hingga saat ini. Bagaimana tidak, masih banyak penderita asam urat yang merasa perlu mengobati penyakit tersebut. Pasalnya dampak yang ditimbulkan oleh penyakit ini sangatlah tidak mengenakkan. Ketika meradang umumnya penderita merasakan nyeri serta ngilu yang amat sangat. Rasa nyeri inipun diikuti dengan persendian yang membengkak serta terlihat sangat memerah. Bahan herbal bermanfaat Setidaknya, ada beberapa obat tradisional yang bisa dimanfaatkan untuk menyembuhkan penyakit asam urat, yaitu: Baca juga : Terapi Akupuntur • Kulit manggis Jika selama ini Anda selalu membuang kulit manggis, sekarang kulit-kulit tersebut bisa dimanfaatkan. Untuk menyembuhkan asam urat, Anda cukup mengiris tipis kulit manggis dan jemur hingga mengering. Setelah itu, masukkan kulit manggis tersebut ke dalam gelas untuk diseduh dengan air hangat. Diamkan hingga air seduhan berubah warna baru diminum secara teratur setiap hari. • Jahe Sebagai obat herbal utk asam urat, jahe memang dikenal memiliki segudang manfaat dan khasiat bagi kesehatan. Salah satunya adalah penyakit asam urat yang cukup menganggu ketika tengah meradang. Guna mengolah obat herbal ini, Anda membutuhkan 2 ruas jahe sebesar ibu jari. Potong-potong jahe sembari diremukkan hingga dirasa cukup. Rebus potongan jahe bersama 1 gelas air dan sedikit gula ataupun madu murni. Setelah matang, air rebusan dapat dikonsumsi secara rutin setiap hari untuk hasil yang lebih maksimal. Baca juga : Zivagold Cream Pemutih Wajah yang Menjanjikan • Cengkeh Selain kedua bahan di atas, ada pula cengkeh yang dimanfaatkan untuk obat asam urat, seperti yang dilansir dari kesehatan.tips. Cara membuatnya pun cukup mudah, yaitu cengkeh yang telah ditumbuk dicampur bersama jahe. Untuk takarannya, Anda bisa menakar 1 banding 1 dan gunakan ramuan ini di bagian luar saja. Oleskan pada sendi yang terasa nyeri dan pakai secara rutin untuk hasil yang maksimal. Anda tentunya sudah lebih paham bukan memanfaatkan beberapa bahan herbal yang tersedia di sekitar Anda? Dengan begini, Anda pun tak perlu lagi mengeluarkan biaya terlalu banyak untuk membeli obat kimiawi. Cara sederhana pun bisa dimanfaatkan untuk membuat obat herbal utk asam urat di rumah.