Jenis Kanker yang Rentan Menyerang Wanita

Additional Image

Waktu Posting : 15-10-2018 04:02 | Dibaca : 1697x

Kanker adalah penyakit yang sangat mematikan karena sulit disembuhkan. Terlebih saat kanker tersebut sudah pada stadium akhir atau stadium 4 yang membuat penderitanya kehilangan semangat hidup. Ada banyak faktor penyebab kanker seperti pola makan tidak sehat, berat badan berlebih (obesitas), kurang nutrisi, terlalu sering merokok, konsumsi minuman beralkohol hingga kurangnya aktivitas fisik.

Banyak sekali jenis kanker yang dapat menyerang tubuh. Namun ada beberapa jenis kanker yang rentan diderita oleh kaum wanita. Berikut jenis kanker yang rentan diderita wanita :

1. Kanker serviks

Knaker serviks atau kanker leher rahim rentan menyerang negara berkembang seperti Indonesia. Namun kanker ini juga mengancam para wanita di dunia. Menurut data World Health Organization (WHO), kanker serviks merupakan jenis kanker kedua yang paling banyak menyerang wnaita di Indonesia dan menjadi peringkat keempat di dunia. Menurut data, sebanyak 10,3% wnaita di Indonesia meninggal akibat terserang kanker serviks.

2. Kanker paru-paru

Di tahun 2014, kasus kanker paru-paru terjadisebanyak 9,3% dan sebanyak 9,1% penderitanya meninggal dunia. Kanker paru-paru ini terjadi akibat sel-sel jaringan paru-paru tumbuh di luar dan membentuk tumor yang menyebabkan tubuh tidak berfungsi dengan baik sehingga kualitas hidup menurun drastis.

3. Kanker payudara

Kanker payudara merupakan jenis kanker yang paling banyak menyerang wanita di Indonesia. Kanker payudara ini akibat munculnya sel-sel kanker di jaringan payudara yang meliputi kelenjar susu, lemak, saluran payudara dan jaringan ikat. Penyebab kanker payudara yaitu kelainan genetik, hormon dan gaya hidup yang buruk. Dari 49,9% kasus kanker payudara di tahun 2014, angka kematiannya mencapai 21,4%.

4. Kanker usus besar

Di tahun 2014, sebanyak 11,7% kasus baru kanker usus besar muncul. Penyebab kanker ini diantaranya riwayat kesehatan keluarga memiliki polip di rektum atau usus besar dan memiliki radang usus. Risiko kanker usus besar akan semakin meningkat saat wanita memiliki berat badan berlebih akibat terlalu banyak mengonsumsi makanan mengandung lemak yang tinggi terutama lemak hewani.

5. Kanker ovarium

Di tahun 2014 kasus kanker ovarium meningkat sebanyak 10,23%. Biasanya jenis kanker ini menyerang wanita berusia diatas 55 tahun. Namunkanker ini juga tak menutup kemungkinan dapat menyerang remaja dan anak-anak. Gejala kanker ovarium antara lain perut kembung, berat badan turun drastis, siklus haid tidak teratur dan panggul terasa tidak nyaman.


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Cara Alami Mencegah Kanker Payudara

27-05-2014 16:55

Bagaimanakah langkah menghindar kanker payudara yang cukup kerap terkena oleh wanita? Terdapat banyak langkah menghindar kanker payudara yang utama buat anda kenali serta kerjakan dengan pasti supaya senantiasa terlepas dari kanker itu. Lantaran kita ketahui pencegahan itu benar-benar utama, hal semacam ini karena bila telah terkena kanker ini, maka pengobatannya bakal benar-benar susah. Karenanya, mari kita menghindar daripada menyembuhkan. Langkah menghindari kanker payudara : 1. Melindungi berat tubuh Melindungi berat tubuh yang sehat selama hidup Anda dapat dibuktikan bisa melindungi kesehatan, Anda bisa mengkalkulasi BMI atau Body Mass Index lewat cara berat tubuh (dalam kilogram) dibagi kuadran tinggi dalam mtr., sudah dapat dibuktikan dengan cara penting bila penambahan BMI (kian lebih situasi normal 25) bakal menambah resiko kanker payudara. Kecuali itu, serta penambahan BMI sudah memberikan keyakinan dapat dibuktikan menambah resiko kanker payudara pasca-menopause. 2. Jauhi alkohol Pemakaian alkohol ialah yang paling mapan untuk kanker payudara, studi Kesehatan memberikan konsumsi kian lebih satu minuman mengandung alkohol satu hari bisa menambah resiko kanker payudara sejumlah 20-25 %.   Baca juga : Ultra Mangosteen, Obat Penyakit Kanker Payudara Tradisional 3. Konsumsi buah-buahan serta sayuran Makan tujuh atau lebih porsi sayur serta buah tiap-tiap hari, sayuran untuk perlindungan kanker payudara meliputi seluruhnya sayuran (brokoli, kubis, kecambah brussels, kembang kol), sayuran hijau (sawi, kangkung, bayam), wortel serta tomat. Buah yang memiliki kandungan lebih untuk menghindar kanker payudara ialah jeruk, berry serta ceri. Paling baik buat anda ialah dengan konsumsi sayuran mentah atau dimasak sebentar, lantaran sebagian phytochemical dipercaya tawarkan perlindungan pada kanker payudara dihancurkan oleh panas. 4. Olahraga dengan cara teratur Banyak riset sudah tunjukkan bahwasanya Olahraga secara teratur dapat memberikan perlindungan yang kuat terhadap kanker payudara seperti yang ditunjukkan dari beberapa hasil penelitian. Misalnya dengan melakukan jalan cepat selama 30 menit dengan cara teratur. 5. Kurangi lemak Apakah lemak Anda benar? Tipe lemak dalam diet Anda bisa memengaruhi resiko kanker payudara. Minimalkan konsumsi lemak omega-6, lemak jemu serta lemak trans. Optimalkan konsumsi lemak omega-3, terlebih dari minyak ikan (salmon, tuna, makarel, sarden). Konsumsi minyak tidak jemu tunggal (minyak zaitun, kacang-kacangan/biji, alpukat) semacam sumber lemak utama anda, lantaran makanan itu mempunyai potensi karakter antikanker. Dengan cara spesial, minyak zaitun ialah sumber mungkin dari polifenol antioksida serta kacang-kacangan serta biji-bijian memenuhi keperluan mineral pelindung kanker, selenium. 6. Konsumsi karbohidrat sesuai dengan porsinya Apakah karbohidrat Anda benar? Minimalkan konsumsi indeks glikemik tinggi yakni nasi putih, kentang putih, gula serta buatan product olahan dari nasi, kentang serta gula. Makanan ini menyebabkan pergantian hormonal yang mempromosikan perkembangan sel dalam jaringan payudara. Ubah ini karbonhidrat anda dengan biji-bijian serta kacang-kacangan atau polong-polongan. Kacang-kacangan lantaran serat tinggi serta kandungan lignan terlebih spesial.   Baca juga : Mengetahui Gejala Usus Buntu, Penyebab dan Cara Pengobatannya 7. Konsumsi olahan kedelai Konsumsi buatan kedelai dengan cara teratur, seperti tahu, tempe serta susu kedelai. Riset epidemiologi sudah tunjukkan jalinan positif pada konsumsi kedelai serta pengurangan resiko kanker payudara. 8. Kurangi pemakaian xeno estrogen serta estrogen farmakologis Janganlah menggunakan atau menjamah estrogen terkecuali ada indikasi dari tenaga medis. Perubahan kanker payudara sangat dipenagruhi oleh peran zat ini. 9. Memikirkan hal positif serta tak merokok Terlibat dalam tingkah laku mengasyikkan diri dengan cara teratur, meningkatkan jalinan hangat serta sama-sama beruntung dengan keluarga serta rekan-teman. Peroleh tidur yang cukup (7-8 jam per malam), riset tunjukkan bahwasanya merokok periode panjang dihubungkan dengan penambahan resiko kanker payudara pada sebagian wanita. 10. Menyusui Menyusui bayi Anda sampai saat yang jitu, wanita yang menyusui bayi mereka sekurang-kurangnya selama setahun dengan cara keseluruhan mengalami penurunan resiko terkena kanker payudara.

Featured Image
Gejala Serangan Penyakit Rematik

30-07-2014 02:56

Penyakit rematik bisa menyerang pria dan wanita yang umumnya telah berusia senja. Tapi tidak menutup kemungkinan rematik diderita orang yang masih muda. Serangan rematik biasanya dibarengi dengan gejala berupa rasa kaku, pegal linu atau rasa sakit. Gejala ini juga seringkali disertai dengan lemah otot, gangguan gerak tubuh dan mengalami pembengkakan persendian. Bila anda telah terdeteksi mengidap rematik, segera terapkan obat herbal yang tepat. Sehingga serangan penyakit ini bisa diatasi dengan tuntas. Tapi pastikan anda membeli produk herbal tersebut pada toko terpercaya yang jual obat herbal rematik. Agar khasiatnya sangat terasa anda rasakan dan aman tanpa efek samping negatif. Baca juga : Cara Mencegah Serangan Stroke   Keluhan rematik yang kronis atau menahun dapat mencetus cacar pada permukaan tubuh yang mengalami penyakit rematik. Pengobatan kimiawi biasanya hanya berfungsi untuk mengurangi gejala sakitnya saja. Sehingga sumber penyakit sebenarnya tidak bisa diatasi dengan optimal. Maka bila serangan rematik mendera maka anda akan langsung mengonsumsi obat kimia tersebut. Memang derita sakit saat itu menghilang, tapi suatu saat rasa sakitnya kembali anda rasakan. Bila pemakaian obat kimia ini berlangsung dalam waktu yang lama, maka bisa menimbulkan ketergantungan dan merusak lambung. Pada umumnya proses penyembuhan serangan rematik bisa berlangsung sangat lama. Solusi terbaik untuk mengatasi rematik adalah dengan obat herbal berkhasiat tanpa efek samping. Baca juga : Gejala Kolesterol yang Harus Diwaspadai 

Featured Image
Apakah Minum Susu Bikin Tubuh Gemuk?

02-06-2014 04:24

Kendati susu memiliki berbagai manfaat untuk tubuh, sejumlah orang memandang meminum susu berefek samping tubuh jadi gemuk. Benarkah seperti itu? "Semua pada dasarnya tergantung dari jenis susu yang kita pilih untuk dikonsumsi sehari-hari. Ada beberapa jenis susu berdasarkan komposisi lemak, seperti susu full cream yang mengandung empat persen lemak. Umumnya, susu jenis ini dikonsumsi anak-anak karena membutuhkan kandungan lemak dan vitamin, serta gizi untuk tubuh berkembangnya. Atau bisa dibilang, anak-anak tidak akan gemuk kalau tidak ada faktor genetik dari kecil, karena mereka sedang membutuhkan (tubuh) tumbuh ke atas. Dan akan berbeda cerita lagi kalau orang dewasa yang sudah tidak membutuhkan tumbuh ke atas meminum susu jenis ini," kata Dr. dr. Fiastuti Witjaksono, MSc. MS. Sp. GK, spesialis gizi klinik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dalam acara bertema “UHT Milk: A World of Benefit and Choices”. Baca juga : Amankah Tren Diet Raw Food? Selain itu, kata dia, susu jenis low fat yang memiliki lemak yang rendah. Di mana kandungan lemaknya setengah dari susu full cream. Kemudian, ada juga susu skim yang memiliki kandungan lemak lebih sedikit lagi, yaitu hanya satu persen. Menurut dr. Fiastuti, susu jenis ini baik yang menginginkan nutrisi, tapi tak membuatnya gemuk. Baca juga : Fungsi Beberapa Organ yang Terlihat tidak Berguna "Singkatnya, kalau ingin meminum susu tapi tak gemuk, pilihlah jenis susu yang rendah (kandungan) lemaknya. Namun, kita juga tidak memungkiri setiap orang memiliki kebutuhannya masing-masing dalam kebiasan meminum susu," tutupnya.

...