Waktu Posting : 22-07-2016 09:33 | Dibaca : 3497x
1. Teh manis
Penjelasannya sederhana. Tingginya asupan gula menyebabkan kadar gula
darah melonjak tinggi. Belum risiko kelebihan kalori. Segelas teh manis
kira-kira mengandung 250-300 kalori (tergantung kepekatan). Kebutuhan
kalori wanita dewasa rata-rata adalah 1.900 kalori per hari (tergantung
aktivitas). Dari teh manis saja kita sudah dapat 1.000-1.200 kalori.
Belum ditambah tiga kali makan nasi beserta lauk pauk. Patut diduga
kalau setiap hari kita kelebihan kalori. Ujungnya: obesitas dan
diabetes.
Pengganti: Air putih, teh tanpa gula, atau batasi konsumsi gula tidak lebih dari dua sendok teh sehari.
2. Gorengan
Karena bentuknya kecil, satu gorengan tidak cukup buat kita.
Padahal gorengan adalah salah satu faktor risiko tinggi pemicu penyakit
degeneratif, seperti kardiovaskular, diabetes melitus, dan stroke.
Penyebab utama penyakit kardiovaskular (PKV) adalah adanya penyumbatan
pembuluh darah koroner, dengan salah satu faktor risiko utamanya adalah
dislipidemia. Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lipid yang
ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, LDL (kolesterol
jahat) dan trigliserida, serta penurunan kadar HDL (kolesterol baik)
dalam darah. Meningkatnya proporsi dislipidemia di masyarakat disebabkan
kebiasaan mengonsumsi berbagai makanan rendah serat dan tinggi lemak,
termasuk gorengan.
Pengganti: Kacang Jepang, atau pie buah.
Baca juga : Akhlaq Suami Terhadap Istri
3. Suka ngemil
Kita mengira dengan membatasi makan siang atau malam bisa menghindarkan
diri dari obesitas dan diabetes. Karena belum kenyang, perut diisi
dengan sepotong atau dua potong camilan seperti biskuit dan keripik
kentang. Padahal, biskuit, keripik kentang, dan kue-kue manis lainnya
mengandung hidrat arang tinggi tanpa kandungan serta pangan yang
memadai. Semua makanan itu digolongkan dalam makanan dengan glikemik
indeks tinggi. Sementara itu, gula dan tepung yang terkandung di
dalamnya mempunyai peranan dalam menaikkan kadar gula dalam darah.
Pengganti: Buah potong segar.
4. Kurang tidur.
Jika kualitas tidur tidak didapat, metabolisme jadi terganggu. Hasil riset para ahli dari University of Chicago mengungkapkan, kurang tidur selama 3 hari mengakibatkan kemampuan tubuh memproses glukosa menurun drastis. Artinya, risiko diabetes meningkat. Kurang tidur juga dapat merangsang sejenis hormon dalam darah yang memicu nafsu makan. Didorong rasa lapar, penderita gangguan tidur terpicu menyantap makanan berkalori tinggi yang membuat kadar gula darah naik.
Solusi: Tidur tidak kurang dari 6 jam sehari, atau sebaiknya 8 jam sehari.
5. Malas beraktivitas fisik
Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, kasus diabetes di negara-negara
Asia akan naik hingga 90 persen dalam 20 tahun ke depan. “Dalam 10 tahun
belakangan, jumlah penderita diabetes di Hanoi, Vietnam, berlipat
ganda. Sebabnya? Di kota ini, masyarakatnya lebih memilih naik motor
dibanding bersepeda,” kata Dr Gauden Galea, Penasihat WHO untuk Penyakit
Tidak Menular di Kawasan Pasifik Barat.
Kesimpulannya, mereka yang sedikit aktivitas fisik memiliki risiko
obesitas lebih tinggi dibanding mereka yang rajin bersepeda, jalan kaki,
atau aktivitas lainnya.
Solusi: Bersepeda ke kantor.
6. Sering stres
Stres sama seperti banjir, harus dialirkan agar tidak terjadi banjir
besar. Saat stres datang, tubuh akan meningkatkan produksi hormon
epinephrine dan kortisol supaya gula darah naik dan ada cadangan energi
untuk beraktivitas. Tubuh kita memang dirancang sedemikian rupa untuk
maksud yang baik. Namun, kalau gula darah terus dipicu tinggi karena
stres berkepanjangan tanpa jalan keluar, sama saja dengan bunuh diri
pelan-pelan.
Solusi: Bicaralah pada orang yang dianggap bermasalah, atau ceritakan pada sahabat terdekat.
7. Kecanduan rokok
Sebuah penelitian di Amerika yang melibatkan 4.572 relawan pria dan
wanita menemukan bahwa risiko perokok aktif terhadap diabetes naik
sebesar 22 persen. Disebutkan pula bahwa naiknya risiko tidak cuma
disebabkan oleh rokok, tetapi kombinasi berbagai gaya hidup tidak sehat,
seperti pola makan dan olahraga.
Pengganti: Permen bebas gula. Cara yang lebih progresif adalah mengikuti hipnoterapi. Pilihlah ahli hipnoterapi yang sudah berpengalaman dan bersertifikat resmi.
8. Menggunakan pil kontrasepsi
Kebanyakan pil kontrasepsi terbuat dari kombinasi hormon estrogen dan
progestin, atau progestin saja. Pil kombinasi sering menyebabkan
perubahan kadar gula darah. Menurut dr Dyah Purnamasari S, Sp PD, dari
Divisi Metabolik Endokrinologi RSCM, kerja hormon pil kontrasepsi
berlawanan dengan kerja insulin. Karena kerja insulin dilawan, pankreas
dipaksa bekerja lebih keras untuk memproduksi insulin. Jika terlalu lama
dibiarkan, pankreas menjadi letih dan tidak berfungsi dengan baik.
Solusi: Batasi waktu penggunaan pil-pil hormonal, jangan lebih dari 5 tahun.
Baca juga : Cara Tahan Lama Tanpa Obat Kuat (Ejakulasi Dini)
9. Takut kulit jadi hitam
Menurut jurnal Diabetes Care, wanita dengan asupan tinggi vitamin D dan
kalsium berisiko paling rendah terkena diabetes tipe 2. Selain dari
makanan, sumber vitamin D terbaik ada di sinar matahari. Dua puluh menit
paparan sinar matahari pagi sudah mencukupi kebutuhan vitamin D selama
tiga hari. Beberapa penelitian terbaru, di antaranya yang diterbitkan
oleh American Journal of Epidemiology, menyebutkan bahwa vitamin D juga
membantu keteraturan metabolisme tubuh, termasuk gula darah.
Solusi: Gunakan krim tabir surya sebelum “berjemur” di bawah sinar matahari pagi selama 10-15 menit.
10. Keranjingan soda
Dari penelitian yang dilakukan oleh The Nurses’ Health Study II terhadap
51.603 wanita usia 22-44 tahun, ditemukan bahwa peningkatan konsumsi
minuman bersoda membuat berat badan dan risiko diabetes melambung
tinggi. Para peneliti mengatakan, kenaikan risiko itu terjadi karena
kandungan pemanis yang ada dalam minuman bersoda. Selain itu, asupan
kalori cair tidak membuat kita kenyang sehingga terdorong untuk minum
lebih banyak.
Pengganti: Jus dingin tanpa gula
03-06-2014 08:19
Suatu riset baru memperlihatkan bahwasanya wijen berguna untuk orang yang menderita radang sendi lutut. Hebatnya, ia juga mampu mengungguli terapi medis. Suatu studi yang diterbitkan di International Journal of Rheumatic Diseases menyampaikan bahwasanya makanan tak saja dapat menyembuhkan, namun kadang-kadang lebih superior daripada obat-obatan itu sendiri. Hal itu dibuktikan beberapa peneliti medis dari Tabriz University of Medical Sciences. Mereka mempelajari dampak dari suplemen berbasis wijen pada beberapa gejala medis pada pasien dengan radang sendi lutut. Baca juga : 6 Bahan Makanan Ini Berkhasiat Obat Lho ! Radang sendi atau osteoartritis pada lutut merupakan satu diantara wujud penyakit degeneratif pada sendi. Biasaya, ia mempunyai bermacam tanda-tanda serta dampak, terhitung rasa sakit, pembengkakan, perkembangan tulang abnormal, dislokasi sendi, dsb. Radang sendi ini umum menimpa seorang berumur diatas 60 th.. Pada studi itu, sejumlah 50 pasien dibagi jadi dua group. Group pertama memperoleh suplemen wijen sejumlah 40 gram /hari, sesaat group ke-2 memakai terapi penyembuhan standard, yang meliputi dua dosis 500 mg Tylenol, 2 x satu hari, serta 500 mg glukosamin. Sesudah dua bln. perawatan, akhirnya cukup mengagetkan. Faedah wijen pada radang sendi lutut mulai tampak saat pada group pertama, rasa sakit yang terkena menyusut jauh, dari taraf 9, 5 sebelum saat perawatan jadi 3, 5 pasca perawatan. Ini jadi benar-benar menarik lantaran pada group ke-2, rasa sakit cuma menyusut dari taraf 9 jadi 7 pasca perawatan. Pengukuran lain dikerjakan melalui kuisioner Knee Injury and Osteoarthritis Outcome Skor (KOOS) serta tes Timed Up and Go (TUG). Ke-2 tipe terapi tunjukkan hasil positif. Baca juga : Asupan Nutrisi Ini Khusus untuk Pekerja Lembur Dari hasil riset itu, beberapa peneliti menyimpulkan bahwasanya dalam masalah itu wijen jadi pemenang. Lantaran, kecuali yang tersebut di atas, wijen tetap mempunyai faedah lainnya untuk tubuh. Plus, ia tak mempunyai bermacam dampak samping yang dapat diakibatkan obat-obatan kimia. Walau demikian, apakah yang sebanding dengan 40 gram wijen? Satu sendok makan wijen mempunyai berat berkisan sembilan gram. Jadi, Anda memerlukan sekurang-kurangnya empat sendok makan untuk meraih ‘dosis klinis’ serta rasakan faedah wijen pada lutut Anda.
09-06-2014 18:25
Daun bambu enak di buat keripik. Kandungan zat aktifnya bisa turunkan oksidasi antioksidan atau radikal bebas semacam bahan antipenuaan dan dapat melindungi stamina serta menghindarkan dari penyakit kardiovaskular. Selama ini sisi dari tanaman bambu yang banyak digunakan orang ialah batang. Batang yang tua untuk bahan bangunan atau beragam jenis kerajinan, sedang batang anakan atau tunas bambu yang dimaksud rebung untuk sayuran. Lalu, bagaimana dengan daun bambu? Tidak banyak yang tahu daun bambu muda memiliki kandungan manfaat obat untuk pengobatan pengidap beragam penyakit. Beberapa orang berasumsi daun bambu tidak bermanfaat sama sekali, sebatas limbah untuk pupuk. Lain di Cina, yang di kenal dengan julukan Negeri Tirai Bambu. Faedah daun bambu untuk penyembuhan kali pertama disibak dalam kitab Ming Yi Bie Lu (Catatan Dokter Terkenal), yaitu untuk meluruhkan dahak dan meredakan batuk serta sulit napas. Manfaat lain ialah menetralkan toksin dalam badan. Dalam Kamus Besar Herbal Cina juga tercatat daun bambu berperan keluarkan panas, ampuh kembalikan cairan, serta berbentuk diuretik (memperlancar air seni). Pada 1998, daun bambu oleh Badan Kesehatan Cina dimasukkan dalam daftar herbal alami semacam obat serta pangan. Dalam sebagian riset, daun bambu di ketahui memiliki kandungan banyak zat aktif, yaitu flavonoid, polisakarida, klorofil, asam amino, vitamin, mikroelemen, dsb. Daun bambu dapat turunkan lemak darah serta kolesterol. Dapat juga turunkan oksidasi antioksidan atau radikal bebas semacam bahan antipenuaan dan dapat melindungi stamina serta menghindar penyakit kardiovaskular. Baca juga : Mengenal Kucai, Antioksidan Alami Bisa Cegah Kanker Dalam praktek daun bambu bisa dipakai turunkan asam urat serta menambah stamina. Tersebut yang dikerjakan Handoyo (45). Pria yang bekerja di Jakarta namun tiap-tiap akhir minggu pulang ke Semarang itu mengaku kerap makan daun bambu muda untuk melindungi kesehatan. Tetapi janganlah salah, daun bambu yang dia konsumsi berbentuk keripik serta terasa tidak lain jauh dari keripik bayam atau keripik sayur lain. Dia bisa resep dari rekan di Bogor. Manfaat daun bambu telah di teliti. Jadi kecuali berguna, terasa juga enak. Di Indonesia ada 159 spesies bambu tumbuh-kembang dari keseluruhan kian lebih 1. 250 spesies didunia. Potensi itu benar-benar bagus untuk di kembangkan semacam bahan penyembuhan herbal tradisional. Terutama tetap tidak sering penyembuhan herbal di Indonesia memakai daun bambu semacam bahan basic. Kandungan flavonoid bambu cukup tinggi. Di Cina, ekstrak daun bambu digunakan membuat perlindungan jantung. Flavonoid pada daun bambu juga mempunyai dampak positif pada kemoterapi pada sumsum tulang serta imunitas badan, dapat melakukan perbaikan aliran mikrovaskular untuk pasien jantung, manfaat trombosit, serta peredaran darah di otot jantung. Flavonoid dalam daun bambu aman, tidak beracun. Serta yang lebih menarik, flavonoid daun bambu adalah sumber daya domestik flavonoid pertama yang ditemukan di Cina serta sudah dipatenkan dengan cara resmi. Dampak farmakologi yang memiliki nama Latin Phyllostachys nigra itu berbentuk menyejukkan, harum, serta berasa pahit yang berkait dengan kandungan flavonoid, polisakarida, klorofil, asam amino, vitamin, serta kandungan berguna lain yang benar-benar bermacam. Suatu riset dengan cara spesial dikerjakan untuk mengungkap faedah flavonoid daun bambu pada pembuluh darah serta aliran darah pembuluh koroner. Kecuali semacam satu diantara sumber antioksidan, flavon juga bertindak menghalangi oksidasi xantin jadi asam urat. Di Cina riset tentang manfaat flavonoid daun bambu untuk menghalangi oksidasi lemak telah dikerjakan dari 1998. Sama juga dengan bambu dari Cina, daun bambu di Indonesia dapat juga dipakai untuk meredakan asam urat. Baiknya pakai daun muda. Langkah pemrosesan, jemur daun bambu yang baru dipetik sampai kering supaya getahnya hilang. Sebelum saat merebus, gesek-gesekkan antardaun untuk menyingkirkan bulu halus yang dapat menyebabkan gatal. Baca juga : Hilangkan Nikotin Dalam Tubuh dengan Bunga Rosella Di Indonesia waktu ini melalui riset serta kreatifitas mahasiswa ITB, daun bambu dapat di nikmati lewat cara lain, yaitu dikemas jadi camilan. Ialah Asep Suryadi, mahasiswa yang menamakan makanan yang diolahnya bernama Krimi Danbu atau Keripik Mie Daun Bambu. Berdasar sebagian sumber, daun bambu dalam adonan keripik dapat menambah nilai gizi. Karena, daun bambu memiliki kandungan flavanoid, lakton, serta asam fenolat yang berperan semacam antioksidan. Tetapi diingatkan pasien yang akan memakai daun bambu semacam bahan alternatif obat terus mesti konsultasi dahulu dengan dokter. Juga mesti terus dalam pengawasan untuk kurangi dampak samping serta komplikasi. Khasiat Obat 1. Tangani asam urat Pakai daun bambu muda tipe apapun. Jemur sampai getahnya hilang serta bersihkan bulu-bulunya lewat cara digosok. Sesudah itu, rebus dengan tiga gelas air, sampai tersisa dua gelas, lalu dinginkan. Untuk air rebusan jadi dua gelas lalu minum 2 x satu hari. Kerjakan penyembuhan itu sampai pulih. 2. Luka pada kulit Ambillah sebagian lembar duan bambu muda. Haluskan atau buat juice. Bersihkan atau cucilah sisi badan yang terluka memakai juice duan bambu itu. Kerjakan sekian kali sampai pulih. 3. Membuat lancar haid Daun bambu di kenal menghadirkan serta mengatur periode menstruasi wanita. Konsumsi dua cangkir daun bambu rebus satu hari 2 x, pagi serta sore hari. 4. Cacing usus Seduh daum bambu jadi teh angat serta minum 2 x satu hari sepanjang dua hari. Itu benar-benar bermanfaat membunuh cacing usus.
18-06-2014 23:57
Tubuh ideal tidak cuma didapat dari diet ketat. Ada tiga hal mudah yang dapat Anda cermati untuk bergaya hidup sehat hingga dapat memperoleh tubuh yang ideal. Tersebut dibawah ini ialah penjelasan dari ketiga pilar hidup sehat itu : Makanan sehat Terbagi dalam protein, lemak, karbohidrat, serat, mineral, vitamin. Ambillah karbohidrat kompleks seperti umbi-umbian, buah-buahan, gandum. Kegemukan berlangsung bukan hanya sebab bahan makanannya, namun seringkali lantaran langkah pemrosesan juga bumbunya. Di bawah ini ialah panduan serta fakta sekitar kandungan makanan yang perlu Anda di ketahui : Kandungan gula yang tinggi lebih beresiko dari kolesterol, lantaran mengakibatkan pembuluh darah terhalang. Kurangi konsumsi makanan yang banyak memiliki kandungan gula, juga buah-buahan berkadar gula tinggi. Bila badan memerlukan konsumsi gula untuk daya, biarlah sel badan memecah lemak serta membuatnya semacam sumber daya. Disitulah manfaat paling baik dari lemak yang ada pada badan kita. Baca juga : Tips Atasi Perut Kembung Jangan telat makan meskipun 15 menit saja. Konsumsilah teratur tiga kali satu hari, buang komponen karbohidratnya. Menaikkan protein tambah baik, sayuran yang terlampau banyak dapat bikin Anda kembung. Kadang kita menentukan susu rendah lemak, walau sebenarnya bila kita konsumsi susu yang kita perlukan ialah lemak yang terdapat didalamnya. Janganlah takut dengan lemak lantaran diperlukan badan, kekurangan lemak nyatanya dapat menyebabkan depresi. Kurangi konsumsi daging impor, lantaran banyak memiliki kandungan omega 6. Daging lokal memanglah kadang-kadang jadi agak keras, namun itu lantaran kandungan lemaknya rendah. Tentukan daging merah lantaran benar-benar baik untuk menyingkirkan glikasi atau penebalan di pembuluh darah. Baca juga : Obesitas Bisa Merusak Kesehatan dan Penampilan Untuk yang tak konsumsi daging, atur makanan supaya lebih seimbang. Umumnya kacang-kacangan juga kurang baik lantaran bisa menyebabkan asam yang lama kelamaan bisa menyebabkan osteoporosis. Lebih konsumsi beet juga bayam merah serta sejenisnya. Olahraga Dalam olahraga, yang utama diperlukan badan ialah peregangan otot atau stretching. Kerjakan tiap-tiap habis bangun tidur. Lalu cardio, dengan tipe low impact tetapi dikerjakan dalam durasi yang panjang. Umpamanya treadmill, jalan cepat, bersepeda. Serta yang paling akhir, pembentukan otot. Sebagai upaya untuk pencegahan osteoporosis, maka pembentukan otot terasa penting sekali. Tidur berkualitas Sekitar jama 21.00 - 03.30 WIB adalah saat yang paling baik untuk tidur. Pada saat ini tubuh kita akan menghasilkan hormon dan berlangsung perbaikan beberapa sel tubuh yang rusak. Waktu tidur ada hormon leptin yang di produksi, hormon ini menghindari kita dari rasa hendak makan yang manis-manis. Produksi hormon itu bakal menyusut waktu kita kurang tidur, hingga waktu bangun esok harinya badan inginkan makanan dengan rasa manis itu. Tidur yang kurang juga memengaruhi stabilitas emosi. Maka, tidur yang berkwalitas bakal menolong badan Anda melakukan perbaikan beberapa sel badan yang rusak serta menghasilkan hormon yang baik untuk menolong Anda terlepas dari kehendak mengkonsumsi makanan manis yang mengakibatkan rusaknya kesehatan.