Waktu Posting : 26-01-2016 09:26 | Dibaca : 2408x
Kasus keracunan massal
Keracunan makanan dan minuman tengah menjadi topik hangat yang dibahas masyarakat belakangan waktu ini. Terlebih kasus wanita cantik bernama Wayan Mirna yang meregang nyawa akibat mengkonsumsi kopi. Kasus ini sempat mendapatkan sorotan publik, mengingat hingga saat ini belum diketahui siapa yang sengaja meracuni wanita tersebut. Apalagi belum ada kepastian dari pihak polisi ada motif apa dibalik pembunuhan yang dilakukan melalui racun minuman tersebut.
Kasus Mirna sebenarnya bukanlah satu-satunya kasus keracunan yang ditangani oleh pihak polisi. Hanya saja kasus ini cukup menarik, sebab ditemukan racun sianida dalam dosis yang sangat mematikan di dalam kopi wanita tersebut. Padahal sianida sendiri adalah salah satu jenis racun yang memang sudah dilarang keras digunakan oleh pemerintah. Dalam kasus ini sendiri, bisa dibilang sianida dimasukkan secara sengaja ke dalam kopi untuk menghilangkan nyawa si pengkonsumsinya.
Yang lebih memprihatinkan lagi adalah pembunuhan ini terjadi di sebuah tempat umum, kafe yang cukup ternama. Selain kasus kematian Mirna melalui racun sianida, kita diingatkan kembali dengan beberapa kasus keracunan massal. Beberapa diantaranya sempat menjadi bencana luar biasa, akibat jumlah korban yang mencapai ratusan orang. Kita mungkin juga tidak lupa kasus keracunan sekeluarga yang usai melahap makanan hasil olahan tangan sang ibu rumahtangga.
Baca juga : Mengenali Alarm Dari Tubuh yang Kekurangan Vitamin
Menilik semua kasus keracunan tersebut, kita tentu waspada dengan kondisi kesehatan keluarga kita. Tentu tak ada salah satu dari kita yang menginginkan anggota keluarga mengalami keracunan makanan dan minuman. Oleh karena itu, memang ada baiknya kita memproteksi atau melindungi keluarga kita agar tak mengalami keracunan. Setidaknya menghindarkan mereka dari mengkonsumsi makanan yang telah terkontaminasi racun ataupun bakteri penyebab keracunan pada tubuh.
Bahan baku makanan yang kita konsumsi sebenarnya sangat rentan terkontaminasi racun. Pasalnya pestisida yang digunakan untuk menyuburkan pertumbuhan tanaman pun dapat meracuni tubuh. Terlebih jika Anda tidak benar dalam upaya membersihkan atau mengolahnya sebelum dimasak. Saat membersihkan sayuran atau buah-buahan, ada baiknya dicuci di bawah air mengalir. Penggunaan pupuk pada sayur-sayuran dan buah-buahan pun harus diperhatikan dan diminimalisir masuk ke dalam tubuh Anda.
Pastinya akan lebih terjamin higienis dan sterilitasnya jikalau Anda mencuci atau membersihkannya sebelum diolah atau dikonsumsi. Sayuran yang baru dipetik tersebut, bisa Anda olah dengan menu atau resep andalan keluarga. Saat disajikan, tentu akan terlihat betapa menikmatinya anggota keluarga dengan menu sederhana berbahan dasar alami nan segar. Perlu diingat, pengolahan yang salah dapat menjadi perantara dari racun atau bakteri untuk masuk ke dalam tubuh Anda.
Sebagai pembeli yang bijak, Anda harusnya lebih teliti dalam memilih bahan baku masakan yang hendak diolah. Sebaiknya jangan membeli bahan makanan yang telah rusak atau tidak layak konsumsi lagi. Pasalnya bahan makanan seperti ini sudah sangat mudah dikontaminasi oleh bakteri atau racun yang menyebabkan keracunan. Hal ini sangat berlaku pada daging yang sudah banyak dihinggapi lalat atau binatang layaknya cacing hati yang perlu diperhatikan secara seksama.
Pada dasarnya, penyebab keracunan pada seseorang adalah bakteri yang berkembang di dalam makanan yang mereka konsumsi. Proses pengolahan dan penghidangan yang tidak bersih atau higienis pun bisa menjadi perantara keracunan makanan dan minuman. Bakteri yang hidup pada proses tersebut pada akhirnya melepaskan toksin atau racun pada makanan yang mereka hinggapi. Biasanya makanan yang paling mudah terkontaminasi adalah makanan dengan kadar lemak tinggi.
Makanan yang diproses dengan cara pengalengan pun sangat rentan dari kontaminasi bakteri maupun racun. Mengingat kondisi kaleng kemasan yang bisa saja cacat saat sampai ke tangan Anda atau sebelum diolah dan disajikan. Adapun bahan makanan yang sangat rentan terkontaminasi racun adalah kerang, cumi, daging-dagingan, susu, yogurt, roti, keju, biskuti, es krim ataupun makanan hasil laut. Untuk semua makanan berkandungan lemak tinggi seperti ini, Anda perlu menjaga higienisitasnya lebih tinggi dan steril.
Penanganan keracunan dini
Lalu, apa sajakah penanda dari keracunan itu sendiri pada tubuh seseorang? Tak sulit sebenarnya mengenali gejala atau ciri-ciri keracunan pada seseorang dengan daya tahan tubuh yang lemah. Biasanya mereka akan mengeluhkan dan merasakan pusing disertai pening, perut yang berasa mual dan berakhir pada muntah-muntah, seringnya buang air besar, badan yang terasa limbung atau bergoyang, demam tinggi yang disertai menggigil sampai kejang-kejang. Bila sudah mengalami kejang-kejang, ini artinya racun yang masuk ke dalam tubuh Anda sudah mencapai otak.
Jika Anda mengalami kondisi tersebut, ada baiknya segera mengambil tindakan medis. Tindakan kritis yang paling dianjurkan untuk dilakukan adalah membawa pasien ke UGD (Unit Gawat Darurat). Biasanya dokter akan mengambil tindakan yang lebih serius, di samping melakukan infus pada tubuh pasien. Infus pada pasien penderita keracunan makanan dan minuman bertujuan mengganti cairan tubuh yang hilang. Pasalnya ada banyak cairan yang keluar saat gejala keracunan dialami dan mengakibatkan lemas dan lunglai.
Seperti yang telah diketahui bersama, ada banyak cara yang bisa dijadikan perantara makanan menjadi beracun. Faktor semacam ini biasanya diakibatkan oleh bahan makanan mentah yang memang tidak layak konsumsi. Artinya bahan baku tersebut mengandung zat berbahaya, seperti peptisida yang memang masih menempel pada buah-buahan maupun sayuran. Keracunan bisa pula diakibatkan oleh penyimpanan bahan dasar berupa susu maupun daging yang tidak tepat di dalam lemari pendingin.
Baca juga : Waspadai Penyakit di Musim Hujan Dengan Cara Pencegahannya
Keracunan bisa pula diakibatkan oleh pengolahan yang salah, seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Salah satunya adalah mengolah mie instan tanpa mengganti air rebusaan terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Air rebusan tersebut tetap dijadikan kuah untuk mie yang siap Anda konsumsi tersebut. Kondisi ini bisa pula diakibatkan oleh daging, burger ataupun sosis yang dimasak tanpa matang secara merata. Alhasil bakteri pada daging tidak mati secara sempurna dan malah dikonsumsi oleh tubuh.
Hal lainnya yang patut Anda waspadai adalah makanan siap konsumsi yang telah masuk masa kadaluarsa. Seperti yang kita ketahui, sayur bayam lebih baik dikonsumsi langsung dan tidak melebihi waktu 3 jam setelah dimasak. Pasalnya ada zat berupa racun yang berkembang pada sayuran karena terpapar suhu ruangan cukup lama. Kondisi lainnya adalah proses pengolahan makanan yang tidak memperhatikan kadar higienisitas dan dimasak oleh mereka yang tengah sakit.
Bagi Anda yang tengah mencari cara menangani keracunan pada anggota keluarga, ada baiknya mengetahui saran satu ini. Dimana memberikan air kelapa muda atau susu murni pada mereka yang mengalami keracunan. Dengan catatan, si penderita keracunan masih dalam keadaan sadar dan masih bisa diajak berkomunikasi. Pada mereka yang sudah tidak sadar, miringkan kondisi tubuh atau hingga tertelungkup untuk mengeluarkan makanan yang masih bisa dikeluarkan. Untuk tindakan selanjutnya, bawa penderita ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan keracunan makanan dan minuman.
23-02-2016 14:55
Memasuki musim hujan, tentu saja terdapat beberapa perubahan, selain berkaitan dengan keadaan alam seperti lokasi yang rawan banjir, longsor, sampah yang mulai menumpuk. Bahkan cuaca pun turut berubah dengan drastis, hingga tidak heran jika banyak diantaranya manusia yang kehilangan daya tahan tubuhnya dan menderita beberapa bentuk penyakit tertentu. Ada beberapa jenis Penyakit di musim hujan yang seringkali menyerang manusia. Karena itulah ketika memasuki musim yang satu ini kebersihan sangat penting untuk Anda jaga, baik itu kebersihan diri sendiri serta alam di sekitar kita. Berikut ini terdapat beberapa jenis penyakit yang wajib untuk diwaspadai ketika memasuki musim hujan, diantaranya adalah : Diare Penyakit ini sangat erat dengan tingkat kebersihan setiap individu atau lebih dikenal dengan sebutan personal hygiene. Memasuki musim hujan, potensi banjir yang juga mengganggu kebutuhan sumber air minum warga tentunya akan menjadi salah satu hal yang cukup mengkhawatirkan. Karena dengan keadaan tersebut, tentu saja sumber air minum yang digunakan oleh warga menjadi tercemar dengan berbagai macam bentuk kotoran. Selain itu, ketika terjadi banjir, maka banyak diantaranya warga yang diungsikan menuju tempat pengungsian yang memiliki fasilitas serta sarana yang jauh lebih terbatas, termasuk untuk ketersediaan dari air bersih. Hal inilah yang seringkali menimbulkan dan menjadi penyebab utama hadirnya penyakit diare tersebut dan penularannya yang juga berjalan dengan jauh lebih cepat. Baca juga : Hati-hati, Racun Tengah Mengintai Makanan dan Minuman Anda! Leptospirosis Penyakit yang satu ini ditimbulkan oleh jenis bakteri yang bernama leptospira. Jenis penyakit ini termasuk dalam kategori zoonosis, yang mana ditularkan melalui binatang atau pun hewan . Sementara itu, untuk hewan yang paling utama dalam menyebarkan berbagai macam jenis penyakit adalah tikus dan juga air kencing yang dimilikinya. Karena musim hujan seringkali menimbulkan banjir, maka tikus yang semula berada di dalam tanah pun akan ikut menyelamatkan diri ke bagian luar. Karena itulah ia berkeliaran di sekitar manusia dan menyebarkan kotoran bersama dengan air kencing yang dikeluarakan olehnya tadi. Jika seseorang yang memiliki luka pada bagian tubuhnya kemudian berjalan di area banjir dengan kondisi air yang sudah tercemar oleh kotoran dari tikus tersebut. Maka luka dari bagian tubuh orang itu pun akan terkena bakteri yang bernama leptospira. Dengan infeksi yang kemudian menyerangnya hingga ia pun menjadi sakit. Karena itulah ketika memasuki musim hujan dan kemudian terjadi banjir di lingkungan sekitar, maka biasakanlah untuk tidak berkeliaran dalam kubangan air banjir tersebut. ISPA ISPA atau Infeksi Saluran Pernafapasan Akut adalah jenis penyakit yang dapat disebabkan oleh berbagai macam bentuk bakteri, virus atau bahkan mikroba lainnya. Beberapa gejala utama yang menjadi ciri dari penyakit tersebut adalah demam tinggi, batuk, sesak nafas, rasa nyeri pada bagian dada, dan juga berbagai macam bentuk gejala lainnya. Dalam mengobati jenis penyakit yang satu ini masyarakat biasanya akan dihimbau untuk melakukan pengobatan simtomatis yang sesuai dengan gejala serta melakukan istirahat. Karena itulah dalam mengobati penyakit yang satu ini terkadang diperlukan adanya pengobatan kausal sebagai cara mengatasi penyebab yang dimilikinya. Selain itu, cara pengobatan tersebut juga berguna untuk meningkatkan daya tahan yang dimiliki oleh tubuh. Kemudian cara menutup mulut ketika batuk dan juga tidak meludah secara sembarangan dapat membantu untuk menghindari penularan dari penyakit tersebut pada masyarakat lainnya. Penyakit kulit Beberapa penyakit kulit sering pula dikategorikan sebagai penyakit di musim hujan. Seperti halnya infeksi, atau bahkan alergi. Penyakit kulit tersebut seringkali hadir karena tingkat kebersihan diri yang kurang terjaga dengan baik, sama halnya dengan penyakit ISPA. Beberapa bentuk penyebab utama yang seringkali menimbulkan penyakit kulit hadir karena berkumpulnya banyak orang di tempat pengungsian akibat banjir, sehingga infeksi kulit yang dialami oleh seseorang pun dapat menular pada orang lainnya Penyakit yang berhubungan dengan saluran cerna Selain beberapa jenis penyakit di bagian atas, ada pula penyakit yang berkaitan dengan saluran cerna. Seperti halnya pada demam tifoid. Dalam bentuk penyakit yang satu ini faktor kebersihan dari makanan menjadi salah satu penyebab utama mengapa penyakit tersebut dapat dialami oleh penderita. Penyakit kronik Pemburukan pada jenis penyakit kronik juga menjadi hal yang wajib untuk Anda perhatikan ketika memasuki musim hujan. Karena bagi seseorang yang sudah menderita penyakit tersebut, dan kemudian mengalami penurunan daya tahan tubuh akibat musim hujan, maka bentuk penyakitnya tersebut pun dapat kembali kambuh dalam jangka waktu berkepanjangan. Apalagi jika terjadi banjir dalam waktu berhari-hari. Demam berdarah Berbicara mengenai curah hujan yang selalu meningkat pada musim hujan, tentunya akan membuat perindukan dari nyamuk Aedes Aegypti semakin membesar pula. Sementara seperti yang masyarakat umumnya ketahui bahwa jenis nyamuk yang satu ini termasuk dalam hewan yang menularkan penyakit demam berdarah. Perindukan nyamuk tersebut meningkat berkaitan dengan banyaknya sampah seperti kaleng bekas yang terendam oleh genangan air. Genangan itu lah yang kemudian digunakan oleh nyamuk untuk berkembang biak. Dengan meningkatnya populasi dari nyamuk, maka resiko untuk penyakit demam berdarah pun akan turut meningkat pula. Untuk mencegah hadirnya penyakit tersebut dalam tubuh yang Anda miliki, ada beberapa cara pencegahan yang cukup mudah untuk diakukan. Ingin tau apa saja cara pencegahan tersebut? Simaklah penjelasannya dalam uraian di bawah ini : Persiapan kebutuhan hujan Cara efektif untuk menghindari sakit di musim hujan yaitu dengan menggunakan perlengkapan tubuh untuk menghindari hujan itu sendiri. Seperti halnya payung, mantel hujan, sepatu waterproof atau bahkan kebutuhan lainnya yang dapat melindungi tubuh Anda agar terhindar dari air hujan tersebut. Mengkonsumsi vitamin C Vitamin C seringkali diguankan sebagai obat flu, karena itulah ada pendapat yang meyatakan jika vitamin yang satu ini mampu meringankan gejala penyakit di musim dingin. Namun yang pasti dari vitamin tersebut adalah fungsinya sebagai antibodi, sehingga mampu menjaga kesehatan tubuh dari berbagai macam bentuk gangguan. Selain itu, daya tahan tubuh juga dapat lebih meningkat ketika Anda mengkonsumsi jenis vitamin yang satu ini. Baca juga : Waspadai Penyakit di Musim Hujan dengan Cara Pencegahannya Kurangi rokok Merokok pada dasarnya dapat membuat tubuh menjadi lebih hangat, namun hal ini juga mengganggu saluran pernafasan. Karena itulah ketika memasuki musim hujan, sebaiknya konsumsi rokok lebih diminimalisir agar Anda dapat terhindar dari jenis penyakit ISPA. Mandi setelah kehujanan Hal ini mungkin sedikit terdengar aneh, namun tahukan Anda, ketika Anda basah kuyup akibat kehujanan, maka penyakit akan lebih mudah untuk berkembang biak? Hal ini berkaitan dengan perubahan drastis pada suhu tubuh yang mampu membuat penyakit berkembang dengan lebih cepat. Karena itulah sebaiknya Anda segera mandi ketika kehujanan, karena hal ini berfungsi untuk menstabilkan suhu tubuh yang Anda miliki. Mencari tempat berteduh Hujan termasuk salah satu hal yang cukup mengejutkan. Karena itulah untuk menghindari penyakit di musim hujan yang mungkin dapat menyerang Anda kapan saja. Maka hindarilah hujan tersebut dengan cara berteduh pada area yang lebih tertutup atau tidak terkena air hujan itu tadi.
30-05-2014 23:33
Bedah atau operasi sering kali harus ditempuh sebagai solusi menyembuhkan tubuh dari penyakit. Tetapi, muncul banyak kekhawatiran terhadap kesulitan pascaoperasi seperti rasa sakit, opname berhari-hari, dan pemulihannya yang lama. Sebaiknya operasi atau jangan, ya? Kekhawatiran itu sering membuat kita menunda-nunda untuk melakukan operasi. Padahal dokter yang dijadikan tempat konsultasi menyatakan bahwa operasi harus dilakukan supaya segera bisa disembuhkan. Akan tetapi karena khawatir kondisi pascaoperasi yang membuat kita sulit untuk kembali beraktivitas, akhirnya kita terus menunda-nunda. Hasilnya, penyakit itu sudah semakin parah dan biasanya ditambah lagi muncul peradangan atau infeksi. Daripada kondisi itu harus kita hadapi, ada satu teknik bedah atau operasi yang saat ini memnimalkan dampak pascaoperasi itu. Namanya laparoskopi atau disebut keyhole surgery. Teknik itu disebut juga bedah invasif minimal atau bedah akses minimal. Bca juga : Cara Menjaga Kesehatan Tulang Selagi Muda Laparoskopi mampu memberikan keuntungan meminimalkan nyeri pascabedah bagi pasien secara signifikan, dan memiliki keunggulan tambahan kosmetik yang baik karena luka operasinya hanya berupa beberapa sayatan kecil sepanjang 0,5 – 2 cm. Teknik laparoskopi itu biasanya membuat minimal tiga lubang sayatan atau lazimnya disebut port. Melalui lubang-lubang itulah alat bedah akan dimasukkan dan operasi pun dilakukan. Saat ini teknik laparoskopi pun sudah semakin berkembang dengan munculnya teknik single port laparoscopic surgery. Tidak lagi ada tiga lubang atau lebih, proses operasi itu hanya akan menyayat satu lubang, yaitu di pusar. Proses bedahnya secara sederhana dimulai dengan pembiusan umum. Kemudian dokter bedah akan membuat satu sayatan di pusar 2-3 cm untuk memasukkan gas CO2 yang sangat aman untuk menciptakan lapang operasi. Setelah itu dimasukkanlah teleskop dan isntrumen pembedahan. Setelah pembedahan selesai, specimen jaringan akan dikeluarkan melalui lubang yang sama secara steril. Kemudian dikeluarkan juga gas CO2 dan instrumen bedah. Lukapun dijahit dan dirawat secara biasa. Tetapi harus diingat bahwa teknik laparoskopi bukan merupakan senjata pamungkas yang selalu berhasil dilakukan pada semua kondisi. Terkadang jika radang atau infeksi penyakit pasien sudah sangat hebat, maka terpaksa dibatalkan dan dilakukan konversi menjadi bedah konvensional dengan sayatan besar. Infeksi itu terjadi karena pasien sering menunda-nunda pelaksnaaan operasi yang sudah disarankan dokter. Akhirnya, muncullah radang dan perlengketan usus hebat yang tidak cocok lagi untuk ditangani dengan teknik laparoskopi. Baca juga : Betapa Pentingnya Merawat Organ Intim Wanita Oleh karena itu, jangan terlambat atau menunda-nunda pelaksanaan operasi. Selain itu ada pula kondisi yang membuat teknik laparoskopi tak bisa dilakukan, yaitu bila pasiennya sangat gemuk. Penyakit yang sama memang bisa ditangani berbeda pada tiap-tiap orang. Karenanya konsultasi ke dokter yang tepat memang harus dilakukan dengan intensif supaya bisa diketahui penanganannya yang tepat. Berikut ini kelebihan dan kekurangan teknik laparoskopi. Kelebihan laparoskopi 1. Nyeri pascabedah minimal 2. Trauma jaringan minimal 3. Perdarahan minimal 4. Kondisi rongga perut atau dda apat devaluisi dengan lebih jelas dan diperbesar (zoom) 5. Proses penyembuhan pasien lebih cepat 6. Lama rawat inap yang diperlukan lebih singkat 7. Risiko komplikai infeksi luka operasii , perdarahan, dan perlengketan usus lebih jarang terjadi. Kekurangan laparoskopi 1. Waktu operasi yang berpotensi lama 2. Biaya operasi lebih tinggi karena dibutuhkan alat dan keterampilan khusus. 3. Risiko operasi 4. Tidak bisa dilakukan bila sudah terjadi infeksi atau peradangan Bila operasi memang harus dilakukan, jangan khawatir dengan kondisi pascaopersi karena sudah ada teknik laparoskopi. Namun harus juga disiapkan biayanya yang memang lebih mahal. Jadi memang, lebih baik mencegah daripada mengobati. Selain itu, kalau memang masih merasa ragu dengan teknik penanganan medis yang masih berisiko dan menimbulkan efek samping, lebih baik coba menggunakan terapi herbal yang berbahan alami seperti jus herbal dan semacamnya.
10-07-2018 15:34
Macam-macam metode pengobatan paling aman dan bebas komplikasi salah satunya adalah pengobatan herbal, berbahan dasar tanaman herbal dan bagiannya obat herbal dapat diramu secara mudah dan praktis. Kumpulan obat herbal yang aman dan terdaftar di BPOM telah banyak ditemukan selain aman, khasiatnya pun sangat tinggi. Untuk pengobatan hingga pencegahan beberapa kelompok rempah penghasil obat herbal sudah terdaftar di BPOM melalui beberapa produk obat herbal alami. Salah satunya yang paling terkenal adalah ekstrak kulit manggis dan jinten hitam. Penyakit yang banyak kita temui dan disarankan dengan bantuan obat herbal salah satunya kelompok penyakit akibat metabolisme seperti diabetes, hipertensi, dan jantung koroner. Penyakit lainnya yang sangat memprihatinkan adalah kanker. Tanaman herbal seperti daun songgolangit, daun landep, daun sirsak, daun tempuyung berguna untuk mencegah dan mengobati penyakit mematikan tersebut karena kaya manfaat yang sebagian besar mengandung anyi inflamasi. Kumpulan Obat Herbal dari Daun-daunan Obat herbal yang dibuat dari daun-daunan salah satunya daun salam, daun alpukat, daun binahong, daun sirsak yang berfungsi untuk menurunkan kolesterol dalam darah agar tidak komplikasi menjadi diabetes dan jantung koroner. Pengolahan daun-daun tersebut umumnya dibuat seperti menyeduh teh hanya saja beberapa daun tidak dikeringkan terlebih dahulu. Sebagai solusi sehat dan hemat, tanaman herbal kelompok daun-daunan menjadi obat paling ampuh dan masuk daftar kumpulan obat herbal alami yang menyehatkan dan terjamin. Kumpulan Obat Herbal dari Buah-buahan Buah mahkota dewa, untuk kasus batu ginjal obat yang satu ini merupakan salah satu buah yang berkhasiat meluruhkan batu ginjal. Buah apel, buah tersebut dapat membantu menstimulasi kerja jantung dan efektif untuk penderita penyakit jantung. Ekstrak apel, selai atau buah apel sangat baik dikonsumsi secara rutin. Buah manggis, kulit dari buah manggis masuk ke dalam daftar kumpulan obat herbal telah diuji secara klinis dapat mencegah dan mengobati kanker. Selain itu untuk penderita diabetes, jantung hingga darah tinggi dianjurkan untuk mengonsumsi ramuan herbal dari kulit manggis secara rutin.