Gerakan Jember Bebas Sampah 2025 Komitmen DLH dalam Wujudkan Lingkungan Asri

Additional Image

Waktu Posting : 03-11-2025 22:55 | Dibaca : 141x

Sampah masih menjadi salah satu persoalan terbesar dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di banyak daerah, termasuk di Kabupaten Jember. Volume sampah yang terus meningkat setiap hari menimbulkan tantangan besar, mulai dari penumpukan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), pencemaran lingkungan, hingga dampak kesehatan bagi masyarakat. Menyadari hal ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jember berkomitmen kuat untuk menuntaskan permasalahan tersebut melalui Gerakan Jember Bebas Sampah 2025, sebuah program besar yang menargetkan terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Menuju Jember yang Bersih dan Hijau

Gerakan Jember Bebas Sampah 2025 lahir sebagai bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam pengelolaan lingkungan. Program ini tidak hanya berfokus pada penanganan sampah, tetapi juga menekankan perubahan perilaku masyarakat agar lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan.

Dinas Lingkungan Hidup Jember menyadari bahwa solusi jangka panjang untuk persoalan sampah tidak bisa hanya bergantung pada pengumpulan dan pembuangan, tetapi harus dimulai dari pengurangan sampah dari sumbernya. Oleh karena itu, konsep Reduce, Reuse, dan Recycle (3R) menjadi dasar utama gerakan ini. Masyarakat diajak untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memanfaatkan kembali barang bekas, serta mendaur ulang sampah agar tidak berakhir di TPA.

Kepala DLH Jember menyampaikan bahwa gerakan ini bukan sekadar kampanye, melainkan langkah strategis yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Kami ingin membangun budaya baru, di mana setiap orang sadar bahwa kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Dengan sinergi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat, Jember bisa benar-benar bebas dari sampah pada tahun 2025, ujarnya dalam sebuah kegiatan sosialisasi program.

Inovasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

Sebagai langkah konkret, DLH Jember memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Salah satu program andalan adalah pembentukan bank sampah di setiap kecamatan dan desa. Melalui bank sampah, masyarakat dapat memilah sampah anorganik seperti plastik, kertas, dan logam untuk dijual atau ditukar dengan kebutuhan pokok. Sistem ini tidak hanya membantu mengurangi volume sampah, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi warga.

Selain itu, DLH juga mendorong masyarakat untuk mengolah sampah organik menjadi kompos. Dengan pelatihan dan pendampingan teknis, warga diajak memanfaatkan sisa makanan dan dedaunan menjadi pupuk alami yang dapat digunakan untuk pertanian dan penghijauan. Program ini terbukti efektif, terutama di wilayah pedesaan, karena mendukung pertanian berkelanjutan sekaligus menekan jumlah sampah yang dibuang ke TPA.

Untuk mendukung program ini, DLH Jember juga meluncurkan aplikasi digital pemantauan sampah, yang memudahkan koordinasi antara petugas kebersihan dan masyarakat. Melalui sistem ini, warga dapat melaporkan titik-titik penumpukan sampah, mengatur jadwal pengangkutan, serta memperoleh informasi terkait kegiatan lingkungan di daerah mereka.

Kolaborasi dan Edukasi Lingkungan

Kunci keberhasilan Gerakan Jember Bebas Sampah 2025 terletak pada kolaborasi lintas sektor. DLH menggandeng sekolah, komunitas pemuda, organisasi masyarakat, hingga pelaku usaha dalam berbagai program kebersihan dan edukasi lingkungan.

Melalui kegiatan seperti Gerakan Jumat Bersih, Lomba Kampung Hijau, dan Edukasi Lingkungan di Sekolah, DLH terus menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap alam. Siswa dan pemuda didorong menjadi agen perubahan yang menyebarkan semangat peduli lingkungan di sekitarnya. Di sisi lain, sektor swasta juga dilibatkan dalam upaya pengelolaan limbah melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), terutama dalam penyediaan fasilitas kebersihan dan kegiatan penghijauan.

Gerakan ini juga menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan. DLH rutin melakukan sosialisasi tentang cara memilah sampah, pengurangan plastik, serta dampak negatif pencemaran terhadap kesehatan dan ekosistem. Dengan pendekatan yang intensif dan partisipatif, masyarakat diharapkan tidak hanya sadar, tetapi juga terbiasa menjaga kebersihan sebagai bagian dari gaya hidup.

Harapan Menuju 2025

Kini, hasil dari berbagai upaya tersebut mulai terlihat. Beberapa desa dan kelurahan di Jember berhasil menurunkan volume sampah hingga 30% setelah menerapkan sistem pengelolaan mandiri. Jumlah bank sampah meningkat pesat, dan kesadaran masyarakat untuk memilah sampah semakin tinggi. Lingkungan yang dulunya kumuh mulai berubah menjadi bersih dan asri.

Meski masih banyak tantangan yang harus dihadapi  seperti keterbatasan fasilitas, perilaku masyarakat yang belum sepenuhnya disiplin, serta perubahan iklim yang berdampak pada kebersihan lingkungan, DLH Jember tetap optimistis target Jember Bebas Sampah 2025 dapat tercapai.

Dengan kerja keras, inovasi, dan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat, cita-cita untuk mewujudkan Jember yang hijau, bersih, dan sehat bukanlah mimpi. Gerakan ini bukan sekadar program pemerintah, melainkan gerakan bersama untuk menjaga bumi dari Jember  demi masa depan yang lebih lestari dan generasi yang mencintai lingkungan.


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Pentingnya Memahami Istilah Kuretase dan Resikonya

17-12-2019 16:08

Pastinya pernah mendengar istilah kuretase terutama bagi anda kaum hawa,kata kuret ini berkaitan dengan keguguran. Di mana setelah seorang wanita mengalami kehamilan kemudian keguguran maka ibu ini akan dikerut untuk membersihkan rahim. Agar dapat mengetahui lebih dalam mengenai kuret ini, simak yuk penjelasannya berikut ini.  Di dalam bahasa medis kuret yang dikenal dengan nama D&C (dilation and curretage) atau di dalam bahasa Indonesia disebut dengan dilasi dan kuretase. Tindakan kuretase merupakan suatu prosedur operasi dilasi yang dilakukan sesudah wanita mengalami keguguran ketika usia kandungan pada trimester pertama. Kuretase ini mengacu pada pembukaan atau pelebaran leher rahim karena leher rahim tidak dapat trebuka dengan sendirinya setelah mengalami keguguran. Lain halnya ketika proses melahirkan maka tubuh ibu secara otomatis akan merangsang pelebaran leher rahim dan juga dengan bantuan dari dorongan kepala bayi. Tetapi pada saat keguguran tidak mengalami pelebaran leher rahim sehingga perlu adanya tindakan dilasi untuk mebuka leher rahim. Sesudah dilasi tersebut barulah dilakukan tindakan kuretase yang bertujuan untuk membersihkan isi rahim dari jaringan abnormal. Dan ternyata tindakan kuretase tidak hanya dilakukan setelah mengalami keguguran tetapi juga diperlukan pada saat :   Aborsi atau sesudah melahirkan   Tindakan dilasi dan kuretase dibutuhkan untuk membuang jaringan di dalam rahim selama atau setelah terjadinya keguguran atau aborsi. Sedangkan sesudah melahirkan, dilasi serta kuretase perlu dilakukan untuk membuang sisa-sisa dari placenta. Dilakukannya pembersihan ini untuk mencegah infeksi atau pendarahan hebat.   Pengobatan untuk kelainan rahim   Dilasi serta kuretase dapat membantu untuk mendiagnosis dan juga untuk mengobati adanya pertumbuhan kelainan jaringan pada rahim seperti polip, fibroid, endometriosis, ketidakseimbangan hormonal atau[un kanker rahim. Contoh atau sampel dari jaringan rahim tersebut akan diperiksa untuk mengetahui ada atu tidaknya kelainan sel rahim. Tindakan kuretase pada prosedur yang paling awal dilakukan adalah dilasi baru kemudian kuretase. Untuk semua prosedur tersebut pada umumnya membutuhkan waktu sekitar 15-30 menit. Langkah-langkah yang dilakukan saat proses kuret biasanya adalah sebagai berikut :   Dilatasi   Yaitu pelebaran yang dilakukan untuk bisa mencapai rahim. Dokter ahli obgyn akan membuka vagina anda dan kemudia melebarkan rahim dengan secara perlahan sehingga dapat mencapai rahim. Setelah leher rahim melebar kemudian diberikan obat agar leher rahim dapat lunak. Dokter juga akan memberikan obat mati rasa agar pasien tidak merasa kesakitan.   Kuretase   Sesudah proses dilasi selesau maka dokter akan mencapai rahim dan melakukan tindakan kuretase yang fungsinya untuk membersihkan rahim.  Adakah resiko atau terjadi komplikasi setelah dilakukan kuretase?  Kasus terjadinya resiko atau komplikasi setelah kuretase sangat jarang ditemukan namun sekitar 16% wanita yuang pernah menjalani tindakan kuret ini dapat membentuk jaringan parut di dalam rahim atau di sekitar leher rahim. Hal tersebut dikenal sebagai sindrom asherman yang dapat menyebabkan ketidaksuburan serta perubahan siklus menstruasi. Sindrom ini dapat disembuhkan dengan melakukan operasi lagi untuk menghilangkan jaringa parut tersebut. Namun bila mengalami keguguran pada usia kehamilan di atas 20 minggu maka kemungkinan besar dapat terjadi komplikasi lainnya seperti infeksi, pendarahan berat, perforasi dinding rahim. Ini akibat dari rahim yang mengembang lebih besar dan lebih tipis selama kehamilan.   Tentunya setelah penjelasan di atas, tindakan kuret perlu dilakukan pada klinik yang terjamin legalitasnya. Klinik Raden Saleh  adalah salah satunya, klinik legal yang telah tersertifikasi dan memiliki dokter ahli spesialis kandungan (SP.oG) yang akan membantu proses kuret lebih aman dan meminimalisir dampak dari tindakan kuret tersebut. Apalagi saat ini tersedia informasi mengenai prosedur kuret yang beredar di dunia maya tetapi proses kuret yang salah. Seperti menggunakan obat sebagai cara menggugurkan kandungan  tetapi tidak menggunakan dosis yang tepat, justru tindakan yang demikian dapat berdampak buruk. Karena tidak semua ibu hamil dapat menggunakan metode ini apalagi bila :   Alergi terhadap obat tersebut Mengalami kehamilan ektopik Memiliki gangguan perdarahan Memiliki penyakit ginjal, paru-paru, penyakit hati Sedang menggunakan KB Telah minum obat kortikosteroid   Bahaya dari penggunaan obat tersebut tentunya tidak bisa dianggap sebagai seuatu yang sepele. Maka pertimbangkan dan lakukan dengan cara yang aman dan sempurna agar terhindar dari terjadinya komplikasi atau resiko akibat dari obat tersebut. Selain itu juga dapat menimbulkan resiko seperti pendarahan yang hebat sehingga jika tidak segera ditangai oleh dokter kandungan akan dapat menyebabkan pendarahan dan bahkan kematian akibat kehabisan darah. Jangan gunakan obat aborsi atau jamu aborsi yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan dan menimbulkan resiko kesehatan lainnya.       

Featured Image
Obesitas Bisa Merusak Kesehatan Dan Penampilan

18-06-2014 14:29

Obesitas kerapkali dikira sebuah situasi sesaat yang dapat diatasi selama beberapa bulan  dengan melakukan diet yang ketat. Ini ialah asumsi yang salah. Tiap-tiap orang memanglah membutuhkan beberapa lemak tubuh untuk menyimpan tenaga, penyekat panas, penyerap guncangan serta yang lain. Tetapi dalam jumlah berlebihan, timbunan lemak malah bakal merugikan metabolisme tubuh. Ada tiga langkah penghitungan untuk memastikan klasifikasi berat tubuh Anda. Pertama ialah penghitungan simpel untuk tahu berat tubuh ideal yakni tinggi tubuh dikurangi 100, jumlahnya dikali satu kilogram. Yang ke-2 ialah mengkalkulasi lingkar pinggang. Batas lingkar pinggang normal untuk wanita ialah lebih kecil dari 80 cm serta lebih kecil dari 90 cm untuk pria. Lemak yang ada di daerah perut lebih beresiko lantaran bakal masuk ke dalam metabolisme badan. Misalnya, bila lemak menutupi hati, tugas hati bakal terganggu serta lama-lama bakal rusak.   Baca juga : Inilah 3 Pilar Agar Tubuh Ideal Yang ketiga ialah penghitungan Indeks Massa Badan (IMT), yakni pengukuran yang memperbandingkan berat tubuh serta tinggi tubuh. Rumus matematika IMT ialah berat tubuh (kilogram) dibagi dengan tinggi tubuh (mtr.) pangkat dua. Menurut ukuran yang diputuskan Tubuh Kesehatan Dunia (WHO) untuk daerah Asia Pasifik, idealnya orang mempunyai IMT pada 18,5 – 22,9. Bahaya laten yang mengancam Penumpukan lemak pada penderita obesitas bisa menambah kemungkinan terjadinya Beberapa penyakit menahun seperti tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2, radang tulang dan sendi, tekanan darah tinggi, masalah hormonal, stroke, penyakit kantung empedu, jantung, kanker, masalah pernapasan dan masalah kardiovaskular. Diabetes jenis 2, misalnya, berlangsung lantaran glukosa yang ada didalam darah tak bisa masuk ke dalam sel yang tertutup lemak. Mengakibatkan, kandungan gula dalam darah tinggi. Tetapi lantaran sel tak memperoleh konsumsi yang harusnya, maka bakal timbul rasa lapar. Waktu kita kembali makan, siklus yang sama bakal terulang. Hal semacam ini selalu menambah kandungan gula dalam darah yang selanjutnya mengakibatkan diabetes jenis 2. Sesaat itu, komplikasi obesitas yang paling kerap dikeluhkan ialah radang tulang serta sendi. Obesitas bisa mengakibatkan beragam persoalan ortopedik seperti nyeri punggung bawah serta memperburuk osteoartritis, terlebih di sendi lutut serta pergelangan kaki. Hal semacam ini disebabkan trauma mekanis pada persendian disebabkan kelebihan berat tubuh.   Baca juga : Efek Gila Kerja dan Cara Mengatasinya Obesitas dapat juga menyebabkan masalah pernafasan lantaran penimbunan lemak yang berlebihan dibawah diafragma serta didalam dinding dada menghimpit paru-paru. Hal semacam ini bisa menyebabkan kesusahan bernapas walau penderita cuma beraktivitas mudah. Masalah pernapasan ini dapat juga berlangsung waktu tidur hingga mengakibatkan terhentinya pernafasan untuk tempo sesaat (apnea). Menanggung derita obesitas dapat juga menambah kemungkinan rusaknya otak Anda. Bersamaan dengan pertambahan umur, otak Anda bakal alami penyusutan (atrofi). Tetapi menanggung derita obesitas nyatanya bisa mempercepat prosesnya. Hal semacam ini sudah pasti kabar buruk lantaran atrofi otak disebut-sebut seperti satu diantara pemicu demensia. Sebuah riset atas 6.500 orang yang dikerjakan di California Utara, Amerika Serikat menunjukkan bahwasanya orang yang kelebihan berat tubuh di daerah perut di umur 40-an lebih memiliki resiko penyakit sukasia di umur 70-an. Apa yang mengakibatkan sistem penyusutan otak lebih cepat pada penderita obesitas belum di ketahui dengan cara pasti. Tetapi, obesitas di ketahui mengakibatkan beragam penyakit satu diantaranya tidur apnea yang mengakibatkan pasokan oksigen ke otak berhenti sepanjang sebagian detik. Hal semacam ini bisa mengakibatkan rusaknya otak. Jaringan lemak juga menyebabkan persoalan. Sel lemak keluarkan hormon leptin yang diprediksikan bertindak dalam perubahan Alzheimer.

Featured Image
Melancarkan BAB Dengan Makanan Alami

10-05-2014 17:59

Secara tidak sadar tubuh manusia mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Racun – racun tersebut bisa berupa zat – zat berbahaya, zat – zat sampah, dan berbagai sisa metabolisme. Salah satu cara tubuh dalam mengeluarkan racun sisa metabolisme adalah dengan buang air besar. Buang air besar merupakan proses pembuangan sisa pencernaan yang berupa sampah tidak berguna dan zat – zat berbahaya lain dalam tubuh. Singkatnya, dalam usus besar kita terdapat sampah berbahaya yang harus segera dibuang. Jika kita mengalami masalah sulit buang air besar, maka bayangkan saja jika sampah di rumah Anda tidak segera dibuang dan dibiarkan menggunung. Maka rumah akan berbau sangat busuk dan bahkan akan tumpukan sampah tersebut akan mengotori rumah Anda. Baca juga : Pencegahan Kanker dengan Bahan Herbal Alami  Oleh karena itu jangan anggap remeh gangguan kesehatan seperti sulit buang air besar karena akibatnya bisa sangat fatal jika dibiarkan terus. Konstipasi atau kesulitan buang air besar disinyalir menjadi penyebab berbagai jenis penyakit seperti diantaranya adalah radang usus hingga kanker usus besar. Penyebab kesulitan buang air besar bisa bermacam – macam diantaranya adalah kekurangan cairan, pola makan yang tidak sehat, terlalu banyak makan daging, kurang makan – makanan yang mengandung serat, kurang asupan Vitamin C, penyalahgunaan obat – obatan tertentu, hingga kelainan hormon. Dari penyebab – penyebab tersebut, sebagian besar kebanyakan penyakit konstipasi disebabkan oleh makanan yang kita konsumsi. Oleh karena itu salah satu cara paling disarankan untuk menyembuhkan konstipasi adalah dengan mengubah pola makan dan mengkonsumsi bahan herbal tertentu. Berikut ini adalah beberapa makanan alami yang bisa menjadi penyembuh konstipasi: Papaya merupakan buah – buahan yang banyak dikonsumsi sebagai pencahar alami. Kandungan serat dalam buah papaya yang sangat tinggi akan membantu penderita susah buang air besar sehingga pencernaan mereka akan menjadi lancar. Buah papaya ini sangat enak rasanya dan bisa Anda buat menjadi jus, dimakan langsung, atau dibuat rujak. Oatmeal merupakan bahan makanan yang terbuat dari gandum utuh. Bahan makanan ini mengandung serat yang sangat tinggi dan sifatnya yang bisa membersihkan pencernaan dari lemak yang berlebihan. Mengkonsumsi oatmeal juga akan membuat perut kenyang lebih lama sehingga bahan makanan ini sangat cocok dikonsumsi bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan. Salah satu penyebab susah buang air besar adalah kurangnya Vitamin C. Untuk memenuhi asupan Vitamin C sekaligus membuat tubuh Anda menjadi lebih sehat, Anda bisa menggunakan kulit manggis. Kulit manggis mengandung Vitamin C yang lebih tinggi dibandingkan dengan daging buahnya. Asupan Vitamin C dari kulit buah manggis akan menjadikan buang air besar Anda menjadi lebih lancar.  [Baca juga : Tips Makan Makanan Sehat Dengan Biaya Hemat ] Buah melon dapat Anda konsumsi untuk menghilangkan tingkat keasaman tubuh yang bisa mengganggu sistem pencernaan manusia. Lambung merupakan organ pencernaan yang memproduksi asam lambung, produksi asam berlebih dapat mengganggu pencernaan dan menyebabkan maag. Konsumsi melon untuk membantu menekan asam lambung dan mencukupi asupan serat agar buang air besar Anda bisa lancar. Selain beberapa makanan yang dianjurkan diatas, Anda juga harus menerapkan pola hidup yang sehat agar bisa terhindar dari sembelit. Ada berbagai kebiasaan yang harus Anda hindari dan Anda lakukan agar bisa memiliki sistem pencernaan yang lebih lancar seperti: Air merupakan zat yang sangat dibutuhkan tubuh termasuk untuk memperlancar pencernaan. Konsumsi air dengan jumlah yang cukup agar Anda memiliki pencernaan yang sehat. Sekurang – kurangnya seorang manusia dapat dikatakan sehat jika telah mengkonsumsi air sebanyak 2 liter per hari atau sekitar 8 gelas air putih. Kebiasaan duduk sepanjang hari bisa menyebabkan gangguan pencernaan. Jika pekerjaan menuntut Anda untuk duduk sepanjang hari, lakukan aktivitas olahraga ringan untuk menyegarkan badan seperti naik turun tangga atau sekedar jalan – jalan sebentar ke ruangan lain. Jangan suka menunda buang air besar. Jika terasa mulas, segera cari toilet sesegera mungkin. Biasakan juga untuk buang air besar minimal satu kali sehari agar pencernaan Anda tetap sehat. Kurangi minuman yang mengandung kafein tinggi seperti kopi atau berbagai jenis minuman penambah energi dalam kemasan.

...