Waktu Posting : 23-02-2016 14:55 | Dibaca : 2251x
Memasuki musim hujan, tentu saja terdapat beberapa perubahan, selain berkaitan dengan keadaan alam seperti lokasi yang rawan banjir, longsor, sampah yang mulai menumpuk. Bahkan cuaca pun turut berubah dengan drastis, hingga tidak heran jika banyak diantaranya manusia yang kehilangan daya tahan tubuhnya dan menderita beberapa bentuk penyakit tertentu. Ada beberapa jenis Penyakit di musim hujan yang seringkali menyerang manusia. Karena itulah ketika memasuki musim yang satu ini kebersihan sangat penting untuk Anda jaga, baik itu kebersihan diri sendiri serta alam di sekitar kita.
Berikut ini terdapat beberapa jenis penyakit yang wajib untuk diwaspadai ketika memasuki musim hujan, diantaranya adalah :
Diare
Penyakit ini sangat erat dengan tingkat kebersihan setiap individu atau lebih dikenal dengan sebutan personal hygiene. Memasuki musim hujan, potensi banjir yang juga mengganggu kebutuhan sumber air minum warga tentunya akan menjadi salah satu hal yang cukup mengkhawatirkan. Karena dengan keadaan tersebut, tentu saja sumber air minum yang digunakan oleh warga menjadi tercemar dengan berbagai macam bentuk kotoran. Selain itu, ketika terjadi banjir, maka banyak diantaranya warga yang diungsikan menuju tempat pengungsian yang memiliki fasilitas serta sarana yang jauh lebih terbatas, termasuk untuk ketersediaan dari air bersih. Hal inilah yang seringkali menimbulkan dan menjadi penyebab utama hadirnya penyakit diare tersebut dan penularannya yang juga berjalan dengan jauh lebih cepat.
Baca juga : Hati-hati, Racun Tengah Mengintai Makanan dan Minuman Anda!
Leptospirosis
Penyakit yang satu ini ditimbulkan oleh jenis bakteri yang bernama leptospira. Jenis penyakit ini termasuk dalam kategori zoonosis, yang mana ditularkan melalui binatang atau pun hewan . Sementara itu, untuk hewan yang paling utama dalam menyebarkan berbagai macam jenis penyakit adalah tikus dan juga air kencing yang dimilikinya. Karena musim hujan seringkali menimbulkan banjir, maka tikus yang semula berada di dalam tanah pun akan ikut menyelamatkan diri ke bagian luar. Karena itulah ia berkeliaran di sekitar manusia dan menyebarkan kotoran bersama dengan air kencing yang dikeluarakan olehnya tadi.
Jika seseorang yang memiliki luka pada bagian tubuhnya kemudian berjalan di area banjir dengan kondisi air yang sudah tercemar oleh kotoran dari tikus tersebut. Maka luka dari bagian tubuh orang itu pun akan terkena bakteri yang bernama leptospira. Dengan infeksi yang kemudian menyerangnya hingga ia pun menjadi sakit. Karena itulah ketika memasuki musim hujan dan kemudian terjadi banjir di lingkungan sekitar, maka biasakanlah untuk tidak berkeliaran dalam kubangan air banjir tersebut.
ISPA
ISPA atau Infeksi Saluran Pernafapasan Akut adalah jenis penyakit yang dapat disebabkan oleh berbagai macam bentuk bakteri, virus atau bahkan mikroba lainnya. Beberapa gejala utama yang menjadi ciri dari penyakit tersebut adalah demam tinggi, batuk, sesak nafas, rasa nyeri pada bagian dada, dan juga berbagai macam bentuk gejala lainnya. Dalam mengobati jenis penyakit yang satu ini masyarakat biasanya akan dihimbau untuk melakukan pengobatan simtomatis yang sesuai dengan gejala serta melakukan istirahat. Karena itulah dalam mengobati penyakit yang satu ini terkadang diperlukan adanya pengobatan kausal sebagai cara mengatasi penyebab yang dimilikinya.
Selain itu, cara pengobatan tersebut juga berguna untuk meningkatkan daya tahan yang dimiliki oleh tubuh. Kemudian cara menutup mulut ketika batuk dan juga tidak meludah secara sembarangan dapat membantu untuk menghindari penularan dari penyakit tersebut pada masyarakat lainnya.
Penyakit kulit
Beberapa penyakit kulit sering pula dikategorikan sebagai penyakit di musim hujan. Seperti halnya infeksi, atau bahkan alergi. Penyakit kulit tersebut seringkali hadir karena tingkat kebersihan diri yang kurang terjaga dengan baik, sama halnya dengan penyakit ISPA. Beberapa bentuk penyebab utama yang seringkali menimbulkan penyakit kulit hadir karena berkumpulnya banyak orang di tempat pengungsian akibat banjir, sehingga infeksi kulit yang dialami oleh seseorang pun dapat menular pada orang lainnya
Penyakit yang berhubungan dengan saluran cerna
Selain beberapa jenis penyakit di bagian atas, ada pula penyakit yang berkaitan dengan saluran cerna. Seperti halnya pada demam tifoid. Dalam bentuk penyakit yang satu ini faktor kebersihan dari makanan menjadi salah satu penyebab utama mengapa penyakit tersebut dapat dialami oleh penderita.
Penyakit kronik
Pemburukan pada jenis penyakit kronik juga menjadi hal yang wajib untuk Anda perhatikan ketika memasuki musim hujan. Karena bagi seseorang yang sudah menderita penyakit tersebut, dan kemudian mengalami penurunan daya tahan tubuh akibat musim hujan, maka bentuk penyakitnya tersebut pun dapat kembali kambuh dalam jangka waktu berkepanjangan. Apalagi jika terjadi banjir dalam waktu berhari-hari.
Demam berdarah
Berbicara mengenai curah hujan yang selalu meningkat pada musim hujan, tentunya akan membuat perindukan dari nyamuk Aedes Aegypti semakin membesar pula. Sementara seperti yang masyarakat umumnya ketahui bahwa jenis nyamuk yang satu ini termasuk dalam hewan yang menularkan penyakit demam berdarah. Perindukan nyamuk tersebut meningkat berkaitan dengan banyaknya sampah seperti kaleng bekas yang terendam oleh genangan air. Genangan itu lah yang kemudian digunakan oleh nyamuk untuk berkembang biak. Dengan meningkatnya populasi dari nyamuk, maka resiko untuk penyakit demam berdarah pun akan turut meningkat pula.
Untuk mencegah hadirnya penyakit tersebut dalam tubuh yang Anda miliki, ada beberapa cara pencegahan yang cukup mudah untuk diakukan. Ingin tau apa saja cara pencegahan tersebut? Simaklah penjelasannya dalam uraian di bawah ini :
Persiapan kebutuhan hujan
Cara efektif untuk menghindari sakit di musim hujan yaitu dengan menggunakan perlengkapan tubuh untuk menghindari hujan itu sendiri. Seperti halnya payung, mantel hujan, sepatu waterproof atau bahkan kebutuhan lainnya yang dapat melindungi tubuh Anda agar terhindar dari air hujan tersebut.
Mengkonsumsi vitamin C
Vitamin C seringkali diguankan sebagai obat flu, karena itulah ada pendapat yang meyatakan jika vitamin yang satu ini mampu meringankan gejala penyakit di musim dingin. Namun yang pasti dari vitamin tersebut adalah fungsinya sebagai antibodi, sehingga mampu menjaga kesehatan tubuh dari berbagai macam bentuk gangguan. Selain itu, daya tahan tubuh juga dapat lebih meningkat ketika Anda mengkonsumsi jenis vitamin yang satu ini.
Baca juga : Waspadai Penyakit di Musim Hujan dengan Cara Pencegahannya
Kurangi rokok
Merokok pada dasarnya dapat membuat tubuh menjadi lebih hangat, namun hal ini juga mengganggu saluran pernafasan. Karena itulah ketika memasuki musim hujan, sebaiknya konsumsi rokok lebih diminimalisir agar Anda dapat terhindar dari jenis penyakit ISPA.
Mandi setelah kehujanan
Hal ini mungkin sedikit terdengar aneh, namun tahukan Anda, ketika Anda basah kuyup akibat kehujanan, maka penyakit akan lebih mudah untuk berkembang biak? Hal ini berkaitan dengan perubahan drastis pada suhu tubuh yang mampu membuat penyakit berkembang dengan lebih cepat. Karena itulah sebaiknya Anda segera mandi ketika kehujanan, karena hal ini berfungsi untuk menstabilkan suhu tubuh yang Anda miliki.
Mencari tempat berteduh
Hujan termasuk salah satu hal yang cukup mengejutkan. Karena itulah untuk menghindari penyakit di musim hujan yang mungkin dapat menyerang Anda kapan saja. Maka hindarilah hujan tersebut dengan cara berteduh pada area yang lebih tertutup atau tidak terkena air hujan itu tadi.
11-05-2014 13:27
Bertengkar dan khawatir atas masalah keluarga dapat menyebabkan peningkatan resiko kematian di usia paruh baya. Konflik dengan keluarga, teman dan tetangga menimbulkan resiko terbesar. Mereka yang paling beresiko adalah laki-laki dan orang-orang keluar dari pekerjaan, para peneliti mencatat. “Stress dalam hubungan sosial yang ada hubungannya dengan kehidupan pribadi memiliki 2 sampai 3x peningkatan resiko kematian, " kata pemimpin peneliti Dr Rikke Lund, seorang profesor di departemen kesehatan masyarakat di University of Copenhagen. "Kekhawatiran dan tuntutan dari pasangan dan anak-anak dan konflik pada umumnya , tampaknya faktor risiko yang paling penting, " katanya. Temuan masih dipegang ketika kekhawatiran atau keluhan tentang penyakit kronis, gejala depresi, umur, jenis kelamin, status perkawinan, dukungan dari hubungan sosial, dan posisi sosial dan ekonomi, kata Lund. Baca juga : Umur 40 Apakah Tidak Terlalu Tua Untuk Olahraga Rutin? "Kami juga menemukan bahwa laki-laki dan peserta luar usia kerja sangat rentan terhadap paparan stres dari hubungan sosial, " katanya . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan sosial sebenarnya lebih mirip sebuah pedang bermata dua, karena mereka juga dapat merusak ketika tidak berjalan dengan lancar. Untuk penelitian ini , Lund dan rekan mengumpulkan data pada hampir 10.000 pria dan wanita , berusia 36-52. Peserta ditanya tentang hubungan sosial mereka sehari-hari, terutama tentang siapa, hubungan di antara pasangan, anak-anak, kerabat lain, teman dan tetangga, membuat tuntutan berlebihan, mendorong kekhawatiran atau yang menjadi sumber konflik, dan seberapa sering masalah ini muncul. Mereka juga meneliti apakah memiliki pekerjaan membuat perbedaan . Menggunakan data dari Denmark Penyebab Kematian Registry, peneliti melacak peserta dari tahun 2000 sampai akhir 2011. Selama waktu itu, 196 perempuan ( 4 persen ) dan 226 orang ( 6 persen ) meninggal. Hampir separuh kematian berasal dari kanker, penyakit jantung dan stroke, penyakit hati , kecelakaan dan bunuh diri menyumbang sisanya. Sekitar 1 dari 10 mengatakan bahwa anak-anak mereka adalah sumber keluhan dan kekhawatiran. 9 persen mengatakan bahwa pasangan mereka sering menjadi sumber keluhan atau kekhawatiran . Enam persen tentang masalah antara saudara mereka dan 2 persen memiliki masalah dengan teman-teman. Baca juga : Tips Untuk Mendapatkan Keefektifan Dari Obat Herbal Beberapa 6 persen dari peserta mengatakan mereka sering memiliki konflik dengan pasangan atau anak-anak mereka , 2 persen mengalami konflik tersebut dengan kerabat lainnya, dan 1 persen dengan teman atau tetangga. Kesimpulan dari semua ini, tim Lund menghitung bahwa tekanan tersebut dikaitkan dengan risiko 50 persen menjadi 100 persen peningkatan kematian dari setiap penyebab . Di antara semua tekanan ini, berkeluh kesah adalah yang paling berbahaya. Sering bertengkar dengan pasangan, saudara, teman atau tetangga bisa meningkatkan dua kali lipat sampai tiga kali lipat dalam resiko kematian dari setiap penyebab, dibandingkan dengan mereka yang mengatakan kejadian ini jarang. Namun, para peneliti menduga bahwa stres yang lebih besar dari konflik dan masalah yang mungkin menjadi alasan di balik peningkatan resiko . Mereka mencatat bahwa ketika stress meningkat, misalnya, konflik di rumah ditambah dengan pengangguran - risiko kematian mendadak juga meningkat. Hormon stress yang meninggi dan peningkatan tekanan darah mungkin alasan terjadinya kematian mendadak. Interaksi antara stress dan respon stress tubuh serta faktor-faktor lain seperti keturunan, lingkungan, faktor sosial ekonomi dan respon psikologis - mungkin semuanya memainkan peran dalam hubungan antara konflik dan resiko kematian yang lebih tinggi . Keterampilan dalam menangani kekhawatiran dan tuntutan dari hubungan sosial serta manajemen konflik dalam pasangan dan keluarga , dan juga dalam masyarakat lokal, dapat dianggap strategi penting untuk mengurangi kematian dini.
22-07-2016 14:28
Sama halnya dengan pakaian batik, kebaya juga merupakan salah satu busana tradisional yang kini mulai diperhitungkan berbagai kalangan. Kamu pun pasti suka dengan model busana yang satu ini sebab dapat menampilkan kesan anggun, etnik, dan modern sekaligus dalam satu waktu. Tidak tidak heran pada akhirnya kebaya menjadi busana yang paling dicari dan dipilih untuk menghadiri beragam acara yang sifatnya formal, ke pesta pernikahan contohnya. Ketika memakai kebaya, kamu tentunya tidak akan ketinggalan aksesoris pendukung, bukan? Bagaimanapun, aksesoris diperlukan untuk membuat penampilanmu makin eye catching. Namun, asal jangan main menambahkan aksesoris dan teman pendukung kebayamu, ya! Ada lima tips memadukan kebaya beserta aksesorisnya supaya tampilan semakin menarik, tidak berlebihan, dan tentunya serasi. Baca juga : Beberapa Penyebab Penis Loyo 1. Jangan Berlebihan! Prinsip penting dan paling utama dalam memberikan aksesoris pada kebaya adalah jangan berlebihan! Terdengar klise memang, namun banyak orang berkebaya jadi terlihat kurang manis karena tidak mengindahkan tips yang satu ini. Prinsip jangan berlebihan ini tertuju pada semua jenis aksesoris penunjang kebayamu, mulai dari aksesoris rambut, aksesoris wajah, sampai ke pelengkap busana. Sebagai contoh, gunakan hiasan rambut yang tidak terlalu heboh atau biarkan sanggulmu dihias sederhana. Tidak perlu menambahkan ronce melati karena hanya menimbulkan dugaan kamu berbusana dalam rangka menikah. Contoh lainnya, cukup pilih salah satu hiasan di sekitaran dadamu, bisa pilih kalung atau bros. Ingin memakai keduanya? Lebih baik jangan, Ladies, karena itu hanya membuat penampilanmu berantakan. 2. Hindari Kalung jika Kebayamu Berleher Tinggi Menambahkan kalung ataupun bros pada busana kebayamu memang sudah menjadi hal lumrah. Namun khusus untuk kalung, sebaiknya kamu berhati-hati memakainya. Jenis aksesoris yang satu ini menjadi kurang apik dan tidak terlihat jika kebayamu berleher tinggi. Sebaliknya, jika model kebayamu semacam kutubaru, kalung bisa menjadi hiasan yang amat cantik untuk menggelantung di lehermu. Memilih kalungnya pun tidak boleh sembarangan, ya. Khusus untuk panjangnya, pilihlah kalung dengan tali yang tidak terlalu panjang hingga pas menjuntai di atas kerah kebayamu. Kalau kamu mencari kalung yang cocok dengan pilihan yang bervariasi, kamu bisa mengunjungi Qlapa, marketplace online khusus produk handmade lokal. 3. Pilih Warna Emas dan Perak yang Memberikan Kesan Glamor Kalau kamu ingin mengoleksi aksesoris khusus kebaya, pilihlah yang berwarna emas dan perak. Selain berkesan netral dan pas dipasangkan dengan beragam kebaya yang kamu pakai, warna emas dan perak mampu memberikan kesan glamor yang elegan. Bisa dibilang, kedua warna ini tidak akan mengkhianatimu dalam berkebaya! Mau apa pun warna kebayamu dan apa pun model kebayamu, aksesoris berwarna emas dan perak akan selalu mampu memberi pesona tambahan untuk tiap penampilanmu. 4. Pakai Aksesoris Bernuansa Etnik supaya Makin Eksotis Bagaimanapun, kebaya sangat kental dengan nuansa tradisional dan akan lebih pas jika dipasangkan dengan beragam aksesoris bernuansa etnik. Bahkan untuk model kebaya modern, sentuhan kalung ataupun bros dengan sentuhan adat Jawa ataupun budaya lainnya mampu meneguhkan kesan etnik sehingga busana tersebut tetap tampak anggun dan tidak meninggalkan nuansa tradisionalnya. Beberapa pilihan aksesoris etnik yang bisa kamu sandingkan dengan kebayamu antara lain kalung batik untuk kebaya polos, bros ala putri keraton, atau anting berjenis giwang. Tidak perlu jauh-jauh mencari, cukup cari koleksi aksesoris buatan pengrajin lokal Indonesia. Baca juga : Penyebab Penyakit Asam Urat 5. Cari Selop atau High Heels Simpel sebagai Pelengkap Keanggunannya Bayangkan saja jika kamu memadukan kebaya dengan boots ataupun sepatu slip-on, pasti tampilannya akan aneh. Ya, memang tidak semua alas kaki dapat disandingkan dengan kebaya. Pilihan sepatu terbaik untuk model busana yang satu ini adalah selop atau high heels yang berdesain simpel karena mampu memberikan kesan anggun yang menjadi ciri khas fashion berkebaya. Kamu bisa memilih selop apabila ingin meningkatkan suasana etnik dalam tampilan busanamu. Sementara itu, high heels dapat dikenakan jika kamu ingin menambahkan unsur modern tanpa kesan berlebihan. Fashion memang bergantung pada selera tiap orang, Ladies. Namun, kamu juga harus pintar-pintar memilah gaya supaya tampilanmu menarik perhatian banyak orang dalam arti yang positif. Termasuk dalam berkebaya, pemilihan aksesoris menjadi kunci untuk semakin menunjukkan betapa anggunnya penampilanmu. Sebaliknya, jika pilihan aksesorisnya salah, penampilanmu justru bisa hancur total! So, be careful!
29-07-2014 07:22
Stroke termasuk penyakit penyebab kematian terbesar di dunia. Penyakit ini bisa mengancam siapa saja yang memiliki pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat. Secara umum serangan stroke diakibatkan otak tidak mendapatkan pasokan darah yang mengangkut nutrisi makanan dan oksigen. Kondisi ini terjadi karena adanya pembuluh darah yang menuju ke otak mengalami penyempitan bahkan pecah. Segera terapkan obat herbal berkhasiat untuk pencegahan dan pengobatan. Pastikan anda membeli produk tersebut pada toko terpercaya yang jual obat herbal stroke yang terbukti ampuh. Apa saja cara pencegahan stroke yang terbukti efektif? Baca juga : Gejala Serangan Penyakit Rematik Perbaiki pola makan anda agar lebih sehat, terutama menjauhi makanan yang tinggi kandungan lemak dan kolesterol yang bisa mencetus penyumbatan pembuluh darah. Konsumsi makanan sehat dengan gizi dan nutrisi seimbang. Jangan lupa lakukan olahraga secara teratur untuk membakar lemak berlebihan di dalam tubuh. Hentikan kebiasaan merokok. Racun yang terkandung di dalam rokok terbukti bisa mencetus penyakit stroke. Jika anda tidak ingin mengidap stroke, segera hentikan kebiasaan buruk ini sekarang juga. Hentikan kebiasaan konsumsi minuman beralkohol. Jaga berat badan anda tetap proporsional. Hindari kondisi yang memicu stres. Konsumsi obat herbal yang terbukti ampuh mengatasi penyakit hipertensi. Karena sebagian besar penderita stroke diawali dengan mengidap penyakit hipertensi. Baca juga : Cara Sehat Menguruskan Badan dengan Obat Kurus Alami