Waktu Posting : 28-04-2014 13:18 | Dibaca : 3070x
Fakta Hubungan Perokok Dengan Kejadian Hipertensi - Hipertensi merupakan bagian dari gangguan organ jantung yang disebabkan oleh perilaku individu yang kurang menjaga kesehatan. Menurut teori Blum mengatakan bahwa “tingkat kesehatan individu dipengaruhi oleh keempat faktor penyebab, diantaranya yaitu perilaku, kesehatan lingkungan, genetik serta pelayanan kesehatan”. Dari keempat faktor yang mempengaruhi tingkat kesehatan individu ini ternyata juga dapat diaplikasikan dalam prognosis suatu penyakit hipertensi. Aplikasi dari keempat faktor tersebut jika dihubungkan dengan kejadian penyakit hipertensi adalah sebagai berikut:
A. dari segi Perilaku
Status individu sebagai perokok aktif dapat mempengaruhi kesehatan organ jantungnya. Penyempitan pembuluh darah jantung akibat kandungan karsinogenik dari rokok ini dapat menyebabkan kerja otot jantung semakin cepat dari biasanya. Jika lama kelamaan tidak segera mendapat penanganan maka akan menyebabkan gangguan aliran darah dalam tubuh. Darah yang mengalir cepat menuju organ otak kemudian mengendap disana tentunya akan menyebabkan kelumpuhan atau stroke yang tentunya berakibat fatal sekali bagi produktivitas diri anda. Untuk itu, faktor perilaku ini memang mengambil peranan penting dalam kejadian penyakit tertentu khususnya yaitu hipertensi. Jika terjadi gangguan penyakit sudah pasti status atau tingkat kesehatan anda sedang mengalami penurunan fungsinya. Selain faktor pengaruh dari perilaku individu terhadap status kesehatannya yang ditinjau dari segi perokok, ternyata juga terdapat tindakan lainnya yang dapat mempengaruhi kejadian penyakit hipertensi dari pengaruh faktor perilakunya. Salah satu tindakan yang berisiko terhadap status kesehatan individu ini yaitu kebiasan individu yang suka mengonsumsi makanan berkolesterol tinggi (protein hewani lebih utama daripada protein nabati), kebiasaan individu yang kurang berolahraga, kebiasaan individu yang suka mengonsumsi minuman keras atau pun terlalu sering mengonsumsi minuman bersoda serta faktor perilaku lainnya. Untuk itu, jika anda memang benar – benar menginginkan tubuh yang sehat maka sebaiknya anda perlu melakukan tindakan preventif lebih dini sebelumnya serangan penyakit menyerang anda.
Baca juga : Apa Itu Demam Berdarah
B. dari segi genetik
Penyakit hipertensi adalah gangguan klinis yang termasuk dalam penyakit tidak menular sehingga perkembangan penyakit ini hanya dapat didasarkan atas pengaruh faktor genetik. Menurut beberapa ilmuwan medis, kejadian penyakit hipertensi memang menjadi bagian dari pengaruh susunan gen dalam DNA nya. Oleh sebab itu penyakit hipertensi ini juga disebut sebagai penyakit herediter atau penyakit turunan.
C. dari segi lingkungan
Lingkungan menjadi bagian dari faktor eksternal individu yang mempengaruhi terjadinya gangguan penyakit hipertensi. Kondisi lingkungan yang mendukung peningkatan prevalensi
penyakit hipertensi salah satunya yaitu adanya asap rokok dari para perokok aktif. Anda yang berada disekitar perokok aktif ternyata juga berisiko terganggu dengan penyakit hipertensi ini meskipun anda bukan pelaku utamanya. Untuk itu, sebenarnya perlu adanya kawasan tanpa rokok yang memberikan kemudahan serta tempat sehat untuk orang lain atau para perokok pasif. Dalam hal ini tentunya butuh kesadaran serta dukungan yang kuat terhadap para perokok aktif untuk bisa menempatkan dirinya sehingga tidak merugikan orang lain disekirtarnya apalagi para orang tersayang didekatnya.
D. dari segi layanan kesehatan
Stastus kesehatan individu tidak lepas kaitannya dengan penyedia layanan kesehatan. Ketersediaan layanan kesehatan serta akses layanan kesehatan yang terjangkau ini yang memungkinkan individu untuk memperoleh status kesehatan yang memadai. Namun, sudah sesuaikah penyedia layanan kita? Inilah yang wajib dipertanyakan untuk saat ini. Anda selaku masyarakat / penyedia layanan kesehatan sampai dengan para aparat pemerintahan alangkah baiknya saling tergabung menciatakan komitmen untuk menuju negara yang kuat dan sehat tentunya dengan menyelenggarakan layanan kesehan yang memadai serta berkualitas. Pada intinya, ingin sehat? Jadilah para pengguna serta para pelaksana layanan kesehatan yang peka dan professional.
Baca juga : Mengenal, Mencegah dan Mengobati Penyakit Kanker
Namun, meskipun keempat faktor tersebut saling mendukung terjadinya penyakit hipertensi ternyata faktor dari segi perilakulah yang mempengaruhi paling kuat terhadap terjadinya kejadian penyakit hipertensi. Terutama para perokok aktif maupun perokok pasif yang memiliki intesitas tinggi untuk terpapar asap rokok ini. Dari segi perilaku sebenarnya juga muncul faktor lain yang mempengaruhi terjadinya gangguan penyakit tekanan darah tinggi ini diantaranya yaitu seseorang yang mempunyai pola konsumsi tidak sehat dengan banyak mengonsumsi kolesterol ataupu lemak trans. Untuk itu, anda yang memiliki kebiasaan perilaku diatas alangkah baiknya anda perlu membatasi perilaku tersebut agar terhindar dari bahaya gangguan penyakit hipertensi.
15-06-2014 00:43
Jantung adalah satu diantara organ vital untuk manusia. Ketidakpahaman manusia perihal organ itu bikin banyak mitos beredar di orang-orang. Yang kritis, tak sedikit yang memercayai, walaupun lalu dapat dibuktikan salah. Serta bila salah, nyawa taruhannya. Mitos 1 : orang muda tak terkena serangan jantung Kata siapa? Mitos ini benar-benar lama beredar di orang-orang, juga barangkali ada banyak yang memercayai. Namun faktanya, sesudah masa 90-an pasien serangan jantung makin muda. Saat ini, terdaftar sejumlah 20 % masalah serangan jantung dibawah umur 40, sejumlah 40% diantara umur 40-45, serta 40% diatas umur 50. Itu penyebab tiap-tiap orang dianjurkan untuk lakukan penelusuran serta pencegahan dari awal, sesudah umur 25. Ada tiga aspek yang menambah resiko terkena penyakit jantung, yakni terlampau banyak konsumsi lemak serta gula, kemalasan fisik, serta dampak radikal bebas. Bila aspek resiko ini dirangkum jadi satu, ujungnya ialah pola hidup! Waspada! Baca juga : Waspadai, Kanker Usus Mengincar Anda Mitos 2 : jantung tak butuh beristirahat " Bila jantung beristirahat, mati, dong, orangnya! " Walau tak betul-betul berhenti berdenyut, jantung juga butuh beristirahat. Kapan? Di waktu kita tidur. Pada saat tidur, jantung berkontraksi minimum, yakni seputar 50-60 denyut per menit. Pekerjaan jantung sejatinya benar-benar berat. Setiap saat berdenyut, jantung memompa 70-80 cc darah. Serta dalam satu menit, jantung berdenyut 70-100 kali. Berarti, dalam satu menit jantung bakal memompa 500 cc cairan darah, serta ada 30. 000 cc atau seputar 5. 000-6. 000 liter darah dipompa tiap-tiap hari. Ini penyebab tidur benar-benar utama untuk kesehatan jantung. Mitos 3 : serangan jantung diwariskan? Pada dasarnya, penyakit jantung tak alami penurunan dengan cara genetik. Tetapi, bila keluarga Anda mempunyai kisah serangan jantung yang tinggi, maka itu mempertinggi resiko Anda terkena. Oleh karena itu Anda mesti dapat mengetahui diri serta lingkungan Anda, berhenti merokok, olahraga teratur, melindungi kolesterol, gula, serta berat tubuh, plus periksakan diri Anda dari awal. Baca juga : Tips Mendongkrak Stamina Orang Tua Mitos 4 : dada kiri nyeri = serangan jantung? Belum pasti iya, namun belum pasti juga tak. Bila rasa nyeri jadi lebih kuat saat aktif berkegiatan, serta gejalanya alami penurunan dengan pemberian obat nitrat dibawah lidah, maka itu mengindikasikan sakit jantung. Namun, apabila sakit di dada bisa ditunjuk dengan terang memakai jari -dan bila ditekan jadi nyeri, besar kemungkinan ini sakit otot dada. Di Indonesia, umumnya sinyal serangan jantung yang nampak ialah sakit di ulu hati, kembung serta seperti masuk angin. Tidak sama dengan di AS yang nyeri bermula dari dada, lalu menjalar ke lengan kiri serta leher. Yang menghebohkan, riset di Kampus Airlangga pada 1980-an tunjukkan, saat beberapa orang yang terasa masuk angin di check, sebenarnya 30 % diantara mereka terkena serang jantung koroner. Mitos 5 : dapat mendeteksi serangan jantung Salah besar. Ada argumen kuat kenapa serangan jantung bisa dimaksud 'the silent killer', tidak cuma di Indonesia, tetapi di semua dunia. Faktanya, sejumlah 30 % masalah serangan jantung tak mempunyai tanda-tanda serta selesai dengan kematian. Ini yang dimaksud sudden death. Pemberitahuan untuk pertama serta paling akhir kalinya. Memanglah, sebagian serangan jantung, terlebih bila dikarenakan bisul penyumbat pembuluh darah yang besar, menyebabkan tanda-tanda. Namun pecahnya bisul pembuluh darah yang kecil, yang ukurannya kurang dari 50 % penyumbatan, inilah yang mengakibatkan sudden death. Plak-plak kecil inilah yang jahat. Bagaimana tak, ia tak tampak dengan EKG, tak terdeteksi dengan tes treadmill. Ia baru bakal terlihat bila dikerjakan Multislice CT scan. Dari sinilah julukan silent killer berasal.
01-08-2024 13:15
Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) adalah organisasi profesional yang berperan penting dalam meningkatkan standar praktik farmasi di Indonesia. Salah satu cabang yang aktif dan memberikan kontribusi signifikan adalah Persatuan Ahli Farmasi Indonesia Kabupaten Waykanan. Cabang ini telah bekerja keras untuk memastikan bahwa masyarakat di wilayah dan sekitarnya mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal dan berkualitas. Peran dan Tanggung Jawab PAFI PAFI Kabwaykanan.org  memiliki sejumlah peran dan tanggung jawab penting dalam mendukung sektor kesehatan di wilayah ini. Salah satu tugas utamanya adalah memastikan bahwa setiap apoteker dan tenaga farmasi di Jantho mematuhi standar etika dan profesionalisme yang tinggi. Mereka juga berkomitmen untuk terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota melalui berbagai program pelatihan dan seminar. Selain itu, PAFI kabwaykanan.org juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kesehatan. Mereka sering mengadakan kampanye kesehatan dan program edukasi untuk masyarakat guna meningkatkan kesadaran tentang pentingnya penggunaan obat yang benar dan aman. Dengan demikian, organisasi ini tidak hanya fokus pada pengembangan profesional anggotanya, tetapi juga pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat secara keseluruhan. Kolaborasi dengan Institusi Kesehatan Salah satu aspek penting dari keberhasilan PAFI Kabwaykanan adalah kemampuannya dalam menjalin kerja sama dengan berbagai institusi kesehatan. Mereka bekerja sama dengan rumah sakit, puskesmas, dan apotek di wilayah Jantho untuk memastikan bahwa setiap pasien mendapatkan layanan farmasi yang terbaik. Kolaborasi ini juga mencakup penelitian bersama dan pertukaran informasi untuk terus meningkatkan praktik farmasi di daerah tersebut. Melalui kemitraan ini, PAFI Kabwaykanan mampu mengimplementasikan berbagai inisiatif inovatif yang dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan farmasi. Contohnya, mereka telah memperkenalkan sistem manajemen obat yang lebih canggih dan program konsultasi farmasi untuk membantu pasien dalam memahami dan mengelola pengobatan mereka dengan lebih baik. Tantangan dan Peluang Seperti organisasi lainnya, PAFI Kabwaykanan juga menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan misinya. Salah satu tantangan utama adalah keterbatasan sumber daya dan infrastruktur di beberapa wilayah. Namun, dengan dedikasi dan semangat tinggi, mereka terus mencari solusi untuk mengatasi hambatan ini. Di sisi lain, tantangan ini juga menghadirkan peluang untuk berinovasi dan beradaptasi. Misalnya, dalam situasi pandemi COVID-19, PAFI Kabwaykanan berhasil mempercepat adopsi teknologi digital untuk pelatihan dan konsultasi farmasi. Ini tidak hanya membantu mengatasi keterbatasan fisik, tetapi juga membuka jalan bagi pendekatan baru dalam pelayanan farmasi di masa depan. Kesimpulan Persatuan Ahli Farmasi Indonesia memainkan peran vital dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di wilayah Kabwaykanan. Melalui berbagai inisiatif dan kerja sama dengan institusi kesehatan, mereka berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap pasien menerima pelayanan farmasi yang terbaik. Meskipun menghadapi berbagai tantangan, PAFI  Kabwaykanan terus menunjukkan dedikasi dan inovasi dalam menjalankan misinya. Untuk informasi lebih lanjut tentang kegiatan dan program mereka, kunjungi https://pafikabwaykanan.org/.
17-06-2014 03:02
IMS (Infeksi Menular Seksual) ialah infeksi yang satu bagian besar menular melalui jalinan seksual dengan pasangan yang telah tertular, jalinan sex ini terhitung jalinan sex melalui liang senggama, melalui mulut (oral) atau melalui dubur (anal). IMS juga dimaksud penyakit kelamin atau penyakit kotor, tetapi itu cuma menunjuk pada penyakit yang ada di kelamin. Arti Infeksi Menular Seksual lebih luas maknanya, lantaran menunjuk pada langkah penularannya. Tanda-tandanya tak senantiasa ada di alat kelamin. Tanda-tandanya juga ada di alat penglihatan, mulut, saluran pencernaan, hati, otak serta sisi tubuh yang lain. Misalnya HIV/AIDS serta Hepatitis B yang menular melalui jalinan sex, namun penyakitnya tak dapat dipandang dari alat kelaminnya. Berarti, alat kelaminnya tetap terlihat sehat walau orangnya membawa bibit penyakit-penyakit ini. Kenapa saya butuh tahu perihal IMS? Bila kita telah sempat terkait seksual, maka kita bisa terkena IMS, meskipun barangkali kita hanya sempat terkait seksual satu barangkali. Baca juga : Mari Mengenal Aneka Penyebab Sinusitis Apa bahayanya IMS? 1. IMS bikin kita sakit-sakitan 2. IMS bikin kita mandul 3. IMS dapat mengakibatkan kerusakan penglihatan, otak serta hati 4. IMS dapat ditularkan pada bayi 5. IMS dapat mengakibatkan kita gampang tertular HIV 6. IMS spesifik seperti HIV serta Hepatitis B, dapat mengakibatkan kematian. Apapun beberapa jenis IMS itu? 1. GO atau kencing nanah 2. Klamidia 3. Herpes kelamin 4. Sifilis atau raja singa 5. Jengger ayam 6. Hepatitis 7. HIV/AIDS Gejala 1. Keluarnya sekret atau nanah dari penis, vagina atau anus. 2. Nyeri atau panas saat kencing. 3. Tonjolan, Bintik atau luka pada penis, vagina, anus atau mulut. 4. Pembekakan dipangkal paha A Peredaran sesudah terkait kelamin A nyeri pada perut bawah (wanita) A nyeri pada buah pelir. Apabila timbul gejala tertulis diatas, kemungkinan ada IMS serta baiknya selekasnya periksakan ke dokter serta diobatidan tak disarankan untuk menyembuhkan sendiri. Apabila IMS tak diobati dapat berlangsung beragam kemungkinan seperti kemandulan, gampang terinfeksi HIV, keguguran, menularkan IMS pada bayi yang dikandung, menularkan IMS pada pasangan. Apa seluruhnya IMS dapat diobati? Tak seluruhnya IMS dapat diobati. HIV/AIDS, Herpes, Jenger Ayam serta Hepatitis terhitung beberapa jenis IMS yang tak dapat sembuh. HIV/AIDS terhitung paling beresiko. HIV/AIDS tak dapat sembuh serta mengakibatkan kerusakan kekebalan tubuh manusia untuk melawan penyakit apa pun. Mengakibatkan, orang jadi sakit-sakitan serta banyak yang wafat karena itu. Sesaat Herpes, kerap kambuh serta benar-benar nyeri bila kambuh. Pada Herpes, yang diobati hanya gejala luarnya saja, namun bibit penyakitnya bakal terus hidup didalam tubuh selama-lamanya. Tulis! Hepatitis juga tak dapat sembuh. Walaupun demikian, ada tipe Hepatitis spesifik yang dapat dihindari dengan imunisasi. Baca juga : Mengenal Penyebab Iritasi Mata Apa yang perlu kita kerjakan bila terkena IMS? Bila terkena IMS atau berprasangka buruk terkena IMS : 1. Cepat ke dokter! IMS mesti diobati, namun janganlah menyembuhkan sendiri. Dokter saja butuh lakukan tes untuk meyakinkan IMS yang terkena pasiennya. Obat IMS juga berlainan bergantung tipe IMS-nya. Hanya dokter yang tahu obat paling jitu untuk IMS yang terkena. Pergilah ke dokter, klinik, puskesmas atau rumah sakit. ikuti anjuran dokter atau petugas kesehatan serta butuhkan seluruhnya obatnya walau sakit serta gejalanya telah hilang. Ajak atau sarankan seluruhnya pasangan sex yang Anda kenali untuk juga berobat. 2. Janganlah lakukan jalinan sex sepanjang dalam penyembuhan IMS. 3. Sebagian IMS walau diobati, tak dapat sembuh serta sifatnya kumat-kumatan. Herpes umpamanya, bakal kumat pada waktu-waktu spesifik. 4. Tes IMS tak senantiasa dikerjakan terkecuali bila butuh, umumnya dokter memeriksa menurut sinyal tanda atau beberapa gejala yang kita rasakan. Jawablah seluruhnya pertanyaan dokter dengan jujur agar ia bisa berikan obat yang jitu. Mencegah IMS Langkah mencegah IMS pada orang dewasa terlebih ialah dengan tak membiarkan darah atau cairan kelamin orang lain masuk ke dalam tubuh kita. Bagaimana barangkali? Pencegahan penularan melalui sex : 1. Tidak hadir dari sex, dengan kata lain tak terkait sex sekalipun hingga tiada cairan kelamin yang masuk ke dalam tubuh. ini sama juga dengan Pantang Sex atau Puasa Sex waktu jauh dari pasangan. 2. Berlaku sama-sama setia, atau terkait cuma dengan seorang yang bisa di pastikan cuma terkait sex dengan kita saja bila telah menikah atau kita tak dapat berpantang sex. 3. Tangkal infeksi dengan memakai kondom pada saat terkait sex. BIla kita tak bisa meyakinkan kesetiaan pasangan kita, atau tak tahu apakah ia sempat terima transfusi darah, tato, suntuka dengan jarum yang tak steril, pakai kondom. Juga apabila kita tak dapat setia pada pasangan kita. Pakai kondom untuk jalinan seksual baik melalui liang senggama, melalui mulut ataupun melalui dubur. Pencegahan Penularan Langkah yang lain : 1. Mencegah masuknya transfusi darah penambahan yang belum di check kebersihannya dari IMS ke dalam tubuh kita. 2. Waspada saat mengatasi semuanya yang tercemar oleh darah fresh. 3. Mencegah penggunaan alat-alat tembus kulit yang tak suci hama atau tak steril pada diri kita. Umpamanya Jarum suntik, alat tato, alat tindik serta sejenisnya yang sisa digunakan orang lain. Jarum suntik yang abru umumnya tetap dalam plastik serta di buka di hadapan kita. Penularan IMS. Kita dapat terkena IMS lewat jalinan sex yang tak aman. Yang ditujukan tak aman ialah : 1. Jalinan sex melalui liang senggama tiada kondom (zakar masuk ke vagina atau liang senggama) 2. Jalinan sex melalui dubur tiada kondom (zakar masuk ke dubur) 3. Sex oral (zakar dimasukkan ke mulut dimana zakar ditutupi dengan kondom)