Waktu Posting : 18-06-2014 11:06 | Dibaca : 2653x
24-04-2014 08:55
Khasiat Dan Manfaat Sirsak - Sirsak masuk ke Indonesia diperkirakan pada Abad XIX. Nama sirsak berasal dari bahasa Belanda, zuurzak. Zuur artinya asam dan zak berarti kantong. Jadi secara harfiah sirsak memiliki arti buah yang berasa asam. Bisa jadi ini didasari kombinasi rasa buahnya yang manis dan asam. Selain daunnya, hampir sekujur bagian tanaman sirsak juga memiliki manfaat untuk pengobatan. Buahnya, batangnya, bahkan bijinya pun memiliki manfaat yang tak bisa dipandang sebelah mata. Di Indonesia tanaman ini memiliki beberapa nama, yaitu nangka sebrang dan nangka londo (Jawa), nangka walanda dan sirsak (Sunda), nangka buris (Madura), srikaya jawa (Bali), deureuyan belanda (Aceh), durio ulondro (Nias), serekaja (Bugis), jambu landa (Lampung), dan durian betawi (Minangkabau). Baca juga : Obat Herbal Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata Saat ini di Indonesia dikenal dua varietas sirsak yang dibedakan berdasarkan rasanya. Varietas sirsak yang rasanya manis dikenal juga dengan sirsak ratu. Varietas ini berbuah kecil, lengket di lidah, dan bijinya sedikit. Varietas lainnya adalah sirsak yang memiliki rasa asam. Jenis ini berukuran lebih besar dan mempunyai banyak biji. Sirsak jenis ini tersebar luas di Indonesia. Tanaman sirsak belum dibudidayakan secara besar-besaran, tetapi umumnya ditanam secara terbatas di halaman atau pekerangan rumah. Masyarakat Indonesia sudah mengemal tanaman sirsak sebagai obat-obatan. Sebagian besar nenek moyang kita sudah menggunakannya sebagai obat untuk mengobati beberapa macam penyakit diantaranya mengobati bisul batu, penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi), obat penurun panas (demam/meriang), mengobati penyakit hepatitis, obat batuk, obat sakit gigi dan masih banyak lagi. Baca juga : Pola Hidup Menyantap Makanan Cepat Saji dan Hubunganya Dengan Kesehatan Selain dikonsumsi layaknya buah segar, sirsak juga bisa diolah menjadi makanan dan minuman. Banyak masyarakatt di Indonesia membuat makanan olahan berbahan dasar sirsak seperti dodol sirsak dan selai sirsak. Selain dodol dan selai, kita juga mengenal jus sirsak. Jus sirsak merupakan minuman hasil olahan buah sirsak yang sehat dan menyegarkan. Bahkan dengan teknologi terkini, daun sirsak yang mengandung zat acetogenins ini diolah menjadi jus dipadukan dengan kulit manggis. Acetogenins dikenal sebagai zat yang berkhasiat untuk menumpas kanker.
03-05-2014 14:19
Waspadai 5 Penyakit Mata Penyebab Kebutaan - Ada lima jenis penyakit mata yang paling sering diderita orang berusia di atas 40 tahun dan dapat mengakibatkan kebutaan. Berikut ini penjelasannya. 1. Miopia Jenis gangguan ini paling banyak terjadi. Tanda-tandanya, sulit melihat jauh dan harus menggunakan kaca mata minus. Yang perlu diwaspadai adalah Miopis Patologis, yaitu jenis miopia yang paling berbahaya dan berpotensi membutakan. Pada beberapa individu, miopia jenis ini dibarengi kerapuhan retina akibat penipisan selaput jala dari waktu ke waktu. Penyembuhan bisa dilakukan melalui operasi, tetapi tingkat keberhasilan pemulihan penglihatan sangat tergantung dari kecepatan penanggulangannya. Satu hari tertundanya pelaksanaan pembedahan sudah mampu mengurangi presentase keberhasilan dalam derajat cukup banyak. 2. Katarak Katarak merupakan gangguan mata yang paling banyak terjadi pada orang dewasa, sebab berkaitan erat dengan faktor usia. Katarak tidak bisa dihindari, tapi bisa diobati lewat operasi. Penyakit ini menyerang orang berusia 30 tahun ke atas. Gejalanya diawali dengan penglihatan ganda, peka terhadap cahaya dan kesilauan sehingga menyebabkan penglihatan di malam hari lebih nyaman dibanding siang hari. Baca juga : Cara Merawat Kulit Wajah Secara Alami Tanpa Efek Samping Gejala katarak pada stadium lanjut biasanya disertai selaput berwarna putih susu di pupil mata. Lensa mata penderita menjadi keruh dan menghalangi cahaya yang masuk sehingga tidak sampai ke retina mata bagian belakang. Selain karena faktor usia, katarak juga terjadi karena kecelakaan mata, diabetes, kelenjar paratiroid kurang aktif, radang kulit yang disebut dermatitis atopik, dan gangguan ginjal. Katarak juga bisa disebabkan alergi terhadap obat tertentu, terpaan sinar X, bahkan radang bisa disebabkan karena keturunan. 3. Glaukoma Di Indonesia glaukoma menempati urutan kedua penyakit mata yang banyak diderita golongan usia 40 tahun ke atas. Glaukoma adalah kondisi dimana cairan yang biasanya mengalir masuk dan keluar mata tiba-toba tersumbat. Sumbatan menyebabkan nyeri hebat dan hilang penglihatan. Gejala glaukoma antara lain sakit kepala hebat, mata merah, penglihatan kabur atau tampak cincin bercahaya, muntah-muntah, bola mata mengeras dan nyeri, pupil mata melebar, dan kelopak mata bagian atas membengkak. Glaukoma bisa menyerang siapa saja, tapi yang tergolong risiko tinggi adalah penderita diabetes atau penyumbatan pembuluh darah. Lebih-lebih jika sudah berusia lebih dari 60 tahun, mengalami stres emosional dan perokok, risiko glaukoma semakin besar. Baca juga : Yang Sebaiknya Anda Ketahui Mengenai Penyakit Batu Ginjal Sekali terkena glaukoma, meskipun operasi berhasil, penglihatan tidak bisa pulih penuh. Ini karena penderita glaukoma mengalami kerusakan saraf otpik permanen. 4. Degenerasi Makula (Atrofi) Degenerasi makula atau atrofi adalah penyakit mata yang menyerang daerah dekat pusat retina. Pada usia lanjut, jenis penyakit mata ini merupakan salah satu penyebab kebutaan. Ada dua bentuk degenerasi makula. Pertama, bentuk kering yang ditandai perubahan atrofi pigmen epitel dan menyebabkan kehilangan penglihatan secara perlahan. Kedua, bentuk basah yang menyebabkan kehilangan daya lihat secara cepat. Penyebab penyakit ini adalah penyempitan dan penyumbatan arteri retina karena kemunduran pada refleksi normal. Gejalanya ditandai dengan adanya perubahan pada pusat penglihatan, semacam bintik putih di tengah-tengah halaman ketika sedang membaca. 5. Retinopati Diabetika Penyakit ini merupakan komplikasi dari penyakit kencing manis yang mengganggu mata. Sekitar 60% pengidap diabetes selama 15 tahun mengalami kerusakan pembuluh darah pada mataya. Retinopati sangat berpotensi menjadi penyebab kebutaan pada penderita diabetes. Ada dua jenis retinopati diabetika. Pertama retinopati awal. Pada tahap ini, pembuluh darah di retina mata mulai berubah. Ada pembuluh yang menyempit, ada yang membesar dan membentuk kantong-kantong yang bisa menghambat jalan darah. Pada tahap ini, retinopati diabetika tidak menimbulkan gangguan serius. Tapi jika tidak segera ditangani, retinopati awal berkembang ke tahap serius dan membahayakan penglihatan. Kedua, retinopati proliferatif, yang terjadi jika retinopati awal tidak ditangani serius dan muncul pembuluh darah baru pada permukaan retina atau pada saraf optik dan kemudian mengalami kebocoran. Dari sini bisa terjadi pelepasan retina mata, glaukoma, atau cacat penglihatan berat dan kebutaan. Jika sudah mengalami retinopati. lakukan diet dan menjaga kadar gula. Kurangi pekerjaan fisik yang berat untuk menghindari pendarahan pada retina karena adanya tekanan darah yang meningkat. Hindari juga olahraga yang berat.
24-08-2018 12:15
Olahraga merupakan kegiatan yang bertujuan untuk menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh. Selain mengonsumsi makanan sehat, tubuh juga perlu melakukan olahraga agar otot dan seluruh bagian tubuh bergerak dan mengeluarkan keringat. Makanan sehat dan olahraga harus seimbang dan ada beberapa jenis makanan yang perlu dihindari sebelum melakukan olahraga agar tidak terjadi kram. 1. Makanan pedas Kram dan nyeri ulu hati setelah olahraga kerap dialami saat mengonsumsi makanan pedas sebelum olahraga. Makanan yang mengandung banyak rasa dan bumbu akan memerlukan cukup waktu untuk proses pencernaan, pengaturan untuk tidur siang dari pada latihan berat. 2. Minuman olahraga Beberapa merk khusus minuman olahraga sebenarnya hanya memiliki gizi yang rendah namun tinggi gula. Hal ini membuat tubuh menjadi lemas dan sebaiknya pilihlah jus natrium seperti tomat yang memiliki kalium agar tekanan darah tetap normal dan sehat serta membantu tubuh tetap terhidrasi karena rendah sodium. 3. Cokelat dan kue Cokelat dan kue merupakan jenis makanan tinggi gula sehingga tidak baik dikonsumsi sebelum olahraga. 4. Sayuran hijau Sayuran hijau mentah seperti bayam, brokoli, kangkung dapat menimbulkan ketidaknyamanan saat bepergian karena mengandung banyak gas yang akan tersimpan diperut serta menyebabkan kembung. Lebih baik untuk mengonsumsi salad hijau sebelum olahraga. 5. Muffin dan roti gandum Kedua makanan tersebut menyediakan banyak energi karena mengandung banyak gula. Efek sampingnya lebih banyak dari pada khasiatnya. Pilihlah bahan makanan lain seperti tortilla putih yang mengandung rendah serat serta irisan pisang dan mentega kacang untuk penambah energi.