Berbagai Hal yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Obat Herbal

Additional Image

Waktu Posting : 24-04-2014 10:27 | Dibaca : 2492x

Kesehatan mungkin merupakan salah satu anugerah terbesar dalam kehidupan Anda yang perlu Anda jaga dengan dengan baik. Ada berbagai cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan serta kondisi tubuh Anda mulai dari memilih makanan serta pola diet yang seimbang hingga berolahraga secara teratur. Di sisi lain, ada berbagai masalah kesehatan yang mungkin dapat mengganggu kondisi tubuh Anda. Masalah kesehatan cukup beragam jenisnya mulai dari penyakit ringan hingga penyakit kronis yang membutuhkan penanganan lebih jauh. Untuk mengatasi masalah kesehatan, ada berbagai jenis pengobatan yang bisa Anda gunakan mulai dari pengobatan medis hingga pengobatan alternatif atau tradisional. Berbicara mengenai pengobatan tradisional, salah satu jenis obat-obatan tradisional yang kian populer saat ini adalah obat herbal . Artikel ini akan mengulas berbagai detail mengenai obat herbal mulai dari jenis obat herbal, fungsi obat herbal, hingga kelebihan obat herbal.

Baca juga :  Pola Hidup Menyantap Makanan Cepat Saji dan Hubunganya Dengan Kesehatan

Secara umum, obat herbal dapat diartikan sebagai berbagai jenis obat-obatan yang menggunakan bahan-bahan alami sebagai bahan utamanya, terutama bahan-bahan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Sejak dulu, nenek moyang kita telah menggunakan berbagai jenis tanaman yang memiliki khasiat untuk menjaga kesehatan tubuh. Jenis tanaman ini kemudian dikenal dengan sebutan tanaman obat. Beberapa jenis tanaman obat cukup mudah untuk ditemui saat ini. Bahkan, ada juga jenis tanaman obat yang mungkin selama ini Anda gunakan sebagai bumbu masak tanpa menyadari khasiat tanaman tersebut sebagai tanaman obat. Salah satu jenis tanaman obat yang digunakan sebagai bahan utama obat herbal saat ini adalah temulawak. Temulawak merupakan salah satu tanaman asli Indonesia yang memiliki khasiat yang bermanfaat bagi kesehatan Anda. Ada berbagai jenis penyakit yang bisa diatasi dengan menggunakan temulawak seperti perut kembung, maag, diare, dan sakit kuning. Temulawak juga dikenal sebagai tanaman yang berkhasiat untuk mengurangi kadar lemak dalam tubuh sehingga sering digunakan dalam proses penurunan berat badan.

Selain temulawak, jenis tanaman lain yang biasa digunakan sebagai bahan baku obat herbal adalah jahe dan kunyit. Kedua jenis tanaman ini lebih dikenal sebagai bumbu masakan yang digunakan sehari-hari. Meski demikian, ternyata jahe dan kunyit juga memiliki khasiat bagi kesehata Anda. Selama ini, jahe dan kunyit juga sering digunakan sebagai bahan baku jamu karena khasiat yang dimilikinya. Tanaman kunyit dipercaya dapat meringankan berbagai masalah kesehatan seperti kesemutan atau gatal-gatal karena sifatnya yang menyejukkan. Kunyit juga dipercaya dapat menurunkan kadar gula dan lemak dalam tubuh. Sementara itu, jahe cenderung memiliki sifat yang hangat. Tak heran jika jahe sering dijadikan campuran dalam minuman hangat tradisional. Tanaman jahe mengandung kadar antioksidan yang cukup tinggi. Adapun khasiat tanaman jahe antara lain adalah meringankan sakit kepala, mencegah masuk angin, meringankan mual, serta meningkatkan daya tahan tubuh.

Saat ini, berbagai tanaman obat tradisional sudah dikemas dengan menggunakan teknologi modern sehingga menghasilkan produk obat herbal yang lebih mudah didapat dan dapat digunakan secara lebih praktis. Anda bisa menemukan berbagai jenis produk obat herbal yang tersedia di berbagai apotek atau toko obat saat ini. Ada beberapa alasan yang menyebabkan obat herbal cenderung lebih diminati oleh konsumen dibandingkan obat-obatan medis yang dianjurkan oleh dokter. Salah satu hal yang menjadikan obat herbal lebih diminati adalah karena sebagian besar obat herbal tidak memiliki efek samping bagi penggunanya. Bahan-bahan alami yang digunakan pada obat herbal akan bekerja secara alami juga pada tubuh Anda. Hal ini tentu saja berbeda dengan obat-obatan medis yang menggunakan bahan-bahan kimia yang mungkin dapat menimbulkan berbagai efek samping.

Baca juga :  Obat Hipertensi dari Jus Buah-Buahan

Selain itu, faktor lain yang menyebabkan obat herbal lebih diminati adalah cara kerja obat herbal yang dapat menghilangkan penyakit hingga ke sumbernya. Bahan-bahan alami yang digunakan dalam obat herbal dapat bekerja secara holistik atau secara menyeluruh. Obat herbal tidak hanya menghilangkan gejala dari penyakit namun juga mampu mengatasi penyakit tersebut secara lebih optimal. Harga juga merupakan salah satu faktor yang membuat obat herbal lebih diminati saat ini. Dibandingkan dengan obat-obatan medis, harga obat herbal relatif lebih terjangkau. Meskipun tersedia dalam harga yang lebih terjangkau, khasiat serta kualitas obat herbal tidak kalah dengan kualitas obat-obatan medis. Dalam beberapa kasus, malah ditemukan fakta bahwa obat herbal memiliki kualitas serta khasiat yang lebih baik dibandingkan obat-obatan medis. Tak heran jika semakin banyak orang yang memilih obat herbal saat ini.

Sama halnya seperti pada saat akan membeli obat-obatan medis, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan pada saat memilih obat herbal sehingga Anda dapat memperoleh hasil yang maksimal dari obat herbal yang Anda gunakan. Hal pertama yang sebaiknya Anda lakukan sebelum memutuskan untuk membeli obat herbal adalah mencari informasi sebanyak mungkin mengenai produk obat herbal tersebut. Perhatikan bahan-bahan yang digunakan pada obat herbal tersebut dan perhatikan khasiat yang diberikan oleh obat herbal tersebut. Dengan mencari informasi mengenai obat herbal yang akanAnda gunakan, Anda bisa memilih jenis obat herbal yang sebaiknya Anda gunakan secara lebih efektif.

Hal lain yang perlu Anda perhatikan sebelum memutuskan untuk membeli obat herbal adalah diagnosis penyakit yang Anda derita. Pastikan Anda sudah mendapatkan diagnosis yang akurat terhadap penyakit yang Anda derita sehingga Anda bisa memilih obat herbal yang tepat sesuai dengan penyakit yang Anda derita. Jangan lupa untuk memperhatikan tanggal produksi serta tanggal kadaluarsa dari produk obat herbal yang akanAnda beli. Hal terakhir yang perlu Anda perhatikan adalah mengikuti petunjuk penggunaan produk obat herbal yang akanAnda beli. Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut, Anda bisa mendapatkan hasil yang optimal dari obat herbal yang Anda konsumsi.


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Fungsi Beberapa Organ Yang Terlihat Tidak Berguna

02-06-2014 06:11

Evolusi membuat beberapa fungsi organ-organ menjadi tidak terlihat, padahal mungkin organ-organ tersebut dulunya sangat bermanfaat bagi nenek moyang manusia. Berikut ini penjelasan fungsi dari organ-organ yang terlihat kurang berguna tersebut. 1. Puting susu pada pria Puting susu pada wanita berguna untuk menyusui keturunannya yang masih bayi, namun pada pria, fungsi organ ini seperti tidak ada. Puting susu pada pria sebenarnya ada karena semua makluk hidup saat diciptakan awalnya adalah wanita. Sehingga kedua jenis kelamin sama-sama memiliki puting susu, namun tanpa estrogen (hormon kewanitaan), organ tersebut hanyalah ornamen semata. Baca juga : Ketahui 4 Asupan Pencegah Migrain 2. Rambut ketiak Profesor evolusi biologi manusia di Harvard University, Daniel Lieberman, menjelaskan, ada dua tipe kelenjar keringat di tubuh, ekrin dan apokrin yang banyak terdapat pada ketiak. Kelenjar apokrin penting untuk mengeluarkan sinyal seksual. Sehingga dengan adanya rambut, bau yang dihasilkan dari kelenjar tersebut bertahan lebih lama. 3. Alis Para peneliti percaya, alis dapat melindungi mata dari keringat dan air hujan, sehingga membantu nenek moyang untuk berburu. Namun menurut Lieberman, alis juga berfungsi untuk menunjukkan emosi sehingga membantu dalam berkomunikasi. 4. Usus buntu Usus buntu merupakan organ vestigial, yang artinya kehilangan banyak fungsi awalnnya karena proses evolusi. Awalnya, kata Lieberman, organ ini berfungsi sebagai wadah fermentasi pada usus. Namun karena manusia tidak lagi makan makanan berkualitas rendah seperti rumput, maka organ ini tidak lagi berfungsi. Namun penelitian menunjukkan, organ ini mungkin penting sebagai tempat tumbuhnya banyak bakteri "baik". Baca juga : Apakah Minum Susu Bikin Tubuh Gemuk? 5. Amandel Amandel merupakan organ yang penting untuk sistem imun. Melalui mulut, bakteri banyak masuk ke dalam tubuh. Nah, untuk mencegah infeksi, maka sel imun di tenggorokan melancarkan aksi melawan bakteri tersebut . 6. Gigi bungsu Gigi merupakan organ yang sudah tumbuh meski belum digunakan. Artinya meskipun gigi bungsu baru terlihat setelah dewasa, namun sejatinya organ ini sudah tumbuh jauh sebelumnya. Dulu manusia membutuhkan gigi bungsu untuk mendukung tulang rahang supaya tumbuh dengan baik. Namun karena manusia makan makanan yang tergolong lunak dan masak, maka tulang rahang pun tidak tumbuh dengan kapasitas penuh. Sehingga tidak ada tempat bagi gigi bungsu untuk tumbuh.

Featured Image
Cara Mengatasi Inkontenesia Urine dan Jenisnya

12-09-2022 11:58

  Inkontinensia urine adalah  suatu kondisi yang sering dialami oleh para geriatri (lansia). Penuaan merupakan proses yang tidak dapat dihindari. Menjaga kesehatan tubuh merupakan hal yang harus kita perhatikan sedini mungkin, sebelum mencapai umur lanjut yang cenderung lebih rentan terhadap penyakit, seperti terkena penyakit inkontinensia urine.   Inkontinensia Urine Inkontinensia urine merupakan kondisi ketidakmampuan seseorang dalam menampung banyak urine. Urine dapat keluar melalui saluran kemih tanpa dikendalikan secara sadar atau justru mengalami kesulitan saat mengeluarkan urine. Banyak lansia menganggap bahwa inkontinensia urine merupakan bagian dari proses penuaan alami, sehingga sebagian besar dari mereka tidak mengunjungi rumah sakit. Sesungguhnya, terdapat beberapa kondisi dimana inkontinensia urine bukan disebabkan oleh proses penuaan, yakni disebabkan oleh penyakit tertentu. Obesitas, diabetes, infeksi, maupun kelainan mental tertentu dapat menyebabkan terjadinya gangguan tersebut. Diperlukan pemeriksaan ke dokter untuk mengetahui dengan pasti penyebab dari terjadinya inkontinensia urine. Berikut ini adalah 4 jenis inkontinensia urine yang umum ditemukan yaitu : 1. Stress Incontinence – Mengompol ketika sudah penuh Kandung kemih berfungsi untuk menampung urine hingga penuh. Penderita stress incontinencre memiliki otot pengatur proses berkemih yang lemah. Sehingga ketika sudah terisi penuh dan memberikan tekanan pada otot tersebut, urine dapat keluar. Proses ini dapat terjadi saat batuk, bersin, tertawa, maupun mengangkat beban berat. Kelainan ini dapat disebabkan oleh penuaan, kehamila, dan operasi. 2. Urge Incontinence – Ingin berkemih secara berkala Sering memiliki keinginan untuk bekemih secara tiba-tba dan terjadi pada interval yang singkat (kurang dari 30 menit). Kandung kemih belum terisi penuh, namun penderita urge incontinence ingin segera ke toilet. Hal ini terjadi karena adanya kontraksi dinding pembuluh darah yang tidak teratur sehingga menekan urine yang ditampung. Kemudian penderita merasakan keinginan untuk berkemih secara tibat-tiba dan mengeluarkan volume urine yang sedikit. Kelainan ini dapat disebabkan oleh infeksi, ketidakstabilan otot dinding pembuluh darah, dan tumor. 3. Overflow Incontinence – Mengeluarkan urine sedikit dan tiba-tiba Penderita overflow incontinence justru memiliki hambatan dalam mengeluarkan urine. Urine pada kandung kemih akan menumpuk dan hanya dapat keluar saat tekenannya sangat tinggi. Urine yang dapat keluar pun hanya sedikit, namun terjadi secara tiba-tiba. Jenis ini lebih banyak terjadi pada laki-laki dibandingkan perempuan. Kelainan ini dapat disebabkan oleh batu kandung kemih, perbesaran prostat, tumor, atau kerusakan saraf. 4. Mixed incontinence – Lebih dari satu jenis inkontinensia urine Penderita mengalami lebih dari satu jenis inkontinensia urin, seperti adanya stress incontinence dan urge incontinence secara bersamaan. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai jenis faktor, salah satunya penderita mengalami kandung kemih yang overaktif ditambah dengan adanya kelainan saat penutupan saluran kandung kemih. Penyebab Inkontinensia Urine  di antaranya adalah : ·         Usia (kelemahan otot dasar panggul) ·         Kehamilan dan persalinan ·         Kegemukan (obesitas) ·         Hormon, Menopause ·         Diabetes Melitus (DM), Stroke ·         Operasi pengangkatan rahim ·         Infeksi saluran kemih (ISK) ·         Penyakit paru-paru / Batuk kronik Tidak selalu mudah untuk mencegah inkontinensia urine, namun ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi kemungkinan terjadinya inkontinensia. Inilah pola hidup sehat yang harus dijalankan:   Dapatkan Berat Badan yang Sehat     Obesitas bisa meningkatkan risiko inkontinensia urine. Kamu bisa menurunkan risikonya dengan menjaga berat badan yang sehat melalui olahraga teratur dan makan sehat. Gunakan kalkulator berat badan sehat untuk melihat apakah berat badan sesuai dengan tinggi badan kamu.   Perhatikan Kebiasaan Minum        Tergantung pada masalah kandung kemih yang kamu alami, dokter biasanya memberikan saran tentang jumlah cairan yang harus diminum. Jika kamu mengalami inkontinensia urine, kurangi alkohol dan minuman yang mengandung kafein, seperti teh, kopi, dan minuman bersoda. Minuman ini bisa menyebabkan ginjal menghasilkan lebih banyak urine dan mengiritasi kandung kemih.   Jika kamu harus sering buang air kecil di malam hari (nokturia), cobalah minum lebih sedikit pada jam-jam sebelum tidur. Namun, pastikan tetap cukup minum di siang hari.  Setiap orang disarankan minum 6 hingga 8 gelas cairan sehari (tidak lebih), kecuali jika dokter menyarankan lebih. Banyak orang dengan inkontinensia urine menghindari minum cairan, karena mereka merasa hal itu menyebabkan masalah. Namun, membatasi asupan cairan membuat inkontinensia urine menjadi lebih buruk, karena mengurangi kapasitas kandung kemih.   Rutin Latihan Dasar Panggul     Hamil dan melahirkan bisa melemahkan otot-otot yang mengontrol aliran urine dari kandung kemih. Jika kamu hamil, memperkuat otot dasar panggul bisa mencegah inkontinensia urine.     Berhenti Merokok     Jika kamu merokok, maka risiko inkontinensia urine lebih tinggi. Hal ini karena batuk membuat otot dasar panggul jadi tegang. Jadi, menghentikan kebiasaan merokok dapat menjadi cara mencegah inkontinensia urine.   Lakukan Olahraga yang Tepat    Olahraga sit-up berdampak tinggi memberikan tekanan pada otot dasar panggul dan bisa meningkatkan kebocoran urine. Untuk memperkuat dasar panggul dan meredakan gejala, gantilah olahraga berdampak tinggi, seperti jogging dan aerobik, dengan latihan kekuatan seperti pilates. Olahraga pilates juga mampu memperkuat otot inti, yang bermanfaat untuk mencegah inkontinensia urine.   Hindari Mengangkat Beban     Mengangkat beban membuat otot dasar panggul tegang, jadi hindari kapanpun kamu bisa. Saat memang harus mengangkat sesuatu, seperti menggendong anak atau membawa tas belanjaan, kencangkan otot dasar panggul sebelum dan selama mengangkat.   Konsumsi Makanan yang Tepat     Hindari makanan pedas dan asam, seperti kari dan buah jeruk, karena dapat mengiritasi kandung kemih dan memperburuk kebocoran dan gejala inkontinensia lainnya.     Itulah yang perlu kamu ketahui mengenai pola hidup sehat yang bisa mencegah inkontinensia urine. Jika kamu mengalami inkontinensia urine yang tidak bisa ditangani sendiri, segera bicarakan pada dokter.  

Featured Image
Jurusan Teknologi Pangan Bandung: Biaya Kuliah Bersahabat, Ilmu Siap Pakai, dan Jalan Nyata Menuju Dunia Usaha

05-01-2026 19:41

Kebutuhan masyarakat terhadap produk pangan yang aman, berkualitas, dan inovatif membuat jurusan teknologi pangan semakin relevan dari waktu ke waktu. Industri makanan dan minuman tidak pernah berhenti berkembang, sehingga peluang karier bagi lulusan bidang ini selalu terbuka. Bagi calon mahasiswa yang ingin kuliah di jurusan teknologi pangan di Bandung dengan biaya terjangkau dan pembelajaran yang aplikatif, Universitas Masoem menjadi salah satu pilihan yang patut dipertimbangkan.Universitas Masoem membuka prodi teknologi pangan dengan biaya pendidikan yang relatif ringan, yaitu hanya 5 juta rupiah per semester. Skema biaya ini dirancang agar pendidikan tinggi dapat diakses lebih luas tanpa mengurangi mutu pembelajaran. Dengan dukungan fasilitas, dosen berpengalaman, dan pendekatan praktik, jurusan ini mengusung slogan kuat sambil kuliah jadi pengusaha. Artinya, mahasiswa tidak hanya disiapkan untuk lulus, tetapi juga diarahkan untuk mandiri secara ekonomi.Kurikulum Jurusan Teknologi Pangan yang Praktis dan RelevanKurikulum jurusan teknologi pangan di Universitas Masoem disusun berdasarkan kebutuhan industri pangan saat ini. Mahasiswa mempelajari ilmu dasar pangan, teknologi pengolahan bahan pangan, sanitasi dan keamanan pangan, sistem jaminan mutu, hingga pengembangan produk dan kemasan. Semua materi dirancang agar mahasiswa mampu memahami proses dari bahan baku hingga produk siap konsumsi.Selain kompetensi teknis, mahasiswa prodi teknologi pangan juga dibekali wawasan kewirausahaan. Mereka belajar tentang perencanaan usaha, penghitungan biaya produksi, strategi pemasaran, dan pengelolaan bisnis pangan. Dengan pendekatan ini, jurusan teknologi pangan Universitas Masoem tidak hanya mencetak tenaga kerja, tetapi juga calon pengusaha di bidang pangan.Keunggulan Kuliah Teknologi Pangan di BandungBandung dikenal sebagai kota pendidikan sekaligus pusat industri kreatif, termasuk sektor kuliner dan pangan. Lingkungan ini menjadi nilai tambah bagi mahasiswa jurusan teknologi pangan karena memberikan banyak peluang pembelajaran langsung di luar kelas. Mahasiswa teknologi pangan di Bandung dapat mengamati tren pasar, mengembangkan produk inovatif, dan mempelajari perilaku konsumen secara nyata.Universitas Masoem memanfaatkan keunggulan lokasi ini dengan membangun jejaring industri dan menghadirkan pembelajaran kontekstual. Dengan demikian, lulusan prodi teknologi pangan memiliki pengalaman dan wawasan yang lebih luas saat terjun ke dunia profesional.Kesempatan Magang di Perusahaan Masoem GroupSalah satu keunggulan utama jurusan teknologi pangan Universitas Masoem adalah adanya kesempatan magang di unit usaha Masoem Group. Mahasiswa dapat menjalani program magang di berbagai perusahaan, seperti Pabrik Air Al Masoem, BPRS Al Masoem, SPBU, SPBE, dan unit bisnis lainnya.Program magang ini memberikan pengalaman langsung mengenai proses produksi, pengendalian mutu, sistem operasional, hingga manajemen usaha. Bagi mahasiswa prodi teknologi pangan, pengalaman tersebut menjadi bekal penting untuk memahami dunia industri secara nyata dan meningkatkan kesiapan kerja setelah lulus.Prospek Kerja Lulusan Jurusan Teknologi PanganLulusan jurusan teknologi pangan memiliki prospek kerja yang luas dan fleksibel. Mereka dapat berkarier sebagai staf quality control, quality assurance, analis laboratorium pangan, supervisor produksi, hingga bagian riset dan pengembangan produk. Selain itu, peluang kerja juga terbuka di sektor distribusi, pemasaran, dan manajemen usaha yang berkaitan dengan industri pangan.Tidak hanya bekerja di perusahaan, lulusan prodi teknologi pangan Universitas Masoem juga didorong untuk menciptakan lapangan kerja sendiri. Sejalan dengan slogan sambil kuliah jadi pengusaha, lulusan dibekali kemampuan untuk membangun usaha makanan olahan, minuman kemasan, atau produk pangan inovatif berbasis potensi lokal.Pengalaman dan Testimoni LulusanBanyak alumni jurusan teknologi pangan Universitas Masoem yang merasakan manfaat dari sistem pembelajaran yang diterapkan. Salah satu lulusan menyampaikan bahwa pengalaman magang di Pabrik Air Al Masoem membuatnya memahami standar mutu dan alur produksi industri pangan secara langsung. Alumni lain mengungkapkan bahwa materi kewirausahaan selama kuliah membantunya memulai usaha makanan skala kecil yang kini terus berkembang.Testimoni tersebut menunjukkan bahwa prodi teknologi pangan Universitas Masoem tidak hanya fokus pada teori, tetapi benar-benar menyiapkan mahasiswa untuk dunia kerja dan dunia usaha.Investasi Pendidikan yang TepatDengan biaya kuliah hanya 5 juta rupiah per semester, dukungan magang di perusahaan Masoem Group, serta prospek kerja yang menjanjikan, jurusan teknologi pangan Universitas Masoem menjadi pilihan cerdas bagi calon mahasiswa. Bagi Anda yang mencari jurusan teknologi pangan di Bandung dengan pendekatan praktis, berorientasi industri, dan mendukung kewirausahaan, program studi ini layak dijadikan tujuan.

...