Benarkah Wanita Lebih Rentan Terkena Hipertensi? Apa Penyebabnya?

Additional Image

Waktu Posting : 13-08-2018 17:35 | Dibaca : 1596x

Banyak artikel yang mengatakan jika wanita memiliki risiko lebih tinggi terserang hipertensi dari pada pria. Apa penyebabnya?

Peneliti dari Wake Forest Baptis Medical Center menemukan fakta untuk menjawab pertanyaan tersebut yang dipublikasikan dalam Therapeutic Advances in Cardiovascular Disease. Penelitian ini merupakan penelitian yang pertama yang menemukan perbedaan secara signifikan yang menjadi penyebab hipertensi banyak diderita wanita dari pada pria.

Carlos Ferrario selaku pimpinan riset mengatakan "Kalangan medis berpikir jika penyebab hipertensi pada pria dan wanita sama, sehingga pengobatan dilakukan berdasarkan anggapan tersebut. Pada studi ini, gender pertama kali dipertimbangkan sebagai elemen yang sangat penting untuk mencari pengobatan anti hipertensi. Banyak hal yang dipertimbangkan seperti kenaikan tekanan darah".

Ferrario juga mengatakan jika 20-30 tahun belakangan ini angka kematian pada pria akibat penyakit kardiovaskular menurun. Namun tidak dengan wanita yang justru penyakit kardiovaskular ini menjadi penyakit pembunuh utama pada wanita.

Apa yang menyebabkan hasil berbeda antara wanita dan pria padahal mereka dirawat dengan cara yang sama?

Para peneliti mengungkapkan perbedaan hasil berkaitan dengan gender dan juga kurangnya pengertian mekanisme bilogi dasar pada pria dan wanita. Studi ini dilakukan pada 100 orang wanita dan pria berusia 53 tahun dan lebih yang menderita hipertensi namun tidak diberikan perawatan dengan baik. Seluruh responden hanya mengalami penyakit akibat darah tinggi.

Hasilnya penyakit [embuluh darah sekitar 30-40% lebih banyak diderita oleh wanita dari pada pria. Ada perbedaan fisiologis yang signifikan antara sistem kardiovaskular pria dan wanita. Banyaknya hormon juga turut mengatur tekanan darah dalam tubuh dan berperan meningkatkan risiko penyakit jantung.


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Lindungi Kulit Dari Pengaruh Buruknya Cuaca Dengan 6 Cara Ini!

23-10-2014 21:51

Beberapa orang yang berasumsi bila pergantian cuaca ekstrim (cuaca yang awalannya panas terik mungkin beralih jadi hujan lebat) tak bakal punya pengaruh pada kesehatan kulitnya. Walau sebenarnya, pergantian cuaca dari panas terik ke hujan lebat ini sudah pasti bakal bikin suhu hawa jadi lebih lembab. Dampaknya pergantian suhu yang tajam ini bakal memnstimulasi kulit Anda untuk menyesuaikan dengan cara cepat. Untuk menangani permasalahan kulit kering yang riskan berlangsung disebabkan efek jelek pergantian cuaca ini, Anda disarankan untuk lakukan perawatan yang jitu. Tersebut enam panduan ampuh untuk menghindar permasalahan kulit kering disebabkan efek jelek pergantian cuaca, yakni :   Baca juga : Penuaan Kulit, Kenali Tanda-tandanya 1. Memakai pelembab yang memiliki kandungan tabir surya Bukanlah rahasia lagi bila pelembab kulit atau body lotion mempunyai kekuatan menjaga kelembaban kulit lebih lama hingga bisa membuat perlindungan kulit Anda dari kekeringan. Untuk berikan dampak optimal tentu pelembab yang diambil mesti sesuai dengan tipe kulit Anda. Untuk kulit normal disarankan untuk pilih pelembab yang cuma memiliki kandungan bahan pelembab. Tetapi bila kulit normal Anda condong lebih gelap tidak ada kelirunya pilih pelembab yang memiliki kandungan AHA (alpha hydroxy acis atau asam buah). Kandungan AHA dalam pelembab ini memiliki manfaat untuk membuat cerah kulit serta menolong mempercepat perubahan kulit. Sesaat untuk Anda yang mempunyai kulit yang berminyak disarankan untuk pilih pelembab yang memiliki kandungan bahan penyerap minyak serta enteng berbentuk lotion maupun gel yang bahan dasarnya yang terbuat dari air bukanlah minyak. Lain perihal untuk Anda yang berkulit kering, untuk melindungi kelenturan kulitnya, Anda dianjurkan untuk rajin memakai pelembab. Anda dapat coba pilih pelembab berbentuk yang lebih berat seperti cream. Supaya akhirnya lebih optimal, kecuali pelembab kulit, Anda juga disarankan untuk memberikan serum untuk melindungi kelembapan kulit. 2. Konsumsi air putih yang cukup Di balik terasa yang tawar, air putih nyatanya mempunyai kekuatan melembabkan kulit dari dalam serta melindungi kesehatan organ tubuh. Untuk mencapai hasil optimal, senantiasa siapkan air dalam botol besar didekat Anda sepanjang Anda melakukan aktivitas. 3. Memakai tabir surya Untuk meyakinkan kulit Anda terlindung dari efek negatif pergantian cuaca, Anda disarankan selalu untuk memakai tabir surya didalam ataupun diluar ruang. Apabila Anda banyak mempunyai kegiatan diluar ruang, dianjurkan untuk pilih tabir surya dengan SPF diatas 30. 4. Bersihkan kulit dengan jitu serta rutin Yakinkan Anda cuma memakai sabun serta pembersih yang lembut untuk kulit muka serta tubuh. Serta janganlah terus-terusan mandi air hangat lantaran dapat menyingkirkan minyak serta kelembapan dari permukaan kulit. Kecuali itu, sesudah mandi, Anda dianjurkan untuk mengeringkan tubuh dengan menepuk-nepukan dengan cara lembut handuk pada kulit. Supaya kulit tak jadi kering, Anda juga dianjurkan untuk hindari rutinitas menggosok-gosok handuk pada kulit.   Baca juga : Cara Mudah Mengatasi Nyeri Punggung 5. Tangkal radikal bebas pada kulit Radikal bebas yang masuk ke pada badan lewat makanan, racun serta sinar UV bisa mempercepat rusaknya kulit hingga mengakibatkan pergantian beberapa sel kulit serta menyebabkan penuaan awal, keriput serta bintik penuaan. 6. Olahraga teratur Untuk melindungi kulit Anda terus sehat serta terlindung dari efek jelek pergantian cuaca, Anda juga dianjurkan untuk menyeimbangkan perawatan kulit luar dengan berolahraga dengan teratur. Tak mesti berolahraga berat, berolahraga simpel seperti bertjalan kaki, jogging, aerobik, serta bersepeda melingkari kompleks rumah sepanjang 30-45 menit juga dapat jadi pilihan Anda.

Featured Image
Obat Kuat Herbal yng Bikin Pria Tambah Perkasa

26-10-2017 19:47

  Obat Kuat Herbal  yang Bikin Pria Tambah Perkasa - Menjadi perkasa dalam berhubungan intim merupakan dambaan hampir semua pria. Namun pada kenyataannya, tidak sedikit dari kaum pria yang mengalami rasa malu dan tidak percaya diri karena loyo dan tidak kuat bertahan lama berhubungan intim. Pria lebih mudah mendapatkan orgasme pertamanya dibandingkan wanita. Kalau sudah begini, alat bantu seks dan obat kuat jadi pilihan pria agar bisa menahan lebih lama orgasmenya dan dapat memuaskan pasangannya. Penggunaan obat kuat sebaiknya obat kuat yang berbahan herbal. Efek samping obat kuat berkimia akan merusak organ tubuh yang lain seperti Jantung dan ginjal. Banyak obat kuat berbahan herbal yang bisa direkomendasikan untuk pria yang lemah syahwat. Bahan herbal alami tidak akan menimbulkan efek samping bagi tubuh walaupun dikonsumsi dalam jangka lama. Selain itu, obat kuat berbahan herbal juga tak hanya membuat pria lebih perkasa dalam berhubungan  intim, tapi bisa juga memulihkan stamina yang loyo dan menambah gairah dalam berhubungan intim. Bahan-bahan herbal yang diyakini dapat membantu menjaga vitalitas kaum pria, merupakan bahan herbal yang bisa dibuat sendiri dengan memanfaatkan daun, batang, biji, sampai akarnya. Beberapa bahan herbal yang bisa membuat pria perkasa ada pada : Tribulus, Purwoceng, Ginseng dan Pasak Bumi. Tumbuhan herbal ini memang dari dulu sudah digunakan untuk ramuan atau jamu sebagai obat kuat untuk pria. Mengolah bahan-bahan herbal kuat ini sebenarnya mudah sekali, hanya memasak daun, batang atau akarnya kemudian disaring dan diminum. Mendapatkannya pun sangat mudah sekali dengan ke pasar atau toko obat rempah semua bahan herbal ini sudah tersedia. Namun bagi anda yang sangat padat kesibukannya dan tidak dapat mengolahnya sendiri, kini ada obat kuat yang berbahan herbal tadi dan sudah diracik dalam bentuk minuman. Kopi Powerman merupakan kopi kuat yang berbahan Tribulus, Purwoceng, Ginseng dan Pasak Bumi. Kopi Powerman sangat nikmat dan cocok untuk teman para pria perkasa yang sangat mendambakan kekuatan dalam berhubungan intim. Manfaat kopi ini yaitu dapat meningkatkan gairah atau libido, membuat daya tahan dan stamina menjadi terjaga saat berhubungan intim. Kopi kuat ini juga sangat aman diminum dan tidak menimbulkan efek samping walau diminum dalam jangka panjang. Klik website  www.powerman.id  untuk mendpatkan Kopi Powerman yang sangat berkhasiat meningkatkan libido dan membuat pria perkasa di atas ranjang. 

Featured Image
Pernikahan Dini Berisiko Mengalami 5 Masalah Kesehatan Ini!

13-11-2018 17:05

Melakukan pernikahan sekali seumur hidup adalah keinginan semua orang. Pernikahan akan membuat kita terhindar dari hal-hal buruk yang dapat berdampak negative dalam kehidupan sehari-hari. Saat memutuskan untuk menikah, ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan agar pernikahan dapat berjalan dengan lancer sesuai keinginan. Banyak hal yang perlu dipersiapkan dan salah satunya adalah masalah kesehatan. Usia pernikahan telah diatur oleh undang-undang Nomor 1 tahun 1974. Undang-undang tersebut menyebutkan jika batas minimal usia pernikahan untuk laki-laki 19 tahun sedangkan untuk perempuan 16 tahun. Namun walaupun sudah diatur oleh undang-undang tetap saja masih sering terjadi pernikahan di bawah umur. Mereka yang melakukan pernikahan di bawah umur memiliki banyak alas an seperti pendidikan rendah, kemiskinan, hokum adat, norma sosial maupun hokum yang kurang tegas. Padahal banyak sekali risiko kesehatan yang dapat mengancam bagi mereka yang melakukan pernikahan dini. Berikut ini beberapa risiko kesehatan yang dapat terjadi saat melakukan pernikahan dini : 1. Saat hamil di usia muda maka berisiko terserang tekanan darah tinggi. Perlu dilakukan pengobatan agar tidak terjadi komplikasi dan tekanan darah tinggi sangat berbahaya bagi pertumbuhan calon bayi. 2. Bayi berisiko lahir premature. Hal ini karena berat badan bayi rendah dan belum siap untuk dilahirkan. Kelahiran premature dapat mengalami gangguan pencernaan, pernapasan, penglihatan dan lainnya. 3. Berisiko besar ibu meninggal saat melahirkan. Hal ini terjadi karena perempuan di bawah 18 tahun belum siap fisiknya untuk hamil dan melahirkan seperti panggul yang masih kecil sehingga bayi akan mengalami kesulitan untuk keluar. 4. Berisiko besar mengalami keguguran. Hal ini terjadi karena menikah di usia belia belum siap secara fisik dan mental. Organ tubuh yang belum matang akan berakibat pada pertumbuhan bayi yang juga tidak akan bisa berkembang dengan maksimal. 5. Sering mengalami bentrok dan kekerasan rumah tangga. Secara psikologis mental pasangan belum dewasa sehingga lebih rentan terjadi kekerasan rumah tangga.          

...