Tips Memilih Sabun Mandi Pemutih Yang Aman Untuk Kulit

Additional Image

Waktu Posting : 29-02-2016 17:41 | Dibaca : 3471x

Sabun mandi cair atau sabun batang untuk pemutih yang baik dan aman untuk kulit anda sebenarnya ada banyak dijual dipasaran. Untuk jenis sabun mandi dalam bentuk cair biasanya memiliki lebih banyak peminatnya dibandingkan dengan batangan. Karena dianggap lebih praktis untuk proses menggunakannya. Apapun jenis sabun yang digunakan anda harus memperhatikan kualitas sabun tersebut. Apakah sabun ini sangat baik untuk kesehatan kulit anda atau tidak.

Selain itu anda juga harus memperhatikan apakah sabun yang anda gunakan ini sudah sesuai dengan kelembaban kulit anda atau tidak. Karena jangan sampai anda salah dalam memilih sabun mandi untuk kulit hanya karena memiliki wangi yang enak dari sabun tersebut atau karena harganya yang lebih murah. Tapi anda harus memilih sabun yang benar – benar sesuai dan cocok untuk jenis kulit anda. Karena efeknya selain akan menjadi kulit anda tampak lebih segar. Pemilihan sabun mandi yang cocok dan sesuai dengan kulit wajah anda akan membuat kulit ada menjadi semakin sehat dan segar.

 

 

Baca juga : Cara Memilih Krim Pemutih yang Aman  

 

 

Tips Memilih Sabun Mandi Berdasarkan Jenis Kulit

 

 

1. Kulit Normal

Hampir semua jenis kulit normal biasanya dapat menggunakan sabun mandi jenis apapun. Karena biasanya tidak akan menyebabkan banyak masalah pada kesehatan kulit anda. Hal ini karena jenis normal memiliki kelembaban kulit yang cukup selain permukaannya kulit sangat lembut dan segar. Sabun mandi yang cocok untuk jenis kulit normal adalah sabun mandi yang terbuat dari bahan dasar lavender atau rose serta minyka zaitun. Zaitun biasanya akan memberikan kulit normal menjadi lebih putih. Ini adalah salah satu cara yang lebih aman untuk anda yang memiliki kulit dengan jenis yang normal.

 

 

2. Kulit Sensitif

Jika anda memiliki kulit sensitif biasanya anda akan sering mengalami iritasi jika sabun yang anda gunakan tidak cocok untuk kulit anda. Beberapa ciri dari kulit sensitif adalah kulit terlihat sangat tipis dan berwarna kemerahan. Nah untuk jenis sabun mandi yang cocok untuk anda gunakan pada jenis kulit sensitif adalah sabun yang memiliki kandungan pewangi dan pewarna yang lebih sedikit. Anda juga disarankan untuk menggunakan sabun yang memiliki pH lebih seimbang dan sedapat mungkin anda harus menggunakan sabun mandi yang memiliki kandungan ekstrak lidah buaya dan vitamin E. Karena sabun dengan kandungan ini akan lebih baik anda gunakan untuk kulit sensitif. 

 

 

3. Kulit Berminyak

Ciri dari kulit yang berminyak adalah kulit mudah sekali berjerawat dan permukaan kulit terlihat sangat mengkilap. Nah jika anda memiliki kulit dengan tipe ini maka akan sangat disarankan untuk menggunakan sabun khusus yang memiliki jenis kulit yang binyak yaitu sabun dengan bahan yang sangat lembut seperti seat salt atau tea tree oil. Untuk jenis kulit berlebihan pada kulit wajah anda dapat menyeimbangkan dengan bahan tersebut. Jenis sabun ini bisanya ada pada kandungan sabun dalam bentuk batangan. Anda juga sangat tidak disarankan untuk menggunakan sabun yang mengandung parfum yang memiliki jumlah terlalu banyak.

 

 

4. Kulit Kering

Untuk jenis kulit yang kering biasanya kulit akan cenderung mengalami kusam. Ciri lain dari kulit yang kering adalah umumnya terdapat pada area pipi dan bagian bibir. Jika diperlukan anda harus menggunakan kelembaban yang sangat cukup. Jika anda memiliki jenis kulit ini maka pilihan yang terbaik adalah dengan menggunakan sabun dari ekstrak avocado atau minyak zaitun. Selain itu juga harus menggunakan sabun yang memiliki kandungan vitamin E

 

 

Pilih Produk Sabun Mandi Yang Aman Untuk Kulit

Setelah anda mengetahui apa saja sabun yang sangat aman untuk kulit anda. Nah jika anda berencana untuk milih sabun yang bisa memutihkan kulit maka ada beberapa tips yang harus anda ikuti diantaranya adalah:

 

 

1.  Anda harus memilih produk pemutih yang berasal dari bahan yang alami

Ketika anda memilih salah satu produk pemutih untuk badan maka sangat disarankan untuk memilih produk yang terbuat dari bahan yang alami. Bahan alami ini adalah cara terbaik untuk anda mencegah kemungkinan terjadinya resiko yang berbahaya pada kulit anda hingga pada kesehatan tubuh anda. Karena obat pemutih yang  terbuat dari bahan alami akan lebih aman untuk anda gunakan jika dibandingkan dengan sabun dari bahan lainnya.

Menggunakan sabun dari bahan kimia biasanya akan mengakibatkan banyak sekali efek samping yang cukup berbahaya pada tubuh anda karena bahan kimia sangat keras pada kulit anda jika dibandingkan dengan sabun yang terbuat dari bahan alami. Sehingga jika anda ingin mengaplikasikan sabun mandi pemutih maka anda bisa memilih produk yang berbahan alami. Atau anda bisa juga menggunakan bahan alami langsung seperti masker buah atau dengan mandi susu.

 

 

2. Anda harus memilih sabun mandi dengan kandungan vitamin C lebih banyak

Sebagai konsumen yang cukup bijak maka anda haruslah lebih teliti dalam memilih produk yang tepat untuk tubuh. Karena bahan adalah bagian yang penting untuk membuat kulit anda lebih putih. Dan salah satu bahan yang dapat melakukannya adalah sabun mandi yang memiliki kandungan antioksida dan vitamin C. Andioksida inilah yang pada dasarnya akan mencerahkan kulit dan memutihkan kulit anda menjadi lebih efektif. Sedangkan untuk vitamin C yang memiliki peran lebih mudah larut didalam air. Sehingga akan sangatlah aman untuk anda gunakan. Selain karena kandungan vitamin C. Anda juga harus memilih sabun mandi yang memiliki kandungan Vitamin A dan E.

 

 

3. Anda harus memilih sabun manid yang tanpa akan menimbukan iritasi pada kulit anda.

Pada saat anda akan memilih salah satu sabun mandi untuk mmeutihkan kulit sebaiknya anda harus memilih sabun mandi yang tidak akan menimbulkan masalah iritasi pada kulit anda. Biasanya reaksi dan efek samping negatif dari sabun mandi yang salah ini terlihat setelah sekitar 2 minggu anda menggunannya. Nah jika anda menggunakan sabun mandi yang menyebabkan iritasi ini maka anda harus menghentikan penggunaanya. Karena jika anda terus membiarkannya maka kulit anda akan menjadi mengelupas. Selain itu kulit anda akan mengalami kemerahan dana kepanasan.

 

 

Baca juga : Berapa Waktu yang Cukup untuk Tidur dan Apa Manfaatnya? 

 

 

4. Anda harus memilih sabun mandi yang sudah BPOM

Ini adalah bagian yang cukup penting dimana anda harus memilih sabun mandi yang sudah bersertifikat BPOM. Jika anda memilih sabun mandi yang sudah BPOM maka akan dipastikan jika produk ini sangat aman anda gunakan karena sudah teruji klinis. Dengan demikian setidaknya sudah ada jaminan jika sabun mandi pemutih ini sudah aman untuk anda gunakan.

 

 

Cara Menggunakan Sabun Mandi Pemutih  Untuk Hasil Maksimal

 

 

Jika anda sudah memilih produk sabun mandi pemutih yang tepat maka sangat penting saat menggunakan sabun ini secara teratur setiap kali anda mandi. Anda harus menggosokkannya keseluruh kulit. Sehingga merata dan bersihkan dengan air bersih.

http://www.sabunpemutih.co.id 


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Perawatan Tubuh yang Mudah dilakukan untuk Para Remaja

13-09-2018 16:22

Masa remaja merupakan masa dimana ingin mencoba hal-hal baru. Padatnya aktivitas yang dilakukan para remaja terutama remaja wanita membuat tubuh harus mendapatkan perawatan yang baik agar tetap cantik dan sehat. Perawatan tubuh yang dilakukan remaja harus dilakukan dengan baik dan menggunakan produk yang tepat karena hormon yang belum stabil membuat tubuh remaja rentan terkena masalah pada kulit dan tubuh. Selektiflah dalam melakukan perawatan kulit tubuh dan wajah agar tidak berdampak buruk dikemudian hari. Berikut ini beberapa perawatan tubuh untuk para remaja wanita : 1. Perawatan Rambut Gunakanlah shampoo yang baik untuk rambut dan kemudian setelah keramas gunakan conditioner agar rambut tetap lembab walau sering terpapar sinar matahari. 2. Olahraga Rutin Olahraga sangat baik untuk kesehatan dan juga tubuh akan tetap bugar saat melakukan aktivitas. Olahraga teratur juga dapat membuat kulit menjadi kencang dan dapat membentuk tubuh. 3. Konsumsi banyak air putih Aktivitas padat dapat membuat tubuh lebih cepat mengalami dehidrasi dan membuat kulit menjadi kering. Mengonsumsi air putih yang cukup dapat membuat remaja terhindar dari dehidrasi dan kulit menjadi lembab serta dapat membuat kulit cerah. 4. Lakukan perawatan wajah Gunakanlah masker wajah Jangan gunakan kosmetik makeup Pakailah sabun pembersih wajah 5. Lakukan perawatan kulit Gunakan lulur Gunakan lotion

Featured Image
Ingin Sehat, Kurangi Konsumsi Garam

14-07-2014 18:33

Garam ialah suatu hal yang tak dapat terlepas dari kehidupan kita. Tak enak terasa konsumsi masakan yang tak memakai garam semacam bumbunya. Tetapi, konsumsi garam yang terlalu berlebih nyatanya bisa menyebabkan resiko hipertensi atau desakan darah tinggi. Bagaimana dapat hal semacam itu berlangsung? Riset sudah menunjukkan, garam ialah satu diantara aspek utama yang mengakibatkan naiknya desakan darah seorang kecuali kegemukan serta kurangnya olah raga. Hal itu lantaran bakal berlangsung penambahan desakan darah sebesar 9 mmHg jika konsumsi garam meningkat sejumlah 6 gram /harinya dalam kurun saat 30 tahun. Hal semacam ini tunjukkan bahwasanya aspek usia pula amat merubah naiknya desakan darah seorang disebabkan terlampau banyak konsumsi garam. Berbagai riset menuturkan bahwasanya ada dua jenis tanggapan pada masuknya garam ke badan seorang. Jenis pertama ialah seorang yang peka pada garam, sedang jenis ke-2 ialah seorang yang tahan pada garam.   Baca juga : Ini Lho Bahaya Duduk Terlalau Lama Ke-2 jenis ini didasarkan pada tingkat kenaikan desakan darah serta penurunan suhu badan sesudah konsumsi garam. Jantung serta pembuluh darah merupakan organ utama yang menggerakkan manfaat penyusunan kenaikan desakan darah serta pergantian suhu badan, hingga konsumsi garam yang terlalu berlebih bisa juga merubah ke-2 organ yang amat utama ini. Kenapa garam dapat menambah desakan darah Bagaimana garam bisa menambah desakan darah? Bila kandungan garam dalam darah meningkat, badan bakal berupaya menetralkannya, yakni mengencerkannya dengan air. Hal semacam ini berlangsung lewat dua mekanisme yakni : merangsang pusat haus di otak, hingga seorang bakal minum semakin banyak air, atau mengakibatkan pelepasan hormon antidiuretik, yakni hormon yang mengakibatkan ginjal menyerap kembali beberapa besar air yang sudah disaringnya, sebelum saat dikeluarkan jadi urin. Masuknya air dalam jumlah besar ke dalam pembuluh darah mengakibatkan volume darah yang ada dalam sistem peredaran darah jadi tambah. Mengakibatkan, desakan darah meninggi. Seorang yang mempunyai jenis peka pada garam bakal alami kenaikan desakan darah yang lebih tinggi dari pada seorang dengan jenis tahan pada garam. Sebaliknya, seorang yang peka pada garam bakal alami penurunan suhu badan yang lebih rendah dari pada mereka yang tahan pada garam. Hal itu menuturkan bahwasanya seorang yang bertipe peka pada garam mempunyai keseimbangan penyusunan suhu badan yang tambah baik pada jenis tahan garam. Tetapi sebaliknya, ia mempunyai keseimbangan penyusunan desakan darah yang lebih rendah dari pada yang tahan garam.   Baca juga : Bahaya Kekurangan Kalium Pergantian elastisitas dinding pembuluh darah Kenaikan desakan darah tinggi sesudah konsumsi garam ini bukan hanya tak barangkali bakal menyebabkan pergantian elastisitas dinding pembuluh darah yang disebut satu diantara aspek terpenting penyebab hipertensi. Merupakan hal yang utama untuk kita untuk membatasi konsumsi garam /harinya. Sudah dapat dibuktikan bahwasanya kurangi konsumsi garam lebih kurang 6 gram /harinya bakal turunkan desakan darah sejumlah 7/4 mmHg pada pasien hipertensi serta turunkan 4/2 mmHg pada mereka yang mempunyai desakan darah normal. Oleh karenanya, terapi rendah garam untuk pasien hipertensi merupakan satu pilihan yang dianjurkan oleh kaum tenaga medis untuk menunjang proses pengobatan kecuali memakai obat-obatan sintesis. Hal itu bisa dikerjakan dengan kurangi jumlah garam dalam masakan maupun mengecek komposisi bahan ketika beli serta menentukan makanan yang rendah kandungan garamnya.

Featured Image
Sering Bertengkar dan Khawatir Bisa Meningkatkan Resiko Kematian

11-05-2014 13:27

Bertengkar dan khawatir atas masalah keluarga dapat menyebabkan peningkatan resiko kematian di usia paruh baya. Konflik dengan keluarga, teman dan tetangga menimbulkan resiko terbesar. Mereka yang paling beresiko adalah laki-laki dan orang-orang keluar dari pekerjaan, para peneliti mencatat.   “Stress dalam hubungan sosial yang ada hubungannya dengan kehidupan pribadi memiliki 2 sampai 3x peningkatan resiko kematian, " kata pemimpin peneliti Dr Rikke Lund, seorang profesor di departemen kesehatan masyarakat di University of Copenhagen. "Kekhawatiran dan tuntutan dari pasangan dan anak-anak  dan konflik pada umumnya , tampaknya faktor risiko yang paling penting, " katanya. Temuan masih dipegang ketika kekhawatiran atau keluhan tentang penyakit kronis, gejala depresi, umur, jenis kelamin, status perkawinan, dukungan dari hubungan sosial, dan posisi sosial dan ekonomi, kata Lund. Baca juga : Umur 40 Apakah Tidak Terlalu Tua Untuk Olahraga Rutin?  "Kami juga menemukan bahwa laki-laki dan peserta luar usia kerja sangat rentan terhadap paparan stres dari hubungan sosial, " katanya . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan sosial sebenarnya lebih mirip sebuah pedang bermata dua, karena mereka juga dapat merusak ketika tidak berjalan dengan lancar.  Untuk penelitian ini , Lund dan rekan mengumpulkan data pada hampir 10.000 pria dan wanita , berusia 36-52. Peserta ditanya tentang hubungan sosial mereka sehari-hari, terutama tentang siapa, hubungan di antara pasangan, anak-anak, kerabat lain, teman dan tetangga, membuat tuntutan berlebihan, mendorong kekhawatiran atau yang menjadi sumber konflik, dan seberapa sering masalah ini muncul. Mereka juga meneliti apakah memiliki pekerjaan membuat perbedaan . Menggunakan data dari Denmark Penyebab Kematian Registry, peneliti melacak peserta dari tahun 2000 sampai akhir 2011. Selama waktu itu, 196 perempuan ( 4 persen ) dan 226 orang ( 6 persen ) meninggal. Hampir separuh kematian berasal dari kanker, penyakit jantung dan stroke, penyakit hati , kecelakaan dan bunuh diri menyumbang sisanya. Sekitar 1 dari 10 mengatakan bahwa anak-anak mereka adalah sumber keluhan dan kekhawatiran. 9 persen mengatakan bahwa pasangan mereka sering menjadi sumber keluhan atau kekhawatiran . Enam persen tentang masalah antara saudara mereka dan 2 persen memiliki masalah dengan teman-teman. Baca juga : Tips Untuk Mendapatkan Keefektifan Dari Obat Herbal   Beberapa 6 persen dari peserta mengatakan mereka sering memiliki konflik dengan pasangan atau anak-anak mereka , 2 persen mengalami konflik tersebut dengan kerabat lainnya, dan 1 persen dengan teman atau tetangga. Kesimpulan dari semua ini, tim Lund menghitung bahwa tekanan tersebut dikaitkan dengan risiko 50 persen menjadi 100 persen peningkatan kematian dari setiap penyebab . Di antara semua tekanan ini, berkeluh kesah adalah yang paling berbahaya. Sering bertengkar dengan pasangan, saudara, teman atau tetangga bisa meningkatkan dua kali lipat sampai tiga kali lipat dalam resiko kematian dari setiap penyebab, dibandingkan dengan mereka yang mengatakan kejadian ini jarang. Namun, para peneliti menduga bahwa stres yang lebih besar dari konflik dan masalah yang mungkin menjadi alasan di balik peningkatan resiko . Mereka mencatat bahwa ketika stress meningkat, misalnya, konflik di rumah ditambah dengan pengangguran - risiko kematian mendadak juga meningkat. Hormon stress yang meninggi dan peningkatan tekanan darah mungkin alasan terjadinya kematian mendadak. Interaksi antara stress dan respon stress tubuh serta faktor-faktor lain seperti keturunan, lingkungan, faktor sosial ekonomi dan respon psikologis - mungkin semuanya memainkan peran dalam hubungan antara konflik dan resiko kematian yang lebih tinggi . Keterampilan dalam menangani kekhawatiran dan tuntutan dari hubungan sosial serta manajemen konflik dalam pasangan dan keluarga , dan juga dalam masyarakat lokal, dapat dianggap strategi penting untuk mengurangi kematian dini.

...