Bedah Plastik Estetik, Sehatkah?

Additional Image

Waktu Posting : 14-06-2014 06:40 | Dibaca : 2841x

Manusia tak pernah puas dengan apa pun, termasuk fisiknya sendiri. Proses penuaan pun ingin dimanipulasi sehingga selalu tampak muda. Bagaimana caranya? Bedah plastik estetik menjadi solusinya. Sehatkah?

Bedah plastik estetik berkembang saat manusia mulai merasa tidak pusa dengan penampilannya. Hidung pesek, hidung bulat, pipi tembem, dagu bulat, payudara terlalu besar, payudara terlalu kecil, pantat tepos, dan lainnya.

Ada pula ketidakpuasan pada kondisi fisik akibat proses penuaan yang alami pada diri manusia. Misalnya, perut kendur karena melahirkan, pantat kurang kenceng, payudara kendur, kelopak mata turun, dan masih banyak lagi.

Selebritas sering disorot berkaitan dengan bedah plastik estetik. Ada banyak selebritis yang diduga melakukan bedah plastik estetik. Namun, hanya sedikit yang mengakuinya secara terbuka.

Baca juga : Membakar Kalori dengan TRX 

Bedah plastik estetik biasanya dilakukan karena ada keinginan untuk memperbaiki organ fisik. Organ itu sebenarnya normal, tetapi bentuknya ingin diubah supaya menjadi lebih baik dan tampak lebih muda. Bedah plastik estetik juga dilakukan karena proses penuaan (aging) atau tanpa penuaan (non aging). Kalau yang non aging biasanya karena kondisi fisiknya ingin menirukan idola. Sementara, bedah plastik rekontruksi dilakukan untuk memperbaiki kondisi fisik yang cacat atau kelainan. Kondisi itu bisa karena bawaan atau kecelakaan.

Bedah plastik estetik karena penuaan biasanya akibat kulit kendur, penumpukan lemak, dan keriput. Tindakan yang dilakukan misalnya face lift untuk mengencangkan kulit wajah, neck lift untuk mengencangkan kulit leher, brow lift untuk mengencangkan dahi, dan lower blepharolasty untuk menghilangkan lemak pada kelopak mata.

Perempuan yang sudah menua dan mengalami proses kehamilan beberapa kali biasanya memiliki perut menurun dan ototnya kendur. Tindakan yang dilakukan adalah tummytuck. Bagian perut yang turun dipotong, kulit badannya dilepaskan dan ditarik ke bawah. Perut bisa rata kembali.

 Baca juga : Kiat Berkelit dari Serangan Vertigo

Namun, perempuan muda yang belum hamil tidak dianjurkan untuk melakukan tummy tuck karena otot perutnya yang masih kencang. Bila perutnya kegemukan, maka bedah plastik estetik yang dilakukan adalah liposuction atau sedot lemak.

Bedah plastik pada orang muda, tindakannya untuk menambahkan(augmentation) atau mengurangi (reduction). Misalnya membuat kelopak mata atas lebih terlihat yaitu upper blepharoplasty, memancungkan hidung, memanjangkan dagu, membesarkan pantat yang tepos dan sedot lemak.

Untuk proses augmentation bisa menggunakan bagian tubuh sendiri ataupun implan silikon padat. Misalnya menggunakan tulang rawan dari telinga untuk memancungkan hidung. Untuk tummy tuck dan mengencangkan kulit, tentunya tidak menggunakan tambahan apa pun.

Karena semakin banyaknya peminat bedah plastik estetik, bermunculanlah orang yang melakukan bedah platik estetik tanpa melalui pendidikan formal atau yang lebih dikenal dengan plasticoid.

Bila menggunakan jasa plasticoid, bersiaplah bila bedah plastik estetik itu ternyata tidak membuat kita menjadi lebih baik.. Mungkin awalnya bisa terlihat lebih baik, tapi lama kelamaan terjadi perubahan fisik yang mereka pun tidak bisa memperbaikinya sehingga tetap harus kembali ke dokter spesialis bedah plastik.

Berpikirlah rasional sebelum memutuskan untuk melakukan bedah plastik estetik. Konsultasilah dengan dokter spesialis bedah plastik estetik, rencanakan dengan matang, dan siapkan biayanya. Tetapi kalau tidak perlu, tentunya jangan memaksakan diri. Percaya dirilah.


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Tips Puasa Bagi Penderita Maag

03-07-2014 08:14

Maag atau kerap dikatakan semacam gastritis adalah satu sistem peradangan atau inflamasi pada dinding yang melapisi lambung. Komplikasi dari maag dapat mengakibatkan satu penyakit luka pada lambung yang dikatakan semacam Ulkus Gaster. Ulkus gaster ini dikarenakan oleh tidak seimbangnya pada produksi asam lambung dengan mekanisme pertahanan dinding lambung. Jika berlangsung maag, maka dapat timbul berbagai tanda-tanda seperti perasaan tak enak di bagian perut samping kiri, mual, kembung, muntah, perasaan penuh serta sesak dan kadang-kadang nyeri perut. Berbagai perilaku dapat mengakibatkan penambahan asam lambung yang berbuntut pada maag saat berpuasa, salah satunya seperti segera tidur pas sesudah sahur, merokok sebentar sesudah berbuka puasa atau mengonsumsi makanan dengan jumlah yang banyak waktu buka puasa. Kaum individu yang menanggung derita maag diinginkan untuk berbuka puasa dengan jumlah yang sedikit tetapi kerap, seperti konsumsi makanan yang mudah terdahulu waktu berbuka puasa.   Baca juga : Tips Agar Anak Tetap Fit Saat Puasa Waktu berbuka atau sahur puasa cobalah jauhi minuman yang memiliki kandungan kopi serta soda, dan jauhi minuman yang terlampau manis karena bakal menyebabkan rasa haus. Apabila maag telah berat, dapat pula mengonsumsi obat-obatan kelompok antasida, proton pump inhibitor serta H2 antagonis waktu sahur serta waktu berbuka puasa. Di bawah ini 4 tip yang bisa dilaksanakan waktu puasa : 1. Bila Anda Mempunyai Maag & Akan Berpuasa, Hindarilah Beberapa makanan di bawah ini : Bila Anda mempunyai sejarah maag, coba untuk menjauhi makanan serta minuman di bawah ini : - Makanan gorengan, dan makanan yang terlampau asam - Jauhi makanan pedas terlebih yang memiliki kandungan tomat, karena tomat memiliki kandungan banyak asam - Makanan yang terlampau manis (banyak gula) - Jauhi makanan terlalu berlebih waktu berbuka serta sahur dan jangan sempat telat berbuka puasa - Jauhi kopi, teh serta rokok dan obat-obatan yang bisa melukai dinding lambung. 2. Bila Anda Mempunyai Maag & Akan Berpuasa, Coba untuk Mengonsumsi : Tersebut berbagai makanan yang bisa direferensikan untuk pasien maag, manfaat menolong hindari timbulnya tanda-tanda maag : - Makanan yang memiliki kandungan karbohidrat waktu sahur - Berbagai tipe buah-buahan seperti pisang - Konsumsi tipe kacang-kacangan seperti almond - Waktu berbuka puasa mulai dengan makanan porsi kecil - Janganlah lupa untuk konsumsi obat-obatan yang harus waktu sahur serta berbuka puasa   Baca juga : Kesemutan, Jangan Anda Anggap Sepele 3. Bila Anda Mempunyai Maag & Akan Berpuasa, Dianjurkan untuk Minum : Untuk Anda yang mempunyai kisah maag serta punya niat untuk puasa, maka cermati segi konsumsi cairan di bawah ini : - Banyak air putih, dan jus-jus yang tak asam waktu berbuka puasa - Cobalah konsumsi susu putih 1 gelas waktu sahur, karena dapat menolong pasien dengan penyakit maag. - Untuk meminum susu, dengan catatan hindarilah susu bila Anda mempunyai asam lambung. - Ingat, jauhi kopi, minuman bersoda serta minuman yang bisa jadi parah maag Anda. 4. Bila Anda Mempunyai Maag & Akan Berpuasa, Penting Dicermati : Banyak riset yang mengatakan bahwasanya puasa untuk pasien maag dapat menyebabkan komplikasi yang pantas diwaspadai, tanda-tanda yang bisa nampak terlebih bakal tampak pada saat siang hari. Paling akhir, apabila memanglah nampak keluhan-keluhan yang makin berat seperti muntah darah, diharapkan  secepatnya kontrol ke dokter!

Featured Image
Makanan Untuk Menambah Sel Darah Merah

28-06-2014 04:39

Sel darah merah amat berarti lantaran perannya yang membawa oksigen ke semua jaringan tubuh serta mengeluarkan karbondioksida dari tubuh. Sel darah ini berwarna merah lantaran amat kaya dengan protein umpamanya besi, yang diketahui dengan nama Hemoglobin. Bersamaan dengan putaran masa, sel darah merah bakal habis serta mati, tetapi sumsum tulang selalu menghasilkan sel darah merah dengan cara terus-terusan (terkecuali ada masalah dalam fungsinya). Di samping itu, berbagai tipe makanan khusus pun dapat untuk menolong menambah produksi sel darah merah. Perihal Kurang Darah atau Anemia Anemia ialah satu keadaan dimana tubuh menghasilkan terlampau sedikit sel darah merah atau tiap-tiap sel memiliki kandungan terlampau sedikit hemoglobin. Tipe yang paling umum dari anemia disebut iron-deficiency anemia, yakni anemia yang dikarenakan oleh rendahnya konsumsi zat besi.   Baca juga : Cara Mengobati dan Mengatasi Gusi Bengkak Disarankan bahwasanya lelaki dewasa serta wanita pasca-menopause mesti mengonsumsi sekurang-kurangnya 8 mg zat besi tiap-tiap hari, sesaat wanita umur menstruasi memerlukan semakin banyak konsumsi besi, kira-kira 18 mg /hari. Mengonsumsi makanan yang kaya dengan vitamin C seperti buah jeruk bisa menolong menambah penyerapan zat besi dari makanan yang Anda konsumsi. Wajarnya, wanita memerlukan sekurang-kurangnya 75 mg serta pria 90 mg vitamin C tiap-tiap hari. Bila Anda menderita anemia, berbagai macam makanan tersebut bisa menolong tubuh Anda menambah produksi sel darah merah tubuh Anda. Makanan kaya zat besi Tubuh memakai zat besi untuk membentuk hemoglobin. Hemoglobin menolong membawa serta menaruh oksigen dalam tubuh. Mengonsumsi makanan yang kaya dengan zat besi bisa mencegah anemia serta menjamin beberapa sel tubuh memperoleh suplai oksigen yang cukup. Sumber zat besi dari makanan diantaranya daging merah, daging organ seperti ginjal serta hati, kacang-kacangan –termasuk kacang lentil, – sayuran berdaun hijau, seperti bayam serta kangkung, plum kering, kismis kering serta kuning telur.   Baca juga : Kenali Penyebab Hipertensi Sekunder Makanan kaya vitamin B-12 Vitamin B-12 ialah vitamin B-kompleks yang berarti untuk sintesis DNA serta produksi sel darah merah di sumsum tulang. Rendahnya tingkat B-12 mengakibatkan pemisahan sel yang abnormal dalam sumsum tulang hingga bakal membuahkan sel darah merah yang belum masak, yang di kenal dengan arti megaloblasts. Pasien dengan megaloblasts mengalami anemia megaloblastik lantaran beberapa sel darah merah yang abnormal tak bisa menaruh atau mengangkut oksigen ke sel tubuh. Sumber-sumber alami Vitamin B-12 dari makanan bisa ditemukan dalam beragam macam makanan hewani serta hasil makanan olahan yang diperkaya dengan vitamin B-12, seperti hati sapi, ikan, daging merah, telur, susu, buatan susu, sereal serta ragi gizi. Anda pula dianjurkan untuk memeriksa label buatan makanan untuk memeriksa kehadiran vitamin B-12 yang dikandung dalam masing-masing buatan. Makanan kaya asam folat Asam folat (folic acid), pula diketahui selaku vitamin B9, adalah vitamin B kompleks yang menolong tubuh Anda menghasilkan beberapa sel darah merah baru yang sehat. Seorang dengan kandungan asam folat yang rendah amat rawan menderita anemia. Bila demikian, Anda bisa menambah beberapa sel darah merah dalam tubuh dengan mengonsumsi makanan yang kaya asam folat. Misal makanan dengan tinggi asam folat salah satunya ialah roti serta sereal (olahan) yang diperkaya, sayuran berdaun hijau, seperti kangkung serta bayam, kacang kering, kacang polong serta kacang-kacangan.

Featured Image
Apakah LGBT Itu Penyakit Atau Bukan?

23-02-2016 06:26

Saat ini masyarakat banyak dikejutkan dengan LGBT, banyak diantaranya yang belum tau dan mengerti dengan apa itu yang dimaksud oleh LGBT sendiri. Bahkan ada pula beberapa diantaranya yang bertanya apakah LGBT itu termasuk dalam jenis penyakit LGBT atau bukan? Untuk menjawab beberapa bentuk pertanyaan tersebut, sebaiknya Anda perhatikan terlebih dahulu uraian penjelasan di bagian bawah ini :   Apa itu LGBT? LGBT atau sering pula disebut sebagai GLBT adalah singkatan dari kata Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender. Istilah ini sebenarnya sudah digunakan sejak tahun 1990 lalu, namun untuk perkembangannya memang baru dikenal oleh masyarakat dalam beberapa waktu terakhir ini. Penggunaan istilah LGBT pada mualnya digunakan untuk mengganti frasa dari Komunitas Gay. Hal ini juga berkaitan dengan penggunaan kata yang lebih mewakili dari kelompok-kelompok orang yang sudah disebutkan pada bagian di atas itu tadi.   Baca juga : Waspadai Penyakit di Musim Hujan dengan Cara Pencegahannya   Selain itu penggunaan istilah ini juga digunakan untuk menekan bentuk keanekaragaman yang dilihat melalui kacamata seksualitas serta gender. Bahkan peggunaan istilah tersebut juga tidak hanya digunakan untuk menyebutkan pihak homoseksual atau pun biseksual saja. Karena tidak jarang mereka yang heteroseksual pun dimasukkan dalam istilah yang satu ini. Karena itulah penggunaan istilah LGBT sering pula ditambahkan dengan penggunaan huruf Q yang berarti mewakili kata Queer. Sehingga istilah tersebut pun berubah menjadi LGBTQ atau GLBTQ. Penggunaan istilah ini bahkan tercatat sejak tahun 1996 lalu.   Pada dasarnya tidak semua orang setuju dengan penggunaan istilah dari LGBT itu sendiri. Karena ada beberapa diantaranya pendapat yang menyatakan bahwa pergerakan transgender serta transeksual tidak sama dengan apa yang disebut sebagai Lesbian, Gay serta Biseksual. Hal ini berkaitan pula dengan gagasan dari penggunaan kata transgender serta transeksual yang memang berkaitan dengan identitas gender, namun justru terlepas dari bentuk orientasi seksual.     LGBT Bukanlah penyakit atau pun kelainan   Setelah membicarakan mengenai istilah LGBT yang pada dasarnya sudah dikenal sejak jaman dulu. Salah seorang pakar saraf yang bernama dr. Roslan Yusni Hasan, SpBS justru mengungkapkan pendapatnya terkait dengan LGBT tersebut. Menurut beliau LGBT bukanlah jenis penyakit atau bahkan kelainan. Karena itulah tidak diperlukan adanya sistem pengobatan atau bahkan penyembuhan yang perlu dilakukan.   Dokter yang akrab dengan panggilan Ryu itu bahkan menyebutkan bahwa LGBT sebagai variasi kehidupan saja. Mengepa demikian? Karena di dalam bagian biologi yang dimiliki oleh para kaum tersebut tidak terdapat hal yang tidak normal. Karena itulah hal ini dianggapnya sebagai bentuk variasi belaka.  Beliau bahkan menjelaskan bakat seseorang untuk menjadi seorang lesbian, kemudian gay, biseksual atau bahkan transgender itu sendiri pada dasarnya memang sudah terbentuk ketika dirinya menjadi janin dalam kandungan ibu.   Meskipun proses terbentuknya jenis kelamin, kemudian gender serta orientasi seksual adalah proses yang terjadi dengan cara terpisah, namun proses tersebut pada dasarnya memang saling berkaitan antara satu dengan lainnya. Hal inilah yang pada akhirnya menyebabkan ada beberapa orang yang memiliki jenis kelamin laki-laki, namun gendernya justru belum tentu maskulin. Hal ini juga turut memberikan pengaruh pada orientasi seksualnya yang juga belum tentu mengarah pada sosok perempuan.   Hal ini juga lebih dijelaskan oleh sosok Ryu melalui penjabarannya yang menyatakan bahwa seseorang yang memiliki kromosom XX belum tentu memiliki jenis kelamin sebagai perempuan, begitupun dengan kromosom XY yang juga belum tentu menjadi sosok laki-laki. fakta biologisnya, banyak sekali variasi genetik, yang pada akhirnya dapat membuat keadaan kromosom menjadi lebih banyak atau malah berkurang.   Selain hal tersebut Ryu juga menjelaskan jika kaum LGBT memiliki variasi struktur otak yang berbeda antara satu dengan lainnya, sehingga sulit untuk diubah. Hal ini terkait pula dengan jumlah dari kaum LGBT yang memang jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan masyarakat lainnya. Selain itu Ryu juga menambahkan bahwa seseorang yang termasuk homoseksual pada dasarnya tidak dapat menurunkan sifat asli yang dimilikinya. Hal ini jelas berbeda dengan mereka yang heteroseksual yang mampu memiliki keturunan.   Karena itulah pada akhirnya menurut Ryu semua itu kembali pada masing-masing pribadi yang memilikinya, dan bentuk kenyamanan yang dirasakan oleh seseorang. Dengan kata lain ketika seseorang menyukai permainan drum dan memiliki bakat dalam hal tersebut, kemudia ia memilih drum itu tadi dibandingkan dengan gitar, maka hal tersebut tentu saja diperbolehkan.   LGBT sebagai bentuk penyakit kejiwaan yang menular Berbeda halnya dengan bentuk pendapat yang disebutkan pada bagian di atas tadi. untuk pendapat yang akan dijelaskan pada bagian di bawah ini justru menyebutkan LGBT sebagai bentuk jenis penyakit. Selain itu penyakit LGBT ini juga dimasukkan dalam kategori penyakit menular. Isu mengenai masalah LGBT saat ini memang tengah menjadi kontroversi di kalangan masyarakat Indonesia. Cukup banyak diantaranya orang yang berpendapat jika LGBT ini bertentangan dengan nilai serta ajaran agama. Namun tidak jarang pula orang yang beranggapan bahwa kaum LGBT berhak untuk menyuarakan keadaannya sehingga ia tidak dikucilkan dari masyarakat di lingkungan sekitarnya.   Beberapa orang yang menyatakan pendapatnya bahwa LGBT bukanlah jenis penyakit justru mulai dipatahkan oleh seorang psikiater bernama Dr. Fidiansyah. Menurut beliau mereka yang termasuk dalam kaum yang satu ini justru termasuk orang yang terkena gangguan jiwa. Karena termasuk dalam bentuk penyakit dari gangguan jiwa, maka bentuk penyakit yang satu ini pun dikategorikan sebagai penyakit yang mampu menular pada orang lainnya.   Hal tersebut bahkan diterangkan olehnya dalam sebuah buku yang berjudul PedomanPenggolongan Diagnosis dari Gangguan Jiwa. Dalam bukunya tersebut, Fidiansyah menyebutkan jika homoseksual serta biseksual termasuk dalam bentuk gangguan psikologis serta perilaku yang memang berhubungan dengan perkembangan dari orientasi seksual.   Dari pernyataannya tersebut Fidiansyah menyatakan bahwa apa yang sudah diungkapkan olehnya atau bahkan psikiater lain yang menyebutkan LGBT sebagai bentuk penyakit menular bukan ingin mendiskriminasi. Menurut beliau hal ini dilakukan justru untuk membantu para kaum tersebut. berkaitan dengan sebutan LGBT sebagai jenis penyakit gangguan jiwa yang menular tentu saja bentuk penularannya pun tidak dilakukan melalui kontak bakteri, virus, atau bahkan mikroba lainnya. Hal ini justru lebih mengarah pada bentuk penularan melalui perubahan sikap perilaku serta bentuk pembiasaan yang dilakukan olehnya.   Baca juga : Akibat yang Ditimbulkan dari Pemakaian Celana Ketat bagi Kesehatan     Karena itulah LGBT dikatakan dapat menular, yang dilakukan melalui penularan perilaku. Teori penularan yang satu ini diungkapkan melalui bentuk pembiasaan. Seperti halnya ketika seseorang mulai mengikuti satu pola  tertentu yang pada akhirnya akan membuat dirinya menjadi satu karekter tersebut. Sehingga pada akhirnya terbentuklah kepribadian, dengan bentuk pembiasaan yang sesuai dengan gangguan dari penyakit jiwa itu tadi.   Dari beberapa bentuk pendapat yang sudah dijelaskan pada bagian di atas tadi, Anda dapat melihat bahwa masih banyak pertentangan terkait dengan isu kontroversial dari LGBT itu sendiri. Apakah ia termasuk dalam jenis penyakit yang dikenal dengan sebutan Penyakit LGBT atau bukan? Namun jika hal ini sekiranya merugikan memang lebih baik untuk tidak menjadi bagian di dalamnya. 

...