Apakah LGBT Itu Penyakit Atau Bukan?

Additional Image

Waktu Posting : 23-02-2016 06:26 | Dibaca : 3618x

Saat ini masyarakat banyak dikejutkan dengan LGBT, banyak diantaranya yang belum tau dan mengerti dengan apa itu yang dimaksud oleh LGBT sendiri. Bahkan ada pula beberapa diantaranya yang bertanya apakah LGBT itu termasuk dalam jenis penyakit LGBT atau bukan? Untuk menjawab beberapa bentuk pertanyaan tersebut, sebaiknya Anda perhatikan terlebih dahulu uraian penjelasan di bagian bawah ini :

 

Apa itu LGBT?

LGBT atau sering pula disebut sebagai GLBT adalah singkatan dari kata Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender. Istilah ini sebenarnya sudah digunakan sejak tahun 1990 lalu, namun untuk perkembangannya memang baru dikenal oleh masyarakat dalam beberapa waktu terakhir ini. Penggunaan istilah LGBT pada mualnya digunakan untuk mengganti frasa dari Komunitas Gay. Hal ini juga berkaitan dengan penggunaan kata yang lebih mewakili dari kelompok-kelompok orang yang sudah disebutkan pada bagian di atas itu tadi.

 

Baca juga : Waspadai Penyakit di Musim Hujan dengan Cara Pencegahannya

 

Selain itu penggunaan istilah ini juga digunakan untuk menekan bentuk keanekaragaman yang dilihat melalui kacamata seksualitas serta gender. Bahkan peggunaan istilah tersebut juga tidak hanya digunakan untuk menyebutkan pihak homoseksual atau pun biseksual saja. Karena tidak jarang mereka yang heteroseksual pun dimasukkan dalam istilah yang satu ini. Karena itulah penggunaan istilah LGBT sering pula ditambahkan dengan penggunaan huruf Q yang berarti mewakili kata Queer. Sehingga istilah tersebut pun berubah menjadi LGBTQ atau GLBTQ. Penggunaan istilah ini bahkan tercatat sejak tahun 1996 lalu.

 

Pada dasarnya tidak semua orang setuju dengan penggunaan istilah dari LGBT itu sendiri. Karena ada beberapa diantaranya pendapat yang menyatakan bahwa pergerakan transgender serta transeksual tidak sama dengan apa yang disebut sebagai Lesbian, Gay serta Biseksual. Hal ini berkaitan pula dengan gagasan dari penggunaan kata transgender serta transeksual yang memang berkaitan dengan identitas gender, namun justru terlepas dari bentuk orientasi seksual.  

 

LGBT Bukanlah penyakit atau pun kelainan

 

Setelah membicarakan mengenai istilah LGBT yang pada dasarnya sudah dikenal sejak jaman dulu. Salah seorang pakar saraf yang bernama dr. Roslan Yusni Hasan, SpBS justru mengungkapkan pendapatnya terkait dengan LGBT tersebut. Menurut beliau LGBT bukanlah jenis penyakit atau bahkan kelainan. Karena itulah tidak diperlukan adanya sistem pengobatan atau bahkan penyembuhan yang perlu dilakukan.

 

Dokter yang akrab dengan panggilan Ryu itu bahkan menyebutkan bahwa LGBT sebagai variasi kehidupan saja. Mengepa demikian? Karena di dalam bagian biologi yang dimiliki oleh para kaum tersebut tidak terdapat hal yang tidak normal. Karena itulah hal ini dianggapnya sebagai bentuk variasi belaka.  Beliau bahkan menjelaskan bakat seseorang untuk menjadi seorang lesbian, kemudian gay, biseksual atau bahkan transgender itu sendiri pada dasarnya memang sudah terbentuk ketika dirinya menjadi janin dalam kandungan ibu.

 

Meskipun proses terbentuknya jenis kelamin, kemudian gender serta orientasi seksual adalah proses yang terjadi dengan cara terpisah, namun proses tersebut pada dasarnya memang saling berkaitan antara satu dengan lainnya. Hal inilah yang pada akhirnya menyebabkan ada beberapa orang yang memiliki jenis kelamin laki-laki, namun gendernya justru belum tentu maskulin. Hal ini juga turut memberikan pengaruh pada orientasi seksualnya yang juga belum tentu mengarah pada sosok perempuan.

 

Hal ini juga lebih dijelaskan oleh sosok Ryu melalui penjabarannya yang menyatakan bahwa seseorang yang memiliki kromosom XX belum tentu memiliki jenis kelamin sebagai perempuan, begitupun dengan kromosom XY yang juga belum tentu menjadi sosok laki-laki. fakta biologisnya, banyak sekali variasi genetik, yang pada akhirnya dapat membuat keadaan kromosom menjadi lebih banyak atau malah berkurang.

 

Selain hal tersebut Ryu juga menjelaskan jika kaum LGBT memiliki variasi struktur otak yang berbeda antara satu dengan lainnya, sehingga sulit untuk diubah. Hal ini terkait pula dengan jumlah dari kaum LGBT yang memang jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan masyarakat lainnya. Selain itu Ryu juga menambahkan bahwa seseorang yang termasuk homoseksual pada dasarnya tidak dapat menurunkan sifat asli yang dimilikinya. Hal ini jelas berbeda dengan mereka yang heteroseksual yang mampu memiliki keturunan.

 

Karena itulah pada akhirnya menurut Ryu semua itu kembali pada masing-masing pribadi yang memilikinya, dan bentuk kenyamanan yang dirasakan oleh seseorang. Dengan kata lain ketika seseorang menyukai permainan drum dan memiliki bakat dalam hal tersebut, kemudia ia memilih drum itu tadi dibandingkan dengan gitar, maka hal tersebut tentu saja diperbolehkan.

 

LGBT sebagai bentuk penyakit kejiwaan yang menular

Berbeda halnya dengan bentuk pendapat yang disebutkan pada bagian di atas tadi. untuk pendapat yang akan dijelaskan pada bagian di bawah ini justru menyebutkan LGBT sebagai bentuk jenis penyakit. Selain itu penyakit LGBT ini juga dimasukkan dalam kategori penyakit menular. Isu mengenai masalah LGBT saat ini memang tengah menjadi kontroversi di kalangan masyarakat Indonesia. Cukup banyak diantaranya orang yang berpendapat jika LGBT ini bertentangan dengan nilai serta ajaran agama. Namun tidak jarang pula orang yang beranggapan bahwa kaum LGBT berhak untuk menyuarakan keadaannya sehingga ia tidak dikucilkan dari masyarakat di lingkungan sekitarnya.

 

Beberapa orang yang menyatakan pendapatnya bahwa LGBT bukanlah jenis penyakit justru mulai dipatahkan oleh seorang psikiater bernama Dr. Fidiansyah. Menurut beliau mereka yang termasuk dalam kaum yang satu ini justru termasuk orang yang terkena gangguan jiwa. Karena termasuk dalam bentuk penyakit dari gangguan jiwa, maka bentuk penyakit yang satu ini pun dikategorikan sebagai penyakit yang mampu menular pada orang lainnya.

 

Hal tersebut bahkan diterangkan olehnya dalam sebuah buku yang berjudul PedomanPenggolongan Diagnosis dari Gangguan Jiwa. Dalam bukunya tersebut, Fidiansyah menyebutkan jika homoseksual serta biseksual termasuk dalam bentuk gangguan psikologis serta perilaku yang memang berhubungan dengan perkembangan dari orientasi seksual.

 

Dari pernyataannya tersebut Fidiansyah menyatakan bahwa apa yang sudah diungkapkan olehnya atau bahkan psikiater lain yang menyebutkan LGBT sebagai bentuk penyakit menular bukan ingin mendiskriminasi. Menurut beliau hal ini dilakukan justru untuk membantu para kaum tersebut. berkaitan dengan sebutan LGBT sebagai jenis penyakit gangguan jiwa yang menular tentu saja bentuk penularannya pun tidak dilakukan melalui kontak bakteri, virus, atau bahkan mikroba lainnya. Hal ini justru lebih mengarah pada bentuk penularan melalui perubahan sikap perilaku serta bentuk pembiasaan yang dilakukan olehnya.

 

Baca juga : Akibat yang Ditimbulkan dari Pemakaian Celana Ketat bagi Kesehatan  

 

Karena itulah LGBT dikatakan dapat menular, yang dilakukan melalui penularan perilaku. Teori penularan yang satu ini diungkapkan melalui bentuk pembiasaan. Seperti halnya ketika seseorang mulai mengikuti satu pola  tertentu yang pada akhirnya akan membuat dirinya menjadi satu karekter tersebut. Sehingga pada akhirnya terbentuklah kepribadian, dengan bentuk pembiasaan yang sesuai dengan gangguan dari penyakit jiwa itu tadi.

 

Dari beberapa bentuk pendapat yang sudah dijelaskan pada bagian di atas tadi, Anda dapat melihat bahwa masih banyak pertentangan terkait dengan isu kontroversial dari LGBT itu sendiri. Apakah ia termasuk dalam jenis penyakit yang dikenal dengan sebutan Penyakit LGBT atau bukan? Namun jika hal ini sekiranya merugikan memang lebih baik untuk tidak menjadi bagian di dalamnya. 



BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Tips Atasi Nyeri Otot Setelah Berolahraga

22-06-2014 10:56

Sempatkah Anda menderita nyeri di bagian badan sesudah coba jenis olahraga baru atau sesudah memaksakan diri untuk olahraga lebih berat dibanding umumnya? Nyeri otot yang nampak 1 sampai 2 hari sesudah olahraga bisa dihadapi oleh seluruh orang. Janganlah cemas! Nyeri atau kekakuan otot ini adalah normal, umumnya tak berjalan lama sekalian mengisyaratkan bahwasanya olahraga Anda telah benar. Bagaimana cara mencegah nyeri pada otot sesudah olahraga. 1. Mengapa otot saya nyeri sesudah olahraga? Nyeri otot sesudah kegiatan otot di kenal semacam Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS), momen ini kerap berlangsung apabila kita mengawali jenis olahraga baru, mengubah style olahraga kita atau menaikkan durasi serta intentistas olahraga. Waktu otot bekerja lebih berat dibanding umumnya, terjadinya rusaknya mikroskopis pada serat otot, yang menyebabkan rasa nyeri serta kaku. 2. Apakah DOMS bisa berlangsung pada tiap-tiap orang? DOMS bisa berlangsung pada tiap-tiap orang yang olahraga, juga atlit pun bisa alami tanda-tanda ini. Tetapi, tenang saja karena nyeri DOMS bisa hilang waktu otot telah mulai punya kebiasaan dengan beban yang didapatkan pada mereka. Nyeri adalah sistem penyesuaian yang bisa menyebabkan stamina serta kemampuan pada otot waktu pulih.   Baca juga : Faedah Kesehatan Jinten Bagi Tubuh 3. Kesibukan fisik apa yang bisa menyebabkan DOMS? Seluruh wujud gerakan yang tak umum anda kerjakan bisa menyebabkan DOMS, terlebih gerakan di mana berlangsung kontraksi otot waktu otot memanjang (eccentric muscle contraction). Misal kesibukan fisik nya ialah naik turun tangga, jogging atau lari ke bawah, sistem penurunan beban, push up atau squat. 4. Berapakah lama DOMS bisa berjalan? DOMS bisa berjalan pada 3 sampai 5 hari. Intensitas nyeri bisa tengah atau berat, umumnya nampak 1 atau 2 hari sesudah olahraga. Nyeri otot ini janganlah sempat disamakan dengan nyeri mendadak, menusuk, serta berat yang dikarenakan oleh terkilirnya otot.   Baca juga : Tiga Macam Olahraga Penambah Mesra Pasangan 5. Bagaimana jalan menyembuhkan DOMS? Tiada jalan gampang untuk menyembuhkan DOMS. Tiada yang dibuktikan 100% efisien. Penyembuhan seperti kompres dingin, pijat, obat-obatan untuk peradangan seperti aspirin atau ibuprofen, bisa menolong menyingkirkan tanda-tanda, Pada wajarnya DOMS tak memerlukan penyembuhan tetapi apabila nyeri makin kronis, atau bengkak atau urin jadi gelap harapa selekasnya membawa diri ke dokter. Tetapi sebisa-bisanya jauhi meminum memaksakan diri untuk olahraga dengan meminum pereda nyeri sebelum saat olahraga. 6. Bagaimana menghindar DOMS? Satu diantara jalan paling baik untuk menghindar DOMS ialah dengan mengawali gerakan olahraga baru dengan cara perlahan. Hal semacam ini bakal menyajikan saat untuk otot menyesuaikan pada gerakan baru. Lakukan pemanasan sebelum saat olahraga pula bisa menolong kurangi DOMS, walaupun belum dapat dibuktikan. 7. Apakah saya bisa meneruskan olahraga dengan DOMS? Anda bisa olahraga dengan DOMS walaupun bisa rasakan perasaan kurang nyaman. Anda bisa rasakan nyeri hilang waktu mulai melakukan aktivitas tetapi bisa nampak kembali waktu beristirahat. Apabila nyeri bikin susah untuk olahraga, janganlah dipaksakan, coba gerakan lain yang memakai otot lain. 8. Apakah DOMS bisa nampak lagi? DOMS adalah sistem di mana otot menyesuaikan, jadi apabila Anda beraktivitas dengan intensitas yang sama maka rusaknya otot bakal sedikit, serta pengobatan bakal lebih cepat.

Featured Image
4 Jenis Minyak Untuk Menjaga Kesehatan Jantung Anda

17-10-2014 19:26

Jantung adalah satu diantara organ utama pada badan yang perlu dijaga kesehatannya. Melindungi kesehatan jantung dapat dikerjakan dengan beberapa hal, satu diantaranya ialah dengan mengkonsumsi makanan yang sesuai. Lemak yang sehat dapat menyajikan nutrisi serta menyehatkan jantung. Lemak sehat tidak cuma dapat diperoleh dari makanan, tetapi pula dari berbagai macam minyak. Satu diantaranya ialah minyak zaitun. Tetapi tidak cuma minyak zaitun saja, masih tetap ada berbagai macam minyak yang dapat dikonsumsi untuk tingkatkan kesehatan jantung.   Baca juga : 5 Cara Dapatkan Jantung Sehat Tersebut di bawah ialah berbagai macam atau jenis minyak yang dapat Anda mengkonsumsinya untuk menyehatkan jantung, dan menyehatkan tubuh keseluruhannya: 1. Minyak wijen Minyak yang diekstrak dari biji wijen ini dapat menghindar diabetes, gigi berlubang, dan menghindar kulit terbakar matahari. Kecuali itu, minyak ini pula memiliki kandungan anti-oksidan yang unik serta dapat menolong mengontrol tingkat gula darah dan cholesterol yang tinggi. Seperti di ketahui bahwa tingkat cholesterol tinggi adalah satu diantara pemicu penyakit jantung. Minyak ini dapat menghambat penyakit jantung serta diabetes. 2. Minyak alpukat Minyak alpukat dapat menolong menghindar serta menangani nyeri sendi dan baik untuk kesehatan kulit. Minyak alpukat pula memiliki kandungan zat anti peradangan yang dapat membuat perlindungan kulit dari radikal bebas. Walau demikian, minyak alpukat ini masih tetap amat mahal. Bila Anda tidak dapat membelinya, Anda dapat memperoleh faedahnya dengan konsumsi buah alpukat. Anda bakal memperoleh ekstra serat sekalian manfaat serta nutrisi di dalamnya.   Baca juga : 3 Langkah untuk Mencegah Kanker Payudara 3. Minyak walnut Minyak walnut dikira mempunyai dampak yang sama baik dengan minyak ikan. Minyak walnut kaya bakal omega-3 serta ALA. Ke-2 zat ini bakal tingkatkan system kekebalan tubuh serta menyehatkan system saraf. Tidak cuma itu, minyak walnut pula menghindar stres serta tekanan darah tinggi, dan membuat perlindungan kesehatan jantung. 4. Minyak kelapa Minyak kelapa memiliki kandungan anti-oksidan uberoil yang mempunyai potensi besar. Minyak ini dapat membuat perlindungan kesehatan gigi serta mulut, tingkatkan system pencernaan, mengontrol cholesterol, serta bahkan juga kurangi lemak. Demikian tadi berbagai macam atau jenis minyak yang dapat menolong Anda menyehatkan jantung serta semua tubuh. Minyak diatas dapat menghindari peradangan, melindungi kesehatan gigi, mulut, kulit, dan mengontrol cholesterol serta tekanan darah yang dapat menyebabkan penyakit jantung.

Featured Image
Mengobati Jantung dengan Daun Sirsak

25-10-2017 20:26

Mengobati Jantung dengan Daun Sirsak  - Saat ini, di Indonesia penyakit jantung merupakan penyebab kematian kedua setelah stroke menurut survey yang dilakukan pada tahun 2014 lalu. Hal ini dapat terjadi karena pola hidup modern yang semakin menggejala dalam masyarakat. Meningkatnya pola hidup yang modern, kebiasaan makan yang berlebihan, terlalu banyak beraktivitas, merokok serta kurang istirahat dapat menjadi penyebab timbulnya sakit jantung. Akan tetapi penyebab yang paling mencolok dari sakit jantung yaitu karena pola makan yang tidak baik atau salah dan karena kebiasaan merokok. Jantung  pada tubuh memiliki fungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Dan selayaknya sebagai alat transportasi, darah bertugas untuk membawa nutrisi jantung  dan pembuluh darah untuk membentuk sistem kardiovaskular. Pada jantung yang normal dan sehat didukung oleh jaringan otot yang kuat dan bekerja dengan baik dalam memompa darah. Dan jantuk akan berdetak secara berkesinambungan dalam memompa darah serta mampu mengalirkan darah lebih dari 14.000 liter per hari. Jantung terbagi dalam empat bagian  yaitu serambi kanan dan kiri serta bilik kanan dan kiri. Pada tiap bagian dipisahkan oleh lapisan dinding yang disebut septum. Darah dipompa melalui bagian-bagian tersebut. Dan untuk membantu fungsi jantung, terdapat katup yang bertugas untuk membuka serta menutup. Hal ini untuk menjaga aliran darah tetap berada pada jalur yang benar. Untuk menjaga agar jantung tetap sehat, cukup mengkonsumsi daun sirsak  yang mengandung banyak nutrisi yang bermanfaat untuk memelihara kesehatan jantung serta anggota tubuh lainnya. Nutrisi yang terkandung dalam daun sirsak  di antaranya adalah : 1.Kalsium, dapat membantu untuk memperkuat jantung dalam memompa darah ke pembuluh darah arteri serta membuat detak jantung menjadi lebih stabil. 2.Fruktosa berfungsi sebagai alternatif pengganti gula. 3.Lemak alami, dapat melindungi serta memperkuat organ-organ tubuh seperti paru-paru, otak dan jantung. 4.Vitamin A, untuk menjaga daya ahan tubuh dan menjaga kesehatan sistem pernafasan serta menghindari resiko infeksi pernafasan. 5.Vitamin B yang telah terbukti secara ilmiah dapat memperkecil resiko stroke dan penyakit jantung. 6.Zat Besi dapat mengurangi resiko anemia. 7.Antioksidan yang mengandung isoflavon yang membantu mengurangi resiko dan mengobati penyakit jantung koroner. 8.Protein, berguna untuk menambah energi pada tubuh serta menambah daya tahan tubuh. 

...