Waktu Posting : 27-05-2014 14:36 | Dibaca : 2360x
26-06-2014 08:23
Bau badan ialah gabungan pada keringat serta bakteri umumnya yang berlangsung di ketiak. Meskipun sesungguhnya keringat tak berbau, tetapi bakteri yang hidup dalam keringat dari tubuh kita itulah yang mengakibatkan bau. Keringat umumnya nampak sesudah manusia melakukan aktivitas, terlebih kesibukan berat. Seperti yang sudah diterangkan di atas, bahwasanya bakteri yang bercampur dengan keringat merupakan penyebab terjadinya bau badan.. Kelenjar accrine dan apocrine adalah salah satu kelenjar yang ada dalam tubuh kita yang menghasilkan keringat. Ke-2 kelenjar tersebut mempunyai manfaat/fungsi yang tidak sama. Kelenjar accrine membuahkan kelenjar bening serta tak berbau, kelenjar tipe ini telah dihasilkan semenjak kita bayi, umumnya keluar di telapak tangan, dahi, serta punggung. Sedang kelenjar apocrine umumnya keluar pada tempat-tempat khusus yang terkait dengan tempat tumbuhnya rambut seperti seperti ketiak, hidung, serta kemaluan. Kelenjar itu produksinya bakal meningkat terlebih pada waktu saatnya masa pubertas yang mana bila bercampur dengan bakteri, maka bakal menyebabkan bau tidak enak yang lalu dikatakan dengan bau badan. Bau badan adalah persoalan yang cukup merepotkan. Bikin orang jadi terasa tidak PeDe (percaya diri) serta kerapkali dijauhi. Upaya mengatasinya tidak cuma memakai minyak wangi yang dapat menyingkirkan bau badan Anda. Di bawah ini ialah berbagai kiat yang dapat dikerjakan untuk menyingkirkan bau badan Anda : 1. Mandi dengan cara teratur Bau badan dapat berlangsung jika kita tidak sering mandi. Mengakibatkan bakteri dalam tubuh menumpuk. Oleh karena itu bila Anda hendak terlepas dari bau tubuh, betapa sebaiknya Anda mandi dengan cara teratur minimum 2 kali satu hari. 2. Baking soda Baking soda atau soda kue dapat digunakan semacam deodoran alami yang bisa mencegah munculnya bau tidak enak di ketiak. Langkahnya campur soda kue dengan berbagai tetes air jeruk lemon serta berikan di ketiak. Anda pun dapat memakai cuka apel atau tea tree oil selaku pengganti baking soda. Baking soda, lemon serta cuka apel mempunyai karakter asam, serta itu bermakna ketiganya mempunyai pH dibawah 7, serupa dengan pH alami tubuh manusia. Beberapa bahan yang berbentuk asam berperan mencegah bakteri serta kuman yang dapat mengakibatkan bau badan tadi. 3. Konsumsi rempah-rempah Menurut Every Green Herb, konsumsi rempah-rempah yang berbau harum pula dapat kurangi bau tidak enak di tubuh, lho. Coba rajin konsumsi rempah daun seperti kemangi, seledri, daun ketumbar, rosemary, serta thyme. Daun beluntas, kenikir, cengkeh, jahe, kunyit, kayu manis, pala, serta mint pula dapat jadikan bau tubuh lebih enak. 4. Mentimun Mentimun kecuali enak untuk makanan pula dapat dipakai untuk menyingkirkan bau tubuh. Langkahnya, potong mentimun dengan cara melintang lalu berikan pada ketiak setelah mandi. 5. Jeruk nipis Siapkan 3 buah jeruk nipis lalu potong melintang. Lalu taburi permukaan irisan jeruk nipis itu dengan kapur sirih seperlunya. Sesudah tercampur lalu berikan pada ketiak Anda sepanjang 15 – 20 menit lalu basuh dengan air bersih. Kerjakan jalan ini tiap-tiap setelah mandi pagi ataupun sore. 6. Klorofil Menurut Self Growth, klorofil ialah deodoran alami yang bekerja dari dalam tubuh. Klorofil bakal bersihkan tubuh dari dalam serta singkirkan bau tidak enak dengan cara alami. Anda dapat memperoleh manfaat klorofil dengan konsumsi cairan klorofil dalam paket atau mungkin dengan memperbanyak makan sayuran hijau dalam situasi fresh. 7. Air putih Kekurangan cairan pula dapat bikin bau tubuh jadi tidak enak. Jadi perbanyak konsumsi air mineral. Kecuali berperan untuk menukar cairan tubuh yang hilang, air mineral pula bakal menolong sistem detoksifikasi. 8. Probiotik Bau badan yang tak enak mungkin dikarenakan lantaran masalah dalam pencernaan. Karenanya Anda dapat memperbanyak konsumsi serat. Yogurt yang memiliki kandungan bakteri probiotik pula dapat dicoba. Walau buatan olahan susu baiknya memanglah dikurangi lantaran dapat merangsang bau tidak enak, namun buatan susu yang satu ini malah amat berguna. 9. Cukur ketiak Rajin mencukur rambut di ketiak pula dapat kurangi bau tidak enak. Karena rambut yang tumbuh di area ketiak serta genital dapat bikin keringan serta bakteri terjerat di ketiak. 10. Pakain yang tepat Manfaatkanlah baju yang bisa bikin tubuh jadi nyaman yang memiliki bahan kain katun. Hal semacam ini untuk bikin keringat menguap dengan cara alami. Hindarilah baju yang terlampau ketat serta sempit yang memiliki bahan fiber sintetis atau polyester, terutama di daerah ketiak Anda.
18-06-2014 23:06
Pernahkah Anda menonton video di YouTube tentang telur yang matang lebih cepat karena pengaruh telepon genggam? Ancaman radiasi dari ponsel memang tak bisa dianggap sepele. Jika radiasi telepon genggam saja bisa membuat telur matang sempurna, apa jadinya telinga kita jika hampir setiap hari menempel dekat sekali dengan alat elektronik itu? Perdebatan mengenai bahaya gelombang elektromagnetik dan radiasi dari telepon seluler bagi kesehatan manusia sudah berlangsung sangat lama. Ada ilmuwan yang membenarkan mengenai bahaya tersebut, ada pula yang membantahnya. Dasarnya, penelitian seputar pengaruh telepon genggam terhadap manusia menunjukkan hasil yang berbeda. Namun, pada intinya semua perangkat yang mengeluarkan gelombang elektromagnetik pasti bisa mempengaruhi tubuh manusia. Eksperimen sederhana seperti menggoreng telur menggunakan radiasi dari telepon genggam yang tengah aktif menunjukkan bahwa gelombang itu mengubah sesuatu yang organik. Baca juga : Cara Mengurangi Risiko Ancaman Gangguan Pendengaran Eksperimen itu cukup masuk akal karena frekuensi yang digunakan telepon genggam mirip dengan microwave yang juga mengandalkan gelombang elektromagnetik, memang digunakan untuk memanaskan makanan dalam kehidupan sehari-hari. Yang menjadi masalah adalah, penggunaan telepon genggam sangat dekat ke telinga dan otak yang sangat sensitif terhadap gelombang frekuensi tertentu. Orang yang secara rutin berdiri di dekat antena microwafe selama dua-tiga tahun dapat dipastikan akan sakit. Gelombang elektromagnetik dapat mempengaruhi struktur dalam tubuh, termasuk komposisi berbagai macam cairan dalam telinga seperti ion kalium, ion natrium, protein, serta berbagai enzim. Padahal cairan-cairan itu sangat penting dalam proses pendengaran. Penyebab gangguan pendengaran yang lebih signifikan sebenarnya adalah suara. Jangan pikir hanya suara keras seperti konser dan kegaduhan pabrik yang bisa membuat seseorang kehilangan pendengarannya. Suara musik dari pemutar musik MP3 juga berpotensi membuat pendengaran kita terganggu jika kita terbiasa menyetel volume musik di atas 60% dengan durasi lebih dari satu jam setiap hari. Paparan suara yang keras dapat merusak sensor yang berada di sel rambut dalam rumah siput telinga. Ironisnya, suara-suara itu menyerang frekuensi percakapan di atas 2.000 Hertz terlebih dahulu. Sementara itu, frekuensi percakapan itu berada pada 500 Hertz, 1.000 Hertz, 2.000 Hertz, dan 4.000 Hertz. Dengan begitu, banyak penderita gangguan pendengaran yang terlambat menyadari bahwa pendengarannya bermasalah. Baca juga : Tips Sukses Diet Sehat Baik telepon genggam maupun suara gaduh bukanlah hal asing dalam hidup kita. Bagaimana pun harus diakui, kita tidak bisa begitu saja melepaskan diri dari kedua hal tersebut. Telepon genggam (ponsel) misalnya, mengambil peranan penting dalam kelangsungan komunikasi kita. Sementara itu, kebisingan juga tak dapat terhindarkan terutama untuk masyarakat perkotaan. Yang bisa kita lakukan mungkin menekan risiko sampai sekecil mungkin, demi menghindarkan diri dan keluarga dari segala ancaman kesehatan. Ini bisa kita lakukan dengan aktif melakukan pencegahan. Cara Mengurangi Risiko Ancaman Gangguan Pendengaran Gunakan handsfree untuk menerima panggilan dari telepon genggam. Semakin dekat telepon genggam dengan telinga, semakin besar pula potensi radiasi yang akan terpaapr pada kepala kita. Usahakan tidak menerima panggilan telepon terlalu lama. Pilih jenis telepon genggam dengan tingkat radiasi terendah. Jika suhu telepon genggam terasa meningkat alias memanas, sebaiknya jauhkan dari tubuh kita. Jauhkan telepon genggam dari anak-anak karena otak dan tubuh mereka masih dalam tahap perkembangan yang sangat sensitif terhadap segala potensi gangguan. Setel volume pemutar musik MP3 atau radio maksimal 60%. Sebaiknya tidak mendengarkan musik melalui earphone lebih dari satu jam. Hindari membiarkan anak-anak berada di pusat permainan di mall selama berjam-jam. Hindari berada di tempat bising seperti konser dan klub malam dalam waktu lama. Periksakan telinga ke dokter THT setiap 3-6 bulan sekali.
21-06-2014 07:07
Kita hidup di zaman saat media sosial seperti Facebook, Twitter, YouTube, serta yang lain jadi sisi dalam hidup. Untuk beberapa orang, media sosial juga jadi sisi utama yang tidak cuma dipakai semacam hiburan tetapi semacam perpanjangan diri mereka untuk sharing pikiran, masa lalu, serta juga perasaan didunia maya. Dengan peran yang cukup besar yang didapatkan pada media baru ini, beberapa orang tidak mengerti efek dari media sosial pada hidup mereka, satu diantaranya pada kesehatan mental. Sudah banyak riset yang membuka kaitan pada media sosial dengan kesehatan mental. Di bawah ini ialah cara-cara media sosial dapat memengaruhi serta mengakibatkan kerusakan kesehatan Anda: 1. Terasa senantiasa kekurangan Media sosial dapat jadi arena pamer untuk pemakainya. Dengan cara tidak sadar terkadang Anda juga juga bakal membanding-bandingkan diri dengan citra yang di buat rekan Anda di media sosialnya. Memperhatikan orang lain lebih bahagia serta berhasil dengan hidupnya dapat bikin Anda terasa serba kekurangan serta tak sebagus mereka. Riset membuka bahwasanya kerap memperbandingkan diri dengan rekan di media sosial bakal mengakibatkan robohnya rasa yakin diri serta tidak tidak sering mengakibatkan stres atau depresi. Baca juga : 5 Kebiasaan yang Bisa Cegah Obesitas bagi Wanita Kantor 2. FOMO FOMO (Fears of Missing Out) ialah satu diantara efek dari biasanya memakai media sosial. FOMO adalah arti yang dipakai untuk menyebutkan ketakutan bakal ketinggalan info atau peluang berhubungan. Media sosial berikan akses yang terbuka untuk hubungan dengan adanya banyak orang. Tetapi saat pemakaian serta perannya terlalu berlebih, seorang bakal terasa terikat dengan media sosial lantaran takut melupakan peluang berhubungan dengan rekannya. Tidak heran bila beberapa orang yang terasa 'menempel' pada media sosialnya serta terasa tidak nyaman bila tidak mengecek media sosial tiap-tiap jam. 3. Takut sendirian Sesudah menggunakan banyak waktunya di media sosial, seorang bakal terasa kesepian. Media sosial tawarkan hubungan yang tidak terbatas. Aktif di media sosial seakan bikin Anda tidak sempat sendirian serta senantiasa dikelilingi oleh orang yang 'memperhatikan' Anda. Karenanya, terlampau banyak memakai media sosial bakal menyebabkan rasa takut sendirian. Anda bakal mulai susah menggunakan saat sendiri serta takut terasa sendirian. Baca juga : 8 Manfaat Sehat dari Minyak Ikan yang Sebaiknya Anda Tahu 4. Lepas dari kehidupan nyata Beberapa orang yang memakai jati diri mereka didunia maya serta media sosial selaku deskripsi yang ideal terhadap diri mereka serta kehidupan mereka. Sering kali mereka melakukan banyak usaha pada profil didunia maya sampai mereka sendiri terasing dari kehidupan mereka yang sebenarnya. Beberapa orang sejenis ini umumnya kesusahan untuk berhubungan dengan cara segera didunia riil. Mereka bakal terasa canggung serta kuatir, tetapi bakal jadi benar-benar nyaman saat berhubungan didunia maya. 5. Kecanduan Seluruh persoalan diatas selanjutnya bakal mengerucut pada satu persoalan yang paling beresiko, yakni kecanduan media sosial. Hasrat kita untuk selalu log in serta memakai media sosial selanjutnya bakal menyebabkan titik pada otak yang terkait dengan kecanduan. Tiada di sadari Anda pada akhirnya bakal jadi kecanduan serta mempunyai ketergantungan untuk selalu memakai media sosial. Demikianlah beberapa persoalan psikologis serta kesehatan mental yang dapat dikarenakan oleh adanya media sosial. Pakai media sosial dengan cara seperlunya serta sesuai sama keperluan Anda. Jangan sempat aktivitas di media sosial malah semakin banyak konsumsi saat Anda dibanding dengan kebutuhan didunia riil. Terdapat beberapa kesibukan lain yang lebih bermanfaat di banding dengan 'nongkrong' tiada maksud di media sosial.