Waktu Posting : 26-06-2014 08:23 | Dibaca : 3088x
02-05-2014 08:32
Jangan Biarkan Asam Urat Menjerat Anda - Tokoh-tokoh terkenal seperti Benjamin Franklin, Ratu Anne, Leonardo da Vinci, pernah mengidap asam urat. Asam urat atau gout bisa menyebabkan kesulitan lain, yakni batu ginjal, perkapuran sendi tulang, tekanan darah tinggi (hipertensi), gagal ginjal, bahkan penyakit jantung koroner (PJK). Asam urat (uric acid) adalah senyawa alkaloida turunan purin (xanthine). Senyawa ini ditemukan pertama kalinya oleh ahli farmasi dan kimia asal Swedia yang hidup antara tahun 1742-1786, Carl Wilhelm Scheele, pada tahun 1776. Asam urat merupakan kristal putih, tidak berbau dan berasa. Ia bisa mengalami dekomposisi atau perubahan komposisi dengan pemanasan menjadi asam sianida (HCN). Asam urat sangat sulit larut dalam air, gliserin, dan alkali. Setiap makhluk hidup bisa menghasilkan asam urat lewat proses metabolisme dalam inti sel tubuhnya. Dalam bahasa medis, penyakit asam urat disebut juga gout yang termasuk ke dalam sejenis rematik. Rematik sendiri adalah penyakit yang menyerang sendi (pertemuan tulang) dan jaringan sekitarnya. Jadi asam urat adalah salah satu jenis penyakit rematik. Baca juga : Gejala dan Pengobatan Secara Herbal Untuk Penyakit Rematik Selain berlangsung alamiah, makanan dan minuman yang dapat merangsang pembentukan asam urat. merupakan faktor luar yang menyebabkan meningkatnya asam urat dalam darah. Asam urat terjadi karena penumpukan kristal asam urat (monosodium urat) yang masuk ke dalam rongga sendi. Ditambah lagi bila kondisi metabolisme tubuh kurang normal dan ginjal kurang berfungsi. Dalam hal ini kadar asam urat akan semakin meningkat. Asam urat ini akan tertumpuk menjadi sampah (lemak jenuh). Pada tahap kadar asam urat darah mencapai 9-10 mg%, kristalisasi bisa terjadi. Timbunan kristal atau tophi ini inilah yang bisa menyebabkan reaksi radang bila tercetus oleh trauma, misalnya benturan, stres dan suhu dingin. Daun telinga, bagian samping mangkok sendi lutut, bagian punggung lengan dan siku tangan merupakan tempat munculnya tophi. Secara kasat mata tophi ini tampak berbentuk seperti benjolan kecil dengan warna kepucatan.Tophi akan semakin membesar dan bisa mengakibatkan sendi mengalami kerusakan serta borok jika tidak terkontrolnya kadar asam urat darah. Baca juga : Waspadai Batuk Tapi Jangan Takut Agar tidak menjadi tophi, penderita asam urat mesti terus memantau penyakitnya. Untuk menghilangkan radang, biasanya dokter akan memberi obat antiradang (NSAID = Non Steroidal Anti Inflammatory Drugs) atau coichicines yang dikenal lebih dari 1500 tahun dapat mengobati peradangan. Obat ini akan menunjukkan hasilnya dalam dua hari.Selain obat yang dikeluarkan dokter, saat ini telah tersedia obat herbal yang bisa mengatasi masalah asam urat, terutama jus herbal yang berbahan dasar dari mengkudu, kulit manggis, daun sirsak dan buah naga. Sendi-sendi yang jarang digerakkan juga menjadi sarang yang nyaman bagi asam urat. Ibarat engsel pintu yang tidak pernah dimainkan, akan karatan. Karat semakin penuh bila engselnya tak pernah digerakkan. Sebab itu, jangan biarkan kadar asam urat darah lebih dari 7 mg%. Semakin banyaknya timbunan kristal urat atau tophi dapat menyebabkan struktur sendi mengalami kehancuran. Selain itu struktur jaringan yang berada di bawah kulit pun ikut mengalami kerusakan. Hal ini terjadi jika Anda sudah mengalami asam urat pada tahap yang kronis, bahkan gagal ginjal bukan tidak mustahil terjadi. Kalau sudah mengalami gagal ginjal, kondisi semakin repot karena harus mencuci darah paling tidak dua kali seminggu. Selain biaya tinggi, hidup penderita gagal ginjal tergantung cuci darah. Sekali absen bukan tidak mungkin hidupnya berakhir.
24-04-2014 10:27
Kesehatan mungkin merupakan salah satu anugerah terbesar dalam kehidupan Anda yang perlu Anda jaga dengan dengan baik. Ada berbagai cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan serta kondisi tubuh Anda mulai dari memilih makanan serta pola diet yang seimbang hingga berolahraga secara teratur. Di sisi lain, ada berbagai masalah kesehatan yang mungkin dapat mengganggu kondisi tubuh Anda. Masalah kesehatan cukup beragam jenisnya mulai dari penyakit ringan hingga penyakit kronis yang membutuhkan penanganan lebih jauh. Untuk mengatasi masalah kesehatan, ada berbagai jenis pengobatan yang bisa Anda gunakan mulai dari pengobatan medis hingga pengobatan alternatif atau tradisional. Berbicara mengenai pengobatan tradisional, salah satu jenis obat-obatan tradisional yang kian populer saat ini adalah obat herbal . Artikel ini akan mengulas berbagai detail mengenai obat herbal mulai dari jenis obat herbal, fungsi obat herbal, hingga kelebihan obat herbal. Baca juga : Pola Hidup Menyantap Makanan Cepat Saji dan Hubunganya Dengan Kesehatan Secara umum, obat herbal dapat diartikan sebagai berbagai jenis obat-obatan yang menggunakan bahan-bahan alami sebagai bahan utamanya, terutama bahan-bahan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Sejak dulu, nenek moyang kita telah menggunakan berbagai jenis tanaman yang memiliki khasiat untuk menjaga kesehatan tubuh. Jenis tanaman ini kemudian dikenal dengan sebutan tanaman obat. Beberapa jenis tanaman obat cukup mudah untuk ditemui saat ini. Bahkan, ada juga jenis tanaman obat yang mungkin selama ini Anda gunakan sebagai bumbu masak tanpa menyadari khasiat tanaman tersebut sebagai tanaman obat. Salah satu jenis tanaman obat yang digunakan sebagai bahan utama obat herbal saat ini adalah temulawak. Temulawak merupakan salah satu tanaman asli Indonesia yang memiliki khasiat yang bermanfaat bagi kesehatan Anda. Ada berbagai jenis penyakit yang bisa diatasi dengan menggunakan temulawak seperti perut kembung, maag, diare, dan sakit kuning. Temulawak juga dikenal sebagai tanaman yang berkhasiat untuk mengurangi kadar lemak dalam tubuh sehingga sering digunakan dalam proses penurunan berat badan. Selain temulawak, jenis tanaman lain yang biasa digunakan sebagai bahan baku obat herbal adalah jahe dan kunyit. Kedua jenis tanaman ini lebih dikenal sebagai bumbu masakan yang digunakan sehari-hari. Meski demikian, ternyata jahe dan kunyit juga memiliki khasiat bagi kesehata Anda. Selama ini, jahe dan kunyit juga sering digunakan sebagai bahan baku jamu karena khasiat yang dimilikinya. Tanaman kunyit dipercaya dapat meringankan berbagai masalah kesehatan seperti kesemutan atau gatal-gatal karena sifatnya yang menyejukkan. Kunyit juga dipercaya dapat menurunkan kadar gula dan lemak dalam tubuh. Sementara itu, jahe cenderung memiliki sifat yang hangat. Tak heran jika jahe sering dijadikan campuran dalam minuman hangat tradisional. Tanaman jahe mengandung kadar antioksidan yang cukup tinggi. Adapun khasiat tanaman jahe antara lain adalah meringankan sakit kepala, mencegah masuk angin, meringankan mual, serta meningkatkan daya tahan tubuh. Saat ini, berbagai tanaman obat tradisional sudah dikemas dengan menggunakan teknologi modern sehingga menghasilkan produk obat herbal yang lebih mudah didapat dan dapat digunakan secara lebih praktis. Anda bisa menemukan berbagai jenis produk obat herbal yang tersedia di berbagai apotek atau toko obat saat ini. Ada beberapa alasan yang menyebabkan obat herbal cenderung lebih diminati oleh konsumen dibandingkan obat-obatan medis yang dianjurkan oleh dokter. Salah satu hal yang menjadikan obat herbal lebih diminati adalah karena sebagian besar obat herbal tidak memiliki efek samping bagi penggunanya. Bahan-bahan alami yang digunakan pada obat herbal akan bekerja secara alami juga pada tubuh Anda. Hal ini tentu saja berbeda dengan obat-obatan medis yang menggunakan bahan-bahan kimia yang mungkin dapat menimbulkan berbagai efek samping. Baca juga : Obat Hipertensi dari Jus Buah-Buahan Selain itu, faktor lain yang menyebabkan obat herbal lebih diminati adalah cara kerja obat herbal yang dapat menghilangkan penyakit hingga ke sumbernya. Bahan-bahan alami yang digunakan dalam obat herbal dapat bekerja secara holistik atau secara menyeluruh. Obat herbal tidak hanya menghilangkan gejala dari penyakit namun juga mampu mengatasi penyakit tersebut secara lebih optimal. Harga juga merupakan salah satu faktor yang membuat obat herbal lebih diminati saat ini. Dibandingkan dengan obat-obatan medis, harga obat herbal relatif lebih terjangkau. Meskipun tersedia dalam harga yang lebih terjangkau, khasiat serta kualitas obat herbal tidak kalah dengan kualitas obat-obatan medis. Dalam beberapa kasus, malah ditemukan fakta bahwa obat herbal memiliki kualitas serta khasiat yang lebih baik dibandingkan obat-obatan medis. Tak heran jika semakin banyak orang yang memilih obat herbal saat ini. Sama halnya seperti pada saat akan membeli obat-obatan medis, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan pada saat memilih obat herbal sehingga Anda dapat memperoleh hasil yang maksimal dari obat herbal yang Anda gunakan. Hal pertama yang sebaiknya Anda lakukan sebelum memutuskan untuk membeli obat herbal adalah mencari informasi sebanyak mungkin mengenai produk obat herbal tersebut. Perhatikan bahan-bahan yang digunakan pada obat herbal tersebut dan perhatikan khasiat yang diberikan oleh obat herbal tersebut. Dengan mencari informasi mengenai obat herbal yang akanAnda gunakan, Anda bisa memilih jenis obat herbal yang sebaiknya Anda gunakan secara lebih efektif. Hal lain yang perlu Anda perhatikan sebelum memutuskan untuk membeli obat herbal adalah diagnosis penyakit yang Anda derita. Pastikan Anda sudah mendapatkan diagnosis yang akurat terhadap penyakit yang Anda derita sehingga Anda bisa memilih obat herbal yang tepat sesuai dengan penyakit yang Anda derita. Jangan lupa untuk memperhatikan tanggal produksi serta tanggal kadaluarsa dari produk obat herbal yang akanAnda beli. Hal terakhir yang perlu Anda perhatikan adalah mengikuti petunjuk penggunaan produk obat herbal yang akanAnda beli. Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut, Anda bisa mendapatkan hasil yang optimal dari obat herbal yang Anda konsumsi.
22-10-2018 12:55
Buah-buahan memang sangat baik untuk menjaga kesehatan tubuh. Buah mengandung banyak vitamin dan kandungan lainnya yang bermanfaat untuk tubuh. Lain buah maka lain pula manfaatnya walaupun sama-sama baik untuk tubuh. Beberapa macam buah memiliki manfaat untuk menambah energi slah satunya adalah buah pisang. Siapa yang tak mengenal buah pisang? Buah yang tak mengenal musim, sangat mudah ditemukan dimanapun dengan harga yang terjangkau. Buah pisang mayoritas memiliki warna kuning dan ada beberapa jenis yang berwarna hijau serta memiliki rasa yang manis. Buah pisang sangat baik jika dikonsumsi setiap hari, bukan hanya sebagai penambah energi, pisang juga memiliki banyak manfaat untuk tubuh loh... Orang yang sedang menjalani program diet, pisang merupakan salah satu buah yang rutin dikonsumsi karena akan memberikan efek mengenyangkan dan juga dapat menahan rasa lapar berlebih. Ada juga yang mengatakan jika pisang dapat mengatasi masalah pencernaan konstipasi atau sulit buang air besar. Benarkah demikian? Seperti yang dilansir dari Food Ndtv.com, menurut buku "Healing Foods", pisang mengandung kalium yang mampu menjaga tekanan darah agar tetap normal dan merupakan antasida alami yaitu senyawa yang mampu menenangkan dan mengurangi rasa sakit perut. Pisang kaya akan serat dan nutrisi yang mampu melindungi lapisan usus dan dapat menjaga bakteri sehat di usus. Pisang juga mampu membantu membuang racun penyebab sembelit. Menurut Ritu Arora, seorang ahli gizi India mengatakan jika pisang mampu membantu memperbaiki sindrom usus dan membiarkan mikro villi hadir di usus kecil untuk membantu pencernaan dan mengurangi konstipasi. Nah, jika mengalami masalah pencernaan susah buang air besar, pisang dapat menjadi solusi untuk mengobati masalah pencernaan yang dialami. Dengan mengonsumsi pisang sebagai obat alami maka tidak akan menimbulkan efek negatif pada tubuh.