Waktu Posting : 03-04-2016 18:42 | Dibaca : 2542x
25-09-2017 00:17
Faktor-faktor Penyebab Penyakit Jantung - Penyakit jantung dapat diderita oleh siapa saja, tidak memandang usia maupum jenis kelamin, dari anak yang masih balita hingga yang sudah lanjut usia dapat terkena penyakit yang satu ini, baik itu laki-laki maupun perempuan semuanya memiliki peluang untuk terkena penyakit jantung. tidaklah heran jika penyakit jantung menduduki peringkat teratas penyakit yang mematikan di dunia. Oleh sebab itu anda perlu menjaga kesehatan jantung yang dimulai dari diri sendiri. Penyakit jantung secara teoritis disebabkan karena tidak lancarnya aliran darah ke jantung. Hal ini membuat kerja jantung jadi terhambat. Walaupun penyakit jantung merupakan jenis penyakit yang berbahaya, namun ternyata masih banyak orang yang belum mengetahui ataupun menyadari berbagai faktor penyebab penyakit jantung itu sendiri. Secara umum, faktor penyebab penyakit jantung adalah faktor genetik dan juga gaya hidup yang tidak sehat, seperti kebiasaan merokok dan juga terjadinya kegemukan, namun ternyata selain faktor tersebut masih ada faktor penyebab penyakit jantung yang tersembunyi yang dapat meningkatkan resiko terkena serangan jantung . Dengan mengetahui faktor-faktor apa saja penyebab penyakit jantung, maka kita dapat melakukan pencegahan penyakit jantung secara dini, sehingga meminimalisir terjadinya serangan jantung. Faktor-faktor penyebab penyakit jantung adalah : 1. Faktor Keturunan Dari beberapa penelitian yang sudah dilakukan, terdapat data yang menunjukkan bahwa jika terdapat riwayat gangguan jantung dalam keluarga baik dari keluarga wanita atau keluarga pria, keturunan mereka lebih cenderung mempunyai masalah yang serupa yaitu penyakit jantung. 2. Faktor Penyakit Diabetes Para penderita penyakit diabetes dapat mengalami penyakit jantung akibat adanya komplikasi. Para penderita diabetes harus memperhatikan kesehatan karena dapat berdampak sebagai faktor penyebab penyakit jantung. 3. Faktor Gaya Hidup dan Kurang Olah Raga Orang-orang yang kurang olah raga memiliki resiko serangan jantung yang lebih tinggi. Melakukan olah raga secara teratur dapat meningkatkan kemampuan jantung untuk memompa dan dapat menurunkan kadar kolesterol serta menurunkan tekanan darah. 4. Faktor Kegemukan atau obesitas Kelebihan berat badan dapat meningkatkan tekanan darah tinggi dan ketidak normalan jumlah lemak dalam tubuh. Menghindari atau mengobati obesitas (kegemukan) adalah cara utama untuk menghindari diabetes. Diabetes kemudian akan meningkatkan resiko penyakit jantung koroner. Hati-hati dengan berat badan karena dengan berat badan yang berlebihan akan mudah terkena resiko penyakit jantung. 5. Faktor Stres Kondisi stres dapat menyebabkan penyempitan arteri, kondisi dimana adanya penyempitan pada arteri yang dapat menurunkan tingkat aliran darah. Stres berat dapat menyebabkan pecahnya dinding arteri yang memicu serangan jantung. Itulah beberapa faktor penyebab penyakit jantung yang bisa dijadikan bahan referensi dan juga informasi yang bisa digunakan untuk melakukan pencegahan serangan jantung secara dini. Untuk bisa mencegah penyakit jantung, maka kita harus benar-benar memperhatikan faktor penyebab penyakit jantung tersebut.
05-06-2014 11:53
Menurunkan kolesterol dapat dilakukan dengan berbagai cara baik itu dengan konsumsi obat, ramuan atau melalui makanan yang dikonsumsi. Kolesterol menjadi salah satu penyakit yang bisa menyerang siapa saja mulai dari usia 20 tahun. Jumlah kadar kolesterol didalam darah harus normal jika kolesterol ini berjumlah hingga diambang batas normal bisa menyebabkan beberapa penyakit kronis seperti stroke dan jantung. Terlalu banyak kandungan kolesterol didalam darah menghambat proses peredaran darah didalam tubuh. Karena kolesterol menempel pada bagian dinding pembuluh darah arteri dan akibatnya darah tidak bisa masuk secara maksimal ke dalam jantung. Sehingga seseorang yang mengalami kadar kolesterol terlalu tinggi memiliki resiko untuk terserang penyakit jantung. Tidak hanya itu jumlah kolesterol yang terlalu tinggi itu juga menimbulkan rasa sakit pada bagian persendian terutama kaki dan tangan. Sehingga jika tidak segera diatasi bisa membuatnya cidera. Untuk mengatasi kolesterol tinggi sangat dianjurkan untuk menggunakan cara alami yaitu mengkonsumsi obat herbal. Tidak hanya sebagai peluntur kadar kolesterol saja kandungan senyawa alami di dalam obat herbal mampu melunturkan semua racun jahat di dalam tubuh. Baca juga : Diet Berhasil Tanpa Olahraga Salah satu cara alami untuk mengatasi kolesterol adalah dengan mengkonsumsi ramuan dari kulit manggis. Buah manggis tidak hanya memiliki rasa enak pada daging buahnya ternyata kulitnya sangat bermanfaat untuk kesehatan. Di dalam buah manggis mengandung senyawa alami yang mampu melancarkan peredaran darah serta mampu menurunkan kolesterol jahat di dalam darah. Kulit manggis mengandung xanthone yang membawa antioxidant dalam jumlah tinggi. Zat antioxidant sangat dibutuhkan oleh tubuh sehingga dengan mengkonsumsi ramuan kulit manggis tubuh akan lebih sehat dan terhindar dari kolesterol jahat. Kemudian antiinflamasi di dalam kulit manggis juga berperan meringankan peradangan pada persendian akibat kadar kolesterol terlalu tinggi. Kolesterol di dalam darah bisa diatasi dengan konsumsi ramuan alami dari kulit manggis dengan cara merebus atau membuat jus dari daging kulit manggis kemudian dikonsumsi 3 kali sehari dengan dosis setengah gelas untuk satu kali minum. Ramuan dari kulit manggis ini memiliki rasa yang sangat pahit dan tidak enak. Untuk menawar rasa pahit tersebut campurkan madu sebanyak 2 sendok makan sebelum diminum. Supaya pengobatan herbal ini membuahkan hasil secara maksimal konsumsilah ramuan alami ini secara berkala. Ramuan kulit manggis sangat aman untuk dikonsumsi karena tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya. Baca juga : Cara Sederhana Dapatkan Tubuh Sehat Dalam menurunkan kadar kolesterol di dalam darah seseorang harus mengkonsumsi makanan rendah lemak sehingga tidak mampu membantu dalam proses penurunan kadar kolesterol. Lebih meningkatkan konsumsi sayuran daripada konsumsi daging. Kemudian kurangi konsumsi makanan bersantan karena juga memicu bertambahnya kadar kolesterol. Selain mengkonsumsi ramuan dari kulit manggis dalam menurunkan kadar kolesterol disarankan untuk konsumsi susu kedelai. Tanaman kacang – kacangan ini memiliki protein tinggi yang mampu menurunkan kadar kolesterol di dalam darah. Sehingga penderita kolesterol dianjurkan untuk menerapkan pola hidup sehat. Karena pemicu utama terjadinya kadar kolesterol tinggi di dalam darah adalah kurang pola makan yang kurang sehat. Salah satunya pola makan yang kurang sehat dan menyebabkan jumlah kolesterol meningkat adalah terlalu sering konsumsi makanan berlemak seperti daging ayam, daging sapi ataupun ikan dengan lemak tinggi. Lemak terbagi menjadi dua antara lemak jenuh dan lemak trans yang bisa terurai pada proses metabolisme. Ketika jumlah lemak jenuh di dalam tubuh melebihi ambang batas maka kolesterol di dalam darah akan meningkat dan mengakibatkan beberapa gangguan kesehatan. Jika hal ini terjadi sebaiknya memilih cara untuk menurunkan kolesterol secara alami yang tidak menimbulkan efek samping.
25-08-2025 19:06
Iritasi kulit adalah kondisi umum yang bisa dialami siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Meskipun sering dianggap sepele, iritasi kulit yang tidak ditangani dengan tepat dapat mengganggu kenyamanan sehari-hari dan berisiko menimbulkan infeksi atau gangguan kulit lebih serius.Apa Itu Iritasi Kulit?Iritasi kulit adalah reaksi peradangan yang terjadi ketika kulit bereaksi terhadap zat atau kondisi tertentu. Reaksi ini muncul sebagai respons tubuh terhadap paparan yang dianggap mengganggu, baik itu dari lingkungan, bahan kimia, gesekan, maupun faktor internal seperti alergi.Kondisi ini berbeda dengan infeksi karena tidak disebabkan oleh bakteri atau virus, melainkan oleh faktor fisik, kimia, atau alergi. Meski umumnya bersifat ringan, iritasi kulit dapat berkembang menjadi dermatitis atau eksim jika tidak diatasi dengan tepat.Ciri-Ciri Umum Iritasi KulitGejala atau ciri-ciri iritasi kulit bisa bervariasi tergantung penyebab dan sensitivitas individu. Namun, berikut beberapa tanda umum yang sering muncul :Kemerahan (ruam) di area kulit tertentuGatal ringan hingga intensPerih atau sensasi terbakarKulit terasa kering dan bersisikPembengkakan ringan atau benjolan kecilMengelupas atau pecah-pecah, terutama di area seperti tangan dan kakiIritasi dapat muncul secara tiba-tiba atau berkembang secara bertahap, tergantung pada seberapa sering kulit terpapar faktor penyebabnya.Penyebab Iritasi KulitAda banyak faktor yang dapat memicu iritasi kulit. Beberapa penyebab umum di antaranya :1. AlergiReaksi alergi terhadap bahan tertentu seperti parfum, pewarna, atau bahan aktif tertentu dalam produk skincare bisa menyebabkan kulit meradang dan gatal.2. Paparan Bahan KimiaBahan kimia keras seperti deterjen, pemutih, pembersih rumah tangga, atau pelarut industri bisa merusak lapisan pelindung kulit dan menyebabkan iritasi.3. Penggunaan Produk yang Tidak CocokProduk skincare atau kosmetik yang tidak cocok dengan jenis kulitmisalnya terlalu kuat untuk kulit sensitifdapat memicu ruam, gatal, atau perih.4. Cuaca EkstremUdara yang terlalu dingin atau panas bisa menyebabkan kulit menjadi kering, rentan pecah-pecah, dan mudah iritasi.5. Gesekan BerulangGesekan dari pakaian, sepatu, atau benda keras yang menyentuh kulit terus-menerus juga bisa menyebabkan iritasi. Kondisi ini sering terjadi di area lipatan kulit seperti paha dalam, ketiak, atau leher.Cara Mencegah Iritasi KulitMencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Berikut beberapa langkah penting untuk mencegah iritasi kulit :1. Pilih Produk yang Lembut dan AmanGunakan sabun, sampo, dan produk perawatan kulit yang bebas dari pewangi buatan, alkohol, atau SLS (sodium lauryl sulfate). Pilih produk yang sudah diuji untuk kulit sensitif.2. Jaga Kelembapan KulitKulit yang kering lebih rentan mengalami iritasi. Gunakan pelembap secara rutin, terutama setelah mandi. Pilih pelembap yang mengandung bahan-bahan seperti ceramide, glycerin, atau hyaluronic acid.3. Hindari Pemicu AlergiJika Anda sudah mengetahui bahwa kulit Anda alergi terhadap bahan tertentu (misalnya nikel, lateks, atau parfum), hindari paparan bahan tersebut sebisa mungkin.4. Gunakan Pakaian yang NyamanPilih pakaian berbahan katun yang menyerap keringat dan tidak terlalu ketat. Hindari kain sintetis yang dapat menyebabkan gesekan dan panas berlebih.5. Lindungi Kulit dari Sinar MatahariSinar UV dapat memperburuk iritasi. Gunakan tabir surya dengan minimal SPF 30, terutama jika Anda memiliki kondisi kulit sensitif atau sedang iritasi.Bahan Alami dan Kandungan Skincare untuk Meredakan IritasiBeberapa bahan alami telah terbukti efektif membantu meredakan iritasi kulit. Berikut yang paling populer dan direkomendasikan :Aloe VeraDikenal sebagai agen penenang alami, gel aloe vera dapat membantu mengurangi kemerahan, gatal, dan panas akibat iritasi. Selain itu, kandungan anti-inflamasi dan antioksidannya membantu proses penyembuhan kulit.Oatmeal KoloidOatmeal memiliki sifat menenangkan dan melembapkan. Oatmeal kolloid sering digunakan dalam sabun dan lotion khusus untuk kulit sensitif atau eksim karena kemampuannya menenangkan peradangan dan rasa gatal. ChamomileEkstrak chamomile memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-alergi. Biasanya ditemukan dalam produk skincare yang ditujukan untuk kulit sensitif, chamomile dapat membantu meredakan kemerahan dan pembengkakan ringan.Centella Asiatica (Daun Pegagan)Bahan populer dalam skincare Korea, centella asiatica sangat efektif dalam menenangkan kulit yang rusak, merangsang produksi kolagen, dan mempercepat proses penyembuhan iritasi.Iritasi kulit pada bayi adalah kondisi yang sangat umum dan sering membuat orang tua khawatir. Kulit bayi masih sangat halus, tipis, dan sensitif, sehingga lebih rentan terhadap berbagai pemicu dibandingkan kulit orang dewasa. Penanganan dan pencegahan iritasi kulit bayi pun harus lebih hati-hati dan lembut.Iritasi kulit pada bayi memang umum terjadi, namun tetap perlu perhatian khusus karena kulit bayi jauh lebih sensitif dibandingkan orang dewasa. Dengan perawatan yang tepat, mulai dari memilih produk yang aman, menjaga kelembapan, hingga menggunakan bahan alami seperti aloe vera atau oatmeal, kulit bayi dapat kembali sehat dan nyaman.Kapan Harus ke Dokter?Meski iritasi kulit ringan bisa ditangani sendiri di rumah, ada kondisi yang membutuhkan penanganan medis. Segera konsultasikan ke dokter jika :Iritasi tidak kunjung membaik setelah beberapa hari,Muncul luka terbuka, nanah, atau infeksi,Rasa gatal dan perih semakin parah,Iritasi menyebar luas ke bagian tubuh lain.Iritasi kulit adalah kondisi umum yang bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari alergi, paparan bahan kimia, hingga cuaca ekstrem. Meskipun tidak selalu berbahaya, iritasi kulit bisa mengganggu aktivitas dan kenyamanan. Dengan mengenali gejala, mengetahui penyebab, serta memilih perawatan yang tepattermasuk bahan alami seperti aloe vera, oatmeal, chamomile, dan centella asiaticakita bisa mencegah dan meredakan iritasi secara efektif. Selalu rawat kulit dengan hati-hati, karena kulit yang sehat adalah cermin dari tubuh yang terjaga.