Waktu Posting : 03-04-2016 18:42 | Dibaca : 2366x
26-07-2014 19:18
Saat ini obesitas/kegemukan menjadi masalah yang cukup serius di kalangan masyarakat. Obesitas/ kegemukan bisa menyerang kaum laki-laki dan kaum perempuan. Penyebab obesitas ini bisa beragam, misalnya seperti faktor genetik, faktor lingkungan dan faktor psikis. Orang yang memiliki obesitas beresiko mudah terkena penyakit, misalnya saja penyakit diabetes dan masih banyak penyakit lainnya. Oleh sebab itu, banyak orang berlomba-lomba untuk menjaga keseimbangan berat badan mereka dengan alasan penampilan dan tentunya untuk menjaga kesehatan. Ada cara cepat dan ada cara aman dan sehat yaitu dengan obat kurus alami. Baca juga : Cara Mencegah Serangan Stroke Sekarang ini ada banyak sekali obat alami untuk membuat tubuh menjadi lebih kurus / menurunkan berat badan secara efektif. Adapun beberapa ramuan obat kurus alami yang bisa dicoba adalah jamu kunyit asam, kunyit asam ini sudah terbukti dapat menurunkan berat badan karena sudah sejak dulu dipercaya. Selain itu bisa juga dengan menkonsumsi teh hijau secara rutin karena kandungan yang ada di dalamnya terdapat antioksidan yang dapat mengurangi berat badan. Kemudian bisa juga dengan membuat ramuan kayu manis yang dicampur dengan madu. Menkonsumsi teh tanpa gula juga bisa Anda manfaatkan karena tidak ada gula maka kadar gula juga bisa terjaga dengan baik, hal tersebut dilakukan karena gula dapat menambah berat badan. Dengan demikian nantinya tubuh akan lebih kurus dan berat badan akan terjaga dengan baik.
04-07-2025 16:42
Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) merupakan organisasi profesi apoteker di Indonesia yang memiliki peran penting dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan. PAFI (https://pafi.id/) memiliki berbagai program dan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi apoteker, mengembangkan praktik kefarmasian yang inovatif, dan memperjuangkan hak-hak apoteker.Berikut adalah beberapa peran penting PAFI dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan:1. Meningkatkan Kompetensi ApotekerPAFI menyelenggarakan berbagai program pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi apoteker. Program-program ini meliputi :Seminar dan workshop: PAFI mengadakan seminar dan workshop tentang berbagai topik terkait kefarmasian, seperti obat-obatan baru, teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam kefarmasian, dan pelayanan kefarmasian berbasis bukti. Pelatihan online: PAFI menyediakan berbagai pelatihan online yang dapat diakses oleh apoteker di seluruh Indonesia. Pelatihan-pelatihan ini meliputi pelatihan tentang penggunaan obat-obatan, pengelolaan penyakit kronis, dan konseling pasien. Sertifikasi: PAFI menerbitkan sertifikat kompetensi bagi apoteker yang telah mengikuti pelatihan dan memenuhi persyaratan tertentu. Sertifikat kompetensi ini dapat meningkatkan peluang apoteker untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.2. Mengembangkan Praktik Kefarmasian yang InovatifPAFI mendorong apoteker untuk menerapkan praktik kefarmasian yang inovatif dan berkelanjutan. Praktik kefarmasian yang inovatif ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan kefarmasian dan memberikan manfaat bagi pasien. Contoh praktik kefarmasian yang inovatif antara lain:Pelayanan kefarmasian berbasis bukti: Apoteker menggunakan bukti ilmiah terbaru dalam memberikan pelayanan kefarmasian kepada pasien. Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK): Apoteker menggunakan TIK untuk meningkatkan efisiensi pelayanan kefarmasian, seperti penggunaan resep elektronik dan sistem informasi obat. Pelayanan kefarmasian di komunitas: Apoteker memberikan pelayanan kefarmasian kepada masyarakat di komunitas, seperti edukasi obat dan skrining kesehatan.3. Memperjuangkan Hak-Hak ApotekerPAFI memperjuangkan hak-hak apoteker agar mereka dapat memberikan pelayanan kefarmasian yang optimal kepada pasien. Upaya-upaya yang dilakukan PAFI dalam memperjuangkan hak-hak apoteker antara lain:Advokasi: PAFI melakukan advokasi kepada pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan apoteker dan meningkatkan mutu pelayanan kefarmasian. Perlindungan hukum: PAFI memberikan perlindungan hukum kepada apoteker yang mengalami masalah dalam menjalankan profesinya. Negosiasi: PAFI melakukan negosiasi dengan pihak-pihak terkait, seperti industri farmasi dan asuransi kesehatan, untuk mendapatkan yang lebih baik bagi apoteker.KesimpulanPersatuan Ahli Farmasi Indonesia ( https://pafi.id/) memiliki peran penting dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan. PAFI terus berupaya untuk meningkatkan kompetensi apoteker, mengembangkan praktik kefarmasian yang inovatif, dan memperjuangkan hak-hak apoteker. Upaya-upaya PAFI ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pasien dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara keseluruhan.
09-05-2014 08:10
Dalam kehidupan sehari – hari kadang kita mengalami suatu kecelakaan baik kecil maupun besar atau harus menjalani sebuah operasi sehingga di bagian tubuh tertentu ada bekas luka yang sulit sekali dihilangkan. Jika bekas luka tersebut kecil atau berada di bagian yang tersembunyi tentunya seseorang tidak akan terlalu ambil pusing. Namun jika bekas luka tersebut lumayan besar dan berada di beberapa bagian tubuh yang dianggap penting untuk kecantikan seperti leher, wajah, atau tangan, maka bekas luka merupakan sebuah mimpi buruk. Dalam dunia kedokteran modern sendiri sebenarnya sudah ditemukan cara untuk mengatasi bekas luka diantaranya adalah dengan menggunakan metode laser atau dengan menjalani bedah plastik. Namun sayangnya kedua cara tersebut memerlukan biaya yang sangat mahal sehingga tidak semua orang bisa melakukan kedua terapi tersebut. Namun bagi Anda yang memiliki bekas luka dan ingin menghilangkannya dengan cara yang alami dan murah, ada solusinya. Dengan memanfaatkan berbagai bahan herbal yang sangat murah dan mudah ditemui, kita bisa menghilangkan bekas luka. Baca juga : Jus Kulit Manggis Obat Alami Atasi Aterosklerosis Bahan herbal yang nantinya akan kita gunakan bisa berguna untuk menghilangkan dan menghaluskan berbagai bekas luka seperti luka bekas benda tajam, luka bekas cacar, luka karena terkena benda kimia, luka bekas jerawat, luka bekas jatuh, luka bekas operasi, dan lain sebagainya. Ada dua cara untuk menyamarkan bekas luka yaitu melalui makanan tertentu dan menggunakan bahan herbal untuk obat luar agar hasilnya bisa maksimal. A. Makanan penghilang bekas luka Bekas luka memang timbul di permukaan kulit, namun bukan berarti tidak ada jenis makanan tertentu yang bisa membantu penyembuhan bekas luka. Pada dasarnya tubuh membutuhkan berbagai macam nutrisi terutama vitamin untuk memperbaharui jaringan tubuh yang rusak karena luka. Saat ini banyak sekali terapi Vitamin C atau suntik Vitamin C yang bertujuan untuk memperhalus kulit dan mengencangkan kulit. Vitamin C merupakan zat yang dibutuhkan tubuh untuk memperbaharui sel – sel baru dan berguna untuk memperbaiki jaringan. Vitamin C dapat merangsang tubuh untuk meningkatkan produksi kolagen yang berfungsi untuk meremajakan jaringan yang sudah tua atau memperbaiki jaringan yang rusak. Oleh karena itu konsumsi berbagai jenis makanan yang banyak mengandung Vitamin C terutama buah – buahan seperti Jeruk, Mangga, Mentimun, Buah Naga, Mengkudu, atau Anda bisa menambahkannya dengan suplemen Vitamin C yang sekarang banyak tersedia di pasaran. Selain Vitamin C, pemulihan jaringan kulit membutuhkan Vitamin E. Vitamin E bisa Anda peroleh dari suplemen kesehatan atau suplemen kecantikan yang bisa Anda dapatkan dengan petunjuk dokter. B. Pengobatan bekas luka dari luar Untuk menyempurnakan proses penghilangan bekas luka, Anda wajib menggunakan bahan – bahan herbal yang sifatnya untuk obat luar. ada berbagai jenis obat herbal yang bisa Anda jadikan sebagai obat penghilang bekas luka seperti: Buah mengkudu dan berbagai olahannya seperti ekstrak mengkudu atau jus mengkudu merupakan kompres yang paling baik untuk menghilangkan bekas luka bakar atau luka memar. Mengkudu mengandung scopoletin yang merupakan senyawa ampuh untuk anti peradangan. Oleskan mengkudu pada bagian yang luka kemudian biarkan hingga mengering. Diamkan selama 20 menit lalu bilas dengan air hangat. Lakukan pengobatan ini 2 hingga 3 kali sehari untuk mencegah agar luka Anda tidak menimbulkan bekas yang mengganggu. [Baca juga : Pencegahan Kanker Dengan Bahan Herbal Alami] Sama seperti mengkudu, lidah buaya juga memiliki kandungan anti peraangan. Oleskan saja gel lidah buaya untuk mengobati dan mencegah bekas luka pada jerawat, luka bakar, dan memar. Madu juga bisa menjadi kompres yang baik untuk menghilangkan bekas luka gores hingga luka bekas operasi. Oleskan madu pada bekas luka Anda untuk membantu menghaluskan bekas luka dan mengencangkan kulit Anda. Selain dikonsumsi, mentimun bisa menjadi kompres yang baik untuk bekas luka. Mentimun yang sudah dihaluskan bisa dipakai sebagai kompres di malam hari untuk wajah dan beberapa bagian tubuh yang terdapat bekas luka. Lakukan secara rutin agar hasilnya bisa lebih maksimal. Mentimun mengandung silica yang dapat merangsang produksi kolagen dalam tubuh yang berfungsi untuk memperbaiki jaringan rusak.