Waktu Posting : 04-04-2016 10:54 | Dibaca : 2152x
20-08-2014 01:37
Apakah Anda tergolong kepada orang yang hoby mengonsumsi roti tawar? Walau jadi menu andalan yang sering disantap waktu sarapan, tetapi menurut berbagai pendapat mengkonsumi roti tawar pun bisa menghadirkan efek negatif lho! Seperti yang di ketahui bila disamping gampang serta cepat di sajikan, roti tawar pun diakui memiliki kandungan karbohirat yang pas semacam pengganti nasi. Baca juga : Cara Mengatasi Efek Buruk AC Pada Kulit Tetapi kenyataannya roti tawar tak selama-lamanya baik untuk kesehatan. Tersebut di bawah ini berbagai efek negatif dari roti tawar untuk kesehatan, diantaranya : 1. Tak Mengenyangkan Serat adalah unsur utama yang bisa menolong mengurangi kandungan cholesterol, menolong pencernaan, serta menyebabkan dampak kenyang lebih lama. Tak seperti roti gandum, roti tawar terbuat dari tepung halus yang beberapa besar seratnya hilang waktu diolah. Hal semacam ini menjadikan Anda cepat terasa lapar. 2. Menambah Kandungan Gula Darah Roti tawar terbuat dari biji-bijian olahan yang gampang diserap sepanjang sistem pencernaan. Hal semacam ini condong mengakibatkan lonjakan tajam gula darah serta insulin. Roti putih ialah makanan yang tinggi glisemik menjadikan orang lebih rawan pada penyakit seperti diabetes, penyakit jantung, obesitas, dan sebagainya. 3. Tak Bernutrisi Sepanjang sistem penyulingan, tepung meninggalkan serat serta nutrisi lain seperti vitamin B6 serta E, magnesium, asam folat, seng, serta kromium. Kurangnya nutrisi menyebabkab roti tawar jadi tak sehat. Baca juga : Meredakan Stres Dengan Makanan Bermanfaat Alami 4. Susah Diolah Roti tawar pun memiliki kandungan gluten yang membuatnya susah untuk diolah. Kecuali itu roti tawar tak mempunyai enzim alami yang diperlukan pankreas untuk memecah lemak, karbohidrat, serta protein. Hal semacam ini bisa menyebabkan pankreas Anda lebih rawan terkena penyakit. 5. Tepung Halus Tepung halus tak mempunyai serat serta nutrisi utama. Roti tawar tak menyajikan manfaat kesehatan, hingga jadi penyebab beragam penyakit seperti obesitas serta diabetes.
08-05-2014 23:14
Sirsak Ampuh Tumpas Asam Urat - Jika suatu saat, terutama malam hari Anda merasakan kesemutan serta nyeri di persendian, waspadalah. Jangan-jangan Anda terkena penyakit asam urat. Gejala lain yang nampak adalah daerah persendian yang mengalami pembengkakan. Walaupun belum tentu mengindikasikan terkena asam urat, namun sebaiknya segera lakukan pengobatan sebelum ia bertambah parah dan menghantui Anda. Asam urat merupakan sebuah penyakit yang bisa mengakibatkan persendian mengalami kerusakan. Penyakit ini dapat mengakibatkan keruskan pada jaringan di sekitarnya jika sudah dalam kondisi parah. Misalnya penyakit gagal ginjal yang disebabkan tersumbatnya saringan ginjal karena di sekitar ginjal terjadi penimbunan asam urat. Begitu pula pada jantung, peluang mengancam dari penyakit jantung koroner (PJK) sebagai akibat dari adanya kristal asam urat yang merusak pembulih di sekitar jantung. Penyakit asam urat timbul sejalan dengan bertambahnya usia. Kaum pria berusia di atas 40 tahun rentan terkena jenis penyakit ini. Sementara wanita berisiko terkena asam urat menjelang menopause. Sebab pada wamita terdapat hormon estrogen yang berfungsi mengontrol pembuangan asam urat. Keberadaan estrogen ini juga menjadi sebab mengapa wanita lebih aman dari pria terhadap serangan asam urat. Saat memasuku menopause adalah awal yang cukup berisiko bagi wanita. Ketika tubuh sudah tidakmenghasilkan estrogen, di saat itu pula wanita bisa terkena asam urat. Baca juga : Beberapa Pilihan Obat Herbal Mata Minus Salah satu pemicu terbesar penyebab penyakit asm urat adalah makanan. Ya, terutama makanan yang mengandung purin dalam jumlah tinggi. Mengkonsumsi jenis makanan ini terlalu banyak, terlebih jika sering dilakukan, bisa menyebabkan kadar asam urat dalam darah meningkat. Untuk itu bagi penderita asam urat agar timbunan asam uratnya tidak semakin banyak, sebaiknya membatasi jenis makanan seperti hati, ginjal, jeroan, limpa, babat, paru, cumi, udang, melinjo, kepiting, emping, kerang, dan kacang-kacangan. Nah, bagi penderita hipertensi (penyakit tekanan darah tinggi) harus cukup waspada mengingat penyakit ini bisa menjadi faktor risiko yang memicu timbulnya asam urat. Ini karena penyempitan pembuluh darah bisa menghambat pengangkutan asam urat. Ujung-ujungnya asam urat tak bisa dikeluarkan dan hanya akan menumpuk dalam tubuh. Namun, ada berita yang cukup melegakan yang datang dari dunia herbal. Ternyata sirsak bisa menumpas asam urat. Buah sirsak mengandung banyak senyawa yang dibutuhkan dalam menumpas asam urat, diantaranya kalori, protein, vitamin A, vitamin B, vitamin C, zat besi, fosfor, dan kalsium. Sementara dalam batang dan daunnya juga terdapat zat yang berperan mengusir asam urat, yaitu tanin, fitosterol, Ca-oksalat, dan alkaloid murisin. Baca juga : Jus Kulit Manggis, Obat Alami Atasi Aterosklerosis Sirsak juga berfungsi sebagai antioksidan yang menghambat produksi enzim xantin oksidase. Enzim ini yang berfungsi mengubah purin menjadi asam urat. Dengan produksinya yang dihambat, kadar asam urat dalam darah pun tetap dalam kondisi normal. Selain itu, vitamin C dalam buah sirsak juga bisa menghindari risiko terkena asam urat. Buah sirsak mengandung vitamin C yang cukup banyak. Zat ini mencapai 20 mg dari 100 gram berat buah sirsak. Vitamin C dikatakan para ahli bisa menurunkan kadar asam urat dalam darah. Dengan jumlah sebesar itu, mengkonsumsi sirsak bisa diandalkan penderita asam urat untuk memperoleh kesembuhannya. Namun demikian, untuk memenuhi kebutuhan vitamin C sekaligus menumpas asam urat, sirsak bisa dikombinasi dengan buah lain seperti kulit manggis atau pun jeruk. Bahkan ada cara yang lebih praktis dan lebih terjamin khasiatnya serta mutunya, yakni dengan mengkonsumsi jus herbal, terutama jus herbal yang berbahan dasar dari formulasi daun sirsak dan kulit manggis seperti jus herbal Ultra Mangosteen.
20-03-2015 08:20
Seiring dengan meningkatnya jumlah penderita penyakit diabetes, maka meningkat pula kebutuhan akan cara mengobati diabetes. Memang, penyakit diabetes menjadi momok yang sangat menakutkan bagi banyak orang, terutama mereka yang memiliki sejarah kesehatan keluarga dengan penyakit diabetes dan mereka yang tidak menerapkan pola hidup sehat. Selain itu, banyak orang yang menyepelekan fakta bahwa diabetes bisa menyerang siapapun, tanpa kenal usia maupun jenis kelamin, bahkan jika mereka tidak memiliki riwayat penyakit ini di dalam keluarga mereka. Oleh sebab itu pula, badan kesehatan dunia WHO memberikan nasehat kepada kita masyarakat modern agar benar – benar menjaga pola hidup, termasuk pola makan agar tidak terserang penyakit ini. Baca juga : Mengenal Penyakit Gula, Faktor dan Gejalanya  Namun, ketika penyakit diabetes sudah terlanjur menyerang, tetapi dalam tahap yang masih terbilang aman, maka cara pengobatan diabetes manual masih bisa diterapkan. Pengobatan manual yang dapat diterapkan antara lain dengan: § Menghindari makanan yang mengandung karbohidrat tinggi Makanan berkabohirdrat tinggi seperti roti putih, nasi dan mie akan dengan mudah meningkatkan kadar gula dalam darah. § Olahraga Penumpukan gula di dalam darah dapat ditekan dengan cara berolahraga secara teratur. Namun, hal itu juga harus dibarengi dengan menghindari makanan yang menjadi pantangan bagi penderita diabetes. Baca juga : Khasiat Jus Mengkudu untuk Mengobati Berbagai Jenis Penyakit § Menggunakan obat – obatan medis maupun herbal Penderita diabetes dihadapkan pada dua pilihan obat, yakni medis dan herbal. Untuk obat – obatan medis, tentunya hanya bisa didapatkan dari rumah sakit atau dokter, namun untuk pengobatan alami atau herbal, penderita dapat memilih sendiri mana yang sekiranya sesuai. Saat ini, metode pengobatan herbal lebih banyak dipilih, terutama oleh penderita diabetes tipe dua. Alasannya, pengobatan herbal tidak menggunakan obat – obatan pabrik yang menggunakan bahan kimia, yang ditakutkan justru akan menimbulkan masalah baru. Beberapa obat herbal yang diklaim mampu mengobati penyakit diabetes tipe dua antara lain daun sirsak, ekstrak kulit manggis, sari mengkudu dan jintan hitam atau habatussauda. Namun, satu hal yang perlu diingat bahwa cara mengobati diabetes secara herbal hanya bisa bekerja efektif bagi penderita diabetes tipe 2 saja, sedangkan bagi penderita diabetes tipe 1 sangat dianjurkan untuk menggunakan pengganti insulin, terutama jika memang organ pankreas sudah benar – benar tidak mampu menghasilkan hormon tersebut.