Mengkonsumsi Roti Tawar Berlebihan Ternyata Berdampak Negatif

Additional Image

Waktu Posting : 20-08-2014 01:37 | Dibaca : 2815x

Apakah Anda tergolong kepada orang yang hoby mengonsumsi roti tawar? Walau jadi menu andalan yang sering disantap waktu sarapan, tetapi menurut berbagai pendapat mengkonsumi roti tawar pun bisa menghadirkan efek negatif lho! 

Seperti yang di ketahui bila disamping gampang serta cepat di sajikan, roti tawar pun diakui memiliki kandungan karbohirat yang pas semacam pengganti nasi. 
 
Baca juga : Cara Mengatasi Efek Buruk AC Pada Kulit  

Tetapi kenyataannya roti tawar tak selama-lamanya baik untuk kesehatan. Tersebut di bawah ini berbagai efek negatif dari roti tawar untuk kesehatan, diantaranya : 

1. Tak Mengenyangkan 

Serat adalah unsur utama yang bisa menolong mengurangi kandungan cholesterol, menolong pencernaan, serta menyebabkan dampak kenyang lebih lama. 

Tak seperti roti gandum, roti tawar terbuat dari tepung halus yang beberapa besar seratnya hilang waktu diolah. Hal semacam ini menjadikan Anda cepat terasa lapar. 

2. Menambah Kandungan Gula Darah 

Roti tawar terbuat dari biji-bijian olahan yang gampang diserap sepanjang sistem pencernaan. Hal semacam ini condong mengakibatkan lonjakan tajam gula darah serta insulin. 

Roti putih ialah makanan yang tinggi glisemik menjadikan orang lebih rawan pada penyakit seperti diabetes, penyakit jantung, obesitas, dan sebagainya. 

3. Tak Bernutrisi 

Sepanjang sistem penyulingan, tepung meninggalkan serat serta nutrisi lain seperti vitamin B6 serta E, magnesium, asam folat, seng, serta kromium. Kurangnya nutrisi menyebabkab roti tawar jadi tak sehat. 
 
Baca juga : Meredakan Stres Dengan Makanan Bermanfaat Alami  

4. Susah Diolah 

Roti tawar pun memiliki kandungan gluten yang membuatnya susah untuk diolah. Kecuali itu roti tawar tak mempunyai enzim alami yang diperlukan pankreas untuk memecah lemak, karbohidrat, serta protein. Hal semacam ini bisa menyebabkan pankreas Anda lebih rawan terkena penyakit. 

5. Tepung Halus 

Tepung halus tak mempunyai serat serta nutrisi utama. Roti tawar tak menyajikan manfaat kesehatan, hingga jadi penyebab beragam penyakit seperti obesitas serta diabetes.

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Hidung Sehat Pangkal Tubuh Yang Sehat

15-06-2014 22:31

Masalah pada telinga, hidung, serta tenggorokan cukup kerap berlangsung dalam kehidupan kita keseharian serta tidak tidak sering mengganggu aktivitas serta produktivitas. Memproteksi diri dengan teratur bertandang ke dokter THT benar-benar dianjurkan untuk menumbuhkan rutinitas sehat dan untuk menghindar masalah THT berkembang jadi penyakit serius. Hidung Hidung mampet adalah keluhan paling banyak dari banyak pasien yang bertandang ke klinik THT. Ini lantaran hidung ada dibagian atas badan. Pergantian cuaca paling kerap jadi pemicu masalah di seputar organ hidung. Janganlah kerjakan! Membiarkan pilek atau influenza yang tidak kunjung pulih Apabila terkena flu, kita harus istirahat serta minum obat yag memiliki kandungan parasetamol. Apabila tidak kunjung pulih sesudah satu-dua minggu, selekasnya pergi ke dokter THT untuk penanganan selanjutnya. Flu yang tak selesai dikerjakan dapat mengakibatkan komplikasi yang berbuntut pada sinusitis.   Baca juga : Paduan Tepat Meraih Tubuh Sehat dan Ideal Bergantung pada obat Di waktu kepala pusing serta hidung terhalang, obat-obatan yang memiliki kandungan parasetamol kerap jadi penyelamat. Kepala jadi mudah serta hidung jadi plong. Namun tahukah Anda bahwasanya sebenarnya obat pilek di market tak dapat membunuh virus influenza? Obat dapat menghimpit nyeri atau memudahkan hidung meler yang dikarenakan produksi kelenjar yang berlebihan, namun tetap harus pada akhirnya autoimunitas badan Anda sendiri yang mengobati. Ganti-ganti dokter serta obat Belum usai berobat pada dokter yang satu, Anda telah ‘gatal’ mencari dokter lain, walau sebenarnya tanda-tanda belum hilang serta obat belum habis. Rutinitas ‘window shopping’ ini bakal semakin menyusahkan pulihnya satu penyakit. Pasien bisa saja pro aktif mencari dokter yang bereputasi bagus, namun saat telah berobat, janganlah gegabah menghentikan penyembuhan cuma lantaran obat belum bereaksi. Kerjakan ini! Teratur bersihkan serta menjaga filter AC Didalam ruangan tertutup, hawa berputar ditempat yang itu-itu saja, hingga apabila dalam suatu ruangan ada satu orang terkena flu, maka penghuni yang lain cuma tinggal menanti giliran. Mesin pendingin ruangan (AC) dengan keadaan filter yang sempurna dapat menyaring hawa, namun jika filter rusak atau kotor, bakal menumpuk kotoran, umpamanya spora jamur. Kotoran itu bakal diterbangkan kembali ke ruangan, terhirup, lalu mengakibatkan infeksi saluran pernapasan.   Baca juga : Makanan yang Bisa Menurunkan Kadar Kolesterol Jahat dalam Tubuh Manusia Memakai disposable masker Polusi di kota-kota besar saat ini telah meraih skala mengerikan. Beberapa orang lalu mengatasinya dengan menggunakan masker. Namun sejauh mana masker membantu? Faktanya, masker memanglah dapat menghindar masuknya debu lantaran partikel debu memiliki ukuran semakin besar. Namun masker tak dapat menyaring virus. Apabila terus hendak gunakan masker, baiknya pakai yang disposable (sekali gunakan). Masker yang digunakan berulang malah bakal jadi sarang bakteri. Akumulasi virus dapat berlangsung jika seorang bersin waktu menggunakan masker, lantaran dia bakal kembali hirup kembali virus serta bakteri yang tertinggal di masker. Bersahabat dengan permen karet Kerap lakukan perjalanan jauh memakai pesawat terbang? Pergantian desakan hawa yang kerap berlangsung tiba-tiba kerap bikin telinga nyeri serta berdengung. Bila ini berlangsung, coba mengunyah permen karet, lantaran gerakan mengunyah serta menelan bakal buka tuba eustakius hingga hawa dapat lancar keluar serta masuk ke paru-paru. Tentukan permen karet low sugar. Cermati : Sebelum saat bertandang ke dokter, tulis kisah tanda-tanda penyakit Anda. Hal semacam itu bakal mempermudah dokter untuk bikin diagnosa serta menentukan penyembuhan yang jitu. Penyembuhan untuk pasien dengan kisah flu dua minggu pasti tidak sama dengan pasien dengan kisah flu lebih lama.

Featured Image
Indikator Seseorang Terkena Sakit Ginjal

23-05-2014 08:48

Dewasa ini dengan perkembangan dunia yang semakin menggila khususnya dalam hal teknologi telah membawa banyak sekali perubahan dalam pola hidup masyarakat. Pola hidup masyarakat modern tersebut sebagian memang terlihat baik dan bermanfaat, namun ketika kita tinjau lebih jauh lagi maka beberapa di antarannya ternyata sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat. Seperti salah satu contoh yang paling nyata adalah penggunaan komputer. Banyak orang saat ini memilih untuk bekerja di depan komputer berlama-lama. Hal ini membuat mobilitas yang mereka lakukan sangat terbatas, dan peredaran darah menjadi kurang lancar. Dan bahkan kebiasaan duduk yang terlalu lama tersebut dapat mengakibatkan penyakit yang lebih serius seperti penyakit ginjal. Ginjal merupakan salah satu organ yang dimiliki oleh manusia yang memiliki fungsi yang sangat penting. Sakit ginjal ini menjadi penyakit yang sangat ditakuti oleh pria yang memiliki usia di atas 40 tahun, karena pada fase tersebut tubuh mulai mengalami penurunan kinerja sehingga berbagai penyakit seperti sakit ginjal pun akan lebih mudah terjadi. Perlu untuk anda ketahui bahwasanya penyakit ginjal ini hampir tidak diketahui oleh para penderitannya ketika pertama kali atau awal terserang penyakit ginjal. Hal tersebut terjadi karena kekurangpahaman gejala yang terjadi, alhasil penyakit ginjal yang diketahui pun telah berada dalam tahapan kronik, dan bahkan sering kali berujung pada kematian. Berdasarkan hal tersebutlah maka pada ulasan di bawah ini saya akan menjelaskan banyak tentang gejala yang bisa dijadikan indikator bahwa seseorang terkena sakit ginjal. Sehingga penting bagi anda untuk membaca beberapa ulasan berikut ini dengan seksama.   Baca juga : Mengenal Lebih Jauh Tentang Stroke Ringan   1. Gejala pertama yang dialami oleh orang yang mengalami penyakit ginjal dan juga penyakit lainnya biasanya diawali dengan penurunan nafsu makan yang berdampak pada penurunan berat badan. Hal tersebut dapat dipicu oleh berbagai macam hal, salah satunya adalah karena sibuk bekerja. Tanpa anda sadari, ketika tubuh kekurangan asupan makanan yang cukup ini dapat berdampak buruk bagi ginjal. 2. Terjadi pembengkakan secara berkala pada bagian-bagian tubuh. Ginjal merupakan salah satu organ ekskresi yang berfungsi untuk mengeluarkan cairan yang tidak diperlukan bagi tubuh kita. Nah ketika kinerja organ ini mengalami gangguan seperti yang diakibatkan oleh kerusakan organ maka yang terjadi adalah cairan yang semakin banyak di dalam tubuh tersebut akan menyebabkan pembengkakan. Biasanya sering terjadi di pergelangan kaki.   Baca juga : Manfaat Puasa Bagi Kesehatan  3. Pada penderita tertentu penyakit ginjal ini juga sering kali disertai dengan penyakit anemia atau kekurangan darah merah. Hal tersebut berdampak pada orang yang mengalami gagal ginjal akan kelelahan sepanjang hari walaupun dia tidak sedang atau habis melakukan sebuah pekerjaan yang berat. Pada orang tertentu biasanya juga akan mengalami sesak napas. Jika anda atau keluarga anda mengalami gejala ini maka sebaiknya segera melakukan konsultasi ke dokter terkait, pasalnya gejala ini bukan hanya dijadikan gejala sakit ginjal saja tetapi juga penyakit berbahaya lainnya. Berbagai gejala yang saya sebutkan di atas memang masih terasa sebagai gejala umum. Karena berbagai penyakit lainnya terkadang juga memiliki gejala yang serupa. Namun tentunya jika anda menjumpai berbagai gejala yang saya sebutkan di atas maka sebaiknya anda segera melakukan pemeriksaan diri ke dokter terkait untuk memastikan keadaan anda. Dan jika memang anda terkena sakit ginjal, maka pengobatan awal jauh lebih baik dari pada pengobatan dalam tahap kronik. Pastikan anda selalu menjaga jumlah minuman air putih yang anda konsumsi dalam jumlah yang cukup setiap harinya sehingga anda terhindar dari penyakit ginjal ini. Demikian beberapa ulasan yang dapat saya sajikan, semoga bermanfaat.

Featured Image
Tips Keramas Benar dan Sehat, Tips Keramas Tanpa Shampo dan Tips Memilih Shampo Yang Tepat

23-02-2016 12:06

Keramas merupakan salah satu kegiatan (aktivitas) dalam proses perawatan rambut, dengan cara mencuci rambut serta kulit kepala menggunakan shampo atau pun produk pembersih lain yang dikhususkan untuk rambut/kulit kepala. Proses ini dilakukan dengan cara meremas-remas kulit kepala dengan shampo atau bahan lain yang sudah dicampurkan air yang kemudian diusapkan pada rambut yang sudah dibasahi air. Proses terakhir adalah dengan membilas rambut dengan air hingga bersih.   Keramas memiliki tujuan, yakni untuk menghilangkan kotoran pada rambut serta kulit kepala seperti ketombe, debu dan kotoran bekas keringat. Aktivitas mencuci rambut (keramas) yang dilakukan secara teratur serta berkala dipercayai dapat menyehatkan rambut. Hal tersebut karena keramas berfungsi membersihkan bagian rambut serta kulit kepala, juga dapat merangsang kulit kepala karena pijatan yang dilakukan pada saat keramas.   Baca juga : Akibat yang Ditimbulkan dari Pemakaian Celana Ketat bagi Kesehatan     Ternyata aktivitas membersihkan rambut atau disebut dengan keramas tersebut memiliki cara serta aturan khusus. Karena jika terlalu banyak keramas, justru akan merusak rambut Anda. Hal tersebut karena shampo yang digunakan untuk keramas terbuat dari bahan kimia, sehingga aturan dan cara yang digunakan juga harus sesuai dan tepat. Namun ternyata tanpa penggunaan shampo, keramas juga dapat dilakukan.   Nah, dalam tulisan kali ini, kita akan membahas mengenai beberapa tips seperti tips keramas tanpa shampo, tips keramas yang benar dan sehat serta tips memilih jenis shampo yang tepat untuk rambut.   Tips Keramas Tanpa Menggunakan Shampo Pasti Anda penasaran dengan cara keramas namun tanpa menggunakan shampo. Ternyata teknik keramas tanpa shampo ini sudah menjadi trend keramas yang lebih dikenal dengan sebutan “no poo” atau “no shampoo”, sudah banyak dilakukan oleh beberapa orang luar negeri dan sekarang juga mulai banyak dilakukan oleh orang Indonesia. Awal prosesnya rambut memang akan terasa berminyak, namun jika rutin melakukannya dalam beberapa bulan, maka rambut Anda akan terasa lebih halus. Bagaimana caranya? Berikut langkah keramas tanpa menggunakan shampo :   Persiapan Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa efek yang terjadi jika menggunakan teknik ini pada awalnya rambut akan lebih berminyak dan terlihat lepek. Hal tersebut wajar, karena merupakan respon tubuh dalam proses penyesuaian dalam rangka menjaga rambut agar tetap sehat. Sehingga agar mengurangi efek berminyak yang terjadi tidak berlebihan, Anda dapat mengurangi pemakaian shampo terlebih dahulu. Setelah mengurangi pemakaian, kemudian Anda dapat mencoba teknik ini agar efek yang ditimbulkan tidak terlalu berlebihan.   Keramas Keramas tanpa menggunakan shampo atau no poo bukan berarti tidak menggunakan apapun, namun kita dapat mengganti pemakaian shampo dengan menggunakan baking soda dan cuka apel (sebagai kondisioner). Baking soda sebanyak 1 sdm dicampurkan dengan satu gelas air, kemudian aduk rata sampai air terlihat keruh. Gunakan cairan baking soda tersebut seperti saat Anda menggunakan shampo, yaitu dengan memijatnya secara merata pada daerah akar rambut secara merata lalu bilas dengan air bersih. Selanjutnya masuk pada tahap conditioning. Cuka apel sebanyak 1 sdt dengan satu gelas air atau tambahkan bahan tambahan seperti beberapa tetes madu, essential oil atau perasan jeruk lemon. Kemudian campurkan dan gunakan merata pada seluruh bagian rambut. Kedua bahan tersebut tidak harus selalu digunakan pada saat keramas. Pada awal menggunakan teknik keramas tanpa shampo ini ada baiknya menggunakan sekitar 2 sampai 3 kali selama seminggu. Namun setelahnya Anda dapat mengurangi pemakaiannya hingga cukup sekali seminggu.   Tips Keramas yang Benar dan Sehat Sebelum mandi atau keramas, sebaiknya Anda menyisir rambut terlebih dahulu. Hal tersebut berfungsi mengeluarkan debu yang menempel pada rambut, sehingga rambut juga tidak kusut saat dikeramas. Anda harus membasahi seluruh bagian rambut hingga basah masuk ke kulit kepala. Perhatikan benar khususnya bagi perempuan yang memiliki rambut panjang. Jika menggunakan shampo, maka pilihlah jenis shampo yang sesuai dengan jenis serta karakter rambut Anda, hal tersebut menghindarkan terjadinya kerusakan pada rambut. Cara yang benar menggunakan shampo adalah dengan menuangkan shampo secukupnya pada telapak tangan, busakan lalu usapkan dan pijat dengan lembut pada akar rambut serta seluruh bagian rambut. Massage atau pijat kepala merupakan teknik memijat pada bagian kulit kepala (akar rambut) saat keramas. Pemijatan tersebut bertujuan untuk melancarkan sirkulasi darah dan membersihkan minyak-minyak yang menyebabkan ketombe. Gosoklah dengan lembut dengan menggunakan ruas-ruas jari. Jangan menggosok terlalu keras atau kencang karena dapat menyebabkan kerusakan rambut seperti rambut mudah patah, kusut, kering dan rontok. Setelah rambut penuh dengan busa, biarkan hingga 2 sampai 3 menit, baru kemudian membilasnya. Jika rambut dalam keadaan kotor serta lepek, Anda dapat mengulangi proses keramas tersebut, namun dengan pemberian shampo yang lebih sedikit dibandingkan keramas yang pertama. Hindari menyisir rambut pada saat rambut masih basah setelah keramas. Karena akan menyebabkan rambut mudah rontok dan patah. Jangan mengeringkan rambut dengan menggosoknya terlalu keras dan dengan menggunakan handuk kering. Keringkan rambut dengan cara alami yakni di angin-anginkan dapat menggunakan kipas angin. Jika menggunakan hair dryer maka gunakan dalam suhu yang tidak terlalu panas.   Baca juga : Cara Memilih Krim Pemutih yang Aman     Tips Memilih Jenis Shampo yang Tepat Bagi Rambut Beberapa orang merasa bingung dalam memilih jenis shampo yang tepat bagi rambutnya. Karena pemilihan yang tidak tepat justru akan membuat rambut mengalami kerusakan seperti rambut kering, bercabang, ketombean, rontok, mudah patah dan sebagainya.   Sehingga dalam memilih shampo pun Anda harus menyesuaikannya dengan jenis rambut Anda. Agar Anda tidak bingung dalam memilih shampo yang cocok dan tepat untuk jenis rambut Anda, sebaiknya Anda membaca serta menyimak pembahasan di bawah ini, mengenai tips atau cara memilih shampo yang tepat bagi rambut Anda : Perhatikan kandungan atau komposisi yang ada dalam shampo. Jangan sampai ternyata shampo yang Anda gunakan mengandung bahan yang justru akan merusak rambut dan menimbulkan masalah baru pada rambut Anda. Sebelum memilih shampo, Anda perlu mengenali jenis atau tekstur rambut Anda terlebih dahulu. Tekstur rambut seperti rambut lurus, keriting, tipis, kuat, rapuh, mengembang (bervolume) dan sebagainya. Dari mengerti jenis atau tekstur rambut Anda tersebut, dapat menyesuaikan dengan jenis shampo yang Anda pilih atau gunakan. Karena beberapa shampo diperuntukkan berdasarkan jenis atau tekstur rambut penggunanya. Kenali masalah-masalah rambut, khususnya untuk masalah rambut yang Anda alami. Sperti rambut serta kulit kepala yang kering, rambut yang cenderung berminyak, rambut yang berketombe dan masalah rambut lainnya. Masalah rambut yang Anda keluhkan dapat menjadi cara dalam memilih jenis shampo yang tepat. Nah, demikian beberapa pembahasan mengenai keramas dan menjaga rambut agar tetap sehat. Semoga beberapa tips di atas dapat membantu Anda dalam menjaga kesehatan rambut Anda. Karena rambut yang sehat juga berpengaruh pada penampilan serta kesehatan tubuh Anda. Selamat mencoba beberapa tips di atas, semoga berhasil dan terima kasih.  

...