Waktu Posting : 02-04-2016 11:33 | Dibaca : 2371x
05-10-2014 19:04
Mungkin saja Anda telah tahu bahwa mengonsumsi makanan yang sesuai bisa melindungi Anda agar terus sehat. Berita baiknya lagi ialah : diet yang sehat bisa bikin Anda tampak muda serta bahkan juga memperlambat proses penuaan. Bahkan juga berbagai makanan itu bisa menghindari penyakit-penyakit degeneratif seperti : Alzheimer, diabetes, dan penyakit jantung. Tersebut di bawah inii salah satunya : Buah–buahan serta sayuran Kurangi resiko kebutaan di umur 65 th. atau lebih. Sayuran serta buah-buahan seperti : bayam, kembang kol, jagung, jeruk, serta wortel kaya bakal vitamin c, zinc serta beta karoten yang baik untuk mata. Anggur, terlebih anggur merah kaya bakal anti-oksidan (resveratrol) yang menolong kurangi resiko kanker, penyakit jantung serta penuaan awal. Baca juga : Agar Mata Tetap Tajam dan Sehat Jagalah dengan 9 Cara Ini Sayur-sayuran berwarna kuning serta hijau memiliki kandungan vitamin C yang bermanfaat untuk peremajaan kulit. Gandum. Dengan konsumsi gandum yang kaya bakal serat bisa kurangi kemungkinan terjadinya penyakit diabetes jenis 2. Ikan. Omega 3 yang terdapat pada minyak ikan mempunyai manfaat untuk menghindar penuaan. Kecuali itu ikan pula bermanfaat menolong kurangi kemungkinan stroke, penyakit jantung serta Alzheimer. Makanlah sekurang-kurangnya 2 kali dalam satu minggu. Susu. Kalsium serta vitamin D yang terdapat didalam buatan susu amat utama untuk tulang yang kuat. Dengan konsumsi 2 gelas susu rendah lemak, yoghurt, maupun buatan memiliki bahan basic susu yang lain sehari-hari, jadi Anda bakal terlepas dari resiko osteoporosis. Kacang-kacangan. Kacang-kacangan memiliki kandungan protein nabati yang baik, semacam alternatif sumber protein lain dari daging merah, untuk menghindar penuaan serta penyakit-penyakit degeneratif. Baca juga : Turunkan Berat Badan dengan Konsumsi Pisang Beberapa makanan yang baiknya dikurangi : Daging merah. Lemak jemu yang terdapat pada daging merah bisa memiliki resiko pada penyumbatan pembuluh darah serta berbuntut pada penyakit jantung. Gula. Seperti yang sudah kita kenali, mengkonsumsi gula yang berlebihan bisa tingkatkan level glukosa dalam darah serta mengkonsumsi kalori yang berlebihan bisa bikin insulin jadi resisten serta berbuntut pada penyakit diabetes. Garam. Mengkonsumsi garam (sodium) yang berlebihan, bisa tingkatkan tekanan darah Anda serta punya potensi pada rusaknya multiorgan, salah satunya : ginjal, mata serta otak. Batasi mengkonsumsi sodium sampai 2400mg /hari, kurang lebih setara dengan 1 sendok teh garam dapur. Bila Anda mempunyai kisah hipertensi, jadi disarankan untuk dikurangi sampai 1500mg/hari. Satu hal lagi yang tak kalah utama ialah : minumlah air putih sekurang-kurangnya 2 liter/hari, lantaran dehidrasi bakal mengakibatkan Anda kekurangan daya serta kulit jadi kering.
30-06-2024 00:19
Penyakit jantung menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang. Perlu diingat, penyakit ini tak hanya menyerang lanjut usia saja, namun anak muda juga berpotensi terserang penyakit jantung. Masih banyak anak muda yang menganggap remeh soal penyakit jantung. Terlebih, ada beberapa gejala dari penyakit ini yang disepelekan. Padahal, ciri-ciri penyakit jantung dapat muncul bahkan dari usia muda, lho. Apabila tidak terdeteksi dan segera mendapat tindakan, gejala tersebut bisa bertambah parah. Oleh sebab itu, dianjurkan untuk rutin berolahraga dan menjaga pola makan. Selain hidup lebih sehat, cara ini turut meminimalisir terserang penyakit jantung di usia muda. Lantas, apa saja ciri-ciri penyakit jantung di usia muda? Simak pembahasannya dalam artikel ini. Meski baru menginjak usia muda, bukan berarti detikers tak dapat terserang penyakit jantung. Gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok, minum-minuman alkohol, kurang tidur, dan ditambah jarang olahraga bisa membuatmu rentan terkena penyakit jantung. https://pafitarempakota.org/ Untuk lebih jelasnya, berikut sejumlah ciri-ciri penyakit jantung di usia muda : 1. Mengalami Nyeri Dada Ciri yang pertama adalah kerap mengalami nyeri dada. Hal ini bisa disebabkan oleh penyumbatan pada pembuluh arteri. Biasanya, rasa nyeri di dada akan berlangsung selama beberapa menit. Nyeri dada bisa terjadi kapan saja, baik saat beraktivitas maupun sedang istirahat. 2. Mudah Lelah Apakah detikers gampang lelah setelah melakukan aktivitas ringan hingga sedang? Jika iya, hal ini harus diwaspadai karena bisa menjadi ciri-ciri penyakit jantung di usia muda. Rasa lelah dapat disebabkan oleh berkurangnya pasokan oksigen dan darah ke otak serta otot. Jantung tidak bisa memompa cukup darah untuk memenuhi kebutuhan jaringan tubuh. Alhasil, darah yang seharusnya dialirkan ke organ seperti otot-otot pada tangan atau kaki malah dialirkan ke jantung dan otak. Selain itu, rasa lelah yang muncul ketika bangun di pagi hari juga bisa menjadi indikasi masalah pada jantung. Apabila hal itu terjadi selama beberapa hari, sebaiknya segera pergi ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan. 3. Tidur Mendengkur Banyak orang yang tidur sampai mendengkur atau ngorok. Namun, jika suara mendengkur begitu keras dan terdengar seperti terengah-engah, itu bisa menjadi pertanda Obstructive Sleep Apnea (OSA). OSA merupakan kondisi ketika dengkuran mengakibatkan terputusnya napas saat tidur. Kondisi itu dapat menurunkan kadar oksigen dalam darah dan menimbulkan tumpukan karbon dioksida. Nah, OSA juga membuat jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah yang nantinya dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. 4. Muncul Rasa Sakit di Tubuh Bagian Kiri Dalam beberapa kasus, seseorang mengalami rasa sakit atau nyeri pada anggota tubuh bagian kiri. Rasa sakit itu umumnya muncul pertama kali di dada, lalu menyebar ke bagian luar dada seperti pundak atau lengan. Rasa nyeri tersebut dapat menjadi indikasi adanya penyumbatan pembuluh darah atau otot jantung yang melemah. Gejala yang satu ini perlu diwaspadai sebab dapat menjadi pertanda seseorang mengalami gagal jantung, penyakit jantung koroner, hingga perikarditis. 5. Sesak Napas Ciri-ciri berikutnya adalah mengalami sesak napas. Banyak orang yang mengira sesak napas adalah indikasi gangguan di sistem pernapasan. Padahal, dalam kondisi tertentu sesak napas bisa menandakan seseorang mengalami masalah pada jantungnya. Soalnya, penyakit jantung dapat membuat aliran darah dari jantung ke organ tubuh menjadi tidak lancar. Hal tersebut yang kemudian dapat menimbulkan sesak napas. Sesak napas umumnya muncul ketika sedang menjalani aktivitas. Namun, dalam beberapa kasus sesak napas bisa muncul saat tengah beristirahat atau berbaring. Kondisi tersebut umumnya merupakan indikasi gagal jantung. 6. Batuk Kronis Batuk yang terjadi secara terus menerus perlu jadi perhatian lebih. Soalnya, kondisi itu bisa menjadi salah satu gejala gagal jantung. Ketika terjadi gagal jantung, kontraksi jantung menjadi lebih lemah. Kondisi tersebut menyebabkan cairan masuk ke dalam paru-paru sehingga memicu tubuh untuk menghilangkan kelebihan cairan itu dengan cara batuk. Umumnya, batuk pada penyakit gagal jantung akan mengeluarkan dahak kental berwarna putih. Dalam sejumlah kasus, batuk juga disertai bercak darah. Ada sejumlah faktor yang menyebabkan seseorang di usia muda bisa terserang penyakit jantung. Mengutip laman Cardio Metabolic Institute, berikut sejumlah penyebabnya : 1. Kelebihan Berat Badan Kelebihan berat badan punya pengaruh besar terhadap risiko terkena serangan jantung. Meski begitu, seseorang yang mengalami berat badan berlebih juga memiliki masalah kesehatan lain, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, hingga kolesterol tinggi. 2. Tekanan Darah Tinggi Ada banyak kasus seseorang mengalami tekanan darah tinggi atau hipertensi di usia muda hingga dewasa. Kondisi tersebut dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular, yakni suatu penyakit yang disebabkan adanya gangguan pada jantung dan pembuluh darah. Hipertensi dapat disebabkan oleh sejumlah faktor, salah satunya merokok dan stres berat. Selain itu, jarang berolahraga juga dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. 3. Merokok dan Vape Penyebab utama anak muda mengalami penyakit jantung karena kebiasaan merokok dan vaping. Menurut berbagai penelitian, seseorang yang merokok satu bungkus dalam sehari berisiko meningkatkan serangan jantung dua kali lipat dibandingkan dengan bukan perokok. Meskipun rokok memiliki kemungkinan lebih besar yang menyebabkan serangan jantung daripada vape, namun bukan berarti vape aman untuk dipakai. Rokok elektrik tersebut mengandung nikotin dan senyawa beracun yang mempercepat detak jantung serta meningkatkan tekanan darah. Sebuah studi yang dilakukan baru-baru ini mengungkapkan, vape membuat seseorang 34% lebih mungkin terkena serangan jantung dibandingkan dengan orang yang tidak vape. Itu dia enam ciri-ciri penyakit jantung yang menyerang usia muda. So, jaga kesehatan dari sekarang.
03-06-2014 11:26
Orang tidak mati karena diabetes, tetapi meninggal karena komplikasi penyakit. Banyak komplikasi yang berawal dari diabetes. Kematian akibat diabetes, biasanya berupa komplikasi yang berakhir pada penyakit jantung koroner, stroke juga gagal ginjal, serta penyakit lainnya. Diabetes merupakan gerbang masuk penyakit. Sekali menderita diabetes, maka orang itu seumur hidup akan dikekang penyakit itu. Penyakit diabetes itu bukan untuk disembuhkan, tetapi dikendalikan agar kadar gula dalam darah tak terus meningkat. Indikasi lain yang terjadi akibat diabetes adalah kesemutan, pandangan mata kabur, juga luka yang tak kunjung sembuh. Diabetes yang dalam bahasa awam disebut kencing manis itu muncul karena hal yang tak terlalu kita sadari sebelumnya, yakni perubahan gaya hidup dan pola makan. Baca juga : Obat Alami Demam Berdarah Banyak orang masih menganggap diabetes merupakan penyakit orang tua atau penyakit yang timbul karena faktor keturunan. Faktanya, setiap orang dapat mengidap diabetes, anak muda maupun orang tua. Kini banyak orang tak menyadari dirinya menderita diabetes karena minimnya informasi dan pengetahuan yang diketahui tentang penyakit ini. Atau, ada juga orang yang mengetahui gejalanya, tetapi enggan memeriksakan diri ke dokter. Sebagian besar kasus diabetes adalah diabetes tipe dua atau yang disebabkan faktor keturunan. Namun, faktor keturunan tidak cukup untuk menyebabkan seseorang menderita diabetes karena kemungkinannya hanya 5%. Diabetes tipe dua ini juga kerap terjadi pada mereka yang obesitas atau kegemukan, serta gaya hidup tak sehat. Penumpukan lemak di sekitar pinggang dapat menimbulkan diabetes dan komplikasi penyakit lainnya seperti asam urat, kolesterol, dan diabetes tipe dua. Cobalah lakukan pengukuran pada lingkar pinggang Anda dengan meletakkan pita ukur di atas tulang pinggul. Untuk wanita, lingkar pinggang yang sehat tidak lebih dari 80 cm, dan laki-laki tak lebih dari 90 cm. Baca juga : Cara Sehat Bersepeda Motor Lingkar pinggang yang melebihi ukuran normal itu karena adanya penumpukan lemak di sekitar pinggang. Dengan kata lain, itu merupakan indikasi gaya hidup tak sehat dan pola makan yang tak teratur. Untuk pola hidup, dapat dikarenakan olah raga yang tak rutin atau perubahan pola aktivitas. Adanya timbunan lemak yang banyak pada bagian pinggang dapat menimbulkan penyakit seperti asam urat, kolesterol tinggi, diabetes tipe dua, bahkan hipertensi (tekanan darah tinggi). Berbagai penyakit itu kemudian dapat menumpuk di sepanjang pembuluh darah dan berisiko timbulnya penyakit jantung koroner (PJK). Untuk menghilangkan lemak atau mengecilkan lingkar pinggang menjadi normal, dapat dilakukan dengan berolah raga atau mengubah pola hidup. Dalam satu pekan, sisihkan lima hari untuk berolah raga. Setiap hari hanya selama 30 menit. Jangan terlena oleh kemakmuran atau fasilitas yang ada. Sebisa mungkin tetap lakukan aktivitas jalan kaki atau menyusuri tangga setiap hari. Kalau kita mau naik atau turun ke lantai tertentu, pilihlah tangga daripada lift. Pilihan itu lebih baik untuk kesehatan. Untuk pola makan, dianjurkan agar mengkonsumsi makanan bergizi. Mengurangi makanan tinggi karbohidrat seperti nasi, mi instan, pasta, atau makanan cepat saji adalah pilihan terbaik selain memperbanyak minum air putih. Tak ada salahnya juga mengkonsumsi suplemen kesehatan berupa jus herbal yang mengandung sari buah atau ekstrak buah naga, mengkudu, sirsak dan manggis seperti halnya Ultra Mangosteen, Ultra Noni, dan DragonNoni. Jadi, mulailah hidup sehat untuk menekan risiko terkena diabetes!