Waspadai 5 Penyakit Mata Penyebab Kebutaan

Additional Image

Waktu Posting : 03-05-2014 14:19 | Dibaca : 3667x

Waspadai 5 Penyakit Mata Penyebab Kebutaan  - Ada lima jenis penyakit mata yang paling sering diderita orang berusia di atas 40 tahun dan dapat mengakibatkan kebutaan.

Berikut ini penjelasannya.
1. Miopia
Jenis gangguan ini paling banyak terjadi. Tanda-tandanya, sulit melihat jauh dan harus menggunakan kaca mata minus. Yang perlu diwaspadai adalah Miopis Patologis, yaitu jenis miopia yang paling berbahaya dan berpotensi membutakan.

Pada beberapa individu, miopia jenis ini dibarengi kerapuhan retina akibat penipisan selaput jala dari waktu ke waktu. Penyembuhan bisa dilakukan melalui operasi, tetapi tingkat keberhasilan pemulihan penglihatan sangat tergantung dari kecepatan penanggulangannya. Satu hari tertundanya pelaksanaan pembedahan sudah mampu mengurangi presentase keberhasilan dalam derajat cukup banyak.

2. Katarak
Katarak merupakan gangguan mata yang paling banyak terjadi pada orang dewasa, sebab berkaitan erat dengan faktor usia. Katarak tidak bisa dihindari, tapi bisa diobati lewat operasi. Penyakit ini menyerang orang berusia 30 tahun ke atas. Gejalanya diawali dengan penglihatan ganda, peka terhadap cahaya dan kesilauan sehingga menyebabkan penglihatan di malam hari lebih nyaman dibanding siang hari.
 
Baca juga : Cara Merawat Kulit Wajah Secara Alami Tanpa Efek Samping

Gejala katarak pada stadium lanjut biasanya disertai selaput berwarna putih susu di pupil mata. Lensa mata penderita menjadi keruh dan menghalangi cahaya yang masuk sehingga tidak sampai ke retina mata bagian belakang.

Selain karena faktor usia, katarak juga terjadi karena kecelakaan mata, diabetes, kelenjar paratiroid kurang aktif, radang kulit yang disebut dermatitis atopik, dan gangguan ginjal. Katarak juga bisa disebabkan alergi terhadap obat tertentu, terpaan sinar X, bahkan radang bisa disebabkan karena keturunan.

3. Glaukoma
Di Indonesia glaukoma menempati urutan kedua penyakit mata yang banyak diderita golongan usia 40 tahun ke atas. Glaukoma adalah kondisi dimana cairan yang biasanya mengalir masuk dan keluar mata tiba-toba tersumbat. Sumbatan menyebabkan nyeri hebat dan hilang penglihatan.

Gejala glaukoma antara lain sakit kepala hebat, mata merah, penglihatan kabur atau tampak cincin bercahaya, muntah-muntah, bola mata mengeras dan nyeri, pupil mata melebar, dan kelopak mata bagian atas membengkak.

Glaukoma bisa menyerang siapa saja, tapi yang tergolong risiko tinggi adalah penderita diabetes atau penyumbatan pembuluh darah. Lebih-lebih jika sudah berusia lebih dari 60 tahun, mengalami stres emosional dan perokok, risiko glaukoma semakin besar.
 
Baca juga : Yang Sebaiknya Anda Ketahui Mengenai Penyakit Batu Ginjal

Sekali terkena glaukoma, meskipun operasi berhasil, penglihatan tidak bisa pulih penuh. Ini karena penderita glaukoma mengalami kerusakan saraf otpik permanen.

4. Degenerasi Makula (Atrofi)
Degenerasi makula atau atrofi adalah penyakit mata yang menyerang daerah dekat pusat retina. Pada usia lanjut, jenis penyakit mata ini merupakan salah satu penyebab kebutaan. Ada dua bentuk degenerasi makula. Pertama, bentuk kering yang ditandai perubahan atrofi pigmen epitel dan menyebabkan kehilangan penglihatan secara perlahan. Kedua, bentuk basah yang menyebabkan kehilangan daya lihat secara cepat.

Penyebab penyakit ini adalah penyempitan dan penyumbatan arteri retina karena kemunduran pada refleksi normal. Gejalanya ditandai dengan adanya perubahan pada pusat penglihatan, semacam bintik putih di tengah-tengah halaman ketika sedang membaca.

5. Retinopati Diabetika
Penyakit ini merupakan komplikasi dari penyakit kencing manis yang mengganggu mata. Sekitar 60% pengidap diabetes selama 15 tahun mengalami kerusakan pembuluh darah pada mataya. Retinopati sangat berpotensi menjadi penyebab kebutaan pada penderita diabetes.  

Ada dua jenis retinopati diabetika. Pertama retinopati awal. Pada tahap ini, pembuluh darah di retina mata mulai berubah. Ada pembuluh yang  menyempit, ada yang membesar dan membentuk kantong-kantong yang bisa menghambat jalan darah. Pada tahap ini, retinopati diabetika tidak menimbulkan gangguan serius. Tapi jika tidak segera ditangani, retinopati awal berkembang ke tahap serius dan membahayakan penglihatan.

Kedua, retinopati proliferatif, yang terjadi jika retinopati awal tidak ditangani serius dan muncul pembuluh darah baru pada permukaan retina atau pada saraf optik dan kemudian mengalami kebocoran. Dari sini bisa terjadi pelepasan retina mata, glaukoma, atau cacat penglihatan berat dan kebutaan.

Jika sudah mengalami retinopati. lakukan diet dan menjaga kadar gula. Kurangi pekerjaan fisik yang berat untuk menghindari pendarahan pada retina karena adanya tekanan darah yang meningkat. Hindari juga olahraga yang berat.


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Betapa Pentingnya Merawat Organ Intim Wanita

30-05-2014 23:30

Untuk wanita kebersihan organ intim sebaiknya dijaga. Ada bakteri serta kuman bisa menyebabkan penyakit yang beresiko pada daerah kewanitaan ini. Kecuali itu, nilai plusnya ialah untuk membahagiakan pasangan Anda. Perawatan pada organ intim wanita betul-betul memerlukan perhatian spesial. Semacam bahan pembersih, pakai pembersih spesial kewanitaan yang tak memiliki kandungan minyak wangi. Bisa diambil jenis pembersih yang berbahan dasar susu untuk memperoleh kestabilah pH di daerah seputar vagina. Tetapi penggunaan pembersih ini janganlah dipakai tiap-tiap hari sebab bisa mengakibatkan kelembapan yang menyusut atau membuatnya terlampau kering. Jauhi juga pemakaian bedak yang mempunyai tujuan untuk mengharumkan vagina. Sebelum saat memakai celana dalam, keringkan vagina terlebih dulu memakai handuk atau tisu. Bila hendak menggunakan patyliner janganlah digunakan terlampau lama. Butuh dicermati juga saat haid untuk kerap ganti pembalut. Pada waktu membersihkan vagina kerjakan lewat cara yang benar, yakni dari arah depan ke belakang, bila terbalik bisa mengakibatkan bakteri yang ada di sekitar anus bisa terbawa masuk ke vagina.   Baca juga : Mengenal Operasi Laparoskopi, Kelebihan dan Kekurangannya Kecuali perawatan sehari-harinya itu, Anda dapat juga melaksanakan ratus vagina. Treatment ini ialah serangkaian perawatan yang dikerjakan lewat cara tradisional yang telah ada dari zaman dulu. Langkah yang dikerjakan ialah dengan pengasapan di bagian organ intim. Cara ini dikerjakan dengan memasukkan badan pada satu buah kotak spesial yang memiliki ukuran besar. Pakaian yang dikenakan juga ialah pakaian spesial ratus. Waktu melakuakn ratus, posisi duduk mesti pas dengan vagina tepat berada diatas lubang ratus. Pemakaian bahan ratus diantaranya daun sirih, kayu manis, akar wangi, serta daun mayosi yang dibakar memakai tungku tradisional. Untuk memperoleh hasil yang optimal kerjakan waxing pada organ intim sebelum saat lakukan ratus. Sistem ratus memerlukan saat lebih kurang sepanjang 30 menit. Kecuali menjaga organ intim wanita, ratus juga untuk perawatan badan. Alhasil, badan bakal jadi lebih fresh serta wangi.   Baca juga : Cara Atasi Penyakit Komplikasi Secara Alami Kecuali untuk wanita yang sudah menikah, ratus dapat juga dikerjakan untuk wanita yang belum menikah untuk perawatan vagina yang bersih, keset, serta wangi. Baiknya kerjakan tiga kali satu minggu untuk memperoleh hasil yang maksimal. Sedang untuk Anda yang telah menikah, kerjakan treatment ratus sebelum saat melakukan hubungan intim dengan suami. Pastinya bakal menghadirkan sensai yang tidak sama, serta bakal menyajikan kesan sendiri. ‘Selamat merawat’.

Featured Image
Cara Mencegah Penyakit Kanker Payudara

13-05-2014 02:13

Bagaimanakah langkah menghindar dari kanker payudara yang cukup kerap diidap oleh wanita? Terdapat banyak langkah menghindar kanker payudara yang utama buat anda kenali serta kerjakan dengan pasti supaya senantiasa terlepas dari kanker itu. Lantaran kita ketahui pencegahan itu benar-benar utama, hal semacam ini karena bila telah terkena kanker ini, maka pengobatannya bakal benar-benar susah. Karenanya, mari kita menghindar daripada menyembuhkan. Langkah menangkal kanker payudara : 1. Melindungi berat tubuh Melindungi berat tubuh yang sehat selama hidup Anda dapat dibuktikan bisa melindungi kesehatan, Anda bisa mengkalkulasi BMI atau Body Mass Index lewat cara berat tubuh (dalam kilogram) dibagi kuadran tinggi dalam mtr., sudah dapat dibuktikan dengan cara penting bila penambahan BMI (kian lebih situasi normal 25) bakal menambah resiko kanker payudara. Diluar itu, serta penambahan BMI sudah memberikan keyakinan dapat dibuktikan menambah resiko kanker payudara pasca-menopause. 2. Jauhi alkohol Pemakaian alkohol yaitu yang paling mapan untuk kanker payudara, studi Kesehatan memberikan konsumsi kian lebih satu minuman mengandung alkohol satu hari bisa menambah resiko kanker payudara sejumlah 20-25 %. Baca juga : Tips Untuk Mendapatkan Keefektifan dari Obat Herbal 3. Konsumsi buah-buahan serta sayuran Makan tujuh atau lebih porsi sayur serta buah tiap-tiap hari, sayuran untuk perlindungan kanker payudara meliputi seluruhnya sayuran (brokoli, kubis, kecambah brussels, kembang kol), sayuran hijau (sawi, kangkung, bayam), wortel serta tomat. Buah yang memiliki kandungan lebih untuk menghindar kanker payudara yaitu jeruk, berry serta ceri. Paling baik buat anda yaitu dengan konsumsi sayuran mentah atau dimasak sebentar, lantaran sebagian phytochemical dipercaya tawarkan perlindungan pada kanker payudara dihancurkan oleh panas. 4. Olahraga dengan cara teratur Banyak riset sudah tunjukkan bahwasanya olahraga teratur berikan perlindungan yang kuat pada kanker payudara, kerjakan sepanjang 30 menit untuk beraktivitas aerobik tengah (jalan cepat) dengan cara teratur. 5. Kurangi lemak Apakah lemak Anda benar? Tipe lemak dalam diet Anda bisa memengaruhi resiko kanker payudara. Minimalkan konsumsi lemak omega-6, lemak jemu serta lemak trans. Optimalkan konsumsi lemak omega-3, terlebih dari minyak ikan (salmon, tuna, makarel, sarden). Konsumsi minyak tidak jemu tunggal (minyak zaitun, kacang-kacangan/biji, alpukat) untuk sumber lemak utama anda, lantaran makanan itu mengandung potensi karakter antikanker. Dengan cara spesial, minyak zaitun yaitu sumber mungkin dari polifenol antioksida serta kacang-kacangan serta biji-bijian memenuhi keperluan mineral pelindung kanker, selenium. 6. Konsumsi karbohidrat sesuai sama porsi Apakah karbohidrat Anda benar? Minimalkan konsumsi indeks glikemik tinggi yakni nasi putih, kentang putih, gula serta barang hasil olahan dari nasi, kentang serta gula. Makanan ini menyebabkan pergantian hormonal yang mempromosikan perkembangan sel dalam jaringan payudara. Ubah ini karbonhidrat anda dengan biji-bijian serta kacang-kacangan atau polong-polongan. Kacang-kacangan lantaran serat tinggi serta kandungan lignan terlebih spesial.   Baca juga :  Obat Herbal untuk Metabolisme Yang Baik   7. Konsumsi hasil olahan kedelai Konsumsi product kedelai dengan cara teratur, seperti tahu, tempe serta susu kedelai. Riset epidemiologi sudah memperlihatkan jalinan positif pada konsumsi kedelai serta pengurangan resiko kanker payudara. 8. Minimalkan paparan estrogen farmakologis serta xeno-estrogen Janganlah mengambil estrogen resep terkecuali ada indikasi medis, paparan seumur hidup untuk estrogen memerankan utama dalam perubahan kanker payudara. Juga jauhi seperti estrogen senyawa yang ditemukan dalam polusi lingkungan, seperti pestisida serta bahan kimia industri. Dianjurkan memakai product organik bila anda tak dapat menghindarinya maka cucilah product non-organik dengan cara benar. 9. Positif thinking serta tak merokok Terlibat dalam tingkah laku mengasyikkan diri dengan cara teratur, meningkatkan jalinan hangat serta sama-sama beruntung dengan keluarga serta rekan-teman. Peroleh tidur yang cukup (7-8 jam per malam), riset memperlihatkan bahwasanya merokok dalam waktu lama dan panjang dihubungkan dengan penambahan resiko kanker payudara pada sebagian wanita. 10. Menyusui Menyusui bayi Anda sampai saat yang pas, wanita yang menyusui bayi mereka sekurang-kurangnya sepanjang setahun dengan cara menyeluruh akan mengalami penurunan resiko terkena kanker payudara.  

Featured Image
Fakta tentang Kuret yang Perlu Anda Tahu

13-12-2024 18:36

Kuret lazim dilakukan pada wanita yang mengalami keguguran saat usia kandungan trimester pertama. Kuret atau dalam bahasa medis dikenal sebagai D&C (dilation and curettage) merupakan tindakan medis untuk mengeluarkan atau membersihkan sisa jaringan atau perdarahan dari dalam rahim.Tindakan kuret terdiri dari dilasi dan kuretase. Dilasi ialah tindakan membuka leher rahim untuk selanjutnya dilakukan kuretase, yaitu pembersihan isi rahim.Dalam tindakan itu, dokter akan akan mengeruk lapisan dalam dinding rahim dengan sendok kuret hingga bersih dari sisa jaringan dan perdarahan. Selain itu, dokter dapat pula menggunakan vacuum aspiration untuk menyedot sisa jaringan. Meski sudah banyak dilakukan, masih ada sederet fakta mengenai kuret yang perlu Anda tahu.Semua Keguguran Pasti akan Dikuret?Faktanya, 50 persen kasus keguguran tidak membutuhkan prosedur kuret. Artinya, jaringan dianggap dapat keluar dengan sendirinya hingga bersih. Namun, hal ini tetap bergantung pada usia kehamilan serta kondisi rahim. Usia kehamilan lebih dari 10 minggu umumnya memerlukan tindakan kuret untuk membantu membersihkan jaringan dalam rahim.Kuret Dibius Total atau Tidak?Saat akan dilakukan kuret, pasien akan menjalani anestesi atau dibius secara total. Hal ini perlu dilakukan karena prosedur ini dapat menimbulkan rasa nyeri.Apa Saja Komplikasi kuret?Sama seperti setiap prosedur atau tindakan medis lainnya, prosedur kuret pun dapat menimbulkan beberapa risiko usai tindakan. Risiko yang dapat muncul antara lain kerusakan pada jaringan leher rahim, perforasi rahim (rahim bolong), infeksi, atau timbulnya jaringan parut dalam rahim.Apakah Kuret Memengaruhi Kesuburan Rahim Kelak?Kuretase dapat menimbulkan jaringan parut pada dinding rahim, yang dikenal dengan istilah  sindrom Asherman (Ashermans syndrome). Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan menstruasi yang tidak teratur atau nyeri hebat saat menstruasi.Selain itu, sindrom Asherman dipercaya berisiko menyebabkan keguguran pada kehamilan selanjutnya dan mengganggu kesuburan. Beberapa wanita dengan sindrom Asherman dapat mengalami kesulitan untuk hamil. Kalaupun berhasil hamil, sindrom ini berisiko menyebabkan gangguan pada perkembangan janin. Sering kali tindakan operasi pada penderita sindrom ini dapat membantu meningkatkan peluang memiliki kehamilan yang sehat. Kuret Dapat Membantu Mendiagnosis Kelainan Rahim?Ya. Kuret dapat membantu dokter untuk mendiagnosis dan mengatasi adanya keabnormalan pada rahim. Misalnya, perdarahan yang abnormal, polip, ketidakseimbangan hormonal, tanda menopause, kanker rahim, ataupun tumor jinak rahim.Apakah Ada Perdarahan Pasca Kuret?Pada umumnya setelah satu minggu dari  keguguran dan kuret, darah sudah tidak keluar lagi. Yang perlu Anda perhatikan, ketika darah yang keluar semakin berkurang maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan.Siklus Haid Dapat BerubahSetelah kuret dilakukan, perubahan siklus haid dapat terjadi. Haid bisa datang lebih awal ataupun terlambat. Pasca keguguran, tubuh membutuhkan waktu untuk mengembalikan keseimbangan hormon. Dalam waktu kurang lebih  enam bulan setelah keguguran, seharusnya siklus haid Anda sudah kembali seperti biasa. Sebelum enam bulan, siklus haid dapat tidak teratur.Hubungan Intim dan Hamil Pasca KuretPada masa-masa awal setelah tindakan kuret, Anda disarankan untuk menghindari hubungan intim. Hal ini bertujuan mencegah infeksi yang masuk ketika leher rahim masih terbuka. Setelah terjadi haid rutin, Anda baru diperbolehkan untuk berhubungan. Tapi ingat, ini menandakan Anda sudah kembali subur dan dapat hamil. Gunakan kondom untuk mencegah kehamilan setidaknya 3-6 bulan pasca kuret untuk mempersiapkan rahim kembali untuk dapat hamil.Itulah beberapa fakta mengenai kuret. Mengenal dan mengetahui fakta-fakta tentang kuret akan membantu Anda memulihkan diri usai prosedur dilakukan. Namun, jika terjadi gejala tidak biasa setelah kuret, seperti  demam, kram perut selama lebih dari dua hari, perdarahan parah, keluar cairan berbau tak sedap dari vagina, segera periksakan diri ke dokter.Adalah Klinik Raden Saleh yang  merupakan salah satu Klinik Kuret kesehatan kandungan yang telah berdiri sejak 1988. Kami fokus pada pelayanan tindakan kuretase yang aman dan profesional. Dikenal luas oleh dokter SpOG di seluruh Indonesia, kami telah dipercaya selama lebih dari 35 tahun untuk merawat wanita dan pasangan yang mengambil keputusan untuk mengakhiri kehamilan. Dengan pengalaman dan komitmen kami terhadap keselamatan serta kesehatan pasien.

...