Waktu Posting : 14-07-2014 06:01 | Dibaca : 4263x
06-07-2018 10:20
Masalah kulit wajah sering terjadi pada kebanyakan orang. Kondisi kulit yang bermasalah salah satu penyebabnya karena faktor gen. Namun bisa juga karena kita tidak menerapkan perawatan kulit wajah dengan baik. Sehingga kotoran selama aktivitas menempel pada kulit wajah yang bisa menyebabkan jerawat dan berbagai masalah lainnya. Tentunya semua wanita ingin tampil tanpa ada masalah kulit. Jadi Anda bisa memulai dengan kebiasaan baik seperti di bawah ini yang berguna untuk kesehatan kulit wajah. Perawatan Kulit Wajah Secara Alami Rajin Mencuci Muka Wajah yang bersih memiliki risiko rendah untuk dihinggapi jerawat. Untuk itu sebaiknya Anda mulai rajin mencuci muka sebanyak dua kali sehari. Gunakan sabun cuci muka yang aman, karena membasuh menggunakan air saja tidak cukup mengangkat kotoran yang terdapat pada kulit. Sabun wajah yang seharusnya digunakan sebaiknya berkemampuan mengendalikan minyak di wajah. Selalu Menggunakan Tabir Surya Aktivitas di luar menyebabkan kulit wajah gampang terkena polusi udara dan kotoran. Bahkan sinar matahari pun dapat menjadi pemicu masalah kulit kusam. Karena itu sebaiknya Anda selalu menggunakan tabir surya ketika hendak aktivitas di luar rumah. Anda juga dapat menggunakan pelindung kepala untuk menghindarkan wajah dari paparan sinar UV. Jangan Menyentuh Wajah dengan Tangan Mungkin kita terlalu risih saat memiliki jerawat di wajah sehingga sering menyentuhnya. Padahal tangan bisa jadi sumber bakteri karena sering memegang benda-benda di sekitar. Oleh karena itu kita dilarang menyentuh wajah tanpa membersihkan tangan terlebih dahulu. Minum Air Putih Selain kebiasaan itu kita juga harus menjaganya dari dalam. Jangan sampai melupakan air putih karena merupakan sumber kehidupan yang paling baik untuk kesehatan tubuh dan kulit. Air putih ini dapat membantu melancarkan sistem metabolisme tubuh sehingga kulit lebih bersih dan sehat. Bagi yang menginginkan kulti yang sehat sebaiknya rajin konsumsi sebanyak sedikitnya 8 gelas per hari. Perawatan kulit wajah tidak perlu mahal karena banyak cara bisa ditempuh agar memiliki wajah yang bersih dan sehat. Salah satunya Anda dapat melakukan kebiasaan-kebiasaan di atas yang bisa memengaruhi kulit menjadi cantik alami.
04-05-2014 09:52
Jangan Anggap Remeh Flu - Serangan flu seringkali dianggap sepele, apalagi yang tergolong ringan. Padahal ada beberapa jenis flu yang tak bisa dipandang remeh. Bukti menunjukkan jenis flu tertentu mampu merenggut nyawa seseorang, misalnya serangan influenza di Hongkong yang ditularkan melalui hewan beberapa waktu lalu. Makanya jangan anggap remeh dan sepelekan flu, betapapun ringannya penyakit tersebut karena flu bisa berkembang menjadi komplikasi pernapasan, seperti pneumonia. Flu atau influenza disebabkan oleh virus influenza. Ia menyerang sistem pernapasan mulai hidung, tenggorokan hingga paru-paru. Flu berbeda dengan pilek. Influenza seringkali datang tiba-tiba dan memperlihatkan gejala seperti demam, sakit kepala, rasa capek, batuk kering, sakit tenggorokan, hidung tersumbat, pegal-pegal. Sebenarnya flu bisa menyerang setiap orang, namun parah atau tidaknya tergantung pada fit atau tidaknya seseorang. Kebanyakan orang yang influenza akan membaik dalam satu atau dua minggu, tetapi bisa jadi flu itu justru berkembang menjadi penyakit komplikasi pernapasan, misalnya pneumonia. Baca juga : Membangun Pola Hidup Sehat Dengan Mengkonsumsi Sayur Dari jutaan orang di Amerika Serikat, setiap tahunnya sekitar 10% hingga 20% mengalami influenza. Sekira 36.000 orang per tahun di AS meninggal gara-gara influenza dan 114.000 per tahun harus dirawat di rumah sakit. Setiap orang di setiap lapisan umur, meskipun ia sedang sehat, bisa terkena flu dan berkembang menjadi penyakit serius. Seseorang yang berusia 65 tahun ke atas, seseorang yang memiliki penyakit kronik, serta anak kecil lebih rentan terkena komplikasi akibat flu. Pneumonia, bronkhitis, serta infeksi sinus dan tenggorokan merupakan tiga contoh yang sering terjadi. Flu juga dapat membuat masalah kesehatan menjadi lebih buruk. Misalnya seseorang penderita asma bisa mendapat serangan asma saat ia terkena flu. Flu bisa menyebar lewat batuk seorang penderita. Bahkan saat penderita bersin atau saat ia berbicara, virus bisa langsung menyebar. Virus masuk melalui hidung, tenggorokan kemudian ke paru-paru dan berkembang menjadi flu. Influenza pun mungkin menyebar saat orang menyentuh suatu benda yang terpapar virus flu, misalnya pegangan pintu. Saat orang yang sehat menyentuh hidung setelah memegang pegangan pintu yang tercemar virus (tanpa mencuci tangan sebelumnya), maka bisa jadi sang virus masuk ke hidungnya dan menyebar melalui sistem pernapasannya. Baca juga : Penyakit yang di Anggap Ringan, Tapi Mematikan! Seseorang dapat terkena flu sehari sebelum ia merasakan sakit. Orang dewasa dapat merasakannya dalam waktu tiga hingga tujuh hari setelah gejala muncul. Sedangkan anak-anak dapat terkena virus lebih lama dari tujuh hari. Gejalanya dimulai satu hingga empat hari setelah virus masuk ke badan. Beberapa orang yang terinfeksi bisa saja tidak merasakan gejala tersebut. Namun dalam waktu itu, dapat menyebarkan virus pada orang lain. Apa yang mesti dilakukan jika kita sedang flu? Pertama, banyak-banyaklah istirahat, kalau bisa jangan masuk kerja atau sekolah dalam beberapa hari hingga flu hilang. Selain itu Anda dianjurkan untuk minum banyak cairan, tapi hati-hati jangan minum minuman beralkohol dan merokok. Selanjutnya, jangan lupa untuk mengkonsumsi obat flu. Hal yang paling baik dilakukan untuk menghindari atau mencegah flu adalah menjalani vaksinasi influenza yang sekarang ini sudah banyak ditawarkan, namun harganya masih relatif mahal. Anda pun perlu ingat, jangan memberikan aspirin pada anak-anak atau remaja yang sedang menunjukkan gejala mirip flu dan demam yang tidak biasa. Sebaiknya hubungi dokter sebelum memberikan obat-obatan untuk mereka. Biarkan anak-anak atau remaja yang terkena flu untuk banyak beristirahat, banyak minum serta berikan obat yang tidak mengandung aspirin. Mengkonsumsi jus herbal yang terbuat dari ekstrak buah-buahan berkhasiat seperti buah naga, kulit manggis, mengkudu , daun sirsak dll merupakan langkah bijak untuk mengatasi serangan flu.
31-01-2026 09:36
Anies Baswedan, salah satu tokoh politik dan intelektual Indonesia yang dikenal luas lewat kiprahnya sebagai Mantan Gubernur DKI Jakarta (20172022) dan kandidat Capres dalam Pemilihan Presiden 2024, belakangan ini menarik perhatian publik dengan fase baru dalam kariernya. Setelah kekalahan dalam kontestasi politik nasional dan jenjang politik lanjutan yang sempat ia perjuangkan, Anies sempat menggambarkan dirinya sebagai pengangguran karena tidak lagi menjabat posisi politik formal. Namun kini, sebutan itu bukan lagi gambaran yang pas atas aktivitasnya seharihari.Istilah ikon pengangguran sempat mencuat di media sosial ketika Anies sendiri menyinggung masa jeda kariernya setelah Pilpres 2024, yang kemudian viral dan memicu beragam reaksi dari masyarakat. Sebagian melihatnya sebagai pernyataan ringan, sementara sebagian lain menilai hal itu sebagai refleksi dari fase transisi politik seorang figur publik.Namun, Oktober 2025 menjadi momen penting dalam perjalanan terbaru Anies Baswedan. Dalam unggahan di platform X (sebelumnya Twitter), ia mengumumkan bahwa dirinya sudah tidak bisa lagi menjadi ikon pengangguranbukan karena stigma itu hilang, tetapi karena ia kini memiliki kegiatan profesional yang signifikan: mendirikan dan memimpin sebuah inisiatif baru bernama Karsa CityLab.Karsa CityLab digambarkan sebagai sebuah platform atau lembaga yang fokus pada pengembangan kota melalui pendekatan kolaboratif dan berbasis data. Tujuan utamanya adalah membantu kotakota di Indonesia untuk mengejar kemajuan melalui percepatan pertumbuhan yang inklusif dan solusi kebijakan yang berdampak nyata bagi masyarakat urban. Lembaga ini dimaksudkan menjadi katalisator pembangunan kota dengan cara menghubungkan pemangku kepentingan, riset kebijakan, serta praktik terbaik dari berbagai disiplin ilmu.Dalam struktur organisasi Karsa CityLab, Anies Baswedan berperan sebagai pendiri dan penasihat. Kehadirannya di posisi tersebut juga menarik perhatian karena lembaga ini melibatkan sejumlah tokoh terkemuka nasional. Misalnya, Meutia Farida Hatta Swasonoputri dari proklamator kemerdekaan Indonesia, Mohammad Hattabergabung dalam Dewan Braintrust yang menjadi komponen penting dalam mengarahkan visi strategis lembaga.Model kerja Karsa CityLab sendiri menunjukkan pergeseran peran Anies dari seorang politisi aktif menuju figur pemikir dan agen perubahan sosial yang berfokus pada isu pembangunan kota dan kebijakan publik berbasis data. Langkah tersebut dipandang sejumlah pengamat sebagai jawaban atas kritik dan ekspektasi publik terhadap kontribusi intelektualnya setelah ritme kontestasi politik yang begitu intens dalam beberapa tahun terakhir.Lebih jauh lagi, inisiatif ini menunjukkan dinamika baru dalam lanskap karier tokoh politik Indonesia yang tidak selalu berakhir di ranah parlemen atau pemerintahan. Bagi Anies sendiri, keterlibatannya dalam Karsa CityLab bukan sekadar aktivitas profesional pasca politik, melainkan juga manifestasi dari komitmen terhadap pembangunan masa depan kota yang berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing.Meski peran politik Anies dalam kontestasi besar masih menjadi bahan perdebatan dan analisis di banyak forum, pergeseran fokusnya menuju pemikiran strategis kota melalui Karsa CityLab memberikan narasi baru yang patut dicermati. Ini bukan sekadar tentang tidak lagi menganggurtetapi tentang bagaimana seorang tokoh dengan pengalaman panjang di pemerintahan dan dunia publik bisa menerjemahkan wawasannya ke ruang yang lebih teknis dan kolaboratif untuk memberi dampak praktis bagi Indonesia.