Waktu Posting : 17-04-2015 09:11 | Dibaca : 2737x
Pasangan yang bergirah ketika melakukan hubungan di atas ranjang tentu akan menjadi dambaan setiap pasangan suami istri. Akan tetapu tidak semua dari mereka yang mengetahui apa yang harus mereka lakukan agar pasangannya dapat terus memberikan gairah seksual atau sebaliknya ia sendiri yang dapat menimbulkan gairah bagi pasangannya.
Baca juga : Resep Obat Air Mani Encer secara Alami
Apabila Anda ingin menjaga agar hubungan seksual Anda tetap bergairah, berikut resep penggunaan obat tradisional.
Bahan-bahan yang diperlukan :
· 1 sendok the merica atau lada
· Ragi secukupnya
· 2 buah jeruk nipis
· 1 batang lengkuas
· 2 batang jahe besar
· 1 sendok teh garam
Cara pembuatannya :
Parutlah lengkuas dan jahe hingga halus. Kemudian campurkan dengan ragi menjadi satu. Setelah itu, masukkan air perasan jeruk nipis dan garam. Aduklah hingga merata. Saring dan diambil airnya saja. Ramuan tersebut sangat cocok bagi laki-laki maupun perempuan. Yang perlu diingat bahwa ramuan tersebut juga mampu menghambat kehamilan. Oleh karena itu, ramuan ini tidak disarankan bagi pasangan yang ingin memiliki momongan. Selain mengonsumsi ramuan tradisional tersebut, Anda juga perlu memperhatikan beberapa hal seperti berikut ini:
Baca juga : Ramuan Jamu Kuat Tradisional
· Jangan langsung menolak ajakan pasangan Anda, meskipun tubuh Anda terasa letih dan tidak bergairah. Jika pasangan Anda memberikan sinyal kepada Anda, maka sebaiknya jangan lansung Anda tolak. Ada baiknya bila Anda memberikan pelukan hangat dan ciuman mesra atau reaksi lainnya. Siapa tahu rasa letih justru hilang dan Anda siap untuk melakukan hubungan suami istri.
· Bercinta seminggu penuh demi kehidupan ranjang yang terus membara? Bisa-bisa yang terjadi malah rasa bosan. Perlu Anda ingat, yang penting bukanlah kuantitas melainkan kualitas. Meskipun hubungan seksual hanya dilakukan hanya satu atau dua kali dalam seminggu, tetapi jika dilakukan dengan baik dan penuh kualitas, pasti kehidupan rumah tangga akan semakin berkualitas. Hindari hubungan seksual yang cenderung diforsir.
· Setelah melakukan hubungan badan biasanya akan terasa lelah sehingga Anda akan langsung tidur. Padahal, yang demikian merupakan salah satu hal yang paling fatal dalam hubungan suami istri. Tutuplah sesi dengan saling mendekap dan memberikan kecupan mesra untuk membangkitkan stamina serta menghangatkan keintiman Anda berdua.
08-06-2014 00:31
Kurang tidur, kecapean stres lantaran pekerjaan sekolah adalah awal munculnya lingkaran hitam sekitar mata. Sesudah itu, faktor keturunanatau genetis, terkena polusi, asap serta debu dapat juga mengakibatkan pembuluh darah membesar. Aliran darah ini mengalir ke kulit mata serta beralih warna sedikit lebih gelap serta condong menebal. Begitupun dengan sistem pembuangan cairan badan yang kurang lancar serta lemak yang berlebihan di seputar mata. Mengakibatkan bakal timbul kantung mata. Dampak cahaya matahari serta kekurangan cairan dapat juga mengakibatkan timbulnya kerutan halus di sekitar mata. Jalan keluar Praktis Kulit di seputar mata kandungan minyaknya paling sedikit dibanding dibagian lain. So, tidak heran jika kulit di daerah mata ini jadi lebih sensitif serta mudah berkerut. Buat meminimalisir dampak kerutnya, cobalah sebagian panduan dibawah ini : 1. Facial mata Buat mengurangi persoalan di sekitar mata. Hal yang pertama kali Anda kerjakan yakni mwmbwrsihkan bekas make-up di seputar mata dengan memakai pembersih spesial, eye make-up remover setiap usai beraktivitas. Baca juga : Cara Menghilangkan Jerawat dengan Buah-buahan 2. Peeling Peeling berperan bersihkan serta menghaluskan kulit. Lantaran sel-sel kulit mati serta flek di bagian kulit mata turut terangkat oleh scrub. Paling sedikit satu minggu 2 x untuk lakukan peeling di seputar mata atas serta bawah. 3. Tapping Massage Pemijatan pada bagian mata yang ada kantung mata dengan pertolongan jari tengah dengan gerakan sesuai arah jarum jam. Mempunyai tujuan membuat lancar peredaran darah serta bikin syaraf mata jadi enjoy. 4. Gunakan Pelembab Lakukan menggunakan pelembab spesial untuk kulit mata tiap-tiap malam. Saat memoleskan eye krim, janganlah menggosok dengan kencang maupun dipijat, cukup ditepuk-tepuk saja. Kurangi juga rutinitas menguce-ngucek mata tiap-tiap hari. Baca juga : Lendir Siput Ternyata Bisa Cegah Keriput Gampang & Natural Kecuali memakai produk-produk kosmetik yang modern, Anda dapat juga memakai bahan-bahan yang gampang diperoleh, yaitu bahan-bahan dari alam, dimulai dari timun sampai labu. Coba juga, ya… 1. Timun Timun kecuali dapat dimakan, juga bermanfaat untuk kurangi lingkaran hitam di mata serta menghaluskan kulit muka. Ambillah potongan timun yang telah masuk dalam kulkas, lalu potong-potong serta tempelkan di mata dengan lama waktu 15 menit. 2. Es Batu Saat ada dibawah matahari cukup lama, mata bakal bekerja dengan cara ekstra, melebihi lazimnya. Cahaya ultraviolet, debu serta polusi ini menyebabkan iritasi pada mata. Untuk mengatasinya, Anda dapat memakai es batu. Langkahnya, ambillah es batu lalu dibungkus kain tidak tebal serta tempelkan di mata. Es batu ini dapat ngilangin noda di seputar mata disebabkan terbakar cahaya matahari. 3. Labu Hijau Labu hijau ini digunakan semacam pengganti timun untuk mengurangi lingkaran hitam dibawah kelopak mata. Dengan meminum juice labu hijau dengan cara teratur tiap-tiap hari, bikin kulit jadi lebih halus serta cerah.
16-06-2014 17:08
Seperti apakah posisi tidur Anda? Nyatanya nyaris 95% manusia mempunyai pola tidur yang sama tiap-tiap hari, sehingga menjadi suatu rutinitas. Namun, amankah untuk kesehatan tubuh Anda? Di bawah ini keterangannya : Posisi recovery Posisi memiringkan tubuh ini dimaksud posisi pemulihan, lantaran sering dipakai dalam keadaan darurat medis. Posisi ini baik untuk kurangi masalah pencernaan, terlebih refluks asam lambung serta melegakan saluran pernapasan. Untuk menangani masalah refluks, miringkan tubuh ke sisi kiri. Riset dari Graduate Hospital, Philadelphia, mengungkap bahwasanya posisi tidur miring ke kanan bikin asam lambung lebih lambat mengalir ke esophagus, sehingga perut menjadi tak nyaman. Resiko negatifnya ialah timbulnya kerutan di muka lantaran selalu tertekan di satu tepi. Posisi telentang Meletakkan sisi belakang tubuh semacam tumpuan ialah posisi ideal, terutama untuk pasien arthtritis serta sakit punggung. Pasalnya, beban tubuh terdiri dengan cara rata tiada berikan tekanan pada satu diantara daerah atau organ tubuh spesifik. Janganlah lupa menyelipkan bantal kecil dibawah lekukan lutut untuk bikin pinggang lebih relaks, terlebih untuk Anda yang mempunyai pinggang melenting atau sering punya masalah dengan sakit pinggang. Baca juga : Rahasia Kulit Sehat Tetapi, posisi ini bisa menyebabkan munculnya dengkuran, lantaran bikin otot rahang serta lidah menjadi relaks, dan tenggorokan menyempit sehingga menyebabkan turbulensi hawa. Bila posisi ini adalah kesayangan Anda, yakinkan untuk menyokong kepala serta leher Anda dengan bantal yang nyaman supaya leher serta ruas tulang belakang sisi atas tak alami kekakuan yang bisa menyebabkan sakit. Posisi bayi (meringkuk) Posisi menyamping dengan ke-2 lutut naik atau ditekuk mendekati dada ini bisa menolong menangani cedera serta sakit pada punggung. Posisi ini ideal, lantaran tubuh yang melengkung ke arah dalam bakal buka tulang belakang, turunkan tekanan pada diskus (lempeng tulang belakang), serta menambah pemulihan pada tulang belakang yang sampai kini melakukan aktivitas banyak di pengaruhi oleh gravitasi. Yakinkan posisi leher sejajar dengan semua tubuh, pakai bantal yang tak terlampau tinggi serta tak terlampau rendah, supaya tak menyebabkan sakit kepala serta sakit leher pada pagi hari. Posisi memeluk (bantal atau pasangan) Penelitian yang dikerjakan oleh Dr. James Coan, psikolog serta pakar saraf dari AS mengatakan, sentuhan fisik (dengan pasangan) waktu tidur bisa kurangi stres, baik pada pria ataupun wanita. Sayangnya, posisi ini rawan bikin tubuh pegal dan memperburuk sakit otot serta sendi, terlebih bila dikerjakan menahun. Baca juga : Cara Mudah Turunkan Gula Darah Posisi tengkurap Tidur dalam posisi tengkurap benar-benar tak disarankan, lantaran bisa menyebabkan persoalan tulang belakang, terlebih dibagian leher. Dapat juga menyebabkan tekanan penambahan di bagian leher disebabkan kepala miring ke satu segi. Tidur tengkurap juga bikin paru-paru tak bisa mengembang dengan baik, sehingga pasokan oksigen ke otak kurang optimal. Posisi ini dapat juga memengaruhi wujud payudara pada wanita, meskipun tak penting. Bila Anda memiliki rutinitas mengeretakkan gigi waktu tidur (bruxism), posisi ini mesti dihindari. Pada waktu Anda tengkurap, rahang bawah bakal semakin maju dari pada umumnya, sehingga menyebabkan tekanan semakin besar pada gigi bawah serta bisa berbuntut pada rusaknya. Posisi ini dapat juga menyebabkan masalah saraf pada tubuh sisi atas. Posisi bantal juga bikin posisi leher tak sejajar dengan tulang belakang, sehingga menambah tekanan di bagian leher. Panduan : Bila Anda terpaksa mesti tidur tengkurap, cobalah modifikasi ranjang Anda supaya mempunyai lubang dibagian kepala sehingga posisi leher tak terganggu. Hal semacam ini bisa meminimalkan tegangan pada leher, walau tekanan pada dada terus tak bisa dihindari.
17-12-2019 16:08
Pastinya pernah mendengar istilah kuretase terutama bagi anda kaum hawa,kata kuret ini berkaitan dengan keguguran. Di mana setelah seorang wanita mengalami kehamilan kemudian keguguran maka ibu ini akan dikerut untuk membersihkan rahim. Agar dapat mengetahui lebih dalam mengenai kuret ini, simak yuk penjelasannya berikut ini. Di dalam bahasa medis kuret yang dikenal dengan nama D&C (dilation and curretage) atau di dalam bahasa Indonesia disebut dengan dilasi dan kuretase. Tindakan kuretase merupakan suatu prosedur operasi dilasi yang dilakukan sesudah wanita mengalami keguguran ketika usia kandungan pada trimester pertama. Kuretase ini mengacu pada pembukaan atau pelebaran leher rahim karena leher rahim tidak dapat trebuka dengan sendirinya setelah mengalami keguguran. Lain halnya ketika proses melahirkan maka tubuh ibu secara otomatis akan merangsang pelebaran leher rahim dan juga dengan bantuan dari dorongan kepala bayi. Tetapi pada saat keguguran tidak mengalami pelebaran leher rahim sehingga perlu adanya tindakan dilasi untuk mebuka leher rahim. Sesudah dilasi tersebut barulah dilakukan tindakan kuretase yang bertujuan untuk membersihkan isi rahim dari jaringan abnormal. Dan ternyata tindakan kuretase tidak hanya dilakukan setelah mengalami keguguran tetapi juga diperlukan pada saat :  Aborsi atau sesudah melahirkan  Tindakan dilasi dan kuretase dibutuhkan untuk membuang jaringan di dalam rahim selama atau setelah terjadinya keguguran atau aborsi. Sedangkan sesudah melahirkan, dilasi serta kuretase perlu dilakukan untuk membuang sisa-sisa dari placenta. Dilakukannya pembersihan ini untuk mencegah infeksi atau pendarahan hebat.  Pengobatan untuk kelainan rahim  Dilasi serta kuretase dapat membantu untuk mendiagnosis dan juga untuk mengobati adanya pertumbuhan kelainan jaringan pada rahim seperti polip, fibroid, endometriosis, ketidakseimbangan hormonal atau[un kanker rahim. Contoh atau sampel dari jaringan rahim tersebut akan diperiksa untuk mengetahui ada atu tidaknya kelainan sel rahim. Tindakan kuretase pada prosedur yang paling awal dilakukan adalah dilasi baru kemudian kuretase. Untuk semua prosedur tersebut pada umumnya membutuhkan waktu sekitar 15-30 menit. Langkah-langkah yang dilakukan saat proses kuret biasanya adalah sebagai berikut :  Dilatasi  Yaitu pelebaran yang dilakukan untuk bisa mencapai rahim. Dokter ahli obgyn akan membuka vagina anda dan kemudia melebarkan rahim dengan secara perlahan sehingga dapat mencapai rahim. Setelah leher rahim melebar kemudian diberikan obat agar leher rahim dapat lunak. Dokter juga akan memberikan obat mati rasa agar pasien tidak merasa kesakitan.  Kuretase  Sesudah proses dilasi selesau maka dokter akan mencapai rahim dan melakukan tindakan kuretase yang fungsinya untuk membersihkan rahim. Adakah resiko atau terjadi komplikasi setelah dilakukan kuretase? Kasus terjadinya resiko atau komplikasi setelah kuretase sangat jarang ditemukan namun sekitar 16% wanita yuang pernah menjalani tindakan kuret ini dapat membentuk jaringan parut di dalam rahim atau di sekitar leher rahim. Hal tersebut dikenal sebagai sindrom asherman yang dapat menyebabkan ketidaksuburan serta perubahan siklus menstruasi. Sindrom ini dapat disembuhkan dengan melakukan operasi lagi untuk menghilangkan jaringa parut tersebut. Namun bila mengalami keguguran pada usia kehamilan di atas 20 minggu maka kemungkinan besar dapat terjadi komplikasi lainnya seperti infeksi, pendarahan berat, perforasi dinding rahim. Ini akibat dari rahim yang mengembang lebih besar dan lebih tipis selama kehamilan.  Tentunya setelah penjelasan di atas, tindakan kuret perlu dilakukan pada klinik yang terjamin legalitasnya. Klinik Raden Saleh  adalah salah satunya, klinik legal yang telah tersertifikasi dan memiliki dokter ahli spesialis kandungan (SP.oG) yang akan membantu proses kuret lebih aman dan meminimalisir dampak dari tindakan kuret tersebut. Apalagi saat ini tersedia informasi mengenai prosedur kuret yang beredar di dunia maya tetapi proses kuret yang salah. Seperti menggunakan obat sebagai cara menggugurkan kandungan  tetapi tidak menggunakan dosis yang tepat, justru tindakan yang demikian dapat berdampak buruk. Karena tidak semua ibu hamil dapat menggunakan metode ini apalagi bila :  Alergi terhadap obat tersebut Mengalami kehamilan ektopik Memiliki gangguan perdarahan Memiliki penyakit ginjal, paru-paru, penyakit hati Sedang menggunakan KB Telah minum obat kortikosteroid  Bahaya dari penggunaan obat tersebut tentunya tidak bisa dianggap sebagai seuatu yang sepele. Maka pertimbangkan dan lakukan dengan cara yang aman dan sempurna agar terhindar dari terjadinya komplikasi atau resiko akibat dari obat tersebut. Selain itu juga dapat menimbulkan resiko seperti pendarahan yang hebat sehingga jika tidak segera ditangai oleh dokter kandungan akan dapat menyebabkan pendarahan dan bahkan kematian akibat kehabisan darah. Jangan gunakan obat aborsi atau jamu aborsi yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan dan menimbulkan resiko kesehatan lainnya.    Â