Tips Hindari Cedera Saat Futsal

Additional Image

Waktu Posting : 19-06-2014 11:27 | Dibaca : 2487x

Futsal tak lagi hanya sebagai olah raga. Keinginan orang untuk menjalani olah raga ini semakin tinggi karena sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat muda. Namun sayangnya, banyak yang kurang peduli mengenai hal-hal yang bisa menyebabkan cedera, terutama cedera sendi atau pergelangan kaki. Memang benar. meskipun cedera, aktivitas bisa tetap berjalan. Akan tetapi dalam gerakan-gerakan tertentu, aktivitas itu akan terganggu.

Keluhan atau cedera saat main futsal muncul karena kebanyakan orang menganggap futsal adalah olah raga rekreasional sehingga banyak yang melaksanakannya di saat akhir pekan. Justru ketika badan lelah setelah sepekan bekerja. Padahal futsal merupakan olah raga yang mengandalkan badan yang sudah terlatih. Badan harus fit saat futsal. Sebaiknya didukung pula oleh olah raga lainnya yang teratur seperti bersepeda dan jogging.

Baca juga : Begadang Pengaruhi Sistem Endokrin dan Kardiovaskular  

Perlu ditekankan bahwa tubuh manusia bukanlah mesin atau lampu yang bisa dengan mudah dinyalakan dan dimatikan dengan menggunakan sakelar. Badan yang kurang terlatih malah akan memperburuk kondisi tubuh dengan bermain futsal. Saat berolah raga, termasuk orang yang tubuhnya kurang fit, aliran darah akan terfokus pada tangan dan kaki sehingga kemampuan daya pompa jantung kian berkurang. Tak heran bila ditemukan kejadian  gagal jantung pada orang yang tengah bermain futsal.

Kembali ke masalah cedera pergelangan kaki dan lutut, ada beberapa jenis cedera yang terjadi. Pertama, putusnya jaringan ikat (ligamen). Kondisi ini terjadi ketika dalam kondisi berlari lalu  berhenti mendadak dan berputar arah sehingga menyebabkan lutut terpelintir (terpuntir). Atau melompat dan merdarat dengan posisi lutut terpental.

Cedera kedua, rusaknya bantalan sendi lutut yang berbentuk seperti cincin dan berfungsi sebagai penahan benturan. Kerusakan seperti ini sering dianggap keseleo atau terkilir. Ketiga, rusaknya tulang rawan yang bertindak sebagai struktur penyerap guncangan dan menyediakan permukaan mulus pada sendi lutut.

Cedera-cedera itu bisa dikurangi dengan pemanasan sebelum olah raga. Selain itu, dibiasakan pula berolah raga lain seperti jogging, bersepeda, dan berenang untuk melatih otot. Tentu saja semua itu untuk menghindari redupnya keceriaan saat bermain fulsal. Bermain futsal untuk kebugaran tubuh, bukan untuk berkahir  di meja operasi kan?

Baca juga : Mengenal Manfaat Putih Telur Bagi Kesehatan  

Pertolongan Pertama Cedera Saat Futsal

Tak sedikit orang yang bertindak gegabah ketika terjadi cedera akibat olah raga futsal. Padahal, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meredakan sakit dan mencegah cedera berkelanjutan.

Beberapa hal yang bisa Anda lakukan sebelum mengunjungi dokter seperti tips berikut ini :

REST. Istirahatkan badan Anda. Jangan memaksakan diri kembali berolah raga karena badan sudah merasa lebih enak. Kesemberonoan Anda malah akan membuat cedera semakin semakin parah.

ICE. Langsung kompres dengan es pada bagian yang cedera. Jangan pernah memberikan sesuatu yang memanisanya. Kompresan es dapat mengurangi kondisi bengkak.

COMPRESS. Cedera tersebut harus dibebat agar tidak bergerak. Anda bisa menggunakan kain yang elastis agar menekan bagian yang cedera.

ELEVATION. Ketika duduk atau tidur, posisi kaki harus lebih tinggi dari kepala. Jangan sekali-kali menaruh kaki dengan kondisi di bawah karena nanti bertambah bengkak.

 


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Jaga Kesehatan Mulut Untuk Redam Penyakit

31-05-2014 01:02

Dari hasil penelitian dan situasi konkret masyarakat Indonesia terungkap, kesadaran memelihara kesehatan gigi-mulut di berbagai tingkatan usia masih sangat rendah. Dibutuhkan edukasi terus-menerus agar masyarakat lebih memperhatikan kesehatan mulut dan giginya. Minimnya perhatian terhadap kesehatan mulut harus diwaspadai. Pasalnya, mulut merupakan cerminan tubuh. Secara keseluruhan, kondisi kesehatan mulut dan gigi yang buruk menunjukkan ancaman terhadap kesehatan seluruh tubuh. Ada bukti kuat mengenai hubungan antara kesehatan gigi dengan organ tubuh, terutama jantung. Infeksi yang berawal dari gusi sangat mungkin menyebar ke organ tubuh lainnya. Parahnya, selama ini banyak orang merasa gigi merupakan bagian yang berbeda dari tubuh. Sejatinya, ada pembuluh darah menuju ke gigi dan juga ke seluruh bagian tubuh. Baca juga :Atasi Kram dan Nyeri Otot dengan Suplemen Herbal  Selain masalah gigi dan gusi, gangguan kesehatan mulut yang sering terjadi adalah sariawan atau seriawan. Rata-rata satu dari lima orang rutin terserang gangguan sariawan. Bukan hanya merepotkan dan mengganggu saat makan, minum, maupun sikat gigi, sariawan dapat menjadi masalah serius. Meski begitu, karena dianggap hanya gangguan biasa, sariawan sering disepelekan. Di dunia kedokteran, sariawan disebut stomatitis afiosa rekuren. Luka kecil ini bisa bersarang di sekitar pipi, lidah, langit-langit, gusi, bibir, bahkan sampai di belakang tenggorokan. Meski demikian, sariawan tidak menular dengan cara apapun pada orang lain. Dalam satu keluarga ada satu kecenderungan untuk sama-sama punya kebiasaan menderita sariawan. Jika Anda sering sariawan, 90 persen kemungkinan anak Anda rentan menderita sariawan. Hingga kini belum diketahui secara pasti penyebab utama sariawan. Namun, ada beberapa hal yang diduga kuat menjadi pemicunya. Di antaranya berhubungan dengan kebiasaan makan seseorang dan terganggunya daya tahan tubuh. Pola makan harian kita cenderung kurang vitamin B12 dan zat besi sehingga timbul sariawan. Mereka yang alergi makanan juga rentan menderita sariawan. Baca juga : Obat Herbal Ampuh Untuk Mengobati Epilepsi  Luka di mulut yang disebabkan bibir atau lidah tergigit atau kebiasaan menyikat gigi terlalu keras sehingga melukai gusi, juga bisa menjadi pemicu. Kondisi kejiwaan, terutama stres, potensial sebagai pemicu sariawan. Sariawan sering menimpa remaja dan orang dewasa yang berusia sekitar 20-an. Perempuan lebih rentan terhadap sariawan ketimbang pria. Banyak wanita mengalami sariawan pada hari-hari awal datang bulan. Sebenarnya sariawan bisa sembuh dengan sendirinya jika faktor pemicu dapat dikendalikan. Saat ini beberapa obat dapat digunakan untuk mempercepat proses penyembuhannya, baik obat tetes, kapsul, tablet, atau suntikan seperti nistatin, ketokonasol, flukonasol, itrakonasol, dan amfoterisin-B. Sebagai pencegahan sekaligus membantu penyembuhan sariawan, obat kumur sangat berguna. Selain mengatasi peradangan, obat kumur bisa membantu menghilangkan bau mulut. Upaya menjaga kesehatan mulut untuk meredam datangnya penyakit, memang tepat. Meningkatkan kesadaran akan kesehatan mulut dan kepedulian untuk merawatnya sejak dini menjadi kunci utamanya.

Featured Image
Inilah 5 Penyebab Menstruasi Tak Lancar Dan Cara Mengatasinya

21-03-2016 08:41

Inilah 5 Penyebab Menstruasi Tak Lancar Dan Cara Mengatasinya - Menstruasi tak lancar yang bisa dikatakan menstruasi tak teratur, ialah keadaan saat siklus menstruasi jadi lebih lambat, lebih cepat, melalui berbulan-bulan atau malahan tak berlangsung sekalipun.   Menstruasi ialah proses luruhnya dinding rahim yang keluar jadi darah, umumnya berlangsung sepanjang 3-7 hari. Sewajarnya siklus menstruasi berlangsung sepanjang 28-35 hari serta berlangsung sejumlah 11-13 kali menstruasi dalam setahun. Setiap wanita alami siklus menstruasi yang tidak sama, dapat lebih pendek atau lebih lama.  Menstruasi disebutkan tak lancar atau tak teratur jika siklus berlangsung kurang dari 21 hari atau kian lebih 35 hari. Kecuali itu menstruasi digolongkan tak lancar apabila lamanya menstruasi berubah-ubah tiap-tiap bulannya. Volume darah yang tak sama, terkadang banyak atau terkadang sedikit, pula jadi basic menstruasi tak lancar.    Baca juga : Kenali 4 Penyebab Nyeri Pada Payudara dan Cara Mengatasinya   Menstruasi yang tak lancar umumnya berlangsung pada berbagai th. pertama Anda mulai menstruasi. Menstruasi yang tak lancar atau tak teratur itu dikarenakan oleh hormon yang belum seimbang. Tetapi, bila menstruasi tak lancar atau tak teratur berlangsung bukanlah di berbagai th. pertama Anda alami menstruasi, jadi permasalahan menstruasi itu dapat termasuk kedalam berbagai type menstruasi tak teratur. Seperti metrorrhagia, oligomenorrhea, menometrorrhagia, serta amenorrhea.  Metrorrhagia ialah menstruasi yang tak teratur, tetapi menstruasi teratur berlangsung.  Oligomenorrhea ialah keadaan saat siklus menstruasi berlangsung kian lebih 35 hari, hingga dalam kurun saat satu tahun, menstruasi dapat berlangsung cuma sekitaran 6-8 kali.  Amenorrhea ialah keadaan saat menstruasi Anda berhenti sepanjang 3 bln. lebih.  Menometrorrhagia, adalah pendarahan menstruasi yang berjalan lebih lama serta volume darah semakin banyak namun teratur berlangsung.  Apa yang Mengakibatkan Menstruasi Tak Lancar?  Seperti yang dijelaskan diatas, menstruasi yang tak lancar atau tak teratur umum berlangsung bila seorang masihlah ada di bebrapa th. awal menstruasi atau saat pubertas. Kecuali dikarenakan oleh pubertas, menstruasi yang tak lancar atau tak teratur pula dapat berlangsung ketika mendekati saat menopause.  Tetapi, bila Anda tak ada di saat pubertas atau tak mendekati saat menopause, jadi hal semacam ini dapat dikarenakan oleh keadaan medis lain. Di bawah ini ialah berbagai hal yang dapat jadi penyebabnya menstruasi yang tak lancar atau tak teratur, diantaranya :  Kehamilan  Bila menstruasi Anda berhenti atau terlambat, coba lakukan kontrol untuk meyakinkan apakah Anda hamil. Dokter umumnya bakal mereferensikan tes kehamilan serta USG.  Alat konstrasepsi  Memakai alat kontrasepsi seperti IUD (spiral) atau pil KB memanglah dapat mengakibatkan pergantian berbentuk flek di antara siklus menstruasi. IUD dapat mengakibatkan darah yang keluar semakin banyak dari umumnya atau sakit perut ketika menstruasi. Peluang ada sedikit darah yang keluar pada awal pemakaian pil KB pula mungkin saja berlangsung serta bakal berhenti sesudah berbagai bln. pertama.  Gaya hidup keseharian  Bila Anda lakukan berolahraga yang terlalu berlebih serta berat Anda turun mencolok, hal semacam itu dapat mengakibatkan menstruasi tak lancar atau tak teratur. Begitu halnya berat tubuh yang berlebihan atau obesitas. Tak cuma pergantian berat tubuh, stres pula dapat merubah siklus menstruasi Anda.  Sindrom ovarium polikistik  Ialah himpunan gejala yang dikarenakan oleh kista kecil didalam indung telur. Kehadiran kista ini bikin hormon jadi tak seimbang, seperti testosteron yang bertambah melebihi batas normal yang mana semestinya wanita cuma mempunyai sedikit hormon testosteron. Ketidaknormalan pula berlangsung pada proses pelepasan sel telur. Ini mengakibatkan Anda tak alami menstruasi, atau alami menstruasi, atau alami menstruasi, namun darah yang keluar cuma sedikit.  Tiroid  Di bagian leher Anda ada kelenjar tiroid yang menghasilkan hormon yang bisa mengatur metabolisme badan. Bila tiroid Anda punya masalah atau alami masalah, terkadang, bisa merubah menstruasi Anda. Tanyakan hal semacam ini pada dokter lantaran umumnya dokter bakal lakukan tes darah untuk memperhatikan bagaimana level hormon tiroid dalam darah Anda.  Jalan Menangani Menstruasi Tak Lancar  Untuk menangani menstruasi yang tak lancar butuh sesuai dengan pemicunya. Di bawah ini ialah berbagai jalan yang bisa Anda kerjakan untuk menangani menstruasi yang tak lancar atau tak teratur.    Baca juga : 2 Penyebab Vagina Bau dan Cara Merawat Kebersihannya Merubah pola hidup.  Ganti alat kontrasepsi  Lakukan penyembuhan tiroid  Kerjakan penyembuhan sindrom ovarium polikistik, seperti penyembuhan diabetes atau pengembalian tingkatan hormon. Kecuali itu, turunkan berat tubuh dengan jalan sehat bila Anda menanggung derita sindrom ovarium polikistik dengan berat tubuh berlebihan.  Lakukan konseling bila Anda alami stres yang mengakibatkan berat tubuh turun mencolok.  Bila Anda merencanakan mempunyai momongan, coba hormon sintetik untuk menyebabkan ovulasi kembali normal.  Menstruasi yang tak lancar atau tak teratur memanglah amat mengganggu untuk wanita. Untuk menangani permasalahan pada menstruasi Anda, coba untuk mencari tahu pemicunya. Biasanya menstruasi yang tak teratur atau tak lancar tak membutuhkan penyembuhan medis. Bila Anda alami pendarahan yang tak umum ketika menstruasi sampai Anda butuh ganti pembalut setiap jam, menstruasi Anda berlangsung sepanjang 7 hari lebih, serta Anda alami flek atau pendarahan sesudah berhubungan intim, barulah secepatnya hubungi dokter untuk memperoleh kontrol selanjutnya.

Featured Image
Menangani Keracunan MSG

08-07-2016 07:08

Pertolongan Pertama Gejala Keracunan Makanan yang Mengandung MSG Apabila Anda atau keluarga mengalami gejala keracunan makanan yang mengandung MSG, sebaiknya jangan panik dan segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan intensif agar tidak mengalami keracunan yang lebih parah lagi.   Untuk dapat mengatasi gejala keracunan makanan yang mengandung MSG ini, lakukanlah pertolongan pertama pada si penderita dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini :   1. Menganalisis Gejala Keracunan Makanan Periksa kembali gejala-gejala keracunan makanan yang disebutkan di atas. Cek perlahan dan Anda tidak perlu panik, kepanikan hanya akan membuat Anda tidak dapat menangani kondisi ini.    Baca juga : Tips Mengatasi Flu atau Pilek Secara Alami     2. Periksa Asupan Makanan Ingat-ingat kembali makanan apa saja yang sudah masuk kedalam mulut Anda. Jika gejala keracunan makanan ini terjadi pada anggota keluarga Anda, maka sebaiknya tanyakan kepadanya makanan apa yang telah ia konsumsi.   3. Minum Air Putih atau Susu Susu diketahui dapat meredakan gejala akibat keracunan makanan dan MSG. Setelah gejala mereda, langsung minum banyak air putih agar racun yang ada dalam tubuh Anda segera terbuang melalui urin.   Baca juga : Makanan Lebaran yang Mengakibatkan Penyakit Kambuh     4. Minum Obat Anda juga bisa meminum obat penetralisir racun yang dijual di toko obat. Biasanya obat ini memiliki kandungan alami untuk meredakan gejala keracunan makanan yang disebabkan oleh MSG.    5. Hubungi Dokter Saat gejala keracunan makanan tidak mereda, segeralah hubungi dokter agar mendapatkan penanganan yang lebih baik. Saat gejala keracunan tambah parah dan Anda tidak berbuat apa-apa, dikhawatirkan racun cepat menyebar dan berpengaruh pada organ tubuh yang lain.

...