Waktu Posting : 01-06-2014 14:40 | Dibaca : 2723x
07-12-2022 09:27
Saling mencintai menjadi hal dasar yang perlu dimiliki bagi pasangan yang ingin menjalin hubungan jangka panjang. Ketulusan dalam mencintai satu sama lain menjadi fondasi penting untuk memiliki hubungan yang langgeng. Kamu dan pasanganmu saat ini pun bisa jadi sudah memiliki fondasi dasar yang kuat tersebut. Pasangan yang saling mencitai dengan tulus biasanya akan memperlihatkan sejumlah tanda. Lima hal ini merupakan sebagian dari banyak sinyal lain yang bisa menjadi indikator ada cinta yang kuat di dalam hubungan. Selengkapnya, simak uraiannya di bawah ini. Bisa Menjaga Komitmen yang Disepakati Bersama Ketika di awal hubungan kamu dan pasanganmu membuat komitmen, maka hal terberat yang perlu dilakukan adalah menjaganya. Selama komitmen hubungan bisa dijaga dengan baik, cinta yang kuat dan tulus bisa senantiasa hadir dalam hubungan. Komitmen untuk saling setia dan selalu mengusahakan yang terbaik untuk menjaga keutuhan hubungan perlu dimiliki agar hubungan bisa bertahan. Ada Komunikasi yang Jujur dan Terbuka Bagaimana komunikasimu dengan pasanganmu? Apakah sudah bisa saling jujur dan terbuka satu sama lain? Kalau komunikasi masih lancar dan nyaman, cinta yang dimiliki bisa tetap utuh dan kuat. Namun, kalau dalam berkomunikasi masih sulit untuk terbuka dengan perasaan masing-masing, maka kenyamanan bisa berkurang dalam hubungan.  Saling Menghargai Perbedaan yang Hadir Kamu dan pasanganmu pada dasarnya adalah dua individu yang berbeda. Di samping kesamaan yang dimiliki, kalian pasti punya sejumlah perbedaan. Selama perbedaan yang ada bisa diterima dan dijembatani dengan mengutamakan sikap saling menghargai, maka cinta yang tulus akan terjaga di dalamnya. Selama perbedaan yang ada masih bisa ditoleransi dan bisa menjadi warna tersendiri dalam hubungan, maka masalah atau konflik besar bisa dihindari. Ada Ruang untuk Bertumbuh Selama ada ruang untuk tumbuh, hubungan yang dijalani bisa makin kuat seiring berjalannya waktu. Ketika kamu dan pasangan bisa tetap merangkai mimpi serta menggapai kesuksesan yang diinginkan, ada cinta yang kuat di dalamnya. Apalagi saat kamu dan pasangan bisa saling mendukung dan memberi semangat, maka hubungan yang dijalani justru bisa menjadi penguat untuk bertahan di masa-masa sulit. Saling Menjaga Rasa Percaya Rasa cemburu memang sesekali mewarnai hubungan. Tetapi tidak ada sikap posesif berlebihan. Kamu dan pasangan bisa saling menjaga rasa percaya yang ada, maka di dalamnya ada cinta kuat yang menyertai. Bisa senantiasa menjaga rasa percaya menjadi bukti ada cinta yang tulus di dalamnya. Sebab ada kenyamanan dan ketenangan yang dirasakan bersama. Semoga kamu dan pasanganmu bisa menjadi pasangan yang bahagia dalam hubungan yang dijalin, ya. Semoga cinta yang dibangun pun bisa makin kuat seiring waktu berjalan.
27-06-2014 08:02
Gusi bengkak umumnya berlangsung disebabkan ada pembusukan pada gigi. Gusi bengkak (parulus) dapat bermakna bengkak kecil atau bengkak bernanah pada jaringan lunak gigi (gusi), lantaran terjadinya peradangan atau infeksi. Akumulasi plak pada gusi jadi pemicu utama gusi yang membengkak. Bila timbul rasa nyeri maka ini mengisyaratkan tanda-tanda penyakit gusi telah lebih kronis semacam disebabkan dari hilangnya tulang di seputar gigi serta mengarah pada pembentukan kantong gusi dalam. Bakteri dalam kantong mengakibatkan infeksi gusi, bengkak, nyeri, serta rusaknya tulang selanjutnya. Gusi bengkak, terhitung penyakit-penyakit gusi yang lain, dapat dikarenakan oleh berbagai aspek, seperti seperti kebersihan mulut yang jelek, kisah keluarga penyakit gusi, merokok, serta histori keluarga diabetes. Baca juga : Cara Meningkatkan Berat Badan Secara Sehat Langkah Menangani serta Menyembuhkan Gusi Bengkak gusi bengkakSebagai langkah awal, kurangi tingkat infeksi serta peradangan pada gusi, sekalian sedikit meredakan rasa sakitnya. Ini dapat dikerjakan dengan berbagai langkah simpel, yakni : Air larutan garam Larutkan satu sendok garam pada satu gelas air hangat, lalu manfaatkanlah larutan itu untuk berkumur. Langkah ini bisa kurangi pembengkakan pada gusi. Kerjakan sistem itu sepanjang berbagai kali dalam satu hari. Teh celup atau kantong teh Dengan letakkan kantong teh celup yang kering (baiknya teh hitam) pada gusi yang membengkak bisa kurangi infeksi, juga keluarkan nanah yang ada di gusi. Letakkan kantong teh diantara dinding pipi sisi dalam serta gusi bengkak sepanjang berbagai jam, atau bila dapat biarlah selama malam. Jalan ini semestinya dapat kurangi bengkak serta rasa sakit yang dihadapi. Konsumsi vitamin C Tingkatkan konsumsi vitamin C 1000 mg, sampai 3 kali satu hari. Vitamin itu nanti bakal berperan dengan cara alami selaku antibiotik untuk melawan infeksi pada gusi. Ketiga langkah diatas hanya cara penyembuhan rumahan (home remedy) untuk kurangi bengkak pada gusi serta meredakan rasa sakitnya. Baca juga : Makanan untuk Menambah Sel Darah Merah Untuk menyembuhkan penyakit gusi bengkak itu sendiri secara detail, tiada jalan lain kecuali berkunjung ke dokter gigi. Gusi yang bengkak memerlukan perawatan medis supaya kondisinya kembali normal. Kecuali itu, dokter barangkali bakal bertindak penyembuhan lanjut untuk menyembuhkan serta mencegah gusi bengkak di saat yang bakal datang. Anda dapat meminta untuk dilaksanakan X-ray pada mulut. Tiada upaya terbaik untuk mendiagnosa gusi bengkak dengan cara akurat kecuali dengan melaksanakan X-ray pada daerah yang terdampak. Akhirnya kelak bakal mempermudah dokter Anda menjalankan diagnosa dengan tambah baik. Janganlah terperanjat bila dokter merekomendasikan supaya gigi Anda dicabut, lantaran sistem itu bakal menjadikan gusi mengempis serta menolong sistem pengobatan dengan cara prima. Tanyakan pula kepada dokter Anda jalan paling baik untuk menjaga kebersihan gigi serta gusi, dan menjaga kesehatan mulut dengan cara menyeluruh. Dengan senantiasa mencermati kebersihan serta kesehatan mulut, Anda bisa kurangi kemungkinan terjadinya gusi bengkak di masa datang.
15-10-2014 01:03
Obesitas oleh orang awam diidentikan sebagai kelebihan berat badan atau kegemukan. Namun secara medis, Obesitas didefinisikan memiliki kelebihan lemak di dalam tubuh. Obesitas meningkatkan risiko penyakit lain, seperti diabetes dan tekanan darah tinggi. Dokter menggunakan BMI (body mass index) yang di dasarkan pada berat badan dan tinggi badan untuk menentukan apakah anda mengidap obesitas. Obesitas ekstrim atau obesitas parah dikeal dengan istilah obesitas morbid. Merupakan sebuah kondisi dimana seseorang memiliki BMI di atas 40 atau lebih. Bila Anda masuk dalam kategori obesitas morbid, Anda terancam mengalami gangguan jantung yang serius. Baca juga : 3 Langkah untuk Mencegah Kanker Payudara Rumus untuk menghitung BMI (Body Mass Index) BMI = Berat Badan / (Tinggi Badan * Tinggi Badan) Keterangan : -Satuan Berat Badan adalah Kilogram (kg) -Satuan Tinggi Badan adalah Meter (m) Contoh cara untuk menghitung BMI (Body Mass Index) Berat badan anda adalah 51 kg dan Tinggi Badan anda adalah 1,59 (159 cm). Berapakah Indeks Massa Tubuh atau BMI anda ? Baca juga : Kenali 4 Gejala Limfoma Berikut ini BMI = 51 kg / (1,59 x 1,59) BMI = 20 → Normal Untuk menentukan berapa nilai BMI (Body Mass Index) anda, silahkan menggunakan kalkulator BMI. Kemudian bandingkan hasilnya dengan data pada tabel di bawah ini: BMI Status berat badan Dibawah 18,5 Kurang 18,5 – 24,9 Normal 25,5 – 29,5 Kelebihan 30,0 dan lebih tinggi Obesitas