Waktu Posting : 29-04-2016 08:16 | Dibaca : 2332x
22-05-2015 12:22
Siapa yang tidak tahu bagaimana cara membuat jus buah yang enak? Siapapun pasti dapat membuat jus buah yang enak, namun apakah kita tahu ada beberapa buah yang sebaiknya tidak dikonsumsi dalam bentuk jus, atau ada beberapa buah yang sebaiknya tidak dijadikan satu ketika diblender? Buah memang mengandung nutrisi yang baik untuk tubuh, namun ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan untuk cara membuat jus buah yang enak, dan tentunya menyehatkan untuk tubuh. 1. Sortir buah Yang pertama kali harus kita lakukan adlah mensortir buah yang akan dibuat minuman jus. Sebaiknya pilih buah yang masih dalam keadaan segar, jangan pilih yang sudah layu. Karena kandungan nutrisi dan juga gizi yang ada dalam buah itu tentunya sudah hilang, atau bahkan dapat menjadi penyakit, karena ada beberapa kuman yang menempel. Baca juga : 3 Kesalahan Dalam Pengolahan Jus yang Harus Dihindari 2. Menggunakan gula yang baik Ada beberapa jus buah yang dapat menggunakan pemanis dan ada baiknya minuman jus tersebut tidak menggunakan gula karena rasanya sudah manis. Gula yang sebaiknya digunakan adalah dalam bentuk cair, bukan dalam bentuk kristal, agar mudah larut. 3. Menggunakan air Ketika kita menggunajan juicer tentunya kita tidak akan membuatuhkan air, namun ketika kita menggunakan blender, maka kita membutuhkan air dalam jumlah tertentu. Kita dapat meggunakan air dingin, air dalam suhu nornal atau air es. 4. Menggunakan susu atau tidak Ada beberapa buah-buahan yang dapat kita kombinasikan dengan susu, dan ada beberapa jenis jus buah yang sebaiknya tidak menggunakan susu, agar tidak mengubah atau merusak nutrisi atau kandungan vitamin C yang ada dalam buah tersebut. Baca juga : Waspada Dengan Kolesterol Tinggi yang Mengintai 5. Kombinasi beberapa buah Jika kita berniat untuk mengkombinasikan beberapa buah, seperti buah strawberry dan juga buah melon, atau buah yang lainnya, ada baiknya jika memperhatikan komposisi rasa dan juga aroma. Ada baiknya menggunakan komposisi yang tepat, agar rasa jus tetap enak, dan aroma yang dihasilkan juga enak. Cara membuat jus buah yang enak ini memang mudah, dan tentunya akan membuat tubuh menjadi sehat, untuk keterangan lebih lengkap dapat menghubungi www.kesehatan.tips.
23-02-2016 06:26
Saat ini masyarakat banyak dikejutkan dengan LGBT, banyak diantaranya yang belum tau dan mengerti dengan apa itu yang dimaksud oleh LGBT sendiri. Bahkan ada pula beberapa diantaranya yang bertanya apakah LGBT itu termasuk dalam jenis penyakit LGBT atau bukan? Untuk menjawab beberapa bentuk pertanyaan tersebut, sebaiknya Anda perhatikan terlebih dahulu uraian penjelasan di bagian bawah ini : Apa itu LGBT? LGBT atau sering pula disebut sebagai GLBT adalah singkatan dari kata Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender. Istilah ini sebenarnya sudah digunakan sejak tahun 1990 lalu, namun untuk perkembangannya memang baru dikenal oleh masyarakat dalam beberapa waktu terakhir ini. Penggunaan istilah LGBT pada mualnya digunakan untuk mengganti frasa dari Komunitas Gay. Hal ini juga berkaitan dengan penggunaan kata yang lebih mewakili dari kelompok-kelompok orang yang sudah disebutkan pada bagian di atas itu tadi. Baca juga : Waspadai Penyakit di Musim Hujan dengan Cara Pencegahannya Selain itu penggunaan istilah ini juga digunakan untuk menekan bentuk keanekaragaman yang dilihat melalui kacamata seksualitas serta gender. Bahkan peggunaan istilah tersebut juga tidak hanya digunakan untuk menyebutkan pihak homoseksual atau pun biseksual saja. Karena tidak jarang mereka yang heteroseksual pun dimasukkan dalam istilah yang satu ini. Karena itulah penggunaan istilah LGBT sering pula ditambahkan dengan penggunaan huruf Q yang berarti mewakili kata Queer. Sehingga istilah tersebut pun berubah menjadi LGBTQ atau GLBTQ. Penggunaan istilah ini bahkan tercatat sejak tahun 1996 lalu. Pada dasarnya tidak semua orang setuju dengan penggunaan istilah dari LGBT itu sendiri. Karena ada beberapa diantaranya pendapat yang menyatakan bahwa pergerakan transgender serta transeksual tidak sama dengan apa yang disebut sebagai Lesbian, Gay serta Biseksual. Hal ini berkaitan pula dengan gagasan dari penggunaan kata transgender serta transeksual yang memang berkaitan dengan identitas gender, namun justru terlepas dari bentuk orientasi seksual. LGBT Bukanlah penyakit atau pun kelainan Setelah membicarakan mengenai istilah LGBT yang pada dasarnya sudah dikenal sejak jaman dulu. Salah seorang pakar saraf yang bernama dr. Roslan Yusni Hasan, SpBS justru mengungkapkan pendapatnya terkait dengan LGBT tersebut. Menurut beliau LGBT bukanlah jenis penyakit atau bahkan kelainan. Karena itulah tidak diperlukan adanya sistem pengobatan atau bahkan penyembuhan yang perlu dilakukan. Dokter yang akrab dengan panggilan Ryu itu bahkan menyebutkan bahwa LGBT sebagai variasi kehidupan saja. Mengepa demikian? Karena di dalam bagian biologi yang dimiliki oleh para kaum tersebut tidak terdapat hal yang tidak normal. Karena itulah hal ini dianggapnya sebagai bentuk variasi belaka. Beliau bahkan menjelaskan bakat seseorang untuk menjadi seorang lesbian, kemudian gay, biseksual atau bahkan transgender itu sendiri pada dasarnya memang sudah terbentuk ketika dirinya menjadi janin dalam kandungan ibu. Meskipun proses terbentuknya jenis kelamin, kemudian gender serta orientasi seksual adalah proses yang terjadi dengan cara terpisah, namun proses tersebut pada dasarnya memang saling berkaitan antara satu dengan lainnya. Hal inilah yang pada akhirnya menyebabkan ada beberapa orang yang memiliki jenis kelamin laki-laki, namun gendernya justru belum tentu maskulin. Hal ini juga turut memberikan pengaruh pada orientasi seksualnya yang juga belum tentu mengarah pada sosok perempuan. Hal ini juga lebih dijelaskan oleh sosok Ryu melalui penjabarannya yang menyatakan bahwa seseorang yang memiliki kromosom XX belum tentu memiliki jenis kelamin sebagai perempuan, begitupun dengan kromosom XY yang juga belum tentu menjadi sosok laki-laki. fakta biologisnya, banyak sekali variasi genetik, yang pada akhirnya dapat membuat keadaan kromosom menjadi lebih banyak atau malah berkurang. Selain hal tersebut Ryu juga menjelaskan jika kaum LGBT memiliki variasi struktur otak yang berbeda antara satu dengan lainnya, sehingga sulit untuk diubah. Hal ini terkait pula dengan jumlah dari kaum LGBT yang memang jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan masyarakat lainnya. Selain itu Ryu juga menambahkan bahwa seseorang yang termasuk homoseksual pada dasarnya tidak dapat menurunkan sifat asli yang dimilikinya. Hal ini jelas berbeda dengan mereka yang heteroseksual yang mampu memiliki keturunan. Karena itulah pada akhirnya menurut Ryu semua itu kembali pada masing-masing pribadi yang memilikinya, dan bentuk kenyamanan yang dirasakan oleh seseorang. Dengan kata lain ketika seseorang menyukai permainan drum dan memiliki bakat dalam hal tersebut, kemudia ia memilih drum itu tadi dibandingkan dengan gitar, maka hal tersebut tentu saja diperbolehkan. LGBT sebagai bentuk penyakit kejiwaan yang menular Berbeda halnya dengan bentuk pendapat yang disebutkan pada bagian di atas tadi. untuk pendapat yang akan dijelaskan pada bagian di bawah ini justru menyebutkan LGBT sebagai bentuk jenis penyakit. Selain itu penyakit LGBT ini juga dimasukkan dalam kategori penyakit menular. Isu mengenai masalah LGBT saat ini memang tengah menjadi kontroversi di kalangan masyarakat Indonesia. Cukup banyak diantaranya orang yang berpendapat jika LGBT ini bertentangan dengan nilai serta ajaran agama. Namun tidak jarang pula orang yang beranggapan bahwa kaum LGBT berhak untuk menyuarakan keadaannya sehingga ia tidak dikucilkan dari masyarakat di lingkungan sekitarnya. Beberapa orang yang menyatakan pendapatnya bahwa LGBT bukanlah jenis penyakit justru mulai dipatahkan oleh seorang psikiater bernama Dr. Fidiansyah. Menurut beliau mereka yang termasuk dalam kaum yang satu ini justru termasuk orang yang terkena gangguan jiwa. Karena termasuk dalam bentuk penyakit dari gangguan jiwa, maka bentuk penyakit yang satu ini pun dikategorikan sebagai penyakit yang mampu menular pada orang lainnya. Hal tersebut bahkan diterangkan olehnya dalam sebuah buku yang berjudul PedomanPenggolongan Diagnosis dari Gangguan Jiwa. Dalam bukunya tersebut, Fidiansyah menyebutkan jika homoseksual serta biseksual termasuk dalam bentuk gangguan psikologis serta perilaku yang memang berhubungan dengan perkembangan dari orientasi seksual. Dari pernyataannya tersebut Fidiansyah menyatakan bahwa apa yang sudah diungkapkan olehnya atau bahkan psikiater lain yang menyebutkan LGBT sebagai bentuk penyakit menular bukan ingin mendiskriminasi. Menurut beliau hal ini dilakukan justru untuk membantu para kaum tersebut. berkaitan dengan sebutan LGBT sebagai jenis penyakit gangguan jiwa yang menular tentu saja bentuk penularannya pun tidak dilakukan melalui kontak bakteri, virus, atau bahkan mikroba lainnya. Hal ini justru lebih mengarah pada bentuk penularan melalui perubahan sikap perilaku serta bentuk pembiasaan yang dilakukan olehnya. Baca juga : Akibat yang Ditimbulkan dari Pemakaian Celana Ketat bagi Kesehatan Karena itulah LGBT dikatakan dapat menular, yang dilakukan melalui penularan perilaku. Teori penularan yang satu ini diungkapkan melalui bentuk pembiasaan. Seperti halnya ketika seseorang mulai mengikuti satu pola tertentu yang pada akhirnya akan membuat dirinya menjadi satu karekter tersebut. Sehingga pada akhirnya terbentuklah kepribadian, dengan bentuk pembiasaan yang sesuai dengan gangguan dari penyakit jiwa itu tadi. Dari beberapa bentuk pendapat yang sudah dijelaskan pada bagian di atas tadi, Anda dapat melihat bahwa masih banyak pertentangan terkait dengan isu kontroversial dari LGBT itu sendiri. Apakah ia termasuk dalam jenis penyakit yang dikenal dengan sebutan Penyakit LGBT atau bukan? Namun jika hal ini sekiranya merugikan memang lebih baik untuk tidak menjadi bagian di dalamnya.
22-11-2021 09:50
Buah-buahan merupakan jenis makanan yang kaya vitamin dan mineral. Makanan untuk penderita asam lambung seperti buah yang asam justru bisa memperburuk kondisi tersebut. Akan tetapi, ada beberapa jenis buah yang aman Anda konsumsi meskipun asam lambung naik. Gangguan asam lambung yang paling umum adalah GERD dan gastritis penyebab maag. Oleh karena itu, hati-hati dalam konsumsi buah ketika mengalami gangguan asam lambung. Pasalnya konsumsi buah dapat mencegah atau justru menimbulkan gejala sakit maag. Berikut Daftar Buah, Makanan untuk penderita Asam Lambung yang Aman dan Berbahaya Dikonsumsi Penyakit asam lambung terjadi akibat asam lambung mulai naik ke kerongkongan dan ketika melewati dada menimbulkan sensasi terbakar. Penyebab asam lambung karena lower esophageal sphincter (LES) atau melemahnya otot bawah kerongkongan. Dimana otot bawah kerongkongan berfungsi untuk membuka dan menutup saluran kerongkongan secara otomatis. Bila Anda merasakan gejala asam lambung, maka tidak boleh makan asal-asalan. Pasalnya terdapat beberapa makanan yang memicu asam lambung kambuh, bahkan memperburuk keadaan. Nah, perhatikan makanan untuk penderita asam lambung yang aman. Lalu hindari buah-buahan yang asam seperti jeruk dan tomat. Perlu Anda ketahui, penderita asam lambung dapat mengkonsumsi buah-buahan. Biar bagaimanapun juga, banyak nutrisi terkandung dalam buah yang baik untuk kesehatan tubuh. Nah, berikut ini kami sampaikan daftar makanan untuk penderita asam lambung berupa buah yang aman dan berbahaya untuk dikonsumsi. 1. Pisang Mengutip Hallosehat.com, pisang mempunyai kadar pH sekitar 4,5-5,2. Karena tingkat keasamannya lemah, mengkonsumsi buah ini bisa menetralisir dan mengatasi asam lambung naik. 2. Apel Merah Apel kaya akan serat, kalsium, kalium, dan magnesium. Zat-zat gizi tersebut mampu meredakan gejala maag. Namun tidak semua jenis apel baik untuk penderita asam lambung. Opsi terbaik penderita asam lambung adalah apel merah yang benar-benar sudah matang. 3. Melon Sifat basa yang cukup tinggi pada melon karena kandungan mineral magnesium. Buah ini menjadi salah satu makanan untuk penderita asam lambung yang aman. Kemudian kandungan utama dari buah berupa magnesium menjadi obat antasida untuk meredakan gejala maag. 4. Pepaya Pepaya kaya akan air dan vitamin C. Selain itu, pepaya mengandung vitamin K, kalsium, serta beta-karoten. Karena tingkat keasamannya yang rendah, pepaya aman dikonsumsi bagi Anda yang bermasalah dengan asam lambung. 5. Kelapa Cara mengatasi asam lambung naik bisa dengan meminum air dari buah kelapa. Ya, kandungan mineral kalium dan bermacam-macam senyawa di dalamnya bisa menenangkan sistem pencernaan. Manfaat air kelapa dapat menjaga suhu tubuh tetap normal. Kemudian peradangan di lambung dapat diperlambat. Jika rutin mengkonsumsi satu buah kelapa setiap hari, maka Anda akan merasakan manfaatnya. Lakukan hal ini selama dua pekan berturut-turut. 6. Semangka Selain mengurangi gejala asam lambung, semangka juga diyakini dapat menetralkan kondisi tersebut. Buah yang manis ini mempunyai kandungan air tinggi. Bahkan kaya akan vitamin C, vitamin A, asam amino, dan antioksidan yang membantu melancarkan pencernaan tubuh. Makanan untuk penderita asam lambung wajib Anda ketahui untuk membantu mengurangi atau menetralkan kondisi tersebut. Namun perlu Anda cermati, terdapat beberapa buah yang berbahaya jika Anda konsumsi ketika asam lambung sedang naik. 7. Tomat Asam lambung bisa naik akibat mengkonsumsi tomat segar atau saos tomat. Hal ini disebabkan kandungan asam sitrat dan asam malat dalam tomat. Zat-zat tersebut dapat memicu kenaikan asam lambung. 8. Alpukat Buah alpukat memang terkenal kaya akan lemak yang menyehatkan. Sayangnya kandungan lemak dalam buah ini kurang baik bagi penderita asam lambung. Karena lemak menjadi makanan untuk penderita asam lambung yang memicu produksi hormon kolesistokinin. Produksi asam lambung akan naik apabila otot-otot sfingter kardia menjadi rileks akibat hormon kolesistokinin. 9. Jeruk Salah satu buah yang harus dihindari oleh penderita asam lambung adalah jeruk. Buah seperti jeruk ini sangat berbahaya jika dikonsumsi penderita asam lambung. Jeruk yang dimaksud meliputi semua jenis, mulai jeruk nipis, jeruk lemon, jeruk bali, dan yang lainnya. 10. Nanas Makanan untuk penderita asam lambung selanjutnya yang harus dihindari adalah nanas. Karena buah yang satu ini mempunyai tingkat keasaman yang tinggi. Jadi, bagi penderita asam lambung sangat berbahaya mengkonsumsinya. Akan tetapi jika sekiranya tetap ingin memakannya, sebaiknya pilih buah nanas segar daripada mengkonsumsi dalam keadaan sudah dibuat jus. Pasalnya kondisi asam lambung akan semakin diperburuk dengan minum jus nanas. Bahkan dapat menyebabkan GERD. Oriflakes Gastro menjadi obat asam lambung alami berbahan dasar umbi garut, gula kelapa, dan susu kambing etawa. Oriflakes untuk asam lambung menjadi solusi mengatasi dan mencegah asam lambung. Makanan untuk penderita asam lambung ini baik untuk kesehatan pencernaan dan tidak menimbulkan efek samping untuk kesehatan. Terdapat buah yang bisa meningkatkan produksi asam lambung, namun ada pula yang membantu menetralkan kondisi lambung lebih baik. Oleh sebab itu, telitilah dalam memilih makanan untuk penderita asam lambung dengan seksama. Buah-buahan secara umum memang menyehatkan, akan tetapi bagi penderita asam lambung, buah tertentu bisa memperburuk keadaan.