Terlalu Dini Minum Obat Medis Hipertensi Bisa Picu Stroke

Additional Image

Waktu Posting : 25-04-2014 03:15 | Dibaca : 2652x

Terlalu Dini Minum Obat Medis Hipertensi Bisa Picu Stroke  - Seakan sudah dilumrahkan awam kalau setiap tekanan darah atas atau sistolik di atas 120 dan tekanan bawah distolik di atas 80 serta merta dianggap sudah darah tinggi (hipertensi). Tak soal kapan diukur, bagaimana mengukurnya, dan dalam kondisi apa orang diukur. Kita tahu tekanan darah berfluktuasi dari waktu ke waktu, bahkan dari jam ke jam. Emosi, kondisi bergiat, efek hormonal dan faktor stres ikut mempengaruhi tekanan darah.

Vonis bahwa seseorang hipertensi tidak dihasilkan oleh keputusan selewat sambil lalu. Sekali seseorang divonis hipertensi, mungkin harus berurusan dengan terus minum obat. Sikap seperti itu tidaklah bijak. Karena bila keputusan itu ternyata tidak tepat, orang merugi karena harus minum obat untuk sesuatu yang belum perlu.
 
Baca juga : Obat Hipertensi dari Jus Buah-buahan 

Sejatinya, tekanan darah diukur pada saat baru bangun tidur pagi hari. Belum melakukan apa-apa, misal belum mengomel pada pembantu, belum merasa jengkel, dan belum juga bergiat fisik, di saat itulah tekanan darah langsung diukur. Tekanan darah saat itu mencerminkan kondisi semurninya tekanan darah. Tentu akan menjadi berbeda hasilnya bila diukur sudah melakukan aktivitas.

Seseorang baru dipastikan hipertensi bila diukur tiga kali berturut-turut selang waktu beberapa hari dengan alat yang sama memberikan hasil yang sama-sama lebih tinggi dari normal. Hanya dari pemeriksaan tensi satu kali saja, dan hanya karena melihat lebih tinggi dari 120/80 mmHg, lalu langsung memastikan kalau itu hipertensi, bisa jadi belum tentu diagnosis yang betul.

Optimalnya tekanan darah itu kurang atau sama dengan 120/80 mmHg. Menurut WHO International Society of Hypertension, tensi 130/85 mmHg masih tergolong normal dan 139/89 mmHg tergolong normal atas (high normal). Seseorang baru dikategorikan hipertensi (ringan) setelah tensinya 140/90 mmHg. Tentu dengan catatan, pengukuran dilakukan dengan kondisi seperti sudah disebut di atas dan alat tensimeternya sudah ditera normal.
 
Baca juga : Tips Hidup Sehat Bersama Darah Tinggi 

Jadi kalau kondisi pengukuran tidak menghasilkan nilai tensi yang sesungguhnya dan tensinya belum berkategori hipertensi, tak bijak kalau terlalu cepat langsung diintervensi dengan obat. Mengapa? Bila tensi ternyata bukan yang sesungguhnya langsung diberi obat, bisa jadi tensi darah malah jadi anjlok. Kita tahu, tubuh punya mekanisme otoregulasi tekanan darah. Waspadai bila tak ada riwayat darah tidak pernah tinggi mendadak jadi tinggi. Perlu lebih kritis untuk bertanya ulang kalau dokter masih memberi resep, apa obat memang sudah diperlukan.

Bila suatu saat tensi meninggi, ada sistem tubuh yang mengatur untuk menurunkannya. Sebaliknya, kalau tensi menurun, tubuh akan menaikkannya. Biarkan dulu mekanisme itu berjalan tanpa perlu diintervensi dengan obat. Kelewat cepat memberi obat, berarti mengacaukan mekanisme otomatisasi tubuh melakukan keseimbangan tekanan darah (homeostasis). Bisa jadi, malah bisa anjlok akibatnya.

Kejadian anjloknya tensi darah akibat kelewat cepat atau mungkin kelewat tinggi pemberian dosis obat darah tinggi, bukan peristiwa yang jarang. Acap oleh ulah pasien sendiri yang memutuskan minum obat begitu merasa tekanan darah yang diukurnya sendiri di rumah meningkat, bisa-bisa fatal akibatnya.
 
Baca juga : Tak Semua Obat Medis Cocok Untuk Hipertensi 

Tekanan darah yang mendadak anjlok buruk akibatnya pada otak dan jantung, selain ginjal. Pasokan darah ke organ-organ tubuh penting itu mendadak berkurang. Kita tahu otak paling rentan terhadap kekurangan pasokan oksigen yang dibawa oleh darah. Kasus stroke berisiko terjadi kalau tensi darah mendadak anjlok. Stroke bisa terjadi lantaran tensi darah kelewat tinggi, bisa juga bila kelewat rendah. 


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Tahitian noni untuk diabetes

26-06-2015 04:11

Manfaat Proxeronine Dalam Buah Noni Untuk Tubuh Kandungan dalam tahitian noni Diabetes mellitus adalah salah satu penyakit yang bisa dibilang berbahaya, karena bisa mengakibatkan kematian. Penyebabnya sendiri diketahui karena kadar gula dalam darah yang cukup tinggi. Hal ini mau tak mau memerlukan cara penurun kadar gula darah yang tepat guna menormalkan kembali kadar gula darah tersebut. Itulah mengapa banyak orang memilih tahitian noni untuk diabetes sebagai langkah yang paling tepat. Tahitian noni sendiri adalah minuman bioaktif yang diproses dengan memanfaatkan buah Noni Tahiti (Morinda Citrifolia). Komposisi di dalam produk ini sendiri terdiri dari 89% buah noni dan 11% campuran buah anggur serta blueberry. Produk kesehatan inipun tak mengandung bahan pengawet atau bebas pengawet serta pemanis buatan. Andapun tak akan menjumpai bahan kimia yang ditambahkan ke dalam minuman bioaktif ini. Baca juga : Cara Jitu Mengontrol Kadar Kolesterol  Manfaat proxeronine bagi tubuh Banyak penelitian yang dilakukan terkait manfaat buah noni dan hasilnya pun cukup mengejutkan. Tahitian noni untuk diabetes diketahui mampu menormalkan kembali kadar gula darah serta menyembuhkan luka akibat diabetes. Hal ini dikarenakan kandungan di dalam buah noni yang terdiri dari Proxeronine. Ini adalah bahan baku utama dari senyawa xeronine yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Prosesnya sendiri terjadi saat Anda mengkonsumsi proxeronine yang kemudian diolah di dalam tubuh menjadi xeronin dengan bantuan proxerininase dan serotonin. Bagi Anda yang ingin tahu lebih lengkap terkait manfaat proxeronine bagi penyembuhan diabetes mellitus, berikut yang disampaikan oleh kesehatan.tips. Baca juga : 3 Kesalahan Dalam Pengolahan Jus yang Harus Dihindari • Mampu meningkatkan serta menjaga sistem kekebalan tubuh. • Dapat meningkatkan stamina Anda, sehingga rasa lemas dan letih pun bisa terhindari. Dengan begini, Anda pun bisa melakukan aktivitas kembali seperti sedia kala. •    Membantu memperbaiki sel-sel tubuh yang telah rusak serta meningkatkan fungsi sel. Hal ini bisa saja terjadi akibat menderita suatu penyakit ataupun faktor usia. •    Memperbaharui sel Beta Pankreas di dalam tubuh, sehingga pankreas mampu memproduksi insulin dalam kadaar yang cukup. Kondisi tersebut akan membantu tubuh menormalkan atau menstabilkan kadar gula darah dalam tubuh. •    Dapat meregenerasi sel-sel yang telah mati di dalam tubuh hingga mampu berfungsi dengan baik kembali berkat tahitian noni untuk diabetes.

Featured Image
Tips Sehat Berpuasa Ramadhan

25-06-2014 01:03

Puasa Ramadhan dengan cara umum mempunyai efek positif untuk kesehatan. Berbagai panduan tersebut butuh Anda pikirkan supaya puasa Anda tetap menyehatkan. Minum yang cukup. Hidrasi ialah hal terutama sepanjang puasa Ramadhan. Sesudah berbuka puasa, Anda mesti minum dalam jumlah besar. Anda pula mesti minum waktu bersahur. Upayakan minum yang cukup, kir-kira 1, 5 liter sampai sahur. Hal semacam ini lantaran keperluan hidrasi tubuh ialah kira-kira 1, 5 liter /hari. Makan yang sehat. Anda baiknya mengaplikasikan diet sehat pada waktu berbuka puasa. Janganlah terlalu berlebih melahap kue serta makanan manis, terlebih dalam jumlah besar. Hal semacam ini lantaran melahap kue serta makanan manis dalam jumlah besar, tak bakal memuaskan rasa lapar serta bakal mengganggu pola makan Anda. Pikirkan mengonsumsi kurma yang bisa isi lagi daya dengan cepat. Janganlah segera berbuka dalam porsi besar. Awalilah dengan minum serta camilan seperti sup, kolak atau makanan pembuka lain serta tunggulah hingga meresap di pencernaan sebelum saat makan besar. Janganlah makan terlampau banyak. Buka puasa semestinya tak sama dengan makan terlalu berlebih. Makan terlalu berlebih tak cuma mengganggu tubuh, namun pula bikin ngantuk waktu shalat tarawih. Walau puasa diawali dari matahari terbit hingga tenggelam, Anda baiknya tetap makan tiga kali satu hari : yang pertama waktu bersahur, yang ke-2 waktu berbuka serta yang ketiga seputar 2 atau 3 jam sesudah berbuka. Waktu bersahur, dianjurkan makan sayur serta buah-buahan yang cukup, untuk vitamin serta sumber karbohidratseperti nasi serta ubi-ubian yang bisa bertahan hingga berbuka puasa. Utama untuk bersantap sahur mendekati waktu imsak. Bila sangat mungkin, istirahatlah dimuka siang untuk menghimpun daya. Jauhi cahaya matahari serta panas yang menyebabkan dehidrasi. Minimalkan pemakaian tenaga fisik. Atlet mesti ekstra hati-hati untuk tak olahraga terlampau keras sepanjang bln. Ramadhan. Disarankan untuk olahraga yang tak intensif di sore hari sebelum akan berbuka dan tentukan olahraga yang tak terlampau berat. Pasien diabetes. Pasien diabetes mesti dengan cara teratur memantau gula darah mereka, cukup hidrasi serta tak makan yang manis-manis tiada nasehat medis. Orang yang lemah fisik. Puasa semestinya tak memperburuk status kesehatan orang dengan keadaan medis. Ibu hamil atau menyusui, lanjut usia, pasien hipertensi, penyakit jantung atau asma, umumnya tak harus berpuasa Ramadhan. Apabila tetap berpuasa, mereka mesti berkonsultasi dengan dokter bila rasakan sinyal tanda masalah kesehatan. Untuk keselamatan yang tambah baik, dianjurkan untuk pergi ke dokter sebelum saat serta setelah Ramadhan. Janganlah menghentikan penyembuhan tiada nasehat medis. Orang yang perlu memperoleh penyembuhan berkala mesti memperoleh anjuran dari dokter serta ustadz mereka. Mereka tak mesti berpuasa Ramadan bila hal semacam itu membawa resiko pada kesehatan mereka. Minum vitamin serta obat seperti umum dengan penyesuaian. Contoh minum vitamin serta obat pada saat berbuka puasa, saat ingin tidur serta saat sahur Selekasnya membatalkan puasa apabila memperoleh persoalan kesehatan. Apabila Anda alami persoalan medis sepanjang satu hari serta tak dapat sehat dengan cepat, barangkali baiknya Anda tak berpuasa satu hari atau lebih. Hari-hari dimana Anda tak berpuasa dapat ditukar sebelum saat Ramadhan selanjutnya.

Featured Image
Sering Onani, Berbahayakah?

03-10-2014 23:21

Masturbasi memanglah bukan satu kajian favorit untuk diperbincangkan dengan cara umum. Umumnya kajian sekitar kegiatan sex yang dikerjakan sendiri ini kerap dibicarakan cuma dengan lingkungan spesifik. Dapat dibuktikan bahwa 99% remaja lelaki didunia ini biasanya pasti telah pernah lakukan onani atau masturbasi, umumnya dikerjakan pada usia 17 hingga 20 thn. Banyak lingkungan yang mengungkap rutinitas ini normal saja dikerjakan, serta tidak tidak sering yang menyampaikan hal itu tak baik.   Baca juga : Mengenal Diet Sehat Ala Wanita Kantoran Onani atau masturbasi adalah ciri reproduksi yang sehat. Namun masturbasi masih tetap jadi pro-kontra, lepas dari itu seluruhnya masturbasi bakal mulai menyajikan dampak negatif bila dikerjakan terlalu berlebih, dalam satu hari 5 kali masturbasi umpamanya. Menurut survey, umumnya kaum pria lah yang melaksanakan masturbasi, bahkan juga ada yang sampai kecanduan hingga jadi gelisah bila satu hari saja tak mengerjakannya. masturbasi pun mempunyai dampak buruk bila terus-terusan dikerjakan. Tetapi tahukah Anda bahwa ada efek yang mungkin Anda dapat bila Anda mengerjakannya terus-terusan? Efek jelek onani atau masturbasi ini dapat dipandang dari sisi fisik ataupun non fisik.   Baca juga : Cara Menjalankan Pola Hidup Sehat Sesungguhnya masturbasi yang terus-terusan dapat menyebabkan kegiatan berlebihan pada saraf parasimpatik. Efeknya ialah produksi hormon-hormon serta senyawa kimia sex bertambah termasuk juga serotonin, asetilkolin serta dopamin. Masturbasi kritis memengaruhi otak serta tubuh disebabkan produksi hormon sex yang berlebih serta neurotransmiter. Walau efeknya pada tiap-tiap orang tidak sama, terus-terusan masturbasi bisa menyebabkan masalah kesehatan seperti kelelahan, nyeri panggul, testis sakit, atau rambut rontok. Kontraksi otot waktu merasakan orgasme dapat menyebabkan nyeri otot, terlebih di daerah punggung serta selangkangan.

...