Tangkal Stres Oksidatif dengan Makanan Super Ini

Additional Image

Waktu Posting : 24-07-2017 06:38 | Dibaca : 2037x

Stres Oksidatif dapat timbul karena banyak hal, mulai dari pola makan tidak sehat, polusi hingga kebiasaan merokok. Jika terjadi stress oksidatif dalam tubuh, anda dapat terkena berbagai gangguan kesehatan. Salah satu yang paling mengancam adalah serangan jantung.

 Salah satu cara untuk mengurangi stress oksidatif ini adalah dengan menjaga asupan makana. Beberapa makanan diyakini dapat memperbaiki kondisi tersebut, seperti :

1. Buah-buahan segar

Buah-buahan seperti kiwi, beri, anggur, dan apel banyak memiliki antioksidan. Artinya, mengonsumsi buah-buahan ini dapat menekan oksidasi dalam tubuh, dan dengan demikian menurunkan tingkat stres oksidatif. Ingat, buah-buahan segar ini lebih bermanfaat jika dikonsumsi utuh tanpa dijus atau proses lain.

2.  Sayur-sayuran berwarna hijau

Sayuran hijau memiliki kadar antioksidan yang tinggi, yang membuatnya dapat melindungi sel-sel tubuh Anda. Manfaat antioksidan akan lebih terasa bila diolah dengan benar. Jangan biarkan kadarnya menurun akibat cara memasak yang salah, misalnya digoreng atau dimasak terlalu lama.

3. Ikan laut

Sarden dan tuna mengandung banyak asam lemak omega-3. Asam lemak ini memiliki efek antioksidan yang baik untuk menekan stres oksidatif. Selain itu, minyak ikan juga bagus untuk meningkatkan kadar kolesterol ‘baik' dalam tubuh. Sebaiknya konsumsi sebanyak dua atau tiga kali seminggu.

4. Gandum

Gandum dan beras merah diketahui kaya akan asam folat, selenium, dan zink. Zat tersebut bermanfaat karena memiliki aktivitas antioksidan. Jika memungkinkan, pilihlah gandum atau beras merah ini sebagai sumber karbohidrat.

5. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan menyimpan segudang nutrisi, seperti selenium, folat, lemak, protein, kalsium, dan zink dalam kadar yang bervariasi. Bersama dengan buah-buahan segar, kacang-kacangan juga mengandung plant stanol esters yang bermanfaat menurunkan kadar kolesterol ‘jahat' dalam tubuh.

Makanan sehat adalah obat terbaik bagi tubuh Anda. Oleh karena itu, lawanlah stres oksidatif ini dengan makanan-makanan yang bergizi. Perhatikan juga metode pengolahan makanan tersebut agar manfaat yang diperoleh dapat maksimal.


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Tips Menjaga Kesehatan Ginjal Secara Alami

10-03-2016 21:06

Tahukah Anda perlunya memiliki ginjal yang sehat dan ingin mengetahui apa saja tips menjaga kesehatan  ginjal secara alami? Ginjal adalah salah satu organ tubuh yang penting. Ginjal akan membantu proses eksresi di dalam tubuh. Di dalam setiap tubuh manusia, terdapat dua ginjal yang keduanya saling berperan untuk mengolah apa yang ada di tubuh. Ginjal memiliki banyak fungsi dan kegunaan yang ada di dalam tubuh. Ginjal dapat mengatur keadaan asam pada tubuh, mengontrol tekanan darah agar seimbang, membantu membentuk sel darah merah, membantu mempertahankan adanya kalsium dalam tubuh, dan sebagainya. Jika ginjal mengalami masalah, tentu bagian tubuh akan terganggu. Untuk itu, perlunya menjaga kesehatan jantung dengan melakukan banyak tips yang tentunya alami. Baca juga : Tips Penanganan Penderita Diabetes Secara Alami Berikut ini ada banyak tips menjaga kesehatan ginjal secara alami dengan kegiatan yang bisa Anda tahu dan coba untuk lakukan :   1.             Melakukan olahraga secara teratur Salah satu tips menjaga kesehatan ginjal secara alami yang bisa Anda lakukan dalam aktivitas atau kegiatan adalah melakukan olahraga secara teratur. Olahraga adalah aktivitas yang harus dilakukan secara rutin untuk menjaga kesehatan tubuh. Olahraga juga dapat membantu ginjal dalam tubuh berfungsi dengan baik. Olahraga yang bisa Anda lakukan secara ringan adalah lari pagi. Lari pagi ini akan mmebuat tubuh menjadi lebih segar dan juga sehat. Anda juga bisa melakukan lari pada sore hari untuk membuat tubuh menjadi lebih bergerak.   2.             Mengatur pola makan dengan baik Beberapa tips menjaga kesehatan ginjal secara alami selanjutnya yang masih termasuk dalam kegiatan adalah mengatur pola makan dengan baik. Makanan yang dikonsumsi di dalam tubuh akan mempengaruhi tingkat kesehatannya pula. Karena makanan ini akan diolah dalam tubuh. Jika makanan yang sehat dan alami, tentunya akan banyak menyediakan nutrisi dan juga gizi yang dibutuhkan dalam tubuh. Jika makanan yang dikonsumsi tidak sehat, maka akan bermasalah pada semua bagian organ dalam tubuh, termasuk ginjal. Sehingga perlunya menjaga dan mengontrol makanan yang dikonsumsi agar tetap sehat.   3.             Menjaga berat badan agar tubuh tetap sehat Beberapa tips menjaga kesehatan ginjal secara alami berikutnya yang bisa Anda lakukan adalah menjaga berat badan agar tubuh tetap sehat. Tentunya berat badan yang berlebih akan menyebabkan masalah pada sistem dalam tubuh. Obesitas atau kelebihan berat badan juga akan menggangu sistem kerja dari ginjal. Karena ginjal akan kerja keras dalam melakukan tugasnya yang berhubungan dengan kadar lemak dalam tubuh. Jika lemak dalam tubuh semakin banyak, maka kerja dari ginjal juga akan bermasalah. Untuk itu, atur berat badan Anda agar tidak terlalu mengalami kegemukan.   4.             Mengurangi konsumsi rokok dan alkohol Adapun tips menjaga kesehatan ginjal secara alami yang termasuk ke dalam kegiatan yang bisa dilakukan adalah mengurangi konsumsi rokok dan alkohol. Rokok dan alkohol adalah bahan yang banyak dikonsumsi oleh banyak orang. Namun alkohol dan rokok justru sangat berbahaya jika dikonsumsi oleh tubuh. Rokok dan alkohol bisa menyebabkan penyakit berbahaya dan bisa menyebabkan gangguan sistem organ dalam tubuh. Organ yang dapat terganggu seperti jantung, ginjal, pencernaan, dan sebagainya. Sehingga Anda bisa menghindari kedua bahan berbahaya ini untuk bisa hidup sehat.   5.             Mengontrol tekanan darah dalam tubuh Bagi Anda yang memiliki tekanan darah yang rendah atau tinggi, perlu menjaga kesehatan tubuh. Jarena tekanan darah mempengaruhi pula dalam kesehatan ginjal. Apalagi jika tekanan darah Anda tinggi, akan sangat berpengaruh terhadap kerja ginjal. Tekanan darah tinggi ini bisa diakibatkan karena kurangnya istrirahat dan juga rasa emosi yang tinggi. Sehingga Anda bisa perbanyak istirahat dan juga menjaga emosi agar tekanan darah bisa stabil dan tentunya ginjal akan tetap sehat. Jika keadaan membuat Anda merasa tidak nyaman dan stress, Anda bisa keluar sejenak untuk membuat badan menjadi rileks. Setelah itu diimbangi dengan istirahat yang cukup agar ginjal juga sehat.   6.             Mengurangi penggunaan garam dalam membuat menu makanan Tips menjaga kesehatan ginjal secara alami yang bisa Anda lakukan adalah mengurangi penggunaan garam dalam membuat menu makanan. Tentunya garam akan berguna dan setiap hari dikonsumsi di dalam tubuh. Karena semua makanan jika tidak menggunakan garam memiliki rasa yang hambar dan kurang nikmat. Namun Anda perlu mengontrol penggunaan garam tersebut. Karena jika konsumsi garam yang berlebihan akan membuat tubuh bagian ginjal akan semakin tertimbun. Penimbunan garam ini bisa menjadi batu ginjal. Sehingga akan membuat ginjal terganggu. Untuk itu, bisa saja Anda konsumsi garam, namun penggunaannya secara terkontrol dan jangan terlalu banyak.   7.             Menghindari konsumsi obat yang sembarangan Anda bisa menghindari konsumsi obat selain yang dianjurkan oleh dokter. Karena obat yang sembarangan mengandung bahan kimia berbahaya. Sehingga akan mempengaruhi ginjal bekerja lebih keras. Akibatnya ginjal akan terganggu. Untuk itu sebelum mengkonsusmi obat, Anda bisa konsultasikan terlebih dahulu pada yang sudah ahli.   Adapun beberapa tips menjaga kesehatan ginjal secara alami yang termasuk mengkonsumsi bahan alami diantaranya :   ·                     Mengkonsumsi banyak air putih Beberapa tips menjaga kesehatan ginjal secara alami yang bisa Anda konsumsi adalah mengkonsumsi banyak air putih. Air putih adalah air alami dan tentunya menyehatkan untuk tubuh. Air putih ini akan membersihkan organ dalam tubuh dan juga sekaligus akan menyediakan cairan yang cukup untuk tubuh. Air putih sangat bagus untuk kesehatan ginjal. Anda bisa mengkonsumsi air putih minimal 8 gelas setiap harinya. Sehingga tubuh akan tetap sehat karena tidak akan kekurangan cairan yang dibutuhkan di dalam tubuh.   ·                     Konsumsi buah dan sayuran segar Beberapa tips menjaga kesehatan ginjal secara alami selanjutnya yang bisa Anda konsumsi adalah buah dan juga sayuran hijau. Buah dan sayuran hijau adalah bahan makanan yang sehat dan juga alami. Buah dan sayur sangat dianjurkan untuk dikonsumsi setiap harinya. Namun Anda bisa memilih buah dan sayur yang tanpa semprotan pestisida agar lebih sehat dan baik untuk kesehatan ginjal. Konsumsi buah dan sayur untuk menu makanan Anda sehari-hari. Selain itu buah dan sayur dapat menyediakan nutrisi, vitamin, dan juga kandungan alami yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.   Baca juga : Keuntungan yang Didapatkan dari Kebiasaan Mencuci Muka Sebelum Tidur ·                     Mengkonsumsi ikan dan daging tanpa lemak Tips menjaga kesehatan ginjal secara alami yang berikutnya adalah mengkonsumsi ikan dan daging tanpa lemak. Ikan adalah bahan makanan yang alami dan tentunya menyehatkan untuk tubuh. Ikan baik dikonsumsi untuk tubuh terutama untuk kesehatan ginjal. Ikan akan memenuhi nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Selain ikan, Anda juga bisa mengkonsumsi daging tanpa lemak. Daging tanpa lemak ini juga menyehatkan. Karena tidak akan terjadi penumpukan lemak dalam tubuh yang bisa membuat ginjal menjadi lebih sehat.

Featured Image
Iritasi Kulit : Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya dengan Tepat

25-08-2025 19:06

Iritasi kulit adalah kondisi umum yang bisa dialami siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Meskipun sering dianggap sepele, iritasi kulit yang tidak ditangani dengan tepat dapat mengganggu kenyamanan sehari-hari dan berisiko menimbulkan infeksi atau gangguan kulit lebih serius.Apa Itu Iritasi Kulit?Iritasi kulit adalah reaksi peradangan yang terjadi ketika kulit bereaksi terhadap zat atau kondisi tertentu. Reaksi ini muncul sebagai respons tubuh terhadap paparan yang dianggap mengganggu, baik itu dari lingkungan, bahan kimia, gesekan, maupun faktor internal seperti alergi.Kondisi ini berbeda dengan infeksi karena tidak disebabkan oleh bakteri atau virus, melainkan oleh faktor fisik, kimia, atau alergi. Meski umumnya bersifat ringan, iritasi kulit dapat berkembang menjadi dermatitis atau eksim jika tidak diatasi dengan tepat.Ciri-Ciri Umum Iritasi KulitGejala atau ciri-ciri iritasi kulit bisa bervariasi tergantung penyebab dan sensitivitas individu. Namun, berikut beberapa tanda umum yang sering muncul :Kemerahan (ruam) di area kulit tertentuGatal ringan hingga intensPerih atau sensasi terbakarKulit terasa kering dan bersisikPembengkakan ringan atau benjolan kecilMengelupas atau pecah-pecah, terutama di area seperti tangan dan kakiIritasi dapat muncul secara tiba-tiba atau berkembang secara bertahap, tergantung pada seberapa sering kulit terpapar faktor penyebabnya.Penyebab Iritasi KulitAda banyak faktor yang dapat memicu iritasi kulit. Beberapa penyebab umum di antaranya :1. AlergiReaksi alergi terhadap bahan tertentu seperti parfum, pewarna, atau bahan aktif tertentu dalam produk skincare bisa menyebabkan kulit meradang dan gatal.2. Paparan Bahan KimiaBahan kimia keras seperti deterjen, pemutih, pembersih rumah tangga, atau pelarut industri bisa merusak lapisan pelindung kulit dan menyebabkan iritasi.3. Penggunaan Produk yang Tidak CocokProduk skincare atau kosmetik yang tidak cocok dengan jenis kulitmisalnya terlalu kuat untuk kulit sensitifdapat memicu ruam, gatal, atau perih.4. Cuaca EkstremUdara yang terlalu dingin atau panas bisa menyebabkan kulit menjadi kering, rentan pecah-pecah, dan mudah iritasi.5. Gesekan BerulangGesekan dari pakaian, sepatu, atau benda keras yang menyentuh kulit terus-menerus juga bisa menyebabkan iritasi. Kondisi ini sering terjadi di area lipatan kulit seperti paha dalam, ketiak, atau leher.Cara Mencegah Iritasi KulitMencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Berikut beberapa langkah penting untuk mencegah iritasi kulit :1. Pilih Produk yang Lembut dan AmanGunakan sabun, sampo, dan produk perawatan kulit yang bebas dari pewangi buatan, alkohol, atau SLS (sodium lauryl sulfate). Pilih produk yang sudah diuji untuk kulit sensitif.2. Jaga Kelembapan KulitKulit yang kering lebih rentan mengalami iritasi. Gunakan pelembap secara rutin, terutama setelah mandi. Pilih pelembap yang mengandung bahan-bahan seperti ceramide, glycerin, atau hyaluronic acid.3. Hindari Pemicu AlergiJika Anda sudah mengetahui bahwa kulit Anda alergi terhadap bahan tertentu (misalnya nikel, lateks, atau parfum), hindari paparan bahan tersebut sebisa mungkin.4. Gunakan Pakaian yang NyamanPilih pakaian berbahan katun yang menyerap keringat dan tidak terlalu ketat. Hindari kain sintetis yang dapat menyebabkan gesekan dan panas berlebih.5. Lindungi Kulit dari Sinar MatahariSinar UV dapat memperburuk iritasi. Gunakan tabir surya dengan minimal SPF 30, terutama jika Anda memiliki kondisi kulit sensitif atau sedang iritasi.Bahan Alami dan Kandungan Skincare untuk Meredakan IritasiBeberapa bahan alami telah terbukti efektif membantu meredakan iritasi kulit. Berikut yang paling populer dan direkomendasikan :Aloe VeraDikenal sebagai agen penenang alami, gel aloe vera dapat membantu mengurangi kemerahan, gatal, dan panas akibat iritasi. Selain itu, kandungan anti-inflamasi dan antioksidannya membantu proses penyembuhan kulit.Oatmeal KoloidOatmeal memiliki sifat menenangkan dan melembapkan. Oatmeal kolloid sering digunakan dalam sabun dan lotion khusus untuk kulit sensitif atau eksim karena kemampuannya menenangkan peradangan dan rasa gatal. ChamomileEkstrak chamomile memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-alergi. Biasanya ditemukan dalam produk skincare yang ditujukan untuk kulit sensitif, chamomile dapat membantu meredakan kemerahan dan pembengkakan ringan.Centella Asiatica (Daun Pegagan)Bahan populer dalam skincare Korea, centella asiatica sangat efektif dalam menenangkan kulit yang rusak, merangsang produksi kolagen, dan mempercepat proses penyembuhan iritasi.Iritasi kulit pada bayi adalah kondisi yang sangat umum dan sering membuat orang tua khawatir. Kulit bayi masih sangat halus, tipis, dan sensitif, sehingga lebih rentan terhadap berbagai pemicu dibandingkan kulit orang dewasa. Penanganan dan pencegahan iritasi kulit bayi pun harus lebih hati-hati dan lembut.Iritasi kulit pada bayi memang umum terjadi, namun tetap perlu perhatian khusus karena kulit bayi jauh lebih sensitif dibandingkan orang dewasa. Dengan perawatan yang tepat, mulai dari memilih produk yang aman, menjaga kelembapan, hingga menggunakan bahan alami seperti aloe vera atau oatmeal, kulit bayi dapat kembali sehat dan nyaman.Kapan Harus ke Dokter?Meski iritasi kulit ringan bisa ditangani sendiri di rumah, ada kondisi yang membutuhkan penanganan medis. Segera konsultasikan ke dokter jika :Iritasi tidak kunjung membaik setelah beberapa hari,Muncul luka terbuka, nanah, atau infeksi,Rasa gatal dan perih semakin parah,Iritasi menyebar luas ke bagian tubuh lain.Iritasi kulit adalah kondisi umum yang bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari alergi, paparan bahan kimia, hingga cuaca ekstrem. Meskipun tidak selalu berbahaya, iritasi kulit bisa mengganggu aktivitas dan kenyamanan. Dengan mengenali gejala, mengetahui penyebab, serta memilih perawatan yang tepattermasuk bahan alami seperti aloe vera, oatmeal, chamomile, dan centella asiaticakita bisa mencegah dan meredakan iritasi secara efektif. Selalu rawat kulit dengan hati-hati, karena kulit yang sehat adalah cermin dari tubuh yang terjaga.

Featured Image
Fakta tentang Kuret yang Perlu Anda Tahu

13-12-2024 18:36

Kuret lazim dilakukan pada wanita yang mengalami keguguran saat usia kandungan trimester pertama. Kuret atau dalam bahasa medis dikenal sebagai D&C (dilation and curettage) merupakan tindakan medis untuk mengeluarkan atau membersihkan sisa jaringan atau perdarahan dari dalam rahim.Tindakan kuret terdiri dari dilasi dan kuretase. Dilasi ialah tindakan membuka leher rahim untuk selanjutnya dilakukan kuretase, yaitu pembersihan isi rahim.Dalam tindakan itu, dokter akan akan mengeruk lapisan dalam dinding rahim dengan sendok kuret hingga bersih dari sisa jaringan dan perdarahan. Selain itu, dokter dapat pula menggunakan vacuum aspiration untuk menyedot sisa jaringan. Meski sudah banyak dilakukan, masih ada sederet fakta mengenai kuret yang perlu Anda tahu.Semua Keguguran Pasti akan Dikuret?Faktanya, 50 persen kasus keguguran tidak membutuhkan prosedur kuret. Artinya, jaringan dianggap dapat keluar dengan sendirinya hingga bersih. Namun, hal ini tetap bergantung pada usia kehamilan serta kondisi rahim. Usia kehamilan lebih dari 10 minggu umumnya memerlukan tindakan kuret untuk membantu membersihkan jaringan dalam rahim.Kuret Dibius Total atau Tidak?Saat akan dilakukan kuret, pasien akan menjalani anestesi atau dibius secara total. Hal ini perlu dilakukan karena prosedur ini dapat menimbulkan rasa nyeri.Apa Saja Komplikasi kuret?Sama seperti setiap prosedur atau tindakan medis lainnya, prosedur kuret pun dapat menimbulkan beberapa risiko usai tindakan. Risiko yang dapat muncul antara lain kerusakan pada jaringan leher rahim, perforasi rahim (rahim bolong), infeksi, atau timbulnya jaringan parut dalam rahim.Apakah Kuret Memengaruhi Kesuburan Rahim Kelak?Kuretase dapat menimbulkan jaringan parut pada dinding rahim, yang dikenal dengan istilah  sindrom Asherman (Ashermans syndrome). Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan menstruasi yang tidak teratur atau nyeri hebat saat menstruasi.Selain itu, sindrom Asherman dipercaya berisiko menyebabkan keguguran pada kehamilan selanjutnya dan mengganggu kesuburan. Beberapa wanita dengan sindrom Asherman dapat mengalami kesulitan untuk hamil. Kalaupun berhasil hamil, sindrom ini berisiko menyebabkan gangguan pada perkembangan janin. Sering kali tindakan operasi pada penderita sindrom ini dapat membantu meningkatkan peluang memiliki kehamilan yang sehat. Kuret Dapat Membantu Mendiagnosis Kelainan Rahim?Ya. Kuret dapat membantu dokter untuk mendiagnosis dan mengatasi adanya keabnormalan pada rahim. Misalnya, perdarahan yang abnormal, polip, ketidakseimbangan hormonal, tanda menopause, kanker rahim, ataupun tumor jinak rahim.Apakah Ada Perdarahan Pasca Kuret?Pada umumnya setelah satu minggu dari  keguguran dan kuret, darah sudah tidak keluar lagi. Yang perlu Anda perhatikan, ketika darah yang keluar semakin berkurang maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan.Siklus Haid Dapat BerubahSetelah kuret dilakukan, perubahan siklus haid dapat terjadi. Haid bisa datang lebih awal ataupun terlambat. Pasca keguguran, tubuh membutuhkan waktu untuk mengembalikan keseimbangan hormon. Dalam waktu kurang lebih  enam bulan setelah keguguran, seharusnya siklus haid Anda sudah kembali seperti biasa. Sebelum enam bulan, siklus haid dapat tidak teratur.Hubungan Intim dan Hamil Pasca KuretPada masa-masa awal setelah tindakan kuret, Anda disarankan untuk menghindari hubungan intim. Hal ini bertujuan mencegah infeksi yang masuk ketika leher rahim masih terbuka. Setelah terjadi haid rutin, Anda baru diperbolehkan untuk berhubungan. Tapi ingat, ini menandakan Anda sudah kembali subur dan dapat hamil. Gunakan kondom untuk mencegah kehamilan setidaknya 3-6 bulan pasca kuret untuk mempersiapkan rahim kembali untuk dapat hamil.Itulah beberapa fakta mengenai kuret. Mengenal dan mengetahui fakta-fakta tentang kuret akan membantu Anda memulihkan diri usai prosedur dilakukan. Namun, jika terjadi gejala tidak biasa setelah kuret, seperti  demam, kram perut selama lebih dari dua hari, perdarahan parah, keluar cairan berbau tak sedap dari vagina, segera periksakan diri ke dokter.Adalah Klinik Raden Saleh yang  merupakan salah satu Klinik Kuret kesehatan kandungan yang telah berdiri sejak 1988. Kami fokus pada pelayanan tindakan kuretase yang aman dan profesional. Dikenal luas oleh dokter SpOG di seluruh Indonesia, kami telah dipercaya selama lebih dari 35 tahun untuk merawat wanita dan pasangan yang mengambil keputusan untuk mengakhiri kehamilan. Dengan pengalaman dan komitmen kami terhadap keselamatan serta kesehatan pasien.

...