Waktu Posting : 16-05-2016 17:09 | Dibaca : 4116x
19-08-2014 17:17
Saat kembali ke sekolah, tas punggung ialah satu diantara keperluan untuk anak-anak. Umumnya anak bakal lebih fokus pada style, warna, serta bentuk tas sekolah yang mereka kehendaki. Tetapi pastinya bukan hanya itu saja yang perlu dicermati saat pilih tas punggung. Tas punggung pula mesti mempunyai bentuk yang baik untuk kesehatan anak serta tak menyebabkan cedera atau mungkin nyeri pada punggung mereka. Saat bobotnya terlampau berat, tas punggung dapat menarik tulang punggung anak serta mengganggu postur tubuhnya. Demikian pula bila tas punggung cuma dipakai dengan satu tali. Ini dapat menyebabkan tubuh anak untuk cenderung ke satu segi. Tidak cuma itu saja, tas punggung pula dapat mengganggu aliran darah pada tubuh. Ini lantaran tas punggung yang mempunyai bentuk tidak baik dapat mengakibatkan mati rasa, kesemutan, serta yang lain pada tangan serta lengan. Baca juga : Mata Minus Bisa Dicegah dengan 5 Cara Ini Lalu, bagaimana cara memilih tas punggung yang tepat untuk anak supaya tidak mengakibatkan cedera? Inilah panduan yang dapat Anda kerjakan : 1. Berdasar pada American Chiropractic Association (ACA), ukuran tas amat perlu saat menentukan pilihan. Tas punggung jangan lebih lebar atau mungkin lebih panjang dari pundak anak, serta sisi bawah tas tidak semestinya lebih panjang dari empat inci dari pinggul anak. ACA pula mereferensikan supaya anak tidak pernah membawa tas punggung yang melebihi 10 % berat tubuhnya. 2. Dokter dari Division of Orthopaedic Surgery di Cincinnati Children's Hospital Medical Center mereferensikan berbagai hal supaya tas punggung anak mempunyai dua tali yang lebar serta empuk untuk pundak, sisi empuk di punggung, serta tali dibagian pinggang. 3. Ajak anak untuk memakai dua tali di pundak saat menggunakan tas punggung. Janganlah memakai cuma satu tali saja. Baca juga : Cara Cepat dan Ampuh Mengatasi Mata Lelah 4. Tata benda-benda yang dimasukkan dalam tas supaya tak terlampau berat. Benda yang paling berat baiknya ditempatkan di dalam hingga berat tas punggung tak timpang. Tas punggung anak mulai menyebabkan persoalan kesehatan diantaranya saat Anda mulai merasakan berbagai ciri ini : - Postur yang jelek ; - Rasa nyeri serta sakit pada punggung, pundak, atau mungkin leher ; - Mati rasa, kesemutan, serta tangan atau mungkin lengan yang merasa lemah ; - Ada bekas merah atau mungkin garis yang dalam di bagian pundak ; - Bila anak merasakan kesusahan mengangkat atau mungkin menaruh tas punggungnya. Cermati berbagai gejala itu. Bila Anda mulai melihat anak merasakan hal itu, secepatnya tukar tas punggungnya. Tanyakan pula gejala yang dirasakannya dengan dokter, supaya dampak tas punggung yang tidak menyehatkan dapat secepatnya diatasi. Hal semacam ini tidak cuma berlaku pada anak, pada orang dewasa puln harus dicermati gejala diatas sekalian kiat untuk mencegah cedera akibat tas punggung yang digunakan.
01-04-2025 06:08
Kasus pertanahan adalah salah satu permasalahan yang masih marak terjadi di Indonesia.Sengketa tanah hanyalah satu bagian dari segala permasalahan yang dianggap sebagai kasus pertanahan.Berdasarkan Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 11 Tahun 2016, kasus pertanahan terdiri dari tiga macam, yaitu sengketa tanah, konflik tanah, dan perkara tanah.Pihak-pihak yang terlibat dalam kasus pertanahan perlu mengerti bagaimana cara menyelesaikan masalah tersebut secara benar agar kasus serupa tidak terulang kembali.Dalam peraturan menteri yang sama, telah dijelaskan cara-cara penyelesaian yang dapat ditempuh oleh pihak-pihak terkait. Salah satu di antaranya adalah mediasi.Dikutip dari infografis milik Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), mediasi adalah cara penyelesaian sengketa dan konflik melalui proses perundingan untuk memperoleh kesepakatan para pihak dengan dibantu oleh mediator.Penyelesaian melalui mediasi akan bersifat sederhana dan musyawarah antar-pihak terkait sehingga hasilnya akan berupa win-win solution atau untung di kedua belah pihak.Mediator, sebagai pihak ketiga, bertugas untuk membantu para pihak terkait menemukan penyelesaian yang tepat, tanpa adanya paksaan.Tipe mediator yang digunakan oleh Kementerian ATR/BPN (pastibpn.id) adalah Authorative Mediator.Seseorang yang termasuk dalam tipe mediator tersebut adalah pejabat yang memiliki kompetensi dan memiliki pengetahuan terhadap sengketa yang akan ditanganinya.Berikut adalah tahapan dari mediasi sebagai cara penyelesaian kasus pertanahan:1. Pra MediasiPada tahap ini, segala pelaksanaan terkait mediasi dilakukan. Beberapa hal di antaranya adalah keputusan bahwa kedua pihak ingin menyelesaikan kasus melalui mediasi, penunjukkan mediator, dan penentuan lokasi maupun waktu mediasi.Berikut adalah tahapan runutnya:Kedua belah pihak sepakat untuk melakukan mediasiKedua belah pihak mengajukan permohonan mediasi kepada Kementerian ATR/BPNMenunjuk mediator yang merupakan pejabat Kementerian ATR/BPN dengan surat tugas2. MediasiPada tahap ini, kegiatan mediasi pun dimulai. Mediator akan membuka diskusi terkait inti permasalahan.Mediator juga akan menawarkan pilihan-pilihan penyelesaian/perdamaian kepada kedua belah pihak. Berikut adalah tahapan runutnya:Pelaksanaan mediasi (mulai dari diskusi hingga pemberian pilihan perdamaian)Berhasilnya mediasiTercapainya kesepakatanPembuatan akta perdamaianPendaftaran di Pengadilan NegeriPendaftaran di Pengadilan (untuk menghasilkan hukum tetap)3. Pasca MediasiMediasi akan menghasilkan kesepatakan akan perjanjian perdamaian. Pelaksanaan terhadap segala perjanjian perdamaian yang telah disepakati oleh kedua pihak termasuk ke dalam tahap pasca mediasi.Kedua belah pihak harus mengikuti perjanjian yang sudah ditetapkan, mengingat hal tersebut telah dikuatkan atau ditetapkan oleh hukum.Mediasi digunakan sebagai salah satu penyelesaian kasus pertanahan karena memiliki berbagai macam keuntungan bagi kedua belah pihak.Berikut adalah keuntungan-keuntungan yang didapatkan jika memilih jalur mediasi:1. CepatMediasi cenderung memiliki prosedur yang lebih sederhana dibandingkan jalur penyelesaian lain.Karena prosedurnya yang sederhana, proses penyelesainnya pun singkat, yaitu selama 30 hari.2. Sama-sama untungJalur mediasi akan memberikan hasil win-win solution kepada kedua belah pihak yang berselisih.Dengan win-win solution, kedua belah pihak akan mendapatkan keuntungannya masing-masing dan tidak ada yang dirugikan.3. TerpercayaDengan memilih mediasi, segala proses yang dijalankan akan bersifat aman dan terpercaya.Hal tersebut dikarenakan pihak yang menjadi mediator bukanlah sembarang orang, melainkan pejabat yang memiliki kompetensi dan memiliki pengetahuan terhadap sengketa yang akan ditanganinya.4. AdilPihak-pihak terkait akan memperoleh rasa keadilan karena penyelesaian dilakukan secara musyawarah dan fleksibel.Dengan begitu, hasil yang ditetapkan pun akan sesuai dengan kehendak masing-masing pihak karena mereka dilibatkan secara langsung dalam urusan penyelesainnya.5. Berkekuatan hukumWalaupun dilaksanakan secara sederhana dan musyawarah, kesepakatan perjanjian damai akan bersifat final dan dilindungi oleh kekuatan hukum.Sebab, kesepakatan perdamaian telah didaftarkan ke pengadilan. Dengan begitu, jika salah satu pihak tidak memenuhi perjanjian, pihak lain dapat meminta pertanggungjawaban melalui jalur hukum.
03-10-2025 14:38
Kepemimpinan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta selama periode 2017-2022 membawa sejumlah kebijakan yang berupaya mengubah wajah ibu kota menjadi lebih manusiawi, inklusif, dan berkelanjutan. Transformasi kota di bawah kendali Anies tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada perbaikan kualitas hidup masyarakat Jakarta secara menyeluruh. Namun, seperti halnya perubahan besar, kebijakan-kebijakan tersebut juga menimbulkan beragam respons dan dampak yang perlu dikaji lebih dalam.Salah satu kebijakan penting yang menjadi sorotan adalah penataan kawasan permukiman kumuh dengan pendekatan tanpa penggusuran massal. Misalnya, penataan Kampung Akuarium yang dilakukan melalui dialog intensif dan partisipasi aktif warga, bukan dengan cara membongkar paksa. Model ini menunjukkan langkah progresif dalam mengedepankan hak-hak warga miskin kota dan memperlihatkan kepekaan sosial dalam tata kelola kota.Selain itu, Anies juga berupaya meningkatkan ruang terbuka hijau di Jakarta dengan memperbanyak taman dan ruang publik yang ramah pejalan kaki. Pembangunan ruang publik ini bertujuan menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi seluruh warga. Peningkatan aksesibilitas trotoar serta jalur pedestrian di berbagai titik strategis juga menjadi bagian dari upaya membangun kota yang lebih inklusif dan ramah lingkungan.Kebijakan transportasi juga mendapat perhatian serius. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di era Anies memperluas layanan bus TransJakarta dan meningkatkan integrasi moda transportasi umum. Meski masih menghadapi tantangan kemacetan dan infrastruktur yang belum optimal, upaya ini menjadi langkah awal untuk mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi dan memperbaiki mobilitas warga.Di bidang olahraga dan rekreasi, pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) menjadi ikon baru kota yang menyasar tidak hanya sebagai sarana olahraga kelas dunia, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan budaya. Proyek ini sekaligus memperlihatkan ambisi Jakarta untuk menjadi kota metropolitan yang mampu mengakomodasi kebutuhan beragam lapisan masyarakat.Meski begitu, transformasi kota di bawah kepemimpinan Anies tidak luput dari kritik. Beberapa pihak mempertanyakan efektivitas kebijakan dalam mengatasi masalah kemiskinan dan ketimpangan sosial yang masih mengakar di ibu kota. Ada juga yang menilai bahwa beberapa proyek besar, seperti pembangunan JIS, belum sepenuhnya berdampak langsung bagi masyarakat bawah. Tantangan seperti gentrifikasi dan relokasi warga miskin tetap menjadi persoalan yang memerlukan perhatian serius.Selain itu, beberapa kebijakan pengelolaan ruang publik dan tata kota menuai kontroversi terkait dampaknya pada kelompok rentan. Ketimpangan akses layanan publik dan perbedaan kualitas fasilitas antar wilayah juga menjadi persoalan yang belum sepenuhnya terselesaikan.Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa kebijakan Anies Baswedan membawa nuansa baru dalam pengelolaan Jakarta yang lebih manusiawi dan partisipatif. Pendekatan dialog dan keterlibatan warga menjadi modal penting dalam transformasi kota yang berkelanjutan. Visi Anies untuk membangun Jakarta yang inklusif, berkeadilan sosial, dan berwawasan lingkungan memberikan arah yang jelas bagi pengembangan ibu kota di masa depan.Kesimpulannya, transformasi kota Jakarta di masa Anies Baswedan memperlihatkan kemajuan dalam berbagai aspek, meski masih menyisakan tantangan besar. Evaluasi terus-menerus dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci agar perubahan yang diinisiasi tidak hanya bersifat simbolis, tetapi benar-benar berdampak positif bagi seluruh warga Jakarta.