Waktu Posting : 11-05-2014 19:35 | Dibaca : 2788x
Pria yang memulai olahraga daya tahan setelah usia 40 bisa mendapatkan manfaat jantung jangka panjang yang sama seperti orang-orang yang memulai olahraga sebelum usia 30 tahun, penelitian baru yang menemukan.
Penelitian ini melibatkan 40 pria sehat, berusia antara 55 dan 70 , yang tidak memiliki faktor risiko penyakit jantung. 10 dari orang-orang itu tidak pernah melakukan olahraga rutin selama lebih dari 2 jam seminggu . Sisanya 30 telah melaksanakan olahraga rutin setidaknya 7 jam seminggu selama lebih dari 5 tahun , baik awal sebelum usia 30 atau setelah usia 40. Olahraga rutin mereka terlibat baik bersepeda atau berjalan.
Baca juga : Bawang Merah, Herbal Sehat dari Dapur
Pria yang mulai rutin olahraga berat, mereka sebelum usia 30 telah melakukannya selama rata-rata 39 tahun ( sejak usia 22 ), sementara mereka yang dimulai setelah usia 40 telah melakukannya selama rata-rata 18 tahun ( sejak umur 48 ).
Istirahat denyut jantung adalah serupa antara laki-laki pada kedua kelompok olahraga (sekitar 57-58 denyut per menit ) , tetapi jauh lebih tinggi di antara pria yang tidak berolahraga ( hampir 70 denyut per menit ). Orang-orang dalam dua kelompok olahraga juga memiliki pengambilan oksigen maksimal yang jauh lebih tinggi daripada mereka yang tidak berolahraga.
Pria pada kedua kelompok olahraga rutin menunjukkan bukti yang sama dalam perbaikan olahraga terkait dalam struktur dan fungsi jantung.
Baca juga : Sering Bertengkar dan Khawatir Bisa Meningkatkan Risiko Kematian
Jadi, meskipun ada perbedaan usia biologis, tapi dengan modifikasi olahraga pada mulai umur 40 tampaknya tidak mengganggu manfaat jantung. Namun, olahraga daya tahan juga bermanfaat untuk kepadatan tulang , untuk massa otot, stres oksidatif. Dan manfaat ini diketahui lebih besar jika olahraga dimulai pada awal kehidupan.
Dengan olahraga yang teratur dapat memperlambat struktur dan fungsi jantung yang makin menua.
Tidak pernah terlalu terlambat untuk mengubah cara hidup Anda dan mendapatkan lebih aktif secara fisik. Ini akan selalu bermanfaat bagi jantung dan kesejahteraan. Dan tidak perlu untuk olahraga tingkat tinggi selama berjam-jam seminggu. Menggunakan tangga daripada lift, atau berkebun secara teratur, dapat bermanfaat juga. (TTR)
17-08-2014 10:09
Marah sesungguhnya adalah satu diantara bentuk emosi manusia yang biasanya dilukiskan terlalu berlebih serta sampai saat ini masih susah dimengerti. Kenapa susah dimengerti? Pertama, lantaran marah umumnya tak direncanakan serta adalah emosi yang spontan. Ke dua, perasaan yang pada awal mulanya lemah serta tidak berdaya, beralih jadi kuat serta terkontrol sesudah marah. Ke tiga, marah dikarenakan oleh aspek yang berbeda. Dapat dikarenakan lantaran satu aspek spesifik saja atau mungkin paduan dari berbagai aspek. Berbagai keadaan yang dapat menyebabkan reaksi marah ialah lantaran perasaan frustrasi serta stres. Tak ada keselarasan pada harapan serta fakta. Aspek kelelahan biasanya bakal lebih gampang menyebabkan reaksi marah. Berbagai jenis reaksi marah : Marah yang berteriak-teriak, mengutuk, dan di dukung oleh body language yang memperlihatkan frustrasi atau mungkin tergesa-gesa. Duduk di kursi, tak berkata sepatah kata pun serta cuma melihat orang sekeliling yang ada. Cuma marah pada beberapa orang yang dicintainya saja. Melampiaskan marah dengan jalan melupakan sebagai kemarahannya, umpamanya dengan membaca koran, dengarkan musik dan lain-lain. Bila di tanya, ia bakal menjawab : “ Saya tak tahu! Saya lupa! Saya lelah! ” Menyalahkan kebanyakan orang atas seluruh persoalan yang terjadi Dua Jenis Style Marah (Gaya Marah) Pada umumnya ada dua jenis style marah ; yang dipendam serta dilukiskan. Menurut Hankins & Hankins, memendam rasa marah ialah tak sehat. Demikian juga apabila mengekspresikannya terlalu berlebih. Marah yang dilampiaskan memanglah dapat bikin individu terasa tambah baik, tetapi untuk sesaat saja, lantaran sesudah itu senantiasa ada konsekwensi negatifnya. Sebaliknya, makin banyak kekesalan/uneg-uneg yang dipendam, makin kemungkinan besar ‘meledak’ nya amarah setiap waktu. Kemarahan yang dieskpresikan dengan cara kaku (senantiasa dipendam saja atau mungkin dieskpresikan saja) nyatanya dapat membahayakan kesehatan. Beberapa orang yang kerap melampiaskan kemarahannya dengan cara terbuka maupun memendamnya mempunyai resiko yang sama pada kesehatan jantungnya. Peneliti beberapa waktu terakhir mendapatkan bahwasanya pria tengah baya yang kaku dalam mengekspresikan amarahnya mempunyai kandungan kolestrol yang lebih tinggi dalam darahnya di banding mereka yang lebih fleksibel dalam mengekspresikan perasaan marahnya. Nyatanya cholesterol ini terhitung tipe yang ‘merusak’ (LDL cholesterol) serta terkait dengan meningkatnya kemungkinan sakit jantung. Sampai kini, orang terlampau repot memperdebatkan style marah yang lebih sehat, dipendam atau mungkin dilampiaskan. Menurut Engebretson, asisten profesor psikiatri serta psikologi State University, Ohio, AS. “Kesehatan Anda bisa terganggu bila Anda senantiasa melampiaskan atau mungkin memendam amarah Anda. Langkah paling baik ialah mempraktekkan style marah yang fleksibel, yang disebut gabungan dari keduanya. Engebretson melibatkan 116 orang pilot umur kira-kira 42 thn. Pada kaum pilot lalu dikerjakan tes cholesterol dan isi daftar pertanyaan untuk mengukur style marah, rasa permusuhan serta tingkat kecemasannya. Dalam penelitiannya, golongan individu yang suka memperlihatkan kemarahannya biasanya kerap kehilangan kendali serta mengucapkan kalimat yang menyakitkan. Sebaliknya, mereka yang memendam amarahnya, lantaran rasa ‘panasnya’ telah mendidih didalam, kerap jadi lebih marah dari yang semestinya. Mereka yang fleksibel ini mengerti bahwasanya melampiaskan marah adalah hal yang lumrah untuk berbagai kondisi, tetapi tak untuk kondisi yang lain. Mereka barangkali bakal memperlihatkan kemarahannya didepan keluarga saja, tetapi tak ditempat kerja. Kuncinya ialah memperhatikan tiap-tiap sikonnya. Engebretson mendapatkan bahwasanya mereka yang fleksibel, yang seringkali memendam marah dari pada melampiaskannya nyatanya mempunyai kandungan kolestrol yang terendah. Kaitan pada style marah dengan tingkat kolestrol ini jadi lebih kuat pada beberapa orang yang tentunya sudah mempunyai cholesterol tinggi pada awal mulanya. Riset ini pula memperhitungkan aspek lain, yakni permusuhan serta kekhawatiran yang pula beresiko negatif pada cholesterol. Memanglah benar bahwasanya kolestrol, yang dapat menambah resiko serangan jantung semakin banyak di pengaruhi oleh aspek kepribadian seorang, seperti tingkat kekhawatiran serta rasa permusuhan. Tetapi harus diingat juga bahwasanya kolestrol pun di pengaruhi oleh bagaimana seseorang individu itu mengatur rasa permusuhan serta kemarahan dalam diri pribadinya yang diwujudkan dalam style marahnya. Belajar Marah yang Sehat Lantaran tingkah laku marah adalah hasil evaluasi, yakni terbentuk dari hasil mengamati style marah orang-tua kita, maka tiap-tiap orang memiliki potensi untuk pelajari serta berlatih lakukan style marah yang sehat. Yakni, dengan jalan menggabungkan dua style marah itu dengan cara seimbang. Kuncinya ialah pandai-pandai membaca kondisi kapan amarah layak untuk dilampiaskan atau mungkin dipendam. Sudah pasti reaksi-reaksi marah condong susah dikendalikan. Kemarahan yang kecil bisa berikan motivasi Anda untuk bertindak yang positif. Kemarahan yang terlalu berlebih bakal membawa Anda ke ‘panggung pertarungan’. Harga dari satu kemarahan yang tak teratasi bakal menghindari Anda dari beberapa orang yang Anda cintai dan dapat membahayakan posisi Anda ditempat kerja. Bila telah demikian, masihkah Anda tidak ingin belajar bagaimana marah yang sehat itu?
04-08-2024 01:43
Pemasaran telah mengalami evolusi yang signifikan sejak ditemukannya berbagai teknologi dan internet . Dulu, pemasaran dilakukan secara tradisional dengan menggunakan media konvensional seperti iklan di koran, majalah, poster, dan brosur. Namun, dengan munculnya internet, pemasaran pun beralih ke ranah digital yang lebih efisien dan luas dalam jangkauan. Evolusi pemasaran dari tradisional ke digital ini telah membawa perubahan besar dalam dunia bisnis. Pemasaran tradisional cenderung terbatas dalam hal jangkauan dan targeting audience. Iklan di koran atau majalah hanya dapat menjangkau mereka yang membaca publikasi tersebut. Namun, dengan adanya pemasaran digital, perusahaan dapat menjangkau audiens yang lebih luas melalui berbagai platform online seperti media sosial, situs web, dan mesin pencari. Selain itu, pemasaran digital juga memungkinkan pemirsa untuk berinteraksi langsung dengan merek melalui komentar, like, atau pesan langsung. Selain jangkauan yang lebih luas, pemasaran digital juga memberikan data yang lebih akurat dalam hal analisis dan pengukuran kinerja kampanye. Dengan berbagai alat analitik yang tersedia, perusahaan dapat melacak sejauh mana kampanye pemasaran mereka mencapai target audiens dan seberapa efektifnya dalam menghasilkan konversi. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk melakukan penyesuaian yang lebih cepat dan tepat terhadap strategi pemasaran mereka. Meskipun begitu, hal ini tidak berarti bahwa pemasaran tradisional sudah tidak relevan. Masih ada segmen pasar yang responsif terhadap pemasaran tradisional, terutama dalam konteks lokal dan tertentu. Perlu adanya strategi yang menggabungkan baik pemasaran tradisional maupun digital untuk mencapai hasil yang optimal. Dengan demikian, evolusi pemasaran dari tradisional ke digital telah membuka peluang baru bagi perusahaan untuk lebih efektif dalam menjangkau konsumen dan mengukur kinerja pemasaran mereka. Keduanya memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing, sehingga penting bagi perusahaan untuk memahami dan memanfaatkannya secara bijaksana sesuai dengan kebutuhan dan target audiens mereka.
28-05-2014 12:53
Penderita asam urat tinggi, memanglah mesti hati-hati pada makanan. Diet yang dikerjakan, mesti mencukupi prasyarat semacam tersebut : 1. Pembatasan purin Jika sudah berlangsung pembengkakan sendi maka penderita masalah asam urat mesti melakukan diet bebas purin. Tetapi lantaran nyaris seluruh bahan makanan sumber protein memiliki kandungan nukleoprotein maka hal semacam ini nyaris mustahil dikerjakan. Maka yang perlu dikerjakan ialah membatasi konsumsi purin jadi 100-150 mg purin /hari (diet normal umumnya memiliki kandungan 600-1.000 mg purin /hari). 2. Kalori sesuai dengan kebutuhan Jumlah konsumsi kalori mesti benar sesuai dengan keperluan badan menurut pada tinggi serta berat tubuh. Penderita masalah asam urat yang berat tubuhnya berlebihan, berat tubuhnya mesti diturunkan dengan terus mencermati jumlah konsumsi kalori. Konsumsi kalori yang terlampau sedikit dapat juga menambah kandungan asam urat lantaran ada keton bodies yang bakal menurunkan pengeluaran asam urat lewat urin. Baca juga : Inilah Rahasia Umur Panjang 3. Karbohidrat tinggi Nasi, roti, singkong, serta ubi yang termasuk ke dalam karbohidrat kompleks amat baik dikonsumsi oleh penderita masalah asam urat sebab melalui urin ini akan terjadi penambahan pengeluaran asam urat. Ada baiknya karbohidrat kompleks ini dikonsumsi tak kurang dari 100 gram /hari. Sebaiknya hindari karbohidrat sederhana jenis fruktosa seperti gula, gulali, permen,sirop dan arum manis lantaran fruktosa bakal menambah kandungan asam urat dalam darah. 4. Rendah protein Protein terlebih yang datang dari hewan bisa menambah kandungan asam urat dalam darah. Sumber makanan yang memiliki kandungan protein hewani dalam jumlah yang tinggi, umpamanya hati, ginjal, otak, paru serta limpa. Konsumsi protein yang disarankan untuk penderita masalah asam urat ialah sebesar 50-70 gram/hari atau 0, 8-1 gram/kg berat tubuh/hari. Sumber protein yang dianjurkan ialah protein nabati yang datang dari susu, keju serta telur. 5. Rendah lemak Lemak bisa menghalangi ekskresi asam urat lewat urin. Makanan yang digoreng, bersantan, dan margarine serta mentega baiknya dihindari. Konsumsi lemak baiknya sejumlah 15 % dari keseluruhan kalori. Baca juga : Diet Alami dengan Jeruk Nipis 6. Tinggi cairan Konsumsi cairan yang tinggi bisa menolong mengeluarkan asam urat lewat urin. Karenanya, Anda dianjurkan untuk menggunakan minum minimum sejumlah 2, 5 liter atau 10 gelas satu hari. Air minum ini dapat berbentuk air putih masak, teh, atau kopi. Kecuali dari minuman, cairan dapat didapat lewat buah-buahan yang masih segar yang memiliki kandungan banyak air. Buah-buahan yang dianjurkan ialah semangka, melon, blewah, nanas, belimbing manis, serta jambu air. Kecuali buah-buahan itu, buah-buahan yang lain juga bisa dikonsumsi lantaran buah-buahan amat sedikit memiliki kandungan purin. Buah-buahan yang baiknya dihindari ialah alpukat serta durian, lantaran keduanya memiliki kandungan lemak yang tinggi. 7. No alkohol Menurut riset dikenali bahwasanya kandungan asam urat mereka yang mengkonsumsi alkohol lebih tinggi dibanding mereka yang tak mengkonsumsi alkohol. Hal semacam ini ialah lantaran alkohol bakal menambah asam laktat plasma. Asam laktat ini bakal menghalangi pengeluaran asam urat dari badan.