Skill yang Harus Dimiliki Jika Ingin Menjadi Apoteker

Additional Image

Waktu Posting : 03-07-2024 12:16 | Dibaca : 440x

Bidang kesehatan merupakah salah satu ranah pekerjaan yang memiliki banyak peminat. Alasannya karena berbagai profesi dalam bidang ini memiliki prospek yang menjanjikan di masa depan. Salah satu profesi yang mungkin Anda minati adalah profesi apoteker.

Apoteker adalah lulusan Sarjana Farmasi yang bertugas menginformasikan dan memberikan obat-obat yang sedang Anda konsumsi. Selain tugas itu, apoteker juga memiliki kewajiban pokok lainnya. Jika Anda berminat untuk menggeluti profesi ini, berikut adalah beberapa tugas dan keahlian apoteker yang perlu Anda ketahui.

Apoteker adalah profesi yang berhubungan dengan pengelolaan obat dan berkaitan dengan kesehatan. Mereka bertanggung jawab untuk mengatur, menyimpan, dan menyediakan obat-obatan sesuai dengan resep dokter. Apoteker juga berperan dalam memberikan informasi dan saran tentang obat-obatan kepada pasien. Mereka juga dapat memberikan konsultasi kesehatan dan mengevaluasi efektivitas terapi obat bagi pasien.

Sebagai seorang apoteker, Anda memiliki kewajiban untuk melayani pasien yang meminta informasi terkait obat-obatan yang mereka konsumsi. Selain itu, Anda juga perlu memberi obat yang telah diresepkan oleh dokter kepada pasien.

Dalam melakukan tugas ini, Anda harus memastikan bahwa obat-obatan yang diberikan tidak saling berinteraksi. Selain memberikan obat pada pasien, apoteker juga memiliki tanggung jawab untuk meracik obat-obatan. Bersama dengan profesional kesehatan lain, apoteker juga merencanakan dan mengevaluasi efektivitas obat-obatan terhadap pasien. Setiap pasien harus mendapatkan penanganan kesehatan yang tepat.

Jika Anda mengalami penyakit-penyakit ringan seperti batuk, pilek, dan sakit tenggorokan, Anda dapat meminta saran klinik ataupun obat-obatan yang dijual bebas kepada apoteker.  Terakhir, apoteker juga bertanggung jawab dalam memastikan bahwa apotek telah mengikuti peraturan pemerintah tentang penjualan obat.

Keahlian atau Skill yang Perlu Dikuasai Apoteker

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, seorang apoteker adalah lulusan Sarjana Farmasi dan lulus ujian kompetensi untuk bisa bekerja sebagai di posisi ini. Selama masa pendidikan, apoteker perlu menguasai bidang ilmu kesehatan serta kimia. Selain itu, ada beberapa keahlian lain yang dibutuhkan untuk menjadi seorang apoteker.

Berikut adalah berbagai keahliannya :

  • Memahami jenis dan komponen obat-obatan serta pengaruhnya terhadap pasien.
  • Mengetahui hukum-hukum dalam praktik farmasi
  • Mengenal alternatif praktik kesehatan dan pengobatan.
  • Memahami cara meracik maupun mencampur obat-obatan secara akurat dan tidak memberikan efek samping.
  • Mampu mendesain, memproduksi, serta mendistribusi obat.
  • Mampu memantau obat dari resep dokter agar dapat digunakan dengan sesuai.
  • Mampu menjalankan konsultasi jika dibutuhkan pasien.

Setelah mengetahui berbagai tanggung jawab dan keahlian yang perlu dimiliki oleh seorang apoteker, Anda mungkin akan bertanya-tanya proses apa saja yang harus dilewati untuk mendapatkan posisi ini? Ada beberapa  tahap yang perlu Anda lewati jika ingin memiliki pekerjaan ini. Adapun tahapan-tahapannya adalah sebagai berikut :

1. Lulus SMA Jurusan IPA atau SMK Farmasi

Pertama-tama, Anda perlu lulus dari pendidikan SMA jurusan IPA atau SMK Farmasi. Jurusan saat SMA/SMK berpengaruh dalam lolos tidaknya Anda ke pendidikan sarjana S1 Farmasi. Sebab, ada beberapa kampus yang mengharuskan pendaftar S1 Farmasi berasal dari jurusan IPA atau SMK Farmasi. Selain itu, banyak juga yang menyarankan agar Anda mengambil SMK Farmasi karena akan lebih mudah saat berkuliah nantinya. Ini karena SMK Farmasi akan mempelajari dasar-dasar yang dibutuhkan dalam S1 Farmasi.

2. Lulus Pendidikan Sarjana (S1) Farmasi

Tahap kedua, Anda perlu menjadi lulusan jurusan Farmasi di pendidikan S1. Selama pendidikan, Anda akan banyak belajar teori dan praktik terkait obat-obatan. Di samping itu, Anda juga dapat mengikuti program magang selama 2-3 bulan Pastikan Anda lulus pendidikan S1 Farmasi dengan menyelesaikan seluruh mata kuliah dan tugas akhir skripsi agar dapat mendapatkan ijazah S1.

3. Melakukan Sumpah Profesi Apoteker

Sama seperti perawat dan dokter, untuk mewujudkan profesi ini, Anda perlu mengambil sumpah profesi. Sumpah ini akan diambil di waktu yang sama dengan para lulusan jurusan farmasi lainnya.

4. Menyelesaikan Pendidikan Profesi Apoteker

Agar dapat menjadi apoteker profesional, Anda bisa mengambil pendidikan lagi selama 2 tahun. Mirip seperti pendidikan sebelumnya, Anda akan mendapatkan teori dan praktik yang lebih mendalam terkait ilmu farmasi dan perlu menyelesaikan tesis untuk dapat dinyatakan menjadi apoteker profesional.

5. Menerima Surat Tanda Registrasi (STR)

Di tahap berikutnya, Anda perlu mengurus Surat Tanda Registrasi setelah menjadi lulusan S1 maupun selesai menjalankan pendidikan profesi. Surat ini berfungsi sebagai persyaratan untuk menjadi apoteker profesional dan membuka apotek sendiri. Untuk mendapatkan STR, Anda perlu mengerjakan  uji kompetensi dan dinyatakan lulus. Ujian untuk mendapatkan STR dilakukan setiap setahun sekali dan diselenggarakan secara serentak. Jika tidak lulus, Anda dapat mengambil kembali ujian tersebut di tahun depan.

6. Menerima Izin Usaha

Terakhir, untuk membuka usaha sendiri, Anda perlu menyiapkan berbagai berkas dan surat izin yang dibutuhkan, seperti surat izin profesi, surat izin usaha, dan masih banyak lagi. Tak lupa, Anda perlu memiliki modal yang cukup dan kemampuan bisnis serta manajemen yang baik.

Setelah menjadi apoteker profesional, ada beberapa tempat yang dapat menjadi pilihan Anda untuk mulai bekerja sebagai profesi ini, di antaranya adalah :

  • Industri farmasi
  • Farmasi Rumah Sakit
  • Apotek
  • Pelayanan farmasi di pemerintahan
  • Pedagang Besar Farmasi (PBF)
  • Farmasi komunitas

Pada akhirnya apoteker adalah profesi mulia yang bertanggung jawab dalam memberikan obat beserta informasinya agar pasien dapat sembuh. Jika Anda ingin menjadi apoteker, penting sekali untuk memahami tugas, kompetensi yang harus dimiliki, serta cara untuk menjadi apoteker agar Anda dapat meraih cita-cita bekerja menjadi apoteker dengan mudah. Untuk mengetahui lebih dalam mengenai apoteker, kunjungi https://pafikotameureudu.org/


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Pola Hidup Menyantap Makanan Cepat Saji dan Hubunganya Dengan Kesehatan

24-04-2014 02:38

Pertumbuhan teknologi saat ini yang sangat pesat dan berubahnya pola hidup  masyarakat ke arah kehidupan yang segalanya menjadi praktis, banyak menimbulkan kasus-kasus baru dalam ilmu kesehatan. Dimana pola hidup praktis saat ini sudah semakin meluas ke hamper sisi kehidupan masyarakat, dan yang paling dominan adalah pola hidup praktis yang berhubungan dengan gaya hidup yaitu seperti Konsumsi Makanan.  Banyak kita dapatkan saat ini berbagai macam olahan makanan yang beredar luas di masyarakat yang dikemas secara praktis sehingga mudah dan cepat untuk disajikan, bukan hanya itu kini bumbu bumbu penunjang untuk membuat makanan olahan pun banyak tersedia dalam bentuk yang mudah disajikan sebaga ibahan pendukung dalam membuat makanan. Olahan-olahan makanan cepat saji yang sudah ada saat ini, bagi sebagian pihak yang kurang memperhatikan kesehatan justru sangat membantu mereka, yaitu Gaya Hidup. Gaya hidup yang diartikan oleh sebagian orang modern inilah yang menyebabkan banyak dari sebagian masyarakat lebih tertarik mengkonsumsi makanan ataupun olahan makanan yang cepat saji, karena yang menjadi dasar mereka mengkonsumsi makanan cepat saji adalah karena mereka nilai lebih cepat dan praktis dalam menghidangkan serta mengkonsumsinya. Seperti yang kita ketahui bersama olahan makanan siap saji adalah semua jenis makanan / olahan yang disimpan atau disediakan dalam bentuk makanan atau olahan yang dikemas sedemikian rupa dan praktis, sangat mudah disajikan dan dihidangkan, serta dalam proses penyajianya menggunakan cara ataupun proses yang lebih sederhana tidak membutuhkan alat bantu tertentu dalam membuatnya serta tidak memakan waktu yang lama. Baca juga :  Berbagai Hal yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Obat Herbal Tentunya dengan semakin beredarnya olahan makanan cepat saji berserta beragam bentuk kemudahan dalam menyajikannya, banyak ditemukan pula dampak-dampak negatif yang semakin bermunculan terkait dengan bahaya yang ditemukan karena mengkonsumsi makanan cepat saji. Banyak ilmuwan dibidang penelitian kesehatan yang telah membuktikan bahwa berbahayanya banyak mengkonsumsi makanan dan olahan pangan cepat saji. Karena berdasarkan riset yang mereka lakukan, telah banyak menghasilkan fakta dan bukti yang otentik bahwa olahan ataupun makanan cepat saji sangat berperan sebagai pemicu munculnya berbagai macam penyakit di tubuh orang yang mengkonsumsinya. Bukanhal yang aneh, segala sesuatu yang praktis tentunya akan mempunyai resiko tinggi dibandingkan dengan yang alami. Jika kita kembali kemasa lalu, dimana pada saat ingin membuat makanan hanya bisa di dapat tentu dengan bersusah payah baik di mulai dari mengumpulkan terlebih dahulu bahan baku, membutuhkan waktu yang lama dalam proses pengolahanya namun di sisi lain tidak ada efek negatifnya dan sangat minim sekali menyebabkan timbulnya penyakit. Seiring dengan semakin berkembangnya hal ini, telah banyak dilakukan penelitian terkait dengan dampak dari mengkonsumsi makanan cepat saji. Berdasarkan banyaknya informasiakan hal tersebut, berikut beberapa kasus yang disebabkan efek dari mengkonsumsi makanan cepat saji yang sudah banyak diteliti oleh para ilmuwan di dunia diantaranya sebagai berikut: “ Di tahun 2011 ada sebuah riset yang telah dipublikasikan dan dicetak dalam Nutrition Research and Practice (NRP), yang berisi tentang hubungan antara olahan pangan dengan penyakit. Dalam hasi lriset tersebut di simpulkan, ternyata adanya zat aditif dalam olahan makanan cepat saji yang dapat memacu terjadinya alergi terhadap beberapa anak dengan kondisi tertentu, selain itu juga selain adanya kandungan zat aditif, kandungan lemak yang dalam olahan makanan cepat saji juga menjadi factor utama yang menyebabkan seseorang mengidap penyakit asma ” Baca juga : Khasiat dan Manfaat Sirsak “ Di Amerika Serikat berdasarkan data yang ada saat ini, juga telah dinyatakan dan diakui bersama oleh para penduduknya bahwa banyaknya kasus-kasus obesitas (kelebihan berat badan) yang melanda Negeri Paman Sam tersebut adalah mayoritas di sebabkan oleh konsumsi masyarakat Amerika yang cukup besar terhadap olahan makanan cepat saji. Dan selain itu juga berdasarkan data hasil riset terbaru yang dilakukan di Amerika Serikat akhir-akhir ini seperti yang telah di kutip dalam salah satu jurnal kesehatan di Amerika Serikat yaitu Thorak,  disimpulkan bahwa salah satu pemicu sering terjadinya kasus penyakit eksim dan asma di masyarakat Amerika Serikat adalah tidak lain disebabkan oleh tingginya tingkat konsumsi penduduk Amerika Serikat terhadap makanan olahan cepat saji, data dan kesimpulan ini didapatkan berdasarkan riset yang dilakukan dengan cara memberikan kuesioner kepada koresponden yang dipilih secara random (acak) terhadap 15 jenis olahan makanan yang sering dan gemar di konsumsi oleh masyarakat Amerika Serikat, dimana dari data yang didapat bahwa makin banyak dan berkembangnya kasus-kasus penyakit asam dan eksim yang dipilih dari 2  golongan usia masyarakat Amerika Serikat yaitu kelompok usia dewasa dan anak-anak remaja ialah di sebabkan karena banyak mengkonsumsi cepat saji. Dalam riset yang dilakukan dalam studi tersebut didapatkan kesimpulan dan juga fakta bahwa konsumsi olahan makanan cepat saji yang dikonsumsi dalam waktu satu minggu, di dapatkan hasil bahwa dalam waktu satu minggu tersebut olahan makanan cepat saji mampu menjadi penyebab gejala asma hingga 39% dari warga Amerika Serikat, dan berdasarkan data yang didapat juga bahwa 27% dari jumlah warga di Amerika Serikat dengan categori level anak-anak remaja jumlah korban yang terkena penyakit asma cukup meningkat di level anak-anak “ “ Dalam sebuah media berita yang dirilis pada rubric bidang kesehatan berdasarkan data ilmiah yang hasilkan oleh seorang peneliti dari University of Minnesota School of Public Health, Minneapolis dr Andrew Odegaard, beliau menyatakan bahwa semua orang yang mengkonsumsi olahan dan makanan siap saji yang kebarat-baratan berpotensi terserang penyakit diabetes golongan kedua. Hal ini disebabkan ialah karena tidak adanya aturan-aturan yang berlaku terhadap penggunaan trans-fatty acid yaitu zat aktif yang tidak pernah diatur dalam undang-undang di negara-negara Asia. Disana disebutkan bahwa komposisi lemak yang ada dalam makanan cepat saji sangat berpotensi terhadap timbulnya penyakit diabetes bagi kalangan remaja “ Itulah beberapa contoh kasus dan juga fakta yang di dapat terkait dengan dampak dari mengkonsumsi makanan cepat saji, meskipun demikian dengan banyaknya data-data hasil riset yang ditemukan terhadap dampak negative dari mengkonsumsi makanan cepat saji di lain sisi masih banyak juga kita temukan sebagian masyarakat di negeri kita ini yang meremehkan tuntunan pola hidup sehat, menurut mereka hal itu harus di lakukan agar bisa di katakana mempunyai pola hidup modern. Tentu, pola pandang yang sempit jika kita harus mengakuinya. Karena di jaman yang serba teknologi dan berkembang ini menjaga pola hidup sehat perlu di lakukan untuk mengimbangi kegiatan dan aktifitas sehari-hari, di mana dengan semakin berkembangnya pola hidup yang semakin modern dan juga teknologi yang semakin canggih tentunya akan juga memberikan dampak negative terhadap keberlangsungan hidup. Di mana akan banyak penyakit yang mungkin muncul karena tidak menjaga dengan baik pola hidup sehat sebagai dampak dari perkembangan jaman dan teknologi saat ini. Jadi jika kita ingin hidup sehat marilah kita jaga pola hidup, semaksimal mungkin hindari olahan makanan yang tersedia praktis (cepat saji) agar bisa hidup sehat.

Featured Image
Cara Mengatasi Warna Gelap di Bibir

15-08-2014 08:39

Saya mempunyai masalah di bagian bibir. Yaitu, bibir saya sering sekali berwarna gelap jika di lingkungan luar. Terlihat tidak segar. Bagian pinggir berwarna gelap dan sangat kering. Warna asli bibir saya kemerahan di bagian bawah namun bagian atas agak coklat gelap. Dan itu sangat mengganggu ke-percayaan diri saya. Saya sudah pernah mencoba memakai bahan-bahan alami seperti jeruk nipis. Namun hasil nya tidak bertahan lama, pasti kembali berwarna gelap. Dan ditambah kebiasaan buruk saya suka menjilat bibir jika terasa kering. Pelarian saya yaitu selalu membawa air mineral atau mencuci bibir dengan berkumur. Saya belum pernah mencoba menggunakan bahan kimia karena tipe tubuh saya tidak cocok dengan bahan kimia. Apa yang harus saya lakukan untuk mengatasi masalah diatas? Selain dengan teknik sulam bibir. Terimaksih

Featured Image
Melalui Makanan Cegahlah Penuaan Dini

05-10-2014 19:04

Mungkin saja Anda telah tahu bahwa mengonsumsi makanan yang sesuai bisa melindungi Anda agar terus sehat. Berita baiknya lagi ialah : diet yang sehat bisa bikin Anda tampak muda serta bahkan juga memperlambat proses penuaan. Bahkan juga berbagai makanan itu bisa menghindari penyakit-penyakit degeneratif seperti : Alzheimer, diabetes, dan penyakit jantung. Tersebut di bawah inii salah satunya : Buah–buahan serta sayuran Kurangi resiko kebutaan di umur 65 th. atau lebih. Sayuran serta buah-buahan seperti : bayam, kembang kol, jagung, jeruk, serta wortel kaya bakal vitamin c, zinc serta beta karoten yang baik untuk mata. Anggur, terlebih anggur merah kaya bakal anti-oksidan (resveratrol) yang menolong kurangi resiko kanker, penyakit jantung serta penuaan awal.   Baca juga : Agar Mata Tetap Tajam dan Sehat Jagalah dengan 9 Cara Ini  Sayur-sayuran berwarna kuning serta hijau memiliki kandungan vitamin C yang bermanfaat untuk peremajaan kulit. Gandum. Dengan konsumsi gandum yang kaya bakal serat bisa kurangi kemungkinan terjadinya penyakit diabetes jenis 2. Ikan. Omega 3 yang terdapat pada minyak ikan mempunyai manfaat untuk menghindar penuaan. Kecuali itu ikan pula bermanfaat menolong kurangi kemungkinan stroke, penyakit jantung serta Alzheimer. Makanlah sekurang-kurangnya 2 kali dalam satu minggu. Susu. Kalsium serta vitamin D yang terdapat didalam buatan susu amat utama untuk tulang yang kuat. Dengan konsumsi 2 gelas susu rendah lemak, yoghurt, maupun buatan memiliki bahan basic susu yang lain sehari-hari, jadi Anda bakal terlepas dari resiko osteoporosis. Kacang-kacangan. Kacang-kacangan memiliki kandungan protein nabati yang baik, semacam alternatif sumber protein lain dari daging merah, untuk menghindar penuaan serta penyakit-penyakit degeneratif.   Baca juga : Turunkan Berat Badan dengan Konsumsi Pisang Beberapa makanan yang baiknya dikurangi : Daging merah. Lemak jemu yang terdapat pada daging merah bisa memiliki resiko pada penyumbatan pembuluh darah serta berbuntut pada penyakit jantung. Gula. Seperti yang sudah kita kenali, mengkonsumsi gula yang berlebihan bisa tingkatkan level glukosa dalam darah serta mengkonsumsi kalori yang berlebihan bisa bikin insulin jadi resisten serta berbuntut pada penyakit diabetes. Garam. Mengkonsumsi garam (sodium) yang berlebihan, bisa tingkatkan tekanan darah Anda serta punya potensi pada rusaknya multiorgan, salah satunya : ginjal, mata serta otak. Batasi mengkonsumsi sodium sampai 2400mg /hari, kurang lebih setara dengan 1 sendok teh garam dapur. Bila Anda mempunyai kisah hipertensi, jadi disarankan untuk dikurangi sampai 1500mg/hari. Satu hal lagi yang tak kalah utama ialah : minumlah air putih sekurang-kurangnya 2 liter/hari, lantaran dehidrasi bakal mengakibatkan Anda kekurangan daya serta kulit jadi kering.

...