Kanker Serviks, Gejala, Penyebab Dan Penanganannya

Additional Image

Waktu Posting : 07-09-2014 23:46 | Dibaca : 2455x

Kanker serviks, atau yang dikenal juga dengan kanker mulut atau leher rahim, adalah jenis kanker yang paling umum terjadi pada wanita di dunia, termasuk di Indonesia. WHO pun mencatat bahwa kanker serviks merupakan jenis kanker penyebab kematian teratas pada wanita.

Kanker serviks terjadi ketika sel-sel abnormal pada leher rahim tumbuh dan menyebar tanpa terkontrol. Serviks adalah bagian bawah rahim (leher rahim) yang membuka dan terhubung ke kemaluan wanita.
Penyebab Kanker Serviks

Umumnya–lebih dari 99,5%–kanker serviks disebabkan oleh human papilloma virus atau HPV. Virus ini sangat mudah menyebar, baik melalui sentuhan, perpindahan cairan, atau menyentuh tempat yang telah terjangkit dengan virus ini. Namun yang paling umum adalah ketika seorang wanita melakukan hubungan seksual dengan orang yang memiliki virus HPV.

Ada banyak jenis virus HPV, dan tidak semuanya menyebabkan kanker serviks. Kebanyakan orang dewasa telah atau pernah terinfeksi virus HPV, namun infeksi virus ini bisa hilang dengan sendirinya. Tetapi terkadang infeksi virus ini bisa menyebabkan kutil pada daerah kelamin atau menyebabkan terjadinya ke kanker serviks.
 
Baca juga : Kantung Mata, Penyebab dan Cara Mengatasinya


Human papilloma virus (HPV) 16 dan 18 merupakan penyebab utama pada 70% kasus kanker serviks di dunia. Perjalanan dari infeksi HPV hingga menjadi kanker serviks memakan waktu yang cukup lama, yaitu sekitar 10 hingga 20 tahun. Namun proses penginfeksian ini sering tidak disadari oleh para penderita, karena proses HPV kemudian menjadi pra-kanker umumnya tidak menunjukkan gejala apapun.

Itulah mengapa sangat penting bagi wanita melakukan tes PAP smear secara reguler untuk mendeteksi ketidaknormalan pada leher rahim sebelum mereka berubah menjadi kanker. Pada tes ini berlangsung, dokter akan mengorek sampel kecil dari sel-sel di permukaan leher rahim untuk melihat perubahan sel. Jika tes PAP menunjukkan perubahan yang abnormal, dokter akan melakukan tes lanjutan untuk mengetahui apakah perubahan tersebut berupa kanker atau dapat menyebabkan kanker di leher rahim.

Gejala Kanker Serviks

Perubahan abnormal pada sel serviks jarang menimbulkan gejala. Jika perubahan tersebut berkembang menjadi kanker, gejala yang timbul bisa berupa:

  • Pendarahan tak normal pada vagina, misalnya di antara periode menstruasi, setelah berhubungan intim, atau setelah menopause.
  • Merasa sakit ketika berhubungan intim atau ketika buang air kecil.
  • Nyeri di perut bagian bawah atau panggul.
  • Keputihan yang tidak normal, misalnya berlebih atau bercampur darah.
  • Perubahan signifikan yang tak dapat dijelaskan pada siklus menstruasi.

Pada tahapan yang lebih lanjut, gejala yang mungkin timbul antara lain:

  • Anemia karena pendarahan berlebih pada kemaluan.
  • Sakit berkelanjutan pada panggul, punggung dan juga kaki.
  • Masalah urinasi/buang air kecil.
  • Berat badan turun drastis.
 Baca juga : 10 Kebiasaan Yang Bisa Turunkan Berat Badan

Melakukan screening dan tes sejak dini sangat berperan untuk mencegah kanker serviks. Di negara berkembang, penggunaan secara luas program pengamatan leher rahim mengurangi kasus kanker serviks yang invasif, yaitu sebesar 50% atau lebih.

Penanganan Kanker Serviks

Perawatan dan penanganan kanker serviks meliputi operasi pada kanker serviks stadium awal, dan kemoterapi serta radioterapi pada stadium yang lebih lanjut.

Tergantung pada seberapa jauh kanker telah berkembang, penderita mungkin akan satu atau lebih penanganan (kombinasi). Jika dilakukan hysterectomy (operasi pengangkatan rahim) pada penderita, maka penderita tak bisa lagi memiliki anak. Namun hysterectomy tidak selalu dibutuhkan, khususnya jika kanker ditemukan masih pada tahap sangat awal.

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Perilaku Hidup Sehat Dapat Tingkatkan Kualitas Hidup

04-07-2024 02:36

Gaya hidup bersih dan sehat penting untuk diterapkan untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Langkah pertama mempraktikkannya adalah dengan cara mengidentifikasi kebiasaan yang kurang sehat dan mempelajari kebiasaan baru yang positif untuk menggantikannya. Ini bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan makanan sehat dan makanan seimbang, tidur teratur,  mengelola stres, membatasi minum alkohol, dan aktif secara fisik. Informasi selengkapnya mengenai pentingnya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat bisa dibaca di sini! https://pafikotastabat.org/ Perilaku Hidup Bersih dan Sehat untuk Tingkatkan Kualitas Hidup Pola hidup bersih dan sehat dapat membantu meningkatkan kualitas hidup sehingga tidak gampang sakit dan imun lebih kuat.  Lantas, apa saja manfaat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat? Mencegah Penyakit Kebiasaan sehat dapat mengurangi risiko berbagai penyakit, termasuk yang mungkin diturunkan dalam keluarga. Ini termasuk mengonsumsi sayuran dan menggantinya dengan biji-bijian.  Menerapkan hidup sehat lewat olahraga juga dapat meningkatkan imunitas dan kualitas hidup sehingga tidak gampang sakit.  Menghemat Uang Sederhananya, ketika kamu mempraktikkan hidup bersih dan sehat, kamu tidak gampang sakit. Ketika kamu tidak sakit, kamu jadi lebih menghemat uang. Dengan begini, kamu tidak akan membutuhkan pengeluaran tambahan untuk memeriksakan diri ke rumah sakit.  Memperpanjang Usia Kebiasaan hidup bersih dan sehat berhubungan dengan peningkatan kualitas hidup, yang berarti dapat memperpanjang usia. Jika, pada usia 50 tahun, kamu tidak merokok, menjaga berat badan sehat, aktif secara fisik, mengikuti diet sehat, dan menjaga konsumsi alkohol dalam jumlah sedang, itu artinya kamu bisa hidup lebih lama. Membiasakan Kebiasaan Baik yang Bisa Ditiru Orang Terdekat  Menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat bisa menjadi kebiasaan yang bisa ditiru oleh orang terdekatmu. Kamu pun bisa meneruskan kebiasaan ini kepada anak, dan keluarga untuk dipraktikkan.  Hidup Lebih Bersemangat Ketika fisik dan mental sehat, hidup pun jadi lebih bersemangat. Coba bayangkan kalau kamu sakit-sakitan, tentunya hidup jadi kurang bergairah. Itulah pentingnya menerapkan perilaku bersih dan sehat, karena memang tubuh perlu memerlukannya. Makanan sehat, sinar matahari, air bersih, dan aktivitas fisik adalah beberapa hal yang membuat hidup lebih berenergi. Menjadi Lebih Percaya Diri Nah, kalau kita terbiasa hidup bersih dan sehat, kamu juga otomatis jadi lebih percaya diri. Aktivitas fisik dapat memberikan mood baik, begitu juga praktik hidup bersih yang dimulai dengan memprioritaskan perawatan diri.  Bagaimana Cara Memulainya? Kamu bisa memulai gaya hidup bersih dan sehat dari langkah kecil. Misalnya, memiliki rutinitas untuk bersih-bersih. Menjaga pola makan sehat, bergabung dengan klub olahraga.   Kamu juga bisa memeriksa berat badan secara perkala untuk tahu, apakah berat badanmu masih termasuk normal atau tidak.  Jika ternyata berat badanmu sudah over, kamu bisa melakukan beberapa perubahan. Mulai dari menjaga asupan makan. Memilih makanan bergizi sebagai asupan sarapan, serta meningkatkan protein, sayur, dan buah. 

Featured Image
Benarkah Kipas Angin Sebabkan Paru-paru Basah?

09-05-2016 02:48

Udara panas kerapkali bikin anak-anak tidak nyaman waktu tidur siang ataupun malam. Hingga pilihan memakai kipas angin atau AC waktu anak-anak tidur jadi satu diantara jalan keluar supaya udara selalu sejuk. Tetapi, apakah benar tidur memakai kipas angin dalam kurun waktu yang lama dapat menyebabkan anak alami paru-paru basah?  Sebenarnya tiada sebutan paru-paru basah dalam dunia medis. Penyakit yang umumnya menyerang paru-paru itu diberi nama pneumonia. Pemicunya juga bukan akibat pemakaian kipas angin sepanjang tidur. Pneumonia adalah penyakit radang paru-paru yang sebenarnya dapat menyerang siapapun, dari bayi sampai orang lansia.    Baca juga :  Cara Mengobati Mata Bengkak Tanpa Obat Tetes Mata   Bakteri pneumonia yang mengakibatkan radang di paru-paru ini umumnya menyerang waktu pertahanan badan rendah, hingga bakteri ini amat gampang memperbannyak diri. Gejala paling utama pneumonia ialah batuk yang dibarengi dengan napas cepat serta sesak napas (asma/bengek). Untuk menghindarinya, Anda harus meyakinkan anak mendaparkan gizi yang seimbang, hingga ketahanan badan anak senantiasa terpelihara. Kecuali itu, cermati pula kebersihan lingkungan anak.  Disamping itu, apabila benar-benar kipas angin atau AC dapat menjadikan anak tambah nyaman sewaktu tidur, jadi untuk mencegah masalah kesehatan, Anda dapat mengakalinya dengan menghindari kipas itu. Hindarkan mengarahkan kipas dengan cara langsung ke arah badan anak. Kecuali itu, secepatnya tukar baju anak apabila basah akibat keringat.   Baca juga : Inilah 3 Nutrisi Utama untuk Pelari     Sementara itu bagi Anda yang tidak ingin terkena penyakit paru-paru, Anda bisa mencegah dan menangkalnya dengan rutin mengkonsumsi minuman kesehatan produksi kami diantaranya Ultra Noni, Ultra Mangosteen dan DragonNoni. 

Featured Image
10 Daftar Buah yang Aman dan Berbahaya Bagi Asam Lambung

22-11-2021 09:50

Buah-buahan merupakan jenis makanan yang kaya vitamin dan mineral. Makanan untuk penderita asam lambung seperti buah yang asam justru bisa memperburuk kondisi tersebut. Akan tetapi, ada beberapa jenis buah yang aman Anda konsumsi meskipun asam lambung naik. Gangguan asam lambung  yang paling umum adalah GERD dan gastritis penyebab maag. Oleh karena itu, hati-hati dalam konsumsi buah ketika mengalami gangguan asam lambung. Pasalnya konsumsi buah dapat mencegah atau justru menimbulkan gejala sakit maag. Berikut Daftar Buah, Makanan untuk penderita Asam Lambung yang Aman dan Berbahaya Dikonsumsi Penyakit asam lambung terjadi akibat asam lambung mulai naik ke kerongkongan dan ketika melewati dada menimbulkan sensasi terbakar. Penyebab asam lambung karena lower esophageal sphincter (LES) atau melemahnya otot bawah kerongkongan. Dimana otot bawah kerongkongan berfungsi untuk membuka dan menutup saluran kerongkongan secara otomatis. Bila Anda merasakan gejala asam lambung, maka tidak boleh makan asal-asalan. Pasalnya terdapat beberapa makanan yang memicu asam lambung kambuh, bahkan memperburuk keadaan. Nah, perhatikan makanan untuk penderita asam lambung yang aman. Lalu hindari buah-buahan yang asam seperti jeruk dan tomat. Perlu Anda ketahui, penderita asam lambung dapat mengkonsumsi buah-buahan. Biar bagaimanapun juga, banyak nutrisi terkandung dalam buah yang baik untuk kesehatan tubuh. Nah, berikut ini kami sampaikan daftar makanan untuk penderita asam lambung berupa buah yang aman dan berbahaya untuk dikonsumsi. 1. Pisang  Mengutip Hallosehat.com, pisang mempunyai kadar pH sekitar 4,5-5,2. Karena tingkat keasamannya lemah, mengkonsumsi buah ini bisa menetralisir dan mengatasi asam lambung naik. 2. Apel Merah Apel kaya akan serat, kalsium, kalium, dan magnesium. Zat-zat gizi tersebut mampu meredakan gejala maag. Namun tidak semua jenis apel baik untuk penderita asam lambung. Opsi terbaik penderita asam lambung adalah apel merah yang benar-benar sudah matang. 3. Melon Sifat basa yang cukup tinggi pada melon karena kandungan mineral magnesium. Buah ini menjadi salah satu makanan untuk penderita asam lambung yang aman. Kemudian kandungan utama dari buah berupa magnesium menjadi obat antasida untuk meredakan gejala maag. 4. Pepaya  Pepaya kaya akan air dan vitamin C. Selain itu, pepaya mengandung vitamin K, kalsium, serta beta-karoten. Karena tingkat keasamannya yang rendah, pepaya aman dikonsumsi bagi Anda yang bermasalah dengan asam lambung. 5. Kelapa Cara mengatasi asam lambung naik bisa dengan meminum air dari buah kelapa. Ya, kandungan mineral kalium dan bermacam-macam senyawa di dalamnya bisa menenangkan sistem pencernaan. Manfaat air kelapa dapat menjaga suhu tubuh tetap normal. Kemudian peradangan di lambung dapat diperlambat. Jika rutin mengkonsumsi satu buah kelapa setiap hari, maka Anda akan merasakan manfaatnya. Lakukan hal ini selama dua pekan berturut-turut. 6. Semangka Selain mengurangi gejala asam lambung, semangka juga diyakini dapat menetralkan kondisi tersebut. Buah yang manis ini mempunyai kandungan air tinggi. Bahkan kaya akan vitamin C, vitamin A, asam amino, dan antioksidan yang membantu melancarkan pencernaan tubuh. Makanan untuk penderita asam lambung wajib Anda ketahui untuk membantu mengurangi atau menetralkan kondisi tersebut. Namun perlu Anda cermati, terdapat beberapa buah yang berbahaya jika Anda konsumsi ketika asam lambung sedang naik. 7. Tomat  Asam lambung bisa naik akibat mengkonsumsi tomat segar atau saos tomat. Hal ini disebabkan kandungan asam sitrat dan asam malat dalam tomat. Zat-zat tersebut dapat memicu kenaikan asam lambung. 8. Alpukat Buah alpukat memang terkenal kaya akan lemak yang menyehatkan. Sayangnya kandungan lemak dalam buah ini kurang baik bagi penderita asam lambung. Karena lemak menjadi makanan untuk penderita asam lambung yang memicu produksi hormon kolesistokinin. Produksi asam lambung akan naik apabila otot-otot sfingter kardia menjadi rileks akibat hormon kolesistokinin. 9. Jeruk  Salah satu buah yang harus dihindari oleh penderita asam lambung adalah jeruk. Buah seperti jeruk ini sangat berbahaya jika dikonsumsi penderita asam lambung. Jeruk yang dimaksud meliputi semua jenis, mulai jeruk nipis, jeruk lemon, jeruk bali, dan yang lainnya. 10. Nanas  Makanan untuk penderita asam lambung selanjutnya yang harus dihindari adalah nanas. Karena buah yang satu ini mempunyai tingkat keasaman yang tinggi. Jadi, bagi penderita asam lambung sangat berbahaya mengkonsumsinya. Akan tetapi jika sekiranya tetap ingin memakannya, sebaiknya pilih buah nanas segar daripada mengkonsumsi dalam keadaan sudah dibuat jus. Pasalnya kondisi asam lambung akan semakin diperburuk dengan minum jus nanas. Bahkan dapat menyebabkan GERD. Oriflakes Gastro menjadi obat asam lambung alami berbahan dasar umbi garut, gula kelapa, dan susu kambing etawa. Oriflakes untuk asam lambung menjadi solusi mengatasi dan mencegah asam lambung. Makanan untuk penderita asam lambung ini baik untuk kesehatan pencernaan dan tidak menimbulkan efek samping untuk kesehatan. Terdapat buah yang bisa meningkatkan produksi asam lambung, namun ada pula yang membantu menetralkan kondisi lambung lebih baik. Oleh sebab itu, telitilah dalam memilih makanan untuk penderita asam lambung dengan seksama. Buah-buahan secara umum memang menyehatkan, akan tetapi bagi penderita asam lambung, buah tertentu bisa memperburuk keadaan.

...