Waktu Posting : 13-07-2016 22:09 | Dibaca : 2276x
Salah satunya adalah dengan cermat memilih baju. Warna baju seringkali juga jadi pertimbangan ketika akan keluar rumah, banyak orang pasti akan menghindari baju warna hitam jika akan keluar rumah saat hari sedang panas.
Tapi tahukah kamu bahwa ternyata bukan baju warna hitam yang seharusnya kamu hindari saat suhu di luar sedang panas. Memakai baju warna hitam sangat aman dipakai ke mana saja, bahkan jika hari sedang panas dan kamu berkeringat, karena meskipun kamu berkeringat, pakaian hitam tak akan terlihat basah karena keringat.
Baca juga : Pasta Gigi Bisa Menghilangkan Komedo
Berbeda jika kamu memakai baju warna abu-abu. Bukan hanya terasa panas karena abu-abu adalah turunan warna dari hitam, baju warna abu-abu juga rentan memperlihatkan bercak basah karena keringat.
Jadi, saat cuaca panas, jangan pakai baju warna abu-abu. Dibanding baju warna hitam yang panas tapi bisa menyamarkan keringat di baju, abu-abu cenderung panas dan bisa membuatmu malu karena bercak basah di ketiak atau di punggung. Nggak mau ini terjadi kan?
22-07-2016 21:48
Penumpukan asam urat di dalam sendi adalah penyebab penyakit asam urat. Asam urat sejatinya merupakan limbah yang terbentuk dari penguraian zat purin yang ada di dalam sel-sel tubuh. Sebagian besar asam urat dibuang melalui ginjal dalam bentuk urine dan sebagian kecil lainnya dibuang melalui saluran pencernaan dalam bentuk tinja. Jika asam urat yang dibuang dari tubuh jauh lebih sedikit dari jumlah yang diproduksi, maka asam urat akan menumpuk dan membentuk kristal-kristal tajam natrium urat berukuran mikro yang bermuara di dalam sendi atau di sekeliling jaringan sendi. Ketika kristal-kristal tajam tersebut masuk ke ruang persendian dan mengganggu lapisan lunak sendi, maka terjadilah peradangan yang terasa sangat sakit. Baca juga : Tips Memilih Aksesoris untuk Kebaya agar Kamu Makin Cantik Ada beberapa faktor yang bisa memicu naiknya kadar asam urat di dalam darah, salah satunya adalah makanan berzat purin tinggi yang kita konsumsi. Contoh-contoh makanan tersebut adalah jeroan hewan (ginjal, hati, jantung), hidangan laut (kerang-kerangan, kepiting, ikan teri, ikan makarel), dan daging merah (sapi, kambing, kerbau). Selain makanan, kita juga bisa berisiko mengalami penumpukan sama urat di dalam darah jika mengonsumsi minuman manis (baik gula buatan maupun alami) dan minuman beralkohol secara berlebihan. Risiko terkena penyakit asam urat juga tinggi bagi orang-orang yang sedang menjalani pengobatan menggunakan obat-obatan jenis tertentu, misalnya niacin, aspirin, obat penghambat enzim pengubah angiotensin (ACE inhibitor), obat penghambat beta (beta blocker), sislosporin, diuretik, dan obat-obatan kemoterapi. Sedangkan jika dipandang sebagai bentuk komplikasi, penyakit asam urat berisiko tinggi dialami oleh orang-orang yang sedang menderita penyakit ginjal kronik, penyakit diabetes, hipertensi, obesitas, kolesterol tinggi, osteoarthritis, psoriasis, dan sindrom metabolisme. Terlepas dari keempat faktor pemicu di atas, penyakit asam urat juga diduga masuk ke kelompok penyakit turunan alias penyakit genetik. Ini artinya mereka yang memiliki anggota keluarga berpenyakit asam urat berisiko mengalami kondisi yang sama. Menurut penelitian, proporsi dari risiko ini adalah 20 persen. Baca juga : Pilihan Makanan untuk Pengidap Rematik Asam Urat Lebih sedikitnya jumlah perempuan yang terkena penyakit asam urat dibandingkan laki-laki kemungkinan terkait dengan kondisi menopause. Setelah perempuan mengalami menopause, kadar asam urat dapat meningkat dan mulai merasakan gejala-gejala penyakit asam urat. Terlepas dari faktor-faktor di atas, ada juga sebagian orang yang memiliki kadar asam urat tinggi dalam darah mereka, namun tidak ditemukan pembentukan kristal-kristal natrium urat pada sendi-sendinya. Selain itu, di antara sebagian orang yang memiliki kadar asam urat yang sama pun, tingkat kerentanan mereka akan berbeda-beda. Mengenai hal tersebut, hingga kini belum ada penjelasan yang pasti.
13-07-2014 22:13
Selulit, jerawat, eksim serta persoalan kulit yang lain dapat diatasi dengan konsumsi nutrisi yang sesuai. Keadaan kulit badan mencerminkan keadaan kesehatan serta kecukupan nutrisi kita. Apa yang kita makan atau tak kita makan bakal menyajikan dampak pada kesehatan serta tampak pada keadaan kulit kita. Berbagai persoalan pada kulit ialah : Jerawatan Umumnya berlangsung lantaran keunggulan lemak yang menyumbat pori-pori. Kekurangan vitamin A serta Zinc/seng bakal jadi parah situasi. Anjuran : konsumsi diet rendah lemak serta rendah gula, minum air putih yang banyak, banyak konsumsi sayur serta buah, kerap kerjakan detoksifikasi badan konsumsi diet yang kaya bakal Vitamin A, C, E, zinc, niacin serta antioksidan. Baca juga : Kenali Penyebab Kolesterol Tinggi Selulit Umumnya berlangsung lantaran keunggulan lemak jemu atau keunggulan toksin yang mengikat sel lemak. Anjuran : diet tiada lemak jemu dengan cara ketat, berarti mesti jauhi seluruhnya daging serta susu dan keju, perbanyak konsumsi lemak esensial yang datang dari biji-bijian seperti flaxseed, minum semakin banyak air atau buah yang kaya air seperti semangka, melon, apel dsb, phytokimia pada beragam buah ini bisa memperkuat sistem imunitas untuk badan serta sekalian semacam media detoksifikasi yang baik untuk badan. Dermatitis serta eksim Dermatitis berlangsung lantaran radang pada kulit yang serupa dengan eksim, pemicu intinya umumnya adalah lantaran terjadinya kontak pada kulit dengan alergen. Untuk menangani dermatitis, yang pertama mesti dicermati ialah cari info pemicunya, mencari semua kemungkinan alergen. Cobalah selidiki apakah semua yang kita gunakan, seperti perhiasan yang digunakan, jam tangan, minyak wangi, kosmetik, sabun, deterjen pada baju, shampo, dsb yang menyebabkan kulit alergi. Kecuali itu, aspek alergi yang ada dalam makanan pula mesti dicermati, umumnya sebagai biang keladinya adalah susu, keju, gandum (roti). Aspek kemungkinan lain untuk dermatitis serta eksim ialah lantaran kekurangan lemak esensial yang bakal membuat prostaglandin, bahan anti radang yang baik untuk mencegah dermatitis serta eksim. Keadaan ini bakal makin diperparah bila kita terlampau banyak konsumsi lemak jemu serta goreng-gorengan. Anjuran : jauhi lemak jenuh, tingkatkanlah mengkonsumsi lemak dasar atau lemak esensial, atau makanlah dengan makanan seperti vegan jika bisa, yakni sayuran tidak dengan susu serta telur, kerjakan detoksifikasi badan. Baca juga : Kelebihan Protein Dapat Membahayakan Tulang Lemak esensial dapat didapat dari biji-bijian seperti minyak evening primrose, flaxseed, dan makanan yang kaya dengan biotin, vitamin B6, zinc, antioksidan seperti vitamin A, C & E, serta magnesium. Kulit berminyak Berlangsung lantaran keunggulan minyak dalam makanan, genetik serta stres terlalu berlebih. Anjuran : makanan rendah lemak, makan semakin banyak lemak esensial, kurangi gula, minuman stimulan, seperti teh, kopi, minuman ringan, minuman mengandung alkohol. Kulit kering serta kasar Seperti sudah disinggung pada mulanya, kemungkinan pemicunya adalah kekurangan cairan/dehidrasi, kekurangan vitamin A serta kekurangan lemak esensial. Anjuran : Makanlah makanan yang kaya bakal betakarotene/vitamin A, antioksidan (vitamin A, C, E, zinc, selenium), lemak esensial.
03-09-2014 10:20
Antibiotik asalnya dari dua kata Yunani, yakni ‘anti’ yang bermakna ‘melawan’ serta ‘bios’ yang bermakna ‘hidup’. Antibiotik ialah obat yang dipakai untuk menghalangi perkembangan bakteri pemicu infeksi. Obat ini sudah dipakai untuk melawan infeksi beragam bakteri pada tumbuhan, hewan, serta manusia mulai sejak th. 1930-an. Antibiotik cuma melawan infeksi bakteri serta tak bekerja melawan infeksi virus, seperti flu, pilek, sakit tenggorokan, gondok, bronkhitis, dan lain-lain. Antibiotik yang dipakai untuk menyembuhkan infeksi virus bahkan dapat membahayakan tubuh. Hal semacam ini sebab setiap saat dosis antibiotik di ambil virus tak berpengaruh, bahkan demikian sebaliknya, berlangsung penambahan kekebalan bakteri pada antibiotik. Bakteri yang kebal dengan antibiotik tak bisa dibunuh dengan obat itu pada dosis yang sama.Inilah penyebab kenapa tiap-tiap orang mesti ikuti panduan yang didapatkan oleh dokter sebelum saat mengambil antibiotik. Baca juga : Tips Membakar Kalori Secara Sederhana Penisilin, semacam antibiotik pertama, diketemukan dengan cara tak berniat oleh Alexander Fleming dari kultur jamur. Sekarang ini ada kian lebih 100 tipe antibiotik yang dipakai dokter untuk mengobati infeksi enteng hingga kronis. Beragam Tipe Antibiotik Dari 100 zat antibiotik yang di produksi dengan cara alami serta sintetis, amat sedikit yang sudah dapat dibuktikan aman serta efisien. Ada beragam jalan untuk mengklasifikasikan antibiotik. Satu diantaranya ialah dengan mengklasifikasikan antibiotik berdasar pada dampak pada bakteri. Tetapi, dalam artikel ini kita bakal memperhatikan klasifikasi antibiotik berdasar pada susunan kimianya. Tipe ntibiotik yang dikategorikan berdasar pada susunan kimia ialah semacam tersebut : - Penisilin (Penicillins) - Sefalosporin (Cephalosporins) - Aminoglikosida (Aminoglycosides) - Makrolid (Macrolides) - Sulfonamida (Sulfonamides) - Fluoroquinolones - Tetrasiklin (Tetracyclines) - Polipeptida (Polypeptides) 1. Penisilin (Penicillins) Penisilin atau antibiotik beta-laktam ialah kelas antibiotik yang mengakibatkan kerusakan dinding sel bakteri waktu bakteri tengah dalam proses reproduksi. Penisilin ialah grup agen bakterisida yang terbagi dalam penisilin G, penisilin V, ampisilin, tikarsilin, kloksasilin, oksasilin, amoksisilin, serta nafsilin. Antibiotik ini dipakai untuk menyembuhkan infeksi yang terkait dengan kulit, gigi, mata, telinga, saluran pernapasan, dan lain-lain. Beberapa orang mungkin saja alami alergi pada penisilin dengan keluhan ruam atau demam lantaran hipersensitivitas pada antibiotik. Kerapkali penisilin diberikan dalam gabungan dengan beragam tipe antibiotik yang lain. 2. Sefalosporin (Cephalosporins) Sefalosporin, seperti penisilin, bekerja dengan mengganggu pembentukan dinding sel bakteri sepanjang reproduksi. Tetapi, antibiotik ini dapat menyembuhkan beragam infeksi bakteri yang tak bisa diobati dengan penisilin, seperti meningitis, gonorrhea, dan lain-lain. Dalam masalah di mana orang peka pada penisilin, jadi sefalosporin dapat diberikan semacam alternatif. Tetapi, dalam banyak masalah, saat seorang alergi pada penisilin, jadi besar kemungkinan dia bakal alergi pada sefalosporin pula. Ruam, diare, kejang perut, serta demam ialah dampak samping dari antibiotik ini. 3. Aminoglikosida (Aminoglycosides) Tipe antibiotik ini menghalangi pembentukan protein bakteri. Lantaran efisien dalam menghalangi produksi protein bakteri, aminoglikosida diberikan diantaranya untuk menyembuhkan tifus serta pneumonia. Walau efisien dalam menyembuhkan bakteri pemicu infeksi, ada resiko bakteri makin tahan pada antibiotik ini. Aminoglikosida pula diberikan dalam gabungan dengan penisilin atau sefalosporin. Aminoglikosida efisien mengatur serta menyembuhkan infeksi bakteri, tetapi punya potensi melemahkan ginjal serta manfaat hati. 4. Makrolida (Macrolides) Sama dengan pada awal mulanya, antibiotik ini mengganggu pembentukan protein bakteri. Makrolida menghindar biosintesis protein bakteri serta umumnya diberikan untuk menyembuhkan pasien yang amat peka pada penisilin. Makrolida mempunyai spektrum lebih luas dibanding dengan penisilin serta dipakai untuk menyembuhkan infeksi saluran pernafasan, infeksi saluran lambung, dan lain-lain. Ketidaknyamanan pencernaan, mual, serta diare ialah berbagai dampak samping dari makrolida. Kecuali itu, wanita hamil serta menyusui tak bisa konsumsi makrolida. 5. Sulfonamida (Sulfonamides) Obat ini efisien menyembuhkan infeksi ginjal, tetapi sayangnya mempunyai dampak beresiko pada ginjal. Untuk menghindar pembentukan kristal obat, pasien mesti minum beberapa besar air. Satu diantara obat sulfa yang seringkali dipakai ialah gantrisin. Baca juga : Mengobati Gusi Bengkak Secara Alami 6. Fluoroquinolones Fluoroquinolones ialah hanya satu kelas antibiotik yang dengan cara segera hentikan sintesis DNA bakteri. Lantaran bisa diserap dengan amat baik oleh tubuh, fluoroquinolones bisa diberikan dengan cara oral. Antibiotik ini dikira relatif aman serta banyak dipakai untuk menyembuhkan infeksi saluran kemih serta saluran pernapasan. Tetapi, fluoroquinolones disangka memengaruhi perkembangan tulang. Itu karena, obat ini tak direferensikan untuk wanita hamil atau anak-anak. Dampak samping yang kerap muncul mencakup mual, muntah, diare, dll 7. Tetrasiklin (tetracyclines) serta polipeptida (polypeptides) Tetrasiklin ialah antibiotik spektrum luas yang dipakai untuk menyembuhkan beragam infeksi seperti infeksi telinga tengah, saluran pernafasan, saluran kemih, dan lain-lain. Pasien dengan permasalahan hati mesti hati-hati waktu mengambil tetrasiklin lantaran bisa jadi memperburuk permasalahan. Polipeptida dikira cukup beracun hingga terlebih dipakai pada permukaan kulit saja. Saat disuntikkan ke kulit, polipeptida dapat mengakibatkan dampak samping seperti rusaknya ginjal serta saraf.